Apakah ppkm diperpanjang sampai tanggal 8 agustus

Jakarta - Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3-4 akan berakhir dalam dua hari tepatnya pada Senin, 9 Agustus 2021. Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan perpanjangan PPKM level 4 pada Senin (2/8/2021) Lalu apakah sudah waktunya kegiatan ekonomi dilonggarkan setelah PPKM berakhir 9 Agustus nanti? Atau malah perlu diperpanjang lagi kebijakan tersebut? Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Mohammad Faisal berpendapat kegiatan ekonomi sangat berpengaruh pada tingkat penyebaran COVID-19.

Setelah PPKM darurat dan PPKM level ini, dia melihat sudah ada penurunan kasus namun jumlahnya masih tinggi daripada gelombang satu.

"Jadi kalau dilonggarkan sebenarnya berisiko pandeminya bisa meningkat lagi (third wave), dan itu akan berpotensi akan membahayakan pemulihan ekonomi ke depan. Apalagi program vaksinasi masih berjalan lambat," kata Faisal kepada detikcom, Sabtu (7/8/2021). Dia menilai, PPKM level ini ada baiknya diperpanjang dengan pertimbangan kondisi pandemi COVID-19.

Namun tidak dapat dipungkiri, dampak buruk akan terjadi bagi sektor ekonomi terutama bagi masyarakat bawah yang mengalami penurunan pendapatan, peningkatan pengangguran dan kemiskinan.

Baca juga: PPKM Sampai 9 Agustus, Kadar 'Darurat' Tergantung Daerah "Kalau melihat kondisi pandemi sampai dengan hari ini sebaiknya memang diteruskan, dalam jangka pendek memang akan berdampak buruk apakah ppkm diperpanjang sampai tanggal 8 agustus ekonomi, masyarakat dan pelaku usaha, tapi dalam jangka panjang lebih baik untuk perekonomian, supaya pemulihan ekonominya lebih pasti dan berkelanjutan," ujarnya.

Berlanjut ke halaman berikutnya. Langsung klik. KOMPAS.com – Pemerintah kembali memberlakukan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di wilayah Jawa-Bali. Hal tersebut ditegaskan Presiden Jokowi dalam sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Senin (9/5/2022).

"Jadi tolong setelah ini disampaikan bahwa PPKM tetap berlanjut sampai betul-betul kita yakin bahwa Covid-19 ini 100 persen bisa kita kendalikan," kata Jokowi dikutip dari Kompas.com 10 Mei 2022. Aturan terkait PPKM yang kembali diperpanjang tertuang dalam Instruksi Menteri dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 24 Tahun 2022 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, Level 2, dan Level 1 Covid-19 di Wilayah Jawa dan Bali.

Aturan ini ditandatangani oleh Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian pada 9 Mei 2022. Baca juga: Aturan Lengkap PPKM Luar Jawa-Bali, Berlaku 10-23 Mei 2022 Lantas apa saja aturan terbaru sesuai aturan PPKM yang diperpanjang?

Aturan terbaru PPKM Sejumlah aturan terbaru sesuai Inmendagri Nomor 24, yakni peniadaan tes PCR dan antigen untuk beberapa kegiatan. Selain itu sejumlah daerah statusnya turun dari PPKM level 3 menjadi level 2. Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan (Dirjen Adwil) Kemendagri, Safrizal ZA mengatakan, secara substansi terdapat beberapa penyesuaian di antaranya perubahan jumlah daerah di setiap level PPKM, khususnya di Level 1 dan Level 3.

"Termasuk perubahan jam operasional tempat makan yang mulai beroperasi malam hari, serta meniadakan syarat PCR dan antigen untuk beberapa kegiatan di Jawa-Bali,” kata Safrizal ZA, dikutip dari laman Setkab.

Tak perlu PCR/Antigen Sesuai aturan tersebut beberapa kegiatan yang tak lagi disyaratkan tes negatif PCR/antigen yakni seperti pada pelaksanaan kompetisi olahraga. Disebutkan, seluruh pemain, ofisial, kru media, staf pendukung hingga penonton tak lagi wajib tes PCR/antigen. Namun, seluruhnya tetap dipersyaratkan untuk mendapatkan vaksinasi minimal dosis kedua. Selian itu, sesuai aturan terbaru, maka saat ini daerah di Jawa-Bali yang berada di level 1 jumlahnya kini menjadi 11 daerah, dari sebelumnya 29 daerah.

Sementara daerah yang masuk level 3 kini menurun dari yang semula 39 daerah menjadi 22 daerah. Sedangkan yang berada di Level 2 mengalami kenaikan dari 216 menjadi 276 daerah. Jam operasional restoran Hal lain yang sesuai aturan baru ini yang berubah adalah jam operasional restoran bisa beroperasi hingga pukul 02.00 WIB dengan pengunjung restoran dibatasi hanya 75 persen untuk PPKM Level 2.

Namun pada daerah PPKM Level 1, kapasitas bisa mencapai 100 persen. Jumlah kapasitas ini juga berlaku untuk kegiatan resepsi pernikahan dengan ketentuan tak mengadakan makan di tempat. Baca juga: Polri: Relaksasi Perpanjangan SIM sampai 17 Mei 2022, Ini Ketentuannya Berita Terkait Polri: Relaksasi Perpanjangan SIM sampai 17 Mei 2022, Ini Ketentuannya Deretan Tempat Terpanas di Bumi, Tertarik Mencoba?

WHO Kaji Peran Covid-19 dalam Kasus Hepatitis Misterius, Apa Hasilnya? Muncul Sensasi Jatuh Mendadak Saat Tidur, Apa Itu? Hari Ini dalam Sejarah: PM Inggris Spencer Perceval Tewas Ditembak pada 11 Mei 1812 Berita Terkait Polri: Relaksasi Perpanjangan SIM sampai 17 Mei 2022, Ini Ketentuannya Deretan Tempat Terpanas di Bumi, Tertarik Mencoba?

WHO Kaji Peran Covid-19 dalam Kasus Hepatitis Misterius, Apa Hasilnya? Muncul Sensasi Jatuh Mendadak Saat Tidur, Apa Itu? Hari Ini dalam Sejarah: PM Inggris Spencer Perceval Tewas Ditembak pada 11 Mei 1812
Disclaimer; Berita ini dipublish pada pukul 10.15, sesuai perkembangan saat itu.

Perkembangan terbaru perihal PPKM terdapat pada berita dengan judul; Kabar Baik, Meski PPKM Level 4 Diperpanjang hingga 2 Agustus, Jokowi Beri Kelonggaran Aturan, Ini Daftarnya! GridHEALTH.id - Pemerintah kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Kabarnya, PPKM level 4 akan diperpanjang hingga 8 Agustus 2021. Baca Juga: Tak Lagi Pakai Istilah Darurat, Ini Aturan PPKM Level 4 yang Diterapkan di 6 Provinsi di Jawa-Bali Menurut Sekretaris Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bangka Belitung sekaligus Kepala BPBD Provinsi Bangka Belitung, Mikron Antariksa, PPKM ini akan diberlakukan merata di seluruh wilayah di Indonesia, tidak hanya di Jawa-Bali.

"Jadi PPKM ini akan diberlakukan di seluruh Indonesia, termasuk Bangka Belitung. Yang membedakan saat ini adalah levelnya saja," kata Mikron dikutip dari Bangka Pos, Sabtu (24/7/2021). Baca Juga: Jangan Sembarangan, Begini Cara Membersihkan Ruangan Setelah Isolasi Mandiri! Mikron menegaskan, jika dulu namanya PPKM Darurat, kini namanya diubah menjadi PPKM level 3-4.

ARTIKEL TERKAIT • Health News Today Jokowi: Pelonggaran di Waktu yang Tidak Tepat Sebabkan Kasus Covid-19 Naik, Akankah PPKM Diperpanjang?

• Health News Today PPKM Darurat Akan Berakhir Besok, Satgas Covid-19 Perjelas Apakah Akan Diperpanjang atau Tidak • Health News Today Tak Lagi Pakai Istilah Darurat, Ini Aturan PPKM Level 4 yang Diterapkan di 6 Provinsi di Jawa-Bali • Health News Today Pemerintah Terapkan PPKM Level 3 dan 4 Pengganti PPKM Darurat, Apa Artinya?

KOMPAS.com - Pemerintah memutuskan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 diperpanjang hingga 9 Agustus 2021 mendatang.

Hal itu diumumkan oleh Presiden Joko Widodo dalam telekonferensi pers di Jakarta, Senin (2/8/2021). "Pemerintah memutuskan untuk melanjutkan penerapan PPKM level 4 dari tanggal 3 Agustus sampai 9 Agustus 2021 di beberapa kabupaten/kota tertentu," ujar Jokowi.

Baca juga: BREAKING NEWS: Jokowi Umumkan Perpanjang PPKM Level 4 hingga 9 Agustus Klaim PPKM membawa perbaikan Jokowi menambahkan, kebijakan ini diberlakukan dengan penyesuaian aktivitas dan mobilitas masyarakat sesuai kondisi masing-masing daerah. Di sisi lain Jokowi menyebut, alasan perpanjangan PPKM ini karena adanya perbaikan kasus dalam penanganan Covid-19 di Indonesia. "PPKM level 4 yang diberlakukan tanggal 26 Juli sampai 2 Agustus kemarin telah membawa perbaikan di skala nasional dibandingkan sebelumnya," ujar Jokowi.

Jokowi mengklaim, perbaikan itu bisa dilihat dari dari konfirmasi kasus harian, tingkat kasus aktif, tingkat kesembuhan pasien Covid-19, dan persentase Bed Occupancy Rate (BOR) atau ketersediaan tempat tidur di rumah sakit. Adapun aturan dan pelaksanaan teknis perpanjangan ini akan disusun oleh pemerintah dalam waktu dekat.

Baca juga: PPKM Level 4 Diperpanjang, Jokowi Klaim Kasus Covid-19 Turun Penyaluran bansos Dalam periode PPKM level 4 ini, pemerintah mengaku akan tetap mendorong percepatan dalam penyaluran bantuan sosial (bansos) untuk masyarakat. Hal ini dilakukan guna mengurangi beban masyarakat akibat pembatasan mobilitas dan aktivitas sosial-ekonomi.

Adapun beberapa bansos yang digelontorkan oleh pemerintah dalam mengatasi pandemi ini, antara lain: • Bansos Program Keluarga Harapan (PKH) • Bantuan Sosial Tunai (BST) • Bantuan untuk usaha mikro dan kecil, PKL, dan warung • Bantuan Subsidi Upah (BSU) • Banpres usaha produktif usaha mikro. Baca juga: PPKM Level 4 Diperpanjang, Jokowi Pastikan Penyaluran Bansos Dipercepat Keselamatan jiwa dan ancaman ekonomi Terkait PPKM Level 4 yang dilanjutkan hingga 9 Agustus 2021, Jokowi mengatakan, saat ini masyarakat dan pemerintah tengah dihadapkan oleh pilihan yang sama yakni antara menghadapi ancaman keselamatan jiwa akibat Covid-19 dan menghadapi ancaman ekonomi.

Ancaman ekonomi yang nyata yakni kehilangan mata pencaharian dan pekerjaan. "Untuk itu, gas dan rem harus dilakukan secara dinamis sesuai dengan penyebaran Covid-19 di hari-hari terakhir," ujar Jokowi. Ia menjelaskan, pemerintah tidak bisa membuat kebijakan yang sama dalam durasi yang panjang. "Kita harus menentukan derajat mobilitas masyarakat sesuai dengand data di hari-hari terakhir, agar pilihan kita tepat dan baik untuk perekonomian," ucap Jokowi. Meski demikian, ia juga menegaskan kepada masyarakat untuk tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, di mana tindakan ini menjadi kunci bagi kesehatan dan mata pencaharian.

Baca juga: Jelang Akhir Apakah ppkm diperpanjang sampai tanggal 8 agustus, Ini 5 Provinsi dengan Kasus Covid-19 Tertinggi Tiga pilar penanganan Covid-19 Dalam pidatonya Jokowi pun menyampaikan bahwa Indonesia bertumpu pada 3 pilar utama dalam penanganan Covid-19. Pertama, kecepatan vaksinasi, terutama pada wilayah yang menjadi pusat dan mobilitas kegiatan ekonomi.

Kedua, penerapan 3M (memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, dan menjaga jarak) yang masif di komponen masyarakat.

ketiga, kegiatan testing, tracing, isolasi, dan treatment secara masif. Termasuk menjaga BOR, penambahan isolasi terpusat, serta menjamin ketersediaan obat-obatan dan pasokan oksigen. Baca juga: Presiden Perpanjang PPKM Level 4 hingga 9 Agustus, Wagub DKI Jakarta: Kami Mendukung Apresiasi kepada relawan Walaupun sudah ada perbaikan, Jokowi mengatakan, kasus Covid-19 di Indonesia masih sangat dinamis dan fluktuatif.

"Sekali lagi kita harus tetap waspada untuk bisa mengendalikan kasus ini," kata Jokowi. Dalam penangana kasus sejauh ini, pemerintah turut mengapresiasi dan dukungan dari para relawan dan dermawan yang membantu pemerintah untuk menegakkan protokol kesehatan, memfasilitasi isolasi mandiri, dan upaya-upaya sosial lainnya. "Covid-19 adalah tantang kita bersama melalui usaha dan kerja keras serta pengobranan kita dalam mejalani berbagai pembatasan kegiatan ini," imbuh dia.

Berita Terkait Apa Itu Porang yang Harganya Mahal dan Dilarang Diekspor dalam Bentuk Umbi?

Benarkah Susu Bumil Dapat untuk Menggemukkan Badan? Ini Kata Ahli Gizi INFOGRAFIK: Cara Laporkan Pungli Bansos Link untuk Mengecek Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi CPNS 2021 Jam Berapa Pengumuman CPNS 2021 Seleksi Administrasi?

Ini Jawaban BKN Berita Terkait Apa Itu Porang yang Harganya Mahal dan Dilarang Diekspor dalam Bentuk Umbi? Benarkah Susu Bumil Dapat untuk Menggemukkan Badan? Ini Kata Ahli Gizi INFOGRAFIK: Cara Laporkan Pungli Bansos Link untuk Mengecek Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi CPNS 2021 Jam Berapa Pengumuman CPNS 2021 Seleksi Administrasi? Ini Jawaban BKN Pendaftaran PPPK Guru Papua dan Papua Barat Diperpanjang hingga 11 Agustus 2021 https://www.kompas.com/tren/read/2021/08/02/210000465/pendaftaran-pppk-guru-papua-dan-papua-barat-diperpanjang-hingga-11-agustus https://asset.kompas.com/crops/gAEjzwMX-eOs7XkqJgRzLrG2vvw=/273x183:1185x791/195x98/data/photo/2021/08/02/6107e67e18db3.png
Jakarta - PPKM diperpanjang sampai tanggal 9 Agustus 2021 sesuai pengumuman yang disampaikan Presiden Joko Widodo pada Senin lalu.

Lalu, bagaimana kondisi terkini Corona di Indonesia saat perpanjangan PPKM? Data terbaru pada 4 Agustus 2021 memperlihatkan ada tambahan 35.867 kasus positif COVID-19di Indonesia. Dengan demikian, kasus Corona di Indonesia kini menjadi 3.532.567 kasus.

Kesembuhan Corona di Indonesia terus bertambah. Pada 4 Agustus 2021, ada 34.251 orang yang sembuh dari COVID-19. Jumlah total warga di Indonesia yang telah sembuh dari COVID-19 sebanyak 2.907.920 orang. Baca juga: Data Lengkap Corona RI 4 Agustus, Kasus Baru Jateng-Jatim Terbanyak Hanya, kasus kematian Corona kini sudah menembus 100 ribu orang. Pada 4 Agustus 2021, ada 1.747 orang yang meninggal dunia pada, sehingga total angka kematian COVID-19 di Indonesia sebanyak 100.636 orang.

Kini, mari kita simak lagi pernyataan Presiden Jokowi tentang PPKM diperpanjang sampai tanggal 9 Agustus: Jokowi Umumkan PPKM Diperpanjang sampai Tanggal 9 Agustus "Pemerintah memutuskan melanjutkan penerapan PPKM level 4 dari tanggal apakah ppkm diperpanjang sampai tanggal 8 agustus sampai 9 Agustus di beberapa kabupaten/kota tertentu," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) seperti disiarkan langsung di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (2/8/2021). Sesuai pengumuman tersebut, sejumlah daerah akan kembali menerapkan aturan PPKM level 4.

Ada juga daerah baru yang naik level dari kategori level 3 kini berada di level 4. Baca juga: PPKM Level 4 Artinya Apa hingga Daftar Daerah Terbaru PPKM Diperpanjang Sampai Tanggal 9 Agustus, tapi Kok Testing Turun? Presiden Jokowi terus mendorong agar testing Corona terus digenjot.

Tapi mengapa saat PPKM diperpanjang sampai tanggal 9 Agustus, tes Corona malah turun? Testing untuk mengetahui kasus positif Corona atau COVID-19 saat ini berada pada angka 4,01 per 1.000 penduduk per minggu. Angka itu turun dibanding pekan lalu. "Kita lihat testing rate nasional saat ini sudah berada pada angka 4,01 per 1.000 penduduk per minggu. Angka ini turun sedikit dibanding minggu lalu, yang mencapai 4,03 per 1.000 penduduk," kata jubir Vaksinasi COVID-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi dalam konferensi pers yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden seperti dilihat detikcom pada Kamis (5/8/2021).

Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO telah mensyaratkan testing rate minimal 1 per 1.000 penduduk per pekan.

Ternyata, masih ada tiga provinsi yang belum mencapai target testing. "Terkait testing, masih ada tiga provinsi yang masih belum capai target testing, yaitu Lampung, NTB, dan Maluku," ujarnya. Simak juga video 'Tren Mobilitas Masyarakat Meningkat, Potensi Penularan Mengintai': [Gambas:Video 20detik] (imk/imk)
"Pemerintah memutuskan melanjutkan PPKM level 4 dari tanggal 3 Agustus sampai apakah ppkm diperpanjang sampai tanggal 8 agustus Agustus di sejumlah kabupaten dan kota tertentu," kata Presiden Jokowi.

Jokowi menyebut, pengaturan aktivitas dan mobilitas warga disesuaikan dengan kondisi masing-masing wilayah. Baca Juga: Jokowi Kasih 2 Jempol ke Greysia - Apriyani: Saya Degdegan Waktu Set Pertama Nantinya, kata Jokowi, Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dan menteri terkait akan menjelaskan secara rinci aturan teknis perpanjangan PPKM level 4.

"Dengan penyesuaian pengaturan aktivitas dan mobilitas masyarakat sesuai kondisi masing-masing daerah. Hal-hal teknis selengkapnya akan dijelaskan oleh menko dan menteri terkait," ucap Jokowi. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyebut, PPKM level 4 yang diberlakukan tanggal 26 Juli sampai 2 Agustus, telah membawa perbaikan di skala nasional dibandingkan sebelumnya.

Perbaikannya, kata Jokowi, baik dalam kasus harian kasus kesembuhan, kasus aktif hingga persentase keterisian tempat tidur. Jokowi menegaskan, untuk mengurangi beban masyarakat akibat berbagai pembatasan mobilitas dan aktivitas sosial ekonomi, pemerintah tetap mendorong percepatan dalam penyaluran bantuan sosial (bansos) untuk masyarakat.

Diperpanjang 4 Kali, Pemerintah Pertimbangkan Penyesuaian PPKM, Mall Buka Sampai Jam 8 Malam




2022 charcuterie-iller.com