Tari bungo jeumpa ditampilkan secara

Jawaban A. sendiri menurut saya kurang tepat, karena kalau dibaca dari pertanyaanya jawaban ini tidak nyambung sama sekali. Jawaban B. berdua menurut saya ini 100% salah, karena sudah melenceng jauh dari apa yang ditanyakan.

Jawaban C. berkelompok banyak orang menurut saya ini yang paling benar, karena kalau dibandingkan dengan pilihan yang lain, ini jawaban yang paling pas tepat, dan akurat. Jawaban D. masing-masing menurut saya ini salah, karena dari apa yang ditanyakan, sudah sangat jelas jawaban ini tidak saling berkaitan. Jawaban E. Semua jawaban benar menurut saya ini salah, karena setelah saya cari di google, jawaban tersebut lebih tepat digunkan untuk pertanyaan lain.

Kesimpulan Dari penjelasan dan pembahasan diatas, bisa disimpulkan pilihan jawaban yang benar adalah C. berkelompok banyak orang Jika masih punya pertanyaan lain, kalian bisa menanyakan melalui kolom komentar dibawah, terimakasih. Tari Bungong Jeumpa berasal dari Provinsi Aceh.

Nanggroe Aceh Darussalam terkenal memiliki kekayaan budaya serta adat istiadat yang tidak bisa dipandang sebelah mata saja.

Kebudayaan tari bungo jeumpa ditampilkan secara juga sangat beragam, mulai dari upacara adat, pakaian tradisional, segi rumah tradisional, hingga berbagai macam keseniannya. Salah satu kesenian yang dimiliki Provinsi Aceh adalah tarian daerah yang mempunyai ciri khas identik dengan nuansa Islam.

Tari ini ditampilkan dengan cara mengkolaborasikan antara tari dan lagu khas masyarakat Aceh. Sama halnya dengan tarian tradisional Aceh lainnya, tarian ini tidak memerlukan iringan alat musik tradisional maupun modern, tetapi hanya dari nyanyian dari para penari. Kata Bungong Jeumpa memiliki arti bunga cempaka dalam bahasa Aceh. Dalam masyarakat Aceh bunga cempaka memiliki kaitan yang erat dengan masyarakat, biasanya setiap rumah di Aceh menanam bunga ini di pekarangannya masing-masing.

Bunga cempaka juga menjadi simbol kebanggaan masyarakat Aceh serta keindahan dari Aceh. Selain itu, bunga cempaka juga memiliki beberapa fungsi, yakni: • Pelengkap tradisi, contohnya adalah bunga cempaka yang dipakai hampir di berbagai kegiatan masyarakat Aceh. Seperti hiasan atau pelengkap dalam upacara pernikahan, sebagai bahan wewangian dalam prosesi adat mandi balimau, hingga menjadi bahan wewangian untuk air ziarah makam.

• Ragam hias, biasanya berupa hasil kreasi masyarakat seperti halnya ornamen pada bangunan dan juga motif pada kain songket khas Aceh. • Ragam budaya, Terciptanya tarian dengan judul bunga cempaka ini sebagai bentuk apresiasi dan kebanggaan masyarakat Aceh pada bunga cempaka.

Baca juga: Labuan Bajo: Pelesiran ke Tempat Wisata Paling Populer Kostum yang digunakan oleh para penari bungong jeumpa menjadi salah satu keunikan tersendiri tarian ini. Pakaian yang dipakai berupa baju, celana panjang, dan ikat kepala. Untuk mudahnya, kostum yang biasa dipakai adalah: • Baju batik dengan motif bunga yang cantik (katun yang halus).

• Hijab. • Konde beserta perlengkapan kepala layaknya terdapat bunga hiasan. • Kain songket yang panjangnya mulai dari pinggul mencapai lutut.

Tarian tradisional dari Aceh ini juga menjadi sebuah pengenalan budaya Aceh lainnya seperti halnya pada pakaian tradisionalnya. Properti yang digunakan pun sederhana, diantaranya adalah baju adat, selendang, hiasan kepala, gelang, dan musik.

Penggunaan properti tersebut semakin menambah keindahan pertunjukan baik dalam penampilan panggung maupun penampilan penari itu sendiri Baca juga: Merarik, Tradisi Unik Sebelum Pernikahan ala Suku Sasak Menampilkan tarian daerah dari Aceh ini pastinya terdiri dari beberapa gerakan yang mempengaruhi keindahan suatu tarian.

Karena tarian ini dilakukan secara berkelompok maka diperlukan sikap-sikap kebersamaan, kekompakan, saling menghargai, kedisiplinan dan keseriusan/ kesungguhan. Tarian ini dikreasikan sesuai kebutuhan, namun Tari Bungong Jeumpa ini tidak terlepas dari gerakan tari yang sudah pernah disusun, diantaranya: • Gerak Sembah berdiri. • Kedua tangan melakukan ukel tangan dengan arah ke kanan dan ke kiri, kaki mancat ke depan secara bergantian.

• Kedua tari bungo jeumpa ditampilkan secara di atas, seperti posisi menyembah, serong kanan kiri bergantian. • Tepuk tangan, telapak tangan berhadapan ke arah pinggang, kaki bergantian diangkat. • Tangan ndaplang ke depan, lalu pegang bahu, kaki macat ke depan bergantian • Duduk timpuh, tangan tepuk paha, lalu tepuk dada.

• Duduk timpuh, tepuk dada, tepuk ndaplang ke depan lalu tepuk tangan ke atas. • Duduk timpuh, tangan ndaplang ke atas, bawah, bergantian Sama halnya dengan tariannya, Lagu Bungong Jeumpa juga berasal dari Aceh. Di wilayah yang memiliki sebutan sebagai serambi Mekah ini, bunga Aceh tumbuh subur hampir di tiap rumah warganya pasti memiliki bunga ini. Dan saat ini bunga cempaka seakan menjadi wajah baru bagi Aceh. Perpaduan antara makna dalam liriknya dengan melodi yang indah, benar-benar menghanyutkan jiwa bagi siapa saja yang mendengarnya.

Nada sederhana dan mendayu jelas menjadi ciri khas dari lagu ini. Sekali mendengarkan pasti masyarakat Indonesia akan terngiang-ngiang dengan lagu asal serambi Mekah tersebut. Nah itulah Sejarah dan Makna Gerakan dari Tari Bungong Jeumpa, Tertarik untuk mencoba tarian daerah asal Aceh ini?

Auliya, N. (2020, April 26 ). Bungong Jeumpa: Wajah Baru yang “Meugah” di Aceh. Retrieved June 26,2021, from https://museumnusantara.com/ Saputra, R. (2021, May 04 ). Sejarah tari Bungong Jeumpa, lirik dan teknik gerakannya.

Retrieved June 26, 2021, from https://www.hops.id/ Rifa’i, S. (2020, August 31). Tari Bungong Jeumpa Aceh. Retrieved June 26, 2021from https://riverspace.org/
Dilansir dari Encyclopedia Britannica, tari bungong jeumpa ditampilkan secara berkelompok banyak orang.

Kemudian, saya sangat menyarankan anda untuk membaca pertanyaan selanjutnya yaitu Suatu penilaian terhadap suatu karya seni, mulai dari mengenali, menilai, dan menghargai makna atau nilai-nilai yang terkandung dalam karya seni disebut? beserta jawaban penjelasan dan pembahasan lengkap. • HobiMasak • Resep Ayam• Resep Ikan• Resep Kue• Resep Makanan• Resep Masakan• Resep Sambal• HobiKreasi • Kerajinan Alam• Kerajinan Bambu• Kerajinan Barang Bekas• Kerajinan Botol• Kerajinan Cangkang• Kerajinan Daun• Kerajinan Kain• Kerajinan Kayu• Kerajinan Kertas• Kerajinan Kulit• Kerajinan Sabun• HobiNonton • Anime• Drama• Film• HobiBelajar • Matematika• Sejarah• Seni Budaya• Bahasa Indonesia• Bahasa Jawa• IPA• IPS• Ekonomi• HobiOlahraga • Basket• Karate• Voli• HobiPiara • Burung Cendet• Burung Merpati• Burung Murai AdaHobi, Tari Bungong Jeumpa merupakan tarian yang berasal dari daerah Aceh.

Tarian dari provinsi Nangroe Aceh Darussalam ini selain diiringi beberapa alat musik juga diiringi lagu wajib pengiring tari. Inilah yang juga menjadi ciri khas dan keunikan dari tari yang berasal dari kerajaan Jeumpa di Aceh ini. Tari Bungong Jeumpa dalam praktek gerakannya dibagi menjadi dua gerakan yaitu posisi duduk dan posisi berdiri. Tari Bungong Jeumpa merupakan tarian yang biasanya ditarikan secara bersama-sama dan menggunakan pola lantai empat jenis.

Berikut informasi selengkapnya tentang tarian Bungong Jeumpa! Di Aceh, bunga cempaka yang berwarna kuning ini memang menjadi simbol era kejayaan kerajaan Jeumpa.

Disebutkan bahwa kerajaan Jeumpa di Aceh sangat percaya kalau bunga ini merupakan bunga pembawa rezeki. Oleh sebab itu, hampir di setiap tempat di Aceh pada masa kejayaan kerajaan Jeumpa selalu ditanami dengan bunga cempaka.

Bunga ini bahkan menjadi bunga yang sangat disukai masyarakat Aceh sejak abad ke-7 Masehi. Berdasarkan sejarah, kerajaan Jeumpa berkembang pada abad ke-7 Masehi dan pada saat itu jugalah tari Bungong Jeumpa diperkenalkan di wilayah kerajaan. Karenanya, tari Bungong Jeumpa menceritakan tentang keindahan Aceh dan menjadi tari penghiburan.

Gerak tari yang diperagakan sangat unik dan menyimpan makna tersendiri sampai saat ini. Baca juga : Tari Seudati: Sejarah, Makna, Ciri, dan Properti [Lengkap] Gerakan Tari Bungong Jeumpa hops.id Secara garis besar, gerakan tari Bungong Jeumpa terbagi ke dalam dua posisi yaitu posisi duduk dan berdiri.

Ragam gerakannya secara keseluruhan terbagi atas : 1. Pancat Gerakan pancat dalam tari Bungong Jeumpa merupakan gerakan dasar tari yang tari bungo jeumpa ditampilkan secara sebagai persiapan tubuh. Untuk memulainya, penari perlu mempersiapkan tubuhnya dengan berdiri tegak. Pancat merupakan gerakan dasar yang dilakukan sang penari dengan cara menautkan telapak tangan tepat pada bagian dada tari bungo jeumpa ditampilkan secara.

Polanya menyerupai seseorang yang akan bertapa dalam posisi berdiri. Sembari dengan posisi berdiri, penari perlu berjalan menuju arah kanan dan ke arah kiri, berjalan maju serta mundur dan setiap gerakannya harus dilakukan mengikuti ritme musik sesuai dengan alur temponya. Selain gerakan dasar yang harus sesuai, ekspresi wajah juga harus diperhatikan penari. Sehingga dalam gerakan tari Bungong Jeumpa, selain gerakan tubuh yang harus sempurna, mimik wajah juga harus diupayakan ditampilkan sesuai gerakan yang diperagakan.

2. Mandhak Mandhak merupakan gerakan tari bungo jeumpa ditampilkan secara yang dilakukan dengan cara tangan kanan berdiri sementara tangan kiri memegang siku bagian kanan dengan bergiliran.

Jadi jika tangan kanan berdiri dan tangan kiri memegang siku sebelah kanan, selanjutnya tangan kiri yang berdiri kemudian tangan sebelah kanan memegang siku sebelah kir, dan seterusnya pun begitu.

Selanjutnya jari tangan penari bergerak seperti gerakan sedang memainkan alat musik gitar yang dimainkan dengan cara dipetik. Posisi bagian tubuh penari dalam melakukan setiap gerakan tangan ini harus bergeser 2 kali masing-masing ke arah kiri dan kanan yang dilakukan dalam empat hitungan. 3. Ngrayung Gerakan ngrayung adalah suatu gerakan yang dilakukan jari jemari. Bagian ibu jari pada tangan diacungkan ke depan agar menempel ke depan kemudian bagian jari yang lain diusahakan merapat semua.

Setelah dengan posisi ibu jari mengacung dan empat jari rapat, kedua telapak tangan dihadapkan dengan gerakan ke atas dan ke bawah. Gerakan ini dilakukan penari dengan hitungan 4 x 8. Jari gerakan dilakukan ke arah kiri sebanyak 2 kali kemudian sebanyak 2 kali lagi ke arah kanan sampai hitungan selesai. 4. Lutut Gerak lutut merupakan gerakan dalam tari Bungong Jeumpa yang membentuk lingkaran seperti bulan pada kedua tangan. Kemudian sang penari menjalankan aksi jalan di tempat seperti gerakan orang baris berbaris.

Ketika gerak lutut ini dilakukan, penari harus mampu menjaga agar semua lutut tetap stabil ketika sedang bergerak jalan di tempat. Gerakan ini cukup simple sebenarnya namun tetap harus dilakukan sesuai dengan 4 x 8 hitungan 5. Wirasa Gerakan kedua tangan wirasa mengharuskan penari meletakkan tari bungo jeumpa ditampilkan secara pada bagian bahu.

Dalam melakukan gerakan wirasa, penari akan berjalan ke depan secara lurus kemudian melakukan gerakan menurunkan tangan perlahan. Gerakan ini dinamakan sebagai gerakan wirasa disebabkan penari yang memperagakan tari Bungong Jeumpa wajib memberikan rasa dalam menarikan setiap gerakan agar sesuai dengan ritme lagu pengiringnya.

6.

Pandeleng Gerakan pandeleng merupakan gerakan dimana penari harus memegang bahu sebelah kanan menggunakan tangan kiri secara berlawanan sementara tangan kiri memegang bagian pinggang. Gerakan pandeleng dilakukan secara bergantian oleh sang penari.

Ketika gerakan ini dilakukan, penari harus mengatur sorotan mata dan gerak kepalanya agar berimbang. Sinkronisasi gerak kaki, gerak kepala, gerak tangan, dan tatapan mata juga harus diusahakan seimbang dalam melakukan tarian ini. 7. Solah Solah adalah suatu gerakan menepukkan kedua tangan ke depan, kemudian diikuti gerakan menepuk kedua tangan ke bagian atas kepala serta di bagian dada.

Penari harus peka dengan iringan musik ketika memperagakan gerakan ini. Gerakan solah cenderung memiliki gerakan yang tari bungo jeumpa ditampilkan secara dengan tempo yang cepat. Gerakan dilakukan dengan repetisi sebanyak 4 x 8.

8. Penutup Gerak penutup merupakan gerakan yang dilakukan ketika penari akan mengakhiri prosesi tariannya diatas pentas atau panggung. Gerakan penutup pada tarian ini sebenarnya sangat mirip dengan gerakan pembuka tari. Sang penari mengambil posisi mirip orang yang akan bertapa namun sesuai gerakan awal mengondisikan tubuh untuk tetap di posisi berdiri.

Gerakan penutup dalam tarian daerah Aceh ini menjadi gerakan tari terakhir yang memiliki arti ucapan terima kasih terhadap penonton karena telah berkenan menyaksikan pertunjukan tari sampai selesai.

Pola Lantai/Formasi Tari Bungong Jeumpa quizizz.com Selain mengatur gerakan penari, tari Bungong Jeumpa juga mengatur pola lantai. Tarian ini terdapat empat jenis pola lantai yang digunakan, yakni : • Formasi horizontal: pola awalan ini mengharuskan penari bergerak beriringan untuk membentuk sebuah garis horizontal.• Formasi V: pola ini mengharuskan penari melakukan pergerakan dan membentuk pola seperti huruf V.• Formasi melingkar: pola ini mengharuskan penari membentuk dan berpindah untuk membentuk pola lingkaran di panggung.• Formasi zig-zag: pola ini mengharuskan penari untuk bersama-sama membentuk pola zig-zag.

Makna Tari Bungong Jeumpa sahabatnesia.com Tarian indah ini termasuk tarian daerah Aceh yang penuh makna, di antaranya adalah: • Tarian yang mengisahkan tentang keindahan Aceh, kehidupan masyarakat Aceh dan semangat tinggi tari bungo jeumpa ditampilkan secara dimiliki masyarakat Aceh dalam hidupnya• Tarian yang diperagakan sebagai bagian dari tradisi berbagai upacara adat seperti ketika ada acara pernikahan, khitanan atau berbagai acara adat yang lain• Tarian yang penuh filosofi mulai dari gerakan sampai dengan kostum yang digunakan penari• Sebagai sarana promosi budaya khas Aceh bagi setiap wisatawan dan menjadi tarian penghibur Baca juga : Keindahan Tari Saman yang Penuh Makna dan Keunikan Kostum Tarian Bungong Jeumpa selasar.com Tari Bungong Jeumpa merupakan tarian yang dimainkan dengan tangan kosong.

Gerakan tangan yang indah menjadi satu-satunya unsur dalam tarian ini. Adapun untuk kostum yang digunakan penari terdiri atas : 1.

Baju batik Baju batik khas Aceh dengan tampilan bunga-bunga cantik untuk perempuan, atau bisa saja polos tanpa hiasan apapun untuk penari laki-laki.

2. Hijab Karena Aceh sangat menjunjung nilai keislaman, maka para penari perempuan diwajibkan mengenakan hijab ketika melakukan pertunjukan. 3. Konde dan bunga hiasan kepala Untuk mempercantik penampilan penari perempuan, biasanya ditambahkan aksesoris berupa bunga sebagai hiasan kepala serta konde.

4. Gelang Aksesoris tambahan untuk penari perempuan.

5. Kain songket panjang Dipakai sebagai selendang yang dipakai di bagian pinggul hingga mencapai lutut. Alat Musik dan Lagu Pengiring Tari Alat musik wajib yang menjadi pengiring tarian ini terdiri atas: gitar, seruling, drum, dan piano.

Tarian ini selain diiringi oleh alat musik juga diiringi nyanyian. Nyanyian pengiring tarian yaitu lagu daerah Aceh tari bungo jeumpa ditampilkan secara yang berjudul Bungong Jeumpa. Berikut lirik dari lagu khas Aceh yaitu Bungong Jeumpa yang sering ditampilkan di berbagai acara sekaligus menjadi lagu pengiring tarian: Meunyoh tatem chom Leupah that harom si bungong jeumpa Makna lagu Bungong Jeumpa tersebut menggambarkan keindahan bunga cempaka berwarna kuning serta merah, berbentuk indah, beraroma harum, serta tumbuh dengan subur.

Lagu ini juga menggambarkan tentang kejayaan kerajaan Jeumpa di daerah Bireun pada abad ke-8. Selain itu, lagu ini juga melukiskan keindahan daerah Aceh dengan segala adat dan kebudayaannya yang luhur.

Indonesia memang negara yang sangat kaya. Tidak hanya hasil buminya, melainkan juga tentang adat dan tari tradisionalnya. Salah satu tari tradisional yang harus kita lestarikan adalah tari Bungong Jeumpa sebagaimana yang sudah kita bahas di atas. Mari lestarikan salah satu tari tradisional Indonesia ini sedari sekarang.
Tarian Bungong Jeumpa: Gerakan, Asal Daerah dan Penjelasannya – Indonesia kaya akan tradisi dan salah satunya yang tidak kalah menarik adalah Aceh.

Kota Serambi Mekah ini juga memiliki kebudayaan yang cukup beragam, mulai dari rumah adat, pakaian dan upacara adat, hingga berbagai macam kesenian.

Tarian Bungong Jeumpa Daftar Isi • Tarian Bungong Jeumpa • Asal Usul • Makna Tarian • Busana Tarian Bungong Jeumpa • Gerakan Tarian Bungong Jeumpa • 10. Gerakan Kesepuluh • Pola Lantai Tari Bungong Jeumpa • Alat Musik Pengiring mengenalindonesia.com Selain tari Saman, tari Seudati dan tari Ratoh Jaroe, Aceh juga memiliki tarian Bungong Jeumpa.

Tarian yang satu ini identik dengan nuansa Islam. Namun tidak hanya itu, ternyata masih banyak fakta menarik mengenai tarian ini. Asal Usul Dalam bahasa Aceh, bunga cempaka disebut bungong jeumpa.

Keberadaan bunga berwarna kuning ini sangatlah terkenal. Semua bermula sejak zaman Kerajaan Jeumpa di Aceh yang memiliki kepercayaan, bahwa bunga tersebut tari bungo jeumpa ditampilkan secara memberikan rezeki yang berlimpah. Bunga Cempaka memang diketahui tumbuh subur di Aceh, bahkan meskipun tanpa disengaja.

Hingga akhirnya Jeumpa pun tidak hanya sekadar bermakna sebagai bunga, namun banyak memengaruhi kebudayaan Aceh. Ini terlihat dari banyaknya upacara yang melibatkan penggunaan bunga ini. Kemudian Anda juga bisa mendapati berbagai ukiran bangunan yang berbentuk bunga jeumpa.

Adapun sebutan lain untuk bunga ini di wilayah lain di luar Aceh adalah bunga kantil. Baca Juga : 4 Nama Tarian Adat Khas Jawa Tengah, Gambar, & Penjelasannya Menurut sejarah, Kerajaan Jeumpa sendiri telah berdiri sekitar abad ke-7 Masehi di wilayah Kabupaten Bireuen. Berdasarkan ikhtisar Raja, simbol kejayaannya tersebut ditulis lagu dalam bentuk hikayat oleh Ibrahim Abduh dan diberi judul “Bungong Jeumpa”.

Hingga kini lagu Bungong Jeumpa juga dikenal sebagai lagu daerah Aceh. Seiring berjalannya waktu, lagu tersebut pun kian berkembang, hingga akhirnya diberikan ragam gerak yang mengikutinya. Bahkan tidak sedikit para artis dan seniman Aceh yang melakukan modifikasi, sehingga tarian menjadi terlihat lebih menarik.

Makna Tarian Makna tarian bungong jeumpa sendiri cukup mendalam, di antaranya adalah, sebagai bentuk kecintaan dan kebanggaan masyarakat Aceh akan keindahan bungan cempaka dan tanah Aceh.

Tarian juga menggambarkan semangat hidup masyarakatnya. Karena begitu bermaknanya, membuat tarian ini juga kerap ditampilkan pada berbagai acara penting, seperti pernikahan, acara adat, hingga di acara-acara formal lainnya.

Tarian ini juga dijadikan sarana promosi kebudayaan bagi para wisatawan. Busana Tarian Bungong Jeumpa Adapun busana yang digunakan oleh para penari saat melakukan tarian Bungong Jeumpa berupa, baju atasan, celana panjang dan ikat kepala. Selain itu, penari juga akan menggunakan kain songket, yang panjangnya mencapai lutut. Baca Juga : Tari Saman, Sejarah, Gerakan Pola Lantai, Makna, Jenis, Fungsi dan Gambar Gerakan Tarian Bungong Jeumpa Posisi tarian bungong jeumpa ada dua yaitu duduk dan berdiri yang akan dilakukan secara bersamaan.

Berikut ini penjelasan mengenai gerakan tubuh penari tarian tersebut. 1. Gerakan Pertama atau Pancat Gerakan yang pertama disebut pancat, yang menunjukkan gerakan dasar tari. Di sini, penari akan bersiap dengan posisi berdiri tegak, kemudian akan melakukan gerakan dengan menautkan telapak tangan tepat di bagian dada.

Adapun polanya menyerupai petapa dalam posisi berdiri. Masih dalam posisi berdiri, penari berjalan ke arah kanan dan kiri, kemudian berjalan maju dan mundur yang disesuaikan dengan tempo musiknya.

Untuk gerakan pancat akan dilakukan hitungan 2 x 8. Tidak hanya gerakan, bahkan ekspresi wajah pun cukup diperhatikan. 2. Gerakan Kedua atau Mandhak Selanjutnya digerakan kedua, dilakukan secara bergantian. Tangan kanan penari dengan posisi diberdirikan, sementara tangan kiri akan menyentuh siku tangan kanan.

Kemudian bergantiuan tangan kiri berdiri kemudian tangan kanan akan menyentuh siku tangan kiri sambil melakukan gerakan memetik jari. Gerakan mandhak atau patrap ini dilakukan bergantian ke arah kanan dan ke arah kiri, masing-masing sebanyak dua kali. Adapun hitungan untuk gerakan ini adalah 4 x 8.

3. Gerakan Ketiga Posisi gerakan ketiga tarian Bungong Jeumpa, penari akan menempelkan ibu jarinya di telapak tangan sementara empat jari lainnya akan saling merapat atau ngrayung. Selanjutnya posisi telapak tangan dihadapkan ke atas dan ke bawah, sementara posisi tubuh digerakkan ke kanan dua kali dan ke kiri dua kali dengan hitungan 4 x 8.

4. Gerakan Keempat Masuk di gerakan keempat. Penari akan memposisikan kedua tangan membentuk lingkaran sambil berjalan di tempat. Hitungan untuk gerakan ini juga 4 x 8 dan para penari sebaiknya memiliki ketahanan tubuh yang cukup baik untuk melakukan gerakan ini. Baca Juga : Asal Daerah Tari Merak dan Penjelasannya Lengkap +Gambar 5.

Gerakan Kelima Pada gerakan kelima, tari bungo jeumpa ditampilkan secara akan meletakkan kedua tangannya di bahu. Kemudian tangan diluruskan ke depan, diikuti dengan posisi turun yang dilakukan secara perlahan. 6. Gerakan Keenam Masuk ke gerakan keenam, tangan kiri penari memegang pinggang kanan sementara tangan kanan akan memegang bahu kiri. Semua dilakukan secara bergantuan diiringi dengan gerakan mata. Selanjutnya penari akan mengatur gerakan kepala, badan dan juga kaki, yang disebut juga pandeleng.

Dalam hitungan terakhir, penari akan berada dalam posisi duduk. Gerakan ini juga akan dilakukan hitungan sebanyak 4 x 8. 7. Gerakan Ketujuh Berikutnya di gerakan ketujuh, tangan penari akan bertepuk tangan ke bagian depan, atas dan dada. Gerakan ini juga harus dilakukan sesuai dengan tempo musik tari bungo jeumpa ditampilkan secara dilakukan dengan jumlah 4 x 8. 8. Gerakan Kedelapan Penari tarian Bungong Tari bungo jeumpa ditampilkan secara akan melakukan gerakan kedelapan, dimana posisi kedua tangan akan bertepuk kemudian diikuti dengan posisi tangan kanan tegak siku.

Sementara itu posisi tangan kiri berada di bawah tangan kanan. Pada gerakan ini, tangan penari akan membentuk siku-siku.

9. Gerakan Kesembilan Di gerakan yang kesembilan, kedua tangan penari lurus ke samping atas, ke kanan dan ke kiri atas. Kemudian tangan bergerak ke kanan bawah dan kiri bawah. Hitungan gerakan ini berjumlah 4 x 8 kali. 10. Gerakan Kesepuluh Tarian berakhir di gerakan yang kesepuluh dan gerakannya serupa dengan gerakan pertama ketika tarian dimulai, yaitu posisi tangan seperti orang bertapa.

Baca Juga : 30 Lagu Daerah Tradisional di Indonesia, Lengkap dengan Liriknya Pola Lantai Tari Bungong Jeumpa Tidak hanya memerhatikan gerakan, namun tarian Bungong Jeumpa juga akan membentuk empat pola lantai atau formasi, seperti ini: 1. Pola Vertikal Pola lantai yang pertama tarian inin adalah berbentuk vertikal atau garis lurus dari depan ke belakang. 2. Pola Zig-Zag Pola yang kedua tarian Bungong Jeumpa adalah pola horizontal. Dimana penari akan membentuk garis menyudut baik ke sebelah kanan atau pun tari bungo jeumpa ditampilkan secara kiri.

3. Pola Melingkar Pola lantai melingkar juga dilakukan penari tarian Bungong Jeumpa. 4. Pola Huruf V Pola yang keempat adalah berbentuk seperti huruf V. Penari akan membentuk garis meruncing ke bagian depan. Alat Musik Pengiring Pada tarian Bungong Jeumpa, ada beberapa alat tari bungo jeumpa ditampilkan secara yang akan digunakan untuk mengiringi, seperti: gitar, seruling, piano, dan drum khas Aceh yang disebut rapai.

Itu dia penjelasan yang cukup panjang mengenai tarian Bungong Jeumpa yang perlu Anda ketahui. Yang pasti, jika ada perhelatan di kota Aceh, sebaiknya Anda tidak melewatkan sajian tarian ini, karena sangat berkesan.

Klik dan dapatkan info kost di dekatmu: Kost Jogja Harga Murah Kost Jakarta Harga Murah Kost Bandung Harga Murah Kost Denpasar Bali Harga Murah Kost Surabaya Harga Murah Kost Semarang Harga Murah Kost Malang Harga Murah Kost Solo Harga Murah Kost Bekasi Harga Murah Kost Medan Harga Murah
Gerakan Dasar Tari Bungong Jeumpa dalam Posisi Berdiri – Keberagaman budaya Indonesia juga terlihat dari tarian daerah.

Salah satu tarian yang populer di Indonesia misalnya seperti Tari Bungong Jeumpa dari Aceh.

Bungong Jeumpa sendiri berarti bunga cempaka. Sekarang saatnya kamu berlatih menarikan tarian Bungong Jeumpa. Tarian ini dibagi ke dalam dua gerakan, yaitu gerakan saat berdiri dan gerakan saat duduk.

Kali ini kita akan mempelajari gerakan berdiri. Lakukan gerakan ini dengan aba-aba hitungan dari gurumu. Gerakan A Kedua tangan di atas, kaki jinjit hentakkan dua kali. Ke kanan 2 kali. Kedua tangan di atas. Kaki jinjit hentakkan dua kali. Ke kiri 2 kali. Hitungan 4Ă—8. Gerakan B Menghadap serong ke kanan. Kedua jari rapat ditarik ke atas. Kaki kanan ke depan. Tangan ditarik ke bawah, kaki kanan mundur. Menghadap serong ke kiri. Kedua jari rapat ditarik ke atas.

Kaki kiri ke tari bungo jeumpa ditampilkan secara. Bergantian kanan kiri sebanyak dua kali dua kali. Hitungan 2Ă—8. Gerakan C Menghadap serong ke kanan. Kedua jari rapat ditarik ke atas. Kaki kanan ke depan. Tangan ditarik ke bawah, kaki kanan mundur. Menghadap serong ke kiri. Jari kedua tangan dirapatkan, lalu ditarik ke atas. Kaki kiri melangkah ke depan. Bergantian kanan kiri masing-masing sebanyak dua kali. Hitungan 2Ă—8.

Gerakan D Kedua telapak tangan saling berhadapan. Dibalik ke kanan dan kiri bergantian. Kaki berjalan di tempat sambil diayun. Hitungan 4Ă—8. Gerakan E Kedua tangan memegang bahu, tangan didorong ke depan. Tangan lurus jari tangan mengarah ke atas. Kaki maju bergantian kanan dan kiri.

Hitungan 2×8. Nah itulah langkah-langkah cara melakukan Gerakan Dasar Tari Bungong Jeumpa dalam Posisi Berdiri. Lalu bagaimana jika dilakukan dalam posisi duduk? Baca DISINI. Pos-pos Terbaru • Jawab: Apa yang Harus Kalian Lakukan dengan Banyaknya Ragam Seni Rupa • Jawab: Sebutkan Fungsi Karya Seni Rupa Daerah Tema 9 Kelas 5 • Sebutkan 3 Contoh Seni Rupa Terapan yang Ada di Sekitar Daerahmu • Jawab: Sebutkan Dua Macam Seni Rupa Berdasarkan Jenisnya • Jawab: Sebutkan Ciri-ciri Umum Karya Seni Rupa Daerah Tema 9 Kelas 5

Tari Bungong Jeumpa Aceh, gerakan mudah ditiru dan dihafalkan




2022 charcuterie-iller.com