Bagaimana cara kita agar dapat memilah kebudayaan luar yang masuk agar tidak mempengaruhi budaya asli yang ada di negara kita

Kekayaan budaya Indonesia merupakan identitas diri atau ciri khas bangsa yang harus selalu dilindungi dan dilestarikan keberadaannya. Apalagi di era globalisasi seperti sekarang ini, seluruh rakyat Indonesia wajib menjaga serta melestarikan budaya aslinya agar tidak punah tergerus zaman ataupun tersisihkan karena masuknya kebudayaan dari negara asing. Lalu pertanyaannya, apa saja bentuk upaya agar budaya daerah tidak tergantikan dengan budaya luar negeri yang bisa masyarakat Indonesia saat ini?

Mengutip dari jurnal Upaya Melestarikan Budaya Indonesia di Era GlobalisasiHildigardis (2019) melalui laman ejournal.unib.ac.id (diakses pada 18/8/21), pelestarian budaya merupakan salah satu upaya agar budaya daerah tidak tergantikan dengan budaya luar negeri, yakni dengan cara mempertahankan nilai-nilai seni budaya ataupun dengan mengembangkannya menjadi lebih dinamis dan sesuai dengan kondisi zaman.

Secara umum upaya untuk melestarikan kebudayaan Indonesia dapat dilakukan dengan dua cara yakni dengan Culture Experience atau terjun langsung untuk mengenal dan mempelajari kebudayaan tersebut agar bisa diwariskan ke generasi selanjutnya, ataupun lewat Culture Knowledgeyakni dengan mengkaji informasi tentang kebudayaan tersebut kemudian membagikannya sebagai bahan edukasi kepada orang lain misalnya dengan mengenalkan kebudayaan daerah lewat media sosial dan sebagainya.

Bagaimana Budaya Asing Masuk ke Indonesia dan Cara Menanggulanginya – Indonesia memiliki banyak tempat wisata yang idah dan mempesona sehingga banyak orang asing atau turis yang datang untuk menikmati keindahan alam yang ada di Indonesia. Dengan adanya turis atau orang asing dari negara lain sehingga membawa berbagai pengaruh positif dan negative baik secara langsung maupun tidak langsung. Sebagai contoh pengaruh negatif dari kebudayaan asing adalah gaya hidup ( lifestyle) orang asing dari cara bergaul sampai cara berpakaian mereka.

Sedangkan contoh positif dari budaya asing adalah teknologi yang lebih modern dan lebih maju dibandingkan dengan negara Indonesia. Di abad 21 ini merupakan abad yang modern. Modern muncul karena adanya modernisasi yang merupakan hal-hal yang mempengaruhi gaya hidup seseorang untuk dapat bersikap lebih modern atau mengikuti perkembangan zaman. Modernisasi mempunyai hubungan yang sangat erat dengan westernisasi sehingga banyak orang yang mengikuti gaya hidup orang barat dan mendorong kita untuk bersikap konsumtif.

Masa remaja adalah masa yang labil sehingga akan mudah terpengaruh oleh budaya asing (westernisasi). Dampak negatif yang menonjol dari budaya barat adalah lunturnya budaya asli, gaya berpakaian, cara bergaul yang bebas serta sopan santun.

Orang asing (barat) memiliki penampilan yaitu berambut pirang, postur tinggi, kulit yang putih serta bola mata yang berbeda dengan orang Indonesia. Ciri tersebut diperoleh dari gen yang dimiliki oleh orang barat dan tidak dimiliki oleh orang Indonesia. Orang Indonesia menganggap secara fisik bahwa mereka merupakan suatu keindahan, tak heran banyak orang Indonesia mereka dengan mencat rambutnya, memakai softline berwarna dan masih banyak lagi.

Meniru gaya orang barat merupakan hal yang tidak baik, dengan demikian tidak mensyukuri terhadap apa yang telah diberi oleh Tuhan kepada kita.

Hal tersebut juga tidak baik karena, hal tersebut membuat kita tidak bersyukur dengan apa yang telah diberikan Tuhan pada kita.

Selain dilihat dari sisi negatif ada pula sisi positifnya, yaitu teknologi yang dimiliki oleh orang asing.

Mereka memiliki ilmu pengetahuan dan teknologi yang lebih maju dari bangsa Indonesia. Berikut ini beberapa dampak negatif adanya budaya asing (barat) adalah lebih mudah diserap dan ditiru sehinnga biasanya meniru perilaku yang buruk, hilangnya suatu kebudayaan Indonesia karena adanya percampuran budaya lokal dengan budaya luar, pengalihan kinerja manusia ke mesin (menyebabkan polusi udara yang akan memperparah pemanasan global), menumbuhkan sikap dan sifat individualism (tidak adanya rasa kepedulian terhadap orang lain).

Di Indonesia budaya barat berkembang dengan begitu cepat dan pesat sehingga dapat berdampak positif dan negatif. Yang sangat dikhawatirkan adalah dampak negatif yang ditimbulkan.

Tak heran jika para orangtua sangat khawatir terhadap pergaulan anak-anaknya. Apalagi masa remaja adalah masa yang labil, ketika tidak mengikuti perkembangan atau trend yang ada maka akan dianggap kuper atau tidak gaul.

Sehingga remaja banyak yang terjerumus dalam pergaulan yang tidak baik bahkan pergaulan bebas. Adapun solusi untuk menanggulangi pengaruh budaya asing (barat) adalah • Harus bisa menyaring dan memilah perkembangan budaya yang ada saat ini. Tid ak semua yang berkembang saat ini adalah baik, kebanyakan budaya barat sangat berbeda sekali dengan budaya timur (Indonesia). • Orang tua harus lebih perhatian, mendekatkan diri, care kepada anaknya serta teman bagi anaknya.

Dengan demikian anak-anak dapat terpantau dan terlindungi dari hal-hal yang tidak baik. • Pemeritah beserta lembaga lainnya harusnya lebih tegas terhadap masuknya budaya asing dan membuat peraturan-peraturan agar tidak sembarang orang asing bisa masuk Indonesia Baca Juga : Budaya-Budaya yang Ada di Jawa Tengah Baca Info Lainnya : • Pengertian, Struktur, Bagian dan Fungsi Rahim (Uterus) • Observatorium Bosscha Rilis Teropong Surya Berperangkat Lunak World Wide Telescope • Pengertian, Diagnosa, Gejala, Penyebab, Cara Mengatasi Rontok Rambut • Cara Pasang Meta Description, Title tag, dan Heading Tag pada Blog • Tata Nama Binomial Nomenklatur • Pengertian dan Manfaat Recording Pada Ternak • Pengertian, Fungsi, Dan Mekanisme Siklus Krebs • Pengertian, Jenis dan Teori Dividen dalam Sebuah Akuntansi • Ini Dia Peluang Usaha Musiman Menjelang Tahun Baru • Pengertian Hacker Related Posts • Usaha Sampingan yang Cocok untuk Karyawan Dengan Gaji Kecil Tahukah Anda mengenai Usaha Sampingan yang Cocok untuk Karyawan Dengan Gaji Kecil?

Untuk seorang karyawan baik itu negeri maupun swasta, umumnya memiliki. • Ketahuilah Penyebab Turunnya Nabi Adam dan Siti Hama Ke Bumi Kita pasti mengenal Nabi Adam AS sebagai sosok manusia pertama yang diciptakan oleh Allad Swt setelah Dia menciptakan malaikat dan iblis.

Kisah. • sehatq.com Info Kesehatan Langsung dari Ahinya Memang pada umumnya mencari sebuah informasi tentang kesehatan menjadi salah satu pertolongan yang paling utama dalam menjaga ataupun mencegah penyakit yang akan. • Tips dan Trik Nonton Film Bioskop Secara Online Tips dan Trik Nonton Film Bioskop Secara Online – Tidak hanya karena masalah waktu yang tidak sempat, mahalnya harga tiket bioskop yang.

• Sejarah, Ciri, dan Tujuan Filsafat Sejarah, Ciri, dan Tujuan Filsafat – Filsafat menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah pengetahuan dan penyelidikan dengan akal budi mengenai hakikat. Recent Posts • Usaha Sampingan yang Cocok untuk Karyawan Dengan Gaji Kecil • Pengertian dan Manfaat Recording Pada Ternak • Cara Mudah Memasang Meta Tag SEO Friendly • Tahukah Anda Tentang Syarat Tumbuh Tanaman Jeruk • Cara Memasang Widget Alexa Baru Gratis 2020 • Jasaview.com – Jasa Tambah Jam tayang Youtube Hanya Rp 10 • Ketahuilah Penyebab Turunnya Nabi Adam dan Siti Hama Ke Bumi • Cara Mudah Menghasilkan Uang Dari Kegiatan Nonton Iklan • sehatq.com Info Kesehatan Langsung dari Ahinya • Asal Usul dan Sejarah Kerajaan Mataram Kuno Medang
Halo Nuraida, kakak bantu jawab juga yaa.

Salah satu cara agar kebudayaan luar tidak mempengaruhi budaya asli yang ada di negara kita adalah dengan cara filtrasi, yah. Berikut adalah penjelasannya. Kebudayaan merupakan hal yang sangat erat hubungannya dengan masyarakat. Perwujudan dari kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia, dapat berupa perilaku maupun benda-benda yang bersifat nyata, misalnya pola-pola perilaku, bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial, religi, seni, dan lain-lain.

Itu semua ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat. Dengan kemajuan Informasi dan Teknologi saat ini membuat kebudayaan asing masuk ke dalam negeri dengan mudah.

Oleh karena itu, perlu dilakukan penyaringan atau proses filtrasi supaya kebudayaan asing yang masuk ke Indonesia tidak akan merusak identitas kebudayaan nasional bangsa kita. Selain itu, kita sebagai warga negara Indonesia harus lebih menanamkan rasa cinta tanah air dengan memakai produk dalam negeri. Jadi, dapat disimpulkan bahwa proses filtrasi kebudayaan perlu untuk dilakukan agar tidak memengaruhi kebudayaan negara kita dan identitas kebudayaan nasional tetap terjaga.

Semoga membantu ya! jika ada Kapal asing yang masuk wilayah Indonesia tanpa izin itu merupakan tugas dari TNI untuk menghalau nya sedangkan jika ada kerusuhan teroris mot … if itu merupakan tugas dari POLRI untuk menanganinya Pernyataan tersebut menurut saya adalah . karena tugas pokok TNI adalah . dan tugas pokok Polri adalah.​ Kesimpulan yang tepat dari Informasi yang disampaikan dalam wacana tersebut adalahA.panitia perancang undang-undang Dasar adalah Ir.

Soekarno B.paniti … a kecil perancang undang-undang dasar berhasil membahas tentang lambang negara kesatuan C. Dokurritsu Zyunbi Tyoosakai dibentuk oleh pemerintah Jepang dan melaksanakan sidang sebanyak dua kali D. sidang BPUPKI 2 pada tanggal 10 Juli sampai dengan 17 Juli membahas rancangan undang-undang dasar Indonesia merdeka Tolong dibantu yaa kk​
Budaya atau kebudayaan diambil dari bahasa Sansekerta yakni buddhayah, bentuk jamak dari buddhi atau budi dan akal yang diartikan sebagai beberapa hal yang berhubungan dengan budi dan akal manusia.

Jika dalam bahasa Inggris, kebudayan yang disebut dengan culture berasal dari bahasa Latin yaki Colre yang berarti mengerjakan atau mengolah. Budaya sangat berhubungan dekat dengan masyarakat dan merupakan sesuatu hal yang berpengaruh pada tingkat pengetahuan dan juga meliputi sistem ide atau gagasan yang ada dalam pikiran manusia sehingga di dalam kehidupan sehari hari nantinya budaya akan bersifat abstrak.

Sementara wujud budaya merupakan benda yang dihasilkan seorang manusia sebagai makhluk yang berbudaya berbentuk perilaku dan juga benda yang bersifat nyata seperti pola perilaku, peralatan hidup, bahasa dan juga organisasi sosial, religi, seni dan sebagainya yang semuanya bertujuan untuk membantu manusia dalam kehidupan bermasyarakat. Lalu, bagaimana cara menyikapi budaya asing yang sebaiknya harus dilakukan?, berikut beberapa tips dan cara selengkapnya untuk anda. • Bersikap Teliti dan Kritis Sebagai penerus bangsa, seharusnya kita bisa bersikap lebih kritis dan juga teliti pada beberapa hal baru yang berasal dari luar sekaligus menemukan cara untuk menyaring apakah hal tersebut bisa membawa dampak positif atau negatif dalam kehidupan dan diri sendiri.

Seseorang harus bersikap kritis pada sebuah hal baru dan lebih banyak bertanya pada orang yang kompeten dalam bidang tersebut sekaligus lebih teliti mengenai inovasi tersebut sesuai dengan iklim Indonesia serta memastikan tidak melanggar norma yang berlaku di Indonesia sekaligus tetap menggunakan manfaat berpikir positif.

• Memperluas Ilmu Pengetahuan Sebelum budaya asing masuk, sebaiknya sebagai orang Indonesia bisa mengetahui tentang beberapa inovasi yang masuk dengan lebih jelas dan rinci. Kita harus mengetahui apa saja kegunaan hal tersebut dari segi ilmu seperti contohnya situs jaringan media sosial yang sekarang ini semakin menjamur untuk semua usia untuk menjalin komunikasi yang sudah terputus atau juga bisa digunakan sebagai cara menghilangkan rasa minder saat bertemu dengan orang lain.

Namun, ada beberapa orang yang menyalahgunakan media sosial tersebut untuk ajang saling mengejek dan mencaci maki sehingga sebaiknya kita mengetahui apa sebenarnya kegunaan media sosial tersebut lebih baik.

• Menyesuaikan Dengan Norma Indonesia Budaya asing yang masuk terkadang juga tidak sesuai dengan norma yang berlaku di Indonesia.

Apabila kita melihat beberapa film dari luar yang memakai gaya hidup bebas dan menerapkan disini, maka bisa melanggar beberapa norma yang berlaku di Indonesia sebab melanggar norma kesopanan.

Negara Indonesia masih menganut adat ketimuran yang kental sehingga masyarakat juga hidup dengan aturan yang berlaku sehingga terlihat lebih pantas sesuai dengan adat kesopanan.

• Menanamkan Kecintaan Negeri Sebuah simbol “Aku Cinta Indonesia” memiliki arti jika adat istiadat yang diturunkan dari nenek moyang merupakan benar adanya dan bisa memberikan manfaat yang baik untuk diri sendiri baik pada masa sekarang dan masa depan yang bisa menghasilkan macam macam sifat manusia yang baik. Untuk itu, kita nantinya tidak akan mudah terbawa arus budaya asing yang bisa memberikan dampak negatif dalam kehidupan. • Meningkatkan Keimanan dan Takwa Agama menjadi pondasi utama pada diri sendiri supaya bisa mengontrol diri sendiri terhadap hawa nafsu yang bisa mengganggu dan membawa ke jurang kenistaan sebab hubungan perilaku dengan sikap sangatlah erat.

Agama memegang peranan sangat penting untuk kelangsungan umat sehingga jika seseorang terbawa arus kesesatan, maka agama yang nantinya bisa menolong umat agar bisa berubah menjadi lebih baik.

• Bersikap Moderat Cara menyikapi budaya asing juga harus dilakukan dengan sikap moderat yakni tidak menolak dan juga tidak mendukung globalisasi secara penuh. Masyarakat moderat sekarang ini harus bisa berusaha untuk mengambil sisi positif dengan menggunakan cara agar selalu berpikir positif dari budaya asing sekaligus mencegah dampak buruk yang ada dalam budaya asing tersebut. Seseorang yang moderat harus bisa bersikap kuat sekaligus terbuka dan juga bangga dengan identitas yang dimiliki diri sendiri.

Seseorang harus bisa sadar dengan dampak budaya luar namun tetap berpegang dengan identitas budaya sendiri sehingga era globalisasi nantinya bisa dimanfaatkan untuk memperkenalkan budaya pada dunia. • Mempersiapkan Diri Dengan Baik Jaman modern sekarang ini sangat penuh dengan tantangan berbentuk kuatnya budaya asing dari luar dan juga persaingan yang tinggi.

Jika kita bisa menghadapi tantangan tersebut, maka itu berarti kita juga sudah bisa melewati era globalisasi. Pengaruh budaya luar yang buruk seperti sikap materialistis, individualisme, emosi dalam psikologi, gaya hidup bebas dan juga konsumtif tidaklah sesuai dengan agama dan pribadi bangsa sehingga kita harus bisa membentengi diri sendiri secara baik supaya bisa membedakan antara pengaruh baik dan juga buruk.

• Menanamkan dan Mengamalkan Nilai Pancasila Menanamkan dan mengamalkan nilai nilai Pancasila dalam kehidupan sehari hari harus dilakukan dengan sebaik mungkin dimana Pancasila sebagai ideologi dan juga dasar dari negara Indonesia mutlak wajib dipertahankan sekaligus diwujudkan secara baik dan benar sehingga nantinya harus bisa mewarnai semua aspek dalam kehidupan berbangsa dan bertanah air. • Bersikap Selektif Sikap berikutnya yang penting untuk dilakukan dalam menghadapi budaya luar adalah lebih selektif.

Kita tidak bisa menerima semua pengaruh yang berasal dari luar negeri tanpa proses penyaringan terlebih dulu sebagai cara mengatasi kenakalan remaja. Apa yang ada pada budaya luar dianggap bisa memberikan inspirasi dan diterapkan dalam budaya kita, namun sebenarnya harus disesuaikan dulu dengan budaya Indonesia.

Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi dampak negatif budaya luar diantaranya adalah: • Tidak meninggalkan nilai luhur budaya bangsa • Menyeleksi budaya asing yang masuk dan disesuaikan dengan adat ketimuran • Tidak asal dalam memakai segala produk luar negeri khususnya jika beberapa produk tersebut sebenarnya bisa dihasilkan di dalam negeri.

• Tetap mengikuti perkembangan informasi dan juga teknologi supaya bisa terus maju dan tidak tertinggal. • Menjaga Nasionalisme Era modern saat ini yang penuh dengan kebebasan bisa saja menyingkirkan rasa nasionalisme bangsa. Rasa cinta pada negara, budaya bangsa dan juga produk dalam negeri nantinya bisa berkurang dan akhirnya merugikan diri sendiri dan bisa menimbulkan gangguan psikologi remaja. Untuk itu, kita harus bisa memupuk semangat cinta tanah air atau nasionalisme dan dalam menyikapi hal tersebut harus dilandasi dengan beberapa nilai seperti: • Perjuangan bangsa Indonesia • Sikap dan juga perilaku cinta tanah air • Wawasan dan kesadaran bernegara • Mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa • Memberi Prioritas Pada Pemulihan Ekonomi Apabila kita ingin budata negara sendiri majua dan memiliki sumber daya manusia berkualitas, maka aspek ekonomi menjadi salah satu prioritas yang harus diutamakan mengingat ada macam macam bakat yang dimiliki bangsa Indonesia.

Sebab jika tidak, akan ada beberapa konsekuensi yang harus dihadapi seperti kemiskinan yang semakin bertambah, pertumbuhan ekonomi yang semakin lemah dan rendah, meningkatnya harga dari barang barang, angka pengangguran semakin meningkat dan juga potensi konflik masyarakat semakin tinggi. • Meningkatkan Potensi Nasional Dengan sumber daya alam dan juga manusia yang berlimpah, sudah seharusnya kita dalam menyikapi budaya luar bisa memenuhi segala kebutuhan dengan mandiri.

Dengan kualitas sumber daya manusia yang bisa mengolah sumber daya alam yang dimiliki dan tidak tergantung dengan budaya asing. • Meningkatkan Perkembangan Mikro dan Kemajuan Teknologi Indonesia sebenarnya mempunyai potensi dan juga kekuatan dalam usaha mikro seperti menyediakan barang murah untuk rumah tangga atau ekspor, efisiensi dan juga fleksibilitas yang semakin tinggi, semangat usaha yang tinggi, profitabilitas yang tinggi dan juga kemampuan untuk mengembalikan pinjaman yang juga tinggi.

Selain itu, dalam menghadapi budaya asing, kita juga harus bisa memasukkan kemajuan teknologi dalam pembangunan seperti contohnya menyediakan jaringan informasi yang berhubungan dengan banyak pihak dengan tujuan untuk meningkatkan daya saing produk dalam negeri.

• Memanfaatkan Forum Kerja Sama Internasional Menyikapi budaya asing selanjutnya bisa dilakukan juga dengan memanfaatkan forum kerja sama internasional yang juga menjadi salah satu cara menghilangkan sikap egois. Ini bertujuan agar bisa lebih memperdalam kerja sama agar bisa saling memperoleh keuntungan, lebih mendorong proses globalisasi perdagangan dan investasi sekaligus kerja sama ekonomi dan juga teknologi.

• Melakukan Deregulasi dan Debirokrasi Menghadapi budaya asing selanjutnya bisa dilakukan dengan cara deregulasi dan juga debirokrasi yang bertujuan agar bisa tercipta regulasi baru sebagai cara menjadi pribadi yang dewasa untuk menjunjung tinggi supremasi hulum, pengakuan pada hak hak asasi manusia, hak mengenai kepemilikan, kebebasan dalam berusaha dan juga hak masyarakat sipil. Cara menyikapi budaya asing harus disikapi secara bijaksana sebab akan sangat berpengaruh dengan perilaku dan juga budaya masyarakat Indonesia sebab bisa memberikan banyak manfaat untuk kemajuan.

Namun, sebagai bangsa Indonesia kita juga tidak boleh lengah dengan era keterbukaan dan juga kebebasan tersebut sebab nantinya bisa menimbulkan dampak negatif yang merusak budaya sendiri. Menolak budaya asing juga bukan langkah tepat untuk dilakukan namun tetap dibutuhkan kepintaran dalam menyaringnya sebab jati diri sebagai masyarakat Indonesia tetap harus tertanam dengan kuat dan harus bisa terus meningkatkan nilai dari keagamaan.
Globalisasi telah membawa dampak pada terbukanya akses luar ke dalam negeri maupun sebaliknya.

Sehingga setiap orang dari negara manapun boleh masuk ke Indonesia untuk melakukan berbagai aktivitas seperti beriwisata atau bahkan menetap.

Tentu saja, turis atau pihak asing yang masuk ke Indonesia akan membawa budaya yang berbeda dengan budaya masyarakat asli Indonesia. Budaya menurut bahasa Sansekerta adalah beberapa hal yang berhubungan dengan akal dan budi manusia.

Sedangkan dalam bahasa Inggris, budaya berasal dari kata culture diserap dari bahasa Latin colre yang memiliki arti mengerjakan atau mengolah. Dalam wujudnya, budaya dapat berupa pola perilaku, peralatan hidup, bahasa, organisasi sosial, religi, seni dan lain sebagainya yang bertujuan untuk membantu manusia.

Cara mengatasi pengaruh kebudayaan luar di Indonesia Karena keadaan saat ini sangat bebas dimana orang dari negara lain boleh masuk ke dalam negeri, maupun sebaliknya, maka tidak ada cara mengatasi pengaruh kebudayaan asing denga menolaknya. Kita hanya bisa menerima mereka tetapi harus memiliki sikap sebagai berikut. 1.

Tidak mudah terpengaruh dengan berpikir kritis Terhadap hal baru yang berasal dari luar tidak selamanya sesuai dengan norma yang berlaku di masyarakat Indonesia. Memang tidak melanggar hukum, tetapi budaya yang tidak disaring akan menggeser budaya yang telah ada di masyarakat. Budaya yang masuk ke Indonesia baik itu budaya bahasa, budaya pakaian wajib disaring dan dipikirkan dampaknya. Apabila budaya itu memiliki dampak positif bagi masyarakat, boleh diserap, misalnya budaya etos kerja tinggi yang dibawa oleh orang-orang dari negara Maju.

Sedangkan budaya yang memiliki dampak negatif lebih baik dihindari. 2. Memanfaatkan serapan teknologi dari luar Salah satu hasil budaya dari luar yang paling banyak berpengaruh terhadap budaya di Indonesia adalah adanya media sosial. Media sosial merupakan platform yang memanfaatkan jaringan internet. Media sosial yang dibawa dari budaya luar ini telah menggeser kebudayaan masyarakat Indonesia umumnya dalam menggunakannya.

Dulu, sebelum adanya media sosial masyarakat Indonesia lebih banyak menghabiskan waktu dengan bercengkrama bersama orang-orang terdekat. Namun, jika tidak bisa memanfaatkan media sosial dengan bijak, kebiasaan itu bisa hilang. Oleh karena itu, manfaatkan media sosial hanya untuk menambah wawasan serta pertemanan.

3. Membandingkan dengan norma Indonesia Sebagai masyarakat Indonesia, telah disepakati adanya norma yang telah hidup sejak nenek moyang. Apabila ada budaya luar seperti seks bebas, maka sudah selayaknya kita menolaknya. Hal itu, tentu saja melanggar norma kesopanan yang telah ada di Indonesia. Norma lain misalnya dalam hal pakaian, jika budaya luar sudah terbiasa berpakaian terbuka, maka sebagai orang Indonesia yang telah hidup lama di tanah air selayaknya memakai pakaian tertutup.

Bahkan dianjurkan memakai pakaian yang merupakan bagian dari budaya Indonesia seperti baju batik.

4. Kecintaan pada budaya dalam negeri Budaya dari luar memang terlihat gaul dan modern. Hal itu ditandai dengan masifnya penggunaan budaya luar.

Dalam bahasa pun, dari luar telah membawa dampak pada dilupakannya bahasa dalam negeri sendiri. Untuk mengatasi ini, kita sudah selayaknya mencintai kebudayaan sendiri, misalnya memakai bahasa Indonesia yang baik dan benar. 5. Bersikap moderat Artinya, untuk menyikapi adanya arus budaya asing masuk ke dalam negeri, tidak serta merta kita menolaknya. Bersikap moderat memiliki makna kita mengambil sisi baiknya dan menghindari sisi negatifnya.

Seorang yang moderat akan lebih terbuka dengan budaya asing, tetapi akan bangga dengan identitas budaya sendiri.

CARA & SYARAT TERBARU MASUK DI INDONESIA BAGI WNI & TURIS MEI 2022




2022 charcuterie-iller.com