Malaikat peniup sangkakala saat kiamat adalah

Nama Malaikat yang Bertugas Meniup Sangkakala dalam Hadits yang Shahih Dalam tulisan sebelumnya, kami telah membahas bahwa dalil yang menyebutkan nama malaikat Israfil sebagai malaikat yang bertugas meniup sangkakala adalah hadits yang dha’if.

Yang terdapat dalam hadits yang shahih adalah penamaan malaikat yang bertugas meniup sangkakala dengan sebutan “shahibush shuur” atau “shahibul qarn” (dalam bentuk malaikat peniup sangkakala saat kiamat adalah mufrod atau tunggal, yang menunjukkan satu orang malaikat)keduanya bermakna “pemilik, pemegang, atau peniup sangkakala”.

Penyebutan “shahibush shuur” terdapat dalam hadits yang diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, إِنَّ طَرْفَ صَاحِبِ الصُّورِ مُذْ وُكِّلَ بِهِ مُسْتَعِدٌّ يَنْظُرُ نَحْوَ الْعَرْشِ مَخَافَةَ أَنْ يُؤْمَرَ قَبْلَ أَنْ يَرْتَدَّ إِلَيْهِ طَرْفُهُ، كَأَنَّ عَيْنَيْهِ كَوْكَبَانِ دُرِّيَّانِ “ Sesungguhnya mata ‘shahibush shuur’ sejak diberi tugas (untuk meniup sangkakala pada hari kiamat, pen.) telah bersiap sedia dengan senantiasa memandang ke arah ‘arsy, khawatir kalau (tiba-tiba) diperintahkan untuk meniupnya sebelum matanya melihat kembali (ke arah ’arsy).

Kedua matanya bagaikan dua bintang yang bersinar terang.“ [1] Adapun penyebutan “shahibul qarn” terdapat dalam hadits yang diriwayatkan dari Abu Sa’id radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alahi wa sallam bersabda, كَيْفَ أَنْعَمُ وَقَدِ التَقَمَ صَاحِبُ القَرْنِ القَرْنَ وَحَنَى جَبْهَتَهُ وَأَصْغَى سَمْعَهُ يَنْتَظِرُ أَنْ يُؤْمَرَ أَنْ يَنْفُخَ فَيَنْفُخَ “ Bagaimana aku bisa menikmati (kehidupan dunia, pen.), sementara ‘shahibul qarn’ telah memasukkan sangkakala ke mulutnya, menengadahkan kepalanya, dan memasang pendengarannya untuk diijinkan (meniupnya).

Kapan pun dia diperintahkan untuk meniup, maka dia akan meniupnya.” [2] Terdapat sebuah hadits yang menyebutkan “shahibail qarn”, dalam bentuk isim mutsanna yang menunjukkan “dua orang malaikat peniup sangkakala”.

Dari Abu Saíd radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alahi wa sallam bersabda, إِنَّ صَاحِبَيِ الصُّورِ بِأَيْدِيهِمَا، أَوْ فِي أَيْدِيهِمَا قَرْنَانِ، يُلَاحِظَانِ النَّظَرَ مَتَى يُؤْمَرَانِ “ Sesungguhnya dua orang malaikat peniup (pemilik) sangkakala, atau di kedua tangannya (memegang) dua sangkakala, keduanya memasang pandangannya, kapan mereka berdua diperintahkan (untuk meniupnya).” Namun hadits dengan lafadz di atas adalah hadits munkar, sehingga tidak boleh dijadikan sebagai dalil.

[3] Dalil Ijma’ tentang Tugas Malaikat Israfil untuk Meniup Sangkakala Terdapat nukilan ijma’ yang menyebutkan kesepatan ulama kaum muslimin bahwa malaikat Israfil adalah malaikat yang bertugas meniup sangkakala pada hari kiamat. Al-Qurthubi rahimahullah berkata, والأمم مجمعة على أن الذي ينفخ في الصور إسرافيل عليه السلام “ Dan umat (Islam) telah bersepakat bahwa (malaikat) yang meniup sangkakala (pada hari kiamat) adalah Israfil ‘alaihis salaam.” [4] Di kitab beliau yang lain, Al-Qurthubi rahimahullah berkata, قال علماؤنا: والأمم مجمعون على أن الذي ينفخ في الصور إسرافيل عليه السلام.

” Para ulama kami berkata (bahwa) umat (Islam) bersepakat bahwa (malaikat) yang meniup sangkakala (pada hari kiamat) adalah Israfil ‘alaihis salaam.” [5] Al-Hafidz Ibnu Hajar rahimahullah berkata, تنبيه اشتهر أن صاحب الصور إسرافيل عليه السلام ونقل فيه الحليمي الإجماع “ Peringatan: telah masyhur (terkenal) bahwa pemilik (peniup) sangkakala adalah Israfil ‘alaihis salaam. Al-Halimi telah menyebutkan adanya ijma’ dalam masalah ini. ” [6] Jika terdapat ijma’, maka ijma’ tersebut adalah hujjah (dalil) yang digunakan sebagai dasar dalam masalah aqidah.

Jika tidak terdapat ijma’ dalam masalah ini, maka kewajiban kita adalah malaikat peniup sangkakala saat kiamat adalah, tidak mengatakan apa yang tidak dikatakan oleh Allah Ta’ala dan Rasul-Nya shallallahu ‘alahi wa sallam.

Jika menyebutkannya terdapat faidah, maka tentu akan sampai kepada kita dalil tegas dan jelas dalam masalah ini di dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah. [7] Ijma’ inilah yang diamalkan oleh para ulama sejak zaman dahulu hingga sekarang ini. Setelah menyebutkan dha’if-nya hadits yang tegas menunjukkan bahwa malaikat yang bertugas meniup sangkakala adalah Israfil [8], Syaikh Ali Hasan Al-Halabi Al-Atsary hafidzahullahu Ta’ala mengatakan, أمَّا أنَّ صاحبَ الصُّور هو إسرافيل؛ فنقلَ على ذلكَ الإجماعَ غيرُ واحدٍ مِن العُلماء، حتَّى قال الحَريمي: (أجمعَ العُلماءُ على ذلك)، ورأيتُ لبعضِ العُلماء؛ قال: (أجمعتْ جميعُ الأُمم على ذلك).

لكن -في الحقيقة-: إذا صحَّ هذا الإجماعُ؛ فنحنُ قائِلون به؛ لا نخرجُ عن إجماعِ الأُمَّة، وبخاصَّة: أنَّنا رأينا كثيرًا مِن علماءِ أهلِ السُّنَّة الماضِين والمتأخِّرين والمُعاصِرين يَقولون بِذلك، ويأخذونَه مأخَذ المُسلَّمات، لا يُناقِشون فيه، ولا يَتردَّدون في ذِكره. بينما -في الحقيقةِ- لم يصحَّ حديثٌ صريحٌ في هذا الموضوع، ليس هنالك حديثٌ صريحٌ -أو صحيحٌ- واحد.

” Adapun bahwa ‘shahibush shuur’ adalah Israfil, maka para ulama telah menukil adanya ijma’ dalam masalah ini. Sampai-sampai Al-Harimi malaikat peniup sangkakala saat kiamat adalah ulama telah bersepakat dalam masalah ini.’ Dan aku melihat sebagian ulama berkata,’Seluruh umat telah bersepakat dalam masalah ini.’ Akan tetapi pada hakikatnya, jika benar (klaim) ijma’ ini, maka kami pun mengikutinya.

Kami tidak keluar (menyelisihi) ijma’ umat ini, khusunya ketika kami melihat banyak ulama ahlus sunnah pada zaman dahulu dan zaman sekarang, mengatakan hal ini (bahwa Israfil adalah malaikat yang bertugas meniup sangkakala, pen.).

Mereka mengambil sikap menerima kesepakatan ini, tidak menentangnya, dan juga tidak ragu menyebutkannya. Meskipun pada hakikatnya, tidak terdapat hadits tegas dalam masalah ini, tidak terdapat satu pun hadits tegas dan shahih dalam masalah ini.” [9] Sebagaimana penjelasan Syaikh Ali Hasan di atas, maka kita jumpai ulama dahulu dan sekarang yang tanpa ragu menyebutkan bahwa Israfil adalah malaikat yang bertugas meniup sangkakala pada hari kiamat. Contoh ulama ahlus sunnah saat ini adalah Syaikh Dr.

Shalih Al-Fauzan hafidzahullahu Ta’ala dalam penjelasan ringkas beliau terhadap matan kitab Al-‘Aqidah Ath-Thahawiyyah, beliau berkata,” … Kemudian Allah memerintakan Israfil, maka Israfil meniup sangkakala untuk ke dua kalinyamaka kembalilah ruh kepada jasadnya masing-masing.

“ [10, 11] Demikian pula Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah ketika menjelaskan tentang tugas para malaikat, beliau rahimahullah menyebutkan, ثانياً: إسرافيل: موكل بنفخ الصور, وهو أيضاً أحد حملة العرش. “ Yang ke dua (adalah malaikat) Israfil, yang diberi tugas meniup sangkakala, dan dia juga salah satu malaikat yang memikul ‘arsy.” [12] Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rahimahullah menyatakan bahwa malaikat Israfil juga bertugas memikul ‘arsy.

Dalil mengenai masalah ini adalah sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Jalaluddin As-Suyuthi, dari sahabat Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, إن ملكا من حملة العرش يقال له: إسرافيل، زاوية من زوايا العرش على كاهله، قد مرقت قدماه في الأرض السابعة السفلى، ومرق رأسه من السماء السابعة العليا “ Sesungguhnya seorang malaikat dari malaikat yang memikul ‘arsy disebut dengan Israfil, yang memikul ‘arsy di atas tengkuknya.

Kedua telapak kakinya menghujam ke dasar bumi yang tujuh, sedangkan kepalanya menjulang tinggi di atas langit yang tujuh.” Namun, hadits yang diriwayatkan oleh As-Suyuthi ini statusnya dha’if [13], dan kami belum mengetahui jika ada dalil lain yang shahih dalam masalah ini. Wallahu a’lam. Kesimpulan Berdasarkan uraian kami dalam bagian ini dan juga pada bagian sebelumnya, maka dapat kita simpulkan beberapa poin penting berikut ini: • Hadits yang menunjukkan bahwa malaikat yang bertugas meniup sangkakala malaikat peniup sangkakala saat kiamat adalah malaikat Israfil, maka hadits tersebut dha’if, tidak bisa digunakan sebagai dalil.

• Hadits yang shahih menunjukkan bahwa malaikat peniup sangkakala disebut dengan “shahibush shuur” atau “shahibul qarn” (dalam bentuk mufrod atau tunggal, yang menunjukkan satu orang malaikat). • Hadits yang shahih menunjukkan bahwa malaikat Israfil bertugas untuk mengurus dan membantu pasukan kaum muslimin di medan jihad melawan musuh-musuh Allah.

• Namun, terdapat nukilan ijma’ yang menunjukkan bahwa malaikat yang bertugas meniup sangkakala pada hari kiamat adalah malaikat Israfil. Ijma’ inilah yang masyhur dan diamalkan oleh para ulama ahlus sunnah, baik ulama zaman dahulu maupun zaman sekarang, sebagaimana penjelasan Syaikh Ali Hasan Al-Halabi Al-Atsary hafidzahullah. Semoga penjelasan ini bermanfaat untuk kaum muslimin.

Wallahu a’lam. *** Selesai disusun ba’da shalat isya, Masjid Nasuha Rotterdam NL, 20 Rabiul A khir 1436 Yang selalu mengharap ampunan Rabb-nya, Penulis: M. Saifudin Hakim Catatan kaki: [1] HR. Al-Hakim dalam Al-Mustadrak no. 8676. Al-Hakim berkata, ”Sanadnya shahih.” Dan disepakati oleh Adz-Dzahabi, dan menambahkan, ”Sesuai syarat Muslim.” Dinilai hasan oleh Ibnu Hajar dalam Fathul Baari 11/368. Lihat Silsilah Ash-Shahihah karya Al-Albani hadits no. 1078. [2] HR. At-Tirmidzi no.

3243. At-Tirmidzi berkata, ”Hadits hasan.” Dinilai shahih oleh Al-Albani dalam Silsilah Ash-Shahihah hadits no. 1079. [3] HR. Ibnu Majah no.

4273. Syaikh Al-Albani menilai bahwa hadits dengan lafadz ini adalah munkar. Lihat penjelasan Syaikh Al-Albani dalam Silsilah Adh-Dha’ifah, 14/921.

{INSERTKEYS} [4] Tafsir Al-Qurthubi, 7/20 (Maktabah Syamilah). [5] At-Tadzkirah bi Ahwaalil Mauta wa Umuuril Akhirah, 1/488 (Maktabah Syamilah). [6] Fathul Baari 11/368 (Maktabah Syamilah). [7] Lihat Al-Imaan bimaa Ba’dal Maut, hal.

112. [8] Yang telah kami kutip di bagian pertama tulisan ini. [9] Syarh Al-Ibanah: Al-Imaan bin Nafkhi Ash-Shuur, 5/33. Dikutip dari: http://kulalsalafiyeen.com/vb/showthread.php?t=23878&page=5 [10] At-Ta’liqat Al-Mukhtasharah ‘ala Matni Al-‘Aqidah Ath-Thahawiyyah, hal. 198. [11] Perlu diketahui bahwa para ulama berselisih pendapat tentang berapa kali malaikat Israfil meniup sangkakala pada hari kiamat, ada yang berpendapat dua kali tiupan dan ada yang berpendapat tiga kali.

Semoga Allah Ta’ala memudahkan kami untuk menyusun tulisan tersendiri dalam masalah ini. [12] Syarh Al-‘Aqidah Al-Washithiyyah, 1/59-60 (Maktabah Asy-Syamilah). Beliau juga menjelaskan di kitab yang lain, وذلك أن الله سبحانه وتعالى يأمر اسرافيل وهو أحد الملائكة الموكلين بحمل العرش أن ينفخ في الصور “ Sesungguhnya Allah Ta’ala memerintahkan Israfil, yaitu salah seorang malaikat yang diberi tugas memikul ‘arsy, untuk meniup sangkakala.” ( Syarh Al-‘Aqidah As-Safariyaniyyah, 1/467).

[13] Diriwayatkan oleh As-Suyuthi dalam Al-Habaa-ik fii Akhbaaril Malaa-ik, hadits no. 100 dan 202. Pen- tahqiq kitab ini, Ahmad bin ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Ali Al-Faris, menjelaskan bahwa sanad hadits ini dha’if. Penjelasan dha’if-nya riwayat ini dapat dilihat selengkapnya di (pada catatan kaki hadits ke-100): http://wadod.net/library/35/3516.pdf — Artikel Muslim.Or.Id 🔍 Cara Meningkatkan Iman Dan Taqwa, Larangan Di Dalam Masjid, Isa Almasih Dalam Alquran, Hadits Tentang Prasangka Baik (husnuzzhan), Puasa Apa Hari Ini Jakarta - Dalam Al Quran surat Al Baqarah ayat 117 Allah SWT berfirman mengenai kewajiban umat Islam beriman kepada Malaikat, termasuk kepada malaikat peniup sangkakala Arab: ۞ لَيْسَ الْبِرَّاَنْ تُوَلُّوْا وُجُوْهَكُمْ قِبَلَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ وَلٰكِنَّ الْبِرَّ مَنْ اٰمَنَ بِاللّٰهِ وَالْيَوْمِ الْاٰخِرِ وَالْمَلٰۤىِٕكَةِ وَالْكِتٰبِ وَالنَّبِيّٖنَ ۚ وَاٰتَى الْمَالَ عَلٰى حُبِّهٖ ذَوِى الْقُرْبٰى وَالْيَتٰمٰى وَالْمَسٰكِيْنَ وَابْنَ السَّبِيْلِۙ وَالسَّاۤىِٕلِيْنَ وَفىِ الرِّقَابِۚ وَاَقَامَ الصَّلٰوةَ وَاٰتَى الزَّكٰوةَ ۚ وَالْمُوْفُوْنَ بِعَهْدِهِمْ اِذَا عَاهَدُوْا ۚ وَالصّٰبِرِيْنَ فِى الْبَأْسَاۤءِ وَالضَّرَّاۤءِ وَحِيْنَ الْبَأْسِۗ اُولٰۤىِٕكَ الَّذِيْنَ صَدَقُوْا ۗوَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْمُتَّقُوْنَ Latin: laisal-birra an tuwallụ wujụhakum qibalal-masyriqi wal-magribi wa lākinnal-birra man āmana billāhi wal-yaumil-ākhiri wal-malā`ikati wal-kitābi wan-nabiyyīn, wa ātal-māla 'alā ḥubbihī żawil-qurbā wal-yatāmā wal-masākīna wabnas-sabīli was-sā`ilīna wa fir-riqāb, wa aqāmaṣ-ṣalāta wa ātaz-zakāh, wal-mụfụna bi'ahdihim iżā 'āhadụ, waṣ-ṣābirīna fil-ba`sā`i waḍ-ḍarrā`i wa ḥīnal-ba`s, ulā`ikallażīna ṣadaqụ, wa ulā`ika humul-muttaqụn Artinya: Kebajikan itu bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan ke barat, tetapi kebajikan itu ialah (kebajikan) orang yang beriman kepada Allah, hari akhir, malaikat-malaikat, kitab-kitab, dan nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabat, anak yatim, orang-orang miskin, orang-orang yang dalam perjalanan (musafir), peminta-minta, dan untuk memerdekakan hamba sahaya, yang melaksanakan salat dan menunaikan zakat, orang-orang yang menepati janji apabila berjanji, dan orang yang sabar dalam kemelaratan, penderitaan dan pada masa peperangan.

Mereka itulah orang-orang yang benar, dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa. Baca juga: Perjalanan Rasulullah & Malaikat yang Menemani Isra Miraj Siapa Nama Malaikat Peniup Sangkakala?

Dikutip dari buku 'At-Tadzkirah Jilid 1: Bekal Menghadapi Kehidupan Abadi' karya Imam Syamsuddin Al-Qurthubi para ulama sepakat bahwa malaikat peniup sangkakala adalah Israfil. Selain itu, dalam buku 'Ensiklopedia Tasawuf Imam Al-Ghazali' karya M. Abdul Mujieb, Syafi'ah, H. Ahmad Ismail M dalam hadits riwayat Tirmidzi, Rasulullah pernah bersabda mengenai tugas malaikat Israfil Dari Abu Said Al Khudri RA, Nabi Muhammad SAW bersabda, "Bagaimana akan bersantai-santai sedangkan malaikat peniup sangkakala (Israfil) telah meletakkan sangkakalanya ke bibirnya seraya menunggu perintah untuk meniupnya." Pada saat itu pula, para sahabat terlihat merasa berat (ngeri) mendengarnya, lalu beliau bersabda kepada mereka, ucapkan lah "Hasbunallah Wa Ni'mal Wakil (Cukuplah Allah pelindung kami dan sebaik-baik wakil." Peristiwa malaikat Israfil meniup sangkakala terjadi pada hari kiamat tiba dan seluruh mahluk hidup di dunia akan menghadapi kematian dan disebut dengan tiupan as-sha'iq (tiupan mematikan).

Hal itu tertulis dalam Quran surat Al Naml ayat 87 yang berbunyi Arab: وَيَوْمَ يُنْفَخُ فِى الصُّوْرِ فَفَزِعَ مَنْ فِى السَّمٰوٰتِ وَمَنْ فِى الْاَرْضِ اِلَّا مَنْ شَاۤءَ اللّٰهُ ۗوَكُلٌّ اَتَوْهُ دَاخِرِيْنَ Latin: wa yauma yunfakhu fiṣ-ṣụri fa fazi'a man fis-samāwāti wa man fil-arḍi illā man syā`allāh, wa kullun atauhu dākhirīn Artinya: Dan (ingatlah) pada hari (ketika) sangkakala ditiup, maka terkejutlah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi, kecuali siapa yang dikehendaki Allah.

Dan semua mereka datang menghadap-Nya dengan merendahkan diri. Kemudian, Malaikat Israfil meniupkan kembali sangkakala. {/INSERTKEYS}

Tiupan sangkakala yang kedua manusia dibangunkan dari kuburnya peristiwa ini disebut tiupan al-ba'ts (tiupan membangkitkan orang yang telah mati). Dalam Quran surat Az Zumar ayat 68, Allah berfirman mengenai peristiwa kebangkitan setelah tiupan sangkakala kedua, Arab: وَنُفِخَ فِى الصُّوْرِ فَصَعِقَ مَنْ فِى السَّمٰوٰتِ وَمَنْ فِى الْاَرْضِ اِلَّا مَنْ شَاۤءَ اللّٰهُ ۗ ثُمَّ نُفِخَ فِيْهِ اُخْرٰى فَاِذَا هُمْ قِيَامٌ يَّنْظُرُوْنَ Latin: wa nufikha fiṣ-ṣụri fa ṣa'iqa man fis-samāwāti wa man fil-arḍi illā man syā`allāh, ṡumma nufikha fīhi ukhrā fa iżā hum qiyāmuy yanẓurụn Artinya: Dan sangkakala pun ditiup, maka matilah semua (makhluk) yang di langit dan di bumi kecuali mereka yang dikehendaki Allah.

Kemudian ditiup sekali lagi (sangkakala itu) maka seketika itu mereka bangun (dari kuburnya) menunggu (keputusan Allah). Baca juga: 10 Nama Malaikat dan Tugasnya dalam Agama Islam • Bentuk Terompet Sangkakala Dalam sebuah hadits, Abu Hurairah RA berkat, Rasulullah SAW bersabda, "Ketika Allah SWT telah selesai menjadikan langit dan bumi, Allah SWT menjadikan sangkakala (terompet) dan diserahkan kepada Malaikat Israfil, kemudian ia letakkan di mulutnya sambil melihat ke Arsy menantikan bilakah ia diperintah." Saya bertanya, "Ya Rasulullah SAW, apakah sangkakala itu?" Jawab Rasulullah SAW, "Bagaikan tanduk dari cahaya." Saya tanya, "Bagaimana besarnya?" Jawab Rasulullah SAW, "Sangt besar bulatnya, demi Allah SWT yang mengutusku sebagai Nabi, besar bultannya itu seluas langit dan bumi, dan akan ditiup hingga tiga kali.

Pertama Nafkhatul faza (untuk menakutkan), kedua Nafkhatus sa'aq (untuk mematikan), ketiga Nafkhatul ba'aj (untuk menghidupkan kembali atau membangkitkan). Sahabat Hikmah, sudah tahu kan nama malaikat peniup sangkakala dan tugasnya kan? (pay/erd)
Hal tersebut berdasarkan sabda Rasulullah yang berbunyi, "Sesungguhnya pandangan pemilik sangkakala ini semenjak diberi tugas untuk meniup sangkakala selalu siap siaga melihat dan memperhatikan sekeliling arasy, karena takut secara tiba-tiba diperintahkan untuk meniupnya sebelum pandangannya kembali berkelip, kedua matanya laksana kedua bintang yang berkilauan." (HR.

Al-Hakim) Jakarta, IDN Times – Setiap umat muslim wajib percaya dan yakin bahwa hari kiamat atau hari akhir zaman malaikat peniup sangkakala saat kiamat adalah akan terjadi.

Sebab, percaya atau beriman kepada hari kiamat termasuk dalam rukun iman kelima. Begitu pula dengan percaya atau beriman kepada malaikat Allah SWT yang ditugaskan untuk meniupkan sangkakala sebagai tanda datangnya hari kiamat. Hari kiamat merupakan akhir dari kehidupan makhluk di alam semesta.

Allah SWT akan melenyapkan segala kehidupan yang ada di dalamnya, sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur'an Surah (QS) An-Naml ayat 87 sebagai berikut: وَيَوْمَ يُنْفَخُ فِى الصُّوْرِ فَفَزِعَ مَنْ فِى السَّمٰوٰتِ وَمَنْ فِىالْاَرْضِ اِلَّا مَنْ شَاۤءَ اللّٰهُ ۗوَكُلٌّ اَتَوْهُ دَاخِرِيْنَ Artinya: Dan (ingatlah) pada hari (ketika) sangkakala ditiup, maka terkejutlah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi, kecuali siapa yang dikehendaki Allah.

Dan semua mereka datang menghadap-Nya dengan merendahkan diri.” (QS. An-Naml: 87) Lantas, siapa malaikat yang yang ditugaskan Allah SWT untuk meniup sangkakala? Berikut ulasan lengkap mengenai malaikat Israfil. Baca Juga: Mengenal Malaikat Izrail, Malaikat Pencabut Nyawa Semua Makhluk Ilustrasi Malaikat.

(IDN Times/Aditya Pratama) Dikutip dari buku Israfil dan Peristiwa Hari Kiamat karya Mansur Abdul Hakim, malaikat yang ditugaskan oleh Allah SWT untuk meniup sangkakala sebagai tanda datangnya hari kiamat adalah Malaikat Israfil.

Hal tersebut terdapat dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah, sebagaimana sabda Rasulullah SAW yang artinya: “Sesungguhnya, Allah SWT semenjak menciptakan langit dan bumi, Dia menciptakan pula sangkakala, lalu Dia berikan kepada Israfil. Israfil meletakkannya di mulutnya. Dia berada di ‘Arasy tengah menunggu datangnya perintah dari Allah SWT untuk meniup terompet tersebut.” Malaikat Israfil telah bersiap meniupkan sangkakala, berdasarkan sabda Rasulullah SAW sebagai berikut. “Bagaimana saya boleh merasakan nikmat, sedang pemilik sangkakala telah memegang sangkakala, mengerutkan dahi, pendengarannya siap siaga menunggu bilakah akan diperintahkan untuk meniup sangkakala itu.” Ilustrasi Malaikat.

(IDN Times/Aditya Pratama) Berdasarkan pada hadis yang diriwayatkan oleh Al-Suyuti, sebagaimana dalam perbincangan Rasulullah SAW bersama Malaikat Jibril saat Jibril menampakkan rupanya, kemudian Rasulullah SAW berkata, “sungguh aku tidak pernah melihat makhluk seperti itu.” Lalu Jibril berkata, “bagaimana pula jika kamu melihat Israfil, dia adalah malaikat yang mempunyai 12 sayap, satu sayap terbentang di sebelah timur dan sayap lainnya di barat.

Arasy dibebankan di atas bahunya. Ada kalanya jasadnya mengecil atas perintah Allah SWT sehingga menjadi seperti burung kecil. Lanjutkan membaca artikel di bawah Editor’s picks • Kronologi Bus Angkutan Mudik Terguling di Tol Cikampek • Libur Lebaran Usai, Jakarta Kembali Terapkan Ganjil Genap Hari Ini • Viral Rombongan Pesepatu Roda Salip Motor dan Mobil di Jalan Raya Gatsu Malaikat Israfil tidak pernah tertawa sejak neraka diciptakan oleh Allah SWT, hal ini terdapat pada hadis yang diriwayatkan oleh Al-Baihaqi, sebagaimana Rasulullah SAW bersabda: “Aku pernah bertanya kepada Jibril, "Wahai Jibril!

Kenapakah aku tidak pernah melihat Israfil a.s. ketawa, tidak pernah datang kepadaku satu malaikat pun kecuali aku melihatnya tertawa?" Jibril menjawab, "kami semua tidak pernah melihat Israfil a.s. ketawa semenjak neraka diciptakan.” Ilustrasi Awan (IDN Times/Sunariyah) Malaikat Israfil ditugaskan meniup sangkakala. Tiupan pertama menyebabkan setiap makhluk terkejut, kemudian terhempas mati serta hancurnya alam semesta. Kemudian tiupan kedua untuk membangkitkan makhluk hidup kembali untuk menghitung amal perbuatannya.

Hal tersebut sebagaimana firman Allah SWT dalam QS. Az-Zumar ayat 68 sebagai berikut: وَنُفِخَ فِى ٱلصُّورِ فَصَعِقَ مَن فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَن فِى ٱلْأَرْضِ إِلَّا مَن شَآءَ ٱللَّهُ ۖ ثُمَّ نُفِخَ فِيهِ أُخْرَىٰ فَإِذَا هُمْ قِيَامٌ يَنظُرُونَ Artinya: Dan ditiuplah sangkakala, maka matilah siapa yang di langit dan di bumi kecuali siapa yang dikehendaki Allah.

Kemudian ditiup sangkakala itu sekali lagi maka tiba-tiba mereka berdiri menunggu (putusannya masing-masing).” (QS. Az-Zumar: 68) Allah SWT juga menjelaskan apa yang akan terjadi setelah sangkakala ditiup oleh Malaikat Israfil dalam QS. Al-Haqah ayat 13 sampai 18 sebagai berikut: فَإِذَا نُفِخَ فِي الصُّورِ نَفْخَةٌ وَاحِدَةٌ (١٣) وَحُمِلَتِ الأرْضُ وَالْجِبَالُ فَدُكَّتَا دَكَّةً وَاحِدَةً (١٤) فَيَوْمَئِذٍ وَقَعَتِ الْوَاقِعَةُ (١٥) وَانْشَقَّتِ السَّمَاءُ فَهِيَ يَوْمَئِذٍ وَاهِيَةٌ (١٦) وَالْمَلَكُ عَلَى أَرْجَائِهَا وَيَحْمِلُ عَرْشَ رَبِّكَ فَوْقَهُمْ يَوْمَئِذٍ ثَمَانِيَةٌ (١٧) يَوْمَئِذٍ تُعْرَضُونَ لا تَخْفَى مِنْكُمْ خَافِيَةٌ (١٨) Artinya: Maka apabila sangkakala ditiup sekali tiup dan diangkatlah bumi dan gunung-gunung lalu dibenturkan keduanya sekali benturan.

Maka malaikat peniup sangkakala saat kiamat adalah hari itu terjadilah hari kiamat dan terbelahlah langit, karena pada hari itu langit menjadi rapuh.

Dan para malaikat berada di berbagai penjuru langit. Pada hari itu delapan malaikat menjunjung Arsy (singgasana) Tuhanmu di atas (kepala) mereka. Pada Hari itu kamu dihadapkan (kepada Tuhanmu), tidak ada sesuatu pun dari kamu yang tersembunyi (bagi Allah).” (QS. Al-Haqah: 13-18). Baca Juga: Mengenal Malaikat-Malaikat Allah SWT dan Tugasnya ilustrasi langit dan awan (IDN Times/Sunariyah) Rasulullah SAW menyatakan bahwa sangkakala yang akan ditiup menjelang hari kiamat dimiliki oleh dua malaikat (bukan satu malaikat).

Dalam hadis riwayat Abi Hatim, sebagaimana Rasulullah SAW bersabda: "tidak henti-hentinya dua pemilik sangkakala memegang sangkakala menunggu bilakah keduanya diperintahkan untuk meniupnya.” Hal tersebut juga terdapat pada hadis lain yang diriwayatkan oleh Ahmad, sebagaimana Rasulullah SAW bersabda: "Israfil a.s.

adalah pemilik sangkakala, sedang Jibril a.s. berada di sebelah kanannya dan Mikail a.s. di sebelah kirinya.” Ketiga malaikat tersebut merupakan pengecualian makhluk yang mati saat hari kiamat yang dikehendaki oleh Allah SWT. Terkandung dalam hadis yang diriwayatkan Anas bin Malik, sebagaimana pertanyaan sahabat kepada Rasulullah SAW: “Wahai Rasulullah, siapakah di antara mereka yang diberi pengecualian oleh Allah?

Rasulullah menjawab, mereka yang dikecualikan ialah Jibril, Mikail, Malaikat maut, Israil, dan para malaikat pemikul arasy.” Berita Terpopuler • Raffi Datangi Polda Metro Terkait Dugaan Pencatutan Nama Medina Zein • Orgasme Klitoris dan Vaginal, Apa Perbedaan Keduanya? • 9 Potret Diah Permatasari dan Putra Sulung Lulusan Militer Amerika • 10 Potret Gemas Chloe, Anak Asmirandah, waktu Liburan ke Bali • [LINIMASA-5] Perkembangan Terkini Vaksinasi COVID-19 Indonesia • 10 Potret Arfito Hutagalung yang Disebut Kekasih Baru Naysilla Mirdad • [LINIMASA-10] Perkembangan Terkini Pandemik COVID-19 di Indonesia • Daftar 5 Pejabat Sementara yang Bakal Isi Jabatan Gubernur • 9 Potret Terbaru Lenna Tan malaikat peniup sangkakala saat kiamat adalah Semakin Memikat di Umur 41 Tahun
Suara.com - Hari kiamat merupakan salah satu rukun iman yang wajib untuk diimani oleh seluruh umat muslim.

Waktu datangnya hari kiamat ini hanya Allah SWT yang mengetahui. Oleh karena itu, umat muslim diwajibkan untuk mengimani serta mempersiapkan diri dengan bekal amalan sebelum kiamat tiba.

Salah satu penanda datangnya hari kiamat adalah telah ditiupnya sangkakala. Malaikat yang bertugas meniup sangkakala adalah malaikat Israfil. Ketika malaikat Israfil meniupkan sangkakala, maka seluruh makhluk tidak dapat mengelak bahwa hari kiamat akan terjadi. “Dan (ingatlah) pada hari (ketika) sangkakala ditiup, maka terkejutlah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi, kecuali siapa yang dikehendaki Allah.

Dan semua mereka datang menghadap-Nya dengan merendahkan diri.” (QS. An-Naml: 87) Tugas malaikat Israfil Baca Juga: Sifat-Sifat Malaikat yang Tidak Malaikat peniup sangkakala saat kiamat adalah Makhluk Lain Seperti yang telah dibahas bahwa malaikat Israfil merupakan malaikat yang bertugas untuk meniup sangkakala, sebagiamana telah tercantum dalam hadist. Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya, Allah SWT semenjak menciptakan langit dan bumi, Dia menciptakan pula sangkakala, lalu Dia berikan kepada Israfil.

Israfil meletakkannya di mulutnya. Dia berada di ‘Arasy tengah menunggu datangnya perintah dari Allah SWT untuk meniup terompet tersebut.” (HR. Abu Hurairah) Dalam hadist lain menyatakan bahwa malaikat Israfil telah menunggu datangnya hari kiamat dengan menemplekan sangkakala pada bibirnya selama berabad-abad hingga kini. Malaikat Israfil hanya menuggu perintah dari Allah SWT untuk meniupnya.

Dari Abu Said al-Khudri, Rasulullah bersabda: "Bagaimana saya bisa bersenang-senang sementara malaikat peniup terompet telah meletakkan terompet itu di mulutnya, memiringkan dahinya, pendengarannya konsentrasi, selalu siaga kapanpun dia akan diperintahkan." (HR. Ahmad 11039, Turmudzi 3551) Tiupan Sangkakala Baca Juga: Gus Baha: Akhir Zaman Sedikit Ulama, Banyak Penceramah Di saat hari kiamat tiba, malaikat Israfil meniupkan sangkakala sebanyak dua kali.

Ada beberapa riwayat yang menyatakan ada tiga kali dan dua kali. Meski demikian, kedua riwayat sama-sama kuat. Pada tiga kali tiupan yakni pertama adalah nafkhotul faza’ yang membuat kaget seluruh makhluk hidup, kepanikan hingga berubahnay keteraturan di dunia.

Kedua adalah nafkhotul ba’tsi wan nusyuur yang mana semua makhluk akan dibangkitkan dan yang ketiga adalah seluruh makhluk yang telah meninggal dunia sebelumnya akan dibangkitkan dari kuburnya. “Dan ditiuplah sangkakala, maka matilah siapa yang di langit dan di bumi kecuali siapa yang dikehendaki Allah. Kemudian ditiup sangkakala itu sekali lagi, maka tiba-tiba mereka berdiri menunggu (putusannya masing-masing).” (QS.

Az-Zumar: 68) “Dan ditiuplah sangkalala, maka tiba-tiba mereka keluar dengan segera dari kuburnya (menuju) kepada Tuhan mereka.” (QS. Yasin: 51) Pada versi dua kali tiupan, pertama seluruh makhluk hidup akan musnah kecuali orang yang dikehendaki Allah SWT akan tetap hidup.

Pada tiupan kedua, seluruh makhluk akan dibangkitkan dan seluruhnya akan berkumpul di Padang Mahsyar. Pada saat ini menjadi hari pembalasan terhadap tindakan yang diperbuat selama di dunia. Demikian adalah penjelasan singkat mengenai malaikat Israfil yang bertugas untuk meniup sangkakala sebagai pertanda mulainya hari kiamat. Semoga informasi ini dapat bermanfaat dan dapat menambah keimanan untuk terus menjalankan amalan baik semasa hidup.

Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
tirto.id - Iman kepada malaikat adalah salah satu rukun iman yang wajib diyakini setiap muslim. Keyakinan terhadap wujud dan keberadaan malaikat ini merupakan bagian malaikat peniup sangkakala saat kiamat adalah kesempurnaan iman.

Salah satu malaikat yang harus diyakini keberadaannya adalah malaikat Israfil yang bertugas meniup sangkakala pada hari kiamat.

Para malaikat ini adalah makhluk yang diciptakan Allah dari cahaya. Berbeda dari manusia, malaikat tak malaikat peniup sangkakala saat kiamat adalah nafsu, tidak makan, tidak minum, dan tidak pernah membangkang pada perintah Allah. Para malaikat selalu beribadah kepada Allah dan mengerjakan tugas-tugas yang dibebankan pada mereka, sebagaimana dilansir dari Kemdikbud.

Secara umum, malaikat memiliki empat karakteristik khas yang membedakannya dengan makhluk Allah yang lain, yaitu para malaikat selalu patuh pada perintah Allah, mereka tak memiliki jenis malaikat peniup sangkakala saat kiamat adalah, malaikat mampu mengubah bentuk sesuai yang dikehendaki Allah, dan malaikat selalu mendoakan hambanya yang duduk di majelis zikir atau yang sedang salat berjamaah.

Daftar Nama Malaikat dan Tugasnya Sebenarnya, jumlah malaikat amat banyak dan tak bisa dihitung. Namun, setidaknya terdapat 10 malaikat yang harus dikenal dan disebutkan dalam Al-Quran, sebagaimana dikutip dari buku Pendidikan Agama Islam (2011) yang ditulis Asep Puji Syukur, Zakaria Lutfi, dan Hanjaeli.

• Malaikat Jibril, tugasnya adalah untuk menyampaikan wahyu kepada para nabi dan rasul. • Malaikat Mikail mempunyai tugas mengatur hujan dan memberi rezeki kepada hamba Allah SWT.

• Malaikat Israfil bertugas meniupkan terompet sangkakala sebagai tanda tibanya Hari Kiamat. • Malaikat Izrail bertugas untuk mencabut nyawa semua makhluk hidup yang ada di seluruh dunia. • Malaikat Munkar memiliki tugas menanyakan keimanan, serta amal baik dan buruk para makhluk Allah yang meninggal di alam kubur.

• Malaikat Nakir memiliki tugas yang sama dengan malaikat Munkar, yaitu menanyakan makhluk Allah yang meninggal di alam kubur. • Malaikat Raqib bertugas untuk mencatat amal baik seluruh manusia semasa hidupnya. • Malaikat Atid bertugas untuk mencatat amal buruk seluruh manusia semasa hidupnya. • Malaikat Ridwan diberikan tugas oleh Allah untuk menjaga pintu surga • Malaikat Malik bertugas menjaga pintu neraka.

Tugas Malaikat Israfil, Sang Peniup Sangkakala Di antara para malaikat yang disebutkan namanya dalam Al-Quran adalah malaikat Israfil yang bertugas meniup sangkakala sebagai penanda Hari Kiamat. Hal ini tergambar dalam surah Az-Zumar ayat 68 sebagai berikut: "Dan ditiuplah sangkakala, maka matilah siapa yang di langit dan di bumi kecuali siapa yang dikehendaki Allah. Kemudian ditiup sangkakala itu sekali lagi maka tiba-tiba mereka berdiri menunggu [putusannya masing-masing]," (QS.

Az-Zumar [39]: 68). Pada Hari Kiamat nanti, Malaikat Israfil akan meniup sangkakala kiamat sebanyak dua kali. Ketika sangkakala pertama ditiupkan, semua makhluk yang ada di alam semesta akan musnah, kecuali yang dikehendaki Allah SWT untuk tidak mati.

Kemudian, sangkakala kedua ditiupkan yang merupakan tanda kebangkitan semua makhluk, serta dikumpulkan di Padang Mahsyar untuk diminta pertanggungjawaban atas semua perilakunya di dunia.

Pertanyaan selanjutnya, sementara malaikat lain sibuk dengan tugas-tugas mereka, apakah yang dilakukan malaikat Israfil sebelum Hari Kiamat? Hal ini pernah disinggung oleh Nabi Muhammad SAW dalam sabdanya sebagai berikut. “Bagaimana aku dapat bersenang senang sedangkan malaikat yang ditugaskan meniup sangkakala telah meletakkan sangkakala pada mulutnya dan mengernyitkan dahinya siap melakukan tiupan sambil menunggu perintah." Sahabat yang hadir berkata: 'Wahai Rasulullah, apa yg harus kami ucapkan?' Rasulullah bersabda: 'Ucapkanlah: hasbunalloh wani’mal wakiil, ‘alallahi tawakkalnaa'," (H.R.

Ahmad dan Tirmidzi) Hadis di atas menjelaskan bahwasanya saat ini, malaikat Israfil sudah meletakkan sangkakala di mulutnya, siap untuk meniup sangkakala sebagai tanda Hari Kiamat. Malaikat Israfil tinggal menunggu perintah Allah kapan Hari Kiamat ditetapkan. Sebab, tidak ada makhluk di semesta ini yang mengetahui kapan Hari Kiamat kecuali Allah SWT.

Ini Sulit Dipercaya! Ilmuwan Temukan Terompet Sangkakala Malaikat Israfil & Sesuai Sabda Rasulullah




2022 charcuterie-iller.com