Pulau peucang ujung kulon

• Jelajah pulau-pulau atau Island Hopping di wilayah Taman Nasional Ujung Kulon Banten. • Aktivitas Snorkeling atau selam permukaan di spot terbaik Ujung Kulon.

• Menunggu senja di Dermaga Cidaon dan sunrise di Pulau Peucang. • Wildlife monitoring: menyaksikan aktivitas hewan liar di Savana Cidaon. • Mengayuh sampan menyusuri sungai tenang Cigenter yang dijuluki Amazon Indonesia (canoeing). • Open Trip ke Pulau Peucang: satu peserta pun bisa mendaftar, digabung dengan peserta lainnya.

• Cocok untuk: Sang Petualang dan Pencari Spot Foto. Ingin berwisata ke tempat wisata alam yang indah untuk aktivitas jelajah pulau dan kegiatan underwater yang menyenangkan? Pulau Peucang Ujung Kulon bisa jadi pilihan utamamu! Pulau ini adalah pulau kecil yang terletak di ujung Barat Pulau Jawa. Di sini, kamu bisa wisata pantai, jelajah pulau, dan mencoba kegiatan underwater. Sedangkan Taman Nasional Ujung Kulon yang secara administratif berada di wilayah Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, merupakan taman nasional tertua di Indonesia.

Tempat ini dilindungi oleh UNESCO karena hutannya yang luas dihuni oleh Badak Jawa yang dilindungi. Jika kamu sendiri atau tanpa rombongan, kamu tetap bisa daftar dalam paket wisata ke Pulau Peucang 3 hari 2 malam ini dan bergabung bersama peserta lainnya. Kamu sudah mendapatkan fasilitas dokumentasi, pemandu tur, dan pelampung. Segera cek harga paket wisata Pulau Peucang 3 pulau peucang ujung kulon 2 malam ini di pulau peucang ujung kulon dan pesan sekarang!

Perlengkapan Pribadi yang Penting Dibawa • KTP. Pihak pengelola tempat wisata berhak untuk menolak pengunjung yang tidak dapat menunjukkan identitas yang berlaku.

• Perlengkapan mandi pribadi karena homestay tidak menyediakan perlengkapan mandi tamu. • Topi atau penutup kepala untuk menghindari dehidrasi. • Air putih yang cukup, sediakan botol minum dalam setiap aktivitas. • Uang secukupnya saja karena tiket yang kamu beli di sini sudah mencakup fasilitas-fasilitas penting yang dibutuhkan.

• Tabir surya melindungi kulit dari sengatan matahari langsung, pilih SPF nilai tertinggi. • Kaos (lebih baik daripada baju hem). • Pulau peucang ujung kulon renang atau baju dengan bahan yang mudah kering untuk snorkeling. • Sandal jepit (lebih baik daripada sepatu). • Tas ransel, jangan koper. • Gadget dan kamera untuk mengabadikan momen-momen terbaik. • Jaga barang-barangmu, jangan bawa barang berharga, keamanan barang menjadi tanggung jawab pribadi. Tempat Wisata Lainnya di Banten • Explore Baduy Dalam - 2D1N By Kili Kili Adventure • Jelajah Tanah Badui, Banten (2Days 1Night) by Sabiladventure • Transportasi kendaraan wisata • Asuransi dari tiket masuk Taman Nasional • Tiket masuk wisata • Sewa Perahu Jelajah • 5 kali makan • 1 kali Camilan setelah snorkeling • Snack Pisgor 1 kali dan Air mineral • Homestay • Retribusi semua destinasi • Basecamp istirahat dan Toilet di Sumur • Dokumentasi di atas dan bawah air • Tour Leader dan Tour Guide • Life Jacket/pelampung selama wisata • Hari ke-1PERJALANAN MENUJU UJUNG KULON • 20.00 - 21.00 WIB Meeting point Plaza Festival Mall Kuningan • 21.00 - 23.00 WIB Perjalanan ke Serang (Meeting point sekitar Patung Tunggu Kota Serang) • 23.00- 04.00 WIB Perjalanan ke Sumur (Meeting point Dermaga Sumur) • Hari ke-2 PEUCANG, SNORKELING DAN TREKKING • 05.00 - 08.30 WIB Perjalanan menuju Pulau Peucang (Sarapan Di Kapal) • 09.00 WIB Check In Penginapan • 09.30 -10.30 WIB Acara santai main pantai Pulau Peucang.

• 11.00 -12.00 WIB Menuju Pohon kiara ( Trekking) Arah Karang Copong • 12.30 - 13.30 WIB Makan siang • 14.00- 16.00 WIB Snorkeling Ciapus, Suminoh • 16.30 - 17.30 WIB Cidaon/padang Savana & hunting sunset • 18.00 WIB Menuju Penginapan di Peucang • 20.00 WIB Makan Malam • 21.00 WIB Pisang Goreng & Teh manis • 22.00 WIB Istirahat • Hari ke-3CANOEING CIGENTER DAN KEMBALI KE JAKARTA • 05.00 - 06.00 WIB Sunrise di dermaga • 07.00 WIBSarapan • 08.00 WIB Check Out dan Menuju Tempat Canoeing Sungai Cigenter • 10.00 - 12.00 WIB Canoing Cigenter • 12.00.

-13.30 WIB Makan siang di atas Kapal • 13.00 - 14.00 WIB Menuju Dermaga Sumur • 14.30 WIB Bersih-bersih • 15.30 WIB Menuju Jakarta • 23.00 WIB Sampai ke Jakarta • Wajib melakukan reservasi 3 hari sebelum keberangkatan dengan menghubungi contact person Go Explore (Imam Badrudin) di nomor 083 878 300 500 atau email opentrip@goexploreindonesia.com • Reservasi harus dilakukan sebelum pukul 17.00 WIB.

• Saat tiba di meeting point, WAJIB bawa dan tunjukkan KTP serta voucher tiket.com-mu. Umum pulau peucang ujung kulon Harga sudah termasuk pajak. • Tiket yang sudah dibeli tidak dapat dikembalikan / non-refundable. • Pembeli wajib mengisi data diri pribadi saat memesan.

• Penjualan tiket sewaktu-waktu dapat dihentikan atau dimulai oleh tiket.com sesuai dengan kebijakan dari promotor atau tiket.com. E-voucher • E-voucher tidak dapat diuangkan.

Tiket Open/Sharing Trip • Jadwal pemberangkatan hanya berlaku setiap Jumat (20.00 WIB) hingga Minggu (23.00 WIB), namun berbeda untuk setiap meeting point, mohon cek Detail masing-masing paket untuk selengkapnya.

• Meeting point: Plaza Festival Mall Kuningan Jakarta (pukul 20.00 WIB), Meeting point Pulau peucang ujung kulon tugu Kota Serang (pukul 23.00 WIB), Meeting point Dermaga Sumur Pandeglang (pukul 04.00 WIB).

• Satu orang bisa daftar dan digabung dengan peserta tur lain ( sharing). • 1 tiket Wisata di Ujung Kulon berlaku untuk satu orang peserta tur domestik / WNI (pemegang KTP). Tidak berlaku untuk WNA.

• Anak usia 1-23 bulan gratis biaya. • Usia 24 bulan ke atas dikenakan biaya. • Usia di bawah 2 tahun atau di atas 65 tahun tidak disarankan mengikuti kegiatan open trip.

• Konfirmasi reservasi, 3 hari sebelum jadwal wisata. • Tiket tidak termasuk untuk aktivitas tambahan (alat snorkeling, canoe, banana boat, makan dan minum tambahan). Kamar Sharing • 1 homestay berisi 8-10 orang.

• Akan dipisah antara kamar laki-laki dan perempuan. • Jika tidak ingin digabung penginapan dengan peserta lain, bisa upgrade kamar (Rp500.000 - Rp1.300.000,-) Cancel, Reschedule, dan Refund • Pesanan ini tidak dapat batalkan atau di- refund. Kebijakan ini berlaku setelah pesanan dikonfirmasi. • Penjadwalan ulang dapat dilakukan 1 kali dengan konfirmasi minimal 3 hari sebelumnya.

• Pembatalan dari penyelenggara dilakukan jika dalam kondisi fource majeure yang tidak terprediksi dan dianggap membahayakan keselamatan. Protokol Pencegahan COVID-19 • Membawa Surat Keterangan Sehat (bukan hasil tes Rapid) dari Rumah sakit / Klinik / Puskesmas. • Wisatawan wajib menggunakan masker dan membawa hand sanitizer.

• Suhu tubuh wisatawan untuk mengikuti kegiatan wisata adalah 37 derajat Celsius ke bawah.

• Harga open trip Pulau Peucang 3 hari 2 malam ini tidak termasuk perlengkapan mandi, makan dan minum tambahan di luar paket, alat snorkeling, canoeing Sungai Cigenter, transport menuju meeting point, tips untuk pemandu (opsional) Biaya Tambahan • Alat snorkeling: Rp50.000,-/set (masker, snorkel) • Alat snorkeling : Rp80.000,-/set (masker, snorkel, fin) • Canoeing Cigenter : Rp50.000,-/pax • Upgrade Kamar Private : Rp500.000 - Rp600.000,-/malam @rivai21 Kami setuju menghasilkan Pulau Peucang sebagai tujuan.

Sudah lama kami memimpikan jelajah pulau ini, mengingat pulau ini terkenal dengan Amazon mini. Peucang terletak di Taman Nasional Ujung Kulon, Pandeglang, Banten. Peucang sendiri berasal dari Bahasa Sunda yang artinya Kancil.

Serasa mempunyai pulau pribadi – Pulau Peucang Pulau Peucang salah satu pulau tak berpenghuni dengan suasana alam yang masih asri. Penginapan yang cuma tersedia enam kamar pulau peucang ujung kulon pulau ini benar-benar seperti milik sendiri. explorer.idn Tak ada toko maupun rumah lain. Pulau peucang ujung kulon sendiri di penginapan yang disediakan menjadi peristiwa yang mendekatkan kami.

Asrinya suasana alam Pulau Peucang menonjol dengan banyaknya binatang liar yang bebas berkeliaran. Kala rusa dan babi hilir mudik di halaman depan. Pun jam tangan kawan saya dicuri seekor kera liar.

@ferlinfrmdta_ Satu hal yang saya pelajari disini, ketika keluar dari penginapan, pintu dan jendela seharusnya dikunci supaya rusa dan babi tak mengacak-acak dapur kami. Bebas dari dering handphone Posisinya yang agak terpencil membikin Pulau Peucang susah terjangkau sinyal operator seluler.

Tetapi, siapa peduli. Siapa yang akan sempat bermain handphone saat disuguhi panorama pasir putih, dan laut biru jernih? Aroma khas laut dan panorama cantik ini sudah cukup untuk membikin siapapun melupakan sejenak dunia luar. Bercengkrama dengan binatang liar Menginjakkan kaki di Pulau Peucang ini, sejauh mata memandang cuma tampak pepohonan hijau, pasir putih bersih di bibir pantai, sementara di seberangnya kelihatan Semenanjung Ujung Kulon.

Di pulau ini, kami dengan gampang menemukan lutung – salah satu variasi kera – di bibir hutan. Merekalah para penjaga pulau. Gerakan binatang ini lincah bermigrasi dari satu pohon ke pohon yang lain. Ada juga merak hijau, rusa, kijang, babi hutan, dan biawak. Mereka berkeliaran di skitar pulau dan dapat dengan gampang kami peroleh. Mereka nampaknya terbiasa dengan manusia. Sesekali mereka mendekat pada kami. Malah, kacamata saya diambil seekor lutung dikala perjalanan menyusuri hutan.

Pohon Ara Raksasa yang menakjubkan Di hutan, aku takjub dengan Pohon Ara dan pohon-pohon besar berkanopi lebar. Setidaknya butuh 20 orang yang saling bergandengan tangan untuk bisa memeluk pohon ini.

@olik_travel Pertama melihatnya, kami lantas tertarik pada akarnya yang besar menggantung. Ukurannya kira-kira sebesar paha orang dewasa. Kami mencoba mengenggam dan bergantungan di akarnya. callmetimo Progres suksesi alam berlangsung dengan memukau di sini. Pohon ini sejenis pohon yang tumbuh merambat dan melilit pohon yang menjadi indungnya.

Akar-akar sulurnya tumbuh kebawah dengan merambat dan membelit pohon inangnya, untuk mendapatkan asupan makanan secara langsung dari tanah hutan. Seiring dengan perjalanan waktu, ukuran akarpun kian besar dan daya cekiknya juga semakin kuat. Cidaon, padang rumput luas ala sabana Afrika Tidak perlu jauh-jauh ke Afrika untuk menyaksikan savana luas dan binatang liarnya. Pulau Peucang mempunyai padang rumput bernama Cidaon dengan sekitar 4 hektar.

Untuk ke sini, kami wajib naik kapal sekitar 20 menit dari Pulau Peucang. Di sini, kami memperhatikan kawanan banteng yang tengah merumput. Karena aku dan kawan saya pagi-pagi telah menempuh Padang rumput ini –sekitar pukul 08.00 pagi, kami beruntung dapat mengamati merak, banteng, dan rusa yang merumput. Liar dan alami. Namun sayang, kami hanya bisa memandang dari kejauhan. Dilarang bising jikalau di Cidaon ini, sebab gerakan dan suara yang tiba-tiba bisa membuat lari para binatang.

Snorkeling & canoeing di Amazon mini Selain trekking hutan, kami mencoba melakukan snorkling di salah satu spot di Pulau Peucang.

Terumbu karang warna-warni dan bermacam-macam ragam ikan hias menyambut kami. Setelah itu petualangan dilanjutkan dengan canoeing (berkano) menelusuri Sungai Cigenter. ohmybestt Perjalanan dengan kapal menuju Cigenter kurang lebih menghabiskan waktu dua jam dari penginapan.

Sesampainya di Cigenter, kami naik perahu kano untuk susur sungai. Tak tabah rasanya menelusuri Sungai yang dijuluki sebagai Amazon mini ini. ratriaperwitasari Disepanjang sungai, nuansanya cukup horor. Saya dan kawan mengamati buaya yang tiba-tiba menyembul ke permukaan air.

Di sisi kanan dan kiri sungai beberapa pulau peucang ujung kulon menonjol ular phyton nampak melilit di pohon-pohon. Tak salah jikalau daerah ini populer dengan sebutan Amazon mini. Sunset Karang Copong, sensasi menikmati sunset dari ketinggian Otot kaki terasa mengeras sesudah berjalan kaki dari penginapan menuju spot tertinggi di pulau ini. Pulau Panaitan di seberang tampak jelas. Inilah momen terbaik di Karang Copong—sebuah karang mati besar yang berlubang (copong—berasal dari bahasa Sunda).

Peristiwa dimana langit berwarna jingga keemasan dan matahari tampak seolah karam ke dalam lautan. Kami terpaku sejenak sebelum mengabadikan keindahannya dengan beberapa jepretan kamera. Merasakan sunset ditempat seperti ini membuat kesan romantis tersendiri. Perjalanan usai, saya menggeliat, segala persenidan dan otot-otot ditubuh terasa kaku.

Pilih Kategori • Bali (2) • Itinerary (9) • Lokasi Wisata (12) • Bali (1) • Jawa (5) • Kalimantan (1) • Lombok (1) • Maluku (1) • NTT (1) • Sulawesi (1) • Sumatra (1) • Oleh Oleh Khas (6) • Tempat Menginap (613) • Guest House (10) • Homestay (25) • Hotel (338) • Penginapan (70) • Villa (165) • Tempat Wisata (1.449) • Air Terjun Curug (223) • Alam (467) • Anak (113) • Pantai (209) • Terbaru Hits Instagramable (364) • Uncategorized (3) • Wisata Kuliner (819) • Kuliner Khas (33) • Kuliner Malam (23) • Tempat Makan (768)
• Tentang TNUK • Sejarah - Status Kawasan • Letak Dan Luas • Visi Dan Misi • Struktur Organisasi • Potensi SDA TNUK • Ekosistem • Flora • Fauna • Pengelolaan • Zonasi • Public Use Planning • Pride Campaign • Kemitraan • Pulau • Pulau Panaitan • Pulau Handeleum • Pulau Peucang • Semenanjung Ujung Kulon pulau peucang ujung kulon Gunung Honje • Info Pengunjung • Penelitian • Pemandu Wisata • Obyek Wisata • Aktivitas Wisata • Aturan Pengunjung • tata tertib • Akomodasi • Biaya Tiket Masuk pulau peucang ujung kulon Aksesibilitas • Souvenir • JRSCA • Mengenal JRSCA • Info Terkini • Download • Link Situs • Peta Situs Gunung Honje Gunung honje merupakan salah satu wilayah Taman Nasional Ujung Kulon.

Luas wilayah Gunung Honje ± 19.500 Ha dan disekitarnya dikelilingi oleh 19 (sembilan belas) desa penyangga baik yang berbatasan langsung maupun tidak langsung. Salah satu desa yang menjadi pintu gerbang masuk ke Taman Nasiona See more details Semenanjung Ujung Kulon Wilayah Semenanjung Ujung Kulon merupakan habitat Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus), sehingga dalam pengelolaan wisata alam untuk lokasi ini sangat terbatas sekali. Hal ini dikarenakan agar tidak mengganggu habitat Badak Jawa.

Luas wilayah Semenanjung Ujung Kulon ini ± 38.000 Ha. Kegiatan wisata See more details Pulau Panaitan Pulau Panaitan adalah sebuah pulau yang terletak paling barat di Ujung Semenanjung Kawasan Taman Nasional Ujung Kulon yang dipisahkan oleh sebuah selat sempit.

Pulau Panaitan merupakan pulau yang tidak kalah menariknya dengan Pulau Peucang. Pulau dengan luas ± 17.000 Ha ini memiliki berbagai potens See more details                  Pulau Peucang merupakan lokasi yang paling ramai dikunjungi oleh para pengunjung baik dalam maupun luar negeri.

Pulau dengan luas kawasan ± 450 ha ini dilengkapi dengan sarana dan prasarana serta berbagai obyek wisata alam yang dapat dikunjungi oleh wisatawan.

Fasilitas yang ada di Pulau Peucang antara lain penginapan, pusat informasi, dermaga, dan lain sebagainya. Pantai di Pulau Peucang memiliki karakteristik yang khas yaitu pasir putih dan hamparan yang luas. Obyek wisata alam yang dapat dinikmati di pulau ini antara lain tracking ke Karang Copong, berenang, snorkeling dan menyelam.

Wildlife viewing dapat dinikmati dengan menyeberang ke Padang Penggembalaan Cidaon yang memakan waktu ± 15 menit dengan menggunakan boat kecil yang berkapasitas 6 (enam) orang. Di Cidaon ini kita dapat mengamati pulau peucang ujung kulon satwa seperti banteng, merak, rusa, dan babi hutan. Selain itu kita juga dapat melihat situs sejarah peninggalan kolonial Belanda berupa menara mercusuar dan bekas pembangunan dermaga di Tanjung Layar dan Cibom.

Last Updated on Wednesday, 16 September 2020 11:53 • Pulau Peucang berada di TN Ujung Kulon, lokasi ini dikembangkan untuk wisata terbatas untuk melepas kepenatan • Di pulau ini pengunjung dapat menikmati suasana pantai, hutan tropis, alam yang asri, hingga satwa liar yang ada • Dari Pulau Peucang, pengunjung bisa menyeberang ke daratan Ujung Kulon, dan melakukan trekking menuju Tanjung Layar atau melakukan wisata minat khusus yang berhubungan dengan alam lainnya.

• Selain oleh wisatawan domestik, Pulau Peucang juga dikunjungi oleh wisatawan mancanegara. Ingin merasakan sensasi suasana hutan tropis dengan beragam tumbuhan dan satwa liar di dalamnya? Atau hendak menikmati perairan dengan panorama pantai yang menawan?

Agaknya, anda wajib mencatat ini sekaligus memasukannya ke dalam destinasi yang bakal dikunjungi. Ada surga tersembunyi di ujung barat Pulau Jawa. Konon, sekalinya berkunjung wisatawan jatuh cinta.

Jika tak percaya cobalah traveling ke Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK), Kabupaten Pandeglang, Banten. Dan pilih Pulau Peucang, satu dari banyak tempat menarik di sana. Tak sulit menjamah kawasan ini. Dari Jakarta, anda dapat memilih rute darat Jakarta-Serang-Labuan sejauh 120 kilometer. Bisa juga dipilih rute Jakarta-Cilegon-Labuan sejauh 140 kilometer. Lalu perjalanan dilanjutkan mengunakan jalur laut dari Sumur atau Tamanjaya.

Tarif sewa kapal berkapasitas sekitar 25 orang dibardrol Rp2-3 juta per kapal. Butuh waktu hampir tiga jam untuk sampai ke dermaga Pulau Peucang. Sedianya punya bajet lebih, anda dapat sewa kapal cepat dengan ongkos nyaris dua kali lipat dari harga perahu biasa.

Tentu saja waktu tempuh jadi semakin singkat. Baca juga: Momen Langka, Badak Jawa Terekam Kamera di Ujung Kulon Pengunjung melintas gerbang masuk Pulau Peucang, Taman Nasional Ujung Kulon, Banten. Foto: Donny Iqbal/Mongabay Indonesia Selain melihat hamparan hutan belantara luas dengan bukit-bukit yang masih berdiri tegak di sepanjang perjalanan.

Anda juga akan disuguhi kawasan bekas tsunami akibat erupsi Krakatau pada 2018 lalu.

Tak terasa, perahu sudah membuang sauh. Di beranda pulau seluas 500 hektare ini, pantai berpasir putih, langit biru dan beralas jernihnya air sebening kaca mempesona kedua bola mata. Ombak kecil dibalut hijaunya hutan tropis begitu menenangkan.

“Begitu alami,” kata seorang teman yang baru pertama menginjakan kaki di Peucang. Salah satu agenda pesiar yang anda bisa jadwalkan selama di Pulau Peucang adalah pulau peucang ujung kulon masuk hutan menuju Tanjung Layar melalui Cibom sejauh sekitar 1 kilometer.

Pada zaman Belanda, Cibom sempat akan dijadikan sebagai pelabuhan internasional bagi kapal-kapal dagang Belanda. Di jalur trekking Cibom-Tanjung Layar, banyak juga dijumpai pohon kiara berlubang yang melintang di tengah-tengah jalan.

Lubang pada pohon ini mirip gapura, dengan hiasan akar-akar yang menjuntai ke tanah. Dan sedianya anda malas berjalan, dapat menjajal beberapa spot untuk bersnorkeling, misalnya, di Cikembang, Cikuya, atau Citerjun. Konon, terumbu karang di sejumlah spot tersebut mirip dengan terumbu di Taman Nasional Karimunjawa. Baca juga: Habitat Badak Jawa, Adakah yang Seideal Ujung Kulon? Daratan Ujung Kulon terlihat dari Pulau Peucang. Foto: Donny Iqbal/Mongabay Indonesia Kata pemandu setempat, teruntuk anda yang menyukai dunia alam liar disarankan anda ke Padang Penggembalaan Cidaun untuk melihat satwa liar, seperti merak hijau, banteng jawa (Bos javanicus), dan berbagai macam jenis burung.

Jika ingin merasakan sensasi lebih liar, paket wisata minat khusus selama kurang lebih sepekan mengamati badak jawa ( Rhinoceros sondaicus) adalah pilihan tepat.

Siapkan saja anggaran sekitar Rp 30-40 juta untuk mencicipi magisnya rimba raya. Bagi penikmat senja, anda bisa berjalan menuju sisi barat pulau. Di tempat tersebut terdapat batu karang yang mirip pulau kecil atau kata pemandu disebut Karang Copong.

Karang itu dinamakan Copong karena tengahnya bolong atau copong. Dari Pulau Peucang sebagai titik tolak, wisatwan juga bisa melintas ke Pulau Handeuleum menggunakan kapal. Inilah salah satu keuntungan mengunjungi Pulau Peucang menggunakan kapal sewaan. Salah satu yang menarik dari Pulau Handeuleum adalah kita bisa menelusuri Sungai Cigenter menggunakan perahu kano dan melihat ekosistem hutan mangrove.

Selain beberapa spot yang sudah dijelaskan tersebut, pengunjung bisa mengunjungi Pantai Kalejetan, Karang Ranjang hingga Cibandawoh. Percayalah tempat-tempat ieu merupakan pilih tepat mengusir penat di kepala anda.

Baca juga: Memotret Langsung Badak Jawa di Habitat Terakhirnya Pantai pasir putih di Pulau Peucang, dilihat dari ketinggian. Foto: Donny Iqbal/Mongabay Indonesia Warisan dunia Sebagai informasi, TNUK adalah taman nasional pertama yang diresmikan di Indonesia. Malah Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan atau UNESCO menetapkan sebagai Alam Warisan Dunia pada 1992.

Jauh sebelum itu, konon Ujung Kulon semula merupakan daerah pertanian pulau peucang ujung kulon akhirnya hancur lebur beserta seluruh penduduknya saat Gunung Krakatau meletus dahsyat pada 1883.

Tak heran banyak peneliti luar menjadikan kawasan di bagian barat Pulau Jawa ini sebagai objek penelitian.

Setiap tahunnya, berdasarkan data TNUK, setidaknya 5.000 an wisatawan domestik dan mancanegara liburan ke Ujung Kulon. Wisatawan asing yang datang kebanyakan berasal dari Australia, Amerika Serikat, Belanda, Jerman, Inggris, dan Perancis.

Ujung Kulon memang memiliki keindahan tiada tara.

Pasir putih menghampar di sela-sela hijaunya hutan rimba. Laut biru menawarkan keindahan biota laut yang tak akan bosan dinikmati mata. Bagaikan surga tropis di ujung paling barat Pulau Jawa. Rusa timor (Timorensis) berkeliaran di Pualu Peucang, Taman Nasional Ujung Kulon, Banten. Foto: Donny Iqbal/Mongabay Indonesia “Pusing dibawa ke Peucang.

Itu pusing hilang,” seloroh teman sembari menceburkan diri ke laut. Berwisata ke Pulau Peucang sebaiknya dilakukan beramai-ramai. Kata Manajer Niki Peucang Resort Chris Tianthaihutu, salah satu penyedia jasa wisata, supaya tak cekak. Pasalnya ongkos paket wisata ke Peucang 2 hari 1 malam cukup lumayan. Tarif penginapan berkisar Rp 450.000-Rp 750.000 untuk kelas barak.

Jika ingin kelas hotel mulai dari harga Rp 1.2 – 2 juta per kamar per malam. Kini restoran pun sudah tersedia. Namun, Chris menyarankan untuk memesan jauh hari agar kebutuhan anda selama di Peucang dapat terpenuhi. Tertarik mencoba? Jangan lupa urus surat izin masuk kawasan konservasi.

Laut dan hutan di Pulau Peucang. Foto: Donny Iqbal/Mongabay Indonesia
11 shares • Share • Tweet • Pin Kalau dengar nama Ujung Kulon, saya teringat dengan palajaran pas sekolah dulu. Taman Nasional Ujung Kulon adalah rumah bagi hewan yang dilindungi yaitu badak bercula satu. Karena penasaran akhirnya saya ikutan open trip ke Pulau Peucang dari Jakarta. Lokasi Taman Nasional Ujung Kulon Taman Nasional Ujung Kulon terletak di Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglan, Provinsi Banten.

Pulau peucang ujung kulon dari peta memang kelihatannya dekat dari Jakarta. Jangan salah, untuk menuju ke Ujung Kulon membutuhkan waktu yang cukup lama yaitu sekitar 6 jam. Apalagi jalanannya pulau peucang ujung kulon cukup rusak. Kalau menggunakan mobil pribadi, dari Jakarta bisa lewat tol Jakarta – Merak atau tol Jakarta – Tangerang, kemudian keluar di Serang Timur.

Perjalanan dilanjutkan dengan menelusuri Jalan Pandeglang – Labuan – Sumur, totalnya 228KM. Setelah sampai di Sumur, perjalanan akan dilanjutkan ke Pulau Peucang menggunakan kapal.

Baca Juga: Pengalaman Melihat Orang Utan di Bukit Lawang Cara menuju ke Pulau Peucang Ada beberapa cara untuk berwisata ke Pulau Peucang yang juga terletak di Taman Nasional Ujung Kulon yaitu: 1. Cara menuju Pulau Peucang dengan open trip Wisata Pulau Peucang di Taman Nasional Ujung Kulon cocok untuk weekend trip.

Saya sarankan sih ikutan open trip yang diselenggarakan trip organizer. Berapa sih harga open trip ke Pulau Peucang? Saya ikutan trip selama dua hari dengan biaya Rp 650,000 per orangnya sudah termasuk: • Transportasi dari Jakarta ke Pulau Peucang PP • Sharing penginapan semalam di Pulau Peucang • Kapal untuk snorkeling atau hopping island • Makan • Pemandu • Biaya tiket masuk, dll Untuk sewa alat snorkeling biasanya ada yang memang sudah termasuk pake tur, ada juga yang nambah Rp 50,000 untuk alat snorkeling.

Sebenarnya sih kalau dihitung kasarnya total trip tiga hari. Soalnya berangkat biasanya Jumat tengah malam biar sampai di Desa Sumur keesokan harinya. 2. Cara menuju Pulau Peucang dengan transportasi umum Menuju Pulau Puecang dengan transportasi umum dari Jakarta bisa menggunakan kereta dari Stasiun Tanah Abang tujuan Rangkasbitung dan berhenti di Serang.

Selain menggunakan kereta api, bisa juga menggunakan Bus Primajasa dari Terminal Kampung Rambutan dengan Tujuan Serang.

Setelah sampai di Serang, harus cari elf lagi dengan tujuan Desa Sumur. Kalau memang mau organize sendiri, usahakan untuk cari teman-teman biar bisa sharing cost di kapalnya. Harga untuk sewa kapal dari Desa Sumur keliling Taman Nasional Ujung Kulon adalah Rp 3,000,000 selama dua hari dengan kapasitas 25 orang.

Selain itu kamu juga harus mikirin tentang penginapan juga. Kalau mau murah sih bisa nginap di Desa Sumur. Banyak homestay dengan variasi harga sekitar Rp 200,000 semalamnya.

Kalau ikutan tur biasanya nginep di Pulau Peucang langsung. Harga untuk kamar atau pondokkan di Pulau Peucang per malamnya Rp 500,000.

Jujur sih kalau memang enggak mau ribet, ikutan pulau peucang ujung kulon trip aja. Seru juga kan bisa nambah teman baru dan enggak repot juga. Harganya juga masih termasuk bersahabat kalau startnya dari Jakarta. Baca Juga: Melihat Ubur-Ubur Tanpa Sengat di Pulau Togean Pengalaman snorkeling di Ciapus, Citerjun, dan Legin Coba Nah, sekarang kita masuk ke bagian yang seru yaitu snorkeling. Awalnya saya tidak berharap banyak tapi ternyata keindahan bawah laut Pulau Peucang melebihi ekspektasi saya.

Rombongan kami snorkeling di beberapa spot seperti Ciapus, Citerjun, dan Legin Coba. Visibility air nya tidak terlalu bagus sih tapi terumbu karangnya lumayan bagus. Banyak sekali ikan-ikan berkelompok, kayak lagi meeting aja, haha.

Sambil berenang, saya mengejar ikan-ikan lucu ini dan menikmati keindahannya. Setelah menginjakkan kaki di Pulau Peucang, rasanya beda gitu pemandangannya. Lebih mirip hutan daripada pantai. Pantainya bersih dan cantik, apalagi cukup unik pulau peucang ujung kulon kehadiran hewan liar. Terlihat monyet, babi hutan, rusa, dan juga kadal yang lagi bersantai di sekitar penginapan. Menarik sih, saya belum pernah ngalami yang beginian sebelumnya. Tidak perlu khawatir karena binatang ini tidak ganggu kok.

Baca juga: Pengalaman Jalan-Jalan ke Belitung Tanpa Tour Pengalaman trekking di Cidaon dan Tanjung Layar Aktivitas lain yang kami lakukan selain snorkeling adalah trekking ke Cidaon dan Tanjung Layar. Spot Tanjung Layar untuk melihat sunset, sedangkan Cidaon itu seperti padang savana yang luas. Kalau beruntung bisa melihat banteng. Kepengen banget bisa melihat badak bercula satu.

Tapi sayangnya pemandu saya bilang langka sekali bisa melihat badak. Bahkan para peneliti harus menunggu dua sampai tiga minggu untuk melihat badak bercula satu. Baca juga: Tips wisata Pulau Komodo, melihat komodo liar di habitat aslinya Saya juga kaget ketika mendengar bahwa ternyata jumlah badak jawa di Taman Nasional Ujung Kulon hanya ada sekitar 50 ekor saja. Sisanya, 8 badak jawa bisa ditemukan juga di Taman Nasional Cat Tien, Vietnam.

Sebagai salah satu jenis mamalia, badak hanya bisa bereproduksi dalm 4-5 tahun. Ya, inilah hasil dari kerakusan manusia yang memburu binatang yang tidak berdaya ini sebagai alat untuk menghasilkan uang. Margasatwa liar ini seharusnya dilindungi, bukan untuk disakiti. Secara keseluruhan sih fasilitas di Pulau Peucang cukup memadai. Pondok-pondok yang sederhana dilengkapi dengan kamar mandi dan air yang bersih.

Pengalaman ini cukup berkesan bagi saya karena bisa merasakan hutan dan pantai di saat yang bersamaan. Baca juga: Wisata ke Pulau Karimunjawa, backpackeran sendiri atau ikutan trip organizer? Bersatu dengan alam dikelilingi binatang. Berbagi pengalaman seru bersama-sama. Berwisata ke Pulau Peucang, Taman Nasional Ujung Kulon wajib banget dicoba! Nonanomad bekerjasama dengan partner lain melalui program afiliasi. Yang berarti jika kamu booking melalui link di artikel ini, Nonanomad akan mendapat komisi tanpa kamu harus membayar lebih.

Nah, dengan cara ini kami dapat terus menulis artikel tentang traveling. Jika artikel ini bermanfaat tolong di share ya di sosmed kamu. Menggunakan foto atau gambar dari situs ini diperbolehkan, asalkan sertakan juga ya link back ke situs Nonanomad. Terima kasih. aduh impian bgt jalan-jalan ke sini, pulau peucang ujung kulon suka bgt margasatwa, jadi kalau ke sini bener2 surga buatku.

pgn liat banteng liar juga, apalagi badak. tapi harus lama ya? ada gak pulau peucang ujung kulon yg bisa memfasilitasi pencarian badak sampai misalnya semingguan gitu, bakal jadi salah satu hal yg memorable bgt buatku. -Traveler Paruh Waktu Puas!!! 2 kali ke p. Peucang #1 menyusur hutan dr desa terakhir setelah sumur, 3 malam di dalam hutan, 1 malam di p.

peucangini hrs didampingi polhut, kami berombongan 10 org + 2 polhut bersenjata api. #2 rombongan banyak kl 30 org, dr sumur langsung naik kapal ke p. Peucang. Seharian main di pantai di laut.

Terjadi gempa bumi sampai ga terasa saling asik di laut. Padahal episentrum di sekitar situ. Yg di darat heran tiba2 hewan2 liar pada masuk hutan, setelah itu terasa gempa. Sy yg renang/nyelam tdk terasa
• Home • Packages • Ujung Kulon Cruising Tour A • Ujung Kulon Cruising Tour B • Ujung Kulon Adventure Tour A • Ujung Kulon Adventure Tour B • Ujung Kulon Expedition Tour A • Ujung Kulon Expedition Tour B • Ujung Kulon Trekking Tour A • Ujung Kulon Trekking Tour B • Ujung Kulon Island Tour A • Ujung Kulon Island Tour B • Ujung Kulon Dive Tour • Panaitan Island Surfing • Packages • Krakatau One Day Tour • Krakatau Camping Tour • Krakatau Ujung Kulon Tour A • Krakatau Ujung Kulon Tour B • Krakatau Baduy Tribe Tour A • Krakatau Baduy Tribe Tour B • Krakatau Baduy Ujung Kulon Tour A • Krakatau Baduy Ujung Kulon Tour B • Facility • Villa • Fauna Lodge • Fast Boat • Slow Boat • Term Of Us • Contact More link Warm welcome to the magical world of Peucang tropical Island - Where you desire may be to simple relax and unwind on tropical island beach, while you enjoy a refreshing drink and soak up an amazing red sunset of the park and if the trill of discovery is your desire, our professional team will guide you to explored the wonder of Ujung Kulon through canoeing, trekking, beaches, rainf forest, pulau peucang ujung kulon lagoon, cruising or snorkeling through school of fish over vividly colorful unspoiled coral garden, experience the fine sea food cuisine and friendly nature of the park or after watching the last of the sun dip down into the Indian Ocean, pulau peucang ujung kulon around an open fire with a seafood BBQ or take a stroll along the beach and sample some enjoy the night by dancing around the bonfire and gazing at the star It offers the perfect location to relax pulau peucang ujung kulon to spend a memorable time here in Peucang island is one of island at Ujung Kulon National Park, right in the famous of the largest and most beautiful world heritage site in Indonesia.

The island is located in a very private and quiet surroundings provides you with a very comfortable base from where to enjoy everything that the area has to offer adventure tour.!. Experience our luxury nature site Escape to Java's best-kept secret. The Peucang is a peaceful nature retreat located in the heart of the unspoiled Ujung Kulon National Park on the island's stunning north west coast.

At 450 hectares it is the largest resort within the boundaries of the park and offers you the chance to get close to nature and relax in exquisite surroundings. The resort is casual and quiet, with a strong emphasis on restoring calm and simplicity to stressed minds and bodies.

Listen to the sound of birdsong and the whisper of the trees on the ocean breeze, explore the park by boat or by walking, and discover the magical underwater world on a snorkel or dive safari. The Peucang is the ultimate hideaway, an intimate boutique resort where you can escape and immerse yourself in the natural beauty of Java. ENJOY YOUR NATURE HOLIDAY The idea behind The Peucang was - like all good ideas - simple: to create the perfect nature retreat located in one of the most beautiful yet least visited parts of the wonderful of Peucang island - Ujung Kulon.

The concept was to work in harmony with nature to establish an intimate boutique hideaway where guests can escape the outside world and share the natural beauty of Ujung Kulon with their partners, families and friends. The resort is relaxed, casual and quiet, with the emphasis on restoring calm and simplicity to stressed minds and bodies, both on land in the forests of the Ujung Kulon National Park. Jl. Raya Carita KM. 09 Carita - Pandeglang 42264 Banten Indonesia. Jl. Taman Nasional Ujung Kulon, Sumur - Pandeglang 42283 Banten Indonesia.

+62 8521-644-8250 +62 8521-644-8250 info@peucangisland.com Reservation Call Center or WhatApps Indonesia on +62 8521-644-8250 (8.00 a.m. - 9.00 p.m.) Monday - Friday Western Time excluding Public Holidays)

BISA CAMPING.!! Objek Wisata Alam Ujung Kulon, Pulau Peucang nih..




2022 charcuterie-iller.com