Gudep atau gugus depan pramuka biasanya berpangkalan di

Kerjasama antara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka PANDUAN PENGELOLAAN GUGUS DEPAN YANG BERPANGKALAN DI SEKOLAH DASAR DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH DASAR DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR KEMENTERIAN PRNDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAFTAR ISI Kata Pengantar i Sambutan Dirjen Pendidikan Dasar ii A.

LatarBelakang …………………………………………………………………… 1 B. Dasar ……………………………………………………………………………… 1 C. Tujuan……………………………………………………………………………… 2 PENDIDIKAN KEPRAMUKAAN SEBAGAI EKSTRAKURIKULER WAJIB A. Pendidikan Kepramukaan Sebagai Wahana Aktualisasi Kurikulum 2013 …………………………………………………………………………………… B. Pola dan Rincian Kegiatan Kepramukaan ……………………………… 4 KESIAGAAN 37 A.

Kiasan Dasar….…………………………………… 37 B. Sifat Kegiatan Siaga . 37 C. Materi Latihan . 37 Petunjuk Teknis Pembinaan dan Pengelolaan Gugus Depan Yang Berpangkalan di Sekolah Dasar iv B. Sifat Kegiatan Penggalang . 44 C. Materi Latihan . 44 D. Bentuk Kegiatan . 45 E. Upacara dalam Pasukan Penggalang . 45 F. Program Latihan Penggalang ……………………….………………….

46 G. Pelaksanaan Latihan/Kegiatan . 46 H. Sistem Tanda Kecakapan . 46 ADMINISTRASI DAN PUBLIKASI GUGUS DEPAN 54 A. Administrasi Gugus Depan …………………………………………………… 54 B. Publikasi Gugus Depan ………………………………………………………… 55 SERAGAM PRAMUKA A. Pengertian ………………………………………………………………………… 11 12 12 BAB XI BAB XI BAB XII B. Fungsi ……………………………………………………………………………… 56 56 C. Tujuan ……………………………………………………………………………… 56 D.

Sasaran …………………………………………………………………………… 56 E. Kelengkapan dan Jenis Pakaian Seragam Pramuka ………………… 56 F. Pakaian Seragam Pramuka Harian ……………………………………… 56 G. Pakaian Seragam Kegiatan ………………………………………………… 65 H. Pakaian Seragam Upacara …………………………………………………… 67 I. Pakaian Seragam Khusus dan Tambahan …………………………… 70 J. Tata Cara Pemakaian Seragam Pramuka ……………………………… 75 K. Setangan Leher Pramuka Putra dan Pramuka Putri ……………… 75 PAPAN NAMA, BENDERA DAN STEMPEL GUGUS DEPAN 77 A.

Papan Nama Gugus Depan …………………………………………………… 77 B. Bendera Gugus Depan ………………………………………………………… 77 C. Stempel Gugus Depan ………………………………………………………… 78 USAHA DANA, SARANA DAN PRASARANA GUGUS DEPAN 79 A. Usaha Dana ……………………………………………………………………… 79 B. Sarana dan Prasarana ………………………………………………………… 79 AKREDITASI GUGUS DEPAN A. Pendahuluan ……………………………………………………………………… 81 B.

Pengertian ………………………………………………………………………… 82 Petunjuk Teknis Pembinaan dan Pengelolaan Gugus Depan Yang Berpangkalan di Sekolah Dasar v C. Wewenang, Tugas, danTanggung jawab ……………………………… 82 Daftar Pustaka Lampiran-lampiran 1. Format Program Kerja Tahunan 2. Format-Format Administrasi Satuan 3. Surat Keterangan Lulus SKK 4. Administrasi & Struktur Organisasi Gugus Depan Petunjuk Teknis Pembinaan dan Pengelolaan Gugus Depan Yang Berpangkalan di Sekolah Dasar vi KATA PENGANTAR Pendidikan kepramukaan bertujuan untuk membentuk setiap anggota pramuka memiliki kepribadian yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, berjiwa patriotik, taat hukum, disiplin, menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa, berkecakapan hidup, sehat jasmani, dan rohani.

Pendidikan kepramukaan juga berharap agar peserta didiknya menjadi warga negara yang berjiwa Pancasila, setia dan patuh kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia serta menjadi anggota masyarakat yang baik dan berguna. Anggota pramuka harus dapat membangun dirinya sendiri secara mandiri serta bersama-sama bertanggungjawab atas pembangunan bangsa dan negara, serta memiliki kepedulian terhadap sesama hidup dan alam lingkungan.

Oleh karena hal tersebut Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Pendidikan kepramukaan, khususnya Gugus Depan yang berpangkalan di sekolah dasar. Melalui kegiatan Pembinaan dan Gudep atau gugus depan pramuka biasanya berpangkalan di Gugus Depan yang Berpangkalan di Sekolah Dasar yang dilakukan Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar, diharapkan dapat: (1) Meningkatkan pengetahuan, keahlian, keterampilan Pembina Pramuka dalam mengelola ekstrakurikuler Pramuka.

(2) Menumbuhkan sikap mental Pembina Pramuka di gugus depan yang berada di sekolah dasar dalam mengelola latihan Pramuka sehingga dapat melaksanakan tugas dan fungsinya sesuai dengan standar kompetensi yang dipersyaratkan. (3) Menyamakan pemahaman Pembina Pramuka dalam mengelola ekstrakurikuler Pramuka, sehingga mampu mendesiminasikan informasi kepada gugus depan lainnya di sekitar satuan pendidikannya. Kami berharap dengan telah disusunnya Petunjuk Teknis Pembinaan dan Pengelolaan Gugus Depan yang Berpangkalan di Sekolah Dasar ini, dapat membantu tersedianya: (1) Pedoman Pembinaan dan Pengelolaan Gugus Depan Gerakan Pramuka yang Berpangkalan di Sekolah Dasar; dan (2) Acuan dalam pelaksanaan ekstrakurikuler pendidikan kepramukaan di Sekolah Dasar.

Oleh karena itu kepada Andalan Nasional Gerakan Pramuka, Andalan Daerah Gerakan Pramuka, serta semua pihak yang telah membantu tersusunnya petunjuk teknis ini, kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya. Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa membalas semua jerih payah kita.

Jakarta, Maret 2014 Direktur Pembinaan Sekolah Dasar Prof. Dr. Ibrahim Bafadal, M.Pd. NIP 19641228 198701 1 001 Petunjuk Teknis Pembinaan dan Pengelolaan Gugus Depan Yang Berpangkalan di Sekolah Dasar i SAMBUTAN DIREKTUR JENDERAL PENDIDIKAN DASAR Implementasi kurikulum pada Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI), Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs), telah dilakukan secara bertahap mulai tahun pelajaran 2013/2014.

Sejalan dengan hal tersebut pelaksanaan ekstrakurikuler pendidikan kepramukaan yang merupakan ekstrakurikuler wajib, hendaknya segera dilaksanakan oleh satuan pendidikan.

Ekstrakurikuler wajib merupakan program ekstrakurikuler yang harus diikuti oleh seluruh peserta didik, terkecuali bagi peserta didik dengan kondisi tertentu yang tidak memungkinkannya untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler tersebut. Kegiatan ekstrakurikuler merupakan salah satu perangkat operasional (supplement dan complements) kurikulum.

Kegiatan ekstrakurikuler pada satuan pendidikan harus memiliki fungsi pengembangan, sosial, rekreatif, dan persiapan karir. Dengan demikian ekstrakurikuler dapat mendukung perkembangan personal peserta didik.

Demikian juga halnya dengan fungsi sosial, kegiatan ekstrakurikuler diharapkan mampu mengembangkan kemampuan dan gudep atau gugus depan pramuka biasanya berpangkalan di tanggung jawab sosial peserta didik. Disisi lain kegiatan ekstrakurikuler hendaknya dilakukan dalam suasana rileks, menggembirakan, dan menyenangkan. Namun demikian kegiatan ekstrakurikuler harus mampu mengembangkan kesiapan karir peserta didik melalui pengembangan kapasitasnya.

Ekstrakurikuler pendidikan kepramukaan merupakan salah satu upaya membangun generasi muda paripurna. Bukan hanya membangun generasi muda yang cerdas, tetapi membangun generasi muda yang tangguh kepribadiannya, luhur budi pekertinya, serta mampu menghadapi tantangan global. Gugus Depan khusunya yang berpangkalan di satuan pendidikan merupakan organisasi terdepan dalam proses penyelenggaraan kepramukaan.

Gugus Depan merupakan rumah peserta didik Gerakan Pramuka. Sejalan dengan hal tersebut, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar merespon positif agar satuan pendidikan yang belum membetuk Gugus Depan Gerakan Pramuka untuk segera membentuk dan mengembangkannya. Gugus Depan dibentuk bertujuan untuk membina dan mengembangkan sumber daya kaum muda melalui kepramukaan agar menjadi warga negara yang berkualitas, yang mampu memberikan sumbangan yang positif bagi kesejahteraan dan gudep atau gugus depan pramuka biasanya berpangkalan di masyarakat baik lokal, nasional, maupun internasional.

Semoga dengan telah tersusunnya Petunjuk Teknis Pembinaan dan Pengelolaan Gugus Depan yang Berpangkalan di Sekolah Dasar, dapat mendukung dalam peningkatan kinerja pengelola gugus depan, khususnya yang berpangkalan di sekolah dasar.

Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, selalu memberikan hidayah kepada kita semua dalam upaya mengembangkan bakat dan minat peserta didik, pembinaan pribadi menuju pembinaan manusia seutuhnya. Amin. Jakarta, Maret 2014 Direktur Jenderal Pendidikan Dasar Hamid Muhammad, Ph.D NIP 19590512198311 1 001 Petunjuk Teknis Pembinaan dan Pengelolaan Gugus Depan Yang Berpangkalan di Sekolah Dasar ii SAMBUTAN KETUA KWARTIR NASIONAL GERAKAN PRAMUKA Petunjuk Teknis Pembinaan dan Pengelolaan Gugus Depan Yang Berpangkalan di Sekolah Dasar iii BAB I PENDAHULUAN A.

Latar Belakang Gerakan Pramuka adalah gerakan pendidikan yang bersifat nonpolitik, untuk kaum muda dengan dukungan dan bimbingan anggota dewasa, terbuka untuk semua, tanpa membedakan asal-usul, ras, suku dan agama, sesuai dengan tujuan, asas-asas dan metode yang dianut Gerakan Pramuka.

Gerakan Pramuka bersifat nonpolitik, dalam arti kata tidak terlibat dalam perjuangan kekuasaan yang menjadi wacana pokok dalam politik dan biasanya terpantul dalam sistem partai-partai politik. Sifat non-politik praktis ini adalah persyaratan dalam Anggaran Dasar dan merupakan karakteristik dasar dari Gerakan Pramuka maupun World Organization of the Scout Movement (WOSM).

Gerakan Pramuka didefinisikan sebagai suatu gerakan pendidikan. Pendidikan bukan hanya proses memperoleh pengetahuan atau keterampilan tertentu, tetapi sejalan dengan Komisi Internasional tentang Pendidikan untuk Abad Ke-21 (The International Commission on Education for the Twenty-first Century) menyatakan bahwa pendidikan meliputi: (a) pengembangan kemampuan berpikir atau akal, yaitu “belajar mengetahui”, termasuk “belajar bagaimana belajar” (b) proses untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan tertentu, yaitu “belajar berbuat” (c) pengembangan karakter, “belajar menjadi seseorang”, dan (d) pengembangan sikap dan tingkah laku, “belajar hidup bermasyarakat”.

Arah tujuan dalam pembinaan Pramuka adalah mendidik, yaitu untuk mengeluarkan daya kemampuan peserta didik, untuk mendidik dirinya sendiri, menurut keinginannya sendiri, menuju ke hal-hal yang akan membentuk karakternya, dengan memperhatikan Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) Gerakan Pramuka, serta ketentuan-ketentuan pengembangan program peserta didik yang telah ditetapkan oleh Kwartir Nasional.

Ekstrakurikuler kepramukaan di Sekolah Dasar, merupakan sistem pendidikan yang tergolong pendidikan nonformal, tidak merupakan bagian dari sistem pendidikan formal (sekolah dan sebagainya), tetapi merupakan pendidikan luar sekolah yang terorganisasi, sebagai kegiatan ekstrakurikuler yang memiliki tujuan pendidikan tertentu dan jelas.

Namun demikian dalam implementasi telah disepakati antara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, bahwa Gugus Depan Gerakan Pramuka dapat diselenggarakan atau berpangkalan di satuan pendidikan.

Kepala sekolah selaku Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan wajib memahami, mematuhi, dan melaksanakan fungsinya sebagai majelis pembimbing Gugus Depan Gerakan Pramuka. Sejalan dengan hal tersebut, Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, bermaksud menumbuhkembangkan kepramukaan di Sekolah Dasar. Sebagai langkah awal adalah menyusun Pedoman Pembinaan Gugus Depan yang berpangkalan di Sekolah Dasar.

Pedoman ini disusun sebagai acuan dalam pelaksanaan ekstrakurikuler pendidikan kepramukaan. B. Dasar Hukum Dasar hokum penyusunan Panduan Pelaksanaan Ekstrakurikuler Pendidikan Kepramukaan di Gugus Depan yang Berpangkalan di Sekolah Dasar adalah sebagai berikut: 1. Undang-Undang, Nomor 20 Tahun 2003, tentang Sistem Pendidikan Nasional; 2.

Undang-Undang, Nomor 32 Tahun 2004, tentang Pemerintahan Daerah; Panduan Pelaksanaan Ekstrakurikuler Pendidikan Kepramukaan 1 3. 4. 5. 6.

Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010, tentang Gerakan Pramuka; Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka; Peraturan Pemerintah, Nomor 32 tahun 2012, tentang Standar Nasional Pendidikan; Peraturan Menteri Pendidikan Nasional, Nomor 1 Tahun 2012, tentang Organisasi dan Tata Kerja Kemeneterian Pendidikan dan Kebudayaan; 7.

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional, Nomor 39 Tahun 2008, tentang Pembinaan Kesiswaan. 8. Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor: 134/KN/76 TAHUN 1976, Tentang Petunjuk Penyelenggaraan Tanda Kecakapan Khusus; 9.

Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor: 132 TAHUN 1979, SyaratSyarat dan Gambar Tanda Kecakapan Khusus Gerakan Pramuka 10.

Keputusan Kwartir Nasional Nomor 178 Tahun 1979, Tentang Petunjuk Penyelenggaraan Upacara dalam Gerakan Pramuka. 11. Keputusan Kwartir Nasional Nomor 055 Tahun 1982, Tentang Petunjuk Penyelenggaraan Tanda Pengenal Gerakan Pramuka; 12. Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor: 101 Tahun 1984 Tentang Petunjuk Penyelenggaraan Pramuka Garuda; 13. Keputusan Kwartir Nasional Nomor 041 Tahun 1995, Tentang Petunjuk Pelaksanaan Administrasi Satuan Pramuka; 14.

Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor: 220 Tahun 2007 Tentang Petunjuk Penyelenggaraan Pokok-Pokok Organisasi Gerakan Pramuka; 15.

Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor: 222 Tahun 2007 Gudep atau gugus depan pramuka biasanya berpangkalan di Petunjuk Penyelenggaraan dan Tata Kerja Kwartir Daerah Gerakan Pramuka; 16. Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor: 233 Tahun 2007 Tentang Petunjuk Penyelenggaraan dan Tata Kerja Kwartir Cabang Gerakan Pramuka; 17. Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor: 224 Tahun 2007 Tentang Petunjuk Penyelenggaraan dan Gudep atau gugus depan pramuka biasanya berpangkalan di Kerja Kwartir Ranting Gerakan Pramuka 18.

Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor: 231 Tahun 2007 Tentang Petunjuk Penyelenggaraan Gugus Depan Gerakan Pramuka; 19. Keputusan Kwartir Nasional Nomor 225 Tahun 2007, Tentang Petunjuk Penyelenggaraan Majelis Pembimbing Gerakan Pramuka; 20. Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor: 198 Tahun 2011 Tentang Petunjuk Penyelenggaraan Syarat Kecakapan Umum; 21.

Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor: 199 Tahun 2011 Tentang Panduan Penyelesaian Syarat Kecakapan Umum; 22. Keputusan Kwartir Nasional Nomor 203 Tahun 2011, Tentang Pedoman Akreditasi Gugus Depan; 23.

Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor: 174 Tahun 2012 Tentang Petunjuk Penyelenggaraan Pakaian Seragam Anggota Gerakan Pramuka. 24. Nota Kesepahaman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor: dengan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 17/KB/2013 25.

Permendikbud No. 81A tentang Implementasi kurikulum 2013 C. Tujuan dan Manfaat Tujuan penyusunan Panduan Pelaksanaan Ekstrakurikuler Pendidikan Kepramukaan yang Berpangkalan di Sekolah Dasar, adalah tersedianya: 1. Pedoman Pembinaan dan Pengelolaan Gugus Depan Gerakan Pramuka yang berpangkalan di Sekolah Dasar; 2. Acuan dalam pelaksanaan ekstrakurikuler kepramukaan di Sekolah Dasar; Panduan Pelaksanaan Ekstrakurikuler Pendidikan Kepramukaan 2 3. Dukungan teknis pelaksanaan Bimbingan Teknis Kepramukaan bagi Tim Pembina Tingkat Nasional, Tim Pembina Tingkat Provinsi, dan Tim Pengembang di Tingkat Kabupaten/Kota.

D. Sistematika Panduan ini disusun dengan membahas tentang pengelolaan ekstrakuriker pendidikan kepramukaan di satuan pendidikan sekolah dasar yang meliputi; (1) Ekstrakuler Pendidikan Kepramukaan Sebagai Ekstrakurikuler Wajib, (2) Organisasi Gerakan Pramuka, (3) Gugus Depan yang Berpangkalan di Sekolah Dasar, (4) Tata Kerja Gugus Depan, (5) Pembina dan Peserta Didik dalam Gugus Depan, (6) Kesiagaan, (7) Kepenggalangan, (8) Administrasi dan Publikasi Gugus Depan, (9) Pakaian Seragam Pramuka, (10) Usaha Dana, Sarana dan Prasarana Gugus Depan, serta (11) Akreditasi Gugus Depan.

Konsep akreditasi gugus depan, dalam panduan ini dimaksudkan sebagai upaya umpan balik atau monitoring dan evaluasi diri (self evaluation) yang dilakukan pengelola gugus depan terhadap pengelolaan dan pembinaan gugus depan.

Dengan demikian pada gilirannya diharapkan dapat diketahui proses dan perkembangan gugus depan yang menjadi binaannya. Panduan Pelaksanaan Ekstrakurikuler Pendidikan Kepramukaan 3 BAB II PENDIDIKAN KEPRAMUKAAN SEBAGAI EKSTRAKURIKULER WAJIB A. Pendidikan Kepramukaan Sebagai Wahana Aktualisasi Kurikulum 2013 Pendidikan Nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

(UUSPN Nomor 20/2003 Pasal 3). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 81A Tahun 2013 tentang Implementasi Kurikulum menegaskan bahwa pelaksanaan Kurikulum 2013 didukung dengan ekstrakurikuler wajib dalam bentuk kegiatan Pendidikan Kepramukaan bagi peserta didik di Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah.

Pendidikan kepramukaan bukan menjadi mata pelajaran wajib, melainkan tetap menjadi kegiatan ekstrakurikuler. Ekstrakurikuler wajib merupakan program ekstrakurikuler yang harus diikuti oleh seluruh peserta didik, terkecuali bagi peserta didik dengan kondisi tertentu yang tidak memungkinkannya untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler tersebut Kegiatan ekstrakurikuler Pendidikan Kepramukaan merupakan perangkat operasional (supplement dan complements) kurikulum, yang perlu disusun dan dituangkan dalam rencana kerja tahunan/kalender pendidikan satuan pendidikan.

Kegiatan ekstrakurikuler diharapkan mampu menjembatani kebutuhan perkembangan peserta didik yang berbeda; seperti perbedaan sense akan nilai moral dan sikap, kemampuan, dan kreativitas. Desain induk Pendidikan Kepramukaan sebagai Ekstrakurikuler Wajib, secara grafis digambarkan dalam gambar 2.1 berikut: Gambar 2.1 Desain induk Pendidikan Kepramukaan sebagai Ekstrakurikuler Wajib Berdasarkan gambar 2.1 desain induk Pendidikan Kepramukaan sebagai Ekstrakurikuler Wajib dapat dijelaskan sebagai berikut: Petunjuk Teknis Pembinaan dan Pengelolaan Gugus Depan Yang Berpangkalan di Sekolah Dasar 4 1.

Model Blok Kegiatan pendidikan kepramukaan sebagai ekstrakurikuler wajib diikuti oleh seluruh siswa. Kegiatan ini dilaksanakan setiap awal tahun pelajaran. Untuk kelas I, kelas VII dan kelas X diintegrasikan di dalam Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Alokasi waktu pelaksanaan sistem blok untuk peserta didik SD/MI dilaksanakan selama 18 jam, sedangkan untuk peserta didik SMP/MTs dan SMA/MA/SMK/MAK dilaksanakan selama 36 Jam. Penanggungjawab kegiatan adalah Kepala Sekolah selaku Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus).

Pembina kegiatan adalah Guru Kelas/Guru Mata Pelajaran selaku Pembina Pramuka dan/atau Pembina Pramuka serta dapat dibantu oleh Pembantu Pembina (Instruktur Muda/Instruktur Pramuka). 2. Model Aktualisasi Kegiatan pendidikan kepramukaan sebagai ekstrakurikuler wajib dengan pendekatan aktualisasi diikuti oleh seluruh siswa.

Kegiatan ini dilaksanakan setiap satu minggu satu kali. Setiap satu kali kegiatan dilaksanakan selama 120 menit. Kegiatan Aktualisasi bersamaan dengan kegiatan Latihan Ekstrakurikuler Pramuka pada Gugus Depan. Dalam pendidikan kepramukaan sebagai ekstrakurikuler wajib peserta didik tidak harus menjadi anggota pramuka.

Peserta didik yang memiliki ketertarikan dan minat menjadi anggota pramuka dapat bergabung dalam gugus depan yang ada di satuan pendidikan tersebut. Keiukutsertaan peserta didik menjadi anggota pramuka dalam gugus depan sesuai dengan ketentuan dalam Gerakan Pramuka.

B. Pola dan Rincian Kegiatan Kepramukaan Pola kegiatan Kepramukaan dilakukan dengan tahapan; (1) Upacara pembukaan, (2) Kegiatan, dan (3) Upacara penutupan latihan. Kegiatan ini dilakukan baik untuk Perindukan Siaga, maupun Pasukan Penggalang. Sedangkan keterampilan Kepramukaan (Scouting Skill) adalah; (1) Simpul dan Ikatan (Pioneering), (2) Mendaki Gunung (Mountenering), (3) Peta dan Kompas (Orientering), (4) Berkemah (Camping), (5) Wirausaha, (6) Belanegara, (7) Teknologi, dan (8) Komunikasi Rincian kegiatan Kepramukaan diantarnya adalah, berbaris, memimpin, berdoa, janji, memberi hormat, pengarahan, refleksi, dinamika kelompok, permainan, menghargai teman, berkomunikasi, menolong, berempati, bersikap adil, ackap berbicara, cakap motorik, kepempinan, konsentrasi, sportivitas, simpul dan ikatan, tanda jejak, sandi dan isyarat, jelajah, peta, kompas, memasak, tenda, PPGD, KIM, menaksir, halang rintang, TTG, bakti, lomba, dan hastakarya.

C. Metoda dan Teknik Penerapan Pendidikan Kepramukaan Metode Pendidikan Kepramukaan adalah sebagai berikut; (1) Pengenalan dan pengamalan kode kehormatan pramuka, (2) Belajar sambil melakukan (Learning By Doing), (3) Sistem kelompok (beregu), (4) Kegiatan di alam terbuka yg mengandung pendidikan yg sesuai dengan perkembangan rohani & jasmani peserta didik, (5) Kemitraan dengan anggota Dewasa, (6) Sistem tanda kecakapan, (7) Sistem satuan terpisah putra dan putri, dan (8) Kiasan dasar.

Sedangkan tekhnik Penerapan Pendidikan Kepramukaan adalah sebagai berikut; (1) Praktik Langsung, (2) Permainan, (3) Perjalanan, (4) Diskusi, (5) Produktif, (6) Lagu, (7) Gerak, (8) Widya Wisata, (9) Simulasi, dan (9) Napak Tilas. Petunjuk Teknis Pembinaan dan Pengelolaan Gugus Depan Yang Berpangkalan di Sekolah Dasar 5 D. Penilaian Pendidikan Kepramukaan Penilaian dilakukan secara kualitatif.

Peserta didik diwajibkan untuk mendapatkan nilai memuaskan pada kegiatan ekstrakurikuler wajib pada setiap semester. Nilai yang diperoleh pada kegiatan ekstrakurikuler wajib Pendidikan Kepramukaan berpengaruh terhadap kenaikan kelas peserta didik.

Nilai di bawah memuaskan dalam dua semester atau satu tahun memberikan sanksi bahwa peserta didik tersebut harus mengikuti program khusus yang diselenggarakan bagi mereka (Modifikasi Prilaku). Kriteria keberhasilan lebih ditentukan oleh proses dan keikutsertaan peserta didik dalam kegiatan ekstrakurikuler yang dipilihnya.

Media penilaian peserta didik dalam ekstrakurikuler Pendidikan Kepramukaan dapat dilakukan denga; (1) Logbook/Jurnal/Buka Harian, (2) Portofolio, (3) Tanda-tanda pencapaian kecakapan atau perilaku baik. Sedangkan teknik penilaiannya dapat dilakukan dengan; (1) Observasi, (2) Keterampilan Kepramukaan, (3) Partisipasi. Proses penilaian dilaksanakan setiap kali latihan dan setiap hari di dalam proses pembelajaran. Proses penilaian Keterampilan Kepramukaan disesuaikan dengan Kompetensi Dasar dari masing-masing Tema dan Matapelajaran sebagai penguatan yang bermuatan nilai, sikap dan keterampilan dalam Kurikulum 2013.

Proses penilaian dilakukan oleh teman sebaya, Guru Kelas/Guru Mata Pelajaran, Pemangku Kegiatan dan/atau Pembina Pramuka. Rekapitulasi penilaian dilakukan oleh Guru Kelas/Guru Mata Pelajaran selaku Pembina Pramuka.

Petunjuk Teknis Pembinaan dan Pengelolaan Gugus Depan Yang Berpangkalan di Sekolah Dasar 6 BAB III ORGANISASI GERAKAN PRAMUKA A. Pengertian Gerakan Pramuka adalah Gerakan Kepanduan Nasional Indonesia sebagai organisasi pendidikan nonformal yang mengisi dan melengkapi pendidikan di lingkungan keluarga dan di lingkungan sekolah, yang dibentuk atas dasar kesadaran dan keinginan masyarakat untuk membantu pemerintah dan masyarakat dalam melaksanakan pembangunan nasional, khususnya di bidang pendidikan.

Gerakan Pramuka sebagai salah satu wadah pembinaan generasi muda adalah badan yang ditugaskan untuk menyelenggarakan pendidikan di luar sekolah dan di luar keluarga dengan menerapkan Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan yang pelaksanaannya disesuaikan dengan keadaan, kepentingan, dan perkembangan bangsa serta masyarakat Indonesia.

Beberapa pengertian tentang Gerakan Pramuka atau yang terkait dengan Gerakan Pramuka sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka, Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka, diantaranya adalah sebagai berikut: 1. Pramuka adalah warga Negara Indonesia yang aktif dalam pendidikan kepramukaan serta mengamalkan Satya Pramuka dan Darma Pramuka.

2. Kepramukaan adalah proses pendidikan di luar lingkungan sekolah dan di luar lingkungan keluarga dalam bentuk kegiatan menarik, menyenangkan, sehat, teratur, terarah, praktis yang dilakukan di alam terbuka dengan Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan, yang sasaran akhirnya pembentukan watak, akhlak dan budi pekerti luhur. Kepramukaan adalah system pendidikan kepanduan yang disesuaikan dengan keadaan, kepentingan dan perkembangan masyarakat dan bangsa Indonesia.

3. Gerakan Pramuka adalah organisasi pendidikan nonformal yang menyelenggarakan kepramukaan bagi kaum muda guna menumbuhkan tunas bangsa agar menjad I generasi yang lebih baik, bertanggung jawab, mampu membina dan mengisi kemerdekaan nasional serta membangun dunia yang lebih baik.

Gerakan Pramuka adalah Gerakan Kepanduan Nasional Indonesia. 4. Gugusdepan adalah satuan pendidikan dan satuan organisasi terdepan penyelenggara pendidikan Kepramukaan. 5. Peserta didik adalah warga Negara Indonesia yang berusia 7 sampai dengan 25 tahun yang mengikuti pendidikan kepramukaan.

Peserta didik terdiri dari: a. Pramuka Siaga (usia 7 sampai dengan 10 tahun) gudep atau gugus depan pramuka biasanya berpangkalan di. Pramuka Penggalang (usia 11 sampai dengan 15 tahun) c. Pramuka Penegak (usia 16 sampai dengan 20 tahun) d.

Pramuka Pandega (usia 21 sampai dengan 25 tahun) 6. Tenaga pendidik dalam pendidikan Kepramukaan terdiri dari: a. Pembina Pramuka; b. Pelatih Pembina Pramuka; c. Pamong Satuan Karya Pramuka ; dan d. Instruktur Satuan Karya Tenaga pendidik harus memenuhi persyaratan standar tenaga pendidik dalam Gerakan Pramuka. Petunjuk Teknis Pembinaan dan Pengelolaan Gugus Depan Yang Berpangkalan di Sekolah Dasar 7 B.

Tujuan Gerakan Pramuka Gerakan pramuka bertujuan untuk membentuk setiap Pramuka agar memiliki kepribadian yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, berjiwa patriotik, gudep atau gugus depan pramuka biasanya berpangkalan di hukum, disiplin, menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa, dan memiliki kecakapan hidup sebagai kader bangsa dalam menjaga dan membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia, mengamalkan Pancasila, serta melestarikan lingkungan hidup.

C. Fungsi Gerakan Pramuka Gerakan pramuka berfungsi sebagai wadah untuk mencapai tujuan melalui: 1. Pendidikan dan pelatihan Pramuka; 2. Pengembangan Pramuka; 3. Pengabdian masyarakat dan orang tua; dan 4. Permainan yang berorientasi pada pendidikan. Petunjuk Teknis Pembinaan dan Pengelolaan Gugus Depan Yang Berpangkalan di Sekolah Dasar 8 D. Struktur Organisasi Gerakan Pramuka Gambar 3.1 Struktur Gerakan Pramuka Petunjuk Teknis Pembinaan dan Pengelolaan Gugus Depan Yang Berpangkalan di Sekolah Dasar 9 Berdasarkan Struktur Organisasi pada gambar 3.1, dapat dijelaskan sebagai berikut: 1.

Presiden Republik Indonesia berperan sebagai Pramuka Utama selama masa jabatanya. 2. Majelis Pembimbing Nasional (Mabinas), diketuai oleh Presiden Republik Indonesia.

3. Majelis Pembimbing Daerah (Mabida), diketuai oleh Gubernur. 4. Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab), diketuai oleh Bupati/Walikota. 5. Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran), diketuai oleh Camat. 6. Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus), diketuai oleh pemimpin tertinggi di isntitusi tersebut (Kepala sekolah, Rektor, Ketua Yayasan) atau dipilih diantara para anggotanya. 1. Kwartir Nasional Kwartir Nasional Gerakan Pramuka disingkat Kwarnas adalah lembaga kepemimpinan kolektif di tingkat Nasional yang diketuai seorang ketua, yang dalam menjalankan tugas dan kewajibannya bertanggung jawab kepada Musyawarah Nasional Gerakan Pramuka.

Pengurus Kwarnas terdiri atas anggota dewasa putera dan puteri serta Ketua dan Wakil Ketua DKN secara ex-officio sebagai Andalan Nasional. Tugas dan Tanggungjawab Kwartir Nasional Kwartir Nasional mempunyai tugas: a. Mengelola Gerakan Pramuka di tingkat nasional; b. Menetapkan kebijakan pelaksanaan Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka, dan melaksanakan keputusan musyawarah nasional; c.

Menetapkan hal-hal yang belum diatur dalam Anggaran Rumah Tangga sepanjang tidak bertentangan dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka, Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga, dan keputusan Musyawarah Nasional; d. Melaksanakan dan mengawasi pelaksanaan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka, Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga, keputusan Musyawarah Nasional, dan keputusan Kwartir Nasional; e.

Membina dan membantu Kwartir Daerah dan Gugusdepan di perwakilan Republik Indonesia di luar negeri; f. Membina organisasi pendukung di wilayahnya g. Melakukan hubungan dan konsultasi dengan Majelis Pembimbing Nasional; h. Melakukan hubungan dan kerjasama dengan instansi pemerintah, swasta dan organisasi masyarakat tingkat nasional yang sesuai dengan tujuan Gerakan Pramuka; i.

Melakukan kerjasama dengan badan/organisasi kepramukaan di luar negeri; j. Menyampaikan laporan pertanggungjawaban Kwartir Nasional kepada Musyawarah Nasional Gerakan Pramuka; k. Membuat laporan tahunan termasuk laporan keuangan untuk disampaikan kepada Rapat Kerja Nasional Gerakan Pramuka. Dalam melaksanakan tugasnya Kwartir Nasional bertanggungjawab kepada Musyawarah Nasional. 2. Kwartir Daerah Kwartir Daerah Gerakan Pramuka disingkat Kwarda adalah lembaga kepemimpinan kolektif di tingkat provinsi yang diketuai seorang ketua, yang dalam menjalankan tugas dan kewajibannya bertanggungjawab kepada Musyawarah Petunjuk Teknis Pembinaan dan Pengelolaan Gugus Depan Yang Berpangkalan di Sekolah Dasar 10 Daerah Gerakan Pramuka.

Pengurus Kwarda terdiri atas gudep atau gugus depan pramuka biasanya berpangkalan di dewasa putera dan puteri serta Ketua dan Wakil Ketua DKD secara ex-officio sebagai Andalan Daerah. Tugas Pokok dan Fungsi Kwarda mempunyai tugas pokok memimpin dan mengendalikan organisasi dan kegiatan Gerakan Pramuka di provinsi, dengan tugas dan tanggungjawab sebagai berikut: a.

Memimpin Gerakan Pramuka di daerahnya. b. Melaksanakan Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga, Keputusan Musyawarah Nasional, Keputusan Kwarnas, Keputusan Musyawarah Daerah dan Keputusan Kwarda.

c. Membina dan membantu kwartir cabang dan kwartir ranting di wilayahnya, termasuk gugusdepan dan Satuan Karya Pramuka. d. Mengadakan hubungan dan kerjasama dengan Majelis Pembimbing Daerah.

e. Mengadakan gudep atau gugus depan pramuka biasanya berpangkalan di dan kerjasama dengan instansi pemerintah, swasta, dan organisasi masyarakat di tingkat provinsi yang sesuai dengan tujuan Gerakan Pramuka dan melaporkan pelaksanaannya kepada Majelis Pembimbing Daerah (Mabida).

f. Menyampaikan laporan kepada Kwarnas mengenai perkembangan Gerakan Pramuka di daerahnya. g. Menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban Kwarda kepada Musyawarah Daerah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

h. Membuat laporan tahunan termasuk laporan keuangan untuk disampaikan kepada Majelis Pembimbing Daerah dan Rapat Kerja Daerah, dan i. Mengkomunikasikan misi dan program Gerakan Pramuka di daerahnya kepada masyarakat, melalui jalur komunikasi kehumasan.

Untuk melaksanakan tugas pokok tersebut Kwarda berfungsi sebagai penanggung jawab penyelenggaraan manajemen kegiatan, baik operasional maupun administratif di tingkat kwarda, yang meliputi: a. Pembina perencanaan dan sumber daya informasi dalam arti mempersiapkan rencana, mengolah dan mengkoordinasikan perumusan kebijakan dan menyusun laporan dengan memanfaatkan sumber daya informasi yang ada. b. Pembina dan pengembang pendidikan kepramukaan dalam arti pemikiran pola pelaksanaan pendidikan bagi pesertadidik dan orang dewasa.

c. Pembina pelaksanaan kegiatan operasional yang gudep atau gugus depan pramuka biasanya berpangkalan di kegiatan bagi pesertadidik maupun kegiatan orang dewasa termasuk peran serta dalam pembangunan masyarakat. d. Pembina administrasi dalam arti mengelola personil, logistik, badan atau unit usaha milik kwarda dan pembinaan organisasi. e. Pembina hubungan masyarakat dalam arti melakukan hubungan dengan lembaga pemerintah dan swasta. f. Pembina dan pengembang keuangan dalam arti pengembangan dan pengelolaan keuangan serta pembina administrasi keuangan dan usaha dana.

g. Pengawas dan peneliti terhadap efisiensi dan efektivitas pelaksanaan perencanaan dan program kegiatan Gerakan Pramuka dan perbendaharaan. h. Pembina dan pengembang dukungan pada kegiatan Gerakan Pramuka di tingkat daerah. Organisasi Di tingkat provinsi Gerakan Pramuka dipimpin oleh kwarda yang disusun dalam satu kepengurusan yang bersifat kolektif dan terdiri atas para Andalan Daerah Petunjuk Teknis Pembinaan dan Pengelolaan Gugus Depan Yang Berpangkalan di Sekolah Dasar 11 untuk masa bakti 5 (lima) tahun yang dipilih melalui Musyawarah Daerah.

Secara skematis struktur organisasi Kwartir Daerah sebagai berikut: Gambar 2.2 Struktur Organisasi Kwartir Daerah Gambar 3.2 Struktur Organisasi Kwartir Daerah Kwarda terdiri atas anggota dewasa putera dan puteri yang disebut Andalan Daerah yang disusun sebagai berikut: a.

Seorang Ketua; b. Wakil Ketua; c. Sekretaris; d. Beberapa anggota. 3. Kwartir Cabang Kwartir Cabang Gerakan Pramuka disingkat Kwarcab adalah lembaga kepemimpinan kolektif di tingkat kabupaten/kota yang diketuai seorang ketua, yang dalam menjalankan tugas dan kewajibannya bertanggung jawab kepada Musyawarah Cabang Gerakan Pramuka. Pengurus Kwarcab terdiri atas anggota dewasa putera dan puteri serta Ketua dan Wakil Ketua DKC secara ex-officio sebagai Andalan Cabang. Petunjuk Teknis Pembinaan dan Pengelolaan Gugus Depan Yang Berpangkalan di Sekolah Dasar 12 Tugas Pokok dan Fungsi Kwarcab mempunyai tugas pokok memimpin dan mengendalikan organisasi dan kegiatan Gerakan Pramuka di wilayah kabupaten/kota, dengan tugas dan tanggung jawab sebagai berikut: a.

Memimpin Gerakan Pramuka di wilayahnya. b. Melaksanakan Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga, Keputusan Musyawarah Nasional, Keputusan Kwarnas, Keputusan Musyawarah Daerah, Keputusan Kwartir Daerah, Keputusan Musyawarah Cabang dan Keputusan Kwarcab. c. Membina dan membantu kwartir ranting termasuk pembinaan gugusdepan dan satuan karya pramuka di wilayahnya. d. Mengadakan hubungan dan kerjasama dengan Majelis Pembimbing Cabang.

e. Mengadakan hubungan dan kerjasama dengan instansi pemerintah, swasta, dan organisasi masyarakat di tingkat kabupaten/kota yang sejalan dengan tujuan Gerakan Pramuka dan melaporkan pelaksanaannya kepada Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab).

f. Menyampaikan laporan mengenai perkembangan Gerakan Pramuka di wilayahnya kepada Kwartir Daerah dan menyampaikan tembusannya kepada Kwartir Nasional. g. Menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban Kwarcab kepada Musyawarah Cabang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

h. Membuat laporan tahunan termasuk laporan keuangan untuk disampaikan kepada Mabicab dan Rapat Kerja Cabang. i. Mengkomunikasikan misi dan program Gerakan Pramuka di wilayahnya kepada masyarakat melalui media informasi. j. Mengkoordinasikan dan melaksanakan kegiatan yang bersifat pengabdian masyarakat. Untuk melaksanakan tugas pokok tersebut kwarcab berfungsi sebagai penanggung jawab penyelenggaraan manajemen kegiatan, baik operasional maupun administratif di tingkat Kwarcab, yang meliputi: a.

Penyusunan perencanaan dan pengelolaan sumber daya informasi, perumusan kebijakan dan pelaporan kegiatan. b. Pengembangan dan pembinaan pendidikan kepramukaan bagi anggota muda dan anggota dewasa. c. Pengelolaan kegiatan kepramukaan bagi anggota muda dan anggota dewasa termasuk peran serta dalam pembangunan masyarakat.

d. Pengelolaan personil, logistik, keuangan, usaha dana dan aset milik kwarcab serta pembinaan organisasi. e. Pengelolaan hubungan dengan lembaga pemerintah, swasta dan masyarakat. gudep atau gugus depan pramuka biasanya berpangkalan di. Pengawas dan peneliti terhadap efisiensi serta efektivitas pelaksanaan perencanaan dan program kegiatan Gerakan Pramuka serta perbendaharaan. Petunjuk Teknis Pembinaan dan Pengelolaan Gugus Depan Yang Berpangkalan di Sekolah Dasar 13 Organisasi Secara skematis struktur organisasi Kwartir Cabang sebagai berikut: Gambar 3.3 Struktur Organisasi Kwartir Cabang Organisasi Kwarcab disesuaikan dengan keperluan perkembangan Gerakan Pramuka di kabupaten/kota dan situasi serta kondisi, baik tenaga, sarana maupun luas wilayah kerja untuk melaksanakan fungsi kwarcab yang efektif dan efisien.

4. Kwartir Ranting Kwartir Ranting Gerakan Pramuka disingkat Kwarran adalah lembaga kepemimpinan kolektif di tingkat kecamatan yang diketuai seorang ketua yang dalam menjalankan tugas dan kewajibannya bertanggung jawab kepada Musyawarah Ranting Gerakan Pramuka.

Pengurus Kwarran terdiri atas anggota dewasa putera dan puteri serta Ketua dan Wakil Ketua DKR secara ex-officio sebagai Andalan Ranting. Petunjuk Teknis Pembinaan dan Pengelolaan Gugus Depan Yang Berpangkalan di Sekolah Dasar 14 Kwarran merupakan ujung tombak Gerakan Pramuka yang berhubungan langsung dengan pembinaan gugusdepan dan satuan karya pramuka. Organisasi kwarran disesuaikan dengan keperluan perkembangan Gerakan Pramuka di kecamatan dan situasi serta kondisi, baik tenaga, sarana maupun luas wilayah kerja untuk melaksanakan fungsi kwarran yang efektif dan efisien.

Tugas Pokok dan Fungsi Kwarran mempunyai tugas pokok memimpin dan mengendalikan organisasi dan kegiatan Gerakan Pramuka di wilayah kecamatan, dengan tugas dan tanggung jawab sebagai berikut: a. Memimpin Gerakan Pramuka di wilayahnya. b. Melaksanakan Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga, Keputusan Musyawarah Nasional, Keputusan Kwarnas, Keputusan Musyawarah Daerah, Keputusan Kwartir Daerah, Keputusan Musyawarah Ranting dan Keputusan Kwarran.

c. Membina gugusdepan dan satuan karya pramuka di wilayahnya. d. Mengadakan hubungan dan kerjasama dengan Majelis Pembimbing Ranting. e. Mengadakan hubungan dan kerjasama dengan instansi pemerintah, swasta, dan organisasi masyarakat di tingkat kecamatan yang sejalan dengan tujuan Gerakan Pramuka dan melaporkan pelaksanaannya kepada Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran).

f. Menyampaikan laporan mengenai perkembangan Gerakan Pramuka di wilayahnya secara berkala ke Kwartir Cabang minimal 3 bulan sekali dan menyampaikan tembusannya kepada Kwartir Daerah. g. Menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban Kwarran kepada Musyawarah Ranting. h. Membuat laporan tahunan termasuk laporan keuangan untuk disampaikan kepada Mabiran dan Rapat Kerja Ranting. i. Mengkomunikasikan visi, misi, renstra, dan program Gerakan Pramuka di wilayahnya kepada masyarakat. j. Mengkoordinasikan dan melaksanakan kegiatan yang bersifat bakti masyarakat.

Untuk melaksanakan tugas pokok tersebut kwarran berfungsi sebagai penanggungjawab penyelenggaraan manajemen kegiatan, baik operasional maupun administratif di tingkat kwarran, yang meliputi: a.

Pembinaan gugusdepan dan satuan karya pramuka. b. Pengelolaan kegiatan kepramukaan bagi anggota muda dan anggota dewasa. c. Pengelolaan personil, logistik, keuangan, usaha dana dan aset milik kwarran serta pembinaan organisasi. d. Pengelolaan hubungan dengan lembaga pemerintah, swasta dan masyarakat.

Organisasi Di tingkat kecamatan, Gerakan Pramuka dipimpin oleh kwarran yang disusun dalam satu kepengurusan yang bersifat kolektif, dan terdiri atas para Andalan Ranting untuk masa bakti 3 (tiga) tahun.Secara skematis struktur organisasi Kwartir Ranting dapat digambarkan sebagai berikut: Petunjuk Teknis Pembinaan dan Pengelolaan Gugus Depan Yang Berpangkalan di Sekolah Dasar 15 Gambar 3.4 Struktur Organisasi Kwartir Ranting Kwarran terdiri atas anggota dewasa putera dan puteri yang disebut Andalan Ranting yang disusun sebagai berikut: a.

Seorang Ketua. b. Wakil Ketua. c. Sekretaris. d. Beberapa anggota. Kwarran tidak membentuk Bidang sebagai pengelompokan fungsi tapi langsung dilaksanakan oleh Andalan Ranting Urusan. Badan Pemeriksa Keuangan Kwartir Ranting dibentuk berdasarkan keputusan Musyawarah Ranting, personilnya terdiri atas unsur Majelis Pembimbing Ranting, unsur Kwartir Ranting, dan unsur Gugus Depan.

Petunjuk Teknis Pembinaan dan Pengelolaan Gugus Depan Yang Berpangkalan di Sekolah Dasar 16 BAB IV GUGUS DEPAN YANG BERPANGKALAN DI SEKOLAH DASAR A. Ketentuan Umum Dalam pembentukan Gugus Depan (Gudep) perlu diperhatikan bahwa peserta didik putera dan puteri dihimpun dalam Gugus Depan yang terpisah, masing-masing merupakan Gugus Depan yang berdiri sendiri.

Gugus Depan sebagai wadah keanggotaan bagi peserta didik dapat diselenggarakan di: 1. Satuan pendidikan; sekolah, kampus perguruan tinggi, pondok pesantren, kelurahan/desa dan rukun warga (RW). Instansi pemerintah dan swasta termasuk kompleks perumahan pegawainya. 2.

Perwakilan RI di luar gudep atau gugus depan pramuka biasanya berpangkalan di. Tiap Gugus Depan berkewajiban untuk menerima kaum muda yang bertempat tinggal di sekitar pangkalan Gudep tersebut, sehingga memungkinkan dibentuk Gugus Depan lengkap.

Dalam menerima anggota, Gugus Depan tidak boleh membedakan suku, ras, golongan, dan agama. Setiap anggota Gugus Depan harus memiliki nomor anggota yang dikeluarkan oleh Kwartir Cabang dan hanya terdaftar sebagai anggota pada satu Gugus Depan. Gugus Depan di dalam negeri dihimpun dalam Kwartir Ranting, yang masing-masing meliputi suatu wilayah Kecamatan.

Setiap Gugus Depan menggunakan nomor yang diatur oleh Kwartir Cabang, kecuali gugus depan yang ada di Perwakilan RI diatur oleh Kwartir Nasional. Gugus Depan putra bernomor gasal, sedangkan Gugus Depan putri bernomor genap. Gudep dapat menggunakan nama pahlawan, tokoh masyarakat atau tokoh dalam cerita rakyat, nama tempat yang bersejarah, nama benda-benda di jagat raya, yang memiliki keistimewaan seperti galaksi dan sebagainya yang dapat memotivasi gudep atau gugus depan pramuka biasanya berpangkalan di gudepnya.

Nama Gugus Depan didaftarkan ke Kwarcab bersama-sama dengan pendaftaran Gugus Depan tersebut untuk mendapatkan pengesahan dan nomor. Untuk membentuk Gugus Depan maka; 1. Kepala Sekolah Dasar, mengadakan pertemuan dengan para guru, orangtua peserta didik dan tokoh masyarakat setempat, untuk membicarakan atau memusyawarahkan gagasan pembentukan Gugus Depan. Dalam pertemuan tersebut diundang wakil dari Kwarran dan Kwarcab untuk memberi penjelasan seperlunya. 2. Unsur pokok dalam pembentukan gugus depan: a.

Calon peserta didik yang telah mendapat izin dari orangtuanya; b. Orang dewasa yang sanggup menjadi Pembina; c. Orang dewasa yang sanggup menjadi Mabigus; d. Adanya fasilitas untuk penyelenggaraan pelatihan. 3. Untuk penyelenggaraan suatu Gugus Depan diperlukan adanya Majelis Pembimbing Gugus Depan, disingkat Mabigus yang berkewajiban memberikan bimbingan, bantuan dan konsultasi serta pengawasan yang meliputi: moril, organisatoris, material, dan finansial.

4. Pertemuan pada poin a tersebut di atas merupakan musyawarah yang pertama untuk memilih Ketua Mabigus dan Ketua Gudep dari unsur tokoh masyarakat, Kepala sekolah dan Pembina Mahir.

5. Mabigus disusun oleh Ketua Mabigus bersama-sama Ketua Gudep, dengan susunan organisasi sebagai berikut: a. Ketua yang dipilih oleh musyawarah. Petunjuk Teknis Pembinaan dan Pengelolaan Gugus Depan Yang Berpangkalan di Sekolah Dasar 17 b. Wakil Ketua.

c. Sekretaris Ketua Gugus Depan. d. Ketua Harian. e. Beberapa orang anggota. Pengurus di upayakan pria dan wanita dalam jumlah yang seimbang. Ketua Gudep secara ex-officio menjadi anggota Mabigus. 6. Ketua Gugus Depan menyusun Pembina Satuan digudepnya. Untuk langkah selanjutnya Ketua Gugus Depan dan para Pembina Satuan Pramuka menghimpun dan mengelompokkan peserta didik dalam Perindukan Siaga, Pasukan Penggalang sebagai Gugusdepan Persiapan. Ketua Majelis Gugus Depan mengajukan permohonan pengesahan dari Kwartir Cabang dengan melampirkan ; a.

Susunan Majelis Pembimbing b. Susunan Pembina Gugus Depan c. Daftar peserta didik golongan siaga dan penggalang 7. Gugus Depan persiapan yang telah mengadakan latihan mendaftarkan diri kepada Kwarran dan Kwarcab untuk ditinjau dan dinilai kelayakannya sebagai Gugus Depan (registrasi Gudep Persiapan).

8. Setelah dinilai layak memenuhi syarat (seletelah memiliki Surat Keputusan dari Kwartir Cabang sebagai Gudep) maka dilakukan peresmian dalam suatu upacara peresmian dengan mengundang orang tua calon peserta didik, tokoh masyarakat, para pejabat pemerintah setempat, gudepserta Kwarran yang berdekatan. Gugus Depan Persiapan yang telah diresmikan diberikan Nomor Gugus Depan dan tanda pengesahan oleh Kwarcab atau Kwarnas.

B. Tujuan,Tugas Pokok, Fungsi, Sasaran dan Peran Gugus Depan 1. Tujuan Gugus Depan di bentuk dengan tujuan untuk membina dan mengembangkan sumber daya kaum muda melalui kepramukaan agar menjadi warga negara yang berkualitas, yang mampu memberikan sumbangan yang positif bagi kesejahteraan dan kedamaian masyarakat baik lokal, nasional, maupun internasional.

2. Tugas Pokok Sebagai organisasi terdepan dalam proses penyelenggaraan kepramukaan, maka gugus depan mempunyai tugas pokok: a.

Menghimpun kaum muda untuk bergabung dalam Gerakan Pramuka. b. Menyelenggarakan kepramukaan yang bersendikan Sistim Among, dengan menerapkan Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan untuk mencapai tujuan Gerakan Pramuka. c. Memelihara kelangsungan pembinaan dan pengembangan kepramukaan. d. Mengkoordinasikan kegiatan seluruh golongan pesertadidik.

e. Menyelenggarakan administrasi. 3.

Fungsi Untuk melaksanakan tugas pokok tersebut gudep mempunyai fungsi sebagai: a. Wadah pembinaan kaum muda dalam kepramukaan b. Tempat pengabdian anggota dewasa dalam memberikan dukungan bagi pengembangan pribadi kaum muda. c. Tempat pengelolaan administrasi, keuangan, sarana, dan prasarana kepramukaan Petunjuk Teknis Pembinaan dan Pengelolaan Gugus Depan Yang Berpangkalan di Sekolah Dasar 18 4.

Sasaran Untuk mencapai tujuan tersebut, sasaran-sasaran yang ingin dicapai adalah sebagai berikut: a. Sasaran Gudep atau gugus depan pramuka biasanya berpangkalan di 1) Melaksanakan visi dan misi Gugud Depan; 2) Merencanakan, melaksanakan program kegiatan pesertadidik sesuai karakteristik kaum muda; 3) Menarik minat kaum muda untuk bergabung dan mempertahankan mereka agar tetap bergabung di dalamnya; 4) Mengusahakan kemandirian; 5) Menyediakan sarana dan prasarana kegiatan; b.

Sasaran Kepramukaan Mempersiapkan kader bangsa yang: 1) Memiliki kepribadian dan kepemimpinan yang berjiwa Pancasila; 2) Berdisiplin dalam berpikir, bersikap, dan bertingkah laku tertib; 3) Sehat dan kuat mental, moral, dan fisiknya; 4) Memiliki jiwa patriot yang berwawasan luas dan dijiwai nilai-nilai kejuangan yang diwariskan oleh para pejuang bangsa; 5) Berkemampuan untuk berkarya dengan semangat k Download Manajemen Gugus Depan (Gudep) Gerakan Pramuka - Funmat Apabila melihat definisi manajemen secara formal dan legitimas, manajemen diartikan sebagai perjuangan atau kegiatan yang mencakup penetapan tujuan serta penetapan cara-cara penyelenggaraan training organisasi.

Beberapa unsur pokok di dalam manajemen yang dimaksud ialah : (1) sekelompok orang, (2) tujuan, (3) kiprah dan fungsi, (4) peralatan dan perlengkapan yang diperlukan. Akan tetapi di dalam RTL ini, hal yang terkait Administrasi hanya mengambil unsur keempat, yaitu peralatan dan perlengkapan. Merupakan rencana kegiatan yang menjadi dasar pelaksanaan kegiatan selama satu tahun.

Prota ini dijabarkan menjadi 3 tahapan yang masing-masing belaku selama 4 bulan (caturwulan) Pelaksanaannya sanggup dilakukan berdasarkan skala prioritas, mana yang perlu didahulukan sesuai dengan kondisi tadik dan lingkungannya. gudep atau gugus depan pramuka biasanya berpangkalan di type="text/javascript" src="https://www.blogger.com/static/v1/widgets/1502135753-widgets.js">
Breaking News • Kartu Kredit Mandiri Terbaru • Bpum Pencairan • Penerima Bpum Bank Bni • Tempat Meminjam Uang Tanpa Bunga • Tempat Pinjam Uang Tanpa Riba • Kartu Kredit Bca Online Statement • Tempat Pinjaman Uang Tanpa Jaminan Terdekat • Kartu Kredit Terbaik 2020 • Jasa Pinjaman Uang Jakarta • Tempat Pinjam Uang Online Tanpa Jaminan • Pinjam Uang Untuk Bayar Hutang • Pinjaman Uang Jaminan Ktp • Jasa Pinjaman Uang Cash • Cara Mengobati Batuk Dan Pilek Pada Anak • Cara Mengganti Tema Whatsapp Di Iphone • Software Per Presentazioni Dizy 2022 • Naruto Wattpad 2022 • I Wall Wallpaper 2022 • Mobile Legends Heroes Tier List 2021 2022 • Android Data Recovery Software No Root 2022 • Rekomendasi Pinjaman Online Ojk Denpasar • Mobile Legends Skin Hack Apk 2022 • Harga Buah Leci Kaleng Kalengan Lychee • Panduan mengelola gugus depan pramuka (sd).

• Anggota putera dan puteri dihimpun dalam gudep. • Kepada setiap gudep gerakan pramuka diberikan paigam tanda keabsahan sebagai gugusdepan gerakan pramuka, yang diterbitkan oleh kwarnas. • Gugusdepan disingkat gudep adalah kesatuan organik dalam gerakan pramuka gudep atau gugus depan pramuka biasanya berpangkalan di merupakan wadah berhimpun anggota gerakan pramuka.

Administrasi Gugus Depan Gerakan Pramuka. Materi pokok gugus depan pramuka struktur organisasi dan administrasi 1. Modul 5.3 organisasi dan administrasi gugusdepan i. Struktur Organisasi Gerakan Pramuka Gugus Depan – Berbagai … from image.slidesharecdn.com Musyawarah gugus depan sebagai tempat pertanggung jawaban pembina gugus depan selama masa bakti serta untuk.

Administrasi satuan merupakan bagian dari sistem administrasi di gugus depan yang diatur dengan pp kwarnas no : Kartu tanda anggota gerakan pramuka. Panduan mengelola gugus depan pramuka (sd). 1984 tentang petunjuk penyelenggaraan gugus depan gerakan pramuka. Musyawarah gugus depan sebagai tempat pertanggung jawaban pembina gugus depan selama masa bakti serta untuk.

Administrasi dan publikasi gugus depan gerakan pramuka mp3 & mp4. Persiapan dan penataan pelaksanaan dan aparat. Salam pramuka di vidio ini akan dijelaskan sedikit mengenai apa itu gugusdepan pramuka. Kegiatan dilaksanakan melalui gugus depan gerakan pramuka yang berpangkalan disekolah.

Gugus depan di lingkungan gerakan pramuka merupakan pusat gerak dan wadah pembinaan pramuka, oleh karena itu dukungan administrasi perlu dilaksanakan secara tertata dan tertib namun sederhana sebagai landasan penentuan arah. Anggota putera dan puteri dihimpun dalam gudep.

Administrasi Kesehatan Pekerjaan Anggota putera dan puteri dihimpun dalam gudep.

Satu hal yang sering terjadi di organisasi kepramukaan saat ini adalah tentu saja taruhanya adalah nama baik gerakan pramuka, iya andai saja pejabat public tersebut. Musyawarah nasional (munas) x gerakan pramuka tahun 2018 yang diselenggarakan di kendari. 1984 tentang petunjuk penyelenggaraan gugus depan gerakan pramuka. Modul 5.3 organisasi dan administrasi gugusdepan i. Kepada setiap gudep gerakan pramuka diberikan paigam tanda keabsahan sebagai gugusdepan gerakan pramuka, yang diterbitkan oleh kwarnas.

Materi pokok gugus depan pramuka struktur organisasi dan administrasi 1. Administrasi gugus depan merupakan alat bantu bagi kelancaran jalannya gugus depan.

Struktur organisasai gugus depan gerakan pramuka keputusan kwartir nasional gerakan pramuka nomor: Buku jurnal kegiatan harian / mingguan. Gugusdepan disingkat gudep adalah kesatuan organik dalam gerakan pramuka yang merupakan wadah berhimpun anggota gerakan pramuka. Kegiatan dilaksanakan melalui gugus depan gerakan pramuka yang berpangkalan disekolah.

Buku jurnal kegiatan harian / mingguan. Salam pramuka di vidio ini akan dijelaskan sedikit mengenai apa itu gugusdepan pramuka. Wayang kulit yang ditampilkan di stand gerakan pramuka masih dalam bentuk ahlinya, misalnya keranggka tubuh wayang belum dilengkapi. (1) gugus depan merupakan satuan pendidikan dalam gerakan pramuka bagi anggota muda. Modul 5.3 organisasi dan administrasi gugusdepan i.

Keputusan kwartir nasional gerakan pramuka nomor 041 tahun 1985 tentang petunjuk pelaksanaan administrasi satuan pramuka. (1) gugus depan merupakan satuan pendidikan dalam gerakan pramuka bagi anggota muda. Uu Administrasi Kependudukan Yang Baru Source: 3.bp.blogspot.com Registrasi gugusdepan setiap gudep gerakan pramuka harus diregistrasi di kwartir cabang (kwarcab) dan.

Source: 2.bp.blogspot.com Kegiatan dilaksanakan melalui gugus depan gerakan pramuka yang berpangkalan disekolah. Source: 4.bp.blogspot.com Form pendaftaran anggota pramukapengantar administrasi satuan merupakan bagian dari sistem administrasi di gugus depan yang diatur dengan pp kwarnas no : Source: 1.bp.blogspot.com Maka dari itu, di bawah ini beberapa contoh administrasi yang ada di gugus depan dengan format terlampir.

Source: image.slidesharecdn.com Data peserta dianpinru tahun 2020. Source: lh6.googleusercontent.com Struktur organisasai gugus depan gerakan pramuka keputusan kwartir nasional gerakan pramuka nomor: Source: reader015.fdokumen.com Anggota putera dan puteri dihimpun dalam gudep. Source: 1.bp.blogspot.com Administratif berinduk pada kwartir ranting dan/atau kwartir cabang sesuai dengan keadaan setempat. Source: 1.bp.blogspot.com Administrasi gugusdepan adalah semua perencanaan, kegiatan dan tata cara tulis menulis dalam banyak gugusdepan yang tidak memiliki atau menyelenggarakan administrasi gudep in.

• Cara Mengobati Batuk Dan Pilek Pada Anak 2 mins ago • Cara Mengganti Tema Whatsapp Di Iphone 2 mins ago • Software Per Presentazioni Dizy 2022 3 mins ago • Naruto Wattpad 2022 5 mins ago • I Wall Wallpaper 2022 5 mins ago • Mobile Legends Heroes Tier List 2021 2022 6 mins ago • Android Data Recovery Software No Root 2022 6 mins ago • Rekomendasi Pinjaman Online Ojk Denpasar 10 mins ago • Mobile Legends Skin Hack Apk 2022 10 mins ago • Harga Buah Leci Kaleng Kalengan Lychee 12 mins ago • Software Testing Help Java Interview Questions 2022 17 mins ago • Kelas Online Toefl Gratis 18 mins ago • Mobile Legends M3 Redeem 2022 20 mins ago • Cara Cek Suhu Hardware Pc 2022 22 mins ago • Software Interface Is 2022 31 mins ago Breaking News • Kartu Kredit Mandiri Terbaru • Bpum Pencairan • Penerima Bpum Bank Bni • Tempat Meminjam Uang Tanpa Bunga • Tempat Pinjam Uang Tanpa Riba • Kartu Kredit Bca Online Statement • Tempat Pinjaman Uang Tanpa Jaminan Terdekat • Kartu Kredit Terbaik 2020 • Jasa Pinjaman Uang Jakarta • Tempat Pinjam Uang Online Tanpa Jaminan • Pinjam Uang Untuk Bayar Hutang • Pinjaman Uang Jaminan Ktp • Jasa Pinjaman Uang Cash • Software Logo Name 2022 • Cara Dapat Uang Dari Youtube • Software Update Iphone Using Mobile Data 2022 • Iphone Software Name 2022 • Asuransi Kesehatan Syariah Takaful Keluarga 2022 • Penukaran Poin Xtra Cimb Niaga • Cara Daftar Paket Internet Im3 Untuk Android • Facebook Jar Latest • Aplikasi 7-Zip 2022 • Software Engineering Course In Nigeria 2022 • Administrasi dan publikasi gugus depan gerakan pramuka mp3 & mp4.

• Penyajian administrasi dan data satuan/gugus depan administrasi dan data di gugus depan sangat 5. • Gugusdepan disingkat gudep adalah kesatuan organik dalam gerakan pramuka yang merupakan wadah berhimpun anggota gerakan pramuka.

• Laporan semester gugus depan h. Buku Administrasi Gugus Depan Pramuka. Jenis buku administrasi dalam gugus depan buku pegangan pengurus berisi tentang semua hal. Agar penyelenggaraan administrasi tersebut berjalan teratur, tertib dan berkesinambungan diperlukan pelbagai buku catatan.

Ucapan terimakasih atas sumbangan buku – UPT Perpustakaan … from lib.um.ac.id Jenis buku administrasi dalam gugus depan buku pegangan pengurus berisi tentang semua hal.

4 contoh administrasi satuan pramuka penegak adalah sebagai berikut : 1) musyawarah gugus depan (mugus) merupakan pemegang kekuasaan tertinggi di gugus gerakan pramuka, yang diadakan setiap 3 (tiga) tahun 1 (satu) kali.

Administrasi dan publikasi gugus depan gerakan pramuka mp3 & mp4. Banyak gugusdepan yang tidak memiliki atau menyelenggarakan administrasi gudep in. Pembekalan materi pengetahuan dan ketrampilan kepramukaan bagi anggota pramuka gugus depan 11.077. Kegiatan dilaksanakan melalui gugus depan gerakan pramuka yang berpangkalan disekolah. Buku jurnal kegiatan harian / mingguan.

Gugusdepan disingkat gudep adalah kesatuan organik dalam gerakan pramuka yang merupakan wadah berhimpun anggota gerakan pramuka. Kegiatan dilaksanakan melalui gugus depan gerakan pramuka yang berpangkalan disekolah. Buku jurnal kegiatan harian / mingguan.

Pembekalan materi pengetahuan dan ketrampilan kepramukaan bagi anggota pramuka gugus depan 11.077. Administrasi Perkantoran Adalah Proses Kerjasama Di Dalam Kantor Untuk Mencapai Tujuan Kantor Penyajian administrasi dan data satuan/gugus depan administrasi dan data di gugus depan sangat 5. Laporan semester gugus depan h. Buku jurnal kegiatan harian / mingguan d. Padahal administrasi gudep ini memudahkan pelaksana. Buku jurnal kegiatan harian / mingguan. Gugusdepan disingkat gudep adalah kesatuan organik dalam gerakan pramuka yang merupakan wadah berhimpun anggota gerakan pramuka.

Buku tamu gugus depan g. Orm buku/ daftar induk pramukapengantar administrasi satuan merupakan bagian dari sistem administrasi di gugus depan yang diatur dengan pp tujuan administrasi satuan yakni membekali para anggota pramuka sebagai upaya memberikan pendidikan dalam mengelola administrasi.

Apa arti gugus depan menjadi suatu pertanyaan yang sering keluar dari banyak orang yang belum mengenal gugus depan. Administrasi dan publikasi gugus depan gerakan pramuka mp3 & mp4. Laporan semester gugus depan h. Tujuan administrasi satuan yakni membekali para anggota pramuka sebagai upaya memberikan pendidikan dalam mengelola administrasi. Unsur majelis pembimbing gugus depan (mabigus) yang diketuai oleh kepala sekolah sebagai penguasa tertinggi di sekolah yang dibantu dengan dewan guru.

Papan nama gugus depan papan struktur organisasi gudep buku registrasi peserta didik buku catatan pribadi peserta didik buku referensi buku daftar anggota di setiap satuan buku inventaris satuan. Pembekalan materi pengetahuan dan ketrampilan kepramukaan bagi anggota pramuka gugus depan 11.077.

Jobdesk Administrasi Customer Beberapa contoh gugus depan atau jenis dari gugus depan itu sendiri cukup beragam. Melalui pendidikan kepramukaan ini dapat dilakukan pembinaan ketaqwaan terhadap tuhan yang maha esa. 162.a tahun 2011 tentang petunjuk penyelenggaraan administrasi kwartir. Modul 5.3 organisasi dan administrasi gugusdepan i. Source: 1.bp.blogspot.com Buku jurnal kegiatan harian / mingguan d. Source: 1.bp.blogspot.com Orm buku/ daftar induk pramukapengantar administrasi satuan merupakan bagian dari sistem administrasi di gugus depan yang diatur dengan pp tujuan administrasi satuan yakni membekali para anggota pramuka sebagai upaya memberikan pendidikan dalam mengelola administrasi.

Source: 2.bp.blogspot.com Setidaknya ada 3 jenis contoh gugus depan yang memiliki tugas ataupun lain lain. Source: 1.bp.blogspot.com Buku jurnal kegiatan harian / mingguan. Source: 4.bp.blogspot.com Buku agenda dan buku ekspedisi surat menyurat. Source: image.slidesharecdn.com Buku daftar hadir latihan rutin.

Source: 3.bp.blogspot.com Buku jurnal kegiatan harian / mingguan d. Source: 2.bp.blogspot.com Agar penyelenggaraan administrasi tersebut berjalan teratur, tertib dan berkesinambungan diperlukan pelbagai buku catatan. Source: 3.bp.blogspot.com Administrasi satuan merupakan bagian dari sistem administrasi di gugus depan yang diatur dengan pp kwarnas no : • Software Logo Name 2022 22 seconds ago • Cara Dapat Uang Dari Youtube 3 mins ago • Software Update Iphone Using Mobile Data 2022 4 mins ago • Iphone Software Name 2022 5 mins ago • Asuransi Kesehatan Syariah Takaful Keluarga 2022 9 mins ago • Penukaran Poin Xtra Cimb Niaga 9 mins ago • Cara Daftar Paket Internet Im3 Untuk Android 11 mins ago • Facebook Jar Latest 12 mins ago • Aplikasi 7-Zip 2022 16 mins ago • Software Engineering Course In Nigeria 2022 17 mins ago • Mobile Legends Mod Unlimited Diamond Latest Version 2022 18 mins ago • Cara Membatasi Kecepatan Internet Android 19 mins ago • Asuransi Perjalanan 8 Jam 2022 19 mins ago • Wallpaper Realme C15 2022 19 mins ago • Ba5023 Software Project Management And Quality 2022 21 mins ago
Pengertian • Gugus depan adalah satuan pendidikan dan satuan organisasi terdepan penyelenggara pendidikan kepramukaan.

• Gugus depan lengkap adalah gugus depan yang memiliki satu perindukan siaga, satu pasukan penggalang, satu ambalan penegak dan satu racana pandega. • Gugus depan tak lengkap adalah gugus depan yang memiliki salah satu atau dua atau tiga satuan.

• Akreditasi adalah kegiatan penilaian kelayakan program dan/atau satuan pendidikan berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. • Akreditasi gugus depan adalah seluruh proses kegiatan evaluasi dan penilaian secara komprehensif atas komitmen gugus depan terhadap mutu dan kapasitas penyelenggaraan program pendidikan kepramukaan yang akan dilakukan oleh tim asesor yang ditugaskan oleh kwartir.

• Standar akreditasi adalah tolok ukur yang digunakan untuk menetapkan kelayakan dan mutu gugus depan. • Prosedur akreditasi adalah tata cara yang harus dipatuhi dalam rangka melaksanakan akreditasi gugus depan.

• Instrumen akreditasi adalah alat yang digunakan untuk mengisi data dan informasi untuk dijadikan bahan evaluasi. • Akuntabilitas adalah pertanggungjawaban suatu institusi kepada pemangku kepentingan mengenai pelaksanaan tugas dan fungsinya • Asesmen adalah pengkajian, evaluasi dan penilaian data dan informasi yang disampaikan oleh gugus depan di dalam portofolio, dilakukan oleh tim asesor dalam proses akreditasi, sebelum visitasi ke gugus depan yang akan diakreditasi • Evaluasi diri adalah proses yang dilakukan oleh gugus depan untuk menilai secara kritis keadaan dan kinerjanya sendiri.

Hasil evaluasi diri digunakan untuk memperbaiki mutu kinerja gugus depan tersebut. Laporan evaluasi diri merupakan bahan untuk akreditasi. • Misi adalah tugas dan cara kerja yang harus dilaksanakan oleh gugus depan untuk merealisasi visinya.

• Parameter adalah bagian dari standar akreditasi. • Portofolio adalah suatu instrumen akreditasi untuk mengumpulkan informasi tentang berbagai standar dan parameter yang mempengaruhi kinerja dan hasil kerja suatu gugus depan, disajikan secara kritis dan bersifat transparan, serta menggambarkan suatu proses perkembangan untuk menilai mutu proses dan hasil kerja gugus depan tersebut.

Portofolio mencakup evaluasi diri dan penjabaran informasi berdasarkan dokumen/bukti asli. • Asesor adalah anggota dewasa Gerakan Pramuka yang ditugasi kwartir untuk melakukan asesmen. • Tim asesor adalah suatu tim terdiri atas unsur-unsur yang memahami kepramukaan dan ditugasi oleh Kwartir Nasional untuk melakukan evaluasi dan penilaian terhadap gugus depan yang akan diakreditasi.

• Visi adalah rumusan tentang keadaan dan peranan yang ingin gudep atau gugus depan pramuka biasanya berpangkalan di di masa depan. Visi mengandung perspektif masa depan yang merupakan pernyataan tentang keadaan dan peranan yang akan dicapai oleh gugus depan.

• Visitasi adalah kunjungan ke gugus depan yang dilakukan oleh tim asesor untuk melakukan klarifikasi, verifikasi dan validasi data serta informasi yang telah disampaikan oleh gugus depan melalui pengisian instrumen akreditasi Dalam melaksanakan keseluruhan proses akreditasi gugus depan terdapat beberapa aspek pokok yang perlu diperhatikan oleh setiap pihak yang terkait, yaitu gugus depan yang diakreditasi, asesor, dan kwartir Gerakan Pramuka.

Adapun aspek-aspek adalah sebagai berikut: • standar akreditasi gugus depan yang digunakan sebagai tolok ukur dalam mengevaluasi dan menilai mutu kinerja, keadaan dan perangkat kependidikan dalam Gerakan Pramuka; • prosedur akreditasi gugus depan merupakan tahap dan langkah yang harus dilakukan dalam proses pelaksanaan akreditasi gugus depan; • instrumen akreditasi gugus depan merupakan sarana untuk menyajikan data, informasi sebagai bahan dalam mengevaluasi dan menilai mutu gugus depan, yang disusun berdasarkan standar akreditasi yang ditetapkan; dan • kode etik akreditasi gugus depan sebagai aturan untuk menjamin kelancaran dan obyektivitas proses dan hasil akreditasi gugus depan.

Standar Akreditasi Gugus depan Standar akreditasi terdiri atas beberapa parameter (indikator kunci) yang dapat digunakan sebagai dasar : • penyajian data dan informasi mengenai kinerja, keadaan dan perangkat gugus depan, yang dituangkan dalam instrumen akreditasi; • evaluasi dan penilaian mutu kinerja, keadaan dan perangkat gugus depan; • penetapan kelayakan gugus depan untuk menyelenggarakan program-programnya; dan • perumusan rekomendasi perbaikan dan pembinaan mutu gugus depan.

Komponen Akreditasi Komponen yang akan di akreditasi di gugus depan mencakup: • Data Keanggotaan • Standar Administrasi Gugus depan • Standar Pengelolaan Gugus depan • Standar Kompetensi Pembina • Standar Kegiatan Gugus depan • Standar Pencapaian SKU, SKK dan SPG • Standar Sarana Prasarana • Pengalaman Pembina mengikuti kegiatan pada Bidang Pendidikan, Sosial dan Keagamaan • Penghargaan dan Prestasi.

.
Bingkai Guru-Menampilkan dan menyajikan tentang Pedoman Akreditasi Gudep atau Gugus Depak Gerakan Pramuka, karena memang sangatlah diperlukan untuk setiap pangkalan tingkat satuan pendidikan baik SD/MI, SMP/MTs, SMA, SMK, MA, MAK/yang sederajat. PEDOMAN AKREDITASI GUDEP (GUGUS DEPAN) GERAKAN PRAMUKA Pengertian • Gugus depan adalah satuan pendidikan dan satuan organisasi terdepan penyelenggara pendidikan kepramukaan.

• Gugus depan lengkap adalah gugus depan yang memiliki satu perindukan siaga, satu pasukan penggalang, satu ambalan penegak dan satu racana pandega. • Gugus depan tak lengkap adalah gugus depan yang memiliki salah satu atau dua atau tiga satuan.

• Akreditasi adalah kegiatan penilaian kelayakan program dan/atau satuan gudep atau gugus depan pramuka biasanya berpangkalan di berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. • Akreditasi gugus depan adalah seluruh proses kegiatan evaluasi dan penilaian secara komprehensif atas komitmen gugus depan terhadap mutu dan kapasitas penyelenggaraan program pendidikan kepramukaan yang akan dilakukan oleh tim asesor yang ditugaskan oleh kwartir.

• Standar akreditasi adalah tolok ukur yang digunakan untuk menetapkan kelayakan dan mutu gugus depan. • Prosedur akreditasi adalah tata cara yang harus dipatuhi dalam rangka melaksanakan akreditasi gugus depan. • Instrumen akreditasi adalah alat yang digunakan untuk mengisi data dan informasi untuk dijadikan bahan evaluasi. • Akuntabilitas adalah pertanggungjawaban suatu institusi kepada pemangku kepentingan mengenai pelaksanaan tugas dan fungsinya • Asesmen adalah pengkajian, evaluasi dan penilaian data dan informasi yang disampaikan oleh gugus depan di dalam portofolio, dilakukan oleh tim asesor dalam proses akreditasi, sebelum visitasi ke gugus depan yang akan diakreditasi • Evaluasi diri adalah proses yang dilakukan oleh gugus depan untuk menilai secara kritis keadaan dan kinerjanya sendiri.

Hasil evaluasi diri digunakan untuk memperbaiki mutu kinerja gugus depan tersebut. Laporan evaluasi diri merupakan bahan untuk akreditasi. • Misi adalah tugas dan cara kerja yang harus dilaksanakan oleh gugus depan untuk merealisasi visinya. • Parameter adalah bagian dari standar akreditasi.

• Portofolio adalah suatu instrumen akreditasi untuk mengumpulkan informasi tentang berbagai standar dan parameter yang mempengaruhi kinerja dan hasil kerja suatu gugus depan, disajikan secara kritis dan bersifat transparan, serta menggambarkan suatu proses perkembangan untuk menilai mutu proses dan hasil kerja gugus depan tersebut.

Portofolio mencakup evaluasi diri dan penjabaran informasi berdasarkan dokumen/bukti asli. • Asesor adalah anggota dewasa Gerakan Pramuka yang ditugasi kwartir untuk melakukan asesmen. • Tim asesor adalah suatu tim terdiri atas unsur-unsur yang memahami kepramukaan dan ditugasi oleh Kwartir Nasional untuk melakukan evaluasi dan penilaian terhadap gugus depan yang akan diakreditasi. • Visi adalah rumusan tentang keadaan dan peranan yang ingin dicapai di masa depan.

Visi mengandung perspektif masa depan yang merupakan pernyataan tentang keadaan dan peranan yang akan dicapai oleh gugus depan. • Visitasi adalah kunjungan ke gudep atau gugus depan pramuka biasanya berpangkalan di depan yang dilakukan oleh tim asesor untuk melakukan klarifikasi, verifikasi dan validasi data serta informasi yang telah disampaikan oleh gugus depan melalui pengisian instrumen akreditasi.

Lihat juga : • Program Kerja Ekstrakurikuler Gerakan Pramuka Untuk Gudep • Download Kumpulan Lagu-Lagu Wajib Nasional dan Daerah Nusantara Format MP3 dan Video • PERMAINAN, YEL YEL PRAMUKA Aspek-aspek Pelaksanaan Akreditasi Gugus depan Dalam melaksanakan keseluruhan proses akreditasi gugus depan terdapat beberapa aspek pokok yang perlu diperhatikan oleh setiap pihak yang terkait, yaitu gugus depan yang diakreditasi, asesor, dan kwartir Gerakan Pramuka.

Adapun aspek-aspek adalah sebagai berikut: • standar akreditasi gugus depan yang digunakan sebagai tolok ukur dalam mengevaluasi dan menilai mutu kinerja, keadaan dan perangkat kependidikan dalam Gerakan Pramuka; • prosedur akreditasi gugus depan merupakan tahap dan langkah yang harus dilakukan dalam proses pelaksanaan akreditasi gugus depan; • instrumen akreditasi gugus depan merupakan sarana untuk menyajikan data, informasi sebagai bahan dalam mengevaluasi dan menilai mutu gugus depan, yang disusun berdasarkan standar akreditasi yang ditetapkan; dan • kode etik akreditasi gugus depan sebagai aturan untuk menjamin kelancaran dan obyektivitas proses dan hasil akreditasi gugus depan.

Standar Akreditasi Gugus depan Standar akreditasi terdiri atas beberapa parameter (indikator kunci) yang dapat digunakan sebagai dasar : • penyajian data dan informasi mengenai kinerja, keadaan dan perangkat gugus depan, yang dituangkan dalam instrumen akreditasi; • evaluasi dan penilaian mutu kinerja, keadaan dan perangkat gugus depan; • penetapan kelayakan gugus depan untuk menyelenggarakan program-programnya; dan • perumusan rekomendasi perbaikan dan pembinaan mutu gugus depan.

Komponen Akreditasi Komponen yang akan di akreditasi di gugus depan mencakup: • Data Keanggotaan • Standar Administrasi Gugus depan • Standar Pengelolaan Gugus depan • Standar Kompetensi Pembina • Standar Kegiatan Gugus depan • Standar Pencapaian SKU, SKK dan SPG • Standar Sarana Prasarana • Pengalaman Pembina mengikuti kegiatan pada Bidang Pendidikan, Sosial dan Keagamaan • Penghargaan dan Prestasi.

Administrasi (160) Akreditasi (6) Aplikasi (49) ASN (7) Berita (76) Buku (14) Contoh Pidato (1) CPNS (8) Fileku (219) FL2N (1) Guru (29) Informasi (32) Jadwal Pelajaran (4) Kalender Pendidikan (2) Kepala Sekolah (5) KI dan KD (5) KIP/PIP (1) KKM (12) Kurikulum (22) O2SN (1) P3K (6) Pembelajaran (169) Pengawas Sekolah (3) PNS (7) PPPK (9) Pramuka (5) Produk Hukum (31) Proposal (1) RPP (16) SD Kelas 2 (1) SD Kelas 3 (1) SD Kelas 4 (2) SD Kelas 5 (1) SD Kelas 6 (2) Silabus (15) Siswa (4) Soal (34) Surat (3) Video (14) Artikel Terkait:",widgetStyle:3,homePage:"http://www.dte.web.id",numPosts:8,summaryLength:0,titleLength:"auto",thumbnailWidth:255,thumbnailHeight:170,noImage:"data:image/png;base64,iVBORw0KGgoAAAANSUhEUgAAAAEAAAABCAIAAACQd1PeAAAAA3NCSVQICAjb4U/gAAAADElEQVQImWOor68HAAL+AX7vOF2TAAAAAElFTkSuQmCC",containerId:"related-post",newTabLink:!1,moreText:"Baca Selengkapnya",callBack:function(){}};for(var t in relatedPostConfig)g[t]="undefined"==relatedPostConfig[t]?g[t]:relatedPostConfig[t];var r=function(e){var t=a.createElement("script");t.type="text/javascript",t.src=e,l.appendChild(t)},A=function(e){var t,a,l=e.length;if(0===l)return!1;for(;--l;)t=Math.floor(Math.random()*(l+1)),a=e[l],e[l]=e[t],e[t]=a;return e},i="object"==typeof labelArray&&0',d=g.newTabLink?' target="_blank"':"",m='';if(r){for(var h=0;h/g," ").replace(/<.*?>/g,"").replace(/[<>]/g,"").substring(0,g.summaryLength);for(var c=0,u=i[h].link.length;c

"+l+"
"+m+"")}r.innerHTML=o+=""+m,g.callBack()}},r(g.homePage.replace(/\/$/,"")+"/feeds/posts/summary"+i+"?alt=json-in-script&orderby=updated&max-results=0&callback=randomRelatedIndex")}(window,document,document.getElementsByTagName("head")[0]); }; //]]>

Pengukuhan dan Pelantikan Majelis Pembimbing dan Pembina Gudep Espansa




2022 charcuterie-iller.com