Kasus bullying pemain voli korea

• Sosok Lee Jae-yeong dan Lee Da-yeong kini menjadi pembicaraan di antara media-media Korea Selatan. • Dua pe voli kembar yang dijuluki "Dewi Kembar" ini tersangkut skandal perundungan ( bullying) yang baru terungkap. • Perundungan yang dilakukan Lee bersaudara terjadi pada masa sekolah dasar dan sekolah menengah. SKOR.id - Popularitas kompetisi bola voli profesional yang semakin meningkat di Korea Selatan tiba-tiba runtuh sepanjang libur panjang Tahun Baru Imlek.

V-League, kompetisi tertinggi Federasi Bola Voli Korea (KOVO), berhasil meraih rating TV kabel teratas untuk beberapa pertandingan besar dan bahkan melampaui baseball.

Namun, reputasi ini rusak setelah skandal perundungan (bullying) menjerat dua pevoli wanita andalan Korea Selatan, Lee Jae-yeong dan Lee Da-yeong. Padahal, Lee Jae-yeong dan Lee Da-yeong membantu Korea Selatan mendapatkan tiket ke Olimpiade Tokyo dengan memenangkan turnamen kualifikasi Asia pada Januari 2020.

Namun, terungkapnya skandal ini meembuat KVA merujuk kepada buku peraturan yang menyatakan bahwa setiap atlet atau ofisial yang menyebabkan "masalah sosial" dengan perbuatan tidak terpuji maka tidak boleh mewakili negara dalam kompetisi internasional.

Lee bersaudara adalah putri kembar pasangan Kim Gyeong-hui dan Lee Ju-hyung. Sang ibu, Gyeong-hui, mewarisi darah atlet voli setelah sebelumnya masuk dalam skuad Timnas Voli Korea saat Olimpiade Seoul 1988. Selain bermain di skuad sama, Pink Spiders, Lee Jae-yeong dan Lee Da-yeong juga memperkuat Timnas Voli Korea Selatan pada beberapa ajng bergengsi, termasuk dua seri Asian Games terakhir, 2014 dan 2018.

Ikuti juga Instagram, Facebook, dan Twitter dari Skor Indonesia. Pertarungan MMA Lebih Aman Dibanding Tinju, Kok Bisa? https://t.co/SNVfMuQIeS— SKOR Indonesia (@skorindonesia) February 12, 2021 Berita Lainnya: Generasi Terbaik Timnas Basket Jepang Telah Bangkit, Tak Sekadar Kisah Anime Belaka Kisah Karl-Anthony Towns Melawan Covid-19: Wafatnya Ibunda hingga Terkapar dengan Gejala Berat Industri hiburan Korea Selatan belakangan ini memang tengah diramaikan dengan kasus bullying.

Seperti kita tahu, kasus bullying di negeri ginseng ini memang bisa dibilang cukup parah. Tak hanya verbal, bullying di Korea Selatan hingga mengarah ke tindakan. Kasus bullying ini berawal dari dua atlet voli nasional kembar yang disebut pernah melakukan tindakan tak terpuji saat masih bersekolah dulu. Akibatnya, mereka dikeluarkan dari klub dan squad Olympic. Ini memantik kemarahan warganet.

Tak lama setelahnya, muncul banyak kasus bullying yang melibatkan beberapa nama seleb ternama Korea Selatan. Beberapa di antaranya bahkan berakibat kepada mundurnya jadwal penayangan drama yang mereka bintangi. Ada juga yang sampai dikeluarkan dari tim drama yang kini tengah tayang. Berikut sederet seleb yang ikut kena dampak kasus bullying. ©2021 Merdeka.com/instagram.com Seleb pertama yang ikut terkena kasus bullying yang berawat dari dua atlet voli kembar adalah Jo Byeong Gyu.

Ia dituduh melakukan bullying secara verbal saat bersekolah di New Zealand. Namun agensinya membantah tuduhan tersebut dan menyatakan jika berita tersebut adalah tidak benar. Namun kasus yang menyeret namanya ini berujung dari mundurnya dia dari sebuah acara reality show. Park Hye Soo ©2021 Merdeka.com/instagram.com Selanjutnya ada seleb cantik Park Hye Soo. Aktris cantik ini dituduh melakukan kekerasaan saat ia duduk di bangku SMA. Namun, agensinya membantah kabar kasus bullying pemain voli korea dan akan menempuh jalur hukum kepada penyebar hoax tersebut.

Buntutnya, penayangan drama Dear M yang dijadwalkan akan segera tayang harus diundur hingga waktu yang belum ditentukan. BACA JUGA: Diduga Beli Mobil Baru dari Settingan Bersama Raffi Ahmad, Nita Gunawan Beri Penjelas Perannya di Dewi Rindu Curi Perhatian, Angela Gilsha Ungkap Fakta tentang Dirinya Selanjutnya ada Lee Na Eun. Sebelum merambah ke dunia akting, Lee Na Eun merupakan member sebuah girl band bernama April.

Ia dituduh melakukan bullying terhadap salah satu member grupnya. Tak hanya sendiri, ia melakukan bullying itu dengan teman grupnya yang lain. Namun karena ia merupakan member yang paling terkenal, spotlight kasus ini pun kasus bullying pemain voli korea padanya dan berbuntut pada ditariknya Lee Na Eun dari syuting video promosi drama Taxi Driver yang dibintanginya.

BACA JUGA: Perbedaan Presidensial dan Parlementer, Menarik Dipelajari Kakek kasus bullying pemain voli korea Malang Meninggal Usai Berhubungan Intim, Begini Kronologinya Setelah itu, muncul lagi tuduhan soal pelecehan seksual yang dilakukannya.

Tak lama setelah beredarnya kasus bullying pemain voli korea itu, Jisoo pun menulis surat permohonan maaf dan mengunggahnya di instagram pribadinya. Dalam surat itu ia mengakui semua tuduhan itu. Kasus tersebut berbuntut pada dikeluarkannya ia dari tim drama River Where The Moon Rises yang tengah dibintanginya bersama aktris Kim Soo Hyun. [asr] 1 Belum Vaksin Covid-19, Puluhan Wisatawan Dilarang Masuk Lawang Sewu 2 Ganjar Minta Jajaran Siaga di Perbatasan Cegah Penyakit Mulut Kuku Ternak di Jateng 3 10 Momen Keseruan Ayu Ting Ting Wisata di Yogyakarta, Penampilannya Mencuri Perhatian 4 Potret Ussy Sulistiawaty dan Andhika Pratama Pulang Kampung ke Malang, Seru Banget 5 Kisah Kapolda Metro Saat Ditelepon Sang Ibu 'Kalau Sudah Tinggi Pangkat Saya Pulang' Selengkapnya
INDOSPORT.COM - Dua pevoli wanita Korea Selatan, Lee Jae-yeong dan Lee Da-yeong, mendapatkan sanksi skorsing yang menghebohkan publik Negeri Ginseng.

Lee Jae-yeong dan Lee Da-yeong merupakan dua atlet kembar voli kenamaan dari Korea Selatan. Dua pemain berusia 24 tahun itu bermain untuk Heungkuk Life Pink Spiders, salah satu tim voli terkuat di Korsel. • Pesona Shella Bernadeta, Pevoli Cantik yang Curi Hati Bagus Kahfi Menurut laporan dari Sports Seoul, Pink Spiders yang menaungi Lee Jae-yeong dan Lee Da-yong langsung menyatakan permintaan maaf terhadap korban yang dilakukan pemainnya.

"Kami mohon maaf dan bertanggung jawab yang dalam atas kekecewaan semua pencinta bola voli akibat kejadian ini. Kekerasan sekolah tidak diperbolehkan dengan alasan apapun, itu tidak bisa diterima.

Klub juga meminta maaf kepada para korban yang menderita akibat kesalahan atlet kami," demikian pernyataan dari Pink Spiders. Lee Jae-yeong dan Lee Da-yeong mendapatkan hukuman dilarang mengikuti pertandingan voli hingga waktu yang belum ditentukan menyusul tuduhan menindas teman sekelasnya di sekolah dasar dan menengah pada 10 tahun silam. Pada 10 Februari, dua bersaudara Lee mengakui insiden tersebut dan meminta maaf kepada korban. Namun di bawah tekanan publik, Pink Spidersm akhirnya memberikan sanksi tegas untuk Lee Jae-yong dan Lee Da-yeong.

Insiden bullying di sekolah yang dilakukan Lee bersaudara itu terungkap, setelah seorang korban mengatakan dia masih terluka oleh masa lalu karena diintimidasi. • Pevoli Cantik Sabina Altynbekova Resmi Menikah, Wajah Suaminya Misterius "Klub telah mengeluarkan larangan dan Asosiasi Bola Voli Korea juga mempertimbangkan tindakan disipliner.

Ancaman pencoretan terhadap Lee berdaudara dari tim nasional juga sedang dipertimbangkan," kata kata seorang anggota dari Asosiasi Bola Voli Korea dilansir dari Sports Seoul. "Namun, ini bisa mempengaruhi kekuatan tim. Jadi kami perlu waktu untuk mengevaluasinya," sambungnya. • LIHAT SELANJUTNYA • 1 • 2 Kasus bullying di kalangan publik figur memang tengah ramai dibicarakan, termasuk di Korea Selatan. Bukan cuma selebritas, baru-baru ini muncul skandal bullying yang sempat dilakukan oleh ratu voli Korea Selatan, si kembar Lee Jae Yeong dan Lee Da Yeong.

Kabarnya, kasus ini mulai mencuat ke publik setelah mantan rekan satu tim secara anonim membeberkan sejumlah tindak kekerasan keduanya di masa lalu. Mengaku menyesal dan bersedia meminta maaf langsung, berikut sederet potret kompak Lee Jae Yeong dan Lee Da Yeong. Berita Terpopuler • Raffi Datangi Polda Metro Terkait Dugaan Pencatutan Nama Medina Zein • Orgasme Klitoris dan Vaginal, Apa Perbedaan Keduanya?

• 9 Potret Diah Permatasari dan Putra Sulung Lulusan Militer Amerika • 10 Potret Gemas Chloe, Anak Asmirandah, waktu Liburan ke Bali • [LINIMASA-5] Perkembangan Terkini Vaksinasi COVID-19 Indonesia • 10 Potret Arfito Hutagalung yang Disebut Kekasih Baru Naysilla Mirdad • [LINIMASA-10] Perkembangan Terkini Pandemik COVID-19 di Indonesia • Daftar 5 Pejabat Sementara yang Bakal Isi Jabatan Gubernur • 9 Potret Terbaru Lenna Tan yang Semakin Memikat di Umur 41 Tahun
Skandal bully artis Korea kini tengah menjadi buah bibir dikalangan penggemar K-Pop.

Bukan seperti dugaan pengalihan isu politik, hal kasus bullying pemain voli korea terjadi lantaran muncul kasus bullying terparah dalam sekolah olahraga voli untuk kelas profesional, baik itu pemain wanita maupun pria.

Sejak saat itu, komunitas online dibanjiri dengan pengakuan dari berbagai anonim yang menyatakan dirinya juga korban bully dari para artis populer.

Siapa saja mereka? 1. Jo Kasus bullying pemain voli korea Gyu Aktor tampan yang meraih popularitas tinggi usai membintangi drama hits Sky Castle, Stove League hingga The Uncanny Counter, Jo Byeong Gyu secara mengejutkan disebut sebagai pembully saat bersekolah di Selandia Baru.

Pada 16 Februari, seseorang anonim “A” mengupload postingan online yang mengklaim telah di-bully oleh Jo Byeong Gyu. Keesokan harinya, agensi Jo Byeong Gyu meminta penyelidikan polisi atas postingan tersebut karena menyebarkan rumor palsu, dan kemudian terungkap bahwa pembuat postingan tersebut telah meminta maaf dan menghapus postingannya.

Pada 17 Februari, pengguna online lain yang dikenal sebagai “B” menulis postingan yang menuduh Jo Byeong Gyu sebagai anak nakal dan pengganggu saat SD dan SMP. Pengguna online lainnya, “C” mengaku sebagai teman sekelas Jo Byeong Gyu dan membantah tuduhan bahwa Jo Byeong Gyu adalah pengganggu sekolah. Menanggapi postingan “B”, HB Entertainment menegaskan bahwa berita itu tidak benar dan mereka siap untuk mengambil tindakan hukum yang tegas terhadap netizen tersebut dari rumor palsu.

2. Soojin (G)I-DLE Main dancer grup (G)I-DLE, Soojin masuk dalam daftar idol yang terlibat skandal bully oleh kakak dari teman sekelasnya. Ia dituduh melakukan tindak kekerasan secara fisik maupun verbal serta mencuri dan merokok saat masih SMA. Menanggapi hal ini, Soojin secara khusus mengungkapkan permintaan maaf kepada penggemar yang telah khawatir dan berkata bahwa benar bahwa ia merokok karena rasa keinginan tahuannya yang besar.

Tetapi tuduhan seperti menyakiti secara fisik hingga mencuri dibantahnya. Baca juga: Kronologi Lengkap Skandal Bullying Soojin (G)I-DLE 3. Kim Dong Hee Aktor muda berbakat, Kim Dong Hee juga diterpa skandal bully artis Korea saat masih sekolah. Pada 21 Februari, seorang anonim mengupload unggahan di komunitas online berjudul “Aktor Kim Dong Hee yang lahir pada tahun 1999 adalah pelaku kekerasan di sekolah”.

Postingan tersebut menyatakan, “Aku sangat benci melihatnya dengan bangga berkarier sebagai selebriti dan menerima cinta dari orang-orang saat kehidupan sehari-harinya melibatkan pemukulan dan penindasan.” Penulis postingan online tersebut juga menyertakan tanggapan dari orang-orang yang lulus dari sekolah yang sama dan menambahkan foto kelulusan Kim Dong Hee sebagai bukti.

Netizen lain berkata, “Kim Dong Hee menggantungkan rokok elektrik di lehernya atau menyimpannya di saku seragam sekolahnya, dan dia merokok di dalam kelas. Dia juga menampar wajah seorang siswa yang memiliki disabilitas dengan bermain game yang merugikan mereka serta membuat orang-orang yang lemah memijatnya”. NPIO Entertainment selaku agensi yang kini menaungi sang aktor membantah kabar miring tersebut dan menyatakan bahwa informasi palsu ini telah diterbitkan tiga tahun yang lalu oleh penulis yang sama.

Maka dengan itu, agensi bersiap untuk mengambil jalur hukum. 4. Park Hye Soo Segera membintangi drama terbaru bersama Jaehyun NCT di ‘Dear M’, aktris cantik Park Hyesoo juga dikabarkan pernah melakukan aksi bullying saat masih sekolah hingga kuliah.

Awalnya, berita Park Hye Soo dikenal sebagai pembully muncul pada tahun 2016. Seorang anonim menyebutkan bahwa ia adalah korban kekerasaan Park Hyesoo semasa SMA. Park Hyesoo mengubah image-nya sejak muncul di ‘K-Pop Star’. Netizen pertama, A memberikan pernyataannya melalui komentar di Instagram pribadi Park Hye Soo.

“ Hye Soo unnieaku XXX dari Dae Chung Middle School. Aku harap kau membayar dosa-dosamu”. A melanjutkna, “Dia menelepon kasus bullying pemain voli korea dan mengutuknya lalu menamparku, tetapi jika dia telah meminta maaf kepadaku setidaknya sekali saja saat reuni ketika kita berusia 20 tahun, aku akan berpikir, ‘itu bisa terjadi,’ tetapi dia tidak mengucapkan sepatah kata pun atau bahkan menyapa. Kami dekat ketika kami masih di SMA, tetapi bahkan saat itu, aku tersiksa.

Aku pikir orang-orang di Dae Chung sangat baik. Terlepas dari apa yang kami alami, kami tidak pernah memberi tahu siapa pun, dan teman-temanku dan aku berbicara tentang apa yang dia lakukan kepada kami dan menjadi marah karenanya. Aku telah terpengaruh secara langsung, jadi aku akan melakukan yang terbaik untuk tidak menguburnya.

Jika dia menuntutku untuk ini, itu berarti dia tidak memiliki hati nurani, dan aku tidak akan hanya diam. Aku juga tidak mendengarkan guru, dan aku juga memberontak, tetapi aku tidak menyiksa teman-temanku atau memukul mereka seperti yang dia lakukan.

Meskipun kami sangat dekat, dia selalu membuat masalah di antara teman-teman kami dan membiarkan seseorang berada dalam kedinginan.

Dia menggunakan alasan menjadi lebih tua untuk menjungkirbalikkan seluruh sekolah”. Teman sekelas lainnya (“B”) menambahkan, “Hari-hari bullyingmu di sekolah akhirnya terungkap. Jangan hanya menghapus artikel dan komentar. Kamu harus meminta maaf dan aku harap kamu tidak pernah tampil di TV lagi. Aku juga ingin menulis tentang apa yang kamu lakukan, tetapi aku tidak bisa karena aku takut dengan apa yang kamu lakukan pada penulis aslinya.

Semuanya, dia benar-benar pengganggu sekolah”. Sebelumnya pada tanggal 20 Februari, seorang anonim (selanjutnya disebut “C”) mengupload postingan di komunitas online berjudul “Bagaimana aku bisa memberi tahu orang-orang bahwa aku ditindas oleh selebriti wanita di sekolah ketika aku tidak punya bukti?” Postingan tersebut menyatakan, “Aku diintimidasi oleh aktris populer yang memiliki citra polos saat ini.

Dia melempar kotak makan siang yang dibuat ibuku dari gedung 10 lantai, mengejekku, menjambak rambutku, menyeretku ke meja kuliah, memotong rambutku, dan menjadikanku bahan tertawaan di sekolah.

Dia bahkan memasukkan pengawet dari kasus bullying pemain voli korea laut Korea ke dalam mulutku dan memaksaku untuk menelannya”. Banyak netizen yang mencurigai “C” mengacu pada Park Hye Soo, tetapi “C” membantahnya dan menghapus postingan tersebut. Namun, lebih banyak orang yang mengaku sebagai teman sekelasnya berbicara tentang sejarah perundungan sekolah yang dilakukan aktris tersebut. Menanggapi hal ini, agensi Park Hye Soo membantah dengan keras semua tuduhan itu dan menyatakan mereka akan mengambil tindakan tegas melalui proses hukum.

5. Kim So Hye Mantan anggota girl group I.O.I, Kim So Hye juga diduga terlibat dalam skandal bully artis Korea di sekolah. P ada 22 Februari, sebuah unggahan berjudul “Postingan tentang kekerasan di sekolah dari Kim So Hye yang muncul di ‘Produce 101′” diupload di komunitas online. Penulis anonim tersebut mengklaim bahwa mereka lulus dari sekolah menengah yang sama dengan Kim So Hye. Mereka menulis, “Aku tidak dipukul secara pribadi dan aku belum menulis tentang ini sampai sekarang karena aku pikir korban tidak ingin kejadian ini terungkap.

Aku menulis ini karena aku ingin ini diketahui setidaknya sedikit karena para penggemar bertindak tanpa malu-malu. Kim So Hye secara pribadi mengatakan sendiri kepada anonim kasus bullying pemain voli korea bahwa dia berdiri dan korban sedang duduk di bangku, tetapi korban melihat ponselnya dan tidak mendengarkan saat dia berbicara, jadi So Hye marah, menjambak kasus bullying pemain voli korea, membuat mereka berlutut, lalu memukul korban.

Sebagai agensi, S&P Entertainment menyatakan, “Saat ini kami telah meminta penyelidikan dengan polisi setelah menemukan informasi yang dipermasalahkan. Pada 2017, postingan dengan klaim palsu tentang kekerasan di sekolah menyebar secara online dan kami menangkap sekitar 10 orang melalui penyelidikan. Namun, kami mengambil tindakan lunak sesuai dengan keinginan Kim So Hye karena dia tidak ingin menuntut siapa pun, tetapi sayang sekali situasi serupa terulang kembali.

Ketika hasil penyelidikan polisi terungkap, kami akan mengambil tindakan tegas tanpa keringanan hukuman atau penyelesaian”. 6. Mingyu SEVENTEEN Terakhir yang tak kalah mengejutkan adalah skandal bully artis Korea yakni Mingyu SEVENTEEN. Pada 22 Februari, sebuah postingan online ditulis oleh seseorang yang mengaku pernah bersekolah di SD dan sekolah menengah yang sama dengan Mingyu.

Pembuat postingan (“A”) menyatakan bahwa dia mendapatkan keberanian untuk menulis postingan tersebut setelah melihat maraknya tuduhan kekerasan di sekolah baru-baru ini yang dilakukan terhadap selebriti. “A” menulis, “Sejak SD, Mingyu pandai bermain sepak bola dan merupakan bagian dari kelompok berandalan. Di tahun pertama sekolah menengah, ada saat ketika anak-anak dan siswa yang lebih tua yang menakutkan menghentikanku dalam perjalanan pulang dari sekolah dan mengambil uangku lalu melecehkanku secara verbal.

Aku menangis karena aku sangat takut, dan orang yang melihat seluruh situasi dari awal sambil tertawa, melemparkan tutup botol Coca Cola ke wajahku, dan berteriak dengan tawanya ketika dia mencapai sasaran adalah Mingyu”.

Selain itu, A juga mengklaim bahwa setelah Mingyu lulus audisi di Pledis dan menjadi trainee, dia membawanya untuk mendapatkan uang kasus bullying pemain voli korea menggunakannya untuk membayar ongkos transportasi ketika dia pergi ke ruang latihan. Postingan tersebut dihapus kira-kira tiga jam setelah diunggah. Pledis Entertainment kemudian mengkonfirmasi dengan Mingyu bahwa klaim tersebut tidak berdasar dan sepenuhnya salah. Mereka tidak mengerti siapa yang membuat klaim ini dan dengan maksud apa.

‘A’ yang membuat klaim kekerasan sekolah, mengungkapkan album kelulusan sekolah menengah mereka untuk memverifikasi identitas mereka, tetapi album tersebut berasal dari tahun yang berbeda dari tahun kelulusan Mingyu.

Tidak hanya itu, tapi ‘A’ menulis bahwa Mingyu melakukannya di tahun ketiga sekolah menengah, tapi dia telah menjadi trainee Pledis Entertainment sejak tahun kedua sekolah menengahnya. Klaim yang dibuat oleh ‘A’ tidak sejalan”. 7. Chuu LOONA Pada tanggal 22 Februari, seorang anonim (selanjutnya disebut sebagai ‘A’) yang mengaku telah lulus sekolah menengah yang sama dengan Chuu menulis postingan di komunitas online yang menuduh Chuu melakukan kekerasan di sekolah. A menulis, “Pertama, aku adalah teman yang biasa bergaul dengan Kim Ji Woo (nama asli Chuu), meskipun kami bukan teman dekat sehingga aku mengunjungi rumahnya.

Di tahun pertama kami, ada teman sekelas ‘B’, yang seperti orang besar di kelas, dan Kim Ji Woo bertindak sebagai orang tengah di sebelah ‘B’ yang membuat perpecahan di antara yang lain. ‘B’ dan Kim Ji Woo membuat orang dikucilkan. Alasannya selalu hanya karena mereka tidak menyukai orang lain.

Kemudian, teman dekatku dijadikan orang buangan. Mereka satu-satunya yang makan bersamaku dan aku tidak tahu apakah Kim Ji Woo tidak suka itu, tapi dia membuatnya seolah-olah aku adalah pemimpin dalam membuat teman dekatku menjadi orang buangan. Setelah aku sadar, akulah yang dibuat menjadi orang buangan. Dia berada di tengah-tengah membuat perpecahan di antara orang-orang dan aku tidak bisa melupakan bagaimana Kim Ji Woo berbicara seolah-olah dia tidak melakukan kesalahan.

Kemudian, dia mengundangku ke obrolan grup, dan dia mengancam serta mencaciku. Ada saat ketika dia memblokir aku di gerbang sekolah dan mengutuk ketika aku mencoba untuk pulang. Aku tidak berpikir aku melakukan kesalahan, tapi Kim Ji Woo terus memintaku untuk meminta maaf, dan Aku terus meninggalkan obrolan ketika mereka mengundangku dan meninggalkannya kembali. Aku ingat dalam perjalanan pulang, mereka menjambak rambutku dan bertanya mengapa aku tidak meminta maaf. Mereka sering mengomel padaku, mengatakan aku bau dan menyuruhku mencuci rambut.

Saat itu, rambutku langsung berminyak meskipun aku keramas setiap hari. Itu karena aku akan melewati masa puber, dan karena aku sering dikutuk, aku bahkan mencuci rambut tiga kali sehari saat jam istirahat. Tentu saja, dia tidak sering memukul orang atau mencuri uang seperti selebriti lainnya yang terlibat dalam kontroversi kekerasan di sekolah. Namun, ini jelas merupakan kekerasan sekolah.

Pasti lebih banyak teman dan korban kasus bullying pemain voli korea mengingat ini, jadi aku akan berterima kasih jika orang-orang itu juga mengunggah bukti”. Mengikuti postingan tersebut, anonim lain yang mengaku telah lulus dari sekolah dasar dan menengah yang sama dengan Chuu, membuat tuduhan serupa tentang Chuu adu domba pertemanan. Penulis itu juga memposting bahwa mereka berasumsi Chuu mencuri barang-barang mereka yang hilang ketika mereka melihat Chuu tertangkap mencuri di toko alat tulis.

Tak berselang lama, BlockBerry Creative tentu saja menyangkal semua tuduhan dan meminta kepada rekan media untuk tidak membuat tulisan spekulatif.

8. Kihyun MONSTA X Pada 22 Februari, sebuah postingan diunggah ke komunitas online dengan judul, “Aku adalah korban kekerasan sekolah oleh (Kihyun) MONSTA X”. Penulis postingan (selanjutnya disebut sebagai ‘A’) menyatakan bahwa mereka pernah satu kelas dengan Kihyun di tahun ketiga sekolah menengah mereka. ‘A’ menulis, “Aku telah mengesampingkannya karena lebih dari 10 tahun telah berlalu dan dia bukan seseorang yang akan aku ajak terlibat lagi, tetapi karena selebriti dan korban mengumpulkan keberanian mereka dan mengatakan yang sebenarnya, aku juga menulis ini.

Kihyun adalah anak nakal yang berbakat dan juga populer pada saat itu. Beberapa dari anak-anak lain dan aku dipanggil jjintta (pecundang), diintimidasi, dipukul, dan terlibat dalam rumor aneh. Uangku akan diambil dan aku harus membelikannya rokok.

Dia bukan anak nakal yang sungguhan, tapi ada juga saat ketika teman wanita sekelas menangis setelah dia memukulnya karena banyak jerawat dan tidak enak dipandang”. Anonim tersebut juga mengklaim bahwa mereka memiliki foto Kihyun yang sedang minum alkohol dan merokok dengan anak-anak nakal lainnya. Agensi Kihyun, Starship Entertainment kemudian memberikan klarifikasi, “ Kami menyadari keseriusan masalah ini dan sedang menghubungi teman sekelas Kihyun serta guru dan kenalannya pada saat itu untuk memverifikasi fakta.

Kami meminta pengertian kalian tentang fakta bahwaini akan membutuhkan waktu untuk mengkonfirmasi banyak hal karena itu adalah kejadian lampau. Jika penulis posting mengizinkan, kami terbuka untuk diskusi.

Dalam kasus yang berbeda, satu orang membagikan postingan dengan konten yang sama pada tahun 2015 dan 2021. Saat itu, kami menghubungi penulis postingan dan mengonfirmasi bahwa postingan tersebut palsu”. 9. Aisha EVERGLOW Aisha masuk dalam jejeran skandal bully artis Korea di tahun 2021. Seorang anonim ‘A’ menulis postingan di Nate Pann dan mengklaim dirinya sebagai mantan teman sekelas Aisha di SMP.

‘ A’ kemudian membagikan foto album kelulusannya dari tahun 2016 sebagai bukti klaim ini. ‘A’ menulis, “(Aisha) adalah seorang siswi di sekolahku yang merupakan seorang pembully tetapi memakai topeng untuk menjadi seorang selebriti.

Dia mulai menyiksaku ketika aku mulai berkencan dengan pria yang dekat dengannya. Dia mengatakan kepadaku bahwa dia adalah mantan pacarnya dan membuat komentar seksual kepadaku seperti, ‘Seberapa jauh kamu pergi dengannya?’ dan ‘Aku sudah melakukan XX dengannya tapi kamu masih belum?’. Awalnya, aku pikir itu lelucon, jadi aku mengabaikannya dan melanjutkan. Tapi setelah itu, setiap kali aku berpapasan dengannya, dia akan berkata, ‘Aku mencium bau XX’ dan ‘Aku kasihan pada __ (nama pacarku) karena jatuh cinta pada XX.’ Komentar yang dia buat akan semakin buruk.

“ ‘A’ mengklaim bahwa Aisha dan teman-temannya juga mulai menyerangnya secara fisik selama waktu ini, seperti memukul bagian belakang lehernya. ‘ A’ melanjutkan, “Penyiksaan berlanjut, jadi aku putus dengan pacarku, tetapi dia terus melakukan kekerasan verbal dan fisik. Suatu kali, ketika mantan pacarku berada di halaman sekolah, dia mendorong wajahku ke luar jendela dan berteriak, ‘Hei __, dia bilang dia ingin melakukan XX denganmu’.

Semua anak di kelas dan halaman sekolah mendengarnya, jadi rumor buruk mulai menyebar di belakangku. “ ‘A’ mengatakan bahwa rumor buruk telah mempengaruhinya bahkan hingga SMA. ‘A’ menulis, “Aku sering didekati oleh siswa laki-laki yang telah mendengar bahwa aku ‘gampangan’.” Anonim itu megatakan bahwa dia telah bertemu Aisha lagi beberapa waktu kemudian dan Aisha tampaknya tidak mengenalinya atau menyapanya dengan ramah.” Situs Streaming Drama Korea My Roommate Is A Gumiho Sub Indo Yuehua Entertainment menyatakan, “Kami telah memeriksa kebenarannya dengan (Aisha) dan mengkonfirmasi bahwa tuduhan itu salah.

Dia bahkan tidak tahu siapa orang yang menulis postingan tersebut. Kami meminta orang-orang berhenti menyebarkan informasi palsu dan laporan spekulatif sembrono yang tidak mengecek apakah informasi itu benar atau salah. Jika ini terus berlanjut, kami akan mengambil tindakan hukum yang tegas untuk membela hak artis kami”. 10. Hyunjin STRAY KIDS Di hari yang sama, Hyunjin juga menjadi artis Korea yang diduga terlibat bullying di sekolah. Seseorang (‘A’) memposting di komunitas online untuk menuduh Hyunjin Stray Kids melakukan kekerasan di sekolah dan melecehkan mereka secara verbal.

“Ada dua alasan mengapa Hwang Hyun Jin menaruh dendam kepadaku dan menulis di chat grup kelas mencoba membuatku dikucilkan. Dia mengatakan yang pertama adalah karena aku berada di kursi di belakang, dia tidak suka aku menyuruhnya menutup pintu belakang.

Dia menulis dalam pesan, ‘Tutup sendiri, mengapa kamu memberi tahu orang lain untuk menutupnya?’ jadi aku menjawab, ‘Kalian semua yang membukanya, jadi mengapa aku yang harus menutupnya?’ Namun, satu-satunya balasan yang aku terima adalah pesan seperti, ‘Apakah aku budakmu?’. Alasan kedua adalah bahwa ada waktu ketika tidak ada cukup makan siang di sekolah dan temanku yang sedang bertugas tidak dapat menerima makan kasus bullying pemain voli korea dalam jumlah penuh, dan karena aku menerima lebih banyak menunya, kami makan bersama.

Dia berkata, ‘Aku tidak suka kamu menerima banyak makan siang. Karena kamu, siswa lain tidak bisa makan siang’ dan dia mengkritik serta mengejekku karena alasan yang tampaknya agak sulit dipercaya dan sangat kekanak-kanakan sekarang”.

‘A’ menyatakan bahwa Hyunjin dan siswa laki-laki lainnya mengundangnya ke dalam obrolan grup kelas dan melecehkannya secara verbal, dengan berkomentar seperti, “Kamu seperti ****, kamu terlihat seperti itu karena kamu tidak punya ibu”. JYP Entertainment selaku agensi yang menaungi berkomentar, “K ami telah kasus bullying pemain voli korea bahwa ada banyak bagian yang tidak benar dari postingan yang saat ini menyebar tanpa pandang bulu, dan kami telah mengidentifikasi orang-orang yang dengan sengaja membuat rumor jahat dan menyebarkannya.

Kami akan melakukan penyelidikan terperinci melalui berbagai rute dan menemukan kebenaran yang tidak terdistorsi dan tepat. Kami berencana untuk mengambil tindakan hukum terkait penyebaran informasi palsu”. 11. Sunwoo The Boyz Sunwoo The Boyz juga masuk dalam daftar skandal bully artis Korea. ‘A’ mengatakan bahwa Sunwoo telah membuat komentar seksual dan menghina anggota keluarga lainnya. ‘A’ mengatakan bahwa Sunwoo telah melakukan kekerasan dalam pacaran terhadap pacarnya di tahun pertama sekolah dan pacarnya pernah datang ke sekolah dengan memar di tubuhnya.

Mereka juga menyatakan bahwa Sunwoo tertawa di samping teman-temannya ketika mereka membuat komentar yang melecehkan secara seksual tentang seorang siswi di kelas mereka. ‘A’ menulis, “Kamu tidak datang ke kelas dan meninggalkan kasus bullying pemain voli korea untuk merokok dan kamu sering berkumpul untuk minum alkohol dan membuat lelucon kotor yang tidak dapat aku ulangi secara pribadi.

Meskipun kamu mencari semua postingan tentang kontroversimu dan menghapusnya, itu tidak menghapus fakta bahwa kamu merokok di pojok sekolah, melakukan kekerasan dalam pacaran, melecehkan kami secara seksual, dan melakukan kekerasan seksual terhadap kami.” Sama seperti yang dilakukan agensi lainnya, Cre.ker Entertainment juga membantah tuduhan tersebut dan siap mengambil jalur hukum kepada pembuat rumor palsu.

12. HyunA Seorang anonim (‘A’) menulis di forum online pada tanggal 23 Februari dengan menuduh HyunA sebagai pelaku kekerasan di sekolah. “HyunA, aku pikir kamu akan menghubungiku dulu. Apakah kamu tidak ingat, bahwa kamu berpura-pura tidak tahu, atau apakah kamu bahkan memikirkannya? Mungkin itu karena kamu menjadi idol di usia yang sangat muda.

Semua bukti yang menunjukkanmu hilang. Saat ini, Cyworld, Instagram, dan KakaoTalk, tetapi kamu memulai debut ketika kamu masih sangat muda. Aku ingat kamu pergi ke Wonder Girls pada saat yang sama semua fotomu di Buddy Buddy dan Cyworld menghilang. Aku masih ingat hari festival SD di kelas lima. Kamu dan temanmu memanggilku ke belakang sekolah dan jika aku tidak datang, menanyakan sejak kapan kita berteman. Aku tidak pernah punya teman sepertimu, kamu bilang kamu akan datang ke rumahku.

Ketika aku pergi, aku ingat ada kalian bertiga termasuk dirimu dan kalian bergantian menampar wajahku. Aku juga ingat bagaimana kamu melepas kacamataku dan melemparkannya karena tidak nyaman jika kacamata itu ada di wajahku. Alasanku tidak bisa mengatakan ini sebelumnya adalah karena aku tidak memiliki bukti dan karena aku mempertanyakan siapa yang akan mempercayaiku.

Satu-satunya bukti yang aku miliki adalah album kelulusan SD kita jadi aku bertanya-tanya apakah ada yang akan mempercayaiku sekarang, tetapi aku menjadi sangat frustrasi ketika melihatmu muncul di TV seperti tidak ada yang salah. Apakah kamu bahkan menyesali apa yang kamu lakukan??”. Bersamaan dengan postingan tersebut, ‘A’ menambahkan foto kelulusan HyunA, di mana salah satunya adalah ada foto HyunA yang rusak.

‘A’ menjelaskan, “Perusakan foto HyunA bukan dilakukan olehku. Aku pernah membawa album kelulusanku ke SMP setelah mendengar bahwa dia telah debut dan siswa lain di kelas yang tidak memiliki hubungan baik dengan HyunA merusaknya.” HyunA kasus bullying pemain voli korea telah mengklarifikasi bahwa ia tidak pernah menyakiti siapapun secara fisik dan justru mendoakan sang penulis agar hidup bahagia.

Agensinya saat ini, P Nation juga membantah tuduhan tersebut dengan berkata bahwa HyunA telah berjuang memulai karirnya sejak usia 8 tahun. Ia sendiri tidak bisa merasakan kehidupan sekolah yang normal dan juga mengalami masa-masa sulit. Klaim sepihak ini sudah jelas salah.

Agensi tidak akan ragu mengambil tindakan tegas jika tuduhan berlanjut. Itulah deretan skandal bully artis Korea Selatan yang kini tengah ramai diperbincangkan.
Winnetnews.com - Media Sports Kyunghyang mengabarkan bahwa atlet kembar voli Korea Selatan, Lee Da Young dan Lee Jae Young sedang bersiap untuk comeback.

Baru-baru ini, Korea Volleyball Federation (KOVO) mengumumkan bahwa si kembar akan mendaftar sebagai pemain pada 30 Juni. Ini berarti si kembar akan kembali ke lapangan voli.

Sebelumnya, Lee Da Young dan Lee Jae Young mengejutkan publik karena karena mereka dituduh sebagai pelaku bullying. Si kembar dikenal sangat dicintai oleh publik Korea sejak debut mereka. Namun keduanya dituduh melakukan bullying secara verbal dan fisik kepada teman-teman sekelas mereka di sekolah menengah, serta mantan rekan satu tim bola voli mereka. Sejak itu, banyak netizen lainnya melangkah maju untuk berbagi pengalaman mereka karena cerita demi cerita terus menjadi berita utama.

Mencuri uang teman sekelas, mengancam rekan satu tim dengan pisau dan memukuli orang lain dengan gantungan baju hanyalah beberapa cerita yang dikonfirmasi oleh si kembar. Karena skandal bullying Lee Da Young dan Lee Jae Young, banyak selebriti Korea lainnya juga dituduh melakukan bullying semasa sekolah.

Selama beberapa minggu, tuduhan bullying bermunculan terhadap beberapa aktor, aktris hingga idol K-Pop.

Setelah si kembar mengakui kesalahan mereka, keduanya dikeluarkan dari tim mereka dan Liga Bola Voli Nasional. Sejak itu mereka bungkam dan tidak menjadi sorotan sampai sekarang. Empat bulan kemudian, si kembar secara bertahap bersiap untuk comeback bola voli. Laporan yang dibuat oleh Sports Kyunghyang seolah mengkonfirmasi comeback mereka. Lee Da Young dikabarkan akan bertualang ke luar negeri untuk bergabung dengan liga di Yunani, sementara Lee Jae Young akan bergabung dengan V-League, yang merupakan liga bola voli klub Korea Selatan.

Menanggapi comeback si kembar, banyak netizen Korea mengaku kesal karena si kembar mulai comeback bermain voli pasca skandal bullying. "Satu per satu, mereka perlahan merangkak keluar," kritik netizen Korea dikutip Koreaboo. “Wow, itu benar-benar busuk.

Saya tidak ingin melihat liga bola voli negara kita lagi," ujar netter lain. “Saya hanya tidak akan menonton. Sedih karena bola voli putri mulai populer, tetapi saya tidak ingin menonton absurditas seperti itu.

Mereka kasus bullying pemain voli korea akan sadar ketika semua fans mereka meninggalkan mereka," ujar netter lain. “Bullying di sekolah tidak akan berakhir," sahut netter lain. "Oh wow, itu hanya istirahat bagi mereka," protes netter lain. "Mereka belum sadar," tambah netter lain. "Perlahan tapi pasti, mereka semua merangkak keluar satu per satu," komentar yang lainnya. Sementara itu, si kembar Lee Da Young dan Lee Jae Young mungkin akan comeback melalui liga yang berbeda, tim nasional masih akan tetap terlarang.

Pada 15 Februari lalu, Korea Volleyball Federation mengumumkan bahwa mereka akan “mengeluarkan semua pelaku kekerasan sekolah dari proses seleksi tim nasional.” Artinya, Lee Da Young dan Lee Jae Young tidak akan diizinkan mewakili Korea Selatan di kompetisi internasional apa pun, seperti Olimpiade.

Pengakuan Orang Tua Korban, Lee Da Yeong dan Lee Jae Yeong Intimidasi Temannya Dengan Pisau




2022 charcuterie-iller.com