Trimester 1 berapa bulan

• #RAMADAN • #COVID-19 • Community • Pregnancy • Getting Pregnant • First Trimester ( 1 trimester 1 berapa bulan 13 weeks ) • Second Trimester ( 14 - 27 weeks ) • Third Trimester ( 28 - 41 weeks ) • Birth • Baby • 0-6 months • 7-12 months • Kid • 1-3 years old • 4-5 years old • Big Kid • 6-9 years old • 10-12 years old • Life trimester 1 berapa bulan Relationship • Health and Lifestyle • Home and Living • Fashion and Beauty •  Bagi perempuan yang sedang merencanakan, sedang, atau sudah pernah hamil, kata “trimester” mungkin terasa akrab di telinga.

Dalam bahasa Latin, trimester berasal dari kata “trimestris”, yang berarti tri (tiga) dan mensis (bulan). Jadi, trimester secara teknis didefinisikan sebagai periode 3 bulan yang berhubungan dengan siklus dan kehamilan. Meskipun tidak semua bulan memiliki jumlah hari yang sama, masa kehamilan tetap memiliki aturan umum, yaitu masing-masing trimester berjumlah 3 bulan dalam kehamilan.

Periode kehamilan tersebut dibagi menjadi 3, yaitu masa awal kehamilan (trimester 1), tengah (trimester kedua), dan akhir kehamilan (trimester ketiga). Ada beberapa metode umum yang biasa digunakan oleh penyedia layanan medis untuk membagi golongan trimester, seperti berikut Popmama.comulas informasinya.

Freepik Saat ini, dalam bidang kesehatan trimester ditentukan sesuai dengan sebuah pedoman umum ini. Rata-rata kehamilan akan berlangsung selama 40 minggu atau sekitar 280 hari. Hitungan ini dimulai dari hari pertama menstruasi terakhir. Melalui metode tersebut, trimester ditentukan dengan 40 minggu dibagi tiga.

Jadi secara teknis, trimester pertama adalah 1-13 minggu. Trimester kedua dimulai pada minggu ke-14 dan berakhir di usia kandungan 27 minggu. Sedangkan, trimester ketiga dimulai pada 28 minggu sampai kehamilan minggu ke-41 atau waktu melahirkan.

Freepik/onlyyouqj Metode ini jarang digunakan karena sulitnya menentukan tanggal pembuahan yang sebenarnya, kecuali pada program IVF. Umumnya, perempuan hanya mengetahui kapan menstruasi terakhir mereka dimulai. Itulah sebabnya kebanyakan dokter akan menggunakan metode pra konsepsi dibanding metode ini. Metode ini menggunakan pedoman bahwa usia bayi di dalam kandungan adalah 38 minggu setelah terjadinya konsepsi. Dalam metode ini, perhitungan konsepsi biasanya terjadi 14 hingga 16 hari setelah hari pertama dari siklus menstruasi terakhir.

Dengan demikian, trimester kedua dimulai pada 14 minggu 5 hari dan trimester ketiga pada 27 minggu 3 hari.

Sekali lagi, metode ini jarang digunakan meskipun pembagian waktu trimester mirip dengan metode pra konsepsi yang umum digunakan. Freepik/yanalya Kamu akan mengalami banyak gejala dan keluhan selama trimester ini, sebagai penyesuaian dengan perubahan hormonal kehamilan.

Pada minggu-minggu awal, perutmu mungkin belum terlihat membuncit, tetapi banyak hal yang akan terjadi di dalam tubuhmu. Perubahan hormon yang paling berkontribusi terhadap gejala kehamilan adalah peningkatan kadar estrogen dan hCG yang menyebabkan mual dan muntah yang akan dirasakan perempuan selama beberapa bulan pertama kehamilannya.

Selain itu, kamu juga akan merasa lebih lelah dari biasanya selama trimester pertama, gejala yang disebabkan oleh meningkatnya kadar hormon progesteron, yang dapat menyebabkan kantuk.

freepik Pada trimester kedua, gejala yang tidak menyenangkan seperti kehamilan awal dapat berkurang atau bahkan menghilang. Tidur mungkin akan menjadi lebih mudah dan tingkat energi dapat meningkat. Meskipun gejala yang tidak menyenangkan cenderung hilang, tetapi gejala lain mungkin akan muncul saat perkembangan janin mulai meningkat.

Kamu akan merasakan lebih banyak tekanan pada panggul, seperti sesuatu yang membebani. Perut akan mulai terlihat membuncit dan kulit di sekitar perut cenderung gatal karena adanya peregangan kulit. Kamu juga akan mengalami lebih banyak sakit punggung karena beban di bagian depan tubuh. Namun di antara kehamilan 16 dan 18 minggu, kamu akan merasakan salah satu keajaiban kehamilan, yaitu tendangan dari janin.

Freepik/dashu83 Ketika rahim mendorong diafragma, otot yang mengatur pernapasan akan terganggu, sehingga kamu akan lebih merasa sesak. Pergelangan kaki, tangan, kaki, dan wajah mungkin akan membengkak karena menahan lebih trimester 1 berapa bulan cairan dan sirkulasi darah yang melambat.

Bayi juga akan mulai turun ke jalan lahir untuk bersiap lahir ke dunia. Itulah penjelasan tentang pembagian trimester selama kehamilan, serta gambaran kondisi-kondisinya di tiap trimester. Semoga bisa menambah pengetahuan untuk mempersiapkan kehamilan kamu, ya. Baca juga: • Baca Juga: 5 Rekomendasi Olahraga Pilihan saat Hamil Trimester Kedua • Bahan Produk Kecantikan yang Berbahaya Untuk Ibu Hamil Trimester 1 • 7 Bahaya Anemia pada Janin dan Ibu Hamil saat Trimester Ketiga Trimester 1 - Image from parenting.orami.co.id Trimester 1 Kehamilan: Perubahan Pada Tubuh Ibu Hamil dan Asupan yang Dibutuhkan Yuk, ketahui perubahan yang terjadi pada tubuh kamu dan apa yang kamu butuhkan di kehamilan trimester 1.

Kehamilan terdiri dari trimester 1 2 3. Trimester sendiri secara teknis diartikan sebagai periode 3 bulan yang berhubungan dengan siklus dan kehamilan. Lalu apa aja sih perubahan yang terjadi pada tubuh kamu pada saat trimester 1 kehamilan? Lalu apa saja asupan gizi yang dibutuhkan? Berikut penjelasannya. Baca Juga : 1. Anemia Pada Ibu Hamil: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya 2. Tanda tanda Hamil 1 Hari, Apakah Bisa Dikenali? 3. Tanda tanda Hamil Muda Pada Perut yang Wajib Diketahui Trimester 1 Kehamilan Trimester 1 2 3 kehamilan pasti akan terjadi pada setiap wanita yang hamil.

Trimester 1 kehamilan berapa bulan sih? Nah, trimester sendiri didefinisikan sebagai 40 minggu dibagi tiga. Jadi, trimester pertama berlangsung dari 1-13 minggu. Trimester kedua berlangsung pada minggu ke-14 sampai minggu ke-27, trimester 1 berapa bulan trimester ketiga dimulai pada minggu ke-28 sampai minggu ke-41 atau mendekati waktu melahirkan.

Pada saat memasuki trimester 1, kamu akan mengalami banyak gejala dan keluhan yang merupakan bentuk penyesuaian dengan perubahan hormonal kehamilan.

Pada minggu-minggu awal, perut kamu mungkin belum terlihat membuncit, namun banyak hal yang akan terjadi di dalam tubuhmu. Adapun gejala yang paling sering dialami pada saat trimester 1 adalah : • Mual dan muntah Meningkatnya kadar estrogen dan hCG menyebabkan mual dan muntah yang akan kamu rasakan selama beberapa bulan pertama kehamilan.

• Merasa lelah Kamu akan merasa lebih lelah dari biasanya selama trimester pertama, gejala ini disebabkan karena meningkatnya kadar hormon progesteron yang dapat menyebabkan kantuk. • Muncul bercak darah dari vagina Memasuki trimester 1, terdapat sekitar 25% wanita yang mengalami perdarahan ringan. Kondisi ini menandakan bahwa embrio hasil pembuahan telah berhasil menempel di dinding rahim.

• Nyeri payudara Ketika kamu merasakan payudara nyeri dan bengkak di kehamilan trimester 1, jangan khawatir. Pasalnya hal ini merupakan hal umum yang disebabkan oleh perubahan hormon tubuh yang tengah mempersiapkan produksi ASI untuk bayi menyusu nantinya.

• Sembelit Ketika trimester pertama, kadar hormon progesteron kamu akan melonjak, hal ini menyebabkan usus mencerna makanan lebih lambat sehingga menyebabkan sembelit. Untuk pengobatannya, kamu disarankan untuk mengkonsumsi makanan berserat lebih banyak untuk mengurangi sembelit. • Mengidam Memasuki trimester 1 kehamilan, ada Ibu hamil yang mengidam dan ada pula yang tidak.

Bahkan, beberapa Ibu hamil akan benci atau merasa mual saat mencium aroma dari makanan tertentu. Ngidam yang terjadi pada trimester 1, diakibatkan oleh perubahan hormon kehamilan dalam tubuh wanita. Selain itu, ngidam juga menandakan tubuh kamu sedang membutuhkan zat gizi tertentu yang penting untuk menjaga kesehatan dan juga tumbuh kembang janin.

• Sering buang air kecil Memasuki trimester 1, biasanya Ibu hamil akan bolak-balik buang air kecil beberapa jam sekali. Kondisi tersebut dapat terjadi karena perubahan hormon dan perkembangan rahim yang lambat laun menekan kandung kemih.

Tapi ingat ya, sering buang air kecil yang terjadi pada trimester 1 ini akan rentan membuat kamu dehidrasi. Oleh karena itu, kamu harus rutin minum air putih sepanjang hari guna mengganti cairan yang hilang. Selain itu, rajin mengkonsumsi air putih juga akan membantu melancarkan nutrisi yang diserap darah untuk dialirkan ke janin dalam kandungan.

Oh iya, jangan sampai kamu membiasakan untuk menahan kencing ya! Pasalnya, menahan kencing dapat meningkatkan risiko ibu hamil terkena ISK atau infeksi saluran kencing. • Mood gampang berubah Tidak hanya menjelang PMS saja, di masa trimester 1, khususnya sekitar minggu ke-6 sampai 10, kamu juga akan mengalami perubahan mood yang tidak stabil dan gampang berubah. Kondisi ini disebabkan oleh naik turunnya hormon estrogen dan progesteron. Perubahan hormon ini bisa mempengaruhi kadar bahan kimia otak yang salah satu fungsinya yaitu mengatur emosi.

Jadi jangan khawatir ya, jika kamu mengalami mood yang mudah berubah pada trimester 1 ini. Terkadang kamu akan merasa sedih, ingin menangis, dan mudah tersinggung meski sebelumnya baik-baik saja. Terkadang, kamu trimester 1 berapa bulan bisa merasa senang dan bahagia. Perubahan mood dan emosi selama trimester 1 kehamilan ini merupakan hal yang normal, meski mungkin terjadi secara tidak terkendali.

Gejala-gejala awal kehamilan pada trimester 1 di atas, muncul sebagai sinyal dari tubuh agar kamu mulai menambah pasokan darah dan nutrisi untuk dialirkan ke janin yang sedang berkembang.

Akan tetapi, segera hubungi dokter apabila kamu mengalami gejala yang tidak biasa dan menyebabkan kekhawatiran. Nutrisi yang Harus Dipenuhi Saat Trimester 1 Kehamilan Adapun nutrisi yang harus kamu penuhi ketika memasuki trimester 1 antara trimester 1 berapa bulan : 1. Asam folat Asam folat berfungsi untuk mencegah resiko kelahiran prematur, serta risiko cacat lahir, seperti bibir sumbing dan spina bifida.

Kamu bisa mendapatkan asam folat dari makanan trimester 1 berapa bulan : • Sayuran berdaun hijau, contohnya bayam, brokoli, selada, dan asparagus. • Jagung. • Buah-buahan contohnya jeruk, alpukat, pepaya, dan pisang. • Hati sapi.

• Kacang-kacangan. • Gandum utuh. 2. Kalsium kalsium berfungsi untuk mendukung pertumbuhan gigi dan tulang bayi ke depannya.

Selain itu, pada ibu hamil, kalsium juga membantu melancarkan sirkulasi darah dan melancarkan trimester 1 berapa bulan otot serta sistem saraf selama kehamilan. Kalsium juga berperan penting untuk mengurangi risiko preeklampsia dan hipertensi ketika hamil yang dapat berdampak buruk bagi Ibu dan juga janin. Kamu dapat memperoleh asupan kalsium dari : • Susu dan produk susu yang sudah dipasteurisasi, contohnya keju, yogurt, dan butter.

• Brokoli • Sarden. • Ikan teri. • Bokcoy. 3. Vitamin D Vitamin D berguna untuk membantu perkembangan tulang dan gigi bayi. Dengan mencukupi asupan vitamin D, diyakini mampu menekan resiko kelahiran bayi dengan berat badan rendah.

Selain itu, vitamin D juga bisa membantu Ibu hamil untuk melawan infeksi, dan mencegah risiko diabetes gestasional. Kamu dapat memperoleh asupan vitamin D dari : • Ikan salmon • Susu yang dipasteurisasi.

• Jus jeruk. Oh iya, jangan lupa juga untuk trimester 1 berapa bulan beberapa saat di bawah matahari untuk menyerap vitamin D alami. 4. Protein Protein bermanfaat untuk pertumbuhan dan perkembangan sel, jaringan, dan organ janin selama trimester pertama dan trimester selanjutnya.

Kamu dapat memperoleh asupan protein dari : • Daging ayam. • Daging sapi tanpa lemak. • Ikan. • Kacang-kacangan. • Susu dan produk susu. • Tempe trimester 1 berapa bulan tahu.

• Telur yang dimasak matang. 5. Zat besi Zat besi bermanfaat agar Ibu hamil mampu memproduksi sel darah merah. Zat besi tidak hanya dibutuhkan saat trimester 1 saja, akan tetapi selama kehamilan berlangsung. Ketika kamu hamil, kamu akan membutuhkan dua kali lipat jumlah zat besi dari orang normal, hal ini karena zat besi berfungsi untuk menghasilkan banyak darah, serta memasok persediaan oksigen ke janin. Nah, itulah penjelasan tentang trimester 1 ini. Semoga bermanfaat.
Pembagian trimester kehamilan Saat Anda dinyatakan hamil, janin yang ada di dalam rahim akan berkembang sekitar 40 minggu dan dibagi menjadi tiga trimester sesuai usia kehamilanyaitu: • Trimester pertama usia kandungan 1 – 13 minggu + 6 hari • Trimester kedua usia kandungan 14 – 27 minggu + 6 hari • Trimester ketiga usia kandungan 28 – 41 minggu + 6 hari Pada umumnya setiap trimester kehamilan berlangsung antara 12 – 14 minggu, atau per tiga bulan.

Sementara itu berdasarkan panduan dari American College of Obstetrician and Gynecologists ( ACOG ), ada beberapa tahapan kelahiran bayi sesuai dengan usia kandungan, yaitu: • Prematur: bayi lahir di usia kehamilan 20-37 minggu. • Lahir lebih awal: 37 minggu 0 hari – 38 minggu 6 hari. • Lahir tepat waktu: 39 minggu 0 hari – 40 minggu 6 hari. • Terlambat lahir: 41 minggu 0 hari – 41 minggu 6 hari.

• Telat lahir: 42 minggu 0 hari. Anda bisa berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui waktu kelahiran si kecil. Perkembangan trimester kehamilan pertama Trimester kehamilan pertama terhitung sejak usia kehamilan 1 minggu sampai 13 minggu. Perhitungan hari pertama kehamilan sudah dimulai pada hari pertama haid terakhir. Sejak saat itu sampai hari menstruasi yang terakhir, Anda sudah terhitung satu minggu hamil. 1. Perubahan tubuh ibu di trimester pertama kehamilan Di trimester pertama fase ini, Anda mungkin belum kelihatan hamil, tapi tubuh sedang mengalami perombakan fungsi besar-besaran untuk mempersiapkan tumbuh kembang janin.

Peningkatan hormon kehamilan HCG akan memengaruhi hampir setiap organ dalam tubuh.

Selama trimester pertama, ada berbagai perubahan tubuh ibu yang menandakan ciri-ciri hamil muda, seperti: • Badan cepat lelah • Sakit perut seperti sembelit dan mulas • Mual dan muntah (emesis gravidarum ) • Mood atau suasana hati berubah • Payudara nyeri dan bengkak • Berat badan bertambah • Sakit kepala • Mengidam atau tidak menyukai makanan tertentu Namun ada juga beberapa ibu hamil muda yang tidak merasakan gejala-gejala ini sama sekali saat trimester pertama.

2. Perkembangan janin pada trimester pertama kehamilan Pada hari pertama hamil yang juga hari pertama menstruasi terakhir, belum ada janin di dalam rahim. Pembuahan yang menciptakan cikal bakal janin baru akan terjadi sekitar 10 hingga 14 hari setelahnya. Seiring waktu, janin baru mulai terbentuk perlahan. Perkembangan janin usia 1 minggu sampai 12 minggu dimulai dari otak, sumsum tulang belakang, dan organ-organ vital lain, termasuk jantung yang mulai berdetak.

Selain itu, secara umum, semua pembentukkan organ selesai trimester 1 berapa bulan usia kehamilan 8 minggu. Idealnya, berat bayi sekitar 28 gram dengan panjang sekitar 2,5 cm pada akhir trimester satu kehamilan. 3. Tes kesehatan di trimester pertama kehamilan Setelah mengetahui positif hamil, sebaiknya langsung periksakan diri ke dokter kandungan. Sepanjang trimester pertama, dokter akan melakukan tes skrining, meliputi: • USG untuk menentukan ukuran dan posisi bayi, juga membantu memprediksi risiko janin cacat lahir.

• Pap smear. • Cek tekanan darah. • Tes darah untuk mendeteksi kelainan kromosom. • Tes darah TORCH untuk menentukan risiko penyakit menular pada bayi.

• Tes infeksi menular trimester 1 berapa bulan, seperti HIV dan hepatitis. • Menghitung usia kehamilan dan hari perkiraan lahir. • Memeriksa kadar tiroid. • Tes genetik lewat nuchal translucency (NT). Bila dokter tidak menawarkan skrining, Anda bisa memintanya terlebih dahulu. Perkembangan trimester kehamilan kedua Trimester kedua diawali usia kehamilan 13 minggu hingga 27 minggu.

Di trimester kedua ini adalah momen yang paling nyaman bagi sebagian besar calon ibu. Pasalnya, tubuh sudah berhasil menyesuaikan diri dengan perubahan besar yang terjadi selama 3 bulan sebelumnya. 1. Perubahan tubuh ibu di trimester kedua kehamilan Sebagian besar tanda awal kehamilan secara bertahap mulai mereda.

Ada beberapa perubahan lainnya yang terjadi pada ibu hamil di trimester kedua, yakni: • Perut mulai membesar karena r ahim berkembang. • Mudah pusing karena tekanan darah rendah. • Mulai merasakan gerakan janin di dalam perut • Badan pegal-pegal • Nafsu makan meningkat • Mulai muncul stretch mark pada perut, payudara, paha, atau bokong • Ada beberapa bagian kulit yang menggelap, contohnya di puting • Badan gatal-gatal • Pergelangan kaki atau tangan bengkak • Mual berkurang Frekuensi mual dan muntah sudah jauh berkurang, dan ibu hamil kembali mendapatkan energi yang sempat hilang di trimester pertama kehamilan.

2.

Perkembangan janin di trimester kedua Selama trimester kehamilan ini, hampir seluruh organ janin diharapkan sudah berkembang sempurna. Janin juga mulai dapat mendengar dan menelan makanan sehat ibu hamil yang masuk ke perut. Selain itu, sudah mulai tumbuh rambut-rambut kecil di tubuh janin yang biasa disebut lanugo.

Menurut American Pregnancy Association, pada akhir trimester kedua panjang janin diharapkan mencapai sekitar 10 cm dan beratnya lebih dari 1 kilogram. 3. Tes kesehatan di trimester kedua Bukan cuma di tiga bulan pertama kehamilan, calon ibu harus tetap rutin berkunjung ke dokter setiap dua sampai empat minggu selama trimester kedua kehamilan.

Tes yang mungkin dilakukan dokter selama kunjungan pada trimester kedua kehamilan, meliputi: • Mengukur tekanan darah • Memeriksa perubahan berat badan saat hamil • Skrining diabetes dengan tes darah Untuk USG, di trimester kedua ini khusus untuk menentukan jenis kelamin, memeriksa kondisi plasenta, dan memantau pertumbuhan janin secara keseluruhan.

Perkembangan trimester ketiga kehamilan Trimester ketiga umumnya berlangsung dari awal minggu ke-28 kehamilan sampai 41 minggu plus 6 hari. Di akhir masa kehamilan ini, tidak jarang banyak calon ibu yang mulai mengalami kontraksi palsu. Munculnya rasa cemas menjelang melahirkan juga termasuk wajar dan banyak dialami oleh calon ibu. 1. Perubahan tubuh ibu di trimester ketiga Menjelang hari-H persalinan, perut akan semakin membesar sehingga keluhan pegal-pegal dan susah tidur juga umum dirasakan.

Umumnya leher rahim ibu hamil juga akan meregang jadi lebih tipis dan lebih lembut semakin dekat dengan tanggal kelahiran bayi. Ini bertujuan untuk membuka jalur keluar bayi selama proses persalinan. Berikut adalah kondisi lain yang harus diperhatikan ibu pada trimester kehamilan ini, seperti: • Gerakan janin dalam perut yang semakin kencang dan banyak • Mengalami kontraksi palsu • Jadi lebih sering buang kencing • Merasa mulas • Pergelangan kaki, jari, atau wajah yang bengkak • Mengalami wasir • Payudara bengkak dan kadang air susu bocor • Sulit menemukan posisi tidur yang nyaman Selain itu, Anda juga perlu mewaspadai tanda bahaya kehamilan di trimester ketiga.

2. Perkembangan janin trimester ketiga Pada trimester ketiga kehamilan, tepatnya di minggu ke-32, tulang dan kerangka badan janin sudah terbentuk sempurna. Janin di dalam kandungan pun sudah bisa membuka dan menutup mata, serta merasakan cahaya dari luar perut ibu.

Di akhir usia kehamilan 37 minggu, umumnya semua organ tubuh janin sudah bisa berfungsi dengan baik secara mandiri.

Berat akhir janin idealnya mencapai sekitar 2.500 gram (2,5 kg) atau lebih, dan panjang badan janin mencapai 50 cm. Trimester 1 berapa bulan terakhir mendekati persalinan, posisi kepala janin idealnya harus sudah turun menghadap ke bawah. Jika belum, dokter akan mencoba memindahkan posisi kepala bayi.

Bila posisi kepala janin tidak berubah, kemungkinan ibu akan disarankan melahirkan lewat caesar. 3. Tes kesehatan di trimester ketiga Di awal trimester ketiga kehamilan, dokter akan memandu dalam mempersiapkan persalinan dan kelahiran. Termasuk cara membedakan mana kontraksi palsu dan kontraksi tanda persalinan, juga bagaimana cara menghadapi dan mengatasi rasa sakit melahirkan.

Dokter juga akan terus memantau ukuran besar perut Anda setiap kali konsultasi untuk memeriksa pertumbuhan bayi. Selain itu, konsultasi di akhir trimester kehamilan ini juga sekaligus untuk memeriksa kondisi vagina.

Apakah ada risiko infeksi dan melihat kondisi leher rahim sudah membuka atau belum. Di trimester ketiga ini, ibu hamil harus mendapatkan tes GBS (tes infeksi grup B streptococcus) di antara minggu ke-35 dan 37 untuk menghindari risiko infeksi pada bayi selama persalinan nanti. Jika tidak ditawarkan oleh dokter, Anda dapat memintanya dari jauh-jauh hari. Second Trimester - American Pregnancy Association. (2012). Retrieved 14 October 2020, from https://americanpregnancy.org/healthy-pregnancy/pregnancy-health-wellness/second-trimester-1290 Drugs, H.

(2020). Isotretinoin: Trimester 1 berapa bulan Drug Information. Retrieved 14 October 2020, from https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a681043.html Folic Acid. (2020). Retrieved 14 October 2020, from https://www.cdc.gov/ncbddd/folicacid/about.html default – Stanford Children’s Health. (2020). Retrieved 14 October 2020, from https://www.stanfordchildrens.org/en/topic/default?id=fetal-circulation-90-P01790 Development of Blood Vessels and Fetal Circulation - Anatomy and Physiology II.

(2020). Retrieved 14 October 2020, from https://courses.lumenlearning.com/suny-ap2/chapter/development-of-blood-vessels-and-fetal-circulation/ Fetal Heart Monitoring. (2020). Retrieved 14 October 2020, from https://www.hopkinsmedicine.org/health/treatment-tests-and-therapies/fetal-heart-monitoring Fetal ultrasound – Mayo Clinic. (2020). Retrieved 14 October 2020, from https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/fetal-ultrasound/about/pac-20394149 Encyclopedia, M., & development, F.

(2020). Fetal development: MedlinePlus Medical Encyclopedia. Retrieved 14 October 2020, from https://medlineplus.gov/ency/article/002398.htm Fetal development: What happens during the 1st trimester?. (2020). Retrieved 14 October 2020, from https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/pregnancy-week-by-week/in-depth/prenatal-care/art-20045302#main Encyclopedia, M., & development, F. (2020). Fetal development: MedlinePlus Medical Encyclopedia.

Retrieved 14 October 2020, from https://medlineplus.gov/ency/article/002398.htm Studholme, C. (2011). Mapping Fetal Brain Development In Utero Using Magnetic Resonance Imaging: The Big Bang of Brain Mapping. Annual Review Of Biomedical Engineering, 13(1), 345-368. doi: 10.1146/annurev-bioeng-071910-124654 Fetal development: Month-By-Month Stages of Pregnancy.

(2020).

Retrieved 14 October 2020, from https://my.clevelandclinic.org/health/articles/7247-fetal-development-stages-of-growth Neural tube defects. (2020). Retrieved 14 October 2020, from https://www.marchofdimes.org/complications/neural-tube-defects.aspx Baby’s Brain Begins Now: Conception to Age 3.

(2020). Retrieved 14 October 2020, from http://www.urbanchildinstitute.org/why-0-3/baby-and-brain Bagi perempuan yang sedang merencanakan, sedang, atau sudah pernah hamil, kata “trimester” mungkin terasa akrab di telinga. Dalam bahasa Latin, trimester berasal dari kata “trimestris”, yang berarti tri (tiga) dan mensis (bulan).

Sesuai namanya trimester adalah periode 3 bulan yang berhubungan dengan siklus dan kehamilan dimana tubuh ibu hamil dan bayinya mengalami perubahan fase. Pembagian tahapan trimester kehamilan : Trimester 1 (Pertama) : Usia kandungan 0-12 Minggu Trimester 2 (Kedua) : Usia kandungan 13-28 Minggu Trimester 3 (Ketiga) : Usia kandungan 29-40 Minggu TAHAPAN TRIMESTER KEHAMILAN Setiap tahapan merupakan masa yang istimewa, oleh karena trimester 1 berapa bulan setiap ibu harus menjaga agar kondisi emosinya stabil walaupun terjadi perubahan hormon dan perubahan lain pada tubuhnya.

Masa kehamilan dibagi ke dalam 3 trimester. Tiga fase pembagian trimester ini memiliki perkembangan emosi dan fisik yang unik dan berbeda. KEHAMILAN TRIMESTER PERTAMA Minggu 1 – Minggu 12 Fase awal kehamilan atau masa trimester pertama merupakan saat yang rawan bagi perkembangan janin, karena biasanya banyak wanita tidak menduga kalau dirinya sedang hamil.

Kehamilan baru diketahui ketika usia janin sudah menginjak waktu lebih dari satu bulan. Pada tahap awal ini, kondisi tubuh Anda mengalami banyak perubahan, ini terutama terjadi perubahan hormonal.

Perubahan hormonal mempengaruhi pada semua sistem organ di dalam tubuh. Pedoman utamanya yaitu saat Anda berhenti haid, serta memastikan bahwa Anda memang benar-benar hamil. Perubahan lain yang akan Anda alami selama trimester pertama adalah: • Kelelahan yang luar biasa • Payudara sakit, bengkak.

Puting Anda mungkin juga akan membesar. • Perut terasa tidak enak dengan atau tanpa muntah (morning sickness) • Suka atau benci pada beberapa jenis makanan tertentu • Mood tidak stabil • Sembelit (sulit BAB) • Sering kencing • Sakit kepala • Mulas • Berat bertambah atau turun KEHAMILAN TRIMESTER KEDUA Minggu ke 13 – Minggu ke 28 Memasuki bulan keempat, perkembangan janin akan memasuki trimester kedua. Janin akan mulai bergerak yaitu pada bulan keempat, tepatnya sekitar minggu ketiga belas. Pada umumnya, wanita yang hamil mengakui bahwa trimester keduanya lebih mudah dijalani daripada trimester pertama mereka.

Mual dan muntah mulai menghilang. Bayi berkembang pesat pada masa ini dan mulai bergerak. Olah raga ringan, menjaga kebersihan dan diet ibu hamil diperlukan di masa ini. Sebelum tahap kedua berakhir, Anda akan bisa merasakan janin Anda bergerak – gerak. Pada trimester kedua ini Anda akan merasa sakit di badan, pegal – pegal kemudian muncul tanda strech mark pada paha, perut, dada dan pantat.

Kemudian muncul warna yang lebih gelap pada daerah putting dan ketiak Anda, munculnya garis samar dari pusar ke arah kemaluan dalam bentuk bulu halus. Anda juga akan sering mengalami kesemutan, kulit wajah tampak lebih gelap.

KEHAMILAN TRIMESTER KETIGA Minggu ke 29 – Minggu ke 40 Pada tahap terakhir ini bisa jadi akan merupakan tahap yang paling menentukan proses persalinan Anda. Sebaiknya, pada tahap ini Anda berada di rumah. Ini trimester 1 berapa bulan perubahan dalam diri Anda saat hamil semakin besar. Beberapa perubahan baru pada tubuh Anda mungkin akan Anda alami pada trimester ketiga adalah: • Sesak nafas • Mulas • Wasir • Sakit dada, mungkin bocor pra-air susu yang disebut kolostrum • Pusar Anda akan timbul • Susah tidur • Bayi “dropping”, atau bergerak lebih rendah dalam perut Anda • Kontraksi, yang dapat menjadi tanda nyata atau palsu waktu untuk melahirkan Saat tubuh Anda semakin membesar dan terjadi pembengkakan, Anda harus tetap mengusahakan ini dalam batas normal.

Jika pembengkakan mulai tidak normal atau ekstrim, segera hubungi dokter karena kemungkinan merupakan tanda preeklamsia. Dan saat tiba di minggu terakhir, leher rahim akan menjadi lebih tipis dan juga lebih lembut.

Hal ini merupakan proses alami yang normal. Filed Under: Kebidanan & Kandungan Tagged With: tahapan kehamilan, trimester kehamilan, usia kehamilan
Perubahan yang ibu rasakan saat hamil trimester 1 Trimester pertama resmi terhitung dari hari pertama haid terakhir sampai akhir minggu ke-13.

Sementara itu, trimester kedua sudah mulai sejak minggu ke-14 sampai minggu ke-27. Untuk fase, trimester ketiga sudah mulai sejak minggu ke-28 sampai ke-42 kehamilan. Pada awal kehamilan, perut memang belum terlihat besar dan sering tidak menyadari kalau sudah mengandung si kecil. Namun, sebetulnya tubuh sudah mulai memperlihatkan ciri-ciri hamil muda untuk mendukung pertumbuhan plasenta dan janin. Berikut beberapa keluhan ibu hamil yang ibu rasakan saat awal kehamilan: • muncul bercak darah dari vagina, • nyeri payudara, • sembelit, • mengidam, • sering buang a ir kecil, • mood gampang berubah, • mual dan muntah, • perubahan kondisi kulit (bisa lebih kering atau berminyak tergantung hormon kehamilan), • terlihat pembuluh darah vena berwarna biru di area perut, payudara, dan kaki, • penambahan berat badan, serta • perubahan pada vagina.

Saat hamil, lapisan vagina menjadi lebih tebal dan kurang sensitif. Ibu hamil bisa mengalami keputihan dan bercak darah bersamaan dengan kram perut. Hal ini normal selama trimester pertama. Namun bila darah keluar terlalu banyak, segera konsultasikan ke dokter. Ibu hamil juga mengalami sering buang air kecil.

Hindari menahan buang air kecil karena berisiko infeksi saluran kemih ( ISK). Meski sering buang air kecil, tetap minum air putih minimal 2 liter per hari untuk mencukup kebutuhan cairan. Bila ingin memastikan usia kandungan, ibu hamil perlu rutin periksa ke dokter. Ibu hamil juga bisa menghitung sendiri dengan kalkulator kehamilan untuk mengetahui hari perkiraan lahir.

Perkembangan janin trimester 1 Seminggu setelah pembuahan terjadi, zigot (bakal embrio) akan menempel di dinding rahim. Berbarengan dengan proses implantasijaringan plasenta juga sudah mulai terbentuk pada trimester 1. Berikut ini perkembangan janin selama trimester 1 kehamilan. Bulan pertama (1-4 minggu) Selama satu bulan pertama, zigot sudah berkembang menjadi embrio (bakal janin) trimester 1 berapa bulan akhirnya jadi janin.

Di usia kehamilan 4 minggu, ini pula sejumlah organ vital janin akan mulai bertumbuh seperti: • otak, • sumsum tulang belakang, • sistem saraf, hingga • mata, telinga, dan hidung. Jantung janin juga sudah berkembang dan mulai berdetak sejak saat ini. Pada akhir minggu ke-4, si kecil akan berukuran sebesar biji kacang hijau atau sekitar 2 milimeter. Bulan kedua (5-8 minggu) Pada trimester 1, tepatnya di bulan kedua kehamilan, organ-organ yang tadinya masih bertumbuh kini sudah menampakka n bentuknya dan mulai berfungsi meski belum optimal.

Usia kehamilan 5-8 minggu adalah fase penting dalam pembentukkan organ janin. Alat kelamin juga sudah mulai terbentuk, tetapi belum bisa memastikan jenis kelamin calon bayi. Dalam satu trimester ini, beberapa anggota tubuh lainnya seperti tungkai tangan dan kaki, mulut dan bibir, serta kepala, mulai terbentuk sempurna. Pada akhir minggu ke-7 sampai 8, embrio sudah bisa disebut janin karena sudah memiliki bentuk tubuh dan wajah yang jelas.

Janin juga embrio sudah bisa menunjukkan refleksnya kepada ibunya dan berat badannya sudah mulai bertambah. Pada akhir usia kehamilan 8 sampai 12 minggu, pengukuran janin masih dengan panjang janin ( c rown rump length/CRL), belum menggunakan berat janin. Bulan ketiga (9-13 trimester 1 berapa bulan Pada bulan ketiga pada trimester 1 kehamilan, kuncup gigi janin sudah mulai muncul.

Lalu, bagian lain seperti jari dan kuku, mulut, alat kelamin, pita suara, dan kelenjar air liur mulai terbentuk sempurna. Janin sudah mampu membuka mulutnya. Jantung janin juga sudah bekerja secara sempurna. Selama bulan ketiga ini pula, sel tulang pertama kali terbentuk untuk menggantikan tulang rawan. Maka tulang belakang janin yang tadinya terbentuk dari tulang rawan akan berubah menjadi tulang keras pada akhir minggu ke-13. Janin juga sudah dapat bergerak tapi belum bisa ibu hamil rasakan.

Melansir dari laman Women’s Healthdi akhir trimester 1, berat janin sudah hampir 30 gram dengan panjang mencapai 7 cm. Kondisi buruk yang bisa terjadi saat hamil trimester 1 Selama trimester pertama, ibu hamil akan melalui berbagai perubahan besar untuk mendukung perkembangan janin. Setidaknya 80 persen kehamilan tergolong normal ketika mengalami gejala kehamilan. Ini menandakan tubuh sedang mempersiapkan diri untuk kehamilan selama 9 bulan ke depan.

Kebanyakan wanita juga mengalami kehamilan trimester 1 berapa bulan sehat. Namun, ada beberapa kondisi buruk yang bisa terjadi selama trimester 1 kehamilan. 1. Keguguran Bercak flek darah dan kram perut adalah dua gejala klasik dari kehamilan di trimester 1.

Namun, jika perdarahannya keluar sangat banyak dan kramnya terasa amat sakit, ini dapat menandakan gejala keguguran. Mengutip dari Mayo Clinicada 80 persen kasus keguguran terjadi dalam trimester pertama kehamilan. Bahkan, risiko keguguran mencapai 50 persen saat 12 minggu pertama kehamilan. Kondisi ini bernama keguguran dini alias early miscarriageyakni sebuah komplikasi yang sangat umum terjadi saat trimester 1. 2. Mual dan muntah Rasa mual saat hamil bukan masalah yang perlu ibu khawatirkan dan akan berhenti saat usia 6 minggu kehamilan.

Namun, bila terjadi sangat parah sampai muncul tanda dehidrasi atau kekurangan cairan dan berlangsung lebih dari usia kehamilan 13 minggu, segera periksa ke dokter. Mual dan muntah parah bisa menandakan hiperemesis gravidarum pada trimester 1. Muntah yang mengganggu aktivitas sehari-hari dengan gejala: • penurunan berat badan drastis, • kekurangan gizi, • dehidrasi, dan • ketidakseimbangan elektrolit. Jika ibu terus membiarkan, tidak hanya memengaruhi kesehatan ibu hamil tapi juga menghambat asupan nutrisi yang janin terima.

3. Demam tinggi Naiknya suhu tubuh adalah salah satu ciri kehamilan pada trimester 1 yang umum terjadi. Namun, demam tinggi yang lebih dari 38 derajat celcius dan berlangsung lama perlu segera berobat ke dokter.

Pemeriksaan yang wajib ibu lakukan saat hamil trimester 1 Setelah mendapatkan hasil test pack positif, perlu melakukan pemeriksaan lanjutan ke dokter kandungan. Pemeriksaan kehamilan di dokter kandungan harus segera dilakukan minimal setelah 3 minggu telat menstruasi. Tujuannya untuk memastikan benar-benar hamil dan kehamilan dikonfirmasi lewat tes urine atau tes darah HCG. Setelah dipastikan positif hamil, dokter akan melakukan ultrasonografi atau USG kandungan pertama kali untuk memastikan jantung janin sudah berdetak dan kondisinya sehat.

Tes lainnya adalah pemeriksaan untuk melihat risiko bayi mengalami kelainan kromosom tertentu, seperti Down syndrome (trisomi 21) dan trisomi 18. Namun hasil tes tersebut hanya menunjukkan Anda memiliki risiko melahirkan bayi dengan kondisi down syndrome dan trisomi 18. Bukan berarti si kecil akan benar-benar memiliki salah satu dari kondisi ini. Di trimester pertama, dokter juga akan menentukan hari perkiraan lahir ( HPL ).

Perubahan gairah seksual selama hamil trimester 1 Ibu hamil mengalami perubahan hormon yang tidak stabil, mual, kelelahan dan beberapa keluhan kehamilan lainnya. Kondisi-kondisi ini yang terkadang membuat ibu enggan untuk berhubungan seksual saat trimester 1 berapa bulan. Namun, ada juga sebagian ibu yang justru merasa bahwa kehamilan membangkitkan gairah seksual mereka. Hal ini terjadi karena hormon-hormon menjadi lebih tinggi kadarnya selama kehamilan, sehingga kecenderungan ingin berhubungan seksual meningkat.

Peningkatan hormon estrogen akan meningkatkan aliran darah di sekitar daerah intim dan menyebabkan organ intim jadi lebih sensitif. Ada beberapa kondisi medis yang menyebabkan ibu dan pasangan sebaiknya tidak untuk berhubungan seks, yaitu: • terjadi perdarahan dari vagina pada ibu hamil• abortus, • masalah-masalah lain pada saat atau berhubungan intim saat hamil.

Untuk menghindari risiko yang berbahaya ketika berhubungan seksual, pastikan telah memeriksakan kehamilan secara rutin pada dokter kandungan. Untuk posisi seks saat hamil trimester 1, bisa dengan posisi berdiri, duduk, telentang, atau telungkup. Jika lelah, posisi misionaris dan posisi menyamping seperti spooning adalah posisi seks yang paling nyaman.

Nutrisi yang wajib terpenuhi saat hamil trimester 1 Tidak perlu makan dengan porsi berlebihan setelah positif hamil. Pada fase hamil trimester pertama, kebutuhan kalori ibu adalah 1800 kkal. Berikut kebutuhan nutrisi untuk ibu hamil: • vitamin D (Ikan salmon, susu yang dipasteurisasi, dan jus jeruk), • zinc, • protein, • DHA, • omega-3, • zat besi.

Poin paling pentingnya adalah mencukupi beberapa nutrisi ibu hamil trimester 1 lewat pemilihan makanan sehat untuk ibu hamil. Hal yang perlu ibu lakukan saat hamil trimester 1 Selain memerhatikan nutrisi saat hamil muda atau trimester pertama, ibu juga perlu melakukan beberapa hal untuk menunjang kesehatan janin. Minum vitamin prenatal Mengonsumsi vitamin prenatalkhususnya, asam folat yang sangat penting untuk menekan risiko cacat lahir dan kelainan tulang belakang, seperti spina bifida.

Setidaknya, ibu hamil membutuhkan 400-600 mikrogram (mcg) suplemen asam folat (vitamin B9) setiap hari selama trimester pertama. Selain asam folat, ibu hamil juga akan perlu mencukupi kebutuhan vitamin D minimal 2000 IU per hari.

Ibu perlu menambahkan konsumsi suplemen tambahan untuk mendapatkan vitamin yang tidak bisa ibu dapatkan dari makanan. Mulai mencari dokter atau bidan yang tepat Menentukan kecocokan dokter kandungan atau bidan akan sangat penting untuk kesehatan ibu dan calon bayi.

Jika sudah memiliki tenaga medis profesional terpercaya, ibu bisa berkonsultasi dengan nyaman. Namun jika belum, carilah rekomendasi dari orang-orang yang percaya, dari forum kesehatan yang valid, atau minta saran dari dokter umum langganan keluarga. Buat janji konsultasi cek kandungan Setelah menemukan dokter kandungan atau bidan yang tepat, langsung buat janji konsultasi kandungan sesegera mungkin.

Setidaknya harus sudah konsultasi satu kali di sekitar minggu ke-8 kehamilan. Selama konsultasi, petugas kesehatan akan melakukan berbagai pemeriksaan. • Menanyakan riwayat kesehatan dan gaya hidup, termasuk riwayat kehamilan sebelumnya (jika ada).

• Memberikan informasi tentang bagaimana merawat dan menjaga diri selama kehamilan, seperti mulai mengatur pola makan sehat dan berolahraga dengan aman. • Memeriksa tekanan darah. • Mengukur tinggi dan berat badan, menghitung indeks massa tubuh ( BMI ).

• Menguji ada tidaknya infeksi menular seksual (jika tidak, Anda bisa memintanya). • Memprediksikan hari perkiraan lahir (HPL) bayi. Sudah menjadi kebiasaan bagi dokter untuk menetapkan tanggal kelahiran lewat USG. Jika sedang mengonsumsi obat untuk mengobati kondisi kesehatan (mulai dari yang ringan hingga kronis), hindari menghentikan dosis mendadak.

Bicarakan saat berkonsultasi dengan dokter seputar daftar obat-obatan yang sedang digunakan, dan cari tahu mana yang aman dan tidak. Tetap berolahraga Meskipun hamil trimester pertama, Anda harus tetap berolahraga. Umumnya, ibu hamil dianjurkan melatih fisiknya dengan berjalan, berenang, trimester 1 berapa bulan yoga khusus hamil. Tanyakan pada dokter dan cari tahu informasi olahraga untuk ibu hamil yang aman di masa kehamilan trimester 1.

Berhenti merokok dan minum alkohol Jika Anda sudah terbiasa melakukan kedua hal ini sejak sebelum hamil, segeralah berhenti begitu dokter menyatakan Anda positif hamil. Jangan diteruskan kebiasaan buruk ini hingga kehamilan di trimester 1. Alasannya, merokok dan minum alkohol saat hamil trimester 1 meningkatkan risiko keguguran dan bayi cacat lahir.

Teliti asuransi kesehatan Mumpung masih di kehamilan trimester pertama, segera pastikan apakah asuransi pribadi atau kantor memfasilitasi biaya perawatan kehamilan dan biaya persalinan. Cari tahu dengan menghubungi pihak asuransi atau diskusikan dengan manajer HRD kantor. Hal yang perlu ibu ingat, sebelum merencanakan obrolan dengan pihak HRD di tempat bekerja, pastikan untuk cari tahu hak cuti hamil dan cuti melahirkan.

Jika tidak memiliki asuransi kesehatan, cari tahu bagaimana bisa mendapatkan bantuan finansial untuk mulai merancang perencanaan yang sesuai. Perhatikan bila ingin puasa saat hamil trimester 1 Sebaiknya sebelum memutuskan berpuasa, ibu hamil harus memeriksakan diri terlebih dahulu pada dokter, apakah kondisi Anda dan janin memungkinkan.

Bila memutuskan berpuasa, perhatikan kecukupan gizi yang ibu konsumsi. Meski trimester 1 berapa bulan berpuasa, asupan gizi yang harus ibu hamil dapatkan adalah: • 50 persen karbohidrat • 25 persen protein • 10-15 persen lemak sehat Tidak lupa asupan vitamin dan mineral yang juga penting untuk ibu dan janin. Ibu hamil juga perlu mengatur istirahat dengan baik sehingga tidak mengakibatkan stres dan mengganggu kesehatan.

Tidak perlu lanjutkan puasa jika kondisi Anda menunjukan keadaan yang kurang baik seperti terjadi mual, pusing, lemas berlebihan dan lain-lain. Dokter kandungan akan memberikan saran sesuai dengan keadaan ibu hamil dan janin.

Bila boleh berpuasa, perhatikan asupan gizi agar tetap sehat dan janin bisa berkembang dengan baik. Stages of pregnancy - womenshealth.gov. (2016). Retrieved 15 October 2020, from https://www.womenshealth.gov/pregnancy/youre-pregnant-now-what/stages-pregnancy Pregnancy diet: Focus on these essential nutrients.

(2020). Retrieved 15 October 2020, from https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/pregnancy-week-by-week/in-depth/pregnancy-nutrition/art-20045082?pg=2 First trimester screening – Mayo Clinic. (2020). Retrieved 15 October 2020, from https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/first-trimester-screening/about/pac-20394169#:~:text=Typically%2C%20first%20trimester%20screening%20is,Down%20syndrome%20or%20trisomy%2018.

Maternal Fever During Early Pregnancy May Be Linked to Birth Defects. (2018). Retrieved 15 October 2020, from https://www.cdc.gov/ncbddd/birthdefects/features/kf-birthdefects-maternal-fever-during-pregnancy.html staff, f. (2009).

Changes in Your Body During Pregnancy: First Trimester. Retrieved 15 October 2020, from https://familydoctor.org/changes-in-your-body-during-pregnancy-first-trimester/ Body changes and discomforts - womenshealth.gov. (2016). Retrieved 15 October 2020, from https://www.womenshealth.gov/pregnancy/youre-pregnant-now-what/body-changes-and-discomforts Tips for Your First Trimester. (2009). Retrieved 15 October 2020, from https://www.healthywomen.org/your-health/pregnancy–postpartum/tips-your-first-trimester Growth of Your Baby in The First Trimester - Healthy Families BC.

(2018). Retrieved 15 October 2020, from https://www.healthyfamiliesbc.ca/home/articles/early-pregnancy-first-trimester-development

Tanda Janin Sehat di Trimester Pertama Kehamilan




2022 charcuterie-iller.com