Berikut ini yang bukan merupakan ciri-ciri pada pilihan jawaban yang benar pada kalimat efektif adalah

MENU • Home • SMP • Matematika • Agama • Bahasa Indonesia • Pancasila • Biologi • Kewarganegaraan • IPS • IPA • Penjas • SMA • Matematika • Agama • Bahasa Indonesia • Pancasila • Biologi • Akuntansi • Matematika • Kewarganegaraan • Berikut ini yang bukan merupakan ciri-ciri pada pilihan jawaban yang benar pada kalimat efektif adalah • Fisika • Biologi • Kimia • IPS • Sejarah • Geografi • Ekonomi • Sosiologi • Penjas • SMK • Penjas • S1 • Agama • IMK • Pengantar Teknologi Informasi • Uji Kualitas Perangkat Lunak • Sistem Operasi • E-Bisnis • Database • Pancasila • Kewarganegaraan • Akuntansi • Bahasa Indonesia • S2 • Umum • About Me Kalimat efektif adalah kalimat yang mengungkapkan ide dan gagasan penulis yang di sampaikan kepada pendengar atau pembaca agar pembaca dan pendengar dapat menerima ide dan gagasan penulis atau pembicara dengan jelas.

kalimat berisi tentang ide dan gagasan penulis atau pembicara. konsep kalimat efektif di sampaikan melalui tulisan (bahasa tulisan) serta dengan gaya bahasa lisan. 9.1. Sebarkan ini: Kalimat efektif adalah kalimat yang dapat mengungkapkan gagasan penutur/penulisnya secara tepat sehingga dapat dipahami oleh pendengar/pembaca secara tepat pula.

Efektif dalam hal ini adalah ukuran kalimat yang memiliki kemampuan menimbulkan gagasan atau pikiran pada pendengar atau pembaca. Dengan kata lain, kalimat efektif adalah kalimat yang dapat mewakili pikiran penulis atau pembicara secara tepat sehingga pndengar/pembaca dapat memahami pikiran tersebut dengan mudah, jelas dan lengkap seperti apa yang dimasud oleh penulis atau pembicaranya. Pengertian Kalimat Efektif Menurut Para Ahli • Badudu (1989:36) Kalimat efektif adalah kalimat yang mampu menyampaikan informasi secar sempurna karena memenuhi syarat syarat pembentuk kalimat efektif tersebut.

• Ide, Gagasan, dan Konsep yang di sammpaikan secara : • Lisan (bahasa Lisan) • Tulisan (bahasa Tulisan) • Bahasa tulisan : • Berdiri sendiri; • Aturan lebih ketat; • Di gunakanya kalimat efektif sebagai satuan bahasa; • Kalimat efektif : • Kesalahan tafsir dapat di kurangi; • Memeiliki cirri-ciri tertentu (kalimat lain, seperti bahasa sastra, lisan).

Baca Juga : “Kalimat Imperatif” Pengertian & ( Fungsi – Ciri – Macam – Contoh ) • Contoh: Tomi pergi ke kampus, kemudian Tomi pergi ke perpustakaan (tidak efektif) Tomi pergi ke kampus, kemudian ke perpustakaan (efektif) • Kecermatan Dalam Pemilihan dan Penggunaan Kata Dalam membuat kalimat efektif jangan sampai menjadi kalimat yang ambigu (menimbulkan tafsiran ganda).

• Contoh: Mahasiswa perguruan tinggi yang terkenal itu mendapatkan hadiah (ambigu dan tidak efektif). Mahasiswa yang kuliah di perguruan tinggi yang terkenal itu mendapatkan hadiah (efektif). • Kehematan Kehematan dalam kalimat efektif maksudnya adalah hemat dalam mempergunakan kata, frasa, atau bentuk lain yang dianggap tidak perlu, tetapi tidak menyalahi kaidah tata bahasa.

Hal ini dikarenakan, penggunaan kata yang berlebih akan mengaburkan maksud kalimat. Untuk itu, ada beberapa kriteria yang perlu diperhatikan untuk dapat melakukan penghematan, yaitu: • Menghilangkan pengulangan subjek.

• Menghindarkan pemakaian superordinat pada hiponimi kata. • Menghindarkan kesinoniman dalam satu kalimat. • Tidak menjamakkan kata-kata yang berbentuk jamak. • Contoh: Karena ia tidak diajak, dia tidak ikut belajar bersama di rumahku. (tidak efektif) Karena tidak diajak, dia tidak ikut belajar bersama di rumahku. (efektif) Dia sudah menunggumu sejak dari pagi.

(tidak efektif) Dia sudah menunggumu sejak pagi. (efektif) • Kelogisan Kelogisan ialah bahwa ide kalimat itu dapat dengan mudah dipahami dan penulisannya sesuai dengan ejaan yang berlaku. Hubungan unsur-unsur dalam kalimat harus memiliki hubungan yang logis/masuk akal. • Contoh: Untuk mempersingkat waktu, kami teruskan acara ini. (tidak efektif) Untuk menghemat waktu, kami teruskan acara ini. (efektif) Baca Juga : “Kalimat Tunggal” Pengertian & ( Ciri – Jenis – Contoh ) • Kesatuan atau Kepaduan Kesatuan atau kepaduan di sini maksudnya adalah kepaduan pernyataan dalam kalimat itu, sehingga informasi yang disampaikannya tidak terpecah-pecah.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk menciptakan kepaduan kalimat, yaitu: • Kalimat yang padu tidak bertele-tele dan tidak mencerminkan cara berpikir yang tidak simetris. • Kalimat yang padu mempergunakan pola aspek + agen + verbal secara tertib dalam kalimat-kalimat yang berpredikat pasif persona. • Kalimat yang padu tidak perlu menyisipkan sebuah kata seperti daripada atau tentang antara predikat kata kerja dan objek penderita.

Contoh: Kita harus dapat mengembalikan kepada kepribadian kita orang-orang kota yang telah terlanjurmeninggalkan rasa kemanusiaan itu. (tidak efektif) Kita harus mengembalikan kepribadian orang-orang kota yang sudah meninggalkan rasa kemanusiaan.

(efektif) Makalah ini membahas tentang teknologi fiber optik.

(tidak efektif) Makalah ini membahas teknologi fiber optik. (efektif) • Keparalelan atau Kesajajaran Keparalelan atau kesejajaran adalah kesamaan bentuk kata atau imbuhan yang digunakan dalam kalimat itu. Jika pertama menggunakan verba, bentuk kedua juga menggunakan verba. Jika kalimat pertama menggunakan kata kerja berimbuhan me- maka kalimat berikutnya harus menggunakan kata kerja berimbuhan me- juga.

• Contoh: Kakak menolong anak itu dengan dipapahnya ke pinggir jalan. (tidak efektif) Kakak menolong anak itu dengan memapahnya ke pinggir jalan. (efektif) Harga sembako dibekukan atau kenaikan secara luwes. (tidak efektif) Harga sembako dibekukan atau dinaikkan secara luwes. (efektif) • Ketegasan Ketegasan atau penekanan ialah suatu perlakuan penonjolan terhadap ide pokok dari kalimat. Untuk membentuk penekanan dalam suatu kalimat, ada beberapa cara, yaitu: Meletakkan kata yang ditonjolkan itu di depan kalimat (di awal kalimat) • Contoh: Harapan kami adalah agar soal ini dapat kita bicarakan lagi pada kesempatan lain.

Pada kesempatan lain, kami berharap kita dapat membicarakan lagi soal ini. (ketegasan) Presiden mengharapkan agar rakyat membangun bangsa dan negara ini dengan kemampuan yang ada pada dirinya. Harapan presiden ialah agar rakyat membangun bangsa dan negaranya. (ketegasan) Membuat urutan kata yang bertahap • Contoh: Bukan seribu, sejuta, atau seratus, tetapi berjuta-juta rupiah, telah disumbangkan kepada anak-anak terlantar.

(salah) Bukan seratus, seribu, atau sejuta, tetapi berjuta-juta rupiah, telah disumbangkan kepada anak-anak terlantar. (benar) Melakukan pengulangan kata (repetisi) • Contoh: Cerita itu begitu menarik, cerita itu sangat mengharukan. Melakukan pertentangan terhadap ide yang ditonjolkan. Contoh: • Anak itu bodoh, tetapi pintar. Mempergunakan partikel penekanan (penegasan), seperti: partikel –lah, -pun, dan –kah.

• Contoh: Dapatkah mereka mengerti maksud perkataanku? Dialah yang harus bertanggung jawab dalam menyelesaikan tugas ini Kesalahan dalam Menyusun Kalimat Efektif dan Solusinya • Pleonastis Pleonastis atau pleonasme adalah pemakaian kata yang mubazir (berlebihan), yang sebenarnya tidak perlu.

Contoh-contoh kalimat yang mengandung kesalahan pleonastis antara lain: Banyak tombol-tombol yang dapat Anda gunakan. Kalimat ini seharusnya : Banyak tombol yang dapat Anda gunakan. Kita harus saling tolong-menolong.

Kalimat ini seharusnya : Kita harus saling menolong, atau Kita seharusnya tolong-menolong. • Kontaminasi Contoh kalimat yang mengandung kesalahan kontaminasi dapat kita lihat pada kalimat berikut ini: Fitur terbarunya Adobe Photoshop ini lebih menarik dan bervariasi. Kalimat tersebut akan menjadi lebih efektif apabila akhiran –nya dihilangkan. Sehingga menjadi : Fitur terbaru Adobe Photoshop ini lebih menarik dan bervariasi.

• Salah pemilihan kata Contoh kalimat yang mengandung kesalahan pemilihan kata dapat kita lihat pada kalimat berikut ini: Saya mengetahui kalau ia kecewa. Seharusnya: Saya mengetahui bahwa ia kecewa. • Salah Nalar Contoh kalimat yang mengandung kesalahan nalar dapat kita lihat pada kalimat berikut ini: Bola gagal masuk gawang.

Seharusnya: Bola tidak masuk gawang. • Pengaruh bahasa asing atau daerah (interferensi) Bahasa Asing Contoh kalimat yang mengandung kesalahan karena terpengaruh bahasa asing terlihat pada kalimat berikut: Saya tinggal di Semarang di mana ibu saya bekerja. Kalimat ini bisa jadi mendapatkan pengaruh bahasa Inggris, lihat terjemahan kalimat berikut: I live in Semarang where my mother work Dalam bahasa Indonesia sebaiknya kalimat tersebut menjadi: Saya tinggal di Semarang tempat ibu saya bekerja.

Bahasa daerah Contoh kalimat yang mengandung kesalahan karena terpengaruh bahasa daerah dapat kita lihat pada kalimat berikut: Anak-anak sudah pada datang.

Dalam bahasa Indonesia sebaiknya kalimat tersebut menjadi: Anak-anak sudah datang. Contoh lain pengaruh bahasa daerah, khususnya bahasa Jawa, juga dapat kita lihat pada kalimat berikut. Penulis menemukan contoh ini dari sebuah rubrik di tabloid anak-anak Yunior. Masuknya keluar mana? (Jawa: Mlebune metu endi?) Kita sebaiknya mengganti kalimat tersebut dengan: Masuknya lewat mana? • Kata depan yang tidak perlu Sering kali kita membuat kalimat yang mengandung kata depan yang tidak perlu seperti pada kalimat berikut: • Contoh : Di program ini menyediakan berbagai fitur terbaru.

Agar menjadi efektif, sebaiknya kita menghilangkan kata depan di, sehingga kalimatnya menjadi: Program ini menyediakan berbagai fitur terbaru. Hal yang Mengakibatkan Suatu Tuturan Menjadi Kurang Efektif Ada beberapa hal yang mengakibatkan suatu tuturan menjadi kurang efektif, antara lain Kurang padunya kesatuan gagasan.

Setiap tuturan terdiri atas beberapa satuan gramatikal. Agar tuturan itu memiliki kesatuan gagasan, satuan-satuan gramatikalnya harus lengkap dan mendukung satu ide pokoknya. Kita bisa melihat pada contoh berikut: Program aplikasi MS Word dapat Anda gunakan sebagai pengolah kata. Dengan program ini Anda dapat melakukan berbagai aktivitas perkantoran seperti mengetik surat atau dokumen.

MS Word adalah produk peranti lunak keluaran Microsoft. Kalimat-kalimat pada contoh tersebut tidak mempunyai kesatuan gagasan. Seharusnya setelah diungkapkan gagasan tentang “fungsi MS Word” pada kalimat pertama, diungkapkan gagasan lain yang saling bertautan.

Kurang ekonomis pemakaian kata. Ekonomis dalam berbahasa berarti penghematan pemakaian kata dalam tuturan. Sebaiknya kita menghindari kata yang tidak diperlukan benar dari sudut maknanya, misalnya: membicarakan tentang transmigrasi Seharusnya: membicarakan transmigrasi sudah pada tempatnya apabila Seharusnya: sudah selayaknya apabila Depresi ekonomi bukan hanya dirasakan oleh kaum pribumi lapisan bawah, tetapi juga dirasakan oleh kelompok elite pribumi.

Seharusnya: Depresi ekonomi dirasakan oleh kaum pribumi lapisan bawah dan kelompok elite. Atau: Depresi ekonomi dirasakan kaum pribumi di semua lapisan. Kurang logis susunan gagasannya Tulisan dengan susunan gagasan yang kurang logis dapat kita lihat pada contoh berikut: Karena zat putih telurnya itulah maka telur dan dagingnya ayam itu sangat bermanfaat untuk tubuh kita. Semua makhluk dalam hidupnya memerlukan zat putih telur, manusia untuk melanjutkan hidupnya perlu akan zat putih telur.

Kita dapat membuat tulisan itu menjadi efektif seperti berikut: Semua makhluk hidup memerlukan zat putih telur yang berasal dari telur dan daging ayam. Manusia adalah makhluk hidup. Jadi, manusia memerlukan zat putih telur yang berasal dari telur dan daging ayam untuk melanjutkan hidupnya. Dapat dikatakan bahwa telur dan daging ayam sangat bermanfaat bagi tubuh.

Pemakaian kata-kata yang kurang sesuai ragam bahasanya Pemakaian bahasa tidak baku hendaknya dihindari dalam ragam bahasa keilmuan. Penulis menghaturkan terima kasih kepada Bapak Prof. Dr. Gatot A.S atas bimbingannya dalam menyelesaikan buku ini. Sehubungan dengan hal itu Takdir Alisyahbana bilang bahwa hal bahasa Indonesia dapat menjadi bahasa internasional. Pemakaian kata menghaturkan dan bilang tidak tepat untuk ragam bahsa keilmuan, sehingga kata-kata tersebut sebaiknya diganti dengan mengucapkan dan mengatakan.

Konstruksi yang bermakna ganda Suatu kalimat dipandang dari sudut tata bahasanya mungkin tidak salah, namun kadang-kadang mengandung tafsiran ganda (ambigu) sehingga tergolong kalimat yang kurang efektif. Kalimat yang memiliki makna ganda dapat kita lihat pada kalimat-kalimat: Istri kopral yang nakal itu membeli sepatu. Unsur yang nakal itu menerangkan istri atau kopral ? Jika yang dimaksud nakal adalah istri, maka kalimat itu seharusnya menjadi: Istri yang nakal kopral itu membeli sepatu.

Penyuluh menerangkan cara beternak berikut ini yang bukan merupakan ciri-ciri pada pilihan jawaban yang benar pada kalimat efektif adalah baru kepada para petani. Kata baru pada kalimat itu menerangkan kata ayam atau cara beternak? Jika kata baru menerangkan cara beternak, kalimat itu menjadi lebih baik seperti kalimat berikut: Penyuluh menerangkan cara baru beternak ayam kepada para petani.

Penyusunan kalimat yang kurang cermat. Penyusunan yang kurang cermat dapat mengakibatkan nalar yang terkandung di dalam kalimat tidak runtut sehingga kalimat menjadi kurang efektif.

Tugas kemanusiaan dalam suatu jabatan ialah untuk mengelola sejumlah manusia memerlukan keprihatinan serta dedikasi yang tangguh. Kalimat tersebut dapat diperbaiki seperti berikut: Tugas kemanusiaan dalam suatu jabatan, yakni pengelolaan sejumlah manusia, memerlukan keprihatinan serta dedikasi yang tangguh. Tugas kemanusiaan dalam suatu jabatan ialah pengelolaan sejumlah manusia. Hal ini berikut ini yang bukan merupakan ciri-ciri pada pilihan jawaban yang benar pada kalimat efektif adalah keprihatinan dan dedikasi yang tangguh.

Bentuk kata dalam perincian yang tidak sejajar. Dalam kalimat yang berisi perincian, satuan-satuan dalam perincian itu akan lebih efektif jika diungkapkan dalam bentuk sejajar. Jika dalam suatu kalimat perincian satu diungkapkan dalam bentuk kerja, benda, frasa, maupun kalimat, perincian lainnya juga diungkapkan dalam bentuk kerja, benda, frasa, maupun kalimat juga (sejajar).

Baca Juga : “Kalimat Baku & Tidak Baku” Definisi & ( Ciri – Syarat – Contoh ) Contoh kalimat yang perinciannya tidak sejajar : Kegiatan penelitian meliputi pengumpulan data, mengklasifikasikan data, dan menganalisis data.

Seharusnya: Kegiatan penelitian meliputi pengumpulan data, pengklasifikasian data, dan penganalisisan data. Dengan penghayatan yang sunguh-sungguh terhadap nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, kita akan dapat hidup bermasyarakat dengan selaras, serasi, dan seimbang. Seharusnya: Dengan menghayati secara sunguh-sungguh terhadap nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, kita akan dapat hidup bermasyarakat dengan selaras, serasi, dan seimbang.

Atau: Dengan penghayatan yang sungguh-sungguh terhadap nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, kita akan dapat hidup bermasyarakat dengan selaras, serasi, dan seimbang. Syarat Syarat Kalimat Efcklif Syarat syarat kalimat efektif adalah sebagai berikut : • Secara tepat mewakili ungkapan gagasan atau perasaan pembicara atau penulis. • Dapat memperlihatkan gagasan yang sama dalam pikiran pendengar atau pembaca seperti yang inginkan oleh panbicara atau penulis.

Syarat syarat lainnya yaitu : Kesatuan Gagasan Kalimat yang baik adalah yang mengandung satu ide dan gagasan pokok. Dalam kalimat tidak boleh terdapat pemhahan satu kesatuan gagasan kepada kesatuan gagasan lain yang tidak berhubungan. Sebuah kesatuan gagasan diwakili oleh fungsi subjek. predikat, dan objek. Bentuknya dapat berupa : Kesatuan Tunggal Contoh : semua siswa mendapatkan pengertian mengenai rencana sekolah tahun ajaran baru.

Kesatuan Gabungan Contoh : Gunadi menyiapkan rangkuman proposal laporan keuangan seharian dan akan disampaikan pada seminar hari ini di depan direktur. Kesatuan Pilihan Contoh : Anda boleh terus melanjutkan bekerja di perusahaan, atau bekerja diperusahaan lain itu. Kesatuan yang Mengandung Pertentangan Contoh : Sapril kuliah di darmajaya jurusan Sistem Informasi, tetapi ia ingin mendapatkan gelar S.sos. Baca Juga : “Kalimat Berita Positif & Negatif” Pengertian & ( Contoh – Perbedaan ) Penekanan Pada Kalimat Efektif Penekanan adalah upaya untuk memberikan tekanan terhadap gagasan pokok atau gagasan utama didalam kalimat.

Penekanan dalam bahasa lisan dcngan menggunakan intonasi atau gerak-gerik (dapat digunakan dengan gerakan tangan,kepala, dan gerakan badan). sedangkan dalam bahasa tulisan dilakukan dengan cara : Mengubah Letak Kalimat yang Ditekankan Sebuah kalimat dapat diubah struktumya dengan menempatkan kata yang dipentingkan pada awal, tengah atau akhir kalimat. Contoh : • Kami berharap pada kcsempatan lain kita dapat membicarakn lagi soalini. • Harapan kami adalah agar soal ini dapat kita bicarakan pada kesempatan lain.

• Soal ini dapat kita bicarakan lagi pada kesempatan lain, demikin harapan kami. • Wujud ide dan penjelasan kalimat efektif itu meliputi : • Subjek; • Predikat; • Objek; • Keterangan; Contoh kalimat efektif : • Kepada mahasiswa di harap mendaftarkan diri di skretariat.

• Dalam rapat itu memutuskan sanksi akademi terhadap para mahasiswa yang ikut berdemonstrasi. • Sebenarnya rizki bias terpilih sebagai salah satu mahasiswa teladan, apabila ia mempertahankan kedisiplinannya dalam belajar. • Perbaikan kalimat menjadi lebih efektif • Mahasiswa di harap mendaftarkan diri di secretariat. • Rapat itu memutuskan sanksi akademik terhadap mahasiswa yang ikut berdemonstrasi. • Rizki dapat terpilih sebagai salah satu mahassiswa teladan, apabila ia mempertahankan kedisiplinannya dalam belajar.

• Kalimat Efektif Dan Kesepadanan Serta Kesatuan : • Kalimat yang lengkap dapat terdiri atas unsure-unsur kalimat yang meliputi subjek, predikat, objek, keterangan dan pelengkap. • Kesepadanan ialah hubungan timbal balik antara subjek dan predikat, antara predikat dan objek, serta dengan keterangan atau pelengkap. • Kesatuan ialah bahwa setiap kalimat harus memenuhi satu ide pokok atau kesatua pikiran Contoh : Banyak orang pro dan kontra terhadap RUU Sisdiknas • Kalimat Efektif Dan Kesejajaran Bentuk a.

Yang dimaksud kesejajaran ( Plaralelisme) di dalam penyusunan kalimat efektif ialah pengunaan bentuk-bentuk bahasa yang sama atau konstruksi bahasa yang sama dan di pakai dalam susunan serial. Contoh Kalimat : Penyakit Alzheimerdan pikunsuatu penyakit di usia tua dan yang paling mengerikan dan membahayakan, sebab pencegahan dan pengobatanya belum ada yang tahu. b. Frasa (kelompok kata)di sejajarkan dengan frasa, demikian juga kata benda, kata kerja, dan kata sifat.

di sejajarkan dengan kata benda, kata kerja, dan kata sifat. Contoh : Penghapusan pankalan asing dan penarikan kembali tentara imperalis dari bumi Asia – Afrika akan mempercepat perwujudan cita-cita segenap bangsa. • Kalimat Efektif Dan Penghematan Kata Penghematan tersebut meliputi hal pemakaian kata, frasa, atau bentuk lainya yang di anggap tidak di perlukan.

• Pengulangan Unsur-unsur Kalimat Contoh : • Hadirin serentak berdiri begitu mereka mengetahui mempelai memasuki ruangan. (tdak efektif). • Hadirin serentak berdiri begitu mengetahui mempelai memasuki ruangan. (efektif). • Penggunaan Hiponim Di dalamnya terkandung makna dasar kelompok makna yang besangkutan misalnya, kata merah sudah mengandung makna warna desembar sudah mengandung makna bulan, agar kalimat yang kita buat menjadi efektif “tidak harus di ungkapkan / dinyatakan”. Contoh : • Laju inflasi bulan januaari tahun lalu sebesar 0,7 % sedangkan bulan april tahun ini 1,5 % (salah).

• Laju inflasi januaari tahun lalu sebesar 0,7 % sedangkan april tahun ini 1,5 % (benar). Ciri-Ciri Kalimat Efektif Beberapa ciri kalimat efektif yang kami kumpulkan, diantaranya: • Memakai diksi yang tepat.

• Mempunyai unsur pokok atau penting, minimal Subjek Predikat (SP). • Taat kepada tata aturan ejaan yang disempurnakan (EYD) yang berlaku. • Melakukan berikut ini yang bukan merupakan ciri-ciri pada pilihan jawaban yang benar pada kalimat efektif adalah ide pokok. • Mengacu kepada penghematan penggunaan kata. • Memakai kesejajaran bentuk bahasa yang dipakai. • Memakai variasi struktur kalimat. • Memakai kesepadanan antara struktur bahasa dan jalan pikiran yang logis dan sistematis.

• Mewujudkan koherensi yang baik dan kompak. • Memperhatikan pararelisme. • Merupakan komunikasi yang berharkat. • Diwarnai kehematan. • Didasarkan pada pilihan kata yang baik. Contoh Kalimat Efektif dalam Paragraf • Contoh kalimat tidak efektif dalam paragraf: Saya ini adalah mahasiswa Universitas Gajah Mada, kebetulan saya kontrak rumah di daerah Stasiun Tugu.Jadi untuk pergi kuliah saya harus menggunakan transportasi umum yaitu, Trans Jogja.Selain saya, Banyak para mahasiswa Gajah Mada yang tinggal di daerah Stasiun Tugu yang menggunakan fasilitas Trans Jogja sebagai sarana transportasi.

• Contoh kalimat yang sudah dibenarkan sehingga menjadi kalimat efektif: Saya adalah mahasiswa Universitas Gajah Mada.Saya kontrak rumah di daerah Stasiun Tugu.Untuk pergi kuliah, saya menggunakan transportasi umum yaitu, Trans Jogja.Selain saya, banyak mahasiswa Gajah Mada yang tinggal di Stasiun Tugu menggunakan fasilitas Trans Jogja sebagai sarana transportasi.

Jika kamu rasa materi tentang kalimat efektif diatas masih belum lengkap alias masih kurang, silahkan sampaikan lewat kolom komentar.Semoga membantu. Unsur-Unsur Kalimat Efektif Unsur kalimat adalah fungsi sintaksis yang dalam buku-buku tata bahasa Indonesia lama lazim disebut jabatan kata dan kini disebut peran kata dalam kalimat, yaitu subjek (S), predikat (P), objek (O), pelengkap (Pel), dan keterangan (Ket).

Kalimat bahasa Indonesia baku sekurang-kurangnya terdiri atas dua unsur, yakni subjek dan predikat. Unsur yang lain (objek, pelengkap, dan keterangan) dalam suatu kalimat dapat wajib hadir, tidak wajib hadir, atau wajib tidak hadir.

Subjek (S) Subjek (S) adalah bagian kalimat menunjukkan pelaku, tokoh, sosok (benda), sesuatu hal, suatu masalah yang menjadi pangkal/pokok pembicaraan.Subjek biasanya diisi oleh jenis kata/frasa benda (nominal), klausa, atau frasa verbal.

Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh sebagai berikut ini: • Ayahku sedang melukis. • Meja direktur • Yang berbaju batik dosen saya. • Berjalan kaki menyehatkan badan. • Membangun jalan layang sangat mahal. Kata-kata yang dicetak tebal pada kalimat di atas adalah S. Contoh S yang diisi oleh kata dan frasa benda terdapat pada kalimat (a) dan (b), contoh S yang diisi oleh klausa terdapat pada kalimat (c), dan contoh S yang diisi oleh frasa verbal terdapat pada kalimat (d) dan (e).

Dalam bahasa Indonesia, setiap kata, frasa, klausa pembentuk S selalu merujuk pada benda (konkret atau abstrak). Pada contoh di atas, kendatipun jenis kata yang mengisi S pada kalimat (c), (d) dan (e) bukan kata benda, namun hakikat fisiknya tetap merujuk pada benda.Bila kita menunjuk pelaku pada kalimat (c) dan (d), yang berbaju batik dan berjalan kaki tentulah orang (benda).

Demikian juga membangun jalan layang yang menjadi S pada kalimat (e), secara implisit juga merujuk pada “hasil membangun” yang tidak lain adalah benda juga. Di samping itu, kalau diselami lebih dalam, sebenarnya ada nomina yang lesap, pada awal kalimat (c) sampai (e), yaitu orang pada awal kalimat (c) dan kegiatan pada awal kalimat (d) dan (e).

Selain ciri di atas, S dapat juga dikenali dengan cara bertanya dengan memakai kata tanya siapa (yang)… atau apa (yang)… kepada P. Kalau ada jawaban yang logis atas pertanyaan yang diajukan, itulah S. Jika ternyata jawabannya tidak ada dan atau tidak logis berarti kalimat itu tidak mempunyai S.

Inilah contoh “kalimat” yang tidak mempunyai S karena tidak ada/tidak jelas pelaku atau bendanya. • Bagi siswa sekolah dilarang masuk.

• Di sini melayani obat generic. • Memandikan adik di pagi hari. Contoh (a) sampai (c) belum memenuhi syarat sebagai kalimat karena tidak mempunyai S. Kalau ditanya kepada P, siapa yang dilarang masuk pada contoh (a) siapa yang melayani resep pada contoh (b) dan siapa yang memandikan adik pada contoh (c), tidak ada jawabannya. Kalaupun ada, jawaban itu terasa tidak logis. Berikut ini yang bukan merupakan ciri-ciri pada pilihan jawaban yang benar pada kalimat efektif adalah (P) Predikat (P) adalah bagian kalimat yang memberitahu melakukan (tindakan) apa atau dalam keadaan bagaimana subjek (pelaku/tokoh atau benda di dalam suatu kalimat).

Selain memberitahu tindakan atau perbuatan subjek (S), P dapat pula menyatakan sifat, situasi, status, ciri, atau jatidiri S. Termasuk juga sebagai P dalam kalimat adalah pernyataan tentang jumlah sesuatu yang dimiliki oleh S. predikat dapat juga berupa kata atau frasa, sebagian besar berkelas verba atau adjektiva, tetapi dapat juga numeralia, nomina, atau frasa nominal. Perhatikan contoh berikut: • Kuda • Ibu sedang tidur siang. • Putrinya cantik jelita. • Kota Jakarta dalam keadaan aman.

• Kucingku belang tiga. • Robby mahasiswa baru. • Rumah Pak Hartawan Kata-kata yang dicetak tebal dalam kalimat di atas adalah P. kata meringkik pada kalimat (a) memberitahukan perbuatan kuda.

Kelompok kata sedang tidur siang pada kalimat (b) memberitahukan melakukan apa ibu, cantik jelita pada kalimat (c) memberitahukan bagaimana putrinya, dalam keadaan aman pada kalimat (d) memberitahukan situasi kota Jakarta, belang tiga pada kalimat (e) memberitahukan ciri kucingku, mahasiswa baru pada kalimat (f) memberitahukan status Robby, dan lima pada kalimat (g) memberitahukan jumlah rumah Pak Hartawan.

Berikut ini contoh kalimat yang tidak memiliki P karena tidak ada kata-kata menunjuk pada perbuatan, sifat, keadaan, ciri, atau status pelaku atau bendanya.

• Adik saya yang gendut lagi lucu itu. • Kantor kami yang terletak di Jln. Gatot Subroto. • Bandung yang terkenal kota kembang. Walaupun contoh (a), (b), (c) ditulis persis seperti lazimnya kalimat normal, yaitu diawali dengan huruf kapital dan diakhiri dengan tanda titik, namun di dalamnya tidak ada satu kata pun yang berfungsi sebagai P. Tidak ada jawaban atas pertanyaan melakukan apa adik yang gendut lagi lucu (pelaku) pada contoh (a), tidak ada jawaban atas pertanyaan kenapa atau ada apa dengan kantor di Jalan Gatot Subroto dan Bandung terkenal sebagai kota kembang itu pada contoh (b) dan (c).

Karena tidak ada informasi tentang tindakan, sifat, atau hal lain yang dituntut oleh P, maka contoh (a), (b), (c) tidak mengandung P. Karena itu, rangkaian kata-kata yang cukup panjang pada contoh (a), (b), (c) itu belum merupakan kalimat, melainkan baru merupakan kelompok kata atau frasa. Objek (O) Objek (O) adalah bagian kalimat yang melengkapi P.

objek pada umumnya diisi oleh nomina, frasa nominal, atau klausa.Letak O selalu di belakang P yang berupa verba transitif, yaitu verba yang menuntut wajib hadirnya O, seperi pad contoh di bawah ini.

• Nurul menimang … • Arsitek merancang … • Juru masak menggoreng … Verba transitif menimang, merancang, dan menggoreng pada contoh tersebut adalah P yang menuntut untuk dilengkapi. Unsur yang akan melengkapi P pada ketiga kalimat itulah yang dinamakan objek. Jika P diisi oleh verba intransitif, O tidak diperlukan.Itulah sebabnya sifat O dalam kalimat dikatakan tidak wajib hadir.Verba intransitive mandi, rusak, pulang yang menjadi P dalam contoh berikut tidak menuntut untuk dilengkapi.

• Nenek mandi. • Komputerku rusak. • Tamunya pulang. Objek dalam kalimat aktif dapat berubah menjadi S jika kalimatnya dipasifkan.Perhatikan contoh kalimat berikut yang letak O-nya di belakang dan ubahan posisinya bila kalimatnya dipasifkan. • Martina Hingis mengalahkan Yayuk Basuki (O) • Yayuk Basuki (S) dikalahkan oleh Martina Hingis. • Orang itu menipu adik saya (O) • Adik saya (S) ditipu oleh oran itu.

Pelengkap (pel) Pelengkap (P) atau komplemen adalah bagian kalimat yang melengkapi P. letak Pelengkap umumnya di belakang P yang berupa verba. Posisi seperti itu juga ditempati oleh O, dan jenis kata yang mengisi Pel dan O juga sama, yaitu dapat berupa nomina, frasa nominal, atau klausa.

Namun, antara Pel dan O terdapat perbedaan. Perhatikan cnntoh di bawah ini: Kedua kalimat aktif (a) dan (b) yang Pel dan O-nya sama-sama diisi oleh nomina Pancasila, jika hendak dipasifkan ternyata yang bisa hanya kalimat (a) yang menempatkan Pancasila sebagai O.

Ubahan kalimat (a) menjadi kalimat pasif adalah sebagai berikut: Posisi Pancasila sebagai Pel pada kalimat (b) tidak bisa dipindah ke depan menjadi S dalam kalimat pasif. Contoh berikut adalah kalimat yang tidak gramatikal. Pancasila dilandasi oleh banyak orsospol.

Hal lain yang membedakan Pel dan O adalah jenis pengisinya. Selain diisi oleh nomina dan frasa nominal, Pelengkap dapat juga diisi oleh frasa adjectival dan frasa preposisional. Di samping itu, letak Pelengkap tidak selalu persis di belakang P. Apabila dalam kalimatnya terdapat O, letak pel adalah di belakang O sehingga urutan penulisan bagian kalimat menjadi S-P-O-Pel.

Berikut adalah beberapa contoh pelengkap dalam kalimat. • Sutardji membacakan pengagumnya puisi kontemporer. • Mayang mendongengkan Rayhan Cerita si Kancil. • Sekretaris itu mengambilkan atasannya air minum. • Annisa mengirimi kakeknya kopiah bludru. • Berikut ini yang bukan merupakan ciri-ciri pada pilihan jawaban yang benar pada kalimat efektif adalah membelikan anaknya rumah mungil. Keterangan (ket) Keterangan (Ket) adalah bagian kalimat yang menerangkan berbagai hal mengenai bagian kalimat yang lainnya.Unsur Ket dapat berfungsi menerangkan S, P, O, dan Pel.Posisinya bersifat bebas, dapat di awal, di tengah, atau di akhir kalimat.Pengisi Ket adalah frasa nominal, frasa preporsisional, adverbia, atau klausa.

Berdasarkan maknanya, terdapat bermacam-macam Ket dalam kalimat.Para ahli membagi keterangan atas Sembilan macam (Hasan Alwi dkk, 1998:366) yaitu seperti yang tertera pada tabel di bawah ini. Struktur Kalimat Efektif Struktur kalimat efektif haruslah benar. Kalimat itu harus memiliki kesatuan bentuk, sebab kesatuan bentuk itulah yang menjadikan adanya kesatuan arti.Kalimat yang strukturnya benar tentu memiliki kesatuan bentuk dan sekaligus kesatuan arti.Sebaliknya kalimat yang strukturnya rusak atau kacau, tidak menggambarkan kesatuan apa-apa dan merupakan suatu pernyataan yang salah.

Jadi, kalimat efektif selalu memiliki struktur atau bentuk yang jelas. Setiap unsur yang terdapat di dalamnya (yang pada umumnya terdiri dari kata) harus menempati posisi yang jelas dalam hubungan satu sama lain. Kata-kata itu harus diurutkan berdasarkan aturan-aturan yang sudah dibiasakan.Tidak boleh menyimpang, aalagi bertentangan.

Setiap penyimpangan biasanya akan menimbulkan kelainan yang tidak dapat diterima oleh masyarakat pemakai bahasa itu. Misalnya, Anda akan menyatakan Saya menulis surat buat papa.

Efek yang ditimbulkannya akan sangat lain, bila dikatakan: • Buat Papa menulis surat saya. • Surat saya menulis buat Papa. • Menuis saya surat buat Papa.

• Papa saya buat menulis surat. • Saya Papa buat menulis surat. • Buat Papa surat saya menulis. Walaupun kata yang digunakan dalam kalimat itu sama, namun terdapat kesalahan. Kesalahan itu terjadi karena kata-kata tersebut (sebagai unsur kalimat) tidak jelas fungsinya. Hubungan kata yang satu dengan yang lain tidak jelas. Kata-kata itu juga tidak diurutkan berdasarkan apa yang sudah ditentukan oleh pemakai bahasa.

Demikinlah biasanya yang terjadi akibat penyimpangan terhadap kebiasaan struktural pemakaian bahasa pada umumnya.Akibat selanjutnya adalah kekacauan pengertian.

Agar hal ini tidak terjadi, maka si pemakai bahasa selalu berusaha mentaati hokum yag sudah dibiasakan. Demikian Pembahasan Tentang Kalimat Efektif – Pengertian, Syarat, Ciri, Unsur & Contohnya Semoga bermanfaat buat para sahabat Dosenpendidikan.Com 😀 Sebarkan ini: • • • • • Posting pada Bahasa Indonesia Ditag 10 contoh kalimat efektif, 5 contoh kalimat efektif menggunakan kosakata baku, 7 ciri ciri kalimat efektif, apa yang kamu ketahui tentang kalimat efektif, berikan contoh kata-kata tidak baku, berikut ini yang merupakan contoh kalimat efektif adalah, buatlah contoh kalimat efektif, buku sejarah baru kalimat efektif, ciri ciri efektif dan efisien, ciri ciri kalimat efektif brainly, ciri-ciri kosakata baku, contoh kalimat baku, contoh kalimat efektif brainly, contoh kalimat efektif dalam paragraf, contoh kalimat efektif dan efisien, contoh kalimat efektif kelogisan, contoh kalimat efektif kesatuan, contoh kalimat efektif menggunakan kosakata baku, contoh kalimat efektif spok, contoh kalimat efektif yang benar, contoh kalimat kecermatan, contoh kalimat keparalelan, contoh kalimat tidak efektif dan pembenarannya, contoh kalimat tidak efektif di koran kompas, contoh kalimat tidak terdapat subjek ganda, contoh paragraf tidak efektif, contoh soal kalimat efektif, fungsi kalimat efektif, jelaskan pengertian kosakata baku, jelaskan tujuan kalimat efektif, jenis kalimat efektif, Kalimat Efektif, kalimat efektif adalah brainly, kalimat efektif harus sesuai dengan, kalimat efektif menurut para ahli, kalimat efektif pdf, kalimat efektif tentang pahlawan, kalimat padu dan tidak padu, kapan kita harus menggunakan kata baku, kata yang tidak sesuai eyd disebut, kecermatan dalam kalimat efektif, kriteria kalimat efektif, makalah kalimat efektif, nama lain dari kepaduan adalah, pengeditan kalimat yang tidak efektif, pengembangan kalimat efektif, pengertian kalimat efektif brainly, pengertian kalimat efektif menurut para ahli, penggunaan kalimat efektif, penulisan kalimat efektif beserta contohnya, pertanyaan kalimat efektif, pertanyaan tentang ciri ciri kalimat efektif, pertanyaan tentang kalimat efektif, prinsip kalimat efektif, rasional kalimat efektif, salah satu ciri kalimat efektif adalah, sebutkan 3 kalimat efektif tentang penemuan, sebutkan ciri-ciri khusus kelelawar, struktur kalimat efektif, syarat kalimat efektif, tuliskan 5 contoh kalimat efektif menggunakan kosakata baku, tuliskan lima contoh kata baku, unsur kalimat efektif, unsur unsur kalimat efektif Navigasi pos Pos-pos Terbaru • Faktor Penyebab Kelangkaan • Pengertian Manajemen Keuangan • Pengertian Gelombang • Manajemen Strategi adalah • Dampak Teknologi Informasi Dalam Bidang Pemerintahan • Filum Porifera • Pengertian Pendapatan Per Kapita • Pengertian Benua adalah • Jaringan Akar • Fungsi Jaringan Meristem – Pengertian, Ciri, Jenis dan Contohnya • Contoh Teks Editorial • Contoh Teks Laporan Hasil Observasi • Teks Negosiasi • Teks Deskripsi • Contoh Kata Pengantar • Kinemaster Pro • WhatsApp GB • Contoh Diksi • Contoh Teks Eksplanasi • Contoh Teks Berita • Contoh Teks Negosiasi • Contoh Teks Ulasan • Contoh Teks Eksposisi • Alight Motion Pro • Contoh Alat Musik Ritmis • Contoh Alat Musik Melodis • Contoh Teks Cerita Ulang • Contoh Teks Prosedur Sederhana, Kompleks dan Protokol • Contoh Karangan Eksposisi • Contoh Pamflet • Pameran Seni Rupa • Contoh Seni Rupa Murni • Contoh Paragraf Campuran • Contoh Seni Rupa Terapan • Contoh Karangan Deskripsi • Contoh Paragraf Persuasi • Contoh Paragraf Eksposisi • Contoh Paragraf Narasi • Contoh Karangan Narasi • Teks Prosedur • Contoh Karangan Persuasi • Contoh Karangan Argumentasi • Proposal • Contoh Cerpen • Pantun Nasehat • Cerita Fantasi • Memphisthemusical.Com Jawaban yang tidak sesuai dengan ciri-ciri kalimat efektif yaitu C.

Tidak memiliki unsur penting atau pokok A. Menggunakan jawaban yang tepat Dalam beberapa konteks kebahasaan dalam kalimat efektif harus disertai dengan jawaban yang tepat B. Memenuhi ejaan berikut ini yang bukan merupakan ciri-ciri pada pilihan jawaban yang benar pada kalimat efektif adalah berlaku Artinya dengan menggunakan Ejaan bahasa Indonesia (EBI) D.

Menggunakan pilihan kata yang tepat Untuk dapat dipahami oleh semua orang semestinya dalam kalimat efektif itu secara jelas dan tidak bertele-tele.

Terima kasih :) 21 Perhatikan teks pidato rumpang berikut!Bapak/ibu guru yang saya hormati serta para siswa yang saya sayangi. Tepat pada hari ini, November, kita sem … ua memperingati hari pahlawan Sebagaimana kita ketahui bahwa pululan tahun lalu, para pahlawan Indonesia berjuang untuk kebebasan negara ini dari para penjajah Karena itu merekalah sant ini negara kita sudah merdeka.

Tuliskan kalimat ajakan yang tepat untuk melengkapi teks pidato tersebut!​
Contoh Soal Kalimat Efektif Pilihan Ganda dan Jawaban – Kalimat efektif adalah kalimat yang disusun berdasarkan kaidah-kaidah yang berlaku, seperti unsur-unsur penting yang harus dimiliki setiap kalimat (subjek dan predikat); memperhatikan ejaan yang disempurnakan; serta cara memilih kata (diksi) yang tepat dalam kalimat.

Kalimat yang memenuhi kaidah-kaidah tersebut jelas akan mudah dipahami oleh pembaca atau pendengar. Efektif mengandung pengertian tepat guna, artinya sesuatu akan berguna jika dipakai pada sasaran yang tepat. Pengertian efektif dalam kalimat adalah dan ketepatan penggunaan kalimat dan ragam bahasa tertentu dalam situasi kebahasaan tertentu pula.

Beberapa definisi kalimat efektif menurut beberapa ahli bahasa : • Kalimat efektif adalah kalimat yang bukan hanya memenuhi syarat-syarat komunikatif, gramatikal, dan sintaksis saja, tetapi juga harus hidup, segar, mudah dipahami, serta sanggup menimbulkan daya khayal pada diri pembaca. (Rahayu: 2007) • Kalimat efektif adalah kalimat yang benar dan jelas sehingga dengan mudah dipahami orang lain secara tepat.

(Akhadiah, Arsjad, dan Ridwan:2001) • Kalimat efektif adalah kalimat yang memenuhi kriteria jelas, sesuai dengan kaidah, ringkas, dan enak dibaca. (Arifin: 1989) • Kalimat efektif dipahami sebagai kalimat yang dapat menyampaikan informasi dan informasi tersebut mudah dipahami oleh pembaca. (Nasucha, Rohmadi, dan Wahyudi: 2009) • Kalimat efektif di pahami sebagai sebuah kalimat yang dapat membantu menjelaskan sesuatu persoalan secara lebih singkat jelas padat dan mudah di mengerti serta di artikan.

(ARIF HP: 2013) Dari beberapa uraian di atas dapat diambil kata kunci dari definisi kalimat efektif yaitu sesuai kaidah bahasa, jelas, dan mudah dipahami. Jadi, kalimat efektif adalah kalimat yang sesuai dengan kaidah bahasa, jelas, dan mudah dipahami oleh pendengar atau pembaca.

1 – 10 Contoh Soal Kalimat Efektif Pilihan Ganda dan Jawaban 1. Pondok Pesatren dewasa ini menjadi … pilihan yang cukup baik dalam upaya pendidikan bagi anak. Sistem pendidikan agama yang secara khusus … dengan pendidikan umum menjadi nilai jual yang cukup menjanjikan. Selain itu para santri juga secara langsung akan terdidik disiplin dengan … pembelajaran yanga ada di pondok pesantren.

Istilah yang tepat untuk melengkapi kalimat rumpang pada paragraf di atas ialah … a. Alternatif, diintegrasikan, pola b. Suprematif, reboisasi, konsep c. Komposisi, perubahan, akulturasi d. Kompetitif, toleransi, pluralis Jawaban : A 2. Obat mujarab ini memiliki berbagai khasiat seperti melancarkan peredaran darah, … nafsu makan, dan meningkatkan stamina pria. Kata berimbuhan yang tepat untuk mengisi kekosongan pada kalimat di atas ialah … a.

Menambahkan b. Menambahi c. Menambah d. Ditambahkan Jawaban : C 3. Di pulau yang bernama Dresrossa itulah, Luffy dan … bertemu dengan seorang kriminal besar yang dijuluki sebagai Joker. a. Pertemanan-pertemanan b. Teman-temanan c. Temani-temani d. Teman-temannya Jawaban : D 4.

Dimanapun kita berada akan tetap terbiasa hidup bersih jika kita telah dibiasakan di rumah. Kata bergaris bawah pada kalimat di atas sebaiknya diperbaiki dengan kata … a. Biasa-biasa b. Membiasakannya c. Biasa saja d. Tak biasa Jawaban : B 5. Pekerjaan yang dilakukan dengan sangat profesional sekali akan membuahkan hasil yang begitu maksimal dan sangat bermanfaat bagi seluruh banyak manusia di sekitarnya. Pada kalimat di atas perlu menghilangkan beberapa kata sehingga menjadi kalimat yang efektif.

Beberapa kata yang perlu dihilangkan pada kalimat tersebut ialah a. Sekali, seluruh b. Maksimal, bermanfaat c. Banyak, manusia, d. Pekerjaan, dilakukan Jawaban : B Simak Juga : Soal Drama Pilihan Ganda dan Kunci Jawaban 6. Kerasnya upaya kami dalam menjuangkan nasib para buruh akhirnya sedikit membuahkan hasil yang signifikan. Kesalahan penggunaan kata dalam kalimat di atas ialah … a. Kerasnya, seharusnya sekerasnya b. Menjuangkan, seharusnya memperjuangkan c.

Akhirnya, seharusnya akhiri d. Sedikit, seharusnya sesedikit mungkin Jawaban : B 7. Perhatikan kalimat-kalimat di bawah ini : • (1). Pemberian penghargaan dapat menstimulasi semangat berkarya pemuda. • (2). Kurangnya apresiasi dapat mengakibatkan malasnya pemuda dalam berkarya. • (3). Aris menabung dengan tujuan ingin membeli mobil baru. • (4). Bu Ina menyeduhkan teh hangat yang sangat manis sekali ke dalam cangkir kami Kalimat tidak efektif ditunjukkan pada kalimat nomor … a.

(1) b. (2) c. (3) d. (4) Jawaban : D 8. Husein menasehati Ani agar dirinya belajar mengendarai sepeda motor. Supaya dirinya tak selalu menggantungkan dirinya kepada Husein untuk mengantarnya kemana-mana. Kini Husen telah sibuk bekerja sehingga tak punya banyak waktu untuk mengantar Ani pergi ke kampusnya. Bulan depan Ani sudah mulai aktif kuliah. Ia mendapatkan beasiswa bidik misi di kampusnya. Kalimat yang tidak padu dalam paragraf di atas ialah … a.

Husein menasehati Ani agar dirinya belajar mengendarai sepeda motor. b. Supaya dirinya tak selalu menggantungkan dirinya kepada Husein untuk mengantarnya kemana-mana. c. Bulan depan Ani sudah mulai aktif kuliah.

d. Ia mendapatkan beasiswa bidik misi di kampusnya. Jawaban : D 9. Menyikat gigi tak hanya di lakukan ketika setelah sarapan pagi, tetapi juga dilakukan pada saat sebelum memulai tidur di malam hari. Pada kalimat tersebut terdapat beberapa hal yang tidak tepat, ketidaktepatan tersebut berupa … a. penulisan menyikat seharusnya mensikat b. Penulisan awalan di pada “di lakukan” dan “di malam” semestinya digabung karena tidak menunjukkan keterangan tempat c.

Di malam hari seharusnya diganti dengan si siang hari d. Sebelum memulai tidur seharusnya diganti dengan sebelum bekerja Jawaban : B 10.

Pemberian dana BLT (Bantuan Langsung Tunai) dinilai sebagai langkah yang tidak … bagi masyarakat. Mengingat bantuan ini bersifat … yang akan cepat habis. Seharusnya pemberian bantuan dilakukan dengan cara pelatihan kerja atau wirausaha serta pembukaan lapangan pekerjaan yang seluas-luasnya agar rakyat bisa lebih … dan ….

Istilah yang tepat untuk mengisi ruang rumpang pada kalimat-kalimat di atas ialah … a. Mendidik, Konsumtif, produktif, mandiri b. Pendidikan, konsumsi, produktivitas, kemandirian c.

Didiklah, Kosumen, produsen, berdikari d. Didik, mengonsumsi, meproduksi, memandirikan Jawaban : A 11 – 20 Contoh Soal Kalimat Efektif Pilihan Ganda dan Kunci Jawaban 11. Salah satu objek wisata dikabupaten Pesisir Barat adalah pulau Pisang.

Kesalahan penulisan pada kalimat di atas ditunjukkan pada … a. Objek seharusnya subyek b. Barat seharusnya timur c. Penulisan kata hubung “di” pada dikabupaten seharusnya dipisah d. Pulau pisang seharusnya pulau nias Jawaban : C 12. Terima kasih banyak telah sudi memberikan tumpangan pada saya, saya sangat merasa tertolong!

Kesalahan penggunaan tanda baca pada kalimat di atas ialah … a. Pada awalan kalimat dan akhir kalimat seharusnya diberi tanda petik (“) b. Di akhir kalimat seharusnya diberi tanda tanya (?) c. Setelah kata “Terima kasih” seharusnya diberi tanda koma (,) d. Setelah kata “tertolong” seharusnya diberi tanda titik (.) buka tanda seru (!) Jawaban : D 13.

Ibu membuat kue cucur sangat terlalu manis, sehingga tak enak dimakan. Kalimat tersebut akan menjadi efektif dihilangkan kata … a. Dihilangkan kata “Ibu” b. Dihilangkan kata “cucur” c. Dihilangkan kata “enak” d. Dihilangkan kata “sangat” Jawaban : D 14.

Setelah sekian lama akhirnya Andi mampu mempikat hati Rosalina dan minggu depan ia akan mempersuntingnya gadis cantik itu. Pada kata bergaris miring di atas seharusnya ialah … a. Memikat b. Meperikat c. Mengikat d. Pikat Jawaban : A 15. Pada akhirnya Alif mampu … pertaruhan dengan Raja untuk … foto Sarah, seorang gadis cantik keponakan Berikut ini yang bukan merupakan ciri-ciri pada pilihan jawaban yang benar pada kalimat efektif adalah Rais.

Istilah yang tepat untuk melengkapi kalimat ruang rumpang di atas ialah … a. Memenangkan, mendapatkan b. Menang, dapat c. Dimenangkan, didapatkan d.

Menang, didapatkan Jawaban : A Baca Juga : Soal Aspek Sosial Penggunaan Komputer Pilihan Ganda dan Jawaban 16. Kalimat efektif dapat diketahui dengan memperhatikan beberapa hal di bawah ini, kecuali… a.

Kesepadanan struktur b. Kesamaan bentuk c. Ketegasan makna d. Maknanya sama Jawaban : D 17. Kepada para peserta diskusi dipersilakan masuk. Pada kalimat tersebut subjek terdapat pada kata… a. Tidak bersubjek b. Kepada c. Para peserta d. Dipersilahkan masuk Jawaban : A 18. Para peserta diskusi dipersilakan masuk. Pada kalimat tersebut subjek terdapat pada kata… a. Tidak bersubjek b. Diskusi c.

Para peserta diskusi d. Dipersilahkan masuk Jawaban : C 19. Kesepadanan struktur ditunjukkan dengan kejelasan… a Subjek dan predikat b.

Kepararelan bentuk c. Awal kalimat d. Pengulangan subjek Jawaban : A 20. Kesamaan bentuk dapat pula disebut … a Subjek dan predikat b. Kepararelan bentuk c. Awal kalimat d. Pengulangan subjek Jawaban : B 21 – 30 Soal Kalimat Efektif Pilihan Ganda dan Kunci Jawaban 21. Ketegasan makna, dapat dilakukan dengan meletakkan bagian yang dipentingkan di bagian… a Subjek dan predikat b.

Kepararelan bentuk c. Awal kalimat d. Pengulangan subjek Jawaban : C 22. Kehematan kata bisa dilakukan dengan menghindari… a Subjek dan predikat b. Kepararelan bentuk c. Awal kalimat d. Pengulangan subjek Jawaban : D 23. Kesantunan dapat dilakukan dengan memilih kata-kata yang bermakna a.

Netral atau denotasi b. Kepaduan bentuk c. Awal kalimat d. Pengulangan subjek Jawaban : A 24. Kepaduan makna dapat dicapai dengan terpenuhinya…. a. Netral atau denotasi b. Kepaduan bentuk c. Awal kalimat d. Pengulangan subjek Jawaban : B 25. Berikut contoh kalimat yang efektif adalah… a. Andi membelikan pulsa adiknya b. Andi membeli pulsa untuk adiknya c. Setiap kali bertemu mereka saling pandang memandang.

d. Ia sedang menginventarisir perabot-perabot kantor Jawaban : A Lihat Juga : Contoh Soal Drama Pilihan Ganda dan Jawaban 26. Berikut contoh kalimat yang efektif adalah… a. Setiap kali bertemu, mereka saling berpandangan b. Para wanita perlu hati-hati jika melewati lorong c. Baik mahasiswa baru atau mahasiswa lama dikenakan peraturan yang sama d. Karena harga terus melambung tinggi maka rakyat menderita kelaparan Jawaban : A 27. Berikut contoh kalimat yang efektif adalah… a.

Kami membedah tentang buku itu b. Mereka menyetujui daripada keputusan itu c. Film itu saya sudah tonton d. Mereka menyetujui keputusan itu Jawaban : D 28. Perhatikan! • 1) Para hadirin semua yang sangat terhormat kami ucapkan terima kasih atas partisipasi yang telah diberikan. • (2) Semoga amal budi para ibu/bapak mendapat imbalan dari Tuhan.

Agar kalimat (1) menjadi kalimat efektif, kata yang harus dihilangkan adalah…. a. hadirin, sangat, dan yang b. para, semua, dan sangat c. hadirin, yang, dan sangat d. para, sangat, dan terhormat Jawaban : B 29. Perhatikan! • (1) Kepada semua siswa peserta lomba, agar segera masuk ke dalam ruang seleksi. • (2) Pelaksanaan lomba akan segera dimulai.

Agar kalimat tersebut efektif, kata yang dihilangkan adalah … a. semua, lomba, masuk b. kepada, siswa, segera c. semua, peserta, agar d. kepada, semua, lomba Jawaban : B 30.

Cermatilah kalimat berikut! Badu harus bertalian orang yang bersangkutan jika ingin mengetahui perdebatannya lebih jelas lagi. Perbaikan kata tepat untuk mengganti kata bercetak miring pada kalimat tersebut adalah …. a. menghampiri, perselisihannya b. berkaitan, pembahasannya c. bersambung, perbincangannya d. menghubungi, persoalannya Jawaban : D 31 – 35 Soal Kalimat Efektif Pilihan Ganda dan Jawaban 31. Setelah sekian lama akhirnya Andi mampu mempikat hati Rosalina dan minggu depan ia akan mempersuntingnya gadis cantik itu.

Pada kata bergaris miring di atas seharusnya ialah … a. Memikat b. Meperikat c. Mengikat d. Pikat Jawaban : A 32. Kerasnya upaya kami dalam menjuangkan nasib para buruh akhirnya sedikit membuahkan hasil yang signifikan. Kesalahan penggunaan kata dalam kalimat di atas ialah … A. Kerasnya, seharusnya sekerasnya B.

Menjuangkan, seharusnya memperjuangkan C. Akhirnya, seharusnya akhiri D. Sedikit, seharusnya sesedikit mungkin E. Membuahkan, seharusnya membuahi Jawaban : B 33. Kupu-kupu dan rama-rama merpakan serangga yang tergolong ordo serangga bersayap sisik.

Hewan ini mempunyai sayap indah dan banyak motif serta mempunyai bermacam-macam warna. Hewan ini sering hinggap di antara bunga-bunga untuk mengisap madu dan membantu penyerbukan. Hewan ini mengalamai fotosintesis sempurna. Perbaikan istilah fotosintesis pada teks tersebut adalah…. a. Adaptasi b. Mimikri c. Kepompong d. Metamorfosis Jawaban : D 34. Aku pergi ke pasa, kemudian saya pergi ke rumah teman untuk bermain sepak bola. Perbaikan kalimat tersebut semoga menjadi kalimat efektif adalah….

a. Aku pergi ke pasar dan rumah teman untuk bermain sepak bola. b. Aku pergi ke pasar, kemudian ke rumah teman untuk bermain sepak bola. c. Aku ke pasar dan pergi ke rumah teman untuk bermain sepak bola. d. Aku pergi ke pasar kemudian saya ke rumah teman ntuk bermain sepak bola Jawaban : B Baca Juga : Teks Negosiasi – (Pengertian, Ciri-ciri, Tujuan dan Penjelasan Lengkapnya) 35.

Perhatikan kalimat berikut dengan seksama! • (1) Kemarin siang telah • (2) terjadi ukiran beruntun • (3) di mana melibatkan lima kendaraan dan • (4) menjadikan dua orang penumpang luka berat. Penggunan kata yang tidak tepat pada kalimat tersebut ditandai nomor….

a. (1) b. (2) c. (3) d. (4) Jawaban : C Sudah selesai membaca dan berlatih soal ini ? Ayo lihat dulu Daftar Soal Bahasa Indonesia lainnya Semua manusia itu pintar. Namun yang membedakannya proses kecepatan belajar.

pada suatu saat ada peserta didik yang belajar dalam 1-3 pertemuan. ada juga yang membutuhkan 3 pertemuan lebih untuk dapat memahami materi. Dengan kata lain, Belajar tergantung kondisi dan keadaan seseorang untuk memahami materi. baik itu cuaca, suasana, perasaan dan lingkungan yang mempengaruhi. Maka temukanlah kondisi terbaik dirimu untuk belajar. Jika kamu tidak mengerti materi yang diajarkan gurumu hanya saja kamu belum menemukan kondisi terbaik untuk belajar.

Karena tidak ada manusia yang bodoh hanya saja malas atau tidak fokus. Beberapa ciri-ciri kalimat dalam bahasa Indonesia yang terkandung pada beberapa jenis-jenis kalimat telah ditampilkan di artikel-artikel sebelumnya. Adapun artikel-artikel tersebut antara lain ciri-ciri kalimat deklaratif, ciri-ciri kalimat imperatif, ciri-ciri kalimat definisi, dan ciri-ciri kalimat klasifikasi.

Artikel kali ini pun juga akan membahas ciri-ciri kalimat dari suatu jenis kalimat, di mana jenis kalimat tersebut adalah kalimat efektif. Menurut laman id.wikipedia.org, kalimat efektif didefinisikan sebagai yang disusun berdasarkan kaidah-kaidah bahasa tertentu. Untuk mengetahui seperti apa ciri dari kalimat ini, berikut ditampilkan pembahasan mengenai ciri-ciri kalimat efektif yang dikutip dari artikel contoh kalimat efektif dan kalimat tidak efektif.

• Para tamu undangan dipersilakan mencicipi hidangan yang telah disediakan. • Subjek: para tamu undangan, Predikat: dipersilakan. 2. Kesamaan Bentuk Ciri kedua yang melekat pada kalimat efektif adalah adanya kesamaan bentuk yang ada di dalamnya. Adapun kesamaan bentuk yang dimaksud adalah adanya kesamaan penggunaan imbuhan pada kata-kata tertentu di dalamnya. Contoh: • Untuk mengetahui apakah uang kertas yang kita pakai itu asli atau palsu, maka kita mesti melihat, meraba, dan menerawang uang kertas tersebut.

• Tiga kata yang dicetak miring di atas mempunyai kesamaan dalam penggunaan imbuhan, di mana tiga kata tersebut sama-sama menggunakan imbuhan me. 3. Ketegasan Makna Ciri kalimat efektif selanjutnya adalah adanya ketegasan makna di dalamnya. Maksud dari ciri ini adalah bahwa makna yang terkandung di dalam kalimat efektif jelas dan dapat dipahami oleh orang lain. Contoh: • Pergilah kamu dari sini! • Makna kalimat di atas sangat jelas dan mudah dipahami, di mana kita memahami bahwa maksud kalimat itu berikut ini yang bukan merupakan ciri-ciri pada pilihan jawaban yang benar pada kalimat efektif adalah perintah kepada kamu untuk pergi dari sini.

4. Kehematan Kata Maksud dari ciri ini adalah kata-kata yang digunakan pada kalimat ini dipakai sesuai dengan keperluan atau konteks yang hendak disampaikan dari kalimat efektif. Contoh: • Aku menyukai buah apel, aku menyukai buah pepaya. (bentuk kalimat yang masih belum efektif) • Aku menyukai buah apel dan pepaya. (bentuk kalimat di atas yang telah diubah menjadi kalimat efektif) 5. Kelogisan Makna Selain tegas, makna yang terkandung pada kalimat efektif mestilah logis, dalam artian makna yang terkandung dalam kalimat efektif mesti dapat diterima oleh nalar sehat.

Misalnya: • Anni kini sudah besar. (bentuk kalimat yang masih belum logis) • Anni kini sudah beranjak dewasa. (bentuk kalimat yang logis) 6. Kepaduan Makna Ciri kalimat efektif ini masih ada hubungannya dengan ciri kalimat efektif yang kedua.

Jadi, jika suatu kalimat efektif sudah disamakan, maka makna yang dikandung oleh kalimat efektif pun menjadi kian padu. Misalnya: • Jika kita hendak mengetahui apakah uang kertas yang kita punyai itu asli atau tidak, maka kita meski terlihat meraba, dan terterawang uang kertas yang kita punyai itu.

(kalimat yang masih belum sama bentuknya dan belum padu maknanya) • Jika kita hendak mengetahui apakah uang kertas yang kita punyai itu asli atau tidak, maka kita mesti melihat, meraba, dan menerawang uang kertas yang kita punyai itu.

(kalimat efektif yang sudah disamakan bentuknya dan sudah padu maknanya) 7. Kecermatan dan Kesantunan Ciri terakhir dari kalimat efektif adalah kecermatan dan kesantunan dalam penggunaan kata di dalamnya. Kecermatan dan kesantunana penggunaan kata dilakukan agar kata yang digunakan sesuai dengan konteks kalimat dan tidak menyinggung pihak-pihak tertentu.

Demikianlah pembahasan mengenai ciri-ciri kalimat efektif dalam bahasa Indonesia. Terima kasih.
Institutions • Universitas Sriwijaya • Universitas Airlangga • Universitas Negeri Yogyakarta • Universitas Teknologi Mataram • Universitas Diponegoro • Universitas Terbuka • Universitas Negeri Malang • Universitas Brawijaya • Universitas Gadjah Mada • Universitas Sebelas Maret • Universitas Indonesia • Universitas Pelita Bangsa • Universitas Pendidikan Indonesia • Universitas Padjadjaran • Universitas Syiah Kuala Popular • Financial Management (123) • Management (MN) • Perkembangan Peserta Didik • Ekonomi Koperasi (ESPA4323) • Desain Tata Letak Industri 2 (TEP 3371) • Gizi Daur Kehidupan 1 (DIG21-219) • accounting (AKM3) • Kewirausahaan (EKO4031) • Accounting • Chemical engineering (TK 031) • Komunikasi Bisnis (EKU 314) • Akuntansi Keuangan Menengah II (AKM2) • Praktikum Pemrograman Komputer (TNF 2013) • Gizi dan Kesehatan (Health and nutrition)*** (PLB607 ) • Bahasa Indonesia • Trending • Pendidikan Kewarganegaraan (Edisi 2) (MKDU4111) • Bahasa Inggris (3ANS57101) • Sains and technology (2021, physics) • Isi Makalah Tentang Teori Penawaran Agregat (329994377) • Audit Internal (6220103116) • Geografi Regional Indonesia C • Sistem Akuntansi Dan Sistem Informasi Akuntansi (AKS003) • Etika Bisnis (EKU 219) • Accounting information system (2D1551EL) • Fotografi (FDP265) • Matematika (BDP135) • Pancasila Education (Pancasila Education) (UNIVUM6007) • Manajemen (EKMA4116) • Akuntansi Manajemen (EKMA4314) • Lingkungan Tambang (TMB108) • Newest • Kewirausahaan • Cost Accounting (CA123) • Electrical Engineering (Unsil123) • Administrasi Publik (2019) • Akuntansi Biaya (AK222) • Simulation modeling • Ekonomi Pembangunan (710068) • public health (epidemiologic) • ahli gizi • Computer (214) • Enviroment (123) • Micro Economi (EKO 104) • mata kuliah umum (mku12) • Akuntansi • Bahasa Indonesia (KBS101) Popular • Laporan Seni Rupa Tiga Dimensi • 39513016012345 Tugas Rutin Kepemimpinan Hidir • Week 5 - Metode Penelitian dalam Studi Hubungan Internasional: Kualitatif dan Kuantitatif • Makalah Sejarah Komputer • Kelompok 5 kepribadian dan nilai individu dalam organisasi • Laporan Praktikum I Gerak Refleks KEL • Chapter 21 Solution Manual Kieso IFRS By • Chapter 15 - Equity - Summary Kieso Intermediate Accounting • (1) Fungsi dan Ciri Berpikir Filsafat • Solution Manual Advanced Accounting 11E by Beams 03 chapter • Makalah Auditing 2 - MENYELESAIKAN PENGUJIAN DALAM SIKLUS AKUISISI DAN PEMBAYARAN: VERIFIKASI AKUN • Kiat Mengerjakan Tugas Tutorial dan UAS • Mind Map Chapter 1 - Summary Operations Management • Laporan Fotosintesis • Kelompok 2 Laporan Praktikum Percobaan 5 Novella Rheva Y Teknik Perminyakan Praktikum Kimia Dasar 1 1005 • Trending • Business management past paper 2 Higher Level markscheme • Makalah Teori Belajar Humanistik Kelompok 5 • Makalah lemak • Jurnal Praktikum Kimia 1 • Contoh Soal dan Jawaban Obligasi • Laporan Praktikum TPP Pendinginan • Ch08-180514161420 - solution manual - cost accounting-Horngren 15th ed • Makalah Sistem Moneter Internasional • Analisis Fosfor Secara Spektrofotometri • Marcellina Devi Anggraini 08051282025026 B Lap Akhir Pembuatan Media dan Sterilisasi • laporan Praktikum fisika 1, Pengukuran Dasar • Makalah Ilpen • Sitxmgt 002 Assessment 1 -Short Answer • Makalah Studi Kelayakan Bisni 2 • Maklah Etika DAN Budaya Organisasi • Newest • ILMU PENGETAHUAN, TEKNOLOGI DAN SENI DALAM PERSPEKTIF HINDU • Makalah PERT 10 KEL 4 • 407199049 CBR Agama KEL 2 • Job Order Costing Problems 1 and 2 • Paper Tugas Besar Basis Data • Nicholas 2019 50241 Quiz Kepemimpinan 1 • Calendario Tributario • ringkasan akuntansi keuangan lanjutan • Maasyiral muslimin Rahimakumullah • Makalah Sterilisasi Israwati IWAN (J1A121271)E-1 • Latihan 1 Medical Terminology Genitourinary Berikut ini yang bukan merupakan ciri-ciri pada pilihan jawaban yang benar pada kalimat efektif adalah • Alvina Jobsheet Lauk Pauk Manajemen Usaha Boga • 1585-Article Text-4733-4-10-20211021 • Tujuan dan contoh-contoh kultur anther • 15313146 - using component Books • Brink's Modern Internal Auditing • Ilmu Pendidikan: Konsep, Teori dan Aplikasinya • Management Information Systems • Accounting 2 • Auditing and Assurance Services • Strategic Management: a Competitive Advantage Approach Concepts 1 • Intermediate Accounting • Accounting Theory • Advanced Accounting • Cost Accounting • Loose-Leaf Managerial Economics and Business Strategy • Kieso Intermediate Accounting • Auditing and Assurance Services: a Systematic Approach • Managerial Economics & Business Strategy • Macroeconomics • Berikut ini adalah jenis-jenis bukti audit a.

Bukti fisik b. Bukti dokumentasi c. Bukti kesaksian dan analitis d. Semua jawaban benar e. Semua jawaban salah • Kriteria bukti audit adalaha sebagai berikut, kecuali. a. Relevan b. Cukup c. Kompeten d. Kumplit e. Berguna • Berikut adalah Pengujian terhadap karakteristik sebagian bukti untuk membuat kesimpulan mengenai karakteristik seluruh bukti. a. Mengambil sampel 100% dan judgment sampling b. representative sampling dan statistical sampling c. jawaban b d. jawaban a e. jawaban a dan b benar • Tujuan audit sistem informasi yang betul adalah.

a. Mengamankan asset b. Menjaga integritas data c. Menjaga efektivitas sistem d. Mencapai efisiensi sumberdaya. e. Semua Jawaban benar • Kepanjangan dari ACL adalah. a. Audit Command Language b. Audit Corporate Language c. Audit Competition League anggota kelompok 8: • Rifki Adji Sastradipraja (1402174281) • Selvia Nur Haniifah (1402170176) • Neng Rosita Dewi (1402174035) • Tiara Pitaloka (1402174100) Kelas AK IA 41 P d. Audit Command League e. Audit Collection Language 6. Yang termasuk elemen komunikasi?

a. Telfon/Hand Phone. b. Television. c. Media. d. Demo. 7. Yang termasuk dalam jenis tehnik umum audit ialah? a. Tanya Jawab, Analisis, perbandingan. b. Tanya Jawab, Koefisien, Korelasi. c. Scanning, Tanya Jawa, Komunikasi. d. Semua Benar. 8. Manakah dari 4 Jenis-jenis bukti di bawah inin yang benar dalam kasus pekerjaan lapangan dan kasus temuan?

a. Fisik, Fortofolio, Laporan, dan Analisis.

b. Fisik, Kesaksian, Dokumentasi, dan Analisis. c. Fisik, Kesaksian, Dokumentasi, dan Fortofolio. d. Fisik Dokumentasi Analisis, dan Bukti Terlarang. 9. Kriteria bukti audit yang tepat dibawah ini adalah? a. Cukup, Kompeten, Lengkap, dan Jelas. b. Cukup, Berguna, Mengandung Kesimpulan, dan Jelas. c. Cukup, Relevan, Kompeten, dan Berguna. d. Semua Jawaban di atas benar. 10. Penggunaan fixed sample size attribute sampling yang tepat ialah, kecuali?

a. Penentuan attribute yang akan diperiksa untuk menguji efektivitas SPI. b.

Evaluasi hasil pemeriksaan terhadap attribute anggota sample. c. Penentuan besarnya sample. d. Sampel dari seluruh anggota keluarga yang ada. 11. Emelen komunikasi, kecuali d. Transasi e.

Peretujuan atas surat permintaan pembeliian 16. Untuk Memastikan bahwa sumber daya audit yang terbatas dapat diberdayakan secara optimal untuk mereview area penting dari kegiatan usaha yaitu, kecuali:: A.

Audit ketaatan B. Review sistem C. Permintaan tertentu D. Umpan balik E. Observasi 17. Cara untuk mengidentifikasi Satuan Layak Audit dan Tataran Audit kecuali: A. Hasil audit dan tindak lanjut periode sebelumnya.

B. Peretujuan atas surat permintaan pembeliian C. Struktur organisasi dari organisasi yang bersangkutan D.

Rencana stratejik organisasi E. Data register risiko yang terbaru 18. Berikut ini merupakan komponen risiko audit dalam perencanaan audit manakah yang benar? a. Risiko Pengendalian b. Risiko Bawaan c. Risiko Deteksi d.

Semua Benar 19. Berikut ini cara mendokumentasikan kondisi internal kontrol perusahaan, kecuali? a. Naratif b. Bagan Arus c. Kuesioner d. Wawancara 20. Berikut ini Karakteristik kertas kerja audit, kecuali? a. Akurat dan lengkap b. Jelas dan dapat dimengerti c. Tidak Relevan d. Dapat dibaca dan rapi 21. Cara memperoleh bukti dengan menggunakan panca indera terutama mata yang dilakukan secara continue selama kurun waktu tertentu untuk membuktikan suatu keadaan/masalah tertentu adalah.

a. Observasi b. Tanya Jawab c. Analisis d. Konfirmasi 22. Berikut ini yang bukan tujuan audit sistem informasi a. Mengamankan asset b.

Menjaga integritas data c. Mencapai efisiensi sumberdaya manusia d. Menjaga efektivitas sistem 23. Yang termasuk komunikasi yang efektif : a. Kritis b. Tersembunyi c. Langsung d. Pasif 24.

Berikut ini merupakan indikator komunikasi yang efektif, kecuali. a. Openness b. Positiveness c. Sympathy d. Equality 25. Apa tujuan dari menyusun intisari atau ringkasan hasil audit? a. Menyampaikan aspek paling penting dari audit, atau hasil konstruktif yang harus dicapai.

• Menurut Standard for Professional Practice of Internal Auditor( SPPIA) maupun standar internasional ( ISPPIA), proses internal audit yaitu : a. Tahap pecencanaan audit b. Tahp pelaksanaan audit/pekerjaan lapangan c. Tahp komunikasi hasil penugasan (laporan hasil audit) dan tindak lanjut d. Semua jawaban benar • Yang bukan termasuk kriteria bukti audit adalah : a.

Cukup b. Relevan c. Kompeten d. Dokumentasi • Yang bukan termasuk jenis bukti audit adalah : a. Bukti fisik b. Bukti dokumentasi c. Bukti relevan d. Bukti kesaksian • Yang bukan merupakan isi laporan bentuk bab adalah: a.

Rekomendasi b. Pendahuluan c. Penutup d. Hasil Audit • Laporan fisik hasil audit isi kulit depan adalah (kecuali): a. Nomor dan Tanggal Kontrak Audit b. Nama Instansi Audit c. Judul laporan dan Ikhtisar singkat dari isi laporan d. Semua jawaban benar • Komunikator : orang yang menyampaikan pesan Pesan : ide atau informasi yang disampaikan Media : sarana komunikasi Komunikan : audience, pihak yang menerima pesan Umpan Balik : respon dari komunikan terhadap pesan yang diterima 5 poin diatas adalah elemen dari.

a. Komunikasi b. Informasi c. Psikologi d. Teknologi 36. Komunikasi yang berhasil mencapai sasaran dengan feedback (respon) yang sesuai dengan tujuan individu berkomunikasi, adalah pengertian dari. a. Komunikasi tidak efektif b. Komunikasi Efektif c. Ilmu jiwa d. Semua salah 37. Kecurangan laporan keuangan, kecurangan pemakaian asset, dan korupsi merupakan. a. Ciri-ciri fraud b.

Karakteristik fraud c. Bentuk-bentuk Fraud d. Definisi fraud 38. Salah satu faktor risiko versi Patton dan Lewis merupakan, kecuali. a. Kualitas internal control b. Kondisi persaingan c. Kondisi ekonomi d.

Pertumbuhan yang cepat 39. Tanya jawab dalam teknik (umum audit) audit merupakan. a. Cara memperoleh bukti dengan mempergunakan panca indra terutama mata untuk memperoleh pembuktian secara langsung atas suatu keadaan/ masalah pada saat tertentu • Yang bukan termasuk dari elemen komunikasi adalah . a. Pesan b. Efektif c. Feedback d. Komunikator • Cenderung menutup diri, biasanya profil wajah lonjong memanjang, merupakan pengertian dari .

a. Extrovert b. Komunikator c. Ambivet d. Introvert • Dibawah ini merupakan karakteristik laporan hasil audit, kecuali . a. Menggunakan kata benda b. Mengemukakan hal- hal yang penting c. Meyakinkan d. Ringkas • Dibawah ini yang bukan merupakan fungsi Kertas Kerja Audit adalah? a. Alat bantu dlm perencanaan, pelaksanaan dan review audit b. Ukuran mengenai tingkat pencapaian tujuan audit c. Dasar bagi penilaian program quality assurance pada unit audit internal d. Sebagai landasan untuk menyusun kesimpulan, pendapat, pertimbangan dan rekomendasi • Bagaimana cara memperoleh bukti fisik audit?

a. Diperoleh dari pihak lain dalam bentuk surat atau pernyataan, yang diterima sebagai jawaban berikut ini yang bukan merupakan ciri-ciri pada pilihan jawaban yang benar pada kalimat efektif adalah pertanyaan yang diajukan.

b. Diperoleh dengan jalan inspeksi atau observasi langsung terhadap kegiatan, harta milik, atau kejadian yang berhubungan dengan pokok persoalan yang diperiksa. c. Diperoleh dengan cara menganalisis atau melakukan verifikasi informasi d. Diperoleh sebagai bukti yang dibuat oleh pihak luar dan dikirimkan langsung kepada tim auditor. 48. Dibawah ini yang merupakan sumber bukti eksternal-internal adalah?

a. timecard pegawai, bukti kas, b. faktur penjualan c. invoice pembelian d. keputusan pengadilan 49. Berikut merupakan tujuan audit sistem informasi, kecuali. a. Mengamankan asset b. Menjaga integritas data c. Tidak menjaga efektifitas sistem d. Mencapai efesiensi sumberdaya 50. Hal-hal yang harus diperhatikan mengenai intisari hasil audit. a. Harus menyajikan isi penting dari laporan secara jelas, tepat dan jujur b.

Harus sesuai dengan isi dari uraian hasil audit c. Panjang laporan disesuaikan dengan selera dan kesibukan top manajemen, umumnya 2-8 halaman d. Lebih baik disiapkan dalam amplop tersendiri diluar buku laporan hasil audit yang berisi uraian hasil audit ( yang tebal), supaya top manajemen tidak segan membaca 51.

Daapat mencapai tujuan, bermanfaat bagi pengguna, merupakan sasaran audit sistem informasi dari. a. Mengamankan asset b. Menjaga integritas data c. Menjaga efektifitas sistem d. Mencapai efesiensi sumberdaya 52. Ilmu yang berusaha menguraikan, meramalkan, dan mengendalikan peristiwa mental dan behavioral dalam komunikasi adalah ilmu.

a. Psikologi Komunikasi d. Daftar isi 57. Perlu penjelasan klasik pada saat opening meeting, bahwa auditor tidak mencari kesalahan auditee tetapi mencari solusi bersama. Hal tersebut menjelaskan pendekatan terhadap a.

Pendekatan terhadap extrovert b. Pendekatan terhadap ambivert c. Pendekatan terhadap ambivert dan extrovert d. Pendekatan terhadap introvert 58. Yang termasuk komunikasi audit yang sesuai adalah.

a. maunisa ingin diperlakukan secara hormat b. Dapat memberikan diskusi dan saran secara terbuka dengan perdebatan yang solusif c. Perhatikan tanda-tanda non-verbal bila auditee sudah jenuh d. Auditor perlu memberilkan selingan bersifat basa basi untuk memancing komentar auditee terhadap permasalahannya 59. Suasana psikologis perlu diciptakan adalah • kerja sama yang baik • penuh persahabatan • ramah tamah • Saling menghargai dan mempercayai • Timbul rasa aman, nyaman, tanpa ancaman Dari pernyataan tersebut adalah.

a. Pembentukan suasan yang baik b. Melakukan komunikasi secara langsung c. Untuk melakukan wawancara d. Suasana psikologi yang sesuai • Potensi pengaruh positif conflict group : -Peningkatan kesadaran akan permasalahan -Berkurangnya ketegangan hubungan -Penyesuaian tugas dan sumber-sumber -Pembentukan mekanisme kerja utk feedback -Klarifikasi prioritas tugas dan peran.

Dari perntaan diatas merupakan konflik. a. Destruktif b. Kepentingan c. Antar pribadi d. Konstruktif 61. Tipe manusia introvert antara lain, kecuali: a. Mementingkan dirinya daripada lingkungannya. b. Mementingkan kepentingan pribadi daripada kepentingan umum.

c. Cenderung pendiam, egois, menyendiri, sukar bergaul dan membutuhkan waktu lama untuk berteman. d. Berhati terbuka, gembira, ramah, luwes dalam pergaulan dan mudah mendapat kawan. 62. Jenis-jenis bukti audit, kecuali? a. Dokumentasi b.

Fisik c. Kesaksian d. Laporan keuangan 63. Memeriksa authentik serta lengkap tidaknya bukti pendukung transaksi, kemudian ditelusuri kebelakang sampai persediaan barang adalah? a. Dokumentasi b. Verifikasi c. Vouching d. Rekonsiliasi 64. audit internal dikelola secara efektif ketika audit internal sesuai dengan definisi dan standar audit internal terdapat pada standar?

a. standar 2000 b. Komunikasi c. Pendekatan d. Konflik konstruktif 70. Yang bukan termasuk kedalam karakteristik laporan hasil audit? a. Ringkas b. Obyektif c. Nada yang konstraktif d. Tidak mengatasi risiko • Apa saja yang termasuk tipe psikis dalam berkomunikasi a. Extrovert, introvert, dan ambivet b. Extrovert c. Introvert d. Ambivet • Yang termasuk kedalam macam macam karakteristik laporan hasil audit yaitu : • Objektif • Jelas dan sederhana • Kalimat panjang • Tidak lengkap • Bercorak khusus dan informatif a.

1 dan 2 b. 2 dan 4 c. 1 dan 5 d. 4 dan 5 • Yang bukan termasuk laporan hasil fisik audit pada isi kulit depan adalah a. Judul laporan dan ikhtisar singkat dari isi laporan b. Nomor dan tanggal kontrak audit c. Nama instansi d. Daftar isi 74. “Auditor Internal harus menerapkan kecermatan dan keterampilan yang diharapkan dari seorang auditor yang cukup berhati-hati dan kompeten.

Kecermatan profesional tidak berarti kesempurnaan.” Merupakan standar IIA No? a. Standar IIA 1110 b. Standar IIA 1210 c. Standar IIA 1220 d. Standar IIA 1130 Jawaban : c. Standar IIA 1220 75. “Menghitung kembali kalkulasi yang telah ada, untuk menetapkan kecermatannya” Pengertian dari? a b. Scanning c. Rekonsiliasi d.

Verifikasi Jawab : a. Rekomputasi 76. Yang tidak termasuk komunikasi tidak efektif adalah? a. Satu Arah b. Pasif c. Tersembunyi d Jawab : d. Congenial 77. Kegiatan komunikasi pada prinsipnya adalah aktivitas pertukaran ide atau gagasan.

adapun lima elemen dari komunikasi diantaranya adalah sebagai berikut: c. Tanya jawab d. Analisis Jawab : b. Inspeksi 81. Yang bukan merupakan kriteria bukti audit adalah a. Berguna b c. Kompeten d.

Cukup Jawab : b. Kesaksian 82. Yang termasuk pemberkasan KKA ialah a lampiran b. Berkas terstruktur c. Berkas istimewa d. Berkas ikhtisar Jawab a. Berkas lampiran 83.

Semua berkas-berkas yang dikumpulkan auditor dalam menjalankan pemeriksaan, merupakaan pengertian dari a kerja pemeriksaan b. Kertas kerja pengauditan c. Kertas kerja penelahaan d. Kertas kerja peraturan Jawab a. Kertas kerja pemeriksaan 84. Yang bukan merupakan tujuan audit sistem informasi adalah. a. Menjaga integritas data b.

Mengamankan asset c. Mencapai efisiensi sumber daya d. Mendapatkan informasi rasia perusahaan 85. Yang merupakan karakteristik laporan hasil audit adalah. a. Subjektif b. Melebih – lebihkan c. Nada yang konstruktif d. Meminimalkan bukti 86.

Apa itu komunikasi efektif? a. komunikasi yang tidak berhasil mencapai sasaran dengan feedback (respon) yang sesuai dengan tujuan individu berkomunikasi.

b. komunikasi yang berhasil mencapai sasaran dengan tidak adanya feedback yang sesuai dengan tujuan individu berkomunikasi. c. komunikasi yang berhasil mencapai sasaran dengan feedback (respon) yang sesuai dengan tujuan individu berkomunikasi.

d. komunikasi yang berhasil mencapai sasaran dengan feedback (respon) yang tidak sesuai dengan tujuan individu berkomunikasi. berikut ini yang bukan merupakan ciri-ciri pada pilihan jawaban yang benar pada kalimat efektif adalah. Apa saja indikator komunikasi efektif a.

Openess,Supportiveness,Positiviness,Emphaty dan Equality b. Relevan dan Equality c. Quantitas dan Supportiveness d. Negativeness 88. Tujuan dari wawancara a. untuk memperoleh informasi dan untuk memperoleh opini b. untuk memperoleh pendapatan c. untuk memperoleh relasi d. untuk memperoleh bonus 89. Berikut ciri-ciri komunikasi yang efektif, kecuali: a. Tersusun baik b. Objektif, akurar, dan aktual
Melanjutkan Contoh Soal dan Jawaban Bahasa Indonesia Kelas XI Semester 2 Pilihan Ganda bagian ke-5 (soal nomor 61-75), pada PG bagian keenam tulisan ini, berisikan materi yang sama dengan Essay bagian keenam, yaitu tentang "Komunikasi", seperti menulis rangkuman isi buku nonfiksi, menulis notulen rapat dan menulis karya tulis ilmiah.

Materi pilihan ganda bagian keenam, merupakan materi setelah Ujian Tengah Semester Dua B.Indonesia kelas 11. Berikut, soal dan jawaban Bahasa Indonesia, dimulai dari nomor 76 sampai dengan 85. 76. Perhatikan unsur karya tulis berikut! 1) Latar belakang 2) pendahuluan 3) kesimpulan 4) pembahasan 5) penutup Sistematika yang tepat dari unsur-unsur karya tulis di atas adalah.

a. 1, 2, 3, 4, 5 b. 2, 3, 4, 5, 1 c. 3, 4, 5, 1, 2 d. 1, 3, 5, 4, 2 e. 2, 1, 4, 5, 3 Jawaban: e 77. Hal-hal yang merupakan pendahuluan dalam karya ilmiah adalah sebagai berikut, kecuali. a. latar belakang permasalahan b. tujuan penulisan c. kesimpulan penulisan d. sistematika penulisan e. metode penulisan Jawaban: c 78.

Perhatikan data daftar pustaka berikut! 1) judul buku 2) penerbit 3) pengarang 4) kota terbit 5) tahun terbit Penulisan daftar pustaka yang tepat yaitu denga urutan nomor. a. 1, 2, 3, 4, 5 b. 3, 1, 2, 4, 5 c. 3, 5, 1, 4, 2 d. 1, 3, 4, 2, 5 e. 1, 3, 5, 4, 2 Jawaban: c 79. Kalimat efektif untuk pengantar penulisan tujuan karya tulis adalah.

a. Tujuan daripada penulisan ini adalah sebagai berikut. b. Karena itu tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut. c. Tujuan yang akan dicapai dalam penelitian ini dapat dikemukakan sebagai berikut.

d. Di muka telah dikemukakan latar belakang permasalahan. Adapun tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut. e. Tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut Jawaban: e 80.

Akhir-akhir ini masalah limbah menjadi topik utama di media cetak maupun media elektronik. Akibat kemajuan bidang industri dan teknologi, maka limbah pun mulai menjadi masalah.

Paragraf di atas merupakan bagian pendahuluan pada karya tulis yaitu. a. kegunaan penelitian b. manfaat penulisan c. tujuan penulisan d. latar belakang masalah e. sistematika Jawaban: d 81. Dengan membaca kartu katalog, kita dapat mengetahui dengan cepat di mana buku itu berada, karena.

a. menghemat tenaga b. menghemat waktu c. dalam kartu katalog dituliskan nomor klasifikasi buku yang dicari d. kita tidak perlu menghafal buku satu persatu e.

kita tidak perlu membuka buku satu persatu Jawaban: c 82. Klasifikasi buku yang ditemukan Djhon Dewey disebut DDC, kepanjangannya adalah. a. Dewey Decimal Clasification b.

Decimal Dewey Clasification c. Clasification Dewey Decimal d. Clasification Decimal Dewey e. Dewey Clasification Decimal Jawaban: a 83.

Pernyataaan berikut merupakan informasi yang dapat ditemukan melalui kartu katalog, kecuali. a. nama pengarang b. judul buku c. jumlah buku d. edisi e. data publikasi Jawaban: c 84. Bagian pertama yang dicantumkan pada format ringkasan isi buku nonfiksi adalah. a. jumlah bab b. ringkasan isi c. komentar d. identitas buku e. judul buku Jawaban: d 85. Pernyataan berikut merupakan ciri karya tulis ilmiah, kecuali.

a. menggunakan pola pikir ilmiah b. disusun secara sistematis c. berdasarkan fakta hasil pengamatan d. bersifat subjektif e. menggunakan bahasa Indonesia ilmiah Jawaban: d Lanjut ke Soal nomor 86-95 => c ontoh soal dan jawaban bahasa Indonesia kelas xi semester 2 pilihan ganda bagian ketujuh

Full Pembahasan Soal TPS UTBK Pemahaman Bacaan dan Menulis - Eps 10




2022 charcuterie-iller.com