Penggunaan kata sandang yang tepat adalah ...

Daftar Isi • Pengertian • Fungsi • Macam dan jenis kata sandang serta contoh kalimat • 1. Kata sandang untuk menyatakan kata ganti benda atau orang • a.Yang • b.

Si • 2. Kata sandang untuk menegaskan Kelompok atau Jumlah • a. Kaum • b.

Umat • c. Para • 3. Kata sandang sebagai penegas jumlah tunggal • a. Yang • b. Dang • c. Hang • d. Sang • e. Sri • f. Hyang • Kesimpulan Pengertian Kata sandang merupakan jenis kata yang tidak mempunyai arti dan makna tertentu. Manfaat dari adanya kata sandang adalah untuk memperjelas sebuah kata yang terdapat di depan kata sandang. Selain itu kata sandang juga mempunyai fungsi untuk mengetahui perbedaan dari sebuah frase atau kata dan juga bisa sebagai pembentuk kata ganti benda atau orang.

Contoh: • • Sang saka merah putih sedang berkibar gagah di lapangan Banteng dalam peringatan 17 Agustus. (Kata sandang jumlah tunggal). • Si juki sedang memancing di kali. (Kata sandang kata ganti benda/orang).

• Umat kristiani melakukan ibadah setiap hari minggu (Kata sandang kelompok). Ciri khas dari kata sandang adalah, biasanya kata ini harus menyertakan kata benda atau nomina karena kata ini tidak dapat berdiri sendiri. Ini disebabkan kata sandang adalah kata penjelas atau pelengkap dari kata yang hadir sesudahnya. Fungsi Berikut merupakan fungsinya: Baca juga: Jenis Kata Macam dan jenis kata sandang serta contoh kalimat Berikut merupakan penggunaan kata sandang dalam bahasa Indonesia beserta contoh.

1. Kata sandang untuk menyatakan kata ganti benda atau orang a.Yang Yang adalah sebuah kata yang dimanfaatkan untuk penyebutan kata tunggal. Meskipun begitu pada jenis sandang netral, kata Yang hanya bisa dipakai untuk mengganti orang tunggal. Contoh: • • • Yang makan ketupat di seberang jalan sana adalah nenekku. • Aku menyaksikan orang yang membantuku dalam menyelesaikan tugas sekolah menikah. • Didepan rumah ada orang yang memakan seblak. • Yang menggunakan sepeda motor itu tampak penggunaan kata sandang yang tepat adalah .

b. Si Si adalah kata yang dimanfaatkan untuk penjelas nama bagi hewan, orang atau bisa juga untuk pembentukan kata sifat menjadi benda. Contoh: • • • Si Jalu sering memancing kala hujan turun. • Saat terdapat makanan Si Kerempeng malah tidak nafsu makan.

• Si Pitung menghajar setiap lawannya dengan trengginas. • Si Ganteng selalu sial setelah makan pisang. 2.

Kata sandang untuk menegaskan Kelompok atau Jumlah a. Kaum Merupakan sebuah kata sandang yang dimanfaatkan untuk menegaskan sebuah persamaan dalam pandangan dalam golongan. Misalnya: • • • Kaum Anshor menyambut hangat kaum Muhajirin setelah perjalanan dari Mekkah. • Progres Indonesia dalam perkembangan saintek harus didukung oleh kaum pendidik yang ahli.

• Kaum agamawan harus selalu melakukan ijtihad agar masalah dunia bisa lebih kontekstual. b. Umat Umat adalah kata sandang yang dimanfaatkan untuk penegasan persamaan dalam hal ideologi atau agama. Contoh: • • • Umat Kristiani sedang merayakan paskah.

• Pada hari raya Idul Adha umat Islam berbondong-bondong menyembelih hewan korban untuk disedekahkan. c. Para Para adalah kata sandang yang dimanfaatkan untuk menyebut suatu rombongan atau kelompok yang di dalamnya terdapat persamaan tertentu. Misalnya: • • • Para pemain kesebelasan Real Madrid sangat bersuka cita setelah memenangkan pertandingan. • Para biarawati sedang memanjatkan doa untuk keselamatan dunia. • Para pedagang pasar sangat senang dalam rangka menyambut bulan Ramadhan.

3. Kata sandang sebagai penegas jumlah tunggal a. Yang Yang adalah penyandang yang difungsikan sebagai pengganti dari nama Tuhan. Contoh: • • • Yang Maha Pengasih akan menunjukkan setiap jalan yang baik kepada hamba-nya yang bertaqwa. • Kita akan selalu diberkati bila selalu memasrahkan segala usaha kepada Tuhan Yang Maha Esa. b. Dang Dang merupakan kata yang berasal dari sastra lama sebagai bentuk meninggikan dan memuliakan seseorang untuk kaum perempuan.

Misalnya: • • • Dang fatimah merawat bunga yang sedang bermekaran di serambi rumahnya. • Kesolekhahan Dang Aminah meluluhkan setiap pria yang ada di desanya. • Dang Khadijah memberikan segenap hartanya untuk panti asuhan.

c. Hang Hang dipakai untuk meninggikan atau memuliakan seseorang pada karya sastra lama. Contoh: • • • Hang Tuah menjadi kesatria yang disegani penggunaan kata sandang yang tepat adalah . maupun kawan. • Hang Jebat melakukan silat dengan terampil dan cepat. d. Sang Sang seringkali digunakan untuk sebutan orang, benda dan sebagainya, yang digunakan untuk ejekan atau mengangkat harkat martabat. Contoh: • • • Sang raja menulis untuk titah kepada menteri.

• Sang buaya sedang merayu wanita dambaanya. • Sang juara tinju dunia Chris John melahap menu latihan dengan giat. e. Sri Sri seringkali dipakai untuk pelengkap pada nama yang mempunyai jabatan atau pemangku yang memiliki kasta atas.

Contoh: • • • Sri Susuhunan Pakubuwana IV merupakan raja dari Surakarta sedang menuju keraton • Sri Baginda Raja melakukan kunjungan ke desa. • Sri Susuhunan Pakubuwana X mendengarkan setiap nasihat menteri terpercayanya dengan hikmat. f. Hyang Hyang adalah kata yang dimanfaatkan dalam penyebutan nama Tuhan, Dewi atau Dewa.

Contoh: • • • Roni sedang melakukan ibadah dan berdoa kepada Hyang Agung. • Setiap doa dan ibadah yang dilakukan adalah agar Hyang Widhi merestui umatnya. Kesimpulan Dalam bahasa Indonesia atau bahasa lain kata sandang merupakan jenis kata yang tidak memiliki makna atau arti yang spesifik. Meskipun begitu kata ini merupakan kata yang mengelaborasi suatu kata benda.

Selain itu kata sandang juga dapat difungsikan sebagai pendamping kata benda dasar, nomina yang memiliki bentuk pronomina, verba pasif dan verba. 45. Bacalah cerita berikut ini dengan cermat! Hari sudah mulai sore. Jam dinding di rumah Nindya menunjukkan tepat pukul 15.00 WIB. Reni dan Nindya ak … an mengikuti les melukis di sekolah. Langit tampak mendung, saat Reni datang ke rumahnya.

“Nin! kamu sudah siap belum.” tanya Reni. “Bentar ? aku mau ambil jas hujan dulu!” jawab Nindya. Tak berapa lama Nindya keluar rumah menghampiri Reni. Reni dan Nindya bergegas menuju sekolah dengan gembira.

Perbaikilah 4 kesalahan penggunaan tanda baca pada kalimat percakapan tersebut!​
MENU • Home • SMP • Matematika • Agama • Bahasa Indonesia • Pancasila • Biologi • Kewarganegaraan • IPS • IPA • Penjas • SMA • Matematika • Agama • Bahasa Indonesia • Pancasila • Biologi • Akuntansi • Matematika • Kewarganegaraan • IPA • Fisika • Biologi • Kimia • IPS • Sejarah • Geografi • Ekonomi • Sosiologi • Penjas • SMK • Penjas • S1 • Agama • IMK • Pengantar Teknologi Informasi • Uji Kualitas Perangkat Penggunaan kata sandang yang tepat adalah .

• Sistem Operasi • E-Bisnis • Database • Pancasila • Kewarganegaraan • Akuntansi • Bahasa Indonesia • S2 • Umum • About Me Secara pengertian tidak ditemukan definisi yang konkret mengenai pengertian kata sandang. Dalam kamus KBBI (2016) pengertian kata sandang hanya dipaparkan sebagai “artikel”. Baca Juga Materi Artikel Lainnya : Pengertian Kata Pengantar Beserta Unsur Dan Contohnya Kata artikel yang dimaksudkan disini adalah kata yang difungsikan sebagai pengiring yang mengikuti kata-kata tertentu, sehingga makna dari kata sandang selaras dengan kata benda yang diikutinya.

Dapat dikatakan kata sandang adalah kata yang menentukan dan membatasi suatu kata benda.

Keistimewaan kata sandang adalah dapat digunakan sebagai pendamping kata benda dasar, kata benda yang terbentuk dari kata kerja, pronomina, atau kata kerja pasif. Ciri-Ciri Kata Sandang Dalam hal ini unsur yang dipakai untuk membatasi atau memodifikasi nomina. Yang ciri-ciri kata sandang ialah tidak mempunyai arti, tetapi hanya mempunyai fungsi, yaitu menjadikan sebuah kata itu sebagai kata benda. Fungsi Kata Sandang Di dalam bahasa Indonesia, kata sandang memiliki fungsi sebagai berikut: • Membendakan suatu kata atau frase.

Contoh: yang tekun berusaha pasti akan berhasil, yang tekun berusaha maskudnya orang-orang yang tekun berusaha. • Membentuk kata benda atau kata ganti orang. Contoh: para hadirin mengikuti acara seminar dengan sangat antusias, para hadirin bermakna hanya orang-orang yang hadir.

Jenis-Jenis Kata Sandang Ada beberapa kata sandang yang dikelompokan berdasarkan fungsinya, berikut ialah penjelasan mengenai jenis-jenis kata sandang. 1. Kata Sandang Yang Menyatakan Jumlah Tunggal Kata sandang seperti sang, sri, hang, dang, hyang memberikan makna seorang atau tunggal pada kata sesudahnya. • Sang Kata sandang “sang” biasa digunakan untuk penggilan manusia, benda mati atau makhluk hidup lainnya bertujuan untuk meninggalkan martabat, menyindir atau gurauan.

contoh: sang pengeran mendapat ucapan selamat (meninggikan martabat), sang kodok sepertinya tidak mengorek lagi hari ini (menyindir), sang saka merah putih berkibar di langit Indonesia. Baca Juga Materi Artikel Lainnya : Penggunaan kata sandang yang tepat adalah . Tata Cara Dan Aturan Dalam Penulisan Kutipan • Sri Kata sandang “sri” digunakan sebagai penyandang nama manusia yang kedudukannya lebih tinggi.

Contoh: sri sultan mahmud meninggalkan keraton untuk melihat rakyatnya, sri baginda memerintahkan seluruh rakyatnya untuk datang ke acara pernikahan anakanya. • Hang Kata sandang hang juga digunakan untuk menghormati seseorang pada sastra lama. Contoh: hang tuah bertemu dengan hang bae untuk berunding, hang jebat merupakan pahlawan pembela kebenaran orang-orang melayu.

• Dang Penggunaan kata sandang “Dang” sama seperti “Hang”, penggunaan kata sandang yang tepat adalah . khusus untuk wanita. Contoh: dang shinta dilamar oleh hang jebat, sungguh elok paras dang siti sehingga membuat semua pria di kampungnya memperebutkannya. • Hyang Khusus untuk kata sandang Hyang digunakan untuk menyebut dewa dan dewi.

Contoh: umat hindu melakukan pemujaan pada hyang widhi. • Yang Kata sandang “Yang” biasanya digunakan sebagai pembentuk atau pengganti nama Tuhan. Contoh: Yang maha pengampun, ampunilah semua dosa dan kesahan kami, serahkan semua masalahmu kepada yang maha adil.

2. Kata Sandang Yang Menyatakan Jumlah Jamak/kelompok Kata sandang seperti para, umat dan kaum menyatakan kelompok orang tertentu. • Para Kata sandang “para” digunakan untuk menegaskan sekelompok manusia yang memiliki suatu kesamaan tertentu. Baca Juga Materi Artikel Terkait Tentang : “Frasa” Pengertian & ( Ciri – Jenis – Contoh ) Contoh: para demonstran mulai membubarkan diri, para pembalap memacu sepedanya dengan cepat pada putaran terakhir.

• Umat Kata sandang “umat” digunakan biasanya digunakan untuk menyatakan kelompok yang memiliki kesamaan dalam bidang agama. Contoh: Umat Islam wajib berpuasa saat bulan Ramadhan tiba, untuk menghormati umat Hindu yang sedang menyepi, umat Islam Bali mengumandangkan adzan tanpa pengeras suara. • Kaum Kata sandang “kaum” digunakan untuk orang-orang yang memiliki pandangan atau ideology sama.

Contoh: Kaum soddom di azab oleh Allah Swt karena perilakunya yang sangat menyimpang, kaum Aad ialah ras manuisa raksasa yang hidup di zaman Nabi Hud, kaum menengah ke bawah tidak bisa merasakan apa yang dirasakan oleh kaum kaya raya. 3. Kata Sandang Sebagai Penunjuk Kata Ganti Orang/Kata Benda Yang Bermakna Netral Atau Seimbang Kata sandang seperti “Si” dan “Yang” biasanya digunakan untuk menunjukan suatu kenetralan atau keharmonisan pada kata yang disandangnya.

• Si Kata sandang “Si” digunakan untuk mengiringi nama orang ataupun binatang dan membentuk kata benda dari jenis kata yang lain “kata sifat atau kata kerja”. Contoh: Si Yuni ialah orang yang baik hati, Si gendut sedang berusaha menurunkan berat badan, si kancil sangat pintar sehingga dia bisa menipu buaya.

• Yang Kata sandang “Yang” digunakan sebagai pembentuk kata benda dari frase atau kata yang dikhususkan sebagai kata ganti orang atau manusia. Contoh: Mungkin yang melakukan hal ini adalah orang yang benci padaku, aku tak melihat orang yang memanggil namaku dari belakang, akhirnya dina dapat bertemu orang yang ia rindukan. Contoh Kata Sandang Berikut ini terdapat beberapa contoh dari kata sandang, antara lain sebagai berikut: a.

Sang • Sang Ratu terpaksa mendukung keputusan putranya untuk pergi merantau • Begitu hikmat saat seluruh peserta upacara memberi hormat pada Sang Saka merah putih • Sang Raja sepertinya sudah tidak mau mengampuni abdinya yang sudah berkhianat itu • Semua anaknya sudah mengetahui, namun Sang Ibu tetap saja menyembunyikan penyakitnya • Sang Kodok melompat tak tahu arah karena sudah tertangkap basah mencuri di rumah Raja Hutan • Sang Presiden memberikan ultimatum harga baru bahan pokok mulai malam ini • Sang Bos sepertinya tidak menyetujui permohonan dari anak buahnya untuk berlibur ke Hongkong • Alangkah baiknya memberitahu Sang Putri perihal perjodohan ini Kanda, ucap permaisuri • Hati Sang pemilik rumah iba melihat Ibnu dan keluarganya belum bisa membayar kontrakan • Sang Ratu sudah memberikan keringanan hukuman atas pengkhianatan abdinya b.

Sri • Sri Sultan Ahmed dijadwalkan akan mengunjungi Jakarta siang ini setelah bertolak dari Brunai • Sri Sultan Hamengkubuwono X menghadiri acara gerebek Suro di kawasan alun-alun keraton • Sri Baginda Penggunaan kata sandang yang tepat adalah . memerintahkan seluruh pemuda untuk mengikuti sayembara memanah di istana • Sri Baginda tengah memberikan petuah bagi anaknya yang beranjak dewasa • Sri Shri Ravi Shankar kembali dijadwalkan berdebat dengan Zakir Naik tahun ini Baca Juga Materi Terkait Tentang : 12 Macam Dan Pengertian Tanda Baca Menurut KBBI c.

Hang • Sungguh berjasa sosok Hang Jebat, keberaniannya membela kaum Melayu akan diingat sampai nanti. • Beberapa prajurit mengatakan Hang Bae sedang berunding dengan Hang Tuah ketika hujan deras semalam. • Hang Hulun berada di rumah ibunya saat kebakaran melanda pemukiman warga. d. Dang • Dang Kiran memastikan untuk menerima pinangan Hang Rama • Kecantikan nan rupawan paras Dang Nur, wajar semua pemuda memperebutkannya • Hampir seluruh orang di kampung ini mengagumi keteguhan hati Dang Siti • Dang Aisyah memerintahkan abdinya untuk membantu korban banjir bandang di desanya • Sekiranya Dang Sumbi mau diperistri oleh Pangeran Kartapati e.

Hyang • Sang Hyang Widhi Wasa pasti akan menjawab semua doa kita, ucap Mpu Pandita di akhir acara doa bersama Pura Jagatnatha • Umat Hindu di Bali serentak merayakan Nyepi dengan memohon keselamatan dan kedamaian pada Hyang Widhi • Semua umat Hindu percaya Hyang Widhi senantiasa menjaga mereka selama mereka melakukan darma f.

Yang • Mohonlah ampun kepada Yang Maha Pengampun dan Penyayang Nak, pesan Ibu sebelum meninggal • Peristiwa ini sudah direncanakan oleh Yang Maha Kuasa • Serahkan segala penyelesaian masalah kita pada Yang Maha Adil • Yang Mulia, berikan keringanan untuk hukuman suami saya, rintih sang istri saat vonis dijatuhkan • Sebagai manusia kita hanya mampu menerima takdir Yang Maha Esa • Tuhan Yang Maha Pemurah pasti memberi banyak rezeki asal kita mau berusaha • Yang Maha Tahu pasti melihat apapun yang kalian lakukan meski itu disembunyikan dari mata manusia • Dalam hidup kita harus saling memaafkan, seperti Ia Yang Maha Penyayang.

g. Para • Para mahasiswa sedang berdemo di penggunaan kata sandang yang tepat adalah . istana presiden menuntut penurunan harga BBM • Para ibu resah dengan melonjaknya harga cabe di pasaran yang senilai ratusan ribu rupiah • Para pengungsi sudah berhasil didata sementara untuk mendapatkan bantuan makanan • Solidaritas para wartawan sangat tinggi ketika terjadi penganiayaan rekan satu profesi • Para penonton berhamburan saat mengetahui panggung akan roboh akibat angin kencang

• Para hadirin dipersilahkan duduk kembali • Para dokter sedang mengoperasi pasien gagal ginjal di ruang operasi • Para pebalap merayakan akhir musim tahun ini di sirkut Catalunya • Para pengemis yang tertangkap satpol Penggunaan kata sandang yang tepat adalah . dikembalikan ke alamat masing-masing • Para undangan serentak hadir dengan mengenakan pakaian seragam bermotif batik h.

Kaum • Perkembangan teknologi pada masa ini tidak akan ada tanpa peran kaum intelektual • Kaum sosialita semakin memadati Denpasar Festival untuk memuaskan nafsu berbelanja mereka • Pandangan yang sering terlihat adalah ramainya Ibu kota setiap arus balik karena serangan kaum urban • Perilaku menyimpang Kaum Soddom yang mendapatkan Azab Allah SWT tidak patut ditiru • Pada masa sebelum merdeka di Indonesia, kaum wanita dipandang tidak memiliki kepandaian apapun • Kaum menengah ke atas saat ini tengah khawatir atas kebijakan pajak kendaraan bermotor yang dikenakan pada mobil mewah • Kaum muslimah NU sedang mengadakan takbir akbar keliling se-Jabotabek • Beberapa kaum waria mengikuti ajang pemilihan ratu waria se-kabupaten • Minggu lalu anak-anak sekolah mengunjungi salah satu perkumpulan kaum papah • Saat ini kaum lemah pun mulai bersuara menyalurkan aspirasi mereka i.

Umat • Umat muslim akan merayakan hari raya Idul Fitri pada pertengahan tahun, tepatnya di bulan Juni • Perayaan Natal Desember tahun kemarin dirayakan serentak oleh umat Kristiani seluruh dunia • Umat muslim di beberapa daerah sedang bersama merayakan hari besar Nabi Muhammad SAW Isra’ Miraj • Perayaan Nyepi umat Hindu di Bali berjalan dengan baik tahun ini • Sebagian umat Khatolik sedang menjalankan misa memperingati kebangkitan Yesus Kristus • Umat Budha sedang bersembahyang bersama di candi Borobudur • Maulid Nabi Muhammad SAW dirayakan dengan meriah oleh umat muslim di Padang Sumatra Barat • Paskah tahun ini dirayakan umat Kristen dengan sedikit kesedihan karena bencana banjir di wilayah Jogja • Umat muslim di wilayah Aceh memperingati tragedi tsunami pada 26 Desember lalu • Beberapa umat Khatolik selalu datang ke yayasan Cinta Kasih untuk menyumbangkan sebagian penghasilan mereka • Umat Islam adalah penganut terbesar di wilayah Indonesia j.

Si • Beberapa bulan yang lalu Si Preman kampung itu ditangkap polisi • Hampir seminggu aku tidak melihat Si Amir • Si Kebo ireng sangat pandai membantu Pak Min di ladang • Bisa dipastikan si Gendut akan kalah dalam lomba lari kali ini • Tidak akan ada yang peduli pada si kucing malang itu, karena sering buang air sembarangan • Si Mancung mengajak adiknya pergi ke taman kota • Si Kancil memang binatang yang amat cerdik • Si Pincang itu pandai sekali dalam bergaul dan memiliki banyak kawan • Si Atik sudah lama berjualan rujak cingur di pasar Buleleng • Sebagai warga kita sangat menyayangkan insiden kecelakaan yang menimpa Si Budi k.

Yang • Wanita malang yang jatuh tertimpa motor itu adalah kakakku • Yang tadi membantuku membawa dagangan adalah seorang guru di kampung kami • Eka akhirnya berjumpa dengan seorang penggemar yang ditunggunya selama dua jam • Aku tidak menyaksikan orang yang menolongku dari kecelakaan maut itu • Seperti ada yang mendorongku dari tangga itu kemarin malam • Yang duduk tepat disebelah Kapolri itu ayahku • Sepertinya tadi ada yang mengetuk pintu • Yang memakai kacamata hitam itu, gerak geriknya terlihat mencurigakan Demikianlah pembahasan mengenai 22 Contoh Kata Sandang – Pengertian, Ciri, Fungsi dan Jenis semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya.

Sebarkan ini: • • • • • Posting pada Bahasa Indonesia Ditag apa itu kata depan, apa yang dimaksud kata ganti, apa yang dimaksud kata kiasan, apa yang dimaksud kata lugas, aturan puebi, ciri ciri kata sandang, ciri ciri kata seru, contoh artikula, contoh kalimat interjeksi, contoh kalimat kata sandang hang, contoh kalimat kata sandang sri, contoh kalimat partikel penegas, contoh kata sandang, contoh kata sandang dalam kalimat, contoh kata sandang selain si dan sang, contoh kata seru, demonstrativa, jelaskan pengertian kata sandang, jelaskan penggunaan kata sandang si dan sang, kalimat dialog, penggunaan kata sandang yang tepat adalah .

ganti, kata kata lugas adalah, kata partikel, kata sandang dalam bahasa inggris, kata sandang dan kata serapan, kata seru adalah, konjungsi digunakan untuk, makalah tentang kata sandang, pengertian dan jenis kata sandang, pengertian kata depan dan contohnya, pengertian kata sandang, pengertian kata sandang dan contohnya, pengertian kata sandang dan jenis-jenisnya, pengertian kata seru, penulisan kata ganti, penulisan kata sandang, perbedaan kata sandang dan kata seru, tanda baca angka Navigasi pos Pos-pos Terbaru • Pengertian Gelombang • Manajemen Strategi adalah • Dampak Teknologi Informasi Dalam Bidang Pemerintahan • Filum Porifera • Pengertian Pendapatan Per Kapita • Pengertian Benua adalah • Jaringan Akar • Fungsi Jaringan Meristem – Pengertian, Ciri, Jenis dan Contohnya • Hukum Permintaan • Kulit Bumi (Litosfer) – Pengertian, Teori, Struktur dan Manfaat • Contoh Teks Editorial • Contoh Teks Laporan Hasil Observasi • Teks Negosiasi • Teks Deskripsi • Contoh Kata Pengantar • Kinemaster Pro • WhatsApp GB • Contoh Diksi • Contoh Teks Eksplanasi • Contoh Teks Berita • Contoh Teks Negosiasi • Contoh Teks Ulasan • Contoh Teks Eksposisi • Alight Motion Pro • Contoh Alat Musik Ritmis • Contoh Alat Musik Melodis • Contoh Teks Cerita Ulang • Contoh Teks Prosedur Sederhana, Kompleks dan Protokol • Contoh Karangan Eksposisi • Contoh Pamflet • Pameran Seni Rupa • Contoh Seni Rupa Murni • Contoh Paragraf Campuran • Contoh Seni Rupa Terapan • Contoh Karangan Deskripsi • Contoh Paragraf Persuasi • Contoh Paragraf Eksposisi • Contoh Paragraf Narasi • Contoh Karangan Narasi • Teks Prosedur • Contoh Karangan Persuasi • Contoh Karangan Argumentasi • Proposal • Contoh Cerpen • Pantun Nasehat • Cerita Fantasi • Memphisthemusical.Com tirto.id - Acuan penggunaan Bahasa Indonesia yang berlaku saat ini adalah Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI).

PUEBI resmi menggantikan pedoman lama, yaitu Ejaan yang Disempurnakan (EYD) sejak tahun 2016. Sebelumnya, PUEBI dikenal sebagai Pedoman Umum Ejaan yang Disempurnakan (PUEYD) edisi ketiga yang terbit pada 2009.

Bisa dibilang, PUEBI merupakan versi terbaru dari EYD. Tahun 2016, berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI saat itu, Anies Baswedan, ditetapkan bahwa PUEYD diganti dengan nama PUEBI.

Ketetapan penggunaan PUEBI sendiri sebelumnya telah diatur dalam Peraturan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 50 Tahun 2015 yang masih berlaku hingga saat ini. Peraturan itu menyebutkan bahwa PUEBI ditunjukkan untuk menyempurnakan penggunaan bahasa Indonesia, baik dalam ranah pemakaian lisan maupun penulisan.

Penggunaan PUEBI diperuntukkan bagi instansi pemerintahan, swasta, maupun masyarakat dalam menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar. PUEBI mengatur berbagai penggunaan kata dan ejaan dalam bahasa Indonesia, salah satunya penggunaan kata sandang "si" dan "sang." Berikut ini cara penggunaan kata sandang "si" dan "sang" berdasarkan buku elektronik "Pedoman Umum Ejaan Bahasa Penggunaan kata sandang yang tepat adalah .

edisi keempat terbitan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Baca juga: • Perbedaan Tanda Hubung & Pisah dalam Ejaan Bahasa Indonesia • Ketahui Cara Penggunaan Garis Miring Menurut PUEBI • Menggunakan Tanda Petik, Petik Tunggal & Apostrof Sesuai PUEBI Penggunaan "Si" dan "Sang" dalam PUEBI Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia ( KBBI), kata "si" sebagai kata sandang memiliki serangkaian makna kata.

"Si" merupakan kata yang dipakai di depan nama diri, yang memiliki konotasi akrab atau kurang hormat. Kata "si" juga merupakan kata untuk mengkhususkan orang yang melakukan atau terkena sesuatu. Selain itu, kata "si" juga dipakai sebagai sebutan, pujian, panggilan, ejekan, dan dipakai dalam menyebutkan berbagai nama tumbuhan maupun binatang. Sementara kata "sang" sebagai kata sandang menurut KBBI memiliki fungsi yang kurang lebih sama dengan kata "si." Kata ini dipakai di depan nama orang, binatang, maupun benda yang dianggap hidup atau dimuliakan.

"Sang" juga bisa digunakan di depan nama atau sebutan dengan konotasi ejekan. Baca juga: • Cara Penulisan Huruf Kapital Menurut PUEBI dan Contohnya • Apa Itu PUEBI dan Perbedaannya dengan EYD? • Cara Menulis Nama, Gelar, dan Jabatan Menurut PUEBI Dalam PUEBI, kata "si" dan "sang" ditulis terpisah dengan kata yang mengikutinya, sebagai contoh: • Si pencuri tertangkap sebelum ia berhasil kabur. • Mereka memberikan penghargaan bagi si pemenang. • Ia menatap sendu nisan sang suami. Kata yang mengikutinya harus ditulis dalam huruf kapital apabila berupa nama julukan, nama orang, atau tokoh dalam cerita, sebagai contoh: • Keledai berterimakasih pada sang Kancil.

• Berkat kecerdikannya si Tudung Merah berhasil melarikan diri. • Si Buta berhasil menolong kekasihnya. Kata "sang" harus ditulis dalam huruf kapital apabila diikuti dengan kata yang merupakan unsur nama Tuhan. Berikut ini contoh penggunaannya: • Kita harus berserah diri kepada Sang Pencipta.

• Pura itu dibangun oleh umat Hindu untuk memuja Sang Hyang Widhi Wasa.
Kata Sandang merupakan kata yang tidak mempunya arti namun menjelaskan nomina (kata benda). Pada artikel ini akan kita bahas secara detail tentang kata sandang yang meliputi pengertian, Penulisan, dan Contoh Kalimat. setelah sebelumnya kita membahas tentang kata ganti. Untuk lebih jelasnya simak pembahasan dibawah ini kata sandang Daftar Isi : • Pengertian Kata Sandang • Fungsi kata sandang • Jenis dan Contoh • A.

Kata Sandang untuk Jumlah Tunggal • B. Kata Sandang untuk Jumlah Jamak • C. Kata Sandang untuk Netral • Share this: • Related posts: Pengertian Kata Sandang Seperti yang sudah kita sebutkan di atas bahwa : “Suatu kata yang tidak memiliki arti namun menjelaskan nomina atau kata benda” Contohnya yaitu : si, sang, dan kaum.

Kata sandang bisa dipakai untuk mendampingi suatu kata benda dasar, nomina yang terbentuk dari verba, pronomina, atau verba pasif.

Kata ini merupakan salah satu jenis keragaman kata di dalam bahasa Indonesia yang sering di dengar namun tidak mempunyai makna khusus. Secara pengertian tidak ditemukan definisi mengenai pengertian kata ini Di dalam KBBI (2016) pengertian kata ini hanya dipaparkan sebagai “ artikel”. Kata artikel yang dimaksud yaitu kata yang berfungsi sebagai pengiring dan penggunaan kata sandang yang tepat adalah .

suatu kata tertentu, hingga makna dari kata sandang sejalan dengan kata benda yang diikutinya.

Bisa dikatakan juga kata yang menentukan dan membatasi suatu kata benda. Dalam bahasa Indonesia ada beberapa macam kata sandang yang ditemukan pada proses komunikasi. Artikula atau lebih dikenal dengan artikel ( nama lain kata sandang) yaitu kata yang pada dasarnya tidak mempunyai arti namun mampu menjelaskan nomina.

Keistimewaan kata sandang yaitu mampu digunakan sebagai pendamping kata benda dasar, kata benda yang terbentuk dari sebuah kata kerja, pronomina, atau kata kerja pasif. Fungsi kata sandang Kata sandang mempunyai beberapa fungsi, yaitu sebagai berikut; a. Membedakan kata atau frase Contoh – Yang semangat bekerja pasti berhasil ( yang semangat bekerja maksudnya orang yang semangat bekerja) b. Membentuk kata benda / kata ganti orang Contoh – Para jamaah mendengarkan khutbah Jum’at dengan seksama ( para jamaah memiliki makna hanya orang yang hadir pada sholat jumat) Jenis dan Contoh Kata sandang dibedakan dengan jenisnya berdasarkan fungsi, jika diletakan disamping kata benda / kata ganti yang lain.

Beberapa jenis kata sandang yang terdapat di dalam bahasa Indonesia senantiasa digunakan masyarakat Indonesia pada proses berbahasa. Sebagian kecil hanya dapat digunakan untuk menyebut hal yang khusus dan ada juga yang kini sudah jarang sekali dipakai dalam proses berbahasa.

Berikut ini jenis jenis kata sandang yang dibedakan berdasarkan fungsinya, antara lain : Jenis Kata Sandang Tunggal Jamak Netral A. Kata Sandang untuk Jumlah Tunggal Kata sandang tunggal dipakai untuk memberikan arti seseorang atau sesuatu yang tunggal kata sesudahnya. Beberapa tipe jenis ini diantaranya yaitu Sang; Sri; Hang; Dang; Hyang. Kelima kata tersebut merupakan kalimat untuk menggantikan makna penggunaan kata sandang yang tepat adalah . Kata Hang dan Dang sudah jarang sekali ditemukan dalam komunikasi berbahasa Indonesia.

Kedua kata itu ditemukan pada kosakata di masa kerajaan sebelum bahasa Indonesia ditetapkan menjadi sebuah bahasa persatuan. 1. Sang Digunakan untuk mengiringi panggilan manusia, makhluk hidup lainnya, atau suatu benda mati yang mempunyai tujuan untuk meninggikan martabat. Terkadang Sang juga digunakan dengan tujuan sindiran kepada sesuatu yang lebih tinggi. Contoh : • Sang Ratu mendukung keputusan putranya pergi merantau • Begitu khusu seluruh peserta upacara dalam memberi hormat Sang Saka merah putih • Sang Raja sudah tidak ingin mengampuni abdinya yang berkhianat • Semua anaknya mengetahui, namun Sang Ibu tetap menyembunyikan • Sang Kodok melompat karena tertangkap mencuri di rumah Raja Hutan • Sang Presiden memberikan ultimatum untuk harga baru bahan pokok • Sang Bos sepertinya tak menyetujui permohonan anak buahnya • Ada baiknya memberitahu Sang Putri untuk perjodohan ini • Hati Sang pemilik rumah iba melihat keluarganya • Sang Ratu telah memberikan keringanan atas hukuman 2.

Sri Sri umum dipakai untuk penyandang nama manusia yang mempunyai gelar tinggi atau keturunan raja. Panggilan Sri bagi keturunan kerajaan yang telah memegang kekuasaan atau menjadi pewaris tahta masih dipakai di Indonesia.

Kata ini dimaksudkan untuk memanggil seseorang yang kedudukannya tinggi. Contoh: • Sri Sultan Hamengku Buwono dijadwalkan mengunjungi Jakarta siang ini • Sri Sultan Hamengku Buwono X menghadiri acara makan mala di istana • Sri Baginda Raja memerintahkan pemuda untuk mengikuti sayembara memanah • Sri Baginda memberikan petuah bagi anaknya yang paling besar • Sri Shri Ravi Shankar dijadwalkan berdebat dengan Zakir Naik esok 3.

Hang Saat ini Hang hampir tidak pernah ditemukan di dalam kosakata bahasa Indonesia. Kata ini hanya dipakai dalam karya sastra lama untuk menyebut seseorang yang dimuliakan penggunaan kata sandang yang tepat adalah . dihormati. Contoh : • Sungguh amat berjasa sosok Hang Jebat, keberaniannya membela kaum Melayu • Beberapa prajurit berkata bahwa Hang Bae mampu terbang • Hang Hulun ada di rumah ibunya ketika kebakaran melanda kampungnya 4.

Dang Dang termasuk dalam kosakata warisan sastra lama. Penggunaan kata Dang hanya dikhususkan bagi wanita yang mempunyai kehormatan. Contoh : • Dang Kiran memastikan bahwa sekarang menerima pinangan Hang Rama • Kecantikan penggunaan kata sandang yang tepat adalah . paras Dang Nur, wajar jika semua pemuda memperebutkannya • Hampir semuma orang di kampung itu mengagumi keteguhan hati Dang Siti • Dang Aisyah memerintahkan abdinya guna membantu korban banjir bandang • Sekiranya Dang Sumbi diperistri oleh Pangeran Kartapati • Dang Arum memberi syarat untuk bisa memperistrinya kepada beberapa raja 5.

Hyang Kata Hyang mempunyai keistimewaan seba hanya dipakai untuk menyebut atau mengiringi panggilan kepada para Dewa dan Dewi. Kata jenis ini ditemukan pada sebutan umat beragama Hindu yang terdapat di indonesia. Kata Hyang adalah serapan dari bahasa jawa kuno.

Contoh : • Sang Hyang Widhi Wasa akan menjawab semua doa kita, kata Mpu Pandita • Umat Hindu Bali serentak merayakan Nyepi memohon keselamatan pada Hyang Widhi • Semua umat Hindu percaya Hyang Widhi akan menjaga mereka selama mereka melakukan darma 6. Yang Kata Yang, dipakai untuk mengganti nama Tuhan / seseorang yang dimuliakan. Contoh : • Minta ampun kepada Yang Maha Pengampun dan Penyayang Nak • Peristiwa itu sudah direncanakan Yang Maha Kuasa • Serahkan segala penyelesaian masalah pada Yang Maha Adil • Yang Mulia raja memberikan keringanan hukuman suami saya • Sebagai manusia kita hanya bisa menerima takdir Yang Maha Esa • Tuhan Yang Maha Pemurah memberi rezeki yang kita butuhkan B.

Kata Sandang untuk Jumlah Jamak Jenis kata yang kedua yaitu kata yang dipakai untuk menunjukkan jumlah jamak atau kelompok. Kata untuk merujuk pada jamak ini diantaranya yaitu Para; Kaum; Umat. Ketiga jenis kata ini masih banyak ditemukan di sebagia besar masyarakat Indonesia. Berikut adalah beberapa contoh penggunaan kata yang dipakai untuk merujuk pada jumlah jamak.

1. Para Kata para dipakai untuk menggantikan / menyebut sekelompok manusia yang mempunyai kesamaan dalam aspek tertentu (pekerjaan, jenis kelamin). Sering kali kata para dipakai pada acara pidato sambutan yang berfungsi untuk menyebut hadirin yang datang Contoh : • Para mahasiswa berdemo di depan istana presiden menuntut penurunan harga BBM • Para ibu amat resah dengan melonjaknya harga caba di pasar • Para pengungsi berhasil didata untuk mendapatkan bantuan • Solidaritas para wartawan amat tinggi saat terjadi penganiayaan • Para penonton berhamburan ketika mengetahui panggung akan roboh • Para hadirin dipersilahkan untuk duduk kembali • Para dokter mengoperasi pasien yang gagal ginjal di ruang operasi • Para pebalap merayakan akhir musim ini di sirkut Catalunya • Para pengemis tertangkap satpol PP dikembalikan ke alamat sesuai KTP • Para undangan hadir dengan mengenakan pakaian seragam 2.

Kaum Kata berikutnya yang menunjukkan bentuk jamak yaitu kata kaum. Kata kaum dipakai untuk merujuk pada suatu kumpulan orang yang mempunyai kesamaan dalam pandangan suatu golongan.

Contoh : • Perkembangan teknologi masa ini berkat peran kaum intelektual • Kaum sosialita makin memadati Denpasar Festival • Pandangan yang terlihat adalah ramainya Ibu kota • Perilaku menyimpang Kaum Soddom mendapatkan Azab Allah SWT • Pada masa sebelum merdeka, kaum wanita dipandang bodoh • Kaum menengah atas saat ini tengah khawatir atas kebijakan pemerintah • Kaum muslimah NU mengadakan takbir akbar keliling kota 3.

Umat Kata umat dipakai untuk menunjukan sekelompok orang yang mempunyai keyakinan, kepercayaan yang sama. Umumnya kata sandang umat dipakai untuk menyebut sekelompok orang yang berasal dari satu agama. Contoh : • Umat muslim merayakan hari raya Idul Fitri di pertengahan tahun • Perayaan Natal Desember tahun lalu dirayakan serentak oleh umat Kristen • Umat muslim di beberapa daerah merayakan hari besar Nabi Muhammad SAW • Perayaan Nyepi umat Hindu berjalan dengan baik tahun ini • Sebagian umat Khatolik menjalankan misa memperingati kebangkitan Yesus • Umat Budha bersembahyang bersama di candi Borobudur C.

Kata Sandang untuk Netral Jenis kata terakhir yaitu kata sandang yang khusus difungsikan guna menyebut atau menggantikan sesuatu dengan maksud menyeimbangkan. Artinya, kata ini dipaka untuk menunjukan jumlah netral. 2 kata yang termasuk jenis ini diantaranya yaitu Si dan Yang. 1. Si Kata Si umum kita temukan untuk penyebutan tokoh di dalam dongeng atau cerita-cerita rakyat yang akrab di telinga masyarakat Indonesia.

Penggunaan kata sandang Si menunjukan keseimbangan / sama rata bagi kata benda atau sesuatu yang diikutinya. Terkadang kata sandang Si dipaka untuk membentuk kata benda dari kata sifat. Contoh : • Beberapa tahun yang lalu Si Preman kampung ditangkap polisi • Hampir seminggu aku tak melihat Si kembar • Si ireng amat pandai membantu Pak Min di ladang • Bisa dipastikan si Gendut kalah dalam lomba lari • Si Mancung mengajak adiknya pergi ke kota sebrang • Si Kancil binatang yang cerdik 2.

Yang Jenis kata Yang hampir sama dengan kata sandang yang dipakai pada penunjuk tunggal. Namun pada kategori penunjuk netral, kata Yang hanya dipakai untuk mengganti seseorang yang tunggal, tanpa adanya jabatan atau pangkat tinggi yang harus digantikan. Contoh : • Wanita malang yang jatuh tertimpa motor itu adalah kakakku • Yang membantuku membawa dagangan adalah seorang guru • Eka akhirnya berjumpa dengan penggemar yang ditunggunya selama sejam • Aku tidak menyaksikan orang yang menolongku • Seperti ada yang mendorongku kemarin malam Kata sandang tidak mempunyai arti khusus saat berdiri sendiri.

Kata sandang hanya mempunyai makna sat diiringi oleh kata benda atau kata sifat yang lain. Dengan demikian penggunaan kata sandang pasti berbentuk frasa dan bukan otonom. Demikialah pembahasan tentang materi kali ini, Semoga bermanfaat Artikel Terkait Lainya : • Jenis Jenis Majas • Teks Eksposisi • Kata Ganti Tulisan Terbaru • Lari Maraton – Makalah, Teknik, Tips, Lapangan, Sejarah, Manfaat • Rumus Matematika SMA • Rumus BEP Beserta Pengertian, Fungsi, Dan Rumus Nya • Rumus Matematika SMP • Perbedaan Difusi Dan Osmosis • Demokrasi Pancasila • Kalimat Tunggal • Rumusan Dasar Negara yang Otentik Terdapat pada • Iklim Schmidt Ferguson • Iklim Koppen • Gangguan Pada Hati • Iklim Fisis • Sistem Sosial • Contoh Masalah Sosial • Kesenjangan Sosial
Kata sandang adalah kata penentu yang terletak di depan kata benda atau kata sifat.

Kata sandang tidak memiliki makna tersendiri, melainkan bergabung dengan kata yang berada mengikutinya. Kata sandang yang sering dipakai adalah si dan sang. Kaidah penulisannya ditulis terpisah dengan kata yang diikutinya. Kata si dan sang ditulis huruf kecil, bukan kapital. Berdasarkan soal, kalimat "Bagaimana caranya agar si Kecil rajin belajar?"tanya Penggunaan kata sandang yang tepat adalah .

menggunakan kata sandang si ditulis terpisah dari kata Kecil. Kesalahan terletak pada penulisan Kecil. Kata Kecil seharusnya diawali penggunaan kata sandang yang tepat adalah . huruf kecil bukan huruf kapital karena Kecil bukan merupakan nama.

Untuk kalimat Kedua orang itu, Si Kecil dan Si Kancil adalah pembantu di pasar menggunakan kata sandang yang sudah ditulis terpisah. Kesalahan terletak pada penulisan huruf kapital pada kata sandang Si yang harus ditulis huruf kecil. Kalimat Hari itu, Si gori bermain lumpur hingga badannya kotor menggunakan kata sandang yang sudah tepat ditulis terpisah.

Kesalahan terletak pada penulisan huruf kapital pada kata sandang Si dan nama gori. Penulisan kata sandang diawali huruf kecil yaitu si. Sebagai panggilan atau nama julukan, penulisan gori ditulis huruf kapital yaitu Gori. Kalimat Akhirnya, si Puti berhasil membuat sarangnya yang indah menggunakan kata sandang si Puti. Kata sandang tersebut sudah tepat ditulis terpisah. Penulisan kata sandang si sudah tepat diawali huruf kecil dan Puti sebagai panggilan atau nama julukan diawali huruf kapital /P/.

Dengan demikian, penggunaan kata sandang yang tepat adalah Akhirnya, si Puti berhasil membuat sarangnya penggunaan kata sandang yang tepat adalah . indah. Oleh karena itu, jawaban yang benar adalah D.

KATA SANDANG SI DAN SANG




2022 charcuterie-iller.com