Kenapa bayi rewel di malam hari

Merdeka.com - Memiliki seorang bayi adalah momen yang paling ditunggu oleh pasangan suami istri. Kehadiran seorang bayi akan melengkapi sebuah keluarga, sekaligus menjadi awal dari kisah perjuangan orang tua merawat anaknya.

Merawat bayi memang bukan perkara yang mudah, apalagi bagi pasangan suami istri baru. Tak hanya dengan kasih sayang, namun juga butuh kesabaran untuk menghadapi perilaku si kecil. Anda harus terbiasa dengan tangisannya kapan pun dan di mana pun.

Oleh karena itu, orang tua harus mengetahui cara untuk menenangkan bayi yang rewel. Tangisan bayi sebenarnya adalah bentuk dari komunikasi mereka. Bayi yang rewel atau menangis menandakan bahwa mereka sedang menginginkan kenapa bayi rewel di malam hari merasakan sesuatu. Jadi berusahalah untuk memahami bayi Anda agar dapat menemukan cara untuk menenangkannya. Bayi yang rewel juga tak kenal waktu, itulah kenapa ibu terkadang harus bangun di tengah malam untuk menenangkan bayinya.

Dalam artikel berikut, kami akan menyampaikan bagaimana cara mengatasi bayi rewel di malam hari. Penyebab Bayi Rewel di Malam Hari Bayi yang rewel di malam hari sebenarnya umum terjadi. Jadi ibu jangan panik dulu ketika bayi Anda tiba-tiba menangis di malam hari. Bayi yang rewel di malam hari juga dapat disebabkan oleh beberapa faktor.

Dilansir dari laman ibudanbalita.com, berikut penyebab bayi rewel di malam hari. BACA JUGA: Disdik Jabar Izinkan Sekolah Laksanakan Study Tour, Simak Syarat Berikut Resep Kuliner Belitung yang Khas dan Enak, Patut Dicoba Bayi yang rewel di malam hari bisa karena lapar. Kondisi ini ditandai dengan si Kecil yang mengepal dan menjilat bibir. Selain itu, bayi yang lapar di malam hari juga kerap memasukkan jari tangan ke dalam mulut seperti gerakan saat menyusu.

Ibu perlu peka melihat tanda-tanda seperti ini. Jika bayi bertingkah seperti ini, segeralah berikan buah hati Anda ASI. Pemberian ASI saat bayi rewel di malam hari adalah hal yang paling utama dan efektif untuk mengetahui penyebab di balik tangisan si Kecil. Jika si kecil tetap rewel meski sudah diberi ASI, berarti ada penyebab lain yang mendasarinya.

Kolik Ibu perlu waspada jika bayi rewel di malam hari dalam waktu yang lama. Karena bisa jadi kondisi tersebut disebabkan karena kolik.

Kolik adalah kondisi kesehatan yang rentan menyerang bayi. Kolik biasanya dialami saat bayi baru lahir hingga usia 4 bulan. Ciri-ciri lain yang tampak akibat kolik ada pada gestur tubuhnya, yaitu saat ia mengepalkan kedua tangannya, menarik lutut ke perut, melengkungkan punggung, serta rona wajahnya mulai memerah. BACA JUGA: Resmi Dilamar Kekasih, Via Vallen Ungkap Alasan Jatuh Hati pada Chevra Yolandi Apa yang Dimaksud dengan Internet, Berikut Manfaatnya Bagi Kehidupan Masyarakat Ciri-ciri tersebut adalah ciri yang umum dari kolik pada bayi, bisa mereda dengan sendirinya.

Namun, Ibu perlu berkonsultasi dengan dokter jika bayi rewel akibat kolik disertai dengan gejala kejang, diare, muntah, feses berlendir, matanya sangat merah, hingga mengalami sesak napas. Bayi yang memiliki tanda-tanda tersebut membutuhkan pertolongan dari dokter agar kondisinya dapat diatasi dengan cepat.

Cara Mengatasi Bayi Rewel di Malam Hari ©Pixabay/blankita_ua Menggendong Bayi Cara mengatasi bayi rewel di malam hari pertama adalah dengan menggendong si bayi. Cara ini sering menjadi cara pertama ketika menghadapi bayi yang menangis.

Menggendong dan mengayunkan si kecil akan membuat bayi Anda merasa lebih tenang dan nyaman. Ibu juga bisa bergantian dengan suami untuk menggendong buah hati Anda jika tangisannya tak kunjung berhenti.

BACA JUGA: Bagian dan Fungsi Mikroskop, Ketahui Setiap Kegunaannya Balita di Sukabumi Hilang dan Ditemukan Tewas di Septic Tank, Begini Kronologinya Pijatan Lembut Cara mengatasi bayi rewel di malam hari kedua yaitu dengan melakukan pijatan lembut. Sentuhan Ibu pada kulit bayi bisa memberikan ketenangan dan rasa nyaman pada bayi.

Anda bisa memberi buah hati Anda pijatan di bagian perut dan punggung agar bayi merasa lebih rileks. Cara ini juga bisa dilakukan secara rutin sebelum bayi Anda hendak tidur agar tidurnya bisa lebih nyenyak dan nyaman.

Buat Kondisi Nyaman Cara mengatasi bayi rewel di malam hari yang ketiga adalah dengan membuat kondisi di sekitar bayi menjadi lebih nyaman. Ruangan yang nyaman, tenang, disertai cahaya redup, dan suhu yang sejuk bisa mengurangi kemungkinan bayi rewel di malam hari. Dengan menciptakan kondisi yang nyaman, si kecil bisa merasa tenang dan tidurnya akan lebih berkualitas.

1 Sering Olahraga Tapi Bobot Tubuh Tak Turun? Ini Penyebabnya 2 Potret Nagita Slavina Ajak Najwa Shihab Makan Bareng, Tampil Berhijab Cantik Banget 3 Ingin Menurunkan Berat Badan di Atas Usia 40 Tahun? Ini Hal yang Bisa Anda Coba 4 Potret Ussy Sulistiawaty dan Andhika Pratama Pulang Kampung ke Malang, Seru Banget 5 Potret Sophia Latjuba Masak di Dapur, Penampilannya Bikin Mata Ogah Kedip Selengkapnya Rewel adalah suatu keadaan bayi yang banyak dihindari Orang Tua.

Bayi rewel membutuhkan waktu, tenaga serta kesabaran yang besar dalam menjaga bayi. Bayi pada kenapa bayi rewel di malam hari tidak rewel, namun seiring bertambahnya usia harian maka semakin sering bayi mulai menangis.

Hal ini umumnya akan bertahan beberapa bulan hingga bayi semakin tumbuh. (Baca juga: Penyebab bayi menangis terus) Penyebab bayi rewel Didalam keadaan normal, tangisan bayi umumnya adalah hal yang wajar. Namun ada saatnya bayi sering menangis atau rewel, merupakan pertanda sesuatu yang dirasakan bayi. Bayi menjadi rewel bisa disebabkan adanya suatu masalah bagi bayi.

Secara garis besar, bayi tidak dapat berkomunikasi dengan orang tua disebabkan belum berkembangnya kemampuan untuk menyampaikan bahasa. Oleh karenanya keadaan rewel atau sering menangis merupakan sarana komunikasi pengganti bayi. Dari menangis inilah bayi dapat menyampaikan keluhannya. Dengan adanya keadaan tersebut maka Orang Tua perlu cermat-cermat dalam memahami tangisan bayinya yang memiliki maksud dalam menyampaikan keluhannya. Salah satu kenapa bayi rewel di malam hari bayi sering menangis adalah munculnya rasa lapar, dan bayi ingin segera meminum susu.

Hal ini terjadi dikarenakan biasanya frekuensi bayi minum susu tidak diketahui oleh Orang Tua atau pengasuh. Sebenarnya frekuensi minum susu bayi berbeda dengan pola makan orang dewasa. Jadwal minum susu bayi dapat sampai beberapa kali kenapa bayi rewel di malam hari banyak namun porsi atau volumenya tergaantung kebutuhan berdasarkan berat badan.

Oleh karenanya, Orang Tua perlu mengetahui frekuensi dan volume minum susu bayi dalam sehari. Orang Tua perlu berkonsultasi dengan dokter ahli anaknya agar mengetahui kebutuhan bayi. (Baca juga: Cara menyusui bayi) 3. Setelah berkemih Umumnya bayi yang telah berkemih dicelananya atau pada popok yang telah basa akibat proses berkemih bayi secara berulang, sering membuat bayi menjadi rewel. Keadaan celana basah atau popok yang sudah sangat basah, cenderung membuat bayi merasa tidak nyaman.

Akibatnya bayi akan menjadi rewel. (Baca juga: Cara mengatasi biang keringat pada bayi baru lahir) Kelamaan memakai popok yang lembab (akibat terlambat diganti ketika penuh dengan urin) dapat menyebabkan iritasi pada bagian pangkal paha sebelah dalam. Hal ini lama kelamaan dapat membuat perih dan kemerahan sehingga sangat menyakitkan bagi bayi.

Jika telah terjadi bayi akan sulit didiamkan. (Baca juga: Bintik merah pada kulit bayi) 6. Tenggorokan berlendir Tenggorokan berlendir sering disertai dengan batuk. Tetapi kadang bayi tidak dapat batuk mengeluarkan lendir dari tenggorokannya. Hal ini bersifat sangat mengganggu, dimana kadang iritasi pada tenggorokan membuat tidak nyaman, ditambah dengan adanya lendir yang menghambat saluran napas, akibatnya udara yang keluar masuk paru-paru tidak bebas dan menyebabkan sesak.

Hal ini kemudian membuat bayi gelisah ataupun menangis. (Baca juga: Cara mengobati batuk berdahak pada bayi) 7. Pilek Pilek atau flu yang dialami bayi juga dapat menyebabkan bayi rewel. Terkadang lendir pada hidung juga menghambat pernapasan pada bayi. Selain itu, keadaan pilek sering dialami dengan bersin.

Bayi yang sedang tidur akan merasa tidak nyaman karena sering bersin dan hidung tersumbat. Akibatnya kualitas tidur pada bayi jadi terganggu dan menyebabkan bayi menjadi gelisah dan rewel. (Baca juga: Cara mengatasi pilek pada bayi) 8. Sembelit Susah buang air besar (BAB) atau biasa dikenal sembelit kenapa bayi rewel di malam hari dapat terjadi pada bayi.

Layaknya orang dewasa, sembelit sering menyebabkan rasa tidak nyaman dan dapat membuat perut menjadi kembung. Bahkan keadaan sembelit biasa disebabkan dengan konsistensi kotoran yang lebih padat sehingga membutuhkan tenaga ekstra untuk mengedan. Bayangkan rasa tidak nyaman ini juga dialami oleh bayi, sehingga hal ini juga termasuk salah satu penyebab bayi rewel. (Baca juga: Cara mengatasi bayi susah BAB) 9.

Pengap Bayi sering cenderung merasa tidak tahan dengan suhu dingin. Namun, keadaan atau kondisi yang terlewat panas juga membuat bayi menjadi tidak nyaman. Selain membuat gelisah, kondisi pengap juga membuat bayi menjadi berkeringat berlebihan dan menyebabkan pakaiannya menjadi basah. Ketika pakaian menjadi basah, maka bayi dengan mudah akan kehilangan suhu tubuh.

(Baca juga: Pola tidur bayi 0-12 bulan) 10. Cegukan Cegukan dapat dialami oleh orang dewasa, anak-anak, maupun bayi. Terjadinya cegukan yang berulang-ulang menyebabkan rasa yang tidak nyaman baik orang dewasa apalagi bayi. Efek dari cegukan membuat bayi menjadi tidak tenang dan menjadi sulit untuk tidur. Bayi akan menjadi rewel dan cenderung akan sulit ditenangkan bila cegukannya belum hilang. (Baca juga: Tanda bayi alergi susu sapi) 11. Demam Demam membuat perasaan tidak nyaman disertai tubuh yang biasa terasa pegal, lemas dan sulit untuk digerakkan.

Hal ini dapat menyebabkan manifestasi berbeda pada tiap bayi. Ada bayi yang menjadi semakin rewel dan gelisah, dan ada bayi yang hanya merintih (akibat lemas) disertai perasaan gelisah.

Bayi akan dapat merasa tenang jika demamnya telah turun atau telah diberi obat penurun demam. (Baca juga: Menjemur bayi saat demam) 12. Kejang Serangan kejang pada bayi atau anak sering terjadi karena dipicu oleh demam.

Demam dapat mengganggu kelancaranoksigen dan kelistrikan di otak. Lamanya terjadi kejang pada tiap anak atau bayi maing-masing berbeda-beda, ada yang berlangsung sesaat, ada yang berlangsung beberapa menit.

Biasanya saat sedang terjadi kejang, bayi tidak langsung menangis malah hanya terlihat gerakan-gerakan involunter dari bayi. Tetapi setelah serangan kejang berhenti, bayi umumnya akan menangis dan rewel akibat serangan kejang yang terjadi. (Baca juga: Cara mengatasi kejang demam pada anak) 13. Kesepian Bayi yang sering bermain dengan Orang Tuanya akan tampak kita amati ceria atau suka tertawa, walaupun kita tidak tahu apakah si bayi paham dan merasa lucu ketika kita bermain dan membuatnya tertawa.

Tetapi kadang kita membuat bayi sangat ceria hingga ketika berhenti bayi tampak merasa kehilangan hal yang membuatnya senang, sehingga kadang bayi merasa sepi dan menjadi rewel atau gelisah. (Baca juga: Cara merawat bayi baru lahir) 14. Infeksi Infeksi dapat mengenai bayi baik berasal dari virus, bakteri dan jamur. Infeksi dapat membuat iritasi, demam, gangguan saluran napas serta gangguan saluran cerna. Dampak-dampak dari infeksi tersebut sangat membuat bayi tidak nyaman.

Dalam keadaan daya tahan tubuh yang menurun, keadaan bayi akan sangat lemah dan membuat bayi sulit ditenangkan. (Baca juga: Penyebab belekan pada bayi baru lahir) 15.

Gatal Banyak hal yang dapat menyebabkan gatal. Mulai dari iritasi, alergi, hingga infeksi jamur. Hal-hal tersebut dapat terjadi pada bayi. Umumnya gatal yang disebabkan oleh suatu hal, cenderung akan bertahan beberapa lama dan tentu akan membuat tidak nyaman termasuk pada bayi.

Ketika rasa gatal muncul, maka bayi akan sulit ditenangkan. (Baca juga: Obat sakit mata untuk bayi)
Merdeka.com - Penyebab bayi rewel di malam hari salah satunya bisa dikarenakan ia merasa lapar atau kelelahan. Tak jarang, beberapa bayi menangis dan rewel tanpa henti setiap malam. Hal ini tentu membuat banyak orang tua sedikit kebingungan mengatasinya. Bayi yang rewel di malam hari bisa juga disebabkan karena siklus jam tidur yang belum teratur.

Kondisi ini tentu rentan membuat para orangtua merasa frustasi. BACA JUGA: Tora Sudiro Curhat Anak Sulungnya Sudah Mulai Pacaran, Beri Pesan Ini 5 Santapan yang Tepat bagi Anak yang Baru Mengonsumsi Makanan Padat Salah stau penyebab bayi rewel dan menangis di malam hari adalah kolik. Kolik sendiri merupakan kondisi ketika bayi menangis selama berjam-jam dan kenapa bayi rewel di malam hari untuk ditenangkan.

Kondisi ini bisa terjadi saat bayi berusia sekitar 3 minggu dan makin sering saat usianya menginjak 4 dan 6 minggu. Kolik pada bayi akan ditandai dengan tangisan keras dengan durasi yang panjang, bahkan bisa lebih dari tiga jam dalam satu hari. Bayi yang mengalami kolik sering disebut sedang mengalami gangguan pencernaan. Namun, tangisan ini juga bisa menjadi cara bayi untuk mengungkapkan emosinya atau sebagai tanda bahwa ia sedang sensitif terhadap rangsangan tertentu.

Meski terlihat mengkhawatirkan, kondisi ini wajar untuk dialami bayi baru lahir dan tidak dianggap sebagai gangguan kesehatan. Jika bayi Anda mengalami kondisi ini, cobalah untuk bersabar menenangkan si kecil dengan menggendongnya atau barignkan di pangkuan sambil diusap bagian punggung dengan lembut sampai ia merasa nyaman dan tenang. 2. Lapar BACA JUGA: Beginilah Tata Cara Mengasuh dan Menyusui Bayi Apabila Ibu Tertular COVID-19 5 Cara Agar Anak Menghindari Junk Food dan Konsumsi Makanan Lebih Sehat Seperti yang sudah disebutkan di atas, bayi yang rewel di malam hari juga bisa sebagai tanda bahwa ia merasa lapar.

Biasanya, ia juga akan memberikan tanda lain seperti memasukan jarinya ke mulut dan mengisap bibirnya. Untuk menghindari bayi rewel karena lapar, cobalah catat kebiasaan waktu bayi Anda meminum susu. Pasang alarm untuk memberikannya susu di waktu-waktu tersebut, sebelum ia menangis atau rewel karena merasa lapar.

3. Kelelahan Selain lapar, bayi yang merasa kelelahan juga bisanya akan rewel di malam hari. Mengutip dari laman Alodokter, bayi bisa jadi merasa kelelahan akibat situasi di sekelilingnya.

BACA JUGA: Golden Age, 1000 Hari Pertama yang Penting Bagi Pertumbuhan Anak 10 Hal yang Bakal Ditunjukkan oleh Bayi ketika Mulai Kenyang Saat bayi dilahirkan, bayi mulai melihat dan mendengar hal-hal baru yang bisa membuat otaknya sibuk bekerja. Jadi, mungkin bayi rewel dan menangis di malam hari, karena merasa lelah dengan 'pelajaran' barunya.

4. Popok Basah Bayi yang kenapa bayi rewel di malam hari risih karena popok basah juga bisa membuatnya rewel karena merasa tidak nyaman. Biasaka mengecek popok bayi sebelum tidur. Jika sudah terlalu basah segera ganti dengan yang baru agar tidur si kecil tidak terganggu. 5. Ingin Bergerak BACA JUGA: Ibu Disarankan Tidak langsung Menyusui Anak ketika Dia Menangis Cara Membuat Clay dari Tepung, Mudah dan Aman untuk Anak Tak jarang bayi juga merasa bosan ketika terlalu lama berbaring di tempat tidur.

Bayi yang merasa bosan terlalu lama di tempat tidur biasanya akan menangis untuk menyampaikan emosinya. Cobalah untuk menggendong si kecil dan ajak untuk berkeliling di kamar sambil diajak mengobrol.

6. Kesepian Bayi yang merasa kesepian rupanya juga bisa membuatnya rewel. Saat bayi tidak bisa tidur di malam hari mungkin membuat si kcil merasa kesepian dan akhirnya menangis karena butuh perhatian dari ibu dan orang sekitarnya. Jika kenapa bayi rewel di malam hari rewel disebabkan karena ia kesepian, biasaya tangisannya akan berhenti saat ia melihat wajah ibu dan orang disekitarnya. Penyebab Bayi Sulit Tidur Bayi yang rewel di malam hari juga bisa disebabkan karena ia kesulitan tidur. Hal ini bisa dikarenakan siklus dan jam tidurnya yang belum teratur.

Orangtua berperan untuk membangun rutinitas harian yang solid agar membuat bayi juga memiliki rutinitas tidur dasar. Buatlah rutinitas yang longgar berdasarkan aktivitas yang akan Anda pertahankan secara konsisten, dari hari ke hari. Rutinitas yang dapat diprediksi tidak hanya membantu tidur, tetapi juga dapat menyiapkan anak untuk sukses secara sosial dan akademis dalam jangka panjang.

Cara termudah untuk membangun rutinitas adalah dengan berfokus pada waktu bangun pagi anak, makanan, gerakan, sebelum tidur, dan aktivitas sebelum tidur. Seiring bertambahnya usia anak, Anda mungkin akan memasukkan aktivitas tambahan dalam rutinitas harian mereka. BACA JUGA: Tips bagi Orangtua untuk Biasakan Anak Puasa untuk Kali Pertama Cara Bagi Orangtua dan Anak Membangun Ikatan Kuat pada Masa Pandemi Berikut beberapa cara atau rutinitas yang bisa diterapkan orang tua pada si kecil agar mereka terbiasa melakukan pola yang sama setiap hari.

1. Tetapkan Waktu Bangun Pagi Menetapkan waktu bangun pagi yang konsisten, membantu meningkatkan dorongan bayi untuk tidur siang. Saat si kecil bangun untuk hari itu, buat rutinitas sederhana agar dia mengerti inilah saatnya untuk memulai hari mereka. Mengatur waktu bangun pagi yang konsisten juga membantu memberikan prediksi harian bagi orang tua. Setelah beberapa minggu pertama kehidupan, waktu bangun pagi yang alami kemungkinan akan menetap di suatu tempat antara sekitar pukul 6 hingga 7 pagi.

Hal ini paling cocok dengan jam biologis alami si kecil dan membantu memastikan waktu tidur yang wajar tidak lebih dari pukul 6 hingga 8 malam. 2. Waktu Makan Selain waktu tidur, menetapkan waktu makan juga akan membantu menghindari bayi rewel dan susah tidur di malam hari. 3. Aktivitas Fisik untuk Balita Aktivitas fisik bisa diterapkan jika anak Anda sudah berusia balita.

Membangun aktivitas fisik secara teratur membantu mereka mengeluarkan semua gerakan fisik mereka untuk belajar, tumbuh, dan kenapa bayi rewel di malam hari. Tak hanya itu, aktivitas fisik ringan tidak hanya penting untuk kesehatan anak Anda, tetapi juga penting untuk memastikan mereka cukup lelah untuk istirahat yang baik.

4. Rutinitas Sebelum Tidur Rutinitas sebelum tidur yang solid sangat mendukung istirahat malam penuh bagi seluruh keluarga, termasuk anak Anda. Pastikan Anda telah mengalokasikan cukup waktu untuk semua langkah yang perlu Anda selesaikan sebelum rutinitas waktu tidur dimulai. [khu] 1 Belum Vaksin Covid-19, Puluhan Wisatawan Dilarang Masuk Lawang Sewu 2 Ganjar Minta Jajaran Siaga di Perbatasan Cegah Penyakit Mulut Kuku Ternak di Jateng 3 10 Momen Keseruan Ayu Ting Ting Wisata di Yogyakarta, Penampilannya Mencuri Perhatian 4 Potret Ussy Sulistiawaty dan Andhika Pratama Pulang Kampung ke Malang, Seru Banget 5 Kisah Kapolda Metro Saat Ditelepon Sang Ibu 'Kalau Sudah Tinggi Pangkat Saya Pulang' Selengkapnya Hal ini sebenarnya lumrah terjadi pada setiap orang tua yang memiliki bayi baru lahir hingga usia satu tahun.

Selama si bayi masih bisa ditenangkan, Bunda tidak perlu merasa panik. Namun untuk Bunda yang baru pertama kali memiliki bayi, tentu hal ini sedikit membuat panik mengapa kiranya si bayi rewel pada malam hari. Ada beberapa kondisi yang dapat menyebabkan bayi rewel pada malam hari. Sebagai orang tua Bunda harus dapat mengenali penyebabnya sesegera mungkin agar dapat menemukan solusi yang tepat untuk mengatasinya. 1. Lapar Rasa lapar dapat menjadi salah satu penyebab anak suka rewel pada malam hari.

Biasanya selain menangis, si bayi juga akan memberikan tanda yang kenapa bayi rewel di malam hari seperti mengisap bibir atau memasukkan tangan ke dalam mulut. Jika hal ini terjadi, segera berikan susu atau makanan pendamping kepada si kecil. Untuk menghindari bayi merasa lapar lagi di malam hari, ada baiknya jika Bunda mencatat kebiasaan waktu menyusu dan makan si kecil, terlebih pada malam hari.

Ingat selalu waktunya sehingga Bunda dapat memberikan susu pada si kecil di waktu-waktu tersebut, sebelum si kecil rewel karena merasa lapar. 2. Popok Basah Selain karena lapar, bayi rewel pada malam hari juga dapat disebabkan oleh popoknya yang basah. Rasa risih dari basahnya popok yang si kecil kenakan membuatnya merasa tidak nyaman sehingga si kecil menangis dan menjadi rewel.

Untuk mengatasi agar hal ini tidak terjadi lagi, Bunda disarankan untuk mengecek popok si kecil sebelum tidur. Jika sudah basah, segera ganti popok Dia dengan popok yang baru agar si kecil merasa lebih nyaman dan tidak terganggu saat tidur karena popok yang basah.

Ada baiknya juga jika Bunda mengecek secara rutin popoknya misal setiap dua jam sekali. Sehingga Bunda dapat segera menggantinya sebelum si kecil terbangun dan menjadi rewel.

3. Sakit ilustrasi -bayi rewal pada malam hari Penyebab lain yang membuat bayi rewel pada malam hari adalah karena sakit. Pada kondisi ini, si kecil mungkin sedikit lebih susah untuk ditenangkan. Namun Bunda jangan panik. Cobalah tenang dan lakukan analisa terhadap kondisinya. Jika si kecil rewel karena demam, beri dia asi ataupun cairan lainnya lebih banyak dan lebih sering dari biasanya agar terhindar dari dehidrasi.

Kemudian kompres dengan air hangat sembari cek suhu badannya menggunakan termometer. Jangan lupa untuk mencatat hasilnya dan bandingkan.

Apakah suhu badannya ada penurunan atau justru semakin demam. Jika suhu badannya mencapai 39 derajat, segera bawa si kecil ke dokter untuk diperiksa lebih lanjut agar mendapatkan penanganan yang tepat. Untuk selanjutnya, agar si kecil tidak gampang sakit, sebaiknya hindarkan si kecil dari orang-orang yang sedang menderita sakit.

Karena sistem kekebalan tubuh seorang bayi belum terbentuk secara sempurna, jadi jika orang yang ada di dekatnya sakit, besar kemungkinan si kecil juga akan tertular sakit. 4. Bosan Seperti halnya dengan orang dewasa, bayi juga memiliki rasa bosan. Rasa bosan inilah yang membuat bayi rewel pada malam hari. Rasa bosan yang dialami si kecil ini hanya bisa ia ungkapkan dengan cara menangis.

Jika si kecil mengalami ini, Bunda bisa menggendong dan menimang-nimangnya atau mengajaknya berjalan untuk melihat ruangan atau suasana lain agar ia merasa lebih tenang.

5. Suhu Yang Tidak Nyaman Bayi rewel pada malam hari bisa jadi karena cuaca / suhu lingkungan tidak nyaman. Suhu sekitar yang terlalu panas atau dingin juga akan membuat bayi merasa tidak nyaman hingga menangis. Inilah salah satu penyebab bayi rewel pada malam hari. Untuk mengurangi rasa tidak nyaman yang dialami si kecil, Bunda dapat mengganti baju si kecil dengan pakaian berbahan ringan ketika suhu udara panas dan menyelimuti atau mendekap si kecil ketika udara dingin.

6. Merasa Kesepian Hal lain yang menyebabkan bayi rewel pada malam hari adalah karena merasa kesepian.

Ini sering kita jumpai pada bayi yang baru lahir dan merasa kesepian karena ia menjadi satu-satunya yang terjaga di malam hari. Sehingga membuatnya menangis karena butuh perhatian dari Bunda. Untuk mengatasinya biasanya hanya cukup dengan berinteraksi dengan si kecil atau juga dapat dengan cara menggendongya.

7. Kolik Kolik atau suatu kondisi di mana terdapat banyak gas yang tertahan di sekitar daerah perut yang membuat bayi merasa tidak nyaman. Sehingga dapat menyebabkan bayi menangis secara tiba-tiba di waktu tertentu dan berkepanjangan.

Kolik ini biasanya terjadi pada bayi yang berusia sekitar 3 minggu dan intensitasnya akan kian meningkat ketika usia si kecil menginjak 4 dan 6 minggu. Intensitas kolik ini dapat berkurang apabila si kecil setelah 6 minggu, serta akan hilang dengan sendiri saat si kecil berusia 12 minggu. Tangisan yang diakibatkan karena kolik ini biasanya dikaitkan dengan gangguang pencernaan.

Akan tetapi, ini juga bisa menandakan bahwa si kecil sedang sesitif terhadap sesuatu. Kolik pada si kecil mungkin akan membuat Kenapa bayi rewel di malam hari merasa panik. Untuk mengurangi rasa tidak nyaman pada si kecil akibat kolik, Bunda dapat menggendong, mengusap lembut punggungnya atau menghangatkan perut si kecil dengan cara mengoleskan minyak telon atau balsam khusus untuk bayi.

8. Kelelahan Bayi rewel pada malam hari bisa juga dikarenakan proses tumbuh kembangnya serta proses adaptasi ia terhadap dunia luar setelah sekian lama berada di dalam rahim. Dalam proses ini, ia banyak melihat dan belajar hal-hal baru yang membuat otaknya sibuk bekerja hingga ia merasa kelelahan. Jika rewelnya si kecil karena ini, yang Bunda lakukan cukup dengan menggendongnya dan biarkan dia tertidur dalam timangan Bunda sebelum akhirnya kembali merebahkannya di atas tempat tidur. 9. Ingin bergerak Kondisi lainnya yang sering kita jumpai hingga mengakibatkan si kecil rewel pada malam hari adalah karena ia merasa bosan terlalu lama berbaring di atas tempat tidur.

Untuk mengatasinya, gendong si kecil, elus lembut punggungnya agar ia merasa nyaman dan tidak rewel lagi. Beberapa hal yang telah dijelaskan di atas mungkin dapat memberikan gambaran mengenai penyebab mengapa bayi rewel di malam hari.

Sehingga Bunda dapat menganalisa dan memperhatikan tangisan bayi yang menandakan adanya gangguan kesehatan atau tidak. Apabila dikarenakan oleh gangguan kesehatan, tangisan si kecil biasanya disertai dengan gejala lain yang meliputi demam, letih, lesu, muntah, diare, dan tidak nafsu makan. Namun ada juga tanda lain yang perlu Bunda waspadai, yaitu tangisan si kecil yang sangat melengking. Biasanya ini menandakan bahwa si kecil sedang terluka atau merasakan nyeri pada bagian tubuh tertentu.

Jika si kecil mengalami tanda-tanda di atas, segera bawa dia ke dokter untuk diperiksa dan diberikan penanganan yang tepat. – Editted: 08/06/2021 by IDNarmadi. Shaqina Love to write and sing, Love to be a good person.

Menulis pertama kali di idNarmadi dimulai tanggal 31 Agustus 2019. Topik tulisannya banyak mengulas seputar kolam renang, olahraga renang, aplikasi handphone, medsos, parenting, kehamilan, ide kado, ide namabelajar menggambar, pendidikan, kesehatan & lainnya All Post - Website
Jakarta - Begadang saat anak baru lahir memang wajar.

Apalagi, di malam hari si kecil kerap kali menangis meskipun ada pula bayi yang cenderung tidak terlalu rewel saat tidur. Terkait hal ini, dr Hari Martono, SpA dari RSPI-Pondok Indah mengatakan bayi terbangun malam hari itu sangat wajar. Biasanya, ketika usia bayi memasuki 4-6 bulan, tidur malamnya baru bisa teratur. Dikatakan dr Hari, pola tidur sering terbangun mala mini karena bayi sedang mengalami pertumbuhan otak di usia 1-4.

"Jadi wajar apabila bayi kerap bangun malam hari. Selain karena pertumbuhan otak bayi yang baru lahir dari dalam kandungan belum bisa membedakan siang hari dan malam hari," kata dr Hari dalam keterangan tertulisnya kepada detikHealth dan ditulis pada Senin (20/7/2015). Maka dari itu, menurut dr Hari penting untuk melatih bayi agar mengerti bahwa malam hari adalah waktu untuk tidur.

dr Hari menyarankan, sebisa mungkin baiknya gelapkan atau gunakan sedikit cahaya. Saat tidur malam, disarankan agar bayi tidur di satu kamar bersama ibunya karena hal itu akan membuat bayi lebih tenang.

Baca juga: Kurang Tidur, Anak Bisa Rewel dan Tumbuh Kembangnya pun Terganggu "Baiknya satu kamar namun tidak satu tempat tidur. Para orang tua juga harus responsif saat bayinya terbangun kenapa bayi rewel di malam hari malam hari. Lalu, usahakan agar waktu tidur siang jangan terlalu lama yang dapat menyebabkan bayi bisa terjaga pada malam hari," imbuh dr Hari.

Apalagi, yang umum terjadi yakni bayi tidur lama saat siang hari. Untuk itu, kebiasaan seperti ini perlahan harus diubah, caranya dengan ketika memang sudah waktunya jam menyusui bayi boleh dibangunkan agar ia menyusu. Selain karena otaknya sedang berkembang, bayi juga sering terbangun di malam hari karena lapar. Maka dari itu dianjurkan pada siang hari agar waktu menyusui jangan sampai ditunda sehingga kebutuhan nutrisi dapat terpenuhi.

Dengan begitu, di malam hari bayi tidak bangun karena rasa lapar. Penyebab lain, lanjut dr Hari yang membuat anak kerap terbangun di malam hari bisa juga karena tidak nyaman akibat habis buang air atau merasa kesepian. Baca juga: Pada Anak-anak, Kurang Tidur Bisa Pengaruhi Perilaku (rdn/up) Berita Terkait • Wuss!

Teknologi Formula 1 Dipakai untuk Bikin Carrier Bayi Kritis • Bayi Sering Bangun di Malam Hari? Waspadai Sleep Apnea • Bayi-bayi Ini Kena Infeksi Paru, Ilmuwan Kaitkan dengan Teknik Water Birth • Riset Buktikan Bayi Harus Tidur Sendiri Sejak Umur 4 Bulan • Kenali, Berbagai Penyebab Kasus Clubfoot pada Bayi • Clubfoot Seperti Bayinya Joanna Alexandra, Haruskah Dioperasi?

• Mengenal Clubfoot, Kondisi yang Dialami Bayinya Joanna Alexandra • Berbobot 5,9 Kg, Bayi Ini Lahir Lewat Persalinan Normal MOST POPULAR • 1 Wajib Tahu! Ternyata Ini Ukuran Kedalaman Rata-rata Vagina • 2 Jelang PTM, Dokter Beri Tips Agar Anak Terhindar dari Hepatitis Misterius • 3 Bos WHO Kritik Kebijakan Zero COVID, China 'Berang' • 4 Mengenal Obat Sofosbuvir: Dosis, Efek Samping, dan Aturan Pakai • 5 21 Orang di DKI Dicurigai Hepatitis Misterius, Ini Kata Kemenkes • 6 DKI Jakarta Paling Tinggi, Ini Sebaran 400 Kasus COVID-19 RI 11 Mei • 7 Ternak Kena Virus PMK?

Ini 5 Bagian yang Tak Boleh Dikonsumsi • 8 WHO: Sejak Invasi Rusia, 3.000 Orang Tewas di Ukraina Akibat Penyakit Kronis • 9 Biang Kerok di Balik Hepatitis 'Misterius', Benarkah Terkait COVID-19?

• 10 Update Corona RI 11 Mei: Tambah 400 Kasus Baru, Kasus Aktif 5.331 • SELENGKAPNYA
Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), kolik pada bayi disebabkan oleh beberapa hal, seperti alergi susu sapi, intoleransi laktosa, hingga refluks gastroesofagus (GER). Kolik bisa dikatakan sebagai masalah pencernaan yang menyerang bayi baru lahir karena sistem pencernaannya belum berjalan dengan maksimal.

Meski begitu, Anda tidak perlu khawatir berlebihan, sebab kolik tidak menyebabkan masalah serius pada bayi. Anda bisa mencoba untuk menenangkan bayi yang sedang menangis dengan menggendong, menepuk-nepuk punggungnya, berikan pijatan lembut pada tubuhnya, atau mandikan bayi dengan air hangat untuk membantu meredakan gejala koliknya.

Mengutip Mommys Bliss, begitu bayi mulai rewel, mungkin sulit baginya untuk tenang. Apalagi jika sebelumnya dirangsang secara berlebihan, jadi cobalah untuk mengurangi rangsangan dengan membuat ruangan lebih tenang dan gelap. Lalu, jika bayi terlihat bergerak berlebihan, Anda juga bisa membedongnya. Namun, jangan terlalu ketat ya, Moms.

Bayi rewel bisa jadi karena kembung, apalagi jika bayi terlihat menggeliat atau menarik kakinya. Bayi kembung biasanya karena minum ASI terlalu cepat atau terlalu lambat. Kemudian, terlalu banyak udara yang masuk ke perutnya. Sehingga jangan lupa untuk selalu menyendawakan si kecil usai menyusui, Moms.

6 Cara Mengatasi Bayi Rewel di Malam Hari yang Mudah Dialukan




2022 charcuterie-iller.com