Keluarga merupakan salah satu media sosialisasi penting karena

Pertama kali manusia mengalami proses sosialisasi di dalam keluarga. Keluarga sebagai kesatuan yang terdiri atas ayah, ibu, dan anak. Meski terbilang dalam kelompok kecil, peran keluarga sangat penting dalam proses sosialisasi. Hal ini dikarenakan, keluarga merupakan media pertama bagi individu belajar tentang nilai dan norma yang berlaku dalam masayarakat.

Jadi, jawaban yang tepat adalah D Keluarga Merupakan Salah Satu Media Sosialisasi Yang Penting Karena Keluarga Menjamin Kesehatan Anak Menjamin Perlindungan Terhadap Anak Menentukan Martabat Anak Memenuhi Kebutuhan Fisik Anak Media Pertama Pengenalan Nilai Dan Norma Terhadap Anak Menjamin Perlindungan Terhadap Anak Menentukan Martabat Anak Memenuhi Kebutuhan Fisik Anak?

- Kuisatu.com Skip to content Keluarga merupakan salah satu media sosialisasi yang penting karena keluarga menjamin kesehatan anak menjamin perlindungan terhadap anak menentukan martabat anak memenuhi kebutuhan fisik anak media pertama pengenalan nilai dan norma terhadap anak menjamin perlindungan terhadap anak menentukan martabat anak memenuhi kebutuhan fisik anak? Keluarga merupakan salah satu media sosialisasi yang penting karena keluarga menjamin kesehatan anak menjamin perlindungan terhadap anak menentukan martabat anak memenuhi kebutuhan fisik anak media pertama pengenalan nilai dan norma terhadap anak menjamin perlindungan terhadap anak menentukan martabat anak memenuhi kebutuhan fisik anak?

• menjamin kesehatan anak • Menjamin perlindungan terhadap anak • menentukan martabat anak keluarga merupakan salah satu media sosialisasi penting karena memenuhi kebutuhan fisik anak • media pertama pengenalan nilai dan norma terhadap anak Jawaban: E.

media pertama pengenalan nilai dan norma terhadap anak Dilansir dari Encyclopedia Britannica, keluarga merupakan salah satu media sosialisasi yang penting karena keluarga menjamin kesehatan anak menjamin perlindungan terhadap anak menentukan martabat anak memenuhi kebutuhan fisik anak media pertama pengenalan nilai dan norma terhadap anak menjamin perlindungan terhadap anak menentukan martabat anak memenuhi kebutuhan fisik anak media pertama pengenalan nilai dan norma terhadap anak.

Kemudian, saya sangat menyarankan anda untuk membaca pertanyaan selanjutnya yaitu Daerah memiliki topografi ketinggian tempat yang cocok untuk tanaman sayur mayur, sementara daerah B merupakan daerah dataran yang cocok untuk pertanian sawah. Perbedaan keterbatasan tersebut menimbulkan perbedaan permintaan dan penawaran?

beserta jawaban penjelasan dan pembahasan lengkap.
Keluarga merupakan salah satu media sosialisasi penting karena. a. menentukan martabat anak b. menjamin kesehatan anak c. memenuhi kebutuhan fisik anak d. menjamin perlindungan anak e. mengenalkan nilai dan norma - Ujian Tengah Semester 2 Genap UTS MID Sosiologi SMA Kelas 10 - Latihan Soal Sosiologi SMA - Latihan Soal Online Cara Menggunakan : Baca dan cermati soal baik-baik, lalu pilih salah satu jawaban yang kamu anggap benar dengan mengklik / tap pilihan yang tersedia.

Tips : Jika halaman ini selalu menampilkan soal yang sama secara beruntun, maka pastikan kamu mengoreksi soal terlebih dahulu dengan menekan tombol "Koreksi" diatas. Soal / jawaban salah? klik disini untuk mengoreksi melalui kolom komentar Tentang LatihanSoalOnline.com Latihan Soal Online adalah website yang berisi tentang latihan soal mulai dari soal SD / MI Sederajat, SMP / MTs sederajat, SMA / MA Sederajat hingga umum.

Website ini hadir dalam rangka ikut berpartisipasi dalam misi mencerdaskan manusia Indonesia. Halaman Depan - Hubungi Kami - Kirim Soal - Privacy Policy - - ★ SMA Kelas 10 / Ujian Tengah Semester 2 Genap UTS MID Sosiologi SMA Kelas 10 Keluarga merupakan salah satu media sosialisasi penting karena… a.

menentukan martabat anak b.

menjamin kesehatan anak c. memenuhi kebutuhan fisik anak d. menjamin perlindungan anak e.

mengenalkan nilai dan norma Pilih jawaban kamu: A B C D E Soal Selanjutnya > Soal / jawaban salah? klik disini untuk mengoreksi melalui kolom komentar Preview soal lainnya: Ujian Semester 2 (UAS / UKK) Biologi SMA Kelas 11 Pemberian vaksin merupakan upaya membentuk kekebalan… A. aktif alami B. pasif alami C. aktif buatan D. pasif buatan E.

seluler Cara Menggunakan : Baca dan cermati soal baik-baik, lalu pilih salah satu jawaban yang kamu anggap benar dengan mengklik / tap pilihan yang tersedia. Materi Latihan Soal Lainnya: • Benua • PKn SD Kelas 1 • Matematika SMP Kelas 7 • PAT Ekonomi SMA Kelas 10 • Remedial Tema 5 SD Kelas 5 • Organisasi Global dan Regional - Sejarah SMA Kelas 12 • Sistem Tata Surya - IPA SMP Kelas 7 • Keragaman Sosial Budaya - PPKn SD Kelas 5 • Ekosistem – IPA SD Kelas 5 • Buku Fiksi - Bahasa Indonesia SMP Kelas 9 Tentang LatihanSoalOnline.com Latihan Soal Online adalah website yang berisi tentang latihan soal mulai dari soal SD / MI Sederajat, SMP / MTs sederajat, SMA / MA Sederajat hingga umum.

Website ini hadir dalam rangka ikut berpartisipasi dalam misi mencerdaskan manusia Indonesia. Halaman Depan • Hubungi Kami • Kirim Soal • Privacy Policy • •
Hallo kak Adelio, kakak bnatu jawab ya !

Jawabannya adalah : C. Perantara pertama pengenalan nilai dan norma terhadap anak Yuk, simak pembahasan berikut ! Sosialisasi merupakan suatu proses belajar yang dilakukan oleh individu maupun kelompok mengenai nilai dan norma supaya dapat diterima oleh masyarakat. Dalam proses sosialisasi dapat dilakukan salah satunya melalui keluarga. Keluarga merupakan kesatuan terkecil yang terdiri atas ayah, ibu, dan anak.

Sosialisasi pertama kali dilakukan pada lingkungan keluarga. Oleh karena itu peran keluarga sangat penting dalam proses sosialisasi. Hal ini dikarenakan, keluarga merupakan media pertama bagi individu belajar tentang nilai dan norma yang berlaku dalam masayarakat.

Terima kasih sudah bertanya dan menggunakan Roboguru, semoga membantu ya :) Manfaat penelitian sosial keluarga merupakan salah satu media sosialisasi penting karena masyarakat antara lain adalah .

A. sebagai acuan untuk membuat kebijakan bagi masyarakat B. menjadi acuan .untuk menyelesaikan masalah dalam masyarakat C. sebagai dasar referensi penelitian selanjutnya D. menambah khazanah ilmu pengeta huan sosial E.

meningkatkan kompetensi i ndividu dalam masyarakat Munculnya selebriti-selebriti baru dari berbagai media sosial menunjukkan bahwa media massa dapat diklasifikasikan sebagai saluran mobilitas. Padahal, selama ini media massa tidak pernah diperhitungkan sebagai contoh dari teori saluran mobilitas. Fenomena di atas menggambarkan bahwa Sosiologi bersifat.

A. empiris B. teoretis C. kumulatif D. non-etis E. etis
Sosialisasi merupakan proses belajar yang kompleks, dengan adanya sosialisasi tentu saja manusia sebagai makhluk biologisakan menjadi manusia yang lebih berbudaya, cakap dalam menjalankan fungsinya yang tepat dalam perannya sebagai idnividu serta anggota kelompok.

Seorang bayi yang lahir ke dunia adalah organisme yang lemah, sehingga segala pemenuhan fisik akan sangat bergantung pada orang-orang dewasa. Namun sejak mulai beranjak besar dirinya akan mulai berinteraksi dengan lingkungannya serta menyerap banyak hal hingga nantinya tumbuh dewasa dan akan berakhir ketika dirinya meninggal. Hal-hal yang diserap ini meliputi nilai, sikap, rasa suka ataupun tidak suka, sennag atau sedih, keinginan, tujuan hidup, bereaksi pada lingkungan, serta pemahaman tentang segala sesuatu.

Semua hal tersebut didapatkan melalui proses sosialisasi. Di dalam proses peran keluarga dalam proses sosialisasi, individu akan mengalami internalisasi normal serta nilai sosial yang ada di lingkungan dimana dirinya tinggal, sehingga terbentuklah sebuah kepribadian. Setiap orang tentu perlu untuk mempelajari nilai serta norma sosial yang ada di dalam masyarakat, hal ini dikarenakan untuk pendewasaan diri serta membentuk kepribadian.

Dengan berbekal kedewasaan ini lah nantinya seseorang dapat memegang peran di dalam lingkup masyarakatnya. Sehingga sosialisasi adalah proses penanaman sikap dan ekcapakan yang mana dapat memainkan peran sosial di dalam masyarakat.

Tujuan dari adanya proses sosialisasi ini sendiri adalah: • Menumbuhkan disiplin. • Mengenalkan lingkungan yang ada di sekitar, agar dapat beradaptasi. • Mengajarkan peran sosial serta sikap penunjangnya. • Menanamkan aspirasi ataupun cita-cita.

• Mencegah adanya perilaku menyimpang. • Menjaga hubungan sosial. • Menganggarkan ketrampilan sebagai salah satu bentuk persiapan dasar dalam berpartisipasi ke kehidupan orang-orang dewasa. (baca juga: Pengertian peta) Tahap proses sosialisasi, di dalam proses sosialisasi sendiri terdiri dari beberapa tahapan, antara lain adalah: • Tahap Persiapan (Prepatory Stage), tahapan ini dialami seseorang saat setelah dilahirkan dan terjaid pada anak di rentang usia 0-2 tahun.

Di dalam tahapan ini, seorang anak juga baru mempersiapkan diri dalam mengenal dunia sosialnya. (baca juga: Perbedaan Sosialisasi Primer dan Sekunder) • Tahap Meniru (Play Stage), tahapan ini dimana seorang anak akan mulai belajar mengambil peran dari orang lain yang ada di sekitarnya. Anak akan mulai meniru peran-peran yang dilihat, didengar, hingga dilakukan oleh orang lain di lingkungannya. • Tahap Siap Bertindak atau Game Stage, di dalam tahapan ini anak tidak hanya mengetahui peran yang dijalankannya, namun juga mengetahui peran lainnya yang harus dijalankan dalam kondisi sadar layaknya remaja.

Di tahapan ini, seseorang telah mampu dalam menempatkan diri pada posisi orang lainnya serta memiliki hubungan yang semakin kompleks.

• Tahap penerimaan Norma Kolektif atau Generalized Stage, di dalam tahapan ini seseorang dianggap telah dewasa. Di dalam tahapan ini pula, dirinya telah memahami peran yang dijalankannya tersebut secara optimal.

(baca juga: Pewarisan Budaya) Baca juga: • Bentuk Hubungan Sosial • Contoh Negara Maju • Permasalahan Lingkungan Hidup • Kegiatan Ekonomi Di Indonesia • Dampak Kepadatan Penduduk Media Sosialisasi Media sosialisasi merupakan pihak-pihak berperan penting di dalam mempengaruhi atau melakukan sebuah sosialisasi.

Ada beberapa agen sosialisasi utama di dalam sebuah proses sosialisasi, antara lain adalah: • Keluarga, media sosialisasi keluarga menjadi media sosialiasi pertama di dalam sebuah proses sosialisasi dalam kehidupan seseorang.

Yang dimaksud keluarga disini adalah orang-orang terdekat seperti ayah, ibu, adik, kakak, dan lainnya yang tinggal bersama di dalam satu rumah. Melalui lingkungan keluarga, seseorang akan mulai belajar mengenal dunia yang ada di sekitarnya serta pola pergaulan dalam kehidupan sehari-hari.

• Teman sepermainan, media sosialisasi ini akan dialami seseorang setelah media sosialisasi keluarga. Di dalam media ini, seorang anak akan belajar dalam berinteraksi dengan orang yang seumuran dengannya. Dalam media sosial ini, seseorang akan belajar pula mengenai peraturan yang mengatur peranan pada orang-orang yang memiliki kedudukan sederajat. Tak hanya itu saja, anak akan mempelajari nilai sosial dan keadilan. • Sekolah, media sosial yang mana dialami seseorang di lembaga pendidikan.

lembaga ini keluarga merupakan salah satu media sosialisasi penting karena akan memberikan pengaruh pada anak dalam hal ilmu, ketrampilan, prestasi, nilai, norma, kemandirian, dan lainnya yang belum ditemukan di keluarga dan teman permainan.

• Media massa, media sosial yang mana melakukan proses sosialisasi dengan menggunakan media cetak dan media elektronik. Media massa dapat emmberikan pengaruh kepada seseorang mengenai hal-hal yang belum diketahui, baik positif maupun negatif.

(baca juga: Jenis Lembaga Sosial) Sponsors Link Seperti yang dijelaskan sebelumnya, keluarga memiliki peran tersendiri di dalam sebuah proses sosialisasi yang dialami seseorang. Peran keluarga disini sangat penting karena menjadi media sosial pertama dimana proses sosialisasi terjadi keluarga merupakan salah satu media sosialisasi penting karena dalam kehidupan seseorang.

Berikut ini beberapa peran keluarga dalam proses sosialisasi. 1. Pembentukan Karakter Perilaku seseorang dapat dikatakan merupakan cerminan dari kondisi keluarga keluarga merupakan salah satu media sosialisasi penting karena tersebut. Memang tidak selamanya hal ini seperti itu, namun ada hal yang perlu digarisbawahi adalah keluarga adalah pondasi awal yang memilliki peran di dalam pembentukan karakter seseorang dari masa kanak-kanak.

Sebagai unit terkecil yang ada di dalam masyarakat, keluarga memiliki peranan yang penting di dalam proses sosialisasi seseorang. Hal ini dikarenakan keluarga menjaid tempat pertama bagi seseorang dalam berinteraksi dengan orang lain. 2. Belajar Hidup Berkelompok Sebagai makhluk sosial, tentunya seseorang tidak dapat terlepas dari interaksi antar sesama. Misalnya saja di dalam lingkungan keluarga, dimana sang anak sejak dini sudah dikenalkan dengan kehidupan berkelompok oleh orang tua.

Sehingga anak akan secara perlahan memahami jika interaksi antar sesama individu lainnya adalah hal yang dibutuhkan dalam kehidupan sosial. (baca juga: Penyebab Terjadinya Konflik) 3.

Memberikan Ketrampilan dan Pengetahuan Dasar Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, keluarga adalah tempat awal dimana proses sosialisasi dialami oleh seseorang. Sebelum memulai kehidupan sosial di masyarakat, seseorang akan belajar ketrampilan dan pengetahuan dasar kepada anak. Ketrampilan serta pengetahuan dasar ini lah yang nantinya digunakan agar dapat hidup bermasyarakat.

4. Memberikan Contoh dan Teladan Yang Baik Di dalam proses sosialisasi yang terjadi di dalam keluarga, terdapat tahapan meniru atau play stage yang mana merupakan tahapan dimana anak akan meniru tingkah laku dan sikap dari orang tua serta orang lainnya yang berada diatas usianya. Sehingga disinilah peran keluarga amat diperlukan. Ibu, ayah, dan saudara lainnya harus membawa peran baik di depan anak sehingga nantinya dapat memberikan contoh yang tidak pantas yang mana memungkinkan bagi anak untuk ditiru.

(baca juga: Masalah Negara Berkembang) 5. Memberikan Kasih Sayang Peran keluarga lainnya di dalam kehidupan sosial adalah pemberi kasih sayang yang paling utama bagi anak-anak, sehingga nantinya anak merasa nyaman di dalam keluarga serta merasakan hangatnya kasih sayang dari kedua orang tua nya. (baca juga: Prinsip-Prinsip Pengelolaan Sumber Daya Alam) 6. Kontrol atau Controlling Karena menjadi agen sosial yang paling terdekat di dalam diri seseorang, tentu sudah menjadi peran keluarga sebagai pihak controlling ataupun pengawas yang mana mengintai setiap gerak-gerik yang dilakukan oleh anak.

Saat anak melakukan sesuatu hal yang menyimpang, sudah menjadi kewajiban orang tua untuk memberikan pengarahan yang benar dan tepat saat anak melakukan sesuatu hal yang tidak baik. 7. Sebagai Tempat Berlindung Yang Aman Di jaman seperti saat ini, banyak sekali ancaman kepada tumbuh kembang seorang anak.

Bahkan terdapat banyak sekali kasus yang timbul yang berkaitan dengan kekerasan pada anak, narkoba, pornografi, radikalisme, dan lainnya.

Sehingga untuk emncegahnya dibutuhkan kerja sama dari berbagai pihak, terutama pihak keluarga yang mana berperan dalam melindungi anak-anak dari segala ancaman yang ada. Untuk menjalankan perannya tersebut, keluarga dapat melakukan beragam hal melalui: • Menciptakan rasa aman dari berbagai aspek kehidupan. • Tanggap dalam setiap permasalahan yang dihadapi oleh anak. • Keteladanan pada pengendalian diri serta bersikap sabar di dalam segala kondisi.

• Komunikasi intens antara anak dan orang tua. (baca juga: Pengertian Masyarakat Multikultural) 8. Pondasi Dari Pendidikan Agama Keluarga juga menjadi pondasi dari pendidikan agama yang diberikan pada anak. Penerapan dari nilai-nilai agaman ini lah yang nantinya dapat menghindarkan anak dari perbuatan-perbuatan yang memberikan dampak negatif kedepannya. Keluarga menjadi salah satu tempat dimana pendidikan agaman diajarkan. Untuk menjalankan perannya tersebut, maka keluarga dapat menciptakan pondasi yang kuat melalui hal-hal berikut: • Penanaman nilai keagamaan.

• Penerapan nilai moral serta toleransi. • Keteladanan untuk bersikap jujur, baik dalam perkataan ataupun perbuatan. • Keteladanan serta bimbingan dalam menjalankan segala perintah agama serta menjauhi setiap larangannya, dan lainnya. (baca juga: Ciri Ciri Negara Maju) Dengan adanya dasar-dasar pendidikan agama yang didapatkan dari keluarga, maka seorang anak akan paham mengenai nilai serta norma yang menuntunnya untuk menjadi pribadi yang beriman dan bertaqwa.

Baca juga: • Faktor Pendorong Urbanisasi • Kabinet Pada Masa Demokrasi Liberal • Ciri Ciri Struktur Sosial • Macam-Macam Kelompok Sosial • Kenampakan Alam 9. Tempat Pemenuhan Kebutuhan Fisik dan Emosional Sponsors Link Keluarga memiliki peran dalam proses sosial yaitu dalam usaha pemenuhan kehidupan seseorang, baik dalam fisik maupun emosional. Kemajuan tekonolosi saat ini memang memberikan pengaruh yang cukup besar dalam hubungan emosional.

Misalnya saja, anak lebih tertarik dalam bermain dibandingkan bersama dengan keluarga, begitupula sebaliknya. Tak jarang saat berada di dalam ruangan, semua anggota sibuk dengan kegiatannya masing masing. Sehingga membuat anak menjadi tidak peduli dan peka pada kehidupan di sekitarnya. Sehingga peran keluarga lah yang harus diperhatikan, orang tua perlu meluangkan waktu serta berkomunikasi secara baik-baik.

(baca juga: Macam-Macam Ras di Indonesia) 10.

Motivator Utama Seorang anak tentu memiliki ketertarikan sendiri di dalam kehidupannya. Bila seorang anak mengalami kesulitan, kegagalan, kesusahan saat meraih hal yang diimpikannya.

Orang tua merupakan pihak pertama yang harus memberikan dukungan serta motivasi kepada anak. Motivasi ini adalah hal penting karena dapat membuat anak bangkit lagi dari keterpurukan yang ada dan melanjutkan perjalanan dalam meraih cita-citanya. Nah itu tadi beberapa peran keluarga dalam proses sosialisasi. Tentunya saja peran keluarga amat penting bagi proses sosialisasi seseorang dikarenakan keluarga menjadi yang paling terdekat pada diri seseorang. Semoga informasi diatas dapat bermanfaat bagi anda.

Sosiologi Kelas 10 - Sosialisasi




2022 charcuterie-iller.com