Cara membuat magnet dengan menempelkan benda magnetis pada magnet disebut

• Home • Tentang Kami • Berita & Acara • Acara Akan Datang • Liputan Acara • Artikel • Gallery • Pendidikan • Index Acara • Resensi • CSR • Layanan • Untuk Guru • Layanan US • Soal Tryout • CD Pembelajaran • Untuk Siswa • Layanan US • Sumber Belajar • Materi Belajar • Tahukah Kamu?

• Soal latihan • Tryout CBT • Perguruan Tinggi • Katalog • Katalog PDF • Katalog Android • Katalog Video • Produk Terbaru • E-Book • Komunitas • Facebook • Twitter • Instagram • Erlangga Inspirasi • Komunitas Literasi • Karier • Lowongan Kerja • Naskah • Kontak • Kantor Pusat • Kantor Cabang • Foreign Rights • Hubungi Kami Written by Admin Penerbit Erlangga Monday, 10 June 2019 14:31 Menginduksi.

Membuat magnet dengan cara menginduksi artinya mendekatkan atau menempelkan suatu benda dengan magnet sehingga benda tersebut berubah menjadi magnet, Benda magnetis yang menempel pada magnet dapat menjadi bersifat seperti magnet. Benda tersebut dapat menarik benda-benda magnetis lainnya.

Sifat kemagnetan ini hanya berlangsung sementara. Jika benda dilepaskan dari magnet, sifat kemagnetannya akan hilang Menggosok. Magnet dapat dibuat dengan cara menggosok sebuah benda magnetis dengan magnet. Magnet dapat dibuat dengan cara menggosok-gosokkan kutub sebuah magnet pada besi atau baja. Semakin banyak gosokan yang dilakukan, semakin kuat sifat kemagnetan besi atau baja tersebut. Akan tetapi, sifat kemagnetan ini juga berlangsung sementara. Mengaliri Arus Listrik.

Magnet dapat dibuat dengan cara mengalirkan arus listrik ke benda magnetis. Arus listrik dapat menimbulkan medan magnet. Magnet yang terbentuk karena dialiri arus listrik disebut elektromagnet. Sifat kemagnetan benda yang dialiri arus listrik berlangsung sementara.

Ketika arus listrik terputus, sifat kemagnetan benda akan hilang.

Sumber: Buku Sains SD/MI Kelas VI Most Read Articles • Zat Makanan yang Diperlukan Tubuh • Macam-macam Gaya • Kantor Pusat • Jenis-Jenis Pestisida • Bahan Ajar Untuk Guru Apa kabar adik-adik?

Semoga kalian selalu dalam keadaan sehat. Materi fisika kita kali ini akan membahas tentang kemagnetan, yaitu cara membuat magnet. Sebagaimana yang dipahami, magnet adalah suatu benda yang dapat menarik benda lain jika didekatkan padanya. Benda yang dapat ditarik oleh magnet disebut benda magnetik, contohnya besi, baja, nikel, dan kobalt. Dari segi asalnya, magnet terbagi menjadi dua jenis, yaitu magnet alami dan magnet buatan. Magnet alami adalah magnet yang terbentuk dengan sendirinya di alam, sedangkan magnet buatan adalah magnet yang sengaja dibuat dengan metode-metode tertentu.

Lantas, bagaimana sih cara pembuatan magnet? Nah, hal inilah yang akan kakak terangkan langkah-langkahnya dalam pembahasan kali ini. Di dalam materi ini akan dijelaskan cara membuat magnet dengan metode-metode yang umum digunakan dalam proses pembuatan magnet.

Baiklah, kita mulai saja uraiannya. Kuncinya adalah penggosokannya dilakukan 1 arah. Jadi, tetapkan pilihan apakah digosok ke depan atau ke belakang. Berikut ini langkah-langkahnya: • Siapkan magnet permanen dan bahan ferromagnetik (misalnya, baja) yang akan digosok. • Letakkan bahan ferromagnetik itu pada suatu bidang datar, contohnya meja.

• Ambil magnet kuat, kemudian sentuhkan salah satu kutubnya ke salah satu ujung bahan ferromagnetik sebagai titik permulaan. • Tekan seperlunya, kemudian mulai gosokkan sampai ke ujung lainnya. • Setelah sampai di ujung, angkat magnet kuat dan kembali ke titik awal, kemudian gosokkan kembali seperti langkah (4). • Lakukan langkah (4) dan (5) secara berulang-ulang sampai bahan ferromagnetik berubah menjadi magnet. Magnet yang dihasilkan dengan cara penggosokan sifat kemagnetannya dapat bertahan lama jika menggunakan baja, sehingga bisa disebut sebagai magnet tetap.

Jika menggunakan besi, maka sifat kemagnetannya mudah hilang atau tidak bertahan lama. 2. Induksi Magnet Berikut ini adalah langkah-langkah membuat magnet dengan cara induksi: • Siap batang magnet permanen dan bahan ferromagnetik (misalnya besi) yang akan dibuat menjad magnet.

• Posisikan magnet kuat dan besi secara vertikal menggunakan statif, dengan susunan magnet kuat di atas dan besi di bawah. • Dekatkan atau atur jarak antara magnet kuat dan besi dengan cara menggeser posisi penjepit statif naik atau atau turun.

• Besi telah berubah menjadi magnet, buktikan dengan menaruh jarum atau paku di bawah besi. Pada saat magnet permanen diangkat atau dipindahkan, sifat kemagnetan besi akan hilang. Magnet yang dihasilkan dengan cara induksi sifat kemagnetannya mudah hilang jika bahan yang digunakan adalah besi. Jika menggunakan baja, sifat kemagnetannya dapat bertahan lama. 3. Elektromagnetik Berikut ini adalah langkah-langkah membuat magnet dengan cara elektromagnetik: • Siapkan sumber arus listrik searah (DC), misalnya baterai.

• Siapkan bahan ferromagnetik yang akan diubah menjadi magnet, misalnya besi. • Siapkan kawat kumparan dengan panjang secukupnya • Lilitkan kawat kumparan ke batang besi, atur lilitan sedemikian rupa agar didapatkan dua ujung kawat. • Sambungkan salah satu ujung kawat ke kutub positif baterai dan ujung lainnya ke kutub negatif baterai. • Batang besi telah berubah menjadi magnet, buktikan dengan mendekatkan paku atau jarum. Cara ini telah banyak digunakan pada berbagai jenis peralatan yang membutuhkan magnet, misalnya magnet pada bel listrik.

Kesimpulan
CARA MEMBUAT MAGNET – Pada artikel sebelumnya kita sudah pernah membahas mengenai ciri-ciri magnet. Dari situ dapat kita ketahui sebuah benda haruslah memiliki 5 ciri-ciri magnet tersebut dahulu agar bisa disebut sebagai magnet. Bahan magnet sendiri ada yang bisa kita dapatkan secara alami dan dapat juga kita membuatnya.

Bahan magnet sudah sering digunakan dan dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, tidak banyak orang yang mengetahui cara membuat magnet buatan, baik itu cara membuat magnet permanen ataupun magnet sementara. Daftar Isi • 3 Cara Membuat Magnet Sederhana • Membuat Magnet dengan Cara Menggosok • Alat dan Bahan • Langkah Kerja • Cara Membuat Magnet dengan Cara Elektromagnetik • Alat dan Bahan • Langkah Cara membuat magnet dengan menempelkan benda magnetis pada magnet disebut • Membuat Magnet dengan Cara Induksi • Alat dan Bahan • Langkah Kerja 3 Cara Membuat Magnet Sederhana sciencestockphotos.com Magnet dapat dibagi menjadi dua jenis berdasarkan cara membuat magnet tersebut.

Pertama, magnet alam yang terbentuk secara alami melalui proses alam, misalnya magnet bumi dan batu magnesian. Kedua magnet buatan yang cara pembuatan magnet nya dilakukan dengan sengaja.

Magnet buatan sendiri memiliki beberapa bentuk yang disesuaikan dengan fungsinya. Bentuk-bentuk magnet tersebut adalah magnet batang, tabung (silinder), jarum, huruf U, dan ladam (tapal kuda). Sedangkan, bahan yang bisa dibuat menjadi magnet adalah bahan-bahan terdiri dari atom magnet seperti baja dan besi.

Setiap benda yang terbuat dari besi dan baja bisa dijadikan magnet dengan cara-cara tertentu. Terdapat 3 cara membuat magnet, yaitu dengan cara menggosok, mengalirkan arus listrik, dan induksi magnetik. Agar Anda dapat memahami dengan baik cara buat magnet, simaklah tulisan di bawah ini. Membuat Magnet dengan Cara Menggosok brotoms.wordpress.com Jika kita memiliki sebatang besi atau sebatang baja, maka benda tersebut tidak dapat menarik jarum atau benda-benda kecil yang terbuat dari logam.

Hal tersebut terjadi karena besi dan baja tersebut belum memiliki sifat kemagnetan. Dimana salah satu ciri-ciri magnet adalah bisa menarik benda logam yang berada di dekatnya. Alat dan Bahan • Satu buah magnet tetap • Satu batang besi • Beberapa buah jarum Langkah Kerja • Peganglah magnet tetap, lalu gosokkan ujung magnet tersebut di sepanjang permukaan batang besi. • Gosok besi menggunakan magnet dalam satu arah dan lakukan terus secara berulang-ulang.

• Lakukan hal ini kurang lebih selama lima menit.

• Kemudian dekatkan besi tersebut pada jarum. • Jika besi tersebut dapat menarik jarum, artinya besi tersebut memiliki sifat kemagnetan.

Baca Juga : Jenis-jenis Dioda Lengkap Beserta Fungsi dan Cara Kerjanya Batang besi yang digosok dengan magnet selama beberapa saat akan berubah menjadi magnet. Semakin lama Anda menggosok besi tersebut dengan magnet, maka sifat kemagnetan pada besi tersebut akan bertahan semakin lama. Dibandingkan baja, benda yang terbuat dari besi dapat dengan mudah berubah menjadi magnet.

Kenapa besi dan baja yang digosok dengan magnet bisa mempunyai sifat kemagnetan? Besi dan baja merupakan bahan yang tersusun dari atom-atom magnet atau domain-domain magnet yang disebut magnet elementer. Arah dan susunan magnet elementer yang terdapat pada besi dan baja bentuknya tidak teratur. Ketika besi atau baja digosok menggunakan magnet tetap dalam satu arah, menyebabkan susunan magnet elementer pada benda tersebut menjadi teratur.

Sehingga ketika arah magnet elementer pada besi dan baja menjadi seragam, maka bahan tersebut dapat memiliki sifat kemagnetan. Cara Membuat Magnet dengan Cara Elektromagnetik forum.detik.com Apakah Anda tahu bagaimana cara membuat magnet dengan menggunakan arus listrik? Kita dapat membuat magnet dengan cara mengalirkan arus listrik searah (DC) melalui sebuah penghantar. Sumber listrik yang digunakan adalah arus listrik searah atau direct current (DC). Kita juga dapat menggantinya dengan arus listrik bolak balik atau alternating current (AC) bertegangan rendah.

Akan tetapi jika sumber listrik diganti dengan arus AC bertegangan normal atau tinggi, maka tidak akan bisa merubah penghantar cara membuat magnet dengan menempelkan benda magnetis pada magnet disebut menjadi bersifat magnetik. Berikut cara membuat magnet dengan cara mengalirkan arus listrik. Alat dan Bahan • Satu buah paku besi dengan panjang 5 cm • Dua buah baterai segala ukuran (boleh ukuran AAA, AA, C, ataupun D) • Kabel kumparan atau kawat besi • Beberapa buah jarum • Gunting Langkah Kerja • Lilitkan kabel kumparan pada paku besi.

• Kupas kedua ujung kabel kumparan menggunakan gunting. • Hubungkan kedua ujung kabel dengan kutub positif dan negatif baterai.

• Dekatkan jarum-jarum yang telah disiapkan dengan paku besi yang telah dililit. • Maka paku besi tersebut akan dapat menarik jarum-jarum yang berada di dekatnya.

Magnet yang dibuat dengan listrik inilah yang disebut sebagai elektromagnetik. Elektromagnetik pertama kali ditemukan oleh Hans Christian Oersted pada tahun 1819. Elektromagnetik termasuk jenis magnet sementara. Hal ini karena ketika arus listrik diputus, maka sifat kemagnetan bahan akan hilang dalam hitungan detik. Sehingga menyebabkan jarum-jarum yang semula menempel pada paku akan jatuh atau lepas.

Baca Juga : Cara Menghitung Rumus Percepatan Beserta Contoh Soal dan Pembahasan Kita bisa meningkatkan kekuatan elektromagnetik dengan memperbesar nilai tegangan DC atau menambah jumlah baterai dan menambah jumlah lilitan pada paku besi.

Dengan ilmu fisika dapat dijelaskan bahwa kabel yang dialiri arus listrik akan menimbulkan medan listrik dan mempengaruhi magnet elementer yang menyusun besi atau baja. Hal tersebut membuat posisi magnet elementer yang semula tidak teratur menjadi seragam dan searah. Sehingga akan membuat besi memiliki sifat kemagnetan. Membuat Magnet dengan Cara Induksi informazone.com Cara membuat magnet yang ketiga adalah dengan cara induksi. Pernahkah Anda suatu waktu mendekatkan magnet kuat pada beberapa buah paku?

Kemudian, apa yang terjadi jika Anda mendekatkan paku yang telah menempel dengan lainnya? Jika Anda mencoba untuk melakukannya, Anda akan mendapati bahwa paku yang menempel pada magnet ternyata juga mampu menarik paku lainnya.

Sifat kemagnetan bahan tersebut bahkan masih ada ketika paku tersebut sudah dilepas dari magnet. Alat dan Bahan • Satu buah magnet kuat • Satu buah statif • Satu batang besi • Beberapa buah jarum atau paku kecil Langkah Kerja • Letakkan batang besi pada statif dengan posisi vertikal. • Letakkan beberapa buah jarum yang telah Anda siapkan di bawah batang besi. • Letakkan magnet kuat di atas batang besi dan jepit dengan statif agar posisinya tidak berubah-ubah.

• Amati jarum yang berada di bawah besi. • Jika jarum tersebut menempel pada batang besi, berarti besi tersebut telah mempunyai sifat kemagnetan. Selanjutnya Anda akan dapat mengamati bahwa ketika magnet dijauhkan dari batang besi maka besi akan kehilangan sifat kemagnetannya.

Sedangkan jika Anda merubah batang besi tersebut dengan batang baja, maka akan didapati bahwa batang baja masih bisa menarik jarum meskipun magnet telah dijauhkan dari batang baja. Demikian artikel mengenai cara membuat magnet.

Dari tulisan di atas dapat disimpulkan bahwa terdapat 3 cara membuat magnet yaitu dengan digosok, dialiri arus listrik DC, dan dengan cara induksi. Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi Anda. Baca juga artikel mengenai ciri-ciri magnet. Terima kasih 🙂 Kategori Fisika Tag cara membuat, magnet Navigasi Tulisan Cari untuk: Postingan Terbaru • Tips Merawat Kolam Renang di Rumah Mewah Lantai 1 cara membuat magnet dengan menempelkan benda magnetis pada magnet disebut 6 Hal yang Harus Disiapkan Lulusan SMA Untuk Mencari Kerja • Mesin Creasing Kertas Otomatis, Cara Kerja, Jenis, dan Harga • 12 Tips Cara Melakukan Lifelong Learning • Rekomendasi Beli Mobil Lebih Nyaman Dengan mobil88 Table of Contents • Apa Itu Magnet?

• 3 Cara Membuat Magnet • Cara 1: Elektromagnet • Cara 2: Menggosok • Cara 3: Induksi • Contoh Soal dan Pembahasan • Contoh 1: Contoh Soal Kaidah Tangan Kanan untuk Menentukan Kutub Magnet • Contoh 2: Soal Menentukan Kutub Utara dan Selatan Apa Itu Magnet?

Magnet merupakan jenis benda yang mampu menarik benda-benda di sekitarnya. Benda yang bersifat magnetik disebabkan adanya mineral. Mineral tersebut terdapat dalam batu-batuan di Magnesia. Kata magnet berasal dari sana, yaitu “magnesia” sebuah tempat di mana pertama kalinya ditemukan batu bermuatan. Pada bagian awal, sebelumnya telah disinggung sejarah singkat mengenai sejarah magnet.

Selanjutnya, materi yang akan disampaikan di sini adalah magnet dan cara membuat magnet sederhana. Ulasan materi pertama akan dimulai dari karakteristik magnet dan klasifikasi bahan magnet.

Banyak magnet yang sering kita jumpai di kehidupan sehari-hari, dengan aneka bentuk yang beragam. Dari semua bentuk magnet yang kita jumpai, magnet memiliki karakteristik. Karakteristik magnet dapat dilihat pada daftar berikut. Karakteristik Magnet: • Magnet memiliki dua kutub, yaitu kutub utara dan kutub selatan. • Kutub-kutub sejenis tolak-menolak dan kutub-kutub tidak sejenis tarik-menarik. • Dapat menarik benda logam tertentu.

• Gaya tarik magnet terbesar berada pada kutub-kutub magnet. Klasifikasi Bahan Magnet Berdasarkan daya tarik terhadap suatu benda, magnet dikelompokkan menjadi 3 (tiga) kelompok. Klasifikasi magnet dapat dilihat pada daftar berikut. • Diamagnetik Bahan yang tidak dapat ditarik oleh magnet. Contoh: emas, bismuth, kayu, kertas • Ferromagnetik Karakteristik: bahan yang dapat ditarik dengan kuat oleh magnet.

Contoh: besi, baja, nikel • Paramagnetik Karakteristik: bahan yang ditarik lemah oleh magnet. Contoh: platina, aluminium Berdasarkan bahan penyusunnya, magnet dibedakan menjadi dua kelompok, yaitu magnet keras dan magnet lunak. Simak uraian lebih lanjut pada pembahasan di bawah. • Magnet Keras Karakteristik: sangat sukar dijadikan magnet tapi mampu menyimpan sifat magnetiknya dalam jangka waktu yang lama.

Contoh: alcomax (logam paduan besi), baja • Magnet Lunak Karakteristik:lebih mudah dijadikan magnet tetapi sifat magnetiknya mudah hilang. Contoh: besi, numetal (logam campuran nikel) 3 Cara Membuat Magnet Ada 3 cara yang dapat dilakukan untuk membuat magnet.

Ketiga cara tersebut adalah elektromagnet, menggosok, dan induksi. Penjelasan lebih lanjut mengenai ketiga cara membuat magnet sederhana dapat disimak pada pembahasan di bawah. Cara 1: Elektromagnet Cara membuat magnet melalui elektromagnet dilakukan dengan mengaliri magnet dengan arus listrik DC/searah.

Cara yang dilakukan dapat dilihat pada gambar di bawah. Arus listrik mengalir dari kutub positif (+) ke kutub negatif ( – ). Untuk menentukan letak kutub Utara dan kutub Selatan yang terbentuk dapat menggunakan kaidah tangan kanan. Berikut ini akan dijelaskan sedikit mengenai kaidah tangan kanan. Kaidah Tangan Kanan Kaidah tangan kanan digunakan untuk menentukan arah kutub. Untuk menentukan arah kutub dengan tangan kanan menggunakan ibu jari dan empat jari lainnya.

Ibu jari menunjukkan arah utara, empat jari lainnya menunjukkan arah arus listrik. Posisikan tangan dengan ketentuan seperti terlihat pada gambar di bawah. Baca selengkapnya materi Kaidah Tangan Kanan Cara 2: Menggosok Cara membuat magnet yang kedua adalah dengan cara menggosok. Caranya adalah dengan menggosokkan magnet pada bahan magnet yang akan dijadikan magnet secara satu arah.

Ujung akhir bahan magnet yang digosok akan menjadi kutub cara membuat magnet dengan menempelkan benda magnetis pada magnet disebut berlawanan dengan kutub magnet penggosoknya. Perhatikan gambar di bawah. Keterangan: ujung P akan menjadi kutub utara dan Q akan menjadi kutub selatan Cara 3: Induksi Cara Induksi adalah cara ketiga yang dapat digunakan untuk membuat magnet.

Cara yang dilakukan dengan mendekatkan bahan magnet dengan sebuah magnet. Ujung logam yang didekati magnet akan menjadi kutub magnet yang berlawanan dengan kutub magnet yang mendekati. Berdasarkan gambar di atas, ujung X akan menjadi kutub selatan, sedangkan ujung Y akan menjadi kutub utara. Contoh Soal dan Pembahasan Beberapa contoh soal di bawah dapat sobat idschool gunakan untuk menambah pemahaman bahasan di atas.

Setiap contoh soal yang diberikan dilengkapi dengan pembahasannya. Sobat idschool dapat menggunakan pembahasan tersebut sebagai tolak ukur keberhasilan mengerjakan soal. Selamat Berlatih! Contoh 1: Contoh Soal Kaidah Tangan Kanan untuk Menentukan Kutub Magnet Perhatikan gambar di bawah! Letak kutub yang sesuai dengan kondisi pada gambar adalah …. A. X kutub Utara dan Y kutub Selatan B. X kutub Utara dan Y kutub Selatan C. X kutub Selatan dan Y kutub Utara D. X kutub Selatan dan Y kutub Utara Pembahasan: Arus listrik mengalir dari kutub positif (garis panjang) ke kutub negatif (garis pendek).

Gambar arus listrik yang diperoleh dapat dilihat seperti gambar di bawah. Ingat! Ibu jari selalu menunjuk letak kutub Utara. Berdasarkan gambar di atas, dapat diperoleh informasi bahwa X adalah kutub Selatan sedangkan Y adalah kutub Utara.

Jadi, kesimpulan yang dapat diambil adalah X adalah kutub Selatan dan Y kutub Utara. Jawaban: D Contoh 2: Soal Menentukan Kutub Utara dan Selatan Perhatikan gambar pembuatan magnet berikut!

Jika PQ terbuat dari besi, maka …. A. P kutub utara, Q kutub selatan, sifat kemagnetan sememtara B. P kutub utara, Q kutub selatan, sifat kemagnetan tetap C.

P kutub selatan, Q kutub utara, sifat kemagnetan sememtara D. P kutub selatan, Q kutub utara, sifat kemagnetan tetap Pembahasan: Arus listrik mengalir dari kutub positif ke kutub negatif. Jadi, gambar arus listrik yang benar adalah seperti gambar di bawah.

Karena logam terbuat dari besi, maka sifat kemagnetannya sementara. Jadi, kesimpulan yang dapat diambil adalah P kutub utara, Q kutub selatan, sifat kemagnetan sememtara.

Jawaban: A Sekian pembahasan mengenai magnet dan cara membuat magnet yang meliputi elektromagnet, menggosok, dan induksi. Terimakasih sudah mengunjungi idschool(dot)net, semoga bermanfaat! Baca Juga: Muatan Listrik dan Cara Memberi Muatan pada Listrik
Cara membuat magnet dengan menempelkan benda magnetis pada magnet disebut … induksi Pembahasan: Ada 3 cara membuat magnet, yaitu: • Menggosok bahan magnet dengan magnet • Menggunakan induksi dengan mendekatkan bahan magnet dengan magnet di satu ujung • Elektromagnet, yaitu melilit bahan magnet dengan kawat penghantar dan mengalirkan arus listrik Sebuah magnet tersusun atas bagian-bagian yang disebut dengan magnet elementer, yaitu partikel penyusun benda magnet.

Pada benda ferromagnetik seperti besi dan baja yang belum menjadi magnet, maka magnet elementernya tersusun acak. Dengan induksi, besi dan baja dapat dijadikan magnet dengan didekatkan ke magnet, sehingga membuat magnet elementer penyusun besi dan baja itu menjadi terarah ke satu arah, dan akhirnya ikut cara membuat magnet dengan menempelkan benda magnetis pada magnet disebut magnet.

Namun magnet ini bersifat sementara, dan jika magnet asal dipindahkan, maka besi dan baja akan kehilangan sifat magnetnya. --------------------------------------------------------------------------------------------- Pelajari lebih lanjut • Percobaan sifat-sifat magnet di: brainly.co.id/tugas/14403600 • Gaya gesek, gaya otot, gaya gravitasi, dan gaya magnet di: brainly.co.id/tugas/808737 Detail Jawaban Kode: 9.6.5 Kelas: IX Mata Pelajaran: Fisika Materi: Bab 5 - Kemagnetan Kata Kunci: Induksi Magnet #TingkatkanPrestasimu
Membuat magnet dengan cara induksi yaitu dengan mendekatkan atau menempelkan suatu benda dengan magnet sehingga benda tersebut berubah menjadi magnet.

Benda magnetis yang didekatkan dengan magnet akan berubah sifatnya menjadi magnet namun sifatnya hanya sementara dan kemagnetannya bisa hilang.

Kutub magnet baru yang terbentuk juga memiliki kutub yang sama dengan magnet yang digunakan induksi. Jadi, jawaban yang tepat adalah A.

Benda Magnetis dan Non Magnetis




2022 charcuterie-iller.com