Bagian yang berisi sudut pandang penulis terhadap permasalahan yang diangkat dalam teks editorial adalah

bagian yang berisi sudut pandang penulis terhadap permasalahan yang diangkat dalam teks editorial adalah

MENU • Home • SMP • Agama • Bahasa Indonesia • Kewarganegaraan • Pancasila • IPS • IPA • SMA • Agama • Bahasa Indonesia • Kewarganegaraan • Pancasila • Akuntansi • IPA • Biologi • Fisika • Kimia • IPS • Ekonomi • Sejarah • Geografi • Sosiologi • SMK • S1 • PSIT • PPB • PTI • E-Bisnis • UKPL • Basis Data • Manajemen • Riset Operasi • Sistem Operasi • Kewarganegaraan • Pancasila • Akuntansi • Agama • Bahasa Indonesia • Matematika • S2 • Umum • (About Me) Sahabat gurupendidikan, pernahkah kamu mendengar istilah teks editorial?

Kalau kamu sering membaca sebuah surat kabar misalnya majalah atau koran, di dalam surat kabar tersebut biasanya banyak berita yang berisi kumpulan fakta dan informasi yang berguna buat kamu. Namun selain berita, biasanya dalam surat kabar juga menyajikan kolom lain yang berisi pendapat atau opini yang ditulis oleh pemimpin redaksi tersebut. Nah kolom yang berisi opini atau pendapat dari pemimpin redaksi itulah yang disebut teks editorial. 10.2. Sebarkan ini: Teks editorial adalah sebuah artikel dalam surat kabar yang merupakan pendapat atau pandangan redaksi terhadap suatu peristiwa yang aktual atau sedang menjadi perbincangan hangat pada saat surat kabar itu diterbitkan.

Isu atau masalah aktual itu dapat berupa masalah politik, sosial, maupun masalah ekonomi yang berkaitan dengan politik. Contoh isu yang diangkat misalnya tentang kenaikan bbm, reshuffle kabinet, kebijakan impor dll.

Teks editorial biasanya akan muncul secara rutin di koran atau majalah. Teks editorial merupakan opini atau pendapat yang ditulis oleh redaksi sebuah media terhadap isu aktual di masyarakat. Opini yang diulis oleh redaksi tersebut dianggap sebagai pandangan resmi suatu penerbit atau media terhadap suatu isu aktual. Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Teks Debat : Pengertian, Unsur, Tujuan, Ciri Debat, Struktur, Tata Cara debat dan Contoh Pengertian Teks Editorial Menurut Para Ahli • Menurut Dja’far H Assegaf dalam bukunya “jurnalistik masa kini” yang dikutip dari Lyle Spencer dalam “editoril writing”, tajuk rencana merupakan pernyataan mengenai fakta dan opini secara singkat, logis, menarik ditinjau dari segi penulisan dan bertujuan untuk mempengaruhi pendapat atau memberikan interpretasi terhadap suatu berita yang menonjol sebegitu rupa sehingga bagi kebanyakan pembaca surat kabar akan menyimak pentingnya arti berita yang ditajukkan tadi (Dja’far H.

Assegaff : 1991). Tujuan Teks Editorial Setidaknya terdapat 2 tujuan utama dari teks editorial: • Teks editorial bertujuan mengajak pembaca untuk ikut berpikir tentang isu aktual yang sedang hangat dibicarakan atau sedang terjadi di kehidupan sekitar. • Teks editorial bertujuan untuk memberikan opini atau pandangan redaksi kepada pembaca terhadap isu yang sedang berkembang.

Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian Teks Ulasan, Contoh, Ciri, Tujuan, Struktur Dan Kaidahnya Manfaat Teks Editorial • Memberikan informasi kepada pembaca • Bermanfaat untuk merangsang pemikiran pembaca • Teks editorial terkadang mampu menggerakkan pembaca untuk bertindak.

Fungsi Teks Editorial Teks editorial memiliki beberapa fungsi diantaranya, sebagai berikut: • Fungsi tajuk rencana umumnya menjelaskan berita dan akibatnya pada masyarakat. • Memberi latar belakang dari kaitan berita tersebut dengan kenyataan sosial dan faktor yang mempengaruhi dengan lebih menyeluruh. • Terkadang ada analisis kondisi yang berfungsi untuk mempersiapkan masyarakat akan kemungkinan yang bisa terjadi.

• Meneruskan penilaian moral mengenai berita tersebut. Ciri-Ciri Teks Editorial : • Topik tulisan teks editorial selalu hangat (sedang berkembang dan dibicarakan secara luas oleh masyarakat), bersifat aktual dan faktual. • Teks editorial bersifat sistematis dan bagian yang berisi sudut pandang penulis terhadap permasalahan yang diangkat dalam teks editorial adalah. • Teks editorial merupakan sebuah opini / pendapat yang bersifat argumentative.

• Teks editorial menarik untuk dibaca, karena ditulis dengan menggunakan kalimat yang singkat, padat dan jelas. Struktur Teks Editorial Terdapat 3 struktur yang menyusun teks editorial/opini, yaitu: • Pernyataan pendapat (tesis), bagian yang berisi sudut pandang penulis tentang masalah yang dibahas, biasanya berisi sebuah teori yang akan diperkuat oleh argumen.

• Argumentasi, merupakan alasan atau bukti yang digunakan guna memperkuat pernyataan dalam tesis. Argumentasi yang diberikan dapat berupa pertanyaan umum/data hasil penelitian, pernyataan para ahli, maupun fakta-fakta berdasarkan referensi yang bisa dipercaya.

• Pernyataan/Penegasan ulang pendapat (Reiteration), merupakan bagian yang berisi penegasan ulang pendapat yang didukung oleh fakta di bagian argumentasi guna memperkuat/menegaskan. Penegasan ulang berada di bagian akhir teks.

Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Contoh Teks Eksplanasi : Pengertian, Struktur, Ciri, Kaidah Kebahasaan Kaidah Kebahasaan Teks Editorial Kaidah kebahasaan yang digunakan dalam tek editorial tidak berbeda jauh dengan teks prosedur kompleks yaitu menggunakan verba material.

• Adverbia, bertujuan agar pembaca bagian yang berisi sudut pandang penulis terhadap permasalahan yang diangkat dalam teks editorial adalah teks yang dibahas dengan menggunakan kata keterangan seperti selalu, sering, biasanya, kadang-kadang, jarang dan lain sebagainya. • Konjungsi yaitu kata penghubung pada teks, seperti bahkan dan lain sebagainya.

• Verba material yaitu verba yang menunjukan perbuatan fisik atau peristiwa. • Verba rasional yaitu verba yang menunjukan hubungan intensitas(Pengertian B adalah C) dan milik (Mengandung pengertian B memiliki C) • Verba mental yaitu verba yang menunjukan persepsi (melihat, dan lainnya), afeksi (khawatir dan lainnya), dan kognisi (mengerti dan lainnya).

Pada verba mental ada partisi[am pengindra dan fenomena. Jenis jenis Teks Editorial • Interpretaive editorial, editorial ini bertujuan untuk menjelaskan isu dengan menyajikan fakta dan figur untuk memberikan pengetahuan. • Controversial editorial, editorial bertujuan untuk meyakinkan pembaca pada keinginan atau menumbuhkan kepercayaan pembaca terhadap suatu isu. Dalam editorial ini biasanya pendapat yang berlawanan akan digambarkan lebih buruk.

bagian yang berisi sudut pandang penulis terhadap permasalahan yang diangkat dalam teks editorial adalah

• Explantory editorial, editorial ini menyajikan masalah atau suatu isu agar dinilai oleh pembaca. Biasanya teks editorial ini bertujuan untuk mengeidentifikasi suatu masalah dan membuka mata masayarakat untuk memperhatikan suatu isu. Contoh Teks Editorial Dalam Surat Kabar Sedia Mitigasi Sebelum Bencana Tim Redaksi Lampung Post 09 Aug 2018 – 1:30 199 SEDIA payung sebelum hujan, menjadi ungkapan yang diajarkan nenek moyang dan menjadi patokan untuk mengantisipasi setiap problem yang akan datang.

Untuk itulah pemerintah menggaungkan program mitigasi untuk setiap daerah yang rawan bencana. Sudah sepatutnya pemerintah menggelar berbagai upaya pencegahan, kesiapsiagaan, peringatan dini, antisipasi, dan mitigasi hingga penanggulangan becana.

UU No 24/2007 tentang Penanggulangan Bencana, Pasal 5 menyebutkan pemerintah dan pemerintah daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. Tolok ukur kesiapsiagaan dan mitigasi yang dilakukan pemerintah itu tecermin dari gempa dua kali di Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB). Gempa pertama terjadi pada 28 Juli 2018 dengan kekuatan 6,4 skala Richter (SR) dan tidak ada korban jiwa.

Selain itu, juga tidak terjadi tsunami di sepanjang pantai Lombok Utara itu. Dan sepekan kemudian, pada 5 Agustus 2018 gempa kembali mengguncang Lombok Utara, saat warga sedang menunaikan salat magrib. Kali ini gempa berkekuatan makin dahsyat, yakni 7 SR. Walau tidak terjadi tsunami, korban jiwa jatuh sangat banyak.

Ratusan warga meninggal dunia terkena reruntuhan bangunan saat gempa itu. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebagian besar korban meninggal akibat tertimpa bangunan roboh. Sementara Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) berteori bahwa gempa pertama merupakan pendahuluan, sementara gempa utamanya atau main earthquake pada 5 Agustus dengan kekuatan bagian yang berisi sudut pandang penulis terhadap permasalahan yang diangkat dalam teks editorial adalah SR.

Selanjutnya gempa susulan dengan kekuatan yang relatif lebih kecil. Jika disimak dari penjelasan dua badan pemerintah yang dipercaya untuk menanggulangi bencana itu, berarti sudah ada prediksi bahwa Lombok Utara adalah daerah rawan gempa.

Sebab, daerah itu berada di atas patahan lempeng bumi, sehingga jauh hari mestinya sudah bisa dilakukan mitigasi bencana. Pengertian mitigasi sendiri sesuai dengan UU 24/2007 itu adalah upaya mengurangi risiko bencana bagi masyarakat yang berada pada kawasan rawan bencana.

Hal itu berarti di daerah Lombok Utara semestinya sudah dilakukan upaya itu, setidaknya sosialisasi kepada masyarakat menghadapi gempa. Sosialisasi konstruksi bangunan antigempa dan jalur-jalur evakuasi sudah disiapkan. Kini Lampung juga merupakan daerah rawan bencana gempa bumi, terkait posisi Bumi Ruwa Jurai di atas patahan lempeng Eurasia dan Indo-Australia. Sehingga akan ada ancaman korban jiwa, jika pemerintah lalai untuk menyediakan mitigasi sebelum bencana itu datang, penderitaan bagi masyarakat banyak akan menjadi pemandangan tragis yang tidak dapat terelakkan lagi.

Jangan sampai akibat kurangnya mitigasi, bencana yang datang akan memakan banyak korban. Apalagi jika mitigasi dan penanggulangan bencana hanya dijadikan proyek. Maka, korban yang sudah sangat terluka justru makin menjerit pada dalamnya sakit.

Sedia mitigasi sebelum bencana datang menerjang adalah keharusan. Demikian ulasan mengenai Pengertian Teks Editorial, Tujuan, Struktur, Fungsi, Manfaat, dan Contoh Teks Editorial Lengkap semoga bermanfaat dan menambah wawasan. Sebarkan ini: • • • • • Posting pada Bahasa Indonesia, SMA, SMP Ditag ciri ciri teks editorial, ciri kebahasaan teks editorial, contoh teks editorial, contoh teks editorial atau opini, contoh teks editorial atau tajuk rencana, contoh teks editorial dalam koran, contoh teks editorial dan strukturnya, contoh teks editorial tentang lingkungan, contoh teks editorial tentang lingkungan sekolah, contoh teks editorial tentang sekolah, contoh teks editorial terbaru, contoh teks opini dan strukturnya, contoh teks opini editorial, fungsi teks editorial, jenis teks editorial, kaidah teks editorial, kumpulan teks editorial, manfaat teks editorial, sifat teks editorial, struktur teks editorial, teks editorial kesehatan, teks editorial tentang full day school, teks editorial tentang pendidikan, tujuan teks editorial Navigasi pos Pos-pos Terbaru • Penjelasan Jenis Kromosom Berdasarkan Sentromer Lengkap • Pengertian Indeks Pembangunan Manusia • Hemoglobin adalah • KineMaster Pro • Penjelasan Air Sebagai Pelarut Bagi Kehidupan • Pengertian Perwatakan • Bakteri adalah • Kontravensi adalah • Struktur Morfologi Pada Akar Tumbuhan Dalam Biologi • Kata Seru adalah • Contoh Soal Psikotes • Contoh CV Lamaran Kerja • Rukun Shalat • Kunci Jawaban Brain Out • Teks Eksplanasi • Teks Eksposisi • Teks Deskripsi • Teks Prosedur • Contoh Gurindam • Contoh Kata Pengantar • Contoh Teks Negosiasi • Alat Musik Ritmis • Tabel Periodik • Niat Mandi Wajib • Teks Laporan Hasil Observasi • Contoh Makalah • Alight Motion Pro • Alat Musik Melodis • 21 Contoh Paragraf Deduktif, Induktif, Campuran • 69 Contoh Teks Anekdot • Proposal • Gb WhatsApp • Contoh Daftar Riwayat Hidup • Naskah Drama • Memphisthemusical.Com Teks editorial adalah suatu tulisan opini atau pendapat yang ditulis oleh penulis sebuah media terhadap isu atau peristiwa aktual yang sedang hangat diperbincangkan masyarakat.

Teks editorial ini dianggap sebagai pandangan resmi dari media tersebut terhadap isu yang dibicarakan.

bagian yang berisi sudut pandang penulis terhadap permasalahan yang diangkat dalam teks editorial adalah

Meskipun teks editorial secara umum berisikan opini ataupun pandangan penulis, teks editorial harus dilengkapi dengan fakta, bukti, ataupun argumentasi yang logis. Dalam beberapa koran atau media, teks editorial disebut sebagai tajuk rencana.

bagian yang berisi sudut pandang penulis terhadap permasalahan yang diangkat dalam teks editorial adalah

Teks editorial memiliki dua tujuan, di antaranya : • Mengajak pembaca untuk ikut serta memikirkan isu aktual yang sedang diperbincangkan • Memberikan opini ataupun pandangan redaksi kepada pembaca terhadap isu yang sedang berkembang Dan Teks editorial memiliki beberapa manfaat : • Memberikan informasi kepada pembaca • Merangsang pemikiran pembaca • Pada beberapa kesempatan mampu menggerakkan pembaca untuk bertindak Teks editorial umumnya menjelaskan berita dan dampaknya kepada masyarakat.

Selain itu, teks editorial memberi latar belakang dari kaitan tersebut dengan kenyataan sosial dan faktor yang mempengaruhi dengan lebih menyeluruh. Terkadang, teks editorial juga dilengkapi dengan analisis yang berfungsi untuk mempersiapkan masyarakat akan kemungkinan-kemungkinan yang bisa terjadi, serta memberikan penilaian moral mengenai berita ataupun isu tersebut. Teks Editorial terbagi atas tiga jenis, yaitu : • Teks editorial interpretatif, bertujuan untuk menjelaskan isu dengan menyajikan fakta dan figur untuk memberikan pengetahuan • Teks editorial kontroversial, bertujuan untuk menyakinkan pembaca pada keniginan atau menumbuhkan kepercayaan pembaca terhadap suatu isu • Teks editorial eksplanatori, bertujuan untuk menyajikan masalah atau suatu isu supaya bisa dinilai oleh pembaca.

Biasanya teks editorial ini mempunyai tujuan untuk mengidentifikasi suatu masalah dan membuka mata masyarakat supaya bisa memperhatikan suatu isu. Setiap teks editorial memiliki ciri-ciri sebagai berikut : • Merupakan tulisan tentang isu yang sedang hangat, bersifat aktual dan faktual • Bersifat sistematis • Merupakan opini yang bersifat argumentatif • Menarik untuk dibaca karena ditulis dengan singkat, padat, dan jelas Sebagaimana teks pada umumnya, teks editorial juga memiliki struktur tertentu.

• Pernyataan pendapat/tesis yang berisi sudut pandang penulis tentang masalah yang dibahas. Biasanya tesis merupakan teori yang diperkuat dengan argumen. • Argumentasi, berupa alasan atau bukti yang digunakan untuk memperkuat pernyataan umum atau data hasil penelitian, pernyataan para ahli, maupun fakta-fakta berdasarkan referensi yang dapat dipercaya.

• Pernyataan/penegasan ulang pendapat, berisi penegasan ulang pendapat yang didukung oleh fakta untuk memperkuat atau menegaskan keseluruhan isi teks editorial.

Untuk lebih memahami tentang teks editorial, coba pahami teks berikut ini. Dampak Virus Corona di Ranah Fesyen Tesis Sebelum Corona menjadi wabah penyakit di Cina, nasib Riccardo Tisci sedang di atas angin. Tahun lalu direktur kreatif lini busana premium ikonik asal Inggris Burberry ini membuat gebrakan dengan melansir logo baru.

bagian yang berisi sudut pandang penulis terhadap permasalahan yang diangkat dalam teks editorial adalah

Tadinya, logo lini busana yang berdiri pada 1856 ini bergambar prajurit perang menunggang kuda dan membawa senjata. Tisci mengubah logo jadi huruf “B” yang terinspirasi dari inisial nama pendiri lini busana yaitu Thomas Burberry. Respons publik terhadap perubahan logo ini bisa dikatakan cukup baik. Terlebih lagi respons konsumen di Cina—yang cenderung menyukai produk fesyen yang memamerkan logo brand dengan jelas pada produk. Pada Juli 2019, South China Morning Post melaporkan peningkatan penjualan Burberry di Cina ada di angka dua digit pada kuarter pertama 2019.

Para milenial kelas menengah ke atas jadi konsumen mayoritas yang membeli barang lewat media sosial. Setiap tanggal 17, Burberry melansir koleksi baru di Instagram dan WeChat. Menurut tim Burberry, penjualan di platform tersebut menghasilkan engagement konsumen yang signifikan. Hal lain yang mendongkrak penjualan Burberry adalah potongan pajak impor yang diterapkan pemerintah Cina.

Kebijakan diterapkan agar para konsumen Cina tidak lagi membeli barang di luar negeri. Sebetulnya bila tidak ada halangan berarti, Burberry dijadwalkan membuka satu toko baru di Cina.

Jing Daily melaporkan proyek cabang baru tersebut bekerjasama dengan Tencent—perusahaan teknologi asal Cina yang salah satu produknya adalah aplikasi pesan singkat We Chat—dan akan jadi toko yang dikhususkan agar konsumen bisa mengeksplorasi berbagai aplikasi fesyen digital yang dibuat oleh Tencent dan Burberry. Argumentasi Alih-alih meresmikan bisnis, Burberry malah mesti menutup 24 toko dari 64 toko yang ada di Cina untuk mencegah penyebaran Corona.

Sampai sekarang pihak Burberry belum mempublikasikan jumlah kerugian akibat virus Corona. Yang jelas penurunan penjualan barang fesyen mewah di Cina itu benar terjadi dan bukan hanya dialami Burberry. Kegoncangan pun dialami lini produk pakaian dan aksesori olahraga, Nike yang juga terpaksa menutup sejumlah gerainya di Cina. Padahal menurut laporan Financial Times pada Desember lalu, CEO Nike Mark Parker menyatakan di hadapan media-media internasional bahwa ia, “tidak pernah merasa seoptimis ini dalam menghadapi hari depan”.

Perkataan itu muncul setelah ia melihat data penjualan di Cina—dari produk sepatu, baju, dan aksesori lain—yang terus meningkat. Persentase peningkatan per Desember lalu mencapai 20% sehingga total pendapatan Nike saat itu adalah $1,12 miliar. Sebelum corona mewabah, penjualan Nike di Cina tak tergoyahkan meski ada cerita-cerita miring seperti skandal penyalahgunaan doping yang dilakukan brand ambassador atau situasi seperti perang dagang antara Cina dan AS.

Pada Maret 2018, Trump menetapkan kebijakan menaikkan tarif impor untuk berbagai barang dari Cina seperti daging, alat musik, dan sejumlah produk tekstil agar warga AS memilih membeli produk lokal ketimbang barang impor.

Hal ini pada kenyataannya tidak terlalu mengganggu penjualan Nike. Selain Nike dan Burberry lini busana lain yang sedang laris-larisnya di Cina, Levis, Kate Spade, Coach, Stuart Weitzman, Michael Kors, Versace, H&M, dan Uniqlo pun tutup toko.

Tidak semua brand terbuka dengan jumlah prediksi penurunan akibat penutupan toko. Quartz berupaya merangkum informasi dari beberapa perusahaan yang sudah mempublikasikan jumlah kerugian.

Perusahaan retail Tapestry yang menaungi lini Kate Spade, Coach, dan Stuart Weitzman dikabarkan akan merugi sebesar $250 juta dalam beberapa bulan terakhir.

bagian yang berisi sudut pandang penulis terhadap permasalahan yang diangkat dalam teks editorial adalah

Di samping itu, Business of Fashion mencatat bahwa nilai saham perusahaan retail besar seperti Louis Vuitton Moet Hennessy dan Kering Group—di antaranya menaungi label Gucci, Saint Laurent, Alexander McQueen—masing-masing menurun 1,9% dan 3%.

Meski mengalami kerugian di awal tahun, beberapa petinggi perusahaan retail besar tidak terlalu khawatir terhadap goncangan ini. Vogue Business memuat pandangan Chief Financial Officer Louis Vuitton, Jean Jacques Giony yang menyebut bahwa corona tidak akan mempengaruhi pendapatan secara signifikan bila wabah bisa ditanggulangi pada akhir Maret.

Dampak baru akan terasa bila wabah terus terjadi sampai dua atau tiga tahun ke depan. Manajer investasi Sweta Ramachandran juga mengatakan kepada Vogue Business bahwa perusahaan retail besar biasanya sudah mempersiapkan diri dalam menghadapi goncangan singkat jangka pendek seperti yang tengah terjadi saat ini sehingga bisnisnya tidak hancur begitu saja.

Beberapa lini fesyen / aksesori di AS masih menggantungkan produksi di Cina. Pada Mei 2019 lalu, South China Morning Post melaporkan bahwa salah satu penyebab ketergantungan produksi di Cina karena belum ada negara yang mampu menyaingi kemampuan produksi barang di negara tersebut baik dari sisi kualitas maupun kuantitas.

Salah satu penyebabnya, negara-negara tersebut belum memiliki alat produksi secanggih Cina. Selain itu, dari sisi konsumsi, konsumen Cina adalah pembeli paling potensial. Tahun lalu, lembaga riset Fung Business Intelligence melansir laporan China Apparel Market Update (PDF). Hasil studi menunjukkan tahun 2019 adalah titik puncak peningkatan penjualan busana sejak 2014.

Peningkatan daya beli disebabkan oleh kestabilan kondisi perekonomian konsumen. Sebagian dari mereka mengalami peningkatan penghasilan dan ingin meningkatkan standar hidup.

Golongan terbesar konsumen di Cina adalah para perempuan dan jenis barang yang paling banyak dibeli adalah pakaian olahraga (sportswear). Beberapa hal yang melatari larisnya penjualan sportswear adalah rencana pemerintah yang ingin memajukan tingkat kesehatan dan industri olahraga di Cina. Pemerintah Cina bahkan membuat beberapa panduan seperti “2016-2020 National Fitness Plan”, “13 Five Year Plan for the Development of Sports Industry,”, “Guiding Opinions of the State Council on Speeding up the Development of the Competitive Sports Industry.” Penegasan ulang pendapat Konsumen Cina adalah orang-orang yang ingin tampil beda dan dianggap memiliki selera tinggi.

Oleh karena itu mereka tak segan mengeluarkan banyak uang untuk barang-barang prestisius. Kini rutinitas untuk belanja barang mewah mesti tertunda akibat corona. Satu-satunya barang yang paling laris di Cina saat ini adalah masker. (sumber : Tirto. Diakses tanggal 14 Februari 2020) Nah, sudah paham kan, bagaimana bentuk teks editorial yang baik dan benar? Kalau masih penasaran, kamu bisa membaca penjelasan yang lebih detail mengenai teks editorial yang tentunya dibahas lebih lengkap dan seru melalui video pembelajaran di aplikasi belajar online Pahamify.

Yuk, download dan langganan Pahamify sekarang! Halo David. Dalam tajuk rencana, keberpihakan menjadi kebebasan penulis. Keberpihakan yang dimaksud adalah kecenderungan si penulis untuk mendukung suatu pihak. Misalnya jika tema tajuk rencana yang ditulis tentang kebijakan ekonomi, penulis biasanya berpihak pada yang terkena dampaknya, masyarakat umum, pedagang, petani dan siapa pun yang ingin dibela oleh si penulis dalam tajuk rencana yang dia buat. Reply
Perhatikan kutipan teks editorial berikut!

Sistem pembelajaran jarak jauh saat pandemi Covid-19 dikeluhkan banyak guru, siswa, dan orang tua. Keterbatasan gawai dan tidak meratanya akses internet membuat alternatif pembelajaran ini tidak maksimal. Akibatnya, siswa tidak mendapatkan kompetensi sesuai tingkatan. Pemerintah menjadikan sektor pendidikan sebagai prioritas vaksinasi untuk memulihkan sistem pendidikan. Pemerintah telah memulai proses vaksinasi terhadap para tenaga pendidik.

Presiden Joko Widodo menargetkan lima juta guru dan tenaga pengajar harus tuntas divaksin pada Juni 2021. Dengan demikian, proses pembelajaran tatap muka bisa dimulai Juli. Pro dan kontra mengiringi·wacana pembukaan kembali sekolah. Argumentasi para pendukung, vaksinasi memberikan imunitas para guru untuk meminimalisasi penularan Covid-19 kepada siswa.

Dengan demikian, dengan protokol kesehatan, proses belajar mengajar bisa berlangsung aman. Protokol kesehatan yang harus diterapkan termasuk skema pembatasan jumlah siswa dalam kelas.

Sebaliknya, sejumlah pihak lainnya meminta Pemerintah tidak terburu-buru. Pasalnya, vaksinasi tidak cukup hanya bagi tenaga pendidik. Menurut mereka, seharusnya Pemerintah lebih dahulu mengupayakan vaksin bagi anak usia sekolah.

Kendalanya, vaksin CoronaVac buatan Sinovac belum direkomendasikan bagi anak di bawah 18 tahun. Pada akhirnya tergantung Pemerintah. Target vaksinasi harus disertai rancang sistem pembelajaran yang mantap.

Rancang sistem pembelajaran tatap muka perlu mengadaptasi protokol kesehatan. Kalau perlu, atur jam sekolah dalam sistem sif sehingga tidak terjadi kerumunan. Bahkan, bila perlu, untuk tahap awal sekolah tidak menerapkan jam pelajaran secara penuh. Selain itu, target agenda pembelajaran tatap muka ini juga mesti mendapat dukungan para orang tua dan seluruh pemerintah daerah. Dengan demikian, kegiatan belajar tatap muka dapat dilakukan dengan lancar.

Sumber: https://web.archive.org/ web/20210226013808/https://mediaindonesia.com/editorials/detail_editorials/2260-vaksinasi-demi-mutu-pendidikan, diakses 1 Maret 2021 Teks editorial adalah teks yang berisi pendapat pribadi seseorang terhadap suatu isu atau masalah aktual. Struktur teks editorial • Pernyataan pendapat (tesis), berisi sudut pandang penulis terhadap permasalahan yang diangkat.

Berupa pernyataan atau teori yang akan diperkuat oleh argumen. • Argumentasi, bentuk alasan atau bukti yang digunakan untuk memperkuat pernyataan tesis. Bisa berupa pernyataan umum, data hasil penelitan, pernyataan para ahli atau fakta-fakta yang dapat dipercaya. • Penegasan ulang pendapat atau reiteration, berisi penguatan kembali atas pendapat yang telah ditunjang oleh fakta-fakta dalam bagian argumentasi.

Paragraf pertama berisi pernyataan pendapat penulis tentang sistem pembelajaran jarak jauh saat pandemi Covid-19 yang dikeluhkan oleh berbagai pihak dan pelaksanaanya yang tidak maksimal. Oleh karena itu, bagian pernyataan pendapat teks editorial tersebut terdapat pada paragraf kesatu. Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah pilihan A. Hai, Jody K. Kakak bantu jawab ya :) Teks editorial adalah teks yang berisi pendapat pribadi dari redaksi terhadap suatu isu/masalah aktual.

Teks editorial memiliki struktur sebagai betrikut. 1. Tesis atau pernyataan umum adalah bagian teks editorial yang berisi berisi sudut pandang penulis terhadap permasalahan yang diangkat dalam teks editorial 2. Argumentasi adalah bagian teks editorial yang berisi alasan atau bukti yang digunakan untuk memperkuat pernyataan tesis.

3. Penegasan ulang adalah bagian teks editorial yang berisi penguatan kembali atas pendapat yang telah ditunjang oleh fakta-fakta dalam bagian argumentasi.

Berdasarkan data tersebut, bagian yang berisi sudut pandang penulis terhadap permasalahan yang diangkat dalam teks editorial adalah tesis.

Dengan demikian jawaban yang tepat adalah pilihan A. Semoga membantu ya :) Sebelum menyampaikan pidato saya tentang bahaya *narkoba bagi generasi muda, izinkanlah saya mengajak Bapak, Ibu, serta hadirin semua untuk mensyukuri nikmat Tuhan. Hanya berkat nikmat Tuhanlah kita bagian yang berisi sudut pandang penulis terhadap permasalahan yang diangkat dalam teks editorial adalah bertemu dalam kegiatan seminar hari ini.

Bapak, Ibu, serta Hadirin yang saya hormati, Dewasa ini, *narkoba telah mejadi ancaman yang sangat mengerikan bagi generasi muda yang berarti juga menjadi ancaman bagi keberlangsungan bangsa Indonesia.

Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia hingga tanggal 13 mei 2013 mencatat ada 158.812 narapidana dan tahanan di Indonesia, yang 51.899 orang di antaranya terkait PETA KONSEP Kegiatan Pembelajaran Bagaimana Mengembangkan Pendapat dalam Eksposisi? UKB-BIN 3.3/4.3/1/3-3 45 kasus *narkoba. Dari jumlah itu, 759 orang di antaranya adalah produsen *narkoba, 3.751 orang bandar *narkoba, 16.432 orang pengedar *narkoba, dan 1.621 orang penadah.

Jumlah penyalah guna *narkoba sebanyak 7 juta orang, dan sebagian besar di antaranya adalah para pelajar SMP, SMA, bahkan SD. Bisa jadi, data yang terungkap itu hanya fenomena gunung es, hanya fakta yang terungkap puncaknya saja, sedang fakta yang sebenarnya bisa jadi jauh lebih besar. *Narkoba benar-benar membahayakan nasib bangsa ini di masa depan.

Efek kerusakan akibat minuman keras dan *narkoba ini tidak hanya mengenai diri sendiri, tetapi juga orang-orang di sekitarnya.

bagian yang berisi sudut pandang penulis terhadap permasalahan yang diangkat dalam teks editorial adalah

Tak hanya dalam skala kecil seperti keluarga, tetapi juga dalam skala besar, miras dan *narkoba akan menghancurkan sendi-sendi pembangunan nasional. Secara ekonomi, akan sangat banyak dana yang dihambur-hamburkan untuk membeli barang-barang haram itu, kemudian mengobatkan mereka, membiayai berbagai upaya pencegahan bahayanya.

Belum lagi, efeknya bagi pertahanan dan keamanan nasional. Hadirin yang saya hormati, Sebagai generasi muda, calon penerus perjuangan bangsa, sudah seharusnya kita menyiapkan diri menjadi generasi yang berkualitas. Upaya menghindarkan diri dari bahaya penyalahgunaan *narkoba setidaknya dapat dilakukan melalui tiga cara. Pertama, dari diri sendiri.

Artinya, masing-masing kita membentengi diri dari kemungkinan menjadi pengonsumsi *narkoba. Hal itu dapat kita lakukan dengan pandai-pandai memilih teman bergaul. Kedua, dengan meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah seraya memohon agar kita terhindar dari bahaya penyalahgunaan miras dan *narkoba.

Dengan menjalankan semua perintah Allah dan menjauhkan diri dari larangan Allah, kita akan terhindar dari perbuatan-perbuatan tercela. Ketiga, hendaklah kita selalu ingat bahwa apa pun yang kita lakukan hari ini pada dasarnya adalah tabungan masa depan kita. Bila kita menabung kebaikan dan kemuliaan hari ini, maka kebaikan dan kemuliaan itulah yang akan kita petik di masa depan, termasuk di akhirat nanti. Sebaliknya, keburukan yang kita lakukan hari ini, termasuk menghancurkan diri sendiri dengan mengonsumsi *narkoba, pada dasarnya adalah menghancurkan masa depan kita sendiri.

Hadirin yang saya hormati, Lalu bagaimana dengan mereka yang sudah telanjur menjadi pengguna *narkoba? Jangan berputus asa. Segeralah bertaubat, berhenti mengonsumsinya, ikuti rehabilitasi, putuskan segala hal yang memungkinkan kita akan terhubung kembali dengan para bandar dan pengguna *narkoba.

bagian yang berisi sudut pandang penulis terhadap permasalahan yang diangkat dalam teks editorial adalah

Akhirnya, demikian yang dapat saya sampaikan. Semoga bermanfaat dan menginspirasi. 5) Berikan tanggapanmu tentang teks tersebut sebagai katagori teks eksposisi !​ Masyarakat Indonesia pada awalnya menyambut dengan ramah kedatangan militer Jepang.

Dapat dilihat dari sikap kooperatif tokoh tokoh nasional kita ir. Soekarno dan moh hatta. Pemerintahan Jepang mulai aktif merangkul rakyat dengan pembentukan organisasi masyarakatmasyarakat, yang sebenarnya ada udang di balik batu sebenarnya di balik itu untuk kepentingan Jepang di perang Dunia II.

Bagian teks sejarah di atas mengandung Nilai? Melamar Kerja karena Kenal Seorang pemuda di Negeri Iwak Peyek sedang berusaha untuk mencari pekerjaan. Suatu hari, ia masuk ke sebuah departemen pemerintahan, lalu bergegas menemui sekretaris umum. Sekretaris : "Orang yang bekerja di departemen ini paling tidak harus mengenal paling sedikit dua bahasa asing. Anda mengenal bahasa Arab?" Pemuda : "Tidak." Sekretaris : "Bahasa Inggris?" Pemuda : "Tidak." Sekretaris : "Bahasa Mandarin?" Pemuda : "Tidak." Sekretaris : "Bahasa Prancis?" Pemuda : "Tidak." Sekretaris : "Bahasa Jepang?" Pemuda : "Tidak." Sekretaris : "Bahasa Korea?" Pemuda : "Tidak." Sekretaris : "Kalau begitu, apa yang Anda kenal?" Pemuda : "Saya kenal menteri di departemen ini." Sumber: Aziz Megap-Megap.

"Melamar kerja karena kenal dalam Humor Iwak Peyek Ngekek Sampai Tuwek Jakarta Citra Media Pustaka. 2012 Sebutkan dan tuliskan kebahasaan yang ada pada teks anekdot tersebut! 17. Bagian kalimat surat lamaran yang menyatakan kualifikasi adalah . A. Saya telah membaca iklan di harian Kompas tanggal 11 September 2020 yang menyatakan bahwa perusahaan Bapak/Ibu membutuhkan .

B. Dengan ini saya mengajukan lamaran untuk jabatan sekretaris. C. Atas perhatian Bapak/Ibu saya mengucapkan terima kasih. D. Saya berharap untuk mendapatkan kesempatan unttuk wawancara.

E. Saya lulusan SMK Sekretaris 2019 menguasai MS Office, mampu berbahasa Inggris aktif.
Teks editorial merupakan teks yang berisikan sebuah pendapat atau opini tentang suatu kejadian atau peristiwa yang sedang hangat dibicarakan atau masih memiliki persoalan-persoalan yang belum menemukan titik terang.

Teks editorial, biasanya muncul diberbagai surat kabar atau majalah yang menerima masukan-masukan dari orang-orang yang memiliki pendapat. Artikel terkait: Contoh essay • 1 Contoh Teks Editorial : Tujuan, Ciri, Kaidah, Sifat, Isi dan Strukturnya • 1.1 Tujuan, Sifat isi teks editorial • 1.2 Ciri-ciri Teks Editorial • 1.3 Struktur Teks Editorial • 1.4 Kaidah Kebahasaan Teks Editorial • 2 Contoh Teks Editorial Tentang Kesehatan Contoh Teks Editorial : Tujuan, Ciri, Kaidah, Sifat, Isi dan Strukturnya Tujuan, Sifat isi teks editorial Teks editorial bertujuan untuk mengajak para pembaca agar ikut memikirkan isu yang sedang hangat diperbincangkan di tengah masyarakat serta memberikan pandangan terhadap pembaca mengenai masalah yang sedang berkembang tersebut.

Keberadaan teks editorial, mampu membentuk masyarakat yang kritis. Teks editorial memiliki ciri-ciri dan struktur, kaidah kebahasaan teks editorial, yaitu sebagai berikut: Ciri-ciri Teks Editorial Adapun ciri-ciri dari teks editorial adalah sebagai berkut: • Tema tulisannya selalu hangat (sedang berkembang, diperbincangkan secara luas oleh masyarakat), serta aktual dan faktual. • Bersifat sistematis dan logis • Tajuk rencana merupakan pendapat/opini yang bersifat argumentatif • Menarik untuk dibaca, dengan penggunaan kalimat yang singkat, padat dan jelas.

Struktur Teks Editorial Adapun struktur teks editorial terdapat 3 bagian, yaitu sebagai berikut: 1. Pernyataan pendapat (tesis) Pada bagian tesis, berisi sudut pandang penulis terhadap permasalahan yang diangkat, yaitu berupa pernyataan atau teori yang akan diperkuat oleh argumen. Artikel terkait: Contoh kumpulan puisi pendek 2. Argumentasi Pada bagian argumentasi, berisi alasan atau bukti yang digunakan untuk memperkuat pernyataan tesis, bisa berupa pernyataan umum, data hasil penelitian, pernyataan para ahli atau fakta-fakta yang dapat dipercaya.

3. Penegasan ulang pendapat ( Reiteration) Pada bagian Reiteration, berisi penguatan/penegasan kembali atas pendapat yang telah ditunjang oleh fakta-fakta dalam bagian argumentasi. Dengan adanya penegasan, para pembaca akan lebih yakin terhadap pandangan yang telah dikemukakan pada teks editorial tersebut.

Pada bagian ini, biasanya berisikan sebuah argumen yang disertai saran dari penulis. Artikel lainnya: Cara membuat sinopsis lebih mudah Kaidah Kebahasaan Teks Editorial Bagian yang berisi sudut pandang penulis terhadap permasalahan yang diangkat dalam teks editorial adalah kaidah kebahasaan pada teks editorial adalah sebagai berikut: 1.

Adverbia Ditujukkan agar pembaca meyakini teks yang dibahas, dengan menegaskan menggunakan kata keterangan, kata yang biasa digunakan yaitu: biasanya, selalu, sering. Kadang-kadang, sebagian besar waktu, jarang, dan lain sebagainya. 2. Konjungsi Konjungsi adalah penghubung pada teks, contohnya: bahkan 3. Verba material merupakan verba yang menunjukkan peristiwa atau perbuatan fisik.

4. Verba relasional merupakan verba yang menunjukkan hubungan intensitas (pengertian A adalah B) dan milik (mengandung pengertian A mempunyai B). 5. Verba mental Merupakan verba yang menerangkan persepsi, afeksi dan kognisi Contoh Teks Editorial Tentang Kesehatan Judul: Pelayanan Rumah Sakit dan Mutu Kesehatan Harus ditingkatkan Pada tahun lalu, terdapat sekitar 269 pengaduan tentang minimnya pelayanan kesehatan diberbagai rumah sakit di Indonesia, jumlah tersebut yang dilaporkan dan diterima Kemenkes.

Jumlah pengaduan minimnya pelayanan kesehatan yang belum dilaporkan tentunya lebih banyak lagi. salah satu hal yang menjadikan pelayanan dokter kurang memuaskan adalah penanganannya terhadap pasien.

Dokter banyak yang belum bisa mengetahui penyakit sebenarnya yang sedang diderita pasien, sehingga terkadang obat yang diberikan tidak tepat. Artikel terkait: Pengertian puisi, periodesasi puisi, jenis-jenis puisi dan tips membuat puisi Seharusnya, pemerintah terutama bidang kesehatan selalu meningkatkan mutu para dokter di seluruh Indonesia secara berkala, agar pelayanan kesehatan masyarakat dapat berjalan dengan baik. Demikian pembahasan mengenai Contoh Teks Editorial : Tujuan, Ciri, Kaidah, Sifat, Isi dan Strukturnya semoga bermanfaat!
Contoh Teks Editorial Contoh Teks Editorial – Halo Sobat Sekolah!!!

Saat sedang membaca koran pasti sering kali menemukan contoh teks editorial. Bukan hanya dalam koran saja melainkan portal berita yang sering dijumpai di web, pun memuat contoh teks editorial. Bicara mengenai teks editorial memang sangat asing di telinga orang awam, namun jika sudah membaca mereka akan paham dengan sendirinya.

Dalam menulis teks editorial menjadi gaya menulis yang sedikit sulit untuk dijelaskan karena biasanya isi dari teks tersebut merupakan campuran antara fakta dan pendapat ( argumen) dari redaksi. Baca Juga :Â Â 4 Contoh Teks Eksposisi yang Perlu Sobat Ketahui! Foto : Teks Editorial di Koran Arti Teks Editorial Teks editorial adalah teks opini atau pendapat dari redaksi terhadap suatu topik permasalahan, biasanya teks ini terdapat pada surat kabar atau portal berita. Topik tersebut dapat berupa politik, sosial, dan ekonomi.

Penulis teks editorial biasanya mengajak para pembaca agar  sepaham dengan argumen yang telah ditulis dalam surat kabar atau artikel online.

Teks ini juga bertujuan untuk mempengaruhi para pembaca dalam melakukan tindakan tertentu seperti protes kepada pemerintah, serta menyebarluaskan pendapat oposisi atau kritik. Intinya, teks editorial adalah bentuk ungkapan pendapat seseorang atau kelompok dalam menanggapi suatu kasus.

Ciri-ciri Teks Editorial Adapun ciri-ciri dari teks editorial, diantaranya : 1. Aktual dan Faktual Teks harus mengangkat informasi yang tengah hangat diperbincangkan di masyarakat.

bagian yang berisi sudut pandang penulis terhadap permasalahan yang diangkat dalam teks editorial adalah

Jangan lupa juga, informasinya tetap harus mengedepankan fakta yang terjadi. 2. Sistematis dan Logis Penyusunan teks editorial harus tersistematis yang berarti harus memenuhi struktur dan kaidah kebahasaan. Teks editorial juga harus logis, artinya masuk akal dan tidak imajinatif.

3. Argumentatif Teks editorial berisi pendapat pribadi dari redaksi. Artinya teks ini mengutarakan argumen-argumen yang ada dalam sudut pandang redaksi. Baca Juga :Â Inilah Contoh Teks Negosiasi yang Wajib Sobat Ketahui!!! Struktur Teks Editorial 1. Pernyataan Pendapat (Tesis) Berisi sudut pandang penulis terhadap permasalahan yang diangkat.

Berupa pernyataan atau teori yang akan diperkuat oleh argumen. 2. Argumentasi Bentuk alasan atau bukti yang digunakan untuk memperkuat pernyataan tesis.

Bisa berupa pernyataan umum, data hasil penelitian, pernyataan para ahli atau fakta-fakta yang dapat dipercaya. 3. Penegasan Ulang Pendapat / Reiteration Berisi penguatan kembali atas pendapat yang telah ditunjang oleh fakta-fakta dalam bagian argumentasi.

Kaidah Kebahasaan Teks Editorial Ada beberapa kaidah kebahasaan dari teks editorial yang perlu sobat pahami, yaitu : 1. Adverbia Merupakan kata keterangan yang ada dalam teks editorial. Biasanya yang sering muncul dalam teks editorial adalah adverbia frekuentatif. Adverbia frekuentatif yang menggambarkan makna berhubungan dengan tingkat kekerapan terjadinya sesuatu yang diterangkan adverbia itu. Contohnya seperti kata-kata selalu, biasanya, sering, kadang-kadang, jarang, sebagian besar waktu.

2. Konjungsi Merupakan kata penghubung. Biasanya banyak ditemukan konjungsi antarkalimat, seperti bahkan, malahan, dan sesungguhnya. 3. Verba material Merupakan kata kerja yang menunjukkan perbuatan fisik atau peristiwa. Contohnya membaca, menulis, dan memukul. 4. Verba relasional Merupakan kata kerja yang menunjukkan hubungan intensitas (pengertian A adalah B), dan milik (mengandung pengertian A mempunyai B). 5. Verba mental Merupakan kata kerja yang menerapkan persepsi (melihat, merasa), afeksi (suka, khawatir) dan kognisi (berpikir,mengerti) Baca Juga : Contoh Teks Ulasan Lengkap Dengan Arti dan Strukturnya Contoh Teks Editorial Berikut ialah contoh teks editorial yang dilansir dari https://rollingstone.co.id/.

Judul : Dampak Buruk Sistem Pendidikan Indonesia Foto : Pendidikan di Indonesia Pendahuluan Pendidikan adalah suatu keharusan yang harus dijalankan oleh semua warna negara. Karena keharusan ini suatu negara termasuk negara Indonesia memiliki SDM yang mumpuni dan kualitasnya semakin meningkat setiap tahunnya. Program pemerintah selalu di upgrade setiap tahunnya dengan harapan membawa dampak yang lebih baik lagi bagi pelajar Indonesia.

Tapi apakah sudah berjalan sesuai dengan tujuan mulia pemerintah?

bagian yang berisi sudut pandang penulis terhadap permasalahan yang diangkat dalam teks editorial adalah

Jika melihat beberapa hal baik yang terjadi belakangan ini seperti pelajar Indonesia yang memenangkan olimpiade Internasional mungkin bisa dijadikan acuan kesuksesan program pendidikan yang dijalankan pemerintahan. Tetapi masyarakat lupa beberapa hal. Hanya beberapa persen dati total keseluruhan pelajar saja yang mendapatkan dampak baik dari pendidikan jika dilihat dari tingkat kesejahteraan mental pelajar.

Isi Beberapa tahun belakangan banyak ditemukan kasus kekerasan pelajar terhadap sesama pelajar bahkan ditemukan kekerasan terhadap guru. Mengapa hal ini terjadi? Ada masalah apa sehingga murid-murid menjadi liar seperti ini? Jika ditelusuri lebih dalam beberapa kasus terjadi karena murid-murid merasa tertekan dengan mata pelajaran yang diajarkan dan berakhir mencari pelampiasan.

Jam belajar yang tinggi akan tekanan juga menyebabkan beberapa anak membangkang dan memilih tidak menaati peraturan sekolah. Beberapa dari mereka mungkin bersinar di sepakbola, tetapi banyak juga anak-anak selama berjam-jam menghabiskan waktu tanpa tujuan berseliweran di kantin atau lebih buruk lagi merokok di toilet. Bagi sebagian kecil anak-anak belajar di sekolah itu mengerikan. Pasti masyarakat sering mendengar berita bahwa banyak anak-anak sekolah yang membolos sekolah.

Hal itu terjadi karena pelajar dirasa sangat membosankan dan juga sangat menekan. Tidak bisa dipungkiri, setiap anak memiliki bakat masing-masing. Tidak bisa digeneralisir mereka harus menguasai mata pelajaran yang sama.

bagian yang berisi sudut pandang penulis terhadap permasalahan yang diangkat dalam teks editorial adalah

Jika dipaksakan pasti dapat melemahkan semangat. Lebih buruk lagi adalah kesenjangan antara pelajaran semakin besar. Hal ini menyebabkan anak-anak bersaing tidak sehat dan berujung berkelahi atau mengintimidasi. Faktanya adalah bahwa sekarang sekolah menengah memberlakukan sistem full day school yang mengharuskan para siswa tinggal lebih lama di sekolah. Waktu istirahat mereka tentu berkurang. Apalagi untuk siswa yang mengikuti les tambahan diluar jam sekolah. Dan juga tugas-tugas sekolah yang wajib dikerjakan.

Secara keseluruhan anak-anak sekolah kekurangan ruang bermain dan istirahat. Pada saat yang sama, anak-anak melaporkan kurang memiliki kesempatan untuk bersosialisasi dengan teman di luar sekolah. Karena kurangnya sosialisasi ini kecemasan yang meningkat dan beberapa di antaranya dibenarkan.

Hal yang dirasa cukup buruk karena anak-anak akan beralih mencari kesibukan lain yaitu bermain smartphone. Daya tarik game dan media sosial telah berkontribusi pada perubahan waktu luang mereka yang sedikit. Saat ini sudah sering dijumpai bahwa pada hari sekolah juga, beberapa anak muda telah kehilangan kesempatan untuk berinteraksi satu sama lain untuk bermain game, berlarian, bertukar berita.

Stres ujian dan penyakit mental di kalangan remaja adalah hal yang perlu diperhatikan lebih jauh. Sekolah adalah untuk pendidikan. Sekolah adalah tempat orang belajar berteman dan bergaul dengan orang lain. Selama masa kanak-kanak, anak-anak mengembangkan karakter dan minat mereka. Selain itu juga memberi kesempatan untuk mengekspresikan pandangan. Semua ini adalah bagian dari persiapan untuk kehidupan dewasa. Kesimpulan Para peneliti menunjukkan kekhawatiran tentang standar yang mendorong sekolah untuk memasukkan sebanyak mungkin pembelajaran formal.

Dan kekhawatiran tentang perilaku yang membuat mereka memandang sekolah secara negatif. Latar belakang penyebab stigma ini adalah budaya di mana semakin banyak waktu yang digunakan untuk belajar maka semakin tinggi pula presentase kecerdasan yang didapatkan. Padahal tidak seperti itu sepenuhnya. Orang-orang dari segala usia membutuhkan kesempatan untuk beristirahat dan orangtua harus mendorong anak-anak untuk tumbuh dengan baik.

Hak untuk memperoleh ketenangan jiwa dibutuhkan agar proses belajar bisa maksimal. Ini bisa dianggap sebagai hak mereka. Alamat Redaksi : Gedung Universitas BSI DWS B                Jl. Dewi Sartika No.289, Cawang,                Kec. Kramat jati, Kota Jakarta                Timur, DKI Jakarta 13630 Telp/WA       : 0851 5966 9851 Email         : marketing@sobatsekolah.com

STRUKTUR TEKS EDITORIAL BESERTA CONTOH ANALISIS #TEKSEDITORIAL




2022 charcuterie-iller.com