Keragaman ciri fisik yang khas antara ras dan suku bangsa indonesia seharusnya menjadi

Indonesia merupakan negara kesatuan yang masyarakatnya majemuk yang terdiri dari beberapa suku bangsa yang menyebar dari Sabang (ujung Sumatra Utara) sampai Merauke (ujung Papua).

1.

Pembagian Ras Penduduk Indonesia Berdasarkan ciri-ciri fisiknya, masyarakat Indonesia dapat dibedakan menjadi 4 (empat) kelompok ras, yaitu: a. Kelompok ras Papua Melanezoid, terdapat di Papua/ Irian, Pulau Aru, Pulau Kai. b.

Kelompok ras Negroid, antara lain orang Semang di semenanjung Malaka, orang Mikopsi di Kepulauan Andaman. c. Kelompok ras Weddoid, antara lain orang Sakai di Siak Riau, orang Kubu di Sumatra Selatan dan Jambi, orang Tomuna di Pulau Muna, orang Enggano di Pulau Enggano, dan orang Mentawai di Kepulauan Mentawai. d. Kelompok ras Melayu Mongoloid, yang dibedakan menjadi 2(dua) golongan.

1) Ras Proto Melayu (Melayu Tua) antara lain Suku Batak, Suku Toraja, Suku Dayak. 2) Ras Deutro Melayu (Melayu Muda) antara lain Suku Bugis, Madura, Jawa, Bali. Di samping kelompok ras di atas, masyarakat Indonesia juga terdiri dari kelompok warga keturunan Cina (ras Mongoloid), warga keturunan Arab, Pakistan, India, ras Kaukasoid, dan sebagainya yang hidup berdampingan membaur menjadi satu warga negara Indonesia.

Masyarakat Indonesia tidak mengenal superioritas suatu ras dan tidak menganut paham rasialisme. Salah satu perekat suku bangsa yang berbeda-beda di Indonesia adalah bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional yang termasuk dalam rumpun bahasa Austronesia.

2. Suku Bangsa Indonesia Nenek moyang atau induk suku bangsa Indonesia menurut penelitian dan kajian sejarah berasal dari wilayah Asia. Percampurannya tersebut menghasilkan keturunan beberapa suku bangsa di Indonesia, yaitu ras Melanesoid dan Melayu. Munculnya keragaman suku bangsa tidak seharusnya menjadi faktor pemicu adanya perpecahan di masyarakat yang diakibatkan perselisihan antarsuku bangsa.

Bangsa Indonesia harus hidup tenteram, rukun, aman, dan damai di tengah-tengah perbedaan yang ada. Suku bangsa adalah satu kelompok atau kesatuan masyarakat yang terikat secara sadar dalam suatu sistem aturan budaya masyarakat setempat. 1) Pola Persebaran Suku Bangsa di Indonesia Suku bangsa yang terdapat di Indonesia secara umum dikelompokkan ke dalam tiga kelompok besar, yaitu suku bangsa asli Indonesia, suku bangsa nonpribumi (asing), dan suku bangsa pedalaman.

2) Kondisi Lingkungan Geografis Indonesia Faktor geografis yang menunjang adanya keragaman tatanan kehidupan sosial kemasyarakatan, antara lain sebagai berikut. a) Letak geografis kepulauan Indonesia berada pada jalur persilangan dunia. Hal ini memungkinkan masuk dan berkembangnya budaya luar dengan leluasa.

b) Wilayah Wawasan Nusantara yang kita cintai ini terdiri atas beribu-ribu pulau yang tersebar luas dari Sabang sampai Merauke. c) Setiap wilayah di Indonesia memiliki potensi dan per sebaran kekayaan alam yang berbeda-beda. Potensi tersebut menjadi modal awal dan penting bagi pengembangan wilayah yang bersangkutan. b. Pengembangan Kebudayaan Daerah dan Kebudayaan Nasional Pada dasarnya suatu kebudayaan yang lahir dan berkembang di masyarakat meliputi kebudayaan yang bersifat daerah dan nasional.

Masyarakat Indonesia yang majemuk terdiri atas beberapa suku bangsa (etnis) yang masing-masing memiliki bahasa dan adat istiadat serta budaya yang berbeda. Menurut hasil penelitian Hilderd Geertz, Indonesia terdiri dari 300 etnis / suku bangsa yang berbeda-beda. Adapun menurut penelitian MA Jaspan, masyarakat Indonesia terdiri atas 366 suku bangsa / etnis dengan kriteria pada bahasa daerah, kebudayaan serta susunan masyarakatnya.

Lain lagi menurut penelitian Van Vollenhoven yang menyatakan bahwa masyarakat Indonesia terbagi menjadi 19 lingkaran hukum adat dengan berbagai suku bangsa (etnis) yang ada di dalamnya.

Lalu apakah yang dimaksud etnik itu? Apa pula bedanya dengan ras? Robertson pada tahun 1977 mengemukakan pendapatnya bahwa kelompok etnik adalah sejumlah besar orang yang memandang diri dan dipandang oleh kelompok lain memiliki kesatuan budaya yang berbeda. Hal ini terjadi sebagai akibat dari sifat-sifat budaya bersama dan interaksi timbal balik yang terus menerus.

Jika istilah ras berkaitan dengan ciri-ciri fisik tubuh, etnisitas lebih berkaitan dengan karakteristik budaya suatu kelompok tertentu. Karakterisrik budaya ini dibentuk dan dihasilkan oleh perbedaan bahasa, agama, suku bangsa, kedaerahan, dan tempat lahir.

Hal yang membedakan antara etnis yang satu dengan yang lainnya adalah perbedaan bahasa (bahasa daerah) dan adat istiadat. Perbedaan adat istiadat menunjukkan perbedaan kebudayaan yang nampak dari pola perilaku atau gaya hidup.

Pola perilaku orang Batak yang suka bicara terus terang, sehingga terkesan tegas dan keras sangat berbeda dengan pola perilaku orang Jawa Tengah (khususnya Solo dan Jogja) yang suka berbicara hati-hati penuh dengan sindiran secara halus sehingga berkesan kurang tegas. Secara rinci dapat kita uraikan tentang perbedaan antara suku bangsa yang satu dan lainya, dalam hal: a. Perbedaan bahasa daerah. b. Perbedaan tata susunan kekerabatan, misalnya ada yang menganut patrilineal, matriliniel, dan parental.

c. Perbedaan adat istiadat, misalnya dalam upacara perkawinan, upacara adat, hukum adat, dan lain-lain. d. Perbedaan sistem mata pencaharian. e.

Perbedaan teknologi, misalnya bentuk arsitektur rumah/ bangunan adat, peralatan kerja tradisional. f. Perbedaan kesenian daerah. Adapun beberapa faktor yang menyebabkan perbedaan bahasa dan adat istiadat adalah: a. Keadaan dan letak geografis yang berbeda. b. Pemukiman penduduk yang terpisah-pisah di pulau-pulau terpencil yang menghambat kontak dengan daerah lain.

c. Latar belakang sejarah yang berbeda. d. Lingkaran hukum adat dan kemasyarakatan yang berlainan. INI JAWABAN TERBAIK 👇 Perbedaan ciri fisik yang khas antara ras dan suku menjadi KEANEKARAGAMAN MASYARAKAT INDONESIA. Baca lebih lanjut tentang senyawa “Diskusi Pertanyaan tentang ciri-ciri fisik yang unik di antara ras dan suku bangsa Indonesia tersebut di atas hendaknya dilengkapi dengan pilihan jawaban, antara lain sebagai berikut: • A.

Penentu status sosial dalam masyarakat • B. Keanekaragaman Bangsa Indonesia • C. Mempertahankan semua kelas sosial • D. Perbedaan kelas sosial di Indonesia Jawaban yang benar adalah KEANEKARAGAMAN MASYARAKAT INDONESIA (B) Pelajari lebih lanjut tentang masyarakat pluralistik Indonesia Segala kebhinekaan yang ada dalam masyarakat Indonesia, jika dilihat secara positif, akan menjadi KEKAYAAN SENDIRI untuk bangsa kita.

Termasuk juga perbedaan ciri fisik khas yang melekat pada setiap suku bangsa di Indonesia. Keberagaman ini merupakan keistimewaan bangsa Indonesia yang membedakan dengan bangsa-bangsa lain di dunia. Keberagaman itu sendiri berasal dari Tuhan, sehingga manusia harus menerimanya sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan. Penerimaan ini dengan sendirinya akan menjadikan segala keragaman yang ada menjadi berkah dan bukan kekurangan. Informasi lebih lanjut tentang Indonesia, negara yang pluralistik Postingan Terkait: • Perbedaan ciri fisik yang khas antar ras dan suku bangsa… • 1.Perbedaan ciri fisik yang khas antar ras dan suku bangsa… • Perbedaan suku bangsa indonesia terlihat pada • Perbedaan suku-suku bangsa indonesia yg beragam dipengaruhi… • Perbedaan warna kulit,jenis rambut,tinggi badan merupakan… • Perbedaan antara suku bangsa yang dimiliki bangsa Indonesia… Categories • Akuntansi • B.

Arab • B. Daerah • B. Indonesia • B. inggris • B. jepang • B. mandarin • B. perancis • Bahasa lain • Biologi • Ekonomi • Fisika • Geografi • IPS • Kimia • Konversi • Matematika • Penjaskes • Perbedaan Antara • PPKn • SBMPTN • Sejarah • Seni • Sosiologi • TI • Ujian Nasional • Uncategorized • Wirausaha
HermanAnis.com – Penyebab Keberagaman Suku Bangsa dan Budaya di Indonesia.

Tahukah anda tentang keberagaman? Silahkan melanjutkan membaca untuk memahaminya! Catatan buat pembaca: Pada setiap tulisan dalam www.hermananis.com, semua tulisan yang berawalan “di” sengaja dipisahkan dengan kata dasarnya satu spasi, hal ini sebagai penciri dari website ini. Keberagaman adalah perbedaan yang ada di Indonesia sebagai Negara yang memiliki banyak pulau. Dengan jumlah penduduk kurang lebih 200 juta orang di mana mereka tinggal tersebar di berbagai pulau di Indonesia.

Selain itu, mereka juga berada di wilayah dengan kondisi geografis yang bervariasi. Mulai dari pegunungan, hutan, pesisir, dataran rendah, dataran tingggi, pedesaan, hingga perkotaan. Keberagaman mempunyai nilai keindahan yang sangat tinggi, dan mampu menciptakan rasa saling toleransi dan tenggang rasa antar masyarakat yang satu dengan lainnya.

Oleh karena itu, Negara Indonesia mempunyai semboyan “Bhineka Tunggal Ika” yang artinya berbeda-beda tetapi satu jua, makna lainnya adalah walaupun di Indonesia terdapat banyak suku, agama, ras, kesenian, adat, bahasa, dan lain sebagainya namun tetap satu kesatuan yang sebangsa dan setanah air.

Semuanya di persatukan dengan bendera, lagu kebangsaan, mata uang, bahasa dan lain-lain yang sama. “Beda tapi sama: Harmoni dalam keberagaman” • Indahnya ke beragaman di Indonesia, memuat penjelasan mengenai rasa syukur terhadap Tuhan Yang Maha Esa, keberagaman dalam masyarakat, jenis keberagaman social budaya, jenis keberagaman ekonomi, jenis keberagaman etnis, jenis keberagaman agama.

• Bhinneka Tunggal Ika, memuat penjelasan implementasi dari bhinneka tunggal ika terhadap kehidupan masyarakat sekitar. Kita harus bersyukur atas anugerah yang diberikan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena di berikan keindahan dan keberagaman di tanah air yang kita cintai ini. Keberagaman adalah suatu kondisi dalam masyarakat di mana terdapat perbedaan-perbedaan dalam berbagai bidang terutama suku bangsa, ras, agama, ideologi, budaya (masyarakat yang majemuk).

Keragamen dalam masyarakat adalah sebuah keadaaan yang menunjukkan perbedaan yang cukup banyak macam atau jenisnya dalam masyarakat. Indonesia mempunyai keragaman sosial budaya yang sangat tinggi.

Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia, jumlah suku yang ada saat ini adalah 1.128 suku bangsa. Jumlah sebanyak itu antara lain di sebabkan oleh perbedaan: • ras asal, • lingkungan geografis, • latar belakang sejarah, • Perkembangan daerah, • Agama atau kepercayaan, dan • Kemampuan adaptasi atau menyesuaikan diri. Di antara 6 (enam) faktor yang tertulis di atas, perbedaan lingkungan geografis serta kemampuan adaptasi menjadi faktor yang paling banyak mempengaruhi beragamnya sosial budaya, ekonomi, etnis dan Agama di Indonesia.

Jenis Keragaman Sosial Budaya Keberagaman Suku Bangsa dan Budaya bangsa Indonesia yang tersebar pada 34 Provinsi menghasilkan kekayaan sosial budaya yang ternilai harganya. Melalui keberagaman tersebut, maka kehidupan sosial budaya masyarakat disuatu wilayah dipengaruhi sekaligus mempengaruhi wilayah lainnya.

Semakin banyak budaya yang ada di Indonesia, semakin banyak pula suku yang ada di Indonesia. Selain itu, dengan banyaknya suku di Indonesia, maka bahasa daerah pun juga beragam.

Bahkan, pada setiap suku banyak di temukan perbedaan bahasa, rumah adat, upacara adat, kesenian daerah dan sebagainya.

Keragaman Bahasa Perbedaan atau keragamen bahasa adalah variasi bahasa menurut pemakaian masing masing orang. Hal ini muncul akibat adanya berbagai macam suku,faktor budaya, letak geografis, ilmu pengetahuan dan sejarah. Keberagaman Suku Bangsa dan Budaya : Keragaman Rumah Adat Keragamen rumah adat timbul akibat adanya perbedaan geografis. Suku yang mendiami daerah pegunungan memiliki bentuk rumah yang berbeda dengan suku yang tinggal di daerah pantai. Bukan hanya bentuk, bahan bangunan serta bagian-bagian rumah juga memiliki banyak perbedaan mengikuti bentuk adaptasi yang di lakukan di setiap daerah.

Keberagaman Suku Bangsa dan Budaya : Keragaman Upacara Adat Indonesia yang memiliki banyak adat dan kebudayaan, juga mempunyai beragam upacara tradisional yang menarik. Hingga saat ini, banyak dari upacara tradisional tersebut masih di laksanakan di daerah asalnya masing-masing. Bahkan, menjadi ajang wisata budaya bagi banyak turis, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Keberagaman Suku Bangsa dan Budaya : Kesenian Daerah Indonesia merupakan negeri yang me miliki berbagai keunikan seperti se ni tari, seni musik, seni rupa, dan seni teater. Kesenian daerah di Indonesia pun sangat di apresiasikan oleh orang-orang mancanegara. Bahkan orang mancanegara pun mempelajari kesenian daerah Indonesia seperti menari, sinden, memainkan alat musik khas daerah di Indonesia, dan bahkan menyanyikan lagu daerah.

Seharusnya kita patut berbangga dan mensyukuri bahwa kita bangsa Indonesia kesenian-keseniannya tersebut sampai ke luar negeri. Kesenian daerah dapat berupa tarian daerah, lagu daerah, senjata khas, makanan khas, alat musik khas dan sebagainya.

Keberagaman Suku Bangsa dan Budaya : Jenis Keberagaman Ekonomi Keberagaman Suku Bangsa dan Budaya. Keberagamen ekonomi bergantung pada wilayah tempat tinggal penduduk.

Setiap penduduk yang tinggal di suatu wilayah pasti melakukan kegiatan ekonomi. Kegiatan ekonomi adalah semua kegiatan yang di lakukan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Jenis-jenis Usaha dalam bidang ekonomi adalah sebagai berikut: Pertanian Negara kita adalah Negara ag raris. Berbagai jenis tanaman da pat tumbuh. Hasil tanah pertanian Indonesia, antara lain: padi, jagung, ubi, tembakau, ke lapa sawit, karet, cengkeh, palem, kopi, cendana, kayu putih, lada dan teh. Upaya untuk me ningkatkan hasil pertanian di lakukan dengan cara: • Intensifi kasi yaitu upaya un tuk meningkatkan hasil per ta nian tanpa memperluas lahan pertanian yang telah ada.

• Ekstensifi kasi yaitu upaya keragaman ciri fisik yang khas antara ras dan suku bangsa indonesia seharusnya menjadi meningkatkan hasil pertanian dengan memperluas lahan pertanian. • Diversifi kasi yaitu upaya untuk meningkatkan hasil pertanian dengan memperbanyak jenis tanaman pada suatu lahan pertanian. • Rehabilitasi yaitu upaya untuk meningkatkan hasil pertanian dengan memperbarui cara-cara pertanian yang ada atau mengganti tanaman yang tidak produktif lagi.

Perkebunan Merupakan usaha penanaman lahan dengan tanaman-tanaman keras, antara lain: karet, kelapa sawit, tebu dan sebagainya. Ada dua macam perkebunan, yaitu • Perkebunan Rakyat (di kelola oleh rakyat) • Perkebunen Besar (di kelola oleh pemerintah), misal, menanam karet, kelapa, kelapa sawit, dan tebu. Hasil perkebunan ini lebih di tujukan untuk ekspor sehinggamenghasilkan devisa bagi Negara.

Peternakan Peternakan adalah usaha memelihara binatang peliharaan yang di ambil manfaatnya. Usaha peternakan dapat di golongkan menjadi tiga, yaitu peternakan: • Hewan Besar (peternakan sapi, kerbau, dan Kuda), banyak di lakukan di NTT.

• Haewan Kecil (peternakan kambing, kelinci, domba, dan babi) • Unggas (peternakan ayam, itik, entok, dan burung) Perikanan Usaha perikanan di bedakan menjadi perikanan darat dan perikanan laut, • Perikanen darat yaitu usaha memelihara dan menangkap ikan di perairan darat.

• Perikanan laut yaitu usaha menangkap ikan di pantai atau di laut dan pembudidayaan ikan laut dalam tambak-tambak. Kehutanan Hasil-hasil hutan antara lain: kayu, rotan, damar dan kemenyan. Selain hasil-hasil tersebut, hutan mempunyai fungsi penting, yaitu menjaga keseimbangan alam.

Pertambangan Pertambangan yaitu usaha untuk mengolah atau memanfaatkan mineral demi kesejahteraan manusia. Mineral ini berada di dalam perut bumi, untuk mendapatkannya perlu di lakukan penggalian atau penambangan. Barang tambang dapat di bedakan menjadi tiga, yaitu bahan tambang: • mineral logam, Contoh: timah, bauksit, besi, nikel, tembaga dan emas. • bukan logam, Contoh: keramik, belerang, gibs, dan marmer. • sumber energi, Contoh: minyak bumi, batu bara, dan gas. Perindustrian Industri adalah usaha atau kegiatan untuk mengubah bahan mentah men jadi bahan setengah jadi atau barang jadi, antara lain: pengolahan ikan men jadi ikan kaleng, karet menjadi ban, dan sebagainya.

Perdagangan Yaitu kegiatan yang bertujuan menya lurkan barang dan jasa dari produsen ke konsumen. Kegiatan Perdagangan an keragaman ciri fisik yang khas antara ras dan suku bangsa indonesia seharusnya menjadi disebut ekspor-impor.

Ekspor adalah usaha mengirim dan menjual barang ke luar negeri. Impor adalah usaha memasukkan dan membeli barang dari luar negeri. Keberagaman Suku Bangsa dan Budaya : Jenis Keragaman Etnis Keberagaman Suku Bangsa dan Budaya. Keragaman etnis adalah keberagaman suku budaya. Istilah kelompok etnis dapat di samaartikan dengan suku bangsa, di samping ada pula yang menyebutkan dengan golongan etnis.

Indonesia memiliki beragam etnis, antara lain: Batak, Jawa, Sasak dan sebagainya. Pengertian etnis lebih di dasarkan pada ciri-ciri sosial-kultural seperti agama, bahasa, asal suku, asal Negara, dan tata cara hidup sehari-hari. Contohnya ada seorang anak keturunan belanda,berkulit putih dan bermata biru, tinggal bersama keluarga bali sejak kecil.

Kemudian anak tersebut tumbuh dewasa sebagai mana umumnya orang bali; berbahasa, beragama, bertatacara hidup sebagaimana orang bali. Maka, secara sosial-kultural, apabila mengikuti makna kata etnis yang sesuai dengan pengertin di atas anak tersebut tidak bisa di sebut beretnis Belandatetapi lebih layak untuk di sebut etnis bali.

Berikut ini adalah keberagaman etnis di Indonesia: • Daerah sumatera terdapat suku bangsa Aceh, Gayo, Batak, Minangkabau, Mentawai, dan sebagainya. • Di Jawa ada suku Sunda, Jawa, dan Madura. • Bali ada suku bangsa Bali. • Nusa Tenggara ada suku Sasak, Sumbawa, Bima, Flores, Alor, Roti, dan sebagainya.

• Pada daerah kalimantan terdapat suku bangsa Dayak, Banjar, Ngaju, Punan, Kayan, dan sebagainya. • Di Sulawesi ada suku bangsa Mandar, Toraja, Bugis, Makassar, Minahasa, Sangir, Talaud, dan sebagainya. • Pada daerah Maluku terdapat suku bangsa Ambon, Alifuru, dan sebagainya. • Di Irian Jaya (Papua) terdapat suku bangsa Asmat, Dani, Melayu Irian, dan sebagainya.

Keberagaman Suku Bangsa dan Budaya : Jenis Keragaman Agama Keberagaman Suku Bangsa dan Budaya. Agama adalah sistem yang mengatur tata keimanan (kepercayaan) dan peribadatan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa serta tata kaidah yang berhubungan dengan pergaulan antar manusia dan lingkungannya. Untuk itu dalam memperkuat akhlak seseorang tetap menyakini adanya sang pencipta di muka bumi ini maka bangsa Indonesia melalui keputusan pemerintah berkaitan dengan warga negara berhak memeluk agama dan kepercayaannya di resmikan ada 6 agama yang ada di Indonesia yakni: Keberagaman Suku Bangsa dan Budaya : BHINEKA TUNGGAL IKA Keberagaman Suku Bangsa dan Budaya.

Semangat nasionalisme harus terus di pupuk dan di perkuat di setiap insane Indonesia. Nasionalisme semakin berkembang baik karena di persatukan dengan “Bhineka Tunggal Ika” yang maknanya walaupun berbeda-beda suku, adat, budaya dan bahasa daerahnya, tetapi tetap satu yaitu bangsa Indonesia.

Bhineka Tunggal Ika di ambil dari buku Sutasoma karangan Empu Tantular. Seorang pujangga pada masa pemerintahan Majapahit, kalimat selengkapnya adalah “Bhinneka Tunggal Ika Tan Hana Dharma Mangrwa”.

Artinya walaupun berbeda tetapi tetap satu jua adanya karena tidak ada agama yang tujuannya berbeda. Kerukunan hidup bangsa tercipta dan berkembang sejak dahulu.

Dalam masyarakat akan tampak kesatuan-kesatuan manusia yang lebih khusus, yang berbeda satu dengan yang lain di sebabkan karena adat-istiadat dan bahasa yang berbeda, kadang-kadang juga karena perbedaan agama, atau karena kombinasi keduanya. Pada dasarnya, yang me nyebabkan keberagaman da lam ma syarakat (terutama masyarakat kota) adalah adanya perbedaan suku bangsa dari masing-masing orang.

Suku bangsa adalah bagian dari suatu bangsa. Suku bangsa mempunyai ciri-ciri mendasar tertentu. Ciri-ciri itu biasanya berkaitan dengan asal-usul dan kebudayaan. Ada beberapa ciri yang dapat di gunakan untuk mengenal suatu suku bangsa: ciri fi sik, bahasa, adat istiadat, dan kesenian yang sama. Contoh ciri fisik, antara lain warna kulit, rambut, wajah, dan bentuk badan.

Ciri-ciri inilah yang membedaan satu suku bangsa dengan suku bangsa lainnya. Suku bangsa merupakan kumpulan kerabat (keluarga) luas.

Mereka percaya bahwa mereka berasal dari keturunan yang sama. Mereka juga merasa sebagai satu golongan. Dalam kehidupan sehari-hari mereka mempunyai bahasa dan adat istiadat sendiri yang berasal dari nenek moyang mereka.

Itulah karakter bangsa Indonesia yang tidak lepas dari sanubari kita sebagai masyarakat Indonesia yang tercinta ini, dan sering kita bilang itulah Bhinneka Tunggal Ika. Penerapan keberagaman dalam kehidupan sehari-hari yang mengimplementasikan Bhinneka Tunggal Ika terlihat dalam keragaman masyarakat majemuk. Belajar bersosialisasi di sekolah Di sekolah warga belajar bertemu dengan orang lain di lingkungan keluarga, Ini adalah tahapan lingkungan di atas keluarga.

Di lingkungan ini, warga belajar di tuntut untuk berbicara dan bekerja sama dengan teman-teman. Dengan adanya sekolah ini, warga belajar tidak hanya sibuk dengan dirinya sendiri akan tetapi belajar bekerja sama dengan orang lain. Keberagaman di sekolah juga mengajarkan warga belajar untuk beradaptasi.

Setiap orang memiliki sifat yang berbeda-beda sehingga warga belajar di tuntut untuk memahami setiap individu. Dengan adanya keberagaman tersebut, warga belajar akan belajar bersosialisasi dengan berbagai individu yang ada di sekolah. Hal ini akan memberikan keuntungan bagi siswa sebelum bersosialisasi di masyarakat. Dapat mengetahui bahasa daerah lain.

Seperti kita tahu, di sekolah tidak hanya ada individu dengan latar belakang yang sama. Maksudnya adalah ada beberapa warga belajar dengan latar belakang daerah yang berbeda dan bahasa yang berbeda pula. Selain bersosialisasi dengan menggunakan bahasa yang sama, warga belajar juga bisa bersosialisasi dengan berbagi pendapat tentang bahasa.

Hal ini akan memberikan manfaat kepada warga belajar untuk belajar bahasa lain. Dengan begitu, warga belajar akan semakin mengerti tentang budaya dan bahasa daerah di Indonesia.

Hal ini akan membuat warga belajar menjadi tertarik untuk belajar. Selain itu, warga belajar akan mencintai Indonesia dengan keragaman budaya dan bahasa. Dengan berbagai keberagaman di sekolah, warga belajar akan dengan mudah memahami perbedaan.

Perbedaan yang di maksud tidak hanya soal bahasa akan tetapi suku dan agama. Seperti kita tahu bahwa agama adalah isu yang sangat sensitif di Indonesia. Padahal, Indonesia adalah Negara bhineka tunggal ika. Negara yang menghargai pendapat dan perbedaan. Oleh karena itu, sifat menghargai perbedaan harus di tanamkan sejak dini.

Warga belajar harus diajarkan untuk menghargai perbedaan sejak dini. Warga belajar yang bersekolah di sekolah yang bukan berbasis agama akan bisa menghargai perbedaan. Hal ini di sebabkan warga belajardi sekolah tersebut memiliki latar belakang yang berbeda. Dengan adanya keberagaman warga belajar akan semakin menghargai perbedaan yang ada di lingkungan sekolah.

Manfaat Keberagaman Berikut ini diberikan beberapa manfaat yang dapat diperoleh dari berbagai keragaman di Nusantara. • Sumber pengetahuan bagi dunia • Identitas bangsa di mata internasional • Memupuk sikap toleransi • Menumbuhkan sikap nasionalisme • Alat pemersatu bangsa RANGKUMAN Keberagamen adalah suatu kondisi dalam masyarakat di mana terdapat perbedaan-perbedaan dalam berbagai bidang terutama suku bangsa, ras, agama, ideologi, budaya (masyarakat yang majemuk).

Olehnya itu, keragaman dalam masyarakat adalah sebuah keadaaan yang menunjukkan perbedaan yang cukup banyak macam atau jenisnya dalam masyarakat.

Indonesia mermpunyai keragaman sosial budaya yang sangat tinggi. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia, jumlah suku yang ada saat ini adalah 1.128 suku bangsa. Jumlah sebanyak itu antara lain di sebabkan oleh; perbedaan ras asal, perbedaan lingkungan geografis, perbedaan latar belakang sejarah, perkembangan daerah, perbedaan agama atau kepercayaan, dan kemampuan adaptasi atau menyesuaikan diri.

Keragaman bahasa adalah variasi bahasa menurut pemakaian masing masing orang. Macam-macam bahasa timbul akibat adanya berbagai macam suku. Selain itu faktor-faktor yang menyebabkan timbulnya keragaman bahasa adalah budaya atau letak geografis, ilmu pengetahuan dan sejarah. Keragaman rumah adat timbul akibat adanya perbedaan geografis. Suku yang mendiami daerah pegunungan memiliki bentuk rumah yang berbeda dengan suku yang tinggal di daerah pantai. Bukan hanya bentuk, bahan bangunan serta bagian-bagian rumah juga memiliki banyak perbedaan mengikuti bentuk adaptasi yang di lakukan di setiap daerah.

Sehingga, Indonesia yang memiliki banyak adat dan kebudayaan, juga mempunyai beragam upacara tradisional yang menarik. Hingga saat ini, banyak dari upacara tradisional tersbeut masih di laksanakan di daerah asalnya masing-masing. Bahkan, upacara tersebut juga menjadi ajang wisata budaya bagi banyak turis, baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Keragaman upacara adat Indonesia yang memiliki banyak adat dan kebudayaan, juga mempunyai beragam upacara tradisional yang menarik.

Hingga saat ini, banyak dari upacara tradisional tersbeut masih di laksanakan di daerah asalnya masing-masing. Bahkan, upacara tersebut juga menjadi ajang wisata budaya bagi keragaman ciri fisik yang khas antara ras dan suku bangsa indonesia seharusnya menjadi turis, baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Agama adalah sistem yang mengatur tata keimanan (kepercayaan) dan peribadatan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa serta tata kaidah yang berhubungan dengan pergaulan antar manusia dan lingkungannya.

“Bhineka Tunggal Ika”. Artinya walaupun berbeda-beda suku, adat, budaya dan bahasa daerahnya, tetapi tetap satu yaitu bangsa Indonesia. Bhineka Tunggal Ika di ambil dari buku Sutasoma karangan Mpu Tantular. Dalam masyarakat akan tampak kesatuan-kesatuan manusia yang lebih khusus, yang berbeda satu dengan yang lain di sebabkan karena adat-istiadat dan bahasa yang berbeda, kadang-kadang juga karena perbedaan agama, atau karena kombinasi keduanya.

Sumber Rujukan • Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Paket A Tingkatan II. Modul Tema 4 : Beda Tapi Sama: Harmoni dalam Keberagaman. Penulis: Agus Wahyudi, SE dan Radifa Afi dah Syahlani, S.Pd.

Diterbitkan oleh: Direktorat Pembinaan Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan-Ditjen Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat-Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2018.

Merdeka.com - Indonesia memiliki keberagaman budaya, agama, adat istiadat serta ras. Terdapat beberapa ras yang ada di Indonesia. Ras tersebut tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Kata ras berasal dari Latin Radix yang berarti asal. Secara umum, ras merupakan pengelompokan orang di bumi berdasarkan karakteristik umum yang mereka miliki.

BACA JUGA: Jauh dari Gemerlap Duniawi, Begini Kehidupan Orang Samin di Pedalaman Hutan Blora Peristiwa 10 Mei: Penandatangan Perjanjian Frankfurt, Awal Perdamaian Jerman-Prancis Ras merupakan pengelompokkan manusia berdasarkan ciri-ciri fisik atau biologis individu di dalamnya yang sama dan diwariskan secara turun temurun.

Menurut Alex dan Thio Ras merupakan penggolongan sekelompok manusia oleh masyarakat sekitarnya berdasarkan ciri-ciri biologis yang mereka miliki.

Ras tertentu memiliki ciri biologis yang berbeda dengan masyarakat di sekitarnya. Menurut Horton dan Hunt BACA JUGA: Begini Isi Surat Cinta Sutan Sjahrir Perdana Menteri Pertama RI, Dilan Mah Lewat 9 Mei 2004: Pembunuhan Presiden Chechnya Akhmad Kadyrov dengan Bom Ranjau Ras merupakan pengelompokkan manusia berdasarkan perbedaannya (bukan persamaannya) dengan kelompok manusia lain berdasarkan ciri-ciri fisik bawaannya.

Menurut Stephen C. Sanderson Ras merupakan kelompok atau klasifikasi orang yang didefinisikan oleh satu masyarakat dan diterima oleh masyarakat lain. Ini adalah perbedaan sosial berdasarkan karakteristik fisik atau biologis tertentu. Menurut Grosse Rasa merupakan sekelompok manusia yang merupakan satu kesatuan karena kemiripan sifat jasmani dan rohani yang diwariskan, sehingga dapat dibedakan dengan kesatuan lainnya.

Menurut Gill dan Gilbert Ras merupakan kelompok orang yang dapat dibedakan berdasarkan ciri-ciri fisik yang diperoleh melewati prosedur reproduksi. Menurut Banton Ras merupakan suatu ciri peran, perbandingan fisik yang dijadikan kaidah untuk memutuskan peran yang berbeda-beda. Ras dapat diartikan secara fisik dan sosial. Ras secara fisik meliputi kondisi fisik yang tampak, sedangkan secara sosial menyangkut peran dan kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan.

Ras Papua Melanesia Macam ras yang pertama yaitu ras Papua Melanesia. Ras Papua Melanesia memiliki ciri-ciri kulit hitam, badan kekar, rambut keriting, bibir tebal dan hidung mancung.

Perlu diketahui, ras ini merupakan suku bangsa asli yang mendiami Indonesia sebelum datangnya nenek moyang bangsa Indonesia. Ras Papua Melanesia tersebar di Pulau Papua dan Kepulauan Aru dan dikenal dengan nama Suku Tapiro. Suku Tapiro sendiri diketahui memiliki ciri-ciri yang sama dengan suku Semang di Malaysia dan suku Aeta di Filipina. Ras Veddoid Macam ras yang kedua yaitu ras Veddoid.

Ras ini memiliki ciri-ciri tersendiri. Ciri-ciri dari ras Veddoid yaitu berkulit sawo matang, berperawakan kecil dan rambut berombak. Ras ini diketahui berasal dari negara Sri Lanka. Suku bangsa Indonesia yang masuk dalam ras Veddoid di antaranya, Suku Tomuna di Pulau Muna, Suku Toala di Semenanjung Barat Daya Sulawesi, Suku Gayo di sekitar Danau Toba, Suku Sakai di Siak, Suku Tomuna di Kepulauan Mentawai dan Suku Kubu di Jambi. Ras Melayu Tua atau Proto Melayu Macam ras yang ketiga yaitu ras Melayu Tua atau Proto Melayu.

Ras ini disebut sebagai nenek moyang bangsa Indonesia. Ras Proto Melayu ada di beberapa negara selain Indonesia. Ras ini tersebar di Semenanjung Melayu, Kepulauan Pasifik sampai Madagaskar dan Filipina. Mereka yang datang adalah ras Melayu Mongoloid.

Ras Melayu Mongoloid memiliki ciri-ciri ayitu kulit sawo matang, muka bulat, rambut ikal atau lurus, hidung sedang atau lebar, badan tinggi ramping, membawa kebudayaan zaman batu muda, serta memiliki paham animisme dan dinamisme. Suku bangsa Indonesia yang termasuk dalam ras ini yaitu Suku Toraja di Sulawesi Selatan, Suku Batak di Sumatera Utara, Suku Nias di Kepulauan Nias, Suku Sasak di Lombok, Suku Dayak di Kalimantan Tengah dan Suku Kubu di Sumatera Utara.

Ras Melayu Muda atau Deutro Melayu Macam ras yang ketiga yaitu ras Melayu Muda atau Deutro Melayu. Deutro Melayu merupakan golongan dari Melayu Mongoloid. Ciri-ciri ras ini pun sama dengan Melayu Mongoloid. Meski ciri-cirinya sama, tetapi ada pula ciri lain dari ras Deutro Melayu, yaitu sudah tak menganut paham animisme dan dinamisme, serta membawa kebudayaan zaman perunggu. Suku bangsa Indonesia yang termasuk dalam ras Deutro Melayu yaitu Suku Jawa, Suku Madura, Suku Abli, Suku Banjar, Suku Minangkabau, Suku Bugis dan Suku Aceh.

Ras Lainnya Selain macam ras di atas, terdapat pula ras-ras lain di wilayah Indonesia. Beberapa di antaranya yaitu orang-orang Arab, Jepang, Cina, Pakistan, India dan Korea. Orang-orang Jepang, Cina dan Korea termasuk dalam Asiatic Mongloid atau ras Mongoloid. Sedangkan orang-orang Pakistan, Arab dan India masuk ke dalam ras Kaukasoid.

Beragam ras di Indonesia menjadikan masyarakat yang memiliki beraneka ragam suku bangsa, agama dan budaya. Sebagai masyarakat Indonesia yang baik, sudah seharusnya kita saling menghormati dan menghargai perbedaan yang ada di Indonesia. 1 Pria di Kukar Perkosa Anak Tiri yang Tengah Hamil 6 Bulan 2 Rencana Kunker DPR Aceh ke Amerika Serikat Disorot, Plt Ketua Tolak Ikut 3 Golkar Nilai Tidak Ada Urgensi Tuntutan Pemakzulan Pemerintah 4 Antisipasi Penyakit Mulut dan Kuku, Sulsel Tutup Akses Masuk Ternak dari Daerah Luar 5 Insiden Perusakan Tembok Keraton Kartasura, Kejagung Turun Tangan Selengkapnya
1.Perbedaan ciri fisik yang khas antar ras dan suku bangsa menjadi.

a.penentu tingkat social di masyarakatb.kekayaan ragam masyarakat Indonesiac.Membela setiap golongan masyarakatd.pembeda kelas masyarakat di Indonesia2.Dibawah ini yang bukan merupakan bagian keragaman di Indonesia adalah.a.Tarianb.Bahasac.Benderad.Agama3.air dan tanah adalah contoh sumber daya alam yang.a.tidak dapat diolah kembalib.diperbaharui dengan mahalc.tidak dapat diperbaharuid.dapat diperbaharuiISIAN4.Sebagai negara agraris,maka penduduk Indonesia banyak bekerja di bidang.selamat menjawab,bantu ya kk,buat besokPELAJARAN KELAS = IV SDaku kasih poin agak banyak nih​ - perbedaanantara.com Skip to content 1.Perbedaan ciri fisik yang khas antar ras dan suku bangsa menjadi….

a.penentu tingkat social di masyarakatb.kekayaan ragam masyarakat Indonesiac.Membela setiap golongan masyarakatd.pembeda kelas masyarakat di Indonesia2.Dibawah ini yang bukan merupakan bagian keragaman di Indonesia adalah.a.Tarianb.Bahasac.Benderad.Agama3.air dan tanah adalah contoh sumber daya alam yang.a.tidak dapat diolah kembalib.diperbaharui dengan mahalc.tidak dapat diperbaharuid.dapat diperbaharuiISIAN4.Sebagai negara agraris,maka penduduk Indonesia banyak bekerja di bidang.selamat menjawab,bantu ya kk,buat besokPELAJARAN KELAS = IV SDaku kasih poin agak banyak nih​ a.penentu tingkat social di masyarakatb.kekayaan ragam masyarakat Indonesiac.Membela setiap golongan masyarakatd.pembeda kelas masyarakat di Indonesia2.Dibawah ini yang bukan merupakan bagian keragaman di Indonesia adalah.a.Tarianb.Bahasac.Benderad.Agama3.air dan tanah adalah contoh sumber daya alam yang.a.tidak dapat diolah kembalib.diperbaharui dengan mahalc.tidak dapat diperbaharuid.dapat diperbaharuiISIAN4.Sebagai negara agraris,maka penduduk Indonesia banyak bekerja di bidang.selamat menjawab,bantu ya kk,buat besokPELAJARAN KELAS = IV SDaku kasih poin agak banyak nih​ INI JAWABAN TERBAIK 👇 1 B 2 C 3d 4.pertanian Postingan Terkait: • Perbedaan ciri fisik yang khas antar ras dan suku bangsa… • Perbedaan ciri fisik keragaman ciri fisik yang khas antara ras dan suku bangsa indonesia seharusnya menjadi khas antar ras dan suku bangsa… • Perbedaan budaya di Indonesia akan menjadi modal.

• 7. Dyah memiliki kulit sawo matangtubuh tinggi, mata… • Bagaimana cara menumbuhkan sikap saling menghargai dalam… • Seandainya kamu sedang bermain bersama mereka,apa yg harus… Categories • Akuntansi • B. Arab • B. Daerah • B. Indonesia • B. inggris • B. jepang • B. mandarin • B. perancis • Bahasa lain • Biologi • Ekonomi • Fisika • Geografi • IPS • Kimia • Konversi • Matematika • Penjaskes • Perbedaan Antara • PPKn • SBMPTN • Sejarah • Seni • Sosiologi • TI • Ujian Nasional • Uncategorized • Wirausaha
KOMPAS.com - Indonesia terkenal dengan keberagaman suku dan budayanya.

Keberagaman ini harus dihormati oleh semua orang yang berada di Indonesia. Dalam buku Kebudayaan dan Lingkungan Dalam Perspektif Antropologi (2000) karya Hari Poerwanto, dijelaskan bahwa keanekaragaman masyarakat manusia, di samping karena sejarah mereka masing-masing, tetapi juga karena pengaruh alam dan struktur internalnya.

Baca juga: Toleransi dalam Keberagaman Oleh karenanya suatu unsur atau adat dalam masyarakat bukan dari kebudayaan lain, melainkan dari sistem nilai yang ada dalam kebudayaan itu sendiri.

Keberagaman suku bangsa di Indonesia dapat disikapi dalam bentuk: • Menghargai perbedaan, kita bisa menggunakan bahasa Indonesia dengan teman yang memiliki bahasa daerah yang berbeda dengan kita.

• Tidak mengolok-olok teman dengan aksen atau bahasa yang khas. • Mengapresiasi budaya lain dengan cara berusaha mengenal dan mempelajari. • Tidak mengeksploitasi atau menggunakan kebudayaan sakral suku lain untuk kesenangan atau hiburan semata. • Tidak mencemooh adat istiadat, pakaian adat, atau budaya yang berbeda dengan budaya kita. • Berteman dan berbuat baik terhadap semua orang tanpa memandang suku dan budayanya.

• Menganggap semua ras, suku, dan budaya sama. Tidak ada yang lebih baik dari yang lainnya. • Ikut gotong royong bersama teman baik di sekolah atau di rumah, tanpa memandang suku atau budaya mereka.

Keberagaman Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika Part 1




2022 charcuterie-iller.com