Ketika melakukan gerakan melompat menggunakan tumpuan

ketika melakukan gerakan melompat menggunakan tumpuan

Teknik dalam Lompat Jauh – Olahraga atletik mempunyai beragam cabang yang kerap dijadikan ajang perlombaan, salah satunya adalah cabang lompat jauh. Cabang atletik lompat jauh ternyata sudah menjadi bagian dari pertandingan Olimpiade sejak tahun 1896 lho… Selanjutnya, cabang olahraga lompat jauh ini semakin berkembang dan diajarkan di berbagai sekolah untuk menghasilkan atlet muda.

Lompat jauh merupakan cabang atletik yang menggunakan gerakan melompat ke depan atas dalam upaya membawa titik berat badan mereka selama mungkin di udara (melayang di udara), yang dilakukan secara cepat dan melakukan tolakan untuk memperoleh jarak yang sejauh-jauhnya.

Sama halnya dengan cabang olahraga lain, lompat jauh juga memilih teknik tersendiri yang harus dilakukan oleh peserta supaya dapat mencapai lompatan dengan jarak yang jauh. Apa saja ya teknik-teknik dalam cabang atletik lompat jauh ini? Lalu, hal-hal apa saja yang harus diperhatikan oleh peserta dalam melakukan cabang atletik ini? Yuk simak ulasan berikut mengenai teknik dalam lompat jauh dan hal-hal lain yang perlu Grameds ketahui mengenai cabang atletik ini!

Daftar Isi • Teknik dalam Lompat Jauh • 1. Teknik Awalan • Anda Mungkin Juga Menyukai • 2. Teknik Menumpu/ Tolakan • 3. Teknik Melayang • 4. Teknik Mendarat • Bentuk Lapangan Lompat Jauh • Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keberhasilan Lompat Jauh • Hal-Hal yang Harus Diperhatikan dalam Melakukan Lompat Jauh • Seorang atlet cabang atletik lompat jauh dapat dinyatakan gagal ketika melakukan suatu lompatan, apabila mereka melakukan hal-hal berikut: • Rekomendasi Buku & Artikel Terkait • • Buku Terkait • Materi Terkait Teknik dalam Lompat Jauh 1.

Teknik Awalan Dalam teknik awalan, gerakan peserta lompat jauh harus dilakukan dengan lari secepat mungkin supaya dapat memperoleh kecepatan maksimal sebelum akhirnya melakukan tolakan. Selain itu, teknik awalan ini juga dapat dinilai sebagai suatu tindakan untuk mendapatkan kecepatan horizontal secara maksimal yang kemudian diubah menjadi kecepatan vertikal ketika melakukan tolakan.

Teknik awalan ini harus dilakukan dengan berlari secepat mungkin dari jarak kira-kira 40-45 meter pada sebuah lintasan lari, kemudian barulah peserta ketika melakukan gerakan melompat menggunakan tumpuan tolakan dengan menggunakan kedua kakinya. Hal-hal yang harus diperhatikan ketika melakukan teknik awalan dalam cabang atletik lompat jauh, yakni sebagai berikut: • Jarak awalan dalam cabang atletik lompat jauh bergantung pada kemampuan peserta.

Bagi peserta cabang atletik lompat jauh yang hendak melompat dengan awalan pendek, lakukan dengan jarak kurang lebih 30-25 meter atau dapat kurang dari itu. Sementara itu, bagi peserta cabang atletik lompat jauh yang hendak melompat dengan awalan jauh, dapat melakukannya dengan jarak kurang lebih 30-45 meter atau lebih dari itu.

• Posisi ketika berdiri di titik awalan yaitu kaki harus sejajar atau bisa juga dengan salah satu ketika melakukan gerakan melompat menggunakan tumpuan berada di depan, bergantung bagaimana posisi yang menguntungkan bagi peserta. • Cara pengambilan awalan dalam cabang atletik lompat jauh ini dapat dimulai secara perlahan-lahan kemudian cepat (sprint).

Kecepatan tersebut harus dipertahankan hingga sesaat sebelum melakukan tolakan. • Sesudah mencapai kecepatan maksimal, sekitar 3-4 langkah terakhir bertumpu (take-off), gerakan kaki dilepas secara spontan tanpa mengurangi kecepatan yang sebelumnya dicapai.

Pada langkah terakhir tersebut, peserta harus berkonsentrasi dan fokus untuk melakukan tolakan di papan atau balok tumpu yang telah disediakan. Rp 35.000 2. Teknik Menumpu/ Tolakan Teknik ini diyakini menjadi gerakan paling penting dalam cabang atletik lompat jauh karena sangat menentukan hasil lompatan yang sempurna. Dalam teknik ini, peserta akan melakukan tolakan pada sebuah papan atau balok tumpu menggunakan kaki terkuat dengan mengubah kecepatan horizontal menjadi kecepatan vertikal.

Ketika melakukan tumpuan, posisi badan peserta tidak boleh terlalu condong. Tumpuan yang dilakukan juga harus kuat, cepat, dan seimbang. Keseimbangan badan peserta dalam melakukan tolakan juga dipertimbangkan supaya tidak goyah. Berikut adalah hal-hal yang harus diperhatikan dalam melakukan teknik menumpu/tolakan, yakni: • Tolakan dalam lompat jauh harus dilakukan dengan kaki ketika melakukan gerakan melompat menggunakan tumpuan paling terkuat (setiap orang berbeda-beda) • Bagian telapak kaki yang terkuat untuk bertumpu biasanya terletak di bagian tumit, maka gunakan tumitmu terlebih dahulu untuk melakukan tumpuan dan diakhiri di bagian ujung kaki.

• Sesat sebelum melakukan tumpuan, usahakan badan condong ke belakang • Sebaiknya bertumpu di papan tumpu dengan tepat • Kedua lengan harus ikut diayunkan ke depan dan atas ketika bertumpu • Ayunkan kaki dan tangan ke depan setinggi pinggul dengan posisi lutut ditekuk 3.

Teknik Melayang Dalam teknik ini, gerakannya harus dilakukan setelah meninggalkan balok tumpuan. Ketika melakukan teknik gerakan melayang ini, badan peserta harus tetap terjaga keseimbangannya. Ayunan kedua tangan juga bisa membantu peserta untuk menjaga keseimbangan tubuh mereka.

4. Teknik Mendarat Teknik mendarat ini harus dilakukan peserta sebaik mungkin. Jangan sampai badan atau lengan mereka justru jatuh ke arah belakang, itu sama saja dengan cedera. Pendaratan pada bak lompat dimulai dengan posisi kedua tumit dan kaki dalam posisi rapat.

Gerakan-gerakan ketika pendaratan juga harus dilakukan dengan kedua kaki. Hal yang harus diperhatikan dalam teknik mendarat ini adalah kedua kaki yang digunakan untuk mendarat harus dilakukan secara bersamaan, diikuti dengan dorongan pinggul ke arah depan. Mengapa ketika melakukan teknik pendaratan, tubuh peserta harus condong ke arah depan? Apabila tubuh peserta cenderung jatuh ke arah belakang, justru akan berakibat fatal bagi peserta cabang atletik lompat jauh ini.

Bentuk Lapangan Lompat Jauh Bentuk lapangan cabang atletik lompat jauh tentu saja berbeda dengan bentuk lapangan cabang atletik basket atau voli. Yang harus ada dalam sebuah lapangan lompat jauh adalah lintasan lari, papan tolakan, bak lompat, dan tempat pendaratan. Dalam lapangan cabang atletik lompat jauh ini, jarak antara lintasan lari dengan papan tolakan umumnya berukuran 40-45 meter, dengan lebar lintasan sekitar 1,22 meter.

Untuk tempat pendaratan, mempunyai jarak paling sedikit adalah 2,75 meter antara garis tolakan sampai akhir tempat tolakan. Tempat pendaratan biasanya diisi dengan pasir yang halus dan permukaan pasir harus sama tinggi atau ketika melakukan gerakan melompat menggunakan tumpuan dengan sisi atas papan tolakan.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keberhasilan Lompat Jauh • Kecepatan (speed), merupakan kemampuan untuk memindahkan sebagian atau keseluruhan tubuh mulai dari sikap awalan hingga pendaratan; atau juga ketika bertumpu pada papan atau balok tumpuan. Kecepatan tersebut biasanya dipengaruhi oleh kekuatan dan fleksibilitas peserta.

• Kekuatan (strength), merupakan jumlah tenaga yang dihasilkan oleh otot tubuh peserta sehingga dapat melakukan lompatan secara maksimal. • Daya ledak, merupakan kemampuan otot tubuh dalam melakukan tolakan dan melayang di udara ketika lepas dari balok tumpuan.

• Keseimbangan, merupakan kemampuan untuk mempertahankan tubuh dalam posisi tertentu secara benar, mulai dari teknik awalan melakukan lompatan hingga teknik mendarat. • Keterampilan, merupakan kemampuan untuk melakukan suatu gerak motorik secara tepat dan benar. • Koordinasi, merupakan hal yang harus dimiliki oleh peserta cabang olahraga lompat jauh untuk dapat menyelaraskan gerakan tubuhnya sesuai dengan kebutuhan. Hal-Hal yang Harus Diperhatikan dalam Melakukan Lompat Jauh • Jagalah kecepatan lari sampai saat bertolak di papan tolakan.

• Capailah dorongan yang cepat dan dinamis dari balok tumpuan. • Ubah posisi badan ketika lari. Hal tersebut bertujuan untuk mencapai posisi badan yang tegak ketika berlari. • Gunakan ayunan lengan dengan baik dan benar. • Usahakan untuk membuat gerakan yang baik. • Supaya gerakan akhir lebih kuat, kamu dapat menggunakan daya tolakan yang lebih besar.

• Berlatihlah terutama pada gerakan mendarat. • Kuasai gerakan yang benar mulai dari gerakan tangan dan kaki, baik dalam posisi membengkokkan atau meluruskannya.

Seorang atlet cabang atletik lompat jauh dapat dinyatakan gagal ketika melakukan suatu lompatan, apabila mereka melakukan hal-hal berikut: • Ketika teknik bertumpu, peserta menyentuh tanah setelah garis batas tumpuan dengan menggunakan bagian tubuh manapun, baik saat melompat atau ketika melakukan gerakan melompat menggunakan tumpuan. • Bertumpu dari luar ujung balok tumpuan, baik di jarak sebelum atau pada perpanjangan garis batas tumpuan. • Menyentuh tanah yang berada di antara garis tumpuan dan tempat pendaratan.

• Melakukan gerakan lain semacam salto ketika melakukan teknik awalan dan teknik lompatan. • Ketika melakukan teknik mendarat, peserta malah menyentuh tanah di luar tempat pendaratan dan lebih dekat ke garis tumpuan daripada bekas terdekat di pasir.

• Peserta atau atlet cabang atletik lompat jauh tidak hadir ke dalam arena setelah 2 menit pemanggilan. Nah, itulah teknik-teknik lompat jauh yang harus diperhatikan ketika mengikuti perlombaan lompat jauh. Apakah Grameds sudah dapat melakukan ketika melakukan gerakan melompat menggunakan tumpuan teknik tersebut dengan baik dan benar?

Jika Grameds hendak mempelajari cabang atletik ini, jangan lupa untuk selalu berhati-hati ya supaya tidak cedera… Rekomendasi Buku & Artikel Terkait Kategori • Administrasi 5 • Agama Islam 126 • Akuntansi 37 • Bahasa Indonesia 95 • Bahasa Inggris 59 • Bahasa Jawa 1 • Biografi 31 • Biologi 101 • Blog 23 • Business 20 • CPNS 8 • Desain 14 • Design / Branding 2 • Ekonomi 152 • Environment 10 • Event 15 • Feature 12 • Fisika 30 • Food 3 • Geografi 62 • Hubungan Internasional 9 • Hukum 20 • IPA 82 • Kesehatan 18 • Kesenian 10 • Kewirausahaan 9 • Kimia 19 • Komunikasi 5 • Kuliah 21 • Lifestyle 9 • Manajemen 29 • Marketing 17 • Matematika 20 • Music 9 • Opini 3 • Pendidikan 35 • Pendidikan Jasmani 32 • Penelitian 5 • Pkn 69 • Politik Ekonomi 15 • Profesi 12 • Psikologi 31 • Sains dan Teknologi 30 • Sastra 32 • SBMPTN 1 • Sejarah 84 • Sosial Budaya 98 • Sosiologi 53 • Statistik 6 • Technology 26 • Teori 6 • Tips dan Trik 57 • Tokoh 59 • Uncategorized 31 • UTBK 1 KOMPAS.com - Agar bisa mencapai lompatan maksimal, seorang atlet lompat jauh harus menguasai teknik dasar, termasuk teknik tumpuan kaki dan posisi lengan saat melompat.

Lompat jauh merupakan salah satu nomor dalam olahraga atletik. Lompat jauh atau disebut juga long jump pun menjadi cabang olahraga (cabor) resmi Olimpiade. Dikutip dari Modul 9 Lompat Jauh Kelas VII (2020) terbitan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, lompat jauh adalah istilah yang digunakan dalam cabang olahraga atletik, yaitu melakukan tolakan dengan satu kaki. Lompat jauh adalah suatu bentuk gerakan melompat mengangkat kaki ke atas-depan dalam upaya membawa titik berat badan selama mungkin di udara (melayang) yang dilakukan secara cepat dengan melakukan tolakan pada satu kaki untuk mencapai jarak sejauh-jauhnya.

Bagi seorang atlet lompat jauh, keterampilan dasar yang harus dikuasai adalah keterampilan dasar menolak, keterampilan dasar posisi di udara, dan keterampilan dasar mendarat. Baca juga: Teknik Dasar Gaya Menggantung pada Lompat Jauh 1.

ketika melakukan gerakan melompat menggunakan tumpuan

Keterampilan dasar menolak Keterampilan dasar menolak adalah upaya pelompat dalam melakukan tolakan pada papan tumpuan. Dalam melakukan tolakan, pelompat menggunakan kaki terkuat. Hal-hal yang perlu diperhatikan saat melakukan tolakan adalah: • Saat melakukan tolakan, posisi badan lebih ditegakkan. • Pada saat waktu tolakan dalam lompat jauh, posisi kedua lengan harus diayunkan/diangkat ke depan-atas.

• Dalam melakukan lompat jauh kaki mana yang menumpu pada balok tumpuan terlebih dahulu adalah kaki terkuat. • Urutan tolakan kaki pada papan tumpuan adalah dimulai dari tumit, telapak kaki diteruskan pada ujung telapak kaki. KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO Atlet lompat jauh putri Indonesia, Maria Londa bertanding saat final Asian Games 2018 di Stadion Gelora Bung Karno Jakarta, Senin (27/8/2018).

Ia gagal meraih medali. Baca juga: Peraturan Dasar Lompat Jauh 2. Keterampilan melayang di udara Hal-hal yang perlu diperhatikan saat badan dalam posisi melayang di udara adalah: • Kedua lutut tertekuk. • Kedua lengan berada di samping badan. • Saat akan mendarat, kedua kaki dan lengan diluruskan ke depan bersamaan dengan berat badan dibawa ke depan. Baca juga: Fungsi Check Mark dalam Lompat Jauh 3. Keterampilan mendarat Teknik mendarat dalam lompat jauh adalah: • Mendarat pada bak lompat diawali dengan kedua tumit kaki dan kedua agak rapat.

• Lutut tertekuk dan mengeper dalam posisi jongkok bersamaan berat badan dibawa ke depan. • Tumpuan kaki yang digunakan pada lompat jauh adalah kaki terkuat dari atlet dan saat mendarat dalam lompat jauh kedua kaki mendarat secara bersamaaan.

• Pendaratan yang dipergunakan ketika melakukan lompat jauh adalah kedua kaki dengan kaki lurus. • Kedua lengan di depan menyentuh tempat pendaratan serta pandangan ke depan. Bali United Bersolek, Renovasi Stadion Kapten I Wayan Dipta Hampir Tuntas https://bola.kompas.com/read/2021/08/03/23223278/bali-united-bersolek-renovasi-stadion-kapten-i-wayan-dipta-hampir-tuntas https://asset.kompas.com/crops/kWEupbDEpkMicOceLDs74hcQqqA=/505x310:6000x3973/195x98/data/photo/2021/08/03/6108afed6694a.jpg
Cara melakukan tumpuan / tolakan dalam lompat jauh adalah (1) kaki bebas dibengkokan, dan diayunkan secara horizontal dan lurus, (2) pada waktu melakukan tolakan, luruskan sendi mata kaki, lutut, dan pinggang, (3) tolakan ke arah depan atas membentuk sudut 45°.

Kaki bebas artinya kaki ayaun, atau kaki belakang yang bukan untuk menumpu. Sedangkan kaki untuk menolak diluruskan, terutama sendi pada mata kaki, agar saat menginjak papan tolak, badan terdorong kuat. Sudut tolakan 45°, bertujuan agar dorongan badan ke depan atas, tidak terlalu tinggi ataupun rendah, sehingg hasil lompatan bisa jauh. Cara melakukan tolakan / take off dalam lompat jauh yaitu • Paha kaki belakang / ayun diayunkan ke depan secara cepat dan horizontal.

• Sendi mata kaki, lutut, dan pinggang lurus saat melakukan tumpuan / menolak. • Tolakan / didorong ke arah depan atas membentuk sudut kurang lebih 45° Penjelasan Satu langkah sebelum menumpu, badan direndahkan sedikit dengan menurunkan pinggang sebagai ancang-ancang untuk langkah tolak.

Apabila kaki kanan dijadikan tolakan, maka kaki bebas / belakang adalah kaki kiri. Kaki tersebut ditekuk atau dibengkokan, lalu diayunkan lurus ke depan secara horizontal, saat kaki kanan akan menumpu / menolak pada papan tolak.

Saat melakukan tumpuan / take off, sendi kaki, dan lutut diluluruskan atau menginjak kuat sehingga terdorong ke arah depan menuju atas. Sudut menolak sebesar 45°, artinya badan condong ke arah depan, tangan di ketika melakukan gerakan melompat menggunakan tumpuan, dagu diangkat, sehingga beban berada pada kaki tumpu.

Dengan cara tersebut, tolakan tidak terlalu tinggi, maupun rendah sehingga hasil lompatan menjadi lebih maksimal. Begitu. Jawabannya Jelaskan cara melakukan tumpuan dalam lompat jauh (1) Paha kaki belakang diayunkan cepat dan horizontal,🏃‍♂️ (2) Kaki tumpu diluruskan dengan cara meluruskan sendi mata kaki, lutut, dan pinggang,🥇 (3) Menolak ke arah depan atas dengan sudut tolakkan 45°✅ Jawaban ini terdapat pada halaman 237 sampai 238 tentang pembelajaran gerak spesifik menolak lompat jauh.

Rekomendasi • 2. Yang tidak diperbolehkan dalam melakukan gerakan jalan cepat adalah (B) Langkah Melayang • 3. Pada gerakan jalan cepat posisi kaki harus (A) Selalu Kontak Tanah • 10. Pada saat melakukan jalan cepat, gerakan lengan harus seirama dengan (A) Langkah Kaki • 11. Kunci pertama yang harus dikuasai dalam lari jarak pendek adalah (A) Start / Pertolakan • 18. Posisi badan pada lari jarak pendek adalah (B) Condong Ke Depan • 12.

Jelaskan cara melakukan awalan dalam lompat jauh (Jawabannya) Kategori Kelas VII, SMP Tag Atletik, Brainly Navigasi Tulisan MENU • Home • SMP • Agama • Bahasa Indonesia • Kewarganegaraan • Pancasila • IPS • IPA • SMA • Agama • Bahasa Indonesia • Kewarganegaraan • Pancasila • Akuntansi • IPA • Biologi • Fisika • Kimia • IPS • Ekonomi • Sejarah • Geografi • Sosiologi • SMK • S1 • PSIT • PPB • PTI • E-Bisnis • UKPL • Basis Data • Manajemen • Riset Operasi • Sistem Operasi • Kewarganegaraan • Pancasila • Akuntansi • Agama • Bahasa Indonesia • Matematika • S2 • Umum • (About Me) Lompat jauh adalah suatu gerakan melompat ke depan atas dalam upaya membawa titik berat badan selama mungkin di udara (melayang di udara) yang dilakukan dengan cepat dan dengan jalan melakukan tolakan pada satu kaki untuk mencapai jarak yang sejauh-jauhnya.

Lompat jauh merupakan suatu gerakan melompat yang menggunakan tumpuan pada satu kaki untuk mencapai jarak sejauh-jauhnya.Sasaran dan tujuan lompat jauh adalah untuk mencapai jarak lompatan sejauh mungkin ke sebuah titik pendaratan atau bak lompat.Jarak lompatan diukur dari papan tolakan sampai ke batas terdekat dari letak titik pendaratan yang dihasilkan oleh bagian tubuh. Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Senam Irama Sejarah Lompat Jauh Lompat jauh adalah salah satu dari peristiwa-peristiwa asli pancalomba Olimpiade di Yunani Kuno.Long Jump adalah satu-satunya dikenal melompat peristiwa dalam Olimpiade Kuno tersebut.Semua peristiwa yang terjadi di Olimpiade pada awalnya seharusnya bertindak sebagai bentuk pelatihan untuk perang.Lompat jauh muncul mungkin karena mencerminkan persimpangan rintangan seperti sungai dan jurang.Setelah menyelidiki penggambaran yang selamat dari peristiwa itu kuno percaya bahwa tidak seperti hari acara modern, atlet hanya diperbolehkan berlari pendek awal.

Para atlet membawa beban di masing-masing tangan, yang disebut halteres (antara 1 dan 4,5 kg). Beban ini itu mengayunkan maju sebagai atlet melompat untuk meningkatkan momentum. Hal ini ketika melakukan gerakan melompat menggunakan tumpuan percaya bahwa baju hangat akan melemparkan berat di belakangnya di udara untuk meningkatkan momentum ke depan, namun diadakan di seluruh halteres durasi melompat.

Berayun mereka dan kembali pada akhir melompat atlet akan mengubah pusat gravitasi dan biarkan atlet untuk meregangkan kaki ke luar, meningkatkan jarak. Melompat itu sendiri dibuat dari bater ( “apa yang menginjak pada”).

Kemungkinan besar papan sederhana ditempatkan di stadion lagu yang telah dihapus setelah kejadian (Miller, 66). Para penerjun akan mendarat dalam apa yang disebut skamma ( “menggali-up” area) (Miller, 66). Gagasan bahwa ini adalah sebuah lubang yang penuh pasir adalah salah.Pasir di lubang melompat adalah penemuan modern (Miller, 66).Yang skamma hanyalah daerah sementara untuk menggali kesempatan itu dan bukan sesuatu yang tetap dari waktu ke waktu.Lompat jauh dianggap salah satu yang paling sulit dalam acara yang digelar di Olimpiade sejak banyak keahlian diperlukan.

Musik ini sering dimainkan selama Philostratus melompat dan ketika melakukan gerakan melompat menggunakan tumpuan bahwa kadang-kadang pipa akan menyertai melompat sehingga dapat memberikan ritme untuk gerakan kompleks dari halteres oleh atlet.

Philostratos dikutip mengatakan, “Peraturannya menganggap melompat sebagai yang paling sulit kompetisi, dan mereka membiarkan jumper untuk diberikan keuntungan dalam irama dengan menggunakan seruling, dan berat dengan menggunakan tali.

”(Miller, 67). Paling menonjol dalam olahraga kuno adalah seorang pria bernama Chionis, yang dalam mengadakan Olimpiade 656BC melompat dari 7,05 meter (23 kaki dan 1,7 inci).

Ada beberapa argumen oleh para sarjana modern di lompat jauh.Beberapa telah berusaha untuk menciptakan kembali sebagai triple jump.

ketika melakukan gerakan melompat menggunakan tumpuan

Gambar ketika melakukan gerakan melompat menggunakan tumpuan satu-satunya bukti untuk tindakan sehingga lebih baik diterima bahwa itu sama seperti hari ini lompat jauh. Alasan utama beberapa ingin menyebutnya triple melompat adalah adanya sumber yang mengklaim sana sekali adalah lima puluh lima kaki melompat kuno yang dilakukan oleh seorang pria bernama Phayllos (Miller, 68). Lompat jauh telah menjadi bagian dari kompetisi Olimpiade modern sejak lahirnya Olimpiade pada tahun 1896.Pada 1914, Dr Harry Eaton Stewart merekomendasikan “luas berlari melompat” sebagai standar acara trek dan lapangan bagi perempuan.Namun, hal itu tidak sampai 1928 bahwa perempuan diperbolehkan untuk bersaing dalam event di tingkat Olimpiade.

Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Lompat Tinggi Teknik Lompat Jauh Ada 4 teknik yang harus dilakukan dalam melakukan olahraga lompat jauh, yaitu : 1.

Teknik Awalan Awalan merupakan suatu gerakan dalam atletik lompat jauh yang dilakukan dengan cara lari secepat mungkin agar memperoleh kecepatan maksimal sebelum melakukan tolakan. Selain itu, awalan dalam atletik lompat jauh dapat diartikan sebagai suatu upaya untuk memperoleh kecepatan horizontal maksimal yang kemudian diubah menjadi kecepatan vertikal ketika melakukan tolakan.

Jarak dari suatu awalan tergantung dari tingkat kematangan dari atlet tersebut dan kemampuan dari atlet tersebut untuk berakselerasi dengan kecepatannya sendiri.Teknik awalan harus dilakukan dengan berlari secepat mungkin dari jarak 40-45 meter pada sebuah lintasan lari.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat melakukan awalan dalam cabang atletik lompat jauh, seperti : • Jarak awalan dalam cabang atletik lompat jauh bergantung pada kemampuan atlet itu sendiri. Bagi para pelompat yang dalam jarak pendek sudah dapat mencapai kecepatan maksimal, jarak awalan cukup pendek atau dekat saja (kurang lebih 30-35 meter atau kurang dari itu).Sementara itu, bagi para atlet lompat jauh yang mencapai kecepatan maksimal dalam jarak relatif jauh, jarak awalan harus lebih jauh (kurang lebih 30-45 meter atau lebih dari itu).

• Posisi ketika berdiri di titik awalan pada lompat jauh yaitu kaki posisi sejajar atau bisa juga salah satu kaki berada di depan, tergantung dari kebiasaan atlet itu sendiri. Cara pengambilan awalan dalam lompat jauh dimulai dari perlahan-lahan dan kemudian cepat (sprint).Kecepatan ini harus dipertahankan hingga sesaat sebelum melakukan tumpuan/tolakan. • Setelah mencapai kecepatan maksimal, sekitar 3-4 langkah terakhir bertumpu (take-off) gerakan lari dilepas secara spontan tanpa mengurangi kecepatan yang telah dicapai sebelumnya.

Pada langkah terakhir ini, konsentrasi dan tenaga fokus untuk melakukan tumpuan di papan atau balok tumpu. 2. Teknik Menumpu Menumpu merupakan gerakan yang penting dalam lompat jauh untuk menentukan hasil lompatan yang sempurna.Dalam teknik ini, atlet melakukan tolakan pada sebuah papan atau balok tumpuan menggunakan kaki terkuat dengan mengubah ketika melakukan gerakan melompat menggunakan tumpuan horizontal menjadi kecepatan vertikal.

Pada saat melakukan tumpuan, posisi badan tidak boleh terlalu condong.Tumpuan juga harus kuat, cepat dan aktif.Keseimbangan badan juga harus dipertimbangkan agar tidak goyang.Gerakan ayunan lengan sangat membantu untuk menambah ketinggian serta menjaga keseimbangan tubuh.

Ada beberapa unsur yang harus diperhatikan dalam melakukan tolakan dalam lompat jauh, antara lain : • Tolakan dalam lompat jauh harus dilakukan dengan kaki yang kuat.

• Bagian telapak kaki yang sangat cocok dan kuat untuk bertumpu biasanya terletak di bagian tumit terlebih dahulu dan diakhiri di bagian ujung kaki. • Sesaat sebelum melakukan tumpuan, usahakan badan condong ke belakang. • Sebaiknya bertumpulah tepat di papan tumpuan. • Kedua lengan ikut diayunkan ke depan atas ketika bertumpu. • Ayunkan kaki dan angkat ke depan sampai setinggi pinggul dengan posisi lutut ditekuk.

3. Teknik Melayang Gerakan melayang dalam lompat jauh dilakukan setelah meninggalkan balok tumpuan.Saat melakukan gerakan melayang, keseimbangan badan harus tetap terjaga.Ayunan kedua tangan bisa membantu atlet dalam menjaga keseimbangan tubuh. Ada 2 cara dalam melakukan teknik melayang yaitu : • Dengan sikap jongkok Dalam sikap ini, saat menumpu, kaki ayun mengangkat lutut setinggi-tingginya, lalu disusul dengan kaki tumpu.

Kemudian sebelum melakukan pendaratan, kedua kaki dibawa ke depan. • Dengan sikap menggantung Dalam sikap ini, kaki ayun dibiarkan tergantung lurus pada waktu menumpu. Tubuh diusahakan tegak, disusul oleh kaki tumpu dengan lutut ditekuk sambil pinggul didorong ke depan. Lalu, kedua lengan direntangkan ke atas. 4. Teknik Mendarat Dalam teknik ini, atlet harus berupaya mendarat dengan sebaik mungkin.Jangan sampai badan atau lengan jatuh ke belakang.Pendaratan pada bak lompat dimulai dengan posisi kedua tumit kaki dan kedua kaki agak rapat.Gerakan-gerakan waktu pendaratan harus dilakukan dengan kedua kaki.

Yang perlu diperhatikan saat mendarat dalam lompat jauh adalah kedua kaki mendarat secara bersamaan, diikuti dengan dorongan pinggul ke depan. Sehingga badan tidak cenderung jatuh ke belakang yang dapat berakibat fatal bagi atlet itu sendiri. Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Materi Kebugaran Jasmani Jenis Gaya Lompat Jauh Secara umum, ada 3 jenis gaya yang dapat dilakukan pada saat melakukan olahraga lompat jauh, yaitu : 1.

Lompat Jauh Gaya Jongkok (Tack Style/Gaya Ortodock) Gaya jongkok merupakan jenis gaya lompat jauh yang paling tua dan paling mudah untuk dilakukan. Dikatakan gaya jongkok karena pada saat melayang di udara, atlet hanya melakukan gerakan menekuk kedua kakinya, sehingga terlihat seperti sedang jongkok.

Saat melakukan gaya ini, tolakan yang dilakukan haruslah tepat dan kuat. Pada saat tubuh berada di udara, posisikan tubuh seperti orang yang sedang berjongkok, dengan posisi badan condong ke depan dan tangan dikibaskan ke belakang tubuh sambil mengatur pendaratan yang benar. • Awalan Berfungsi untuk mendapatkan ketika melakukan gerakan melompat menggunakan tumpuan pada waktu akan melompat.

Dilakukan dengan lari secepat-cepatnya dari jarak 40-45 m pada sebuah lintasan. Tidak diperkenankan untuk merubah kecepatan dan langkah saat akan menolak pada papan tumpuan. • Tolakan Merupakan upaya pelompat melakukan tolakan pada papan tumpuan menggunakan kaki yang terkuat dengan mengubah kecepatan horizontal ke kecepatan vertikal. Saat kaki melakukan tolakan, posisi badan lebih ditegakkan, dan kaki belakang serta kedua lengan diayunkan ke depan atas. Urutan tolakan kaki pada papan tumpuan, dimulai dari tumit, telapak kaki diteruskan pada ujung telapak kaki.

ketika melakukan gerakan melompat menggunakan tumpuan

• Di udara Kedua lutut tertekuk Kedua lengan di samping kepala Saat akan mendarat kaki dan lengan diluruskan ke depan bersamaan berat badan di bawa ke depan • Mendarat Mendarat pada bak lompat diawali dengan kedua tumit kaki dan kedua kaki agak rapat. Lutut tertekuk dan mengeper dalam posisi jongkok bersamaan berat badan di bawa ke depan. Ke dua lengan di depan menyentuh tempat pendaratan serta pandangan ke depan. 2. Lompat Jauh Gaya Menggantung (Schnepper Style/Hang Style) Ada beberapa teknik yang harus diperhatikan disaat melakukan lompat jauh dengan gaya ini, seperti : • Lakukan awalan dengan kecepatan maksimal dan lakukan tolakan yang sangat kuat pada papan tolakan.

• Pada saat badan di udara, usahakan badan melayang selama mungkin di udara serta dalam keadaan seimbang. Posisikan kedua lengan di atas kepala, seperti memegang tali saat berayun. • Pada saat mendarat, usahakan mendarat dengan sebaik-baiknya, jangan sampai badan atau tangan jatuh ke belakang karena dapat merugikan atlet. Mendaratlah dengan posisi kedua kaki dan ketika melakukan gerakan melompat menggunakan tumpuan ke depan.

• Awalan Lari secepat-cepatnya. Tidak mengubah kecepatan dan langkah saat akan bertumpu pada papan tumpuan. • Tolakan Saat kaki tumpu menolak pada papan tumpuan, posisi badan lebih ditegakkan. Urutan tumpuan kaki menolak pada papan tumpuan, mulai dari tumit, telapak kaki diteruskan pada ujung telapak kaki. Gerak mengayun kaki belakang ke depan atas bersamaan dengan kedua lengan • Sikap di Udara Badan melenting ke belakang Kedua lengan lurus ke atas di samping telinga. Kedua kaki hampir rapat di belakang badan.

• Mendarat Dari sikap di udara, kedua lengan luruskan ke depan. Kedua lutut dan badan dibawa ke depan Saat kedua kaki akan menyentuh tempat pendaratan, luruskan ke depan dan mendarat dengan kedua tumit terlebih dahulu. Saat kedua kaki mendarat kedua lutut mengepet dan berat badan dibawa kedepan. 3. Lompat Jauh Gaya Berjalan di Udara (Walking in the Air) Ada beberapa teknik yang harus diperhatikan disaat melakukan lompat jauh dengan gaya ini, seperti : • Lakukan awalan dengan cara lari cepat pada lintasan dengan jarak 40-45 meter.

Kemudian lakukan tolakan pada papan tolakan dengan menggunakan kaki yang terkuat untuk mengubah kecepatan horizontal yang dihasilkan pada saat awalan menjadi kecepatan vertikal.

• Pada saat badan melayang di udara, ayunkan kaki ayun atau kaki belakang sekuat-kuatnya ke atas. Selanjutnya lakukan gerakan melangkah di udara dengan melangkahkan kaki yang sebelumnya digunakan untuk menolak atau menumpu hingga membuat gerakan berjalan di udara. • Lakukan pendaratan yang aman dan tidak menyebabkan cidera. Caranya dengan meluruskan kedua kaki dan tangan bersama-sama ke depan, badan dicondongkan ke depan, dan pada saat tumit menyentuh pasir secara cepat kedua lutut ditekuk.

• Awalan Tergantung tingkat prestasi, lari ancang-ancang beragam antara 10 lengkah (untuk pemula) sampai 20 langkah (untuk atlet) Tambah kecepatan lari ancang-ancang sedikit –demi sedikit sampai sebelum bertolak Pinggang turun sedikit pada ketika melakukan gerakan melompat menggunakan tumpuan langkah akhir ancang-ancang • Tolakan Ayunkan paha kaki bebas cepat ke posisi horizontal dan pertahankan Luruskan sendi mata kaki, lutut dan pinggang pada waktu ketika melakukan gerakan melompat menggunakan tumpuan.

Bertolak ke depan atas • Melayang/Berjalan di Udara Sesudah bertolak, tariklah kaki bebas ke bawah dan belakang Pada saat yang sama, tariklah kaki yang bertolak ke depan dan ke atas. • Mendarat Tariklah lengan dan tbuh ke depan-bawah. Tariklah kaki mendekati badan. Luruskan kaki dan tekuk lagi sedikit sesaat sebelum menyentuh pasir. Bila kaki telah mendarat di pasir, duduklah atas kedua kaki. Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Bola Voli Peraturan Lompat Jauh Ketika melakukan gerakan melompat menggunakan tumpuan umum ada 2 peraturan lompat jauh yaitu peraturan tempatnya dan peraturan umum lompat jauh, Adapun Peraturan peraturan dalam olahraga lompat jauh yaitu : Peraturan Tempat • Awalan Lintasan awalan lompat jauh lebarnya 1,22 meter dan panjangnya 40 meter • Papan tolakan Panjang papan tolakan 1,22 meter sama dengan lebar lintasan awal.

Lebar 20 cm dan tebal 10 cm. Papan tolakan harus diletakkan pada papan plastisin untuk mencatat bekas kaki atlet bila ia salah dalam melakukan tolakan. Papan harus dicat putih dan di tanam sekurang kurangnya satu meter dari tepi depan bak pasir pendaratan. • Tempat pendaratan Tempat pendaratan berupa bak pasir dengan ukuran sebagai berikut; Lebar minimal 2,75 meter.

Jarak garis tolakan dengan ampai akhir tempat lompatan minimal 10 meter. Permukaan pasir ditempat pendaratan harus sama tinggi datar dengan permukaan papan tolakan. Peraturan Umum Lompat Jauh adapun peraturan umum pada lompat jauh yaitu : • Bila peserta lompat jauh lebih dari 8 orang setiap peserta diperbolehkan melompat sebanyak 3 kali.

Lompatan diambil yang terjauh. Jika peserta hanya 8 orang atau kurang, maka setiap peserta diperbolehkan melompat sebanyak 6 kali.

Melompat dilakukan secara bergiliran. • Hasil lompatan diukur dari bekas anggota tubuh terdekat atau paling belakang yang menyentuh bak pasir.

• Setiap peserta diberi waktu satu giliran selama 1 1/5 menit. Lompatan yang sama ditentukan dengan melihat hasil lompatan yang terbaik. Bila masih sama maka akan ketika melakukan gerakan melompat menggunakan tumpuan hasil dari lompatan yang ke-3. Demikian seterusnya. Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Lempar Cakram Lapangan Lompat Jauh Panjang lintasan lari hingga papan lompatan atau papan tolak pada umumnya berukuran 40-45 meter dengan lebar lintasan mencapai 1,22 meter.

Sementara itu, papan lompatan memiliki panjang 1,22 meter dan lebar 20 cm dengan ketebalan 10 cm. Di antara papan lompatan dengan bak lompat terdapat jarak sepanjang 1 meter. Sedangkan bak lompat memiliki panjang 9 meter dengan lebar 2,95 meter.

Untuk lebar tempat pendaratan, jaraknya paling sedikit 2,75 meter antara garis tolakan sampai akhir tempat tolakan. Tempat pendaratan diisikan dengan pasir dimana permukaan pasir harus sama tinggi atau datar dengan sisi atas papan tolakan.

Berikut ini adalah rincian ukuran lapangan lompat jauh dan gambarnya • Panjang bak lompat 9 m • Lebar bak lompat = 2,75 m • Lebar lintasan awalan = 1,22 m • Lebar papan tumpu = 20 m • Panjang papan tumpu = 1,22 m • Bak lompat diisi dengan pasir Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Tolak Peluru Faktor Yang Mempengaruhi Lompat Jauh • Faktor yang mempengaruhi prestasi lompat jauh menurut Suharto dalam bukunya dalam bukunya “Kesegaran Jasmani dan Peranannya disebutkan : • Kecepatan (speed) adalah kemampuan untuk memindahkan sebagian tubuh atau seluruhnya dari awalan sampai dengan pendaratan.

Atau bertumpu pada papan / balok sewaktu melakukan lompatan, kecepatan banyak ditentukan kekuatan dan fleksibelitas • Kekuatan (Strenght) adalah jumlah tenaga yang dapat dihasilkan oleh kelompok otot pada kontraksi maksimal pada saat melakukan pekerjaan atau latihan dalam melakukan lompatan • Daya ledak adalah kemampuan otot dalam melakukan tolakan tubuh melayang di udara saat lepas dari balok tumpu • Keseimbangan adalah kemampuan untuk mempertahankan suatu sikap tubuh tertentu secara benar dari awal melakukan lompatan sampai selesai melakukan lompatan • Keterampilan adalah kemampuan untuk melakukan suatu gerakan motorik secara benar • Koordinasi adalah hal yang harus dimiliki oleh seorang atlet untuk dapat mengkoordinasikan gerakan maju dengan kebutuhan naik Sebarkan ini: • • • • • Posting pada SMA, SMP, Umum Ditag 3 macam gaya lompat jauh, awalan dalam lompat jauh berfungsi untuk, awalan lompat jauh bertujuan untuk memperoleh, awalan lompat jauh dilakukan dengan cara, bagaimanakah teknik lompatan, Faktor Yang Mempengaruhi Lompat Jauh, gambar lapangan lompat jauh, gaya lompat jauh, Jenis Gaya Lompat Jauh, lapangan lompat jauh, lapangan lompat tinggi, lebar bak pasir untuk lompat jauh adalah, Lompat Jauh Gaya Berjalan di Udara (Walking in the Air), Lompat Jauh Gaya Jongkok (Tack Style/Gaya Ortodock), lompat jauh gaya menggantung, Lompat Jauh Gaya Menggantung (Schnepper Style/Hang Style), lompat jauh wikipedia, lompat tinggi, makalah lompat jauh, manfaat lompat jauh, pendaratan yang benar dalam lompat jauh yaitu, Pengertian Lompat Jauh, pengertian lompat jauh brainly, peraturan lompat jauh, Peraturan Tempat, Peraturan Umum Lompat Jauh, prinsip dasar lompat jauh, sarana dan prasarana lompat jauh, sebutkan prinsip-prinsip dasar lompat jauh, sebutkan tiga gaya dalam lompat jauh, sebutkan tiga macam gaya lompat jauh, sejarah lompat jauh, teknik lompat jauh, tolakan lompat jauh atau tumpuan disebut juga, tujuan dari lompat jauh adalah, tujuan lompat jauh Navigasi pos Pos-pos Terbaru • Pengertian Sistem Regulasi Pada Manusia Beserta Macam-Macamnya • Rangkuman Materi Jamur ( Fungi ) Beserta Penjelasannya • Pengertian Saraf Parasimpatik – Fungsi, Simpatik, Perbedaan, Persamaan, Jalur, Cara Kerja, Contoh • Higgs domino apk versi 1.80 Terbaru 2022 • Pengertian Gizi – Sejarah, Perkembangan, Pengelompokan, Makro, Mikro, Ruang Lingkup, Cabang Ilmu, Para Ahli • Proses Pembentukan Urine – Faktor, Filtrasi, Reabsorbsi, Augmentasi, Nefron, zat Sisa • Peranan Tumbuhan – Pengertian, Manfaat, Obat, Membersihkan, Melindungi, Bahan Baku, Pemanasan Global • Diksi ( Pilihan Kata ) Pengertian Dan ( Fungsi – Syarat – Contoh ) • Penjelasan Sistem Ekskresi Pada Manusia Secara Lengkap • Pancasila sebagai Paradigma Pembangunan • Contoh Soal Psikotes • Contoh CV Lamaran Kerja • Rukun Shalat • Kunci Jawaban Brain Out • Teks Eksplanasi • Teks Eksposisi • Teks Deskripsi • Teks Prosedur • Contoh Gurindam • Contoh Kata Pengantar • Contoh Teks Negosiasi • Alat Musik Ritmis • Tabel Periodik • Niat Mandi Wajib • Teks Laporan Hasil Observasi • Contoh Makalah • Alight Motion Pro • Alat Musik Melodis • 21 Contoh Paragraf Deduktif, Induktif, Campuran • 69 Contoh Teks Anekdot • Proposal • Gb WhatsApp • Contoh Daftar Riwayat Hidup • Naskah Drama • Memphisthemusical.Com
Teknik dalam Lompat Jauh – Olahraga atletik mempunyai beragam cabang yang kerap dijadikan ajang perlombaan, salah satunya adalah cabang lompat jauh.

Cabang atletik lompat jauh ternyata sudah menjadi bagian dari pertandingan Olimpiade sejak tahun 1896 lho… Selanjutnya, cabang olahraga lompat jauh ini semakin berkembang dan diajarkan di berbagai sekolah untuk menghasilkan atlet muda. Lompat jauh merupakan cabang atletik yang menggunakan gerakan melompat ke depan atas dalam upaya membawa titik berat badan mereka selama mungkin di udara (melayang di udara), yang dilakukan secara cepat dan melakukan tolakan untuk memperoleh jarak yang sejauh-jauhnya.

Sama halnya dengan cabang olahraga lain, lompat jauh juga memilih teknik tersendiri yang harus dilakukan oleh peserta supaya dapat mencapai lompatan dengan jarak yang jauh. Apa saja ya teknik-teknik dalam cabang atletik lompat jauh ini? Lalu, hal-hal apa saja yang harus diperhatikan oleh peserta dalam melakukan cabang atletik ini? • Teknik dalam Lompat Jauh • i. Teknik Awalan • Anda Mungkin Juga Menyukai • 2. Teknik Menumpu/ Tolakan • 3. Teknik Melayang • iv. Teknik Mendarat • Bentuk Lapangan Lompat Jauh • Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keberhasilan Lompat Jauh • Hal-Hal yang Harus Diperhatikan dalam Melakukan Lompat Jauh • Seorang atlet cabang atletik lompat jauh dapat dinyatakan gagal ketika melakukan suatu lompatan, apabila mereka melakukan hal-hal berikut: • Rekomendasi Buku & Artikel Terkait • • Buku Terkait • Materi Terkait Teknik dalam Lompat Jauh 1.

Teknik Awalan Dalam teknik awalan, gerakan peserta lompat jauh harus dilakukan dengan lari secepat mungkin supaya dapat memperoleh kecepatan maksimal sebelum akhirnya melakukan tolakan. Selain itu, teknik awalan ini juga dapat dinilai sebagai suatu tindakan untuk mendapatkan kecepatan horizontal secara maksimal yang kemudian diubah menjadi kecepatan vertikal ketika melakukan tolakan.

Teknik awalan ini harus dilakukan dengan berlari secepat mungkin dari jarak kira-kira 40-45 meter pada sebuah lintasan lari, kemudian barulah peserta melakukan tolakan dengan menggunakan kedua kakinya. Hal-hal yang harus diperhatikan ketika melakukan teknik awalan dalam cabang atletik lompat jauh, yakni sebagai berikut: • Jarak awalan dalam cabang atletik lompat jauh bergantung pada kemampuan peserta. Bagi peserta cabang atletik lompat jauh yang hendak melompat dengan awalan pendek, lakukan dengan jarak kurang lebih 30-25 meter atau dapat kurang dari itu.

Sementara itu, bagi peserta cabang atletik lompat jauh yang hendak melompat dengan awalan jauh, dapat melakukannya dengan jarak kurang lebih 30-45 meter atau lebih dari itu. • Posisi ketika berdiri di titik awalan yaitu kaki harus sejajar atau bisa juga dengan salah satu kaki berada di depan, bergantung bagaimana posisi yang menguntungkan bagi peserta. • Cara pengambilan awalan dalam cabang atletik lompat jauh ini dapat dimulai secara perlahan-lahan kemudian cepat (sprint).

Kecepatan tersebut harus dipertahankan hingga sesaat sebelum melakukan tolakan. • Sesudah mencapai kecepatan maksimal, sekitar iii-4 langkah terakhir bertumpu (take-off), gerakan kaki dilepas secara spontan tanpa mengurangi kecepatan yang sebelumnya dicapai. Pada langkah terakhir tersebut, peserta harus berkonsentrasi dan fokus untuk melakukan tolakan di papan atau balok tumpu yang telah disediakan.

Anda Mungkin Juga Menyukai ii. Teknik Menumpu/ Tolakan Teknik ini diyakini menjadi gerakan paling penting dalam cabang atletik lompat jauh karena sangat menentukan hasil lompatan yang sempurna. Dalam teknik ini, peserta akan melakukan tolakan pada sebuah papan atau balok tumpu menggunakan kaki terkuat dengan mengubah kecepatan horizontal menjadi kecepatan vertikal. Ketika melakukan tumpuan, posisi badan peserta tidak boleh terlalu condong.

Tumpuan yang dilakukan juga harus kuat, cepat, dan seimbang. Keseimbangan badan peserta dalam melakukan tolakan juga dipertimbangkan supaya tidak goyah. Berikut adalah hal-hal yang harus diperhatikan dalam melakukan teknik menumpu/tolakan, yakni: • Tolakan dalam lompat jauh harus dilakukan dengan kaki yang paling terkuat (setiap orang berbeda-beda) • Bagian telapak kaki yang terkuat untuk bertumpu biasanya terletak di bagian tumit, maka gunakan tumitmu terlebih dahulu untuk melakukan tumpuan dan diakhiri di bagian ujung kaki.

• Sesat sebelum melakukan tumpuan, usahakan badan condong ke belakang • Sebaiknya bertumpu di papan tumpu dengan tepat • Kedua lengan harus ikut diayunkan ke depan dan atas ketika bertumpu • Ayunkan kaki dan tangan ke depan setinggi pinggul dengan posisi lutut ditekuk 3.

Teknik Melayang Dalam teknik ini, gerakannya harus dilakukan setelah meninggalkan balok tumpuan. Ketika melakukan gerakan melompat menggunakan tumpuan melakukan teknik gerakan melayang ini, badan peserta harus tetap terjaga keseimbangannya.

Ayunan kedua tangan juga bisa membantu peserta untuk menjaga keseimbangan tubuh mereka.

ketika melakukan gerakan melompat menggunakan tumpuan

4. Teknik Mendarat Teknik mendarat ini harus dilakukan peserta sebaik mungkin. Jangan sampai badan atau lengan mereka justru jatuh ke arah belakang, itu sama saja dengan cedera. Pendaratan pada bak lompat dimulai dengan posisi kedua tumit dan kaki dalam posisi rapat. Gerakan-gerakan ketika pendaratan juga harus dilakukan dengan kedua kaki.

Hal yang harus diperhatikan dalam teknik mendarat ini adalah kedua kaki yang digunakan untuk mendarat harus dilakukan secara bersamaan, diikuti dengan dorongan pinggul ke arah depan.

Mengapa ketika melakukan teknik pendaratan, tubuh peserta harus condong ke arah depan? Apabila tubuh peserta cenderung jatuh ke arah belakang, justru akan berakibat fatal bagi peserta cabang atletik lompat jauh ini. Bentuk Lapangan Lompat Jauh Bentuk lapangan cabang atletik lompat jauh tentu saja berbeda dengan bentuk lapangan cabang atletik basket atau voli.

Yang harus ada dalam sebuah lapangan lompat jauh adalah lintasan lari, papan tolakan, bak lompat, dan tempat pendaratan. Dalam lapangan cabang atletik lompat jauh ini, jarak antara lintasan lari dengan papan tolakan umumnya berukuran 40-45 meter, dengan lebar lintasan sekitar ane,22 meter.

Sementara itu, papan tolakannya memiliki panjang kira-kira 1,22 meter dan lebar 20 cm dengan ketebalan sekitar 10 cm. Di antara papan lompatan dengan dengan bak lompat, terhadap jarak sepanjang ane meter. Lalu, bak lompat memiliki panjang sekitar 9 meter dengan lebar two,95 meter. Untuk tempat pendaratan, mempunyai jarak paling sedikit adalah two,75 meter antara garis tolakan sampai akhir tempat tolakan. Tempat pendaratan biasanya diisi dengan pasir yang halus dan permukaan pasir harus sama tinggi atau datar dengan sisi atas papan tolakan.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keberhasilan Lompat Jauh • Kecepatan (speed), merupakan kemampuan untuk memindahkan sebagian atau keseluruhan tubuh mulai dari sikap awalan hingga pendaratan; atau juga ketika bertumpu pada papan atau balok tumpuan.

Kecepatan tersebut biasanya dipengaruhi oleh kekuatan dan fleksibilitas peserta. • Kekuatan (strength), merupakan jumlah tenaga yang dihasilkan oleh otot tubuh peserta sehingga dapat melakukan lompatan secara maksimal. • Daya ledak, merupakan kemampuan otot tubuh dalam melakukan tolakan dan melayang ketika melakukan gerakan melompat menggunakan tumpuan udara ketika lepas dari balok tumpuan. • Keseimbangan, merupakan ketika melakukan gerakan melompat menggunakan tumpuan untuk mempertahankan tubuh dalam posisi tertentu secara benar, mulai dari teknik awalan melakukan lompatan hingga teknik mendarat.

• Keterampilan, merupakan kemampuan untuk melakukan suatu gerak motorik secara tepat dan benar. • Koordinasi, merupakan hal yang harus dimiliki oleh peserta cabang olahraga lompat jauh untuk dapat menyelaraskan gerakan tubuhnya sesuai dengan kebutuhan.

Hal-Hal yang Harus Diperhatikan dalam Melakukan Lompat Jauh • Jagalah kecepatan lari sampai saat bertolak di papan tolakan. • Capailah dorongan yang cepat dan dinamis dari balok tumpuan.

• Ubah posisi badan ketika lari. Hal tersebut bertujuan untuk mencapai posisi badan yang tegak ketika berlari. • Gunakan ayunan lengan dengan baik dan benar. • Usahakan untuk membuat gerakan yang baik. • Supaya gerakan akhir lebih kuat, kamu dapat menggunakan daya tolakan yang lebih besar.

• Berlatihlah terutama pada gerakan mendarat. • Kuasai gerakan yang benar mulai dari gerakan tangan dan kaki, baik dalam posisi membengkokkan atau meluruskannya. Seorang atlet cabang atletik lompat jauh dapat dinyatakan gagal ketika melakukan suatu lompatan, apabila mereka melakukan hal-hal berikut: • Ketika teknik bertumpu, peserta menyentuh tanah setelah garis batas tumpuan dengan menggunakan bagian tubuh manapun, baik saat melompat atau berlari.

• Bertumpu dari luar ujung balok tumpuan, baik di jarak sebelum atau pada perpanjangan garis batas tumpuan. • Menyentuh tanah yang berada di antara garis tumpuan dan tempat pendaratan.

• Melakukan gerakan lain semacam salto ketika melakukan teknik awalan dan teknik lompatan.

ketika melakukan gerakan melompat menggunakan tumpuan

• Ketika melakukan teknik mendarat, peserta malah menyentuh tanah di luar tempat pendaratan dan lebih dekat ke garis tumpuan daripada bekas terdekat di pasir. • Peserta atau atlet cabang atletik lompat jauh tidak hadir ke dalam loonshit setelah two menit pemanggilan. Nah, itulah teknik-teknik lompat jauh yang harus diperhatikan ketika mengikuti perlombaan lompat jauh.

Apakah Grameds sudah dapat melakukan empat teknik tersebut dengan baik dan benar? Jika Grameds hendak mempelajari cabang atletik ini, jangan lupa untuk selalu berhati-hati ya supaya tidak cedera… Rekomendasi Buku & Artikel Terkait Terbaru • Berikut Ini Cara Memperkecil Resiko Resiko Usaha Adalah • Contoh Membuat Pohon Akar Masalah Tentang Peternakan • Hack Wifi Wpa2 Psk Windows 7 Cmd • Makalah Pemanfaatan Limbah Untuk Pakan Ternak • Cara Membuat Mika Lampu Mobil Dari Akrilik • Cara Melihat Nomor Hp Orang Di Messenger • Jenis Sarana Dan Peralatan Budidaya Ternak Kesayangan • Cara Mengukur Penggaris Dari 0 Atau 1 • Cara Membuat Pistol Mainan Dari Botol Bekas Kategori • Aplikasi • Berkebun • Bisnis • Budidaya • Cara • News • Pelajaran • Serba-serbi • SIM Keliling • Soal • Ternak • Uncategorized
Artikel ini disusun bersama Dean Theriot.

Dean Theriot adalah Pelatih Pribadi dan Pemilik Timberline Fitness di Houston, Texas. Dengan pengalaman lebih dari 25 tahun ketika melakukan gerakan melompat menggunakan tumpuan industri kebugaran, Dean mengkhususkan diri dalam pelatihan pribadi, kelompok, dan olahraga tertentu.

Dean meraih gelar BS dalam Fisiologi Olahraga dari LSU. Dean mengombinasikan latihan ketahanan dan kardiovaskular dengan latihan pilates untuk latihan komprehensif bagi kliennya. Pelatihan khusus olahraganya meliputi sepak bola, basket, dan bisbol. Artikel ini telah dilihat 228.079 kali. Meskipun mungkin Anda telah melompat sejak usia kanak-kanak, Anda tetap perlu mempelajari teknik yang benar untuk melakukannya.

Mendarat secara tidak tepat dapat membuat lutut Anda ketika melakukan gerakan melompat menggunakan tumpuan dan tulangnya berubah bentuk. Anda dapat mempelajari dasar-dasar lompatan vertikal dan horizontal, serta beberapa saran yang berguna untuk mengembangkan lompatan Anda.

Jika Anda tertarik pada jenis-jenis lompatan tertentu secara spesifik, Anda dapat membaca panduan tentang cara melakukan lompat gawang, meningkatkan ketinggian lompatan vertikal, atau melompat ke permukaan dinding.

{"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/d\/df\/Jump-Step-1-Version-4.jpg\/v4-460px-Jump-Step-1-Version-4.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/d\/df\/Jump-Step-1-Version-4.jpg\/v4-728px-Jump-Step-1-Version-4.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Ambil satu atau dua langkah awal.

Walaupun mungkin Anda akan melompat langsung ke udara, menambahkan satu-dua langkah ancang-ancang sebelum melakukan lompatan dapat membuat lompatan itu menjadi lebih tinggi. Energi yang terbentuk dari langkah-langkah itu dapat membantu menciptakan daya angkat tambahan ke arah atas, yang memberikan tambahan ketinggian beberapa sentimeter pada lompatan vertikal.

[1] X Teliti sumber • Lompatan vertikal dapat mencapai ketinggian maksimal jika dilakukan dengan kedua kaki. Gunakan kekuatan kedua tungkai untuk mendorong tubuh Anda dari lantai, walaupun Anda telah mengambil beberapa langkah ancang-ancang sebelum melompat. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/c\/cb\/Jump-Step-2-Version-4.jpg\/v4-460px-Jump-Step-2-Version-4.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/c\/cb\/Jump-Step-2-Version-4.jpg\/v4-728px-Jump-Step-2-Version-4.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Jatuhkan diri pada kursi bayangan di dalam imajinasi Anda.

Untuk menghasilkan kekuatan yang sebesar-besarnya dari tungkai Anda dan ketinggian lompatan yang maksimal, Anda perlu menekuk lutut. Bagi kebanyakan orang, membayangkan duduk di kursi tepat sebelum melompat akan membantu. Kedua kaki Anda haruslah terentang selebar bahu, dan pinggul Anda harus menekuk pada sudut 30 derajat, seadngkan lutut menekuk pada sudut 60 derajat, dan pergelangan kaki menekuk pada sudut 25 derajat, agar kekuatan dihasilkan dengan maksimal tanpa menimbulkan cedera pada lutut.

Anda harus mampu menaikkan dan menurunkan jari-jari kaki saat berada dalam posisi duduk bayangan ini, dengan cara menyeimbangkan titik-titik pangkal jari kaki. [2] X Teliti sumber • Berhati-hatilah agar lutut Anda tidak mengarah ke dalam dan tidak berada pada posisi “mengunci”, dengan jari-jari kaki yang juga mengarah ke dalam.

Jagalah agar lutut Anda tetap selurus mungkin, dengan posisi ideal secara vertikal tepat di atas jari-jari kaki. [3] X Teliti sumber Posisikan kedua lengan di sisi-sisi tubuh Anda.

ketika melakukan gerakan melompat menggunakan tumpuan

• Jagalah juga agar punggung Anda sangat tegak saat melompat. Berlatihlah di depan cermin untuk melakukan posisi duduk bayangan ini sambil menjaga posisi punggung yang tegak demi mencegah bahaya cedera. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/5\/52\/Jump-Step-3-Version-4.jpg\/v4-460px-Jump-Step-3-Version-4.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/5\/52\/Jump-Step-3-Version-4.jpg\/v4-728px-Jump-Step-3-Version-4.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Dorong tubuh Anda naik dengan tungkai.

Ayunkan pangkal jari kaki naik, ayunkan tangan ke atas ke udara dan ke arah langit-langit, untuk menambah momentum.

Bagi sebagian orang, ini dapat dilakukan dengan efektif dengan membayangkan bahwa mereka mendorong lantai ke bawah menjauh dari tubuh mereka, sambil berusaha memanjangkan tungkai sekuat-kuatnya. Kekuatan dan ketinggian lompatan Anda dihasilkan dari kekuatan yang Anda keluarkan pada langkah ini.

ketika melakukan gerakan melompat menggunakan tumpuan

• Jika Anda melakukannya dengan tepat, kedua kaki Anda saat melompat haruslah tertarik ke depan, dari bagian tumit hingga jari kaki. Anda akan merasakan tumit Anda bergerak dari belakang ke arah depan ke jari kaki, saat Anda kembali ke posisi berdiri normal, serta hal ini akan terjadi secara jauh lebih cepat saat Anda melompat.

Anda harus membuat posisi “menggulung” ini ke arah jari kaki saat melompat. • Pertahankan agar lengan Anda tetap sejajar satu sama lain dan gerakkan hanya hingga sedikit ke belakang.

Ayunkan lengan ke depan saat menegakkan seluruh tubuh kembali, seolah Anda meluruskan sebuah pegas. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/7\/79\/Jump-Step-4-Version-4.jpg\/v4-460px-Jump-Step-4-Version-4.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/7\/79\/Jump-Step-4-Version-4.jpg\/v4-728px-Jump-Step-4-Version-4.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Bernapaslah sambil melompat.

Sama seperti saat Anda melakukan latihan angkat beban yang rutin, penting sekali untuk menghembuskan napas saat Anda mendorong dan membuat lompatan vertikal yang besar.

Ini memang belum tentu akan membuat Anda dapat melompat lebih tinggi, namun akan membuat Anda merasa lebih nyaman dan pas jika dilakukan saat melompat. Bayangkan hal ini sebagai satu gerakan besar yang tidak terpisah-pisah bagiannya. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/2\/21\/Jump-Step-5-Version-4.jpg\/v4-460px-Jump-Step-5-Version-4.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/2\/21\/Jump-Step-5-Version-4.jpg\/v4-728px-Jump-Step-5-Version-4.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Mendaratlah dengan pangkal jari kaki.

Agar tidak mendarat dengan keras lalu mencederai diri sendiri, penting sekali bahwa Anda mendarat dengan pangkal jari kaki lalu kembali menurunkan tumit. Mendarat dengan permukaan telapak kaki yang benar-benar rata akan membuat pergelangan kaki Anda terpuntir.

Saat mendarat, Anda harus ekstra berhati-hati agar rantai hentakan kinetis ini tetap berlanjut dan Anda mendarat dengan pangkal jari kaki, kemudian tumit, kemudian lutut dan yang terakhir, pinggul.

• Tekuk lutut Anda sedikit sebelum mengakhiri lompatan, untuk memperkecil hentakan pada lutut. Biarkan lutut menyerap momentum itu, dan mendaratlah dalam posisi setengah berjongkok (tidak melebihi 90 derajat) agar hentakan benar-benar teredam. Lalu, luruskan tubuh kembali dari posisi jongkok. • Dengan menekuk sendi saat mendarat, Anda memindahkan hentakan pendaratan ini ke otot-otot dan tendon-tendon, yang memang dirancang untuk menyerap dan meredam hentakan seperti ini.

Anda bahkan dapat menyimpan energi dari hentakan ini dalam waktu singkat lalu memanfaatkannya ketika melakukan gerakan melompat menggunakan tumpuan elastis untuk melakukan lompatan berikutnya. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/8\/86\/Jump-Step-6-Version-5.jpg\/v4-460px-Jump-Step-6-Version-5.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/8\/86\/Jump-Step-6-Version-5.jpg\/v4-728px-Jump-Step-6-Version-5.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Berlatihlah melakukan lari cepat.

Lompat jauh lebih menyerupai lari cepat daripada lompat tinggi. Jika Anda ingin memiliki jarak lompatan yang lebih jauh, Anda perlu melatih kecepatan Anda. Berlatihlah melakukan lari sangat cepat, lari jarak jauh, dan tingkatkan kecepatan dalam waktu yang sangat singkat. Para pelompat jauh yang baik adalah pelari-pelari cepat. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/b\/ba\/Jump-Step-7-Version-5.jpg\/v4-460px-Jump-Step-7-Version-5.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/b\/ba\/Jump-Step-7-Version-5.jpg\/v4-728px-Jump-Step-7-Version-5.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Kenali kaki Anda yang dominan.

Jika Anda ingin melatih lompatan jauh, Anda perlu melompat dengan tumpuan kaki yang dominan, yaitu kaki yang terasa lebih nyaman saat Anda gunakan untuk melompat atau menendang. Biasanya, namun tidak selalu, ini adalah sisi kaki yang sama dengan sisi tangan yang Anda gunakan untuk menulis.

Jika Anda tidak yakin, ambillah bola sepak dan tendanglah beberapa kali. Kaki mana yang terasa lebih nyaman saat digunakan menendang? Sisi kaki itulah yang mungkin merupakan kaki Anda yang dominan, yang akan Anda gunakan sebagai tumpuan untuk lompatan jauh. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/b\/b9\/Jump-Step-8-Version-5.jpg\/v4-460px-Jump-Step-8-Version-5.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/b\/b9\/Jump-Step-8-Version-5.jpg\/v4-728px-Jump-Step-8-Version-5.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Berlatihlah melompat jauh hanya di lokasi trek yang tepat.

ketika melakukan gerakan melompat menggunakan tumpuan

Lompat jauh biasanya dilakukan di dalam bak pasir, dan Anda membutuhkan teknik yang cermat untuk menghindari risiko cedera. Jangan pernah mencoba melakukan lompat jauh seperti ini di atas permukaan tanah biasa. • Jika Anda tidak memiliki akses untuk menggunakan bak pasir lompat jauh, Anda perlu berlatih melakukan lompatan dan mendarat dengan kaki Anda.

Ini adalah cara yang sangat baik untuk membangun jarak lompatan dan memperbaiki lompatan jauh nantinya. Melakukan latihan semacam ini tidak akan sia-sia. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/7\/77\/Jump-Step-9-Version-5.jpg\/v4-460px-Jump-Step-9-Version-5.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/7\/77\/Jump-Step-9-Version-5.jpg\/v4-728px-Jump-Step-9-Version-5.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Berlarilah secepat mungkin ke garis awal lompatan.

Garis awal lompatan harus ditandai dengan jelas, dan area setelah garis itu merupakan area mendarat, di mana titik pendaratan Anda akan ditandai.

Saat melakukan lompat jauh, penting sekali bahwa Anda mulai melompat pada titik sedekat mungkin dengan garis awal lompatan ini, agar lompatan Anda berjarak maksimal. Namun jangan sampai Anda mulai melompat pada titik yang melampaui garis awal lompatan, karena lompatan seperti ini tidak akan diperhitungkan.

Perhatikan baik-baik garis awal lompatan, dan tempatkan kaki tumpuan Anda sedikit di sebelah kanannya. • Percepat dan lanjutkan kekuatan lari Anda saat semakin mendekati garis awal lompatan. Anda harus bergerak secepat-cepatnya saat mendekati garis batas area berlari. Inilah momentum yang harus Anda bawa ke dalam lompatan Anda, lebih daripada sekedar kekuatan Anda. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/a\/a4\/Jump-Step-10-Version-4.jpg\/v4-460px-Jump-Step-10-Version-4.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/a\/a4\/Jump-Step-10-Version-4.jpg\/v4-728px-Jump-Step-10-Version-4.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Melompatlah.

Tempatkan kaki dominan di sebelah kanan garis awal lompatan dan berfokuslah untuk melompat sejauh-jauhnya ke depan, sambil mendorong pinggul ke depan sejauh mungkin. Biarkan momentum ini membawa tubuh Anda naik dan maju melewati garis awal lompatan, dan menjangkau area mendarat sejauh mungkin. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/e\/e3\/Jump-Step-11-Version-4.jpg\/v4-460px-Jump-Step-11-Version-4.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/e\/e3\/Jump-Step-11-Version-4.jpg\/v4-728px-Jump-Step-11-Version-4.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Ayunkan kedua lengan dan tungkai kuat-kuat ke depan sebelum mendarat.

Sambil merasakan saat-saat di mana puncak lompatan mulai berakhir dan tubuh Anda mulai bergerak menurun, dorong kedua kaki dan kedua lengan Anda ke depan untuk mempersiapkan pendaratan dan menciptakan tambahan jarak sejauh beberapa sentimeter pada lompatan ini. Jarak lompatan akan diukur berdasarkan titik terjauh yang dijangkau oleh tubuh Anda dari garis awal lompatan, maka menempatkan kedua kaki sejauh-jauhnya di depan tubuh Anda adalah penting.

{"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/9\/98\/Jump-Step-12-Version-4.jpg\/v4-460px-Jump-Step-12-Version-4.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/9\/98\/Jump-Step-12-Version-4.jpg\/v4-728px-Jump-Step-12-Version-4.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Lakukan pendaratan yang selembut mungkin.

Pada lompat jauh, pendaratan tidaklah semulus awal lompatan sama sekali. Pendaratan Anda sebagian besarnya ditentukan oleh posisi awal lompatan yang tepat, namun Anda dapat menjaga tubuh Anda tetap aman dengan cara mempertahankan kedua lutut tetap sedikit tertekuk, pergelangan kaki benar-benar lurus, dan tidak menahan bobot tubuh yang mendarat dengan menggunakan pergelangan tangan. Manfaatkan saja bak pasir itu. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/8\/83\/Jump-Step-13-Version-3.jpg\/v4-460px-Jump-Step-13-Version-3.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/8\/83\/Jump-Step-13-Version-3.jpg\/v4-728px-Jump-Step-13-Version-3.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Tingkatkan kekuatan Anda.

Teknik dan pengkondisian adalah dua hal terpenting dalam melompat. Pertama-tama, Anda harus mengetahui cara menggerakkan tubuh Anda dengan tepat untuk mencapai gerakan yang diinginkan. Hal penting berikutnya adalah melatih otot dan sendi Anda untuk menahan energi yang kuat yang Anda bebankan kepadanya, sekaligus untuk membantu Anda melakukan lompatan pada jarak yang lebih jauh atau tinggi.

Ini berarti Anda membutuhkan latihan kekuatan, aerobik, serta kelenturan. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/8\/86\/Jump-Step-14-Version-3.jpg\/v4-460px-Jump-Step-14-Version-3.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/8\/86\/Jump-Step-14-Version-3.jpg\/v4-728px-Jump-Step-14-Version-3.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Tingkatkan kelenturan Anda dengan peregangan teratur.

Para atlet dan penari yang sanggup melakukan lompatan yang paling bertenaga adalah mereka yang memiliki kelenturan tubuh yang maksimal. Jika Anda melakukan lompat gawang, Anda perlu sanggup mengayunkan tungkai Anda yang sedang memimpin gerakan ke titik yang Anda inginkan agar Anda dapat memaksimalkan momentum lompatan.

• Para pelompat terbaik memiliki rasio kekuatan 3:2 pada otot-otot ketika melakukan gerakan melompat menggunakan tumpuan dan hamstring. Jika tubuh Anda tidak terlalu lentur, Anda akan cenderung mengembangkan kekuatan yang tidak berimbang sehingga membatasi kemampuan Anda untuk melompat. Lakukan peregangan secara teratur agar Anda dapat meningkatkan dan mempertahankan kelenturan pada pergelangan kaki, lutut dan pinggul. [4] X Teliti sumber {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/d\/d5\/Jump-Step-15-Version-3.jpg\/v4-460px-Jump-Step-15-Version-3.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/d\/d5\/Jump-Step-15-Version-3.jpg\/v4-728px-Jump-Step-15-Version-3.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Perkuat otot dalam perut Anda.

Otot perut yang tidak tampak berkotak-kotak pada pelompat tidak berarti Anda dapat mengabaikan kekuatan otot dalamnya (dinding abdomen yang melintang). Otot ini memiliki peran kunci pada gerakan apapun yang membutuhkan kekuatan, termasuk melompat.

Untuk memperkuat otot ini, tarik perut Anda ke dalam dengan menarik napas dalam-dalam, tahan selama 20 detik, lalu lepaskan. Ulangi 4 kali, dan lakukan rangkaian ini sebanyak ketika melakukan gerakan melompat menggunakan tumpuan kali setiap minggunya.

{"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/b\/b2\/Jump-Step-16-Version-3.jpg\/v4-460px-Jump-Step-16-Version-3.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/b\/b2\/Jump-Step-16-Version-3.jpg\/v4-728px-Jump-Step-16-Version-3.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Perkuat otot dorsi-flexor Anda.

Otot-otot ini digunakan untuk memperkecil sudut di antara kaki dan tungkai Anda (saat Anda menarik jari-jari kaki mendekati tulang kering). Saat melompat, Anda sebenarnya perlu melakukan gerakan “sebaliknya” ( plantarflexion, yaitu gerakan yang sama dengan gerakan saat Anda menginjak pedal ketika mengemudi) untuk melakukan dorongan ke lantai/tanah.

Jadi, mengapa Anda perlu memperkuat otot dorsi-flexor? Karena setiap bagian otot hanya dapat menjadi sekuat bagian otot yang sebaliknya. Kemampuan Anda untuk “mendorong” kaki ke bawah hanya dapat menjadi sekuat kemampuan Anda untuk “menarik” kaki itu ke atas, karena otot dorsi-flexor berfungsi sebagai alat yang menciptakan stabilitas.

ketika melakukan gerakan melompat menggunakan tumpuan

Salah satu cara untuk melatih kekuatan otot dorsi-flexor adalah berjalan-jalan dengan tumpuan tumit, tanpa bagian pangkal jari kaki menyentuh permukaan tanah, hingga Anda dapat merasakan cukup panas. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/0\/07\/Jump-Step-17-Version-3.jpg\/v4-460px-Jump-Step-17-Version-3.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/0\/07\/Jump-Step-17-Version-3.jpg\/v4-728px-Jump-Step-17-Version-3.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Latih kekuatan jari-jari kaki Anda.

Anda mungkin berpikir bahwa orang yang perlu melatih kekuatan jari-jari kaki hanyalah para penari balet, namun faktanya, jari-jari kaki Anda dapat menambah kekuatan kaki Anda saat mendorong. Dalam lompatan yang benar, jari-jari kaki adalah bagian tubuh terakhir yang meninggalkan permukaan tanah, sekaligus memberikan dorongan ekstra yang meningkatkan kekuatan lompatan. Untuk memperkuat otot-otot jari kaki, buka dan tutup jari-jari kaki berulang-ulang, atau lakukan push up dengan tumpuan jari kaki dan tahan selama setidaknya 10 detik.

• Jangan memaksakan diri Anda melampaui batas keamanan. Rasa sakit adalah cara tubuh untuk memberitahukan bahwa Anda perlu berhenti dan Anda harus mendengarkan peringatan ini.

Jika tubuh Anda terasa sakit setelah berlatih, ini berarti Anda telah melampaui batas kemampuan tubuh Anda. Jika ini terjadi, jangan paksakan diri Anda.

ketika melakukan gerakan melompat menggunakan tumpuan

Jika rasa sakitnya parah, temui dokter. Mungkin ada otot tertentu yang tertarik atau terpuntir. • Berhati-hatilah saat menerima promosi program latihan melompat.

Selidiki dahulu segala sesuatunya sebelum Anda memutuskan untuk membayar/membeli. Ini sangatlah penting.

• Jangan lakukan latihan secara berlebihan. Latihan melompat adalah latihan yang harus dilakukan dengan singkat namun berkualitas, bukan latihan yang panjang dengan intensitas rendah. • Amati sekitar Anda baik-baik sebelum melompat.

Anda dapat saja melompat menabrak seseorang atau benda-benda yang berbahaya. • Jangan biarkan kedua lutut Anda berada pada posisi mengunci. Hindari benturan yang keras. Menekuk lutut akan membuat otot-otot tungkai mampu meredam hentakan/benturan. Artikel ini disusun bersama Dean Theriot.

Dean Theriot adalah Pelatih Pribadi dan Pemilik Timberline Fitness di Houston, Texas. Dengan pengalaman lebih dari 25 tahun di industri kebugaran, Dean mengkhususkan diri dalam pelatihan pribadi, kelompok, dan olahraga tertentu. Dean meraih gelar BS dalam Fisiologi Olahraga dari LSU.

Dean mengombinasikan latihan ketahanan dan kardiovaskular dengan latihan pilates untuk latihan komprehensif bagi kliennya. Pelatihan khusus olahraganya meliputi sepak bola, basket, dan bisbol. Artikel ini telah dilihat 228.079 kali.

Gerak melompat dan meloncat




2022 charcuterie-iller.com