Nisagon obat apa

nisagon obat apa

Daftar Isi • Apa Nama Perusahaan Produsen Nisagon? • Apa Kandungan dan Komposisi Nisagon? • Nisagon Obat Apa? • Apa Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Nisagon? • Berapa Dosis dan Bagaimana Aturan Pakai Nisagon? • Apa Saja Kontraindikasi Nisagon?

nisagon obat apa

• Apa saja Perhatian Penggunaan Nisagon? • Pertanyaan yang Sering Diajukan • Apa Efek Samping Nisagon? • Bagaimana Kemasan dan Sediaan Nisagon? Apa Nama Perusahaan Produsen Nisagon? Produsen obat (perusahaan farmasi) adalah suatu perusahaan atau badan usaha yang melakukan kegiatan produksi, penelitian, pengembangan produk obat maupun produk farmasi lainnya. Nisagon obat apa yang diproduksi bisa merupakan obat generik maupun obat bermerek. Perusahaan jamu adalah suatu perusahaan yang memproduksi produk jamu yakni suatu bahan atau ramuan berupa tumbuhan, bahan hewan, bahan nisagon obat apa, sari, atau campuran dari bahan-bahan tersebut yang telah digunakan secara turun-temurun untuk pengobatan.

Baik perusahaan farmasi maupun perusahaan jamu harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.Setiap perusahaan farmasi harus memenuhi syarat CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik), sedangkan perusahaan jamu harus memenuhi syarat CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik) untuk dapat melakukan kegiatan produksinya agar produk yang dihasilkan dapat terjamin khasiat, keamanan, dan mutunya.

Berikut ini nama perusahaan pembuat produk Nisagon: Ifars Apa Kandungan dan Komposisi Nisagon? Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia.Jenis yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien.

Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif.

Nisagon obat apa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Nisagon adalah: Betamethasone-17-valerate 0.1%, neomycin sulphate 0.5%. Sekilas Tentang Neomycin Pada Nisagon Neomycin adalah suatu obat yang masuk dalam golongan antibiotik aminoglikosida yang digunakan untuk mengatasi berbagai penyakit yang ditimbulkan oleh bakteri gram negatif dan juga sebagian bakteri gram positif.

Neomycin biasa digunakan dalam bentuk topikal seperti krim dan salep untuk diterapkan pada kulit diantaranya untuk mengobati eksim, dermatitis, dan sebagainya. Ia juga bisa digunakan secara oral yang biasanya juga dikombinasikan dengan antibiotik lain diantaranya untuk mengobati ensefalopati hepatik dan hiperkolesterolemia. Neomycin sulfate dapat mematikan bakteri di saluran pencernaan sehingga mampu menjaga kadar amonia dalam level rendah nisagon obat apa mencegah terjadinya ensefalopati hepatik.

Karena cakupannya cukup luas, maka neomycin juga digunakan sebagai tetes mata. Neomycin pertama kali ditemukan pada 1949, kemudian dipatenkan setahun setelahnya dan mulai digunakan oleh dunia medis pada 1952.

Neomycin bekerja dengan cara mengikat secara reversibel terhadap sub unit 30s dari ribosom bakteri sehingga menghambat sintesa protein yang pada akhirnya menghambat pertumbuhan bakteri itu. Sekilas Tentang Betamethasone Pada Nisagon Betamethasone adalah steroid glukokortikoid sedang hingga kuat dengan kemampuan anti-inflamasi dan imunosupresif, digunakan terutama di mana retensi air tidak diinginkan.

Hal ini diterapkan sebagai krim topikal, salep, busa, lotion atau gel untuk mengobati gatal (misalnya dari eksim). Betamethasone tersedia sebagai sejumlah ester: Dipropionat (sebagai Diprosone, Diprolene dan lain-lain), Sodium Phosphate dan Valerate (sebagai Betnovate, Celestone dan lain-lain). Betametason natrium fosfat kadang-kadang diresepkan sebagai injeksi intramuskular (IM) untuk gatal-gatal dari berbagai penyakit termasuk reaksi alergi terhadap poison ivy dan tanaman serupa.

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Betametason adalah kortikosteroid yang digunakan untuk merangsang pematangan paru janin, dan untuk menurunkan insiden dan kematian akibat perdarahan intrakranial pada bayi prematur. Ini juga digunakan sebagai krim topikal untuk meredakan iritasi kulit.

Krim Betametason 0,05% tampaknya efektif dalam mengobati phimosis pada anak laki-laki, dan sering kali mencegah perlunya sunat. Betametason natrium fosfat digunakan secara oral dan melalui injeksi dengan indikasi yang sama seperti steroid lainnya. Risiko janin Saat melintasi plasenta, yang diperlukan untuk efek menguntungkannya, itu juga dapat dikaitkan dengan komplikasi, seperti hipoglikemia dan leukositosis pada bayi baru lahir yang terpapar di dalam rahim. Nisagon Obat Apa?

Apa Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Nisagon? Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu.

Nisagon obat apa adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk: Meringankan inflamasi dr dermatosis yang responsif terhadap krotikosteroid bila terkomplikasi dengan infeksi sekunder yang disebabkan oleh organisme yang rentan terhadap neomisin. Sekilas tentang obat kortikosteroid topikal Kortikosteroid topikal dipakai untuk mengobati nisagon obat apa kulit yang bukan disebabkan oleh infeksi, khususnya penyakit eksim, dermatitis kontak, gigitan serangga dan eksim skabies bersama-sama dengan obat skabies.

Kortikosteroid menekan berbagai komponen reaksi pada saat digunakan saja; kortikosteroid sama sekali tidak menyembuhkan, dan bila pengobatan dihentikan kondisi semula mungkin muncul kembali. Obat-obat ini diindikasikan untuk menghilangkan gejala dan penekanan tanda-tanda penyakit bila cara lain seperti pemberian emolien tidak efektif.

Kortikosteroid topikal tidak berguna dalam pengobatan urtikaria dan dikontraindikasikan untuk rosasea dan kondisi ulseratif, karena kortikosteroid memperburuk keadaan. Kortikosteroid tidak boleh digunakan untuk sembarang gatal dan tidak direkomendasikan untuk akne vulgaris. Kortikosteroid sistemik atau topikal yang kuat sebaiknya dihindari atau diberikan pada psoriasis hanya di bawah pengawasan dokter spesialis karena walaupun obat ini dapat menekan psoriasis dalam jangka pendek, bisa timbul kekambuhan karena penghentian obat bahkan kadang memicu psoriasis pustuler yang hebat.

Pemakaian topikal kortikosteroid yang kuat pada psoriasis yang luas dapat menimbulkan efek samping sistemik dan lokal. Cukup meresepkan kortikosteroid yang lebih lemah untuk jangka waktu singkat (2-4 minggu) untuk psoriasis fleksural dan wajah (penting: pada wajah jangan gunakan yang lebih kuat dari hidrokortison 1%).

Pada kasus psoriasis kulit kepala boleh menggunakan kortikosteroid yang lebih kuat seperti betametason atau fluosinonid. Secara umum kortikosteroid topikal yang paling kuat hanya dicadangkan untuk dermatosis yang sukar diatasi seperti diskoid kronis lupus eritematosus, lichen simplex chronicus, hypertrophic lichen planus dan palmoplantar pustulosis.

Kortikosteroid yang kuat tidak boleh digunakan pada wajah dan fleksur kulit, tetapi kadang-kadang pada keadaan tertentu dokter spesialis meresepkannya untuk daerah tersebut dengan pengawasan khusus.

nisagon obat apa

Bila pengobatan topikal gagal, injeksi kortikosteroid intralesi khusus digunakan hanya nisagon obat apa kasus-kasus tertentu saja dengan lesi setempat (seperti parut keloid, lichen planus hypertrofik atau alopecia localised areata). PEMAKAIAN PADA ANAK Nisagon obat apa khususnya bayi sangat rentan terhadap efek samping.

Namun, jangan karena profil keamanan kortikosteroid topikal, maka anak-anak menjadi tidak diobati. Tujuannya adalah untuk mengatasi kondisi sebaik mungkin; pengobatan yang tidak memadai akan memperparah kondisi. Kortikosteroid lemah seperti salep atau krim hidrokortison 1% bermanfaat untuk mengobati ruam popok dan untuk eksim atopik pada masa kanak-kanak. Kortikosteroid sedang sampai kuat cocok untuk eksim atopik parah pada anggota badan, digunakan hanya 1-2 minggu, bila kondisi membaik ganti ke sediaan yang kurang kuat.

Pada keadaan kambuhan akut eksim atopik cocok menggunakan sediaan kortikosteroid kuat dalam jangka pendek untuk mengendalikan kondisi penyakit. Penggunaan harian terus menerus tidak dianjurkan meskipun kortikosteroid ringan seperti hidrokortison 1% sebanding dengan betametason 0,1% yang digunakan sesekali. Untuk bayi di bawah 1 tahun, hidrokortison merupakan satu-satunya kortikosteroid yang direkomendasikan penggunaannya. Kortikosteroid lain dengan potensi lebih kuat dikontraindikasikan. Untuk anak usia di atas 1 tahun, kortikosteroid topikal dengan potensi kuat dan kuat-sedang sebaiknya digunakan dengan sangat hati-hati dan hanya digunakan dalam jangka pendek (1-2 minggu).

Kortikosteroid yang sangat poten hanya dapat digunakan berdasarkan konsultasi dengan dokter spesialis kulit. Kortikosteroid topikal untuk anak dapat digunakan pada kondisi berikut: • Gigitan dan sengatan serangga: kortikosteroid dengan potensi ringan seperti krim hidrokortison 1 % • Ruam kulit yang disertai inflamasi berat akibat penggunaan popok pada bayi di atas 1 bulan: kortikosteroid dengan potensi ringan seperti hidrokortison 0,5 atau 1% selama 5-7 hari (dikombinasikan dengan antimikroba jika terjadi infeksi) • Eksim ringan hingga sedang, flexural dan eksim wajah atau psoriasis: kortikosteroid ringan seperti hidrokortison 1% • Eksim berat di sekitar badan dan lengan pada anak usia di atas 1 tahun: kortikosteroid dengan potensi kuat atau kuat; sedang selama hanya 1-2 minggu; segera ganti ke sediaan dengan potensi lebih ringan pada saat kondisi membaik • Eksim di sekitar area kulit yang mengeras (misal: telapak kaki): kortikosteroid topikal dengan potensi kuat dalam kombinasi dengan urea atau asama salisilat (untuk meningkatkan penetrasi kortikosteroid) PILIHAN FORMULASI Krim larut air untuk lesi yang lembab atau eksudatif dan salep umumnya dipilih untuk lesi yang kering, lichenified nisagon obat apa bersisik atau bila efek oklusif diperlukan.

Losion mungkin berguna bila aplikasi minimal dibutuhkan untuk daerah yang luas atau untuk pengobatan luka eksudatif. Perban oklusif polythene meningkatkan absorpsi, tetapi juga meningkatkan efek samping. Oleh karena itu dipakai hanya di bawah pengawasan dalam jangka waktu pendek untuk daerah kulit yang sangat tebal (seperti telapak tangan dan kaki). Penambahan urea atau asam salisilat meningkatkan penetrasi dari kortikosteroid. KEKUATAN KORTIKOSTEROID TOPIKAL Potensi Contoh Ringan Hidrokortison 1% Kuat-sedang Klobetason butirat 0.05% Kuat Betametason 0,1% (sebagai valerat), Hidrokortison butirat Sangat Kuat Klobetasol propionat 0,05% Sediaan yang mengandung kortikosteroid paling ringan dengan dosis efektif terendah merupakan salah satu pilihan.

Sedapat mungkin pengenceran harus dihindari. PERINGATAN Hindari penggunaan jangka panjang kortikosteroid topikal pada wajah karena dapat meninggalkan bekas yang tidak hilang (dan hindarkan dari mata).

Pada anak-anak hindari penggunaan jangka panjang dan penggunaan kortikosteroid kuat atau sangat kuat harus di bawah pengawasan dokter spesialis.

Peringatan keras juga ditujukan pada dermatosis pada bayi termasuk ruam popok, pengobatan sebaiknya dibatasi 5-7 hari. PSORIASIS. Penggunaan kortikosteroid kuat dan sangat kuat pada psoriasis dapat menyebabkan penyakit muncul lagi, timbulnya psoriasis pustular yang merata dan toksisitas lokal dan sistemik.

KONTRA INDIKASI Lesi kulit akibat bakteri, jamur atau virus yang tidak diobati; rosasea nisagon obat apa rosasea) dan perioral dermatitis; kortikosteroid kuat dikontraindikasikan untuk plak psoriasis dengan sebaran yang luas. EFEK SAMPING Berbeda dengan golongan yang kuat dan sangat kuat, kelompok kortikosteroid sedang dan lemah jarang menyebabkan efek samping. Semakin kuat sediaannya, semakin perlu untuk berhati-hati, karena absorpsi dari kulit dapat menyebabkan penekanan adrenal dan Cushing syndrome (lihat 8.3.2) tergantung dari daerah tubuh yang diobati dan lamanya pengobatan.

Perlu diingat bahwa absorpsi terbanyak terjadi dari kulit yang tipis, permukaan kasar serta daerah lipatan kulit dan absorpsi ditingkatkan oleh adanya oklusi.

Efek samping lokal meliputi: • Penyebaran dan perburukan infeksi yang tidak diobati • Penipisan kulit yang belum tentu pulih setelah pengobatan dihentikan karena struktur asli mungkin tak akan kembali • Striae atrofis yang menetap • Dermatitis kontak • Dermatitis perioral • Jerawat, perburukan jerawat atau rosasea • Depigmentasi ringan; yang mungkin hanya sementara tetapi bisa menetap sebagai bercak-bercak putih • Hipertrikosis Untuk meminimalkan efek samping kortikosteroid topikal, pemakaian sediaan ini hendaknya dioleskan secara tipis saja pada daerah yang akan diobati dan gunakan kortikosteroid yang paling kecil kekuatannya tapi efektif.

FREKUENSI APLIKASI Sediaan kortikosteroid sebaiknya diberikan sekali atau dua kali sehari saja.

nisagon obat apa

Tidak perlu mengoleskan obat ini lebih sering. Kortikosteroid topikal diratakan secara tipis pada kulit. Panjang/banyaknya salep/krim yang dikeluarkan dari tube dapat digunakan untuk menentukan banyaknya obat yang dioleskan pada kulit.

Berikut ini adalah besar kemasan sediaan kortikosteroid yang tepat untuk peresepan bagi daerah tubuh tertentu.

nisagon obat apa

Bagian tubuh Krim dan Salep Wajah dan leher 15 hingga 30 g Tangan 15 hingga 30 g Kulit kepala 15 hingga 30 g Lengan 30 hingga 60 g Kaki 100 g Badan 100 g Selangkangan dan alat kelamin 15 hingga 30 g Jumlah ini biasanya cocok untuk dewasa dengan penggunaan dua kali sehari selama seminggu.

Mencampur sediaan topikal pada kulit se-dapat mungkin sebaiknya dihindari, sekurang-kurangnya sebaiknya berselang 30 menit antara pemakaian sediaan yang berbeda.

nisagon obat apa

Penggunaan emolien sesaat sebelum pemakaian kortikosteroid adalah tidak tepat. Sekilas Tentang Infeksi Infeksi atau jangkitan adalah kolonalisasi (mengacu pada mikroorganisme yang tidak bereplikasi pada jaringan yang ditempatinya. Sedangkan " infeksi" mengacu pada keadaan di mana mikroorganisme bereplikasi dan jaringan menjadi terganggu) yang dilakukan oleh spesies asing terhadap organisme inang, dan bersifat paling membahayakan inang. Organisme penginfeksi, atau patogen, menggunakan sarana yang dimiliki inang untuk dapat memperbanyak diri, yang pada akhirnya merugikan inang.

Patogen mengganggu fungsi normal inang dan dapat berakibat pada luka kronik, gangrene, kehilangan organ tubuh, dan bahkan kematian. Respons inang terhadap infeksi disebut peradangan. Secara umum, patogen umumnya dikategorikan sebagai organisme mikroskopik, walaupun sebenarnya definisinya lebih luas, mencakup bakteri, parasit, fungi, virus, prion, dan viroid.

Simbiosis antara parasit dan inang, di mana satu pihak diuntungkan dan satu pihak dirugikan, digolongkan sebagai parasitisme. Cabang kedokteran yang menitikberatkan infeksi dan patogen adalah cabang penyakit infeksi. Berapa Dosis dan Bagaimana Aturan Pakai Nisagon?

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi.

Berikut ini dosis dan aturan pakai Nisagon: Oleskan pada tempat kelainan 2-3 x/hari. Apa Saja Kontraindikasi Nisagon? Kontraindikasi merupakan suatu petunjuk mengenai kondisi-kondisi dimana penggunaan obat tersebut tidak tepat atau tidak dikehendaki dan kemungkinan berpotensi membahayakan jika diberikan. Pemberian Nisagon dikontraindikasikan pada kondisi-kondisi berikut ini: Hipersensitivitas.

Rosasea, akne vulgaris & dermatitis perioral; infeksi kulit primer oleh virus (misalnya herpes simpleks), penggunaan pada nisagon obat apa yang luas, hamil, usia lanjut, penderita gangguan ginjal; lesi kulit primer krn jamur, bakteri, atau ragi; dermatosis pada anak <1 thn; pengobatan otitis eksterna dengan perforasi gendang telinga.

Apa saja Perhatian Penggunaan Nisagon? Hanya untuk pemakaian luar, tidak untuk mata. Hentikan pengobatan bila tjd iritasi atau sensitisasi.

Hindari penggunaan jangka panjang, terutama pada bayi & anak. Lama terapi pada remaja & pada wajah maks 5 hari & tidak boleh ditutup rapat dengan kasa pembalut. Hamil, laktasi. Pertanyaan yang Sering Diajukan Apakah Aman Menggunakan Nisagon Saat Mengemudi atau Mengoperasikan Mesin? Jika Anda mengalami gejala efek samping seperti mengantuk, pusing, gangguan penglihatan, gangguan pernapasan, jantung berdebar, dan lain-lain setelah menggunakanyang dapat mempengaruhi kesadaran atau kemampuan dalam mengemudi maupun mengoperasikan mesin, maka sebaiknya Anda menghindarkan diri dari aktivitas-aktivitas tersebut selama penggunaan dan konsultasikan dengan dokter Anda.

Bagaimana Jika Saya Lupa Menggunakan Nisagon? Jika Anda lupa menggunakan Nisagon, segera gunakan jika waktunya belum lama terlewat, namun jika sudah lama terlewat dan mendekati waktu penggunaan berikutnya, maka gunakan seperti dosis biasa dan lewati dosis yang sudah terlewat, jangan menggandakan dosis untuk mengganti dosis yang terlewat. Pastikan Anda mencatat atau menyalakan pengingat untuk mengingatkan Anda mengenai waktu penggunaan obat agar tidak terlewat kembali.

Apakah Saya Dapat Menghentikan Penggunaan Nisagon Sewaktu-waktu? Beberapa obat harus digunakan sesuai dengan dosis yang diberikan oleh dokter. Jangan melebih atau mengurangi dosis obat yang diberikan oleh dokter secara sepihak tanpa berkonsultasi dengan dokter.

Obat seperti antibiotik, antivirus, antijamur, dan sebagainya harus digunakan sesuai petunjuk dokter untuk mencegah resistensi dari bakteri, virus, maupun jamur terhadap obat tersebut. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini. Jangan menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter, karena beberapa obat memiliki efek penarikan jika penghentian dilakukan secara mendadak. Konsultasikan dengan dokter nisagon obat apa hal ini. Bagaimana Cara Penyimpanan Nisagon? Setiap obat memiliki cara penyimpanan yang berbeda-beda, cara penyimpanan dapat Anda ketahui melalui kemasan obat.

Pastikan Anda menyimpan obat pada tempat tertutup, jauhkan dari panas maupun kelembapan. Jauhkan juga dari paparan sinar Matahari, jangkauan anak-anak, dan jangkauan hewan. Bagaimana Penanganan Nisagon yang Sudah Kedaluwarsa? Jangan membuang obat kedaluwarsa ke saluran air, tempat penampungan air, maupun toilet, sebab dapat berpotensi mencemari lingkungan.

Juga jangan membuangnya langsung ke tempat pembuangan sampah umum, hal tersebut untuk menghindari penyalahgunaan obat. Hubungi Dinas Kesehatan setempat mengenai cara penangangan obat kedaluwarsa. Apa Efek Samping Nisagon?

Efek Samping merupakan suatu efek yang tidak diinginkan dari suatu obat. Efek samping ini dapat bervariasi pada setiap individu tergantung pada pada kondisi penyakit, usia, berat badan, jenis kelamin, etnis, maupun kondisi kesehatan seseorang.

Efek samping Nisagon yang mungkin terjadi adalah: Rasa terbakar, gatal, iritasi, kulit kering, folikulitis, hipertrikosis, erupsi yang nisagon obat apa alergi, maserasi kulit, infeksi sekunder, atropi kulit, striae, miliaria. Ototoksisitas & nefrotoksisitas (terapi jangka panjang atau dosis besar). Bentuk Sediaan Bagaimana Kemasan dan Sediaan Nisagon?

/Harga Nisagon cream 5 g x 1’s (Rp9,293/tube) Sekilas Tentang Ifars Pharmaceutical Laboratories PT Ifars Pharmaceutical Laboratories adalah suatu perusahaan farmasi yang didirikan pada 1974 dan memproduksi berbagai macam obat dengan beberapa varian sediaan seperti solid (tablet, kaplet, dan kapsul), liquid (sirup, suspensi, emulsi, dan suspensi kering), dan produk krim, gel, dan salep.

Beberapa produk yang dihasilkan seperti produk beta-laktam untuk memproduksi produk antibiotik, dan sebagainya. Saat ini lebih dari 100 varian produk telah diproduksi oleh perusahaan ini yang cakupan pemasarannya nisagon obat apa di seluruh Indonesia. PT Ifars memiliki fasilitas produksi di Karanganyar, Jawa Tengah. • Obat [object Object],[object Object],[object Object],[object Object],[object Object],[object Object],[object Object],[object Object] • Suplemen [object Object],[object Object],[object Object],[object Object],[object Object],[object Object],[object Object],[object Object] • Nutrisi [object Object],[object Object],[object Object],[object Object],[object Object],[object Object],[object Object],[object Object] • Herbal [object Object],[object Object],[object Object],[object Object],[object Object],[object Object],[object Object],[object Object] • Produk Bayi [object Object],[object Object],[object Object],[object Object],[object Object],[object Object],[object Object],[object Object] • Alat Kesehatan [object Object],[object Object],[object Object],[object Object],[object Object],[object Object],[object Object],[object Object] • Mata [object Object],[object Object],[object Object],[object Object],[object Object],[object Object],[object Object],[object Object] • Kecantikan [object Object],[object Object],[object Object],[object Object],[object Nisagon obat apa Object],[object Object],[object Object] Lihat semua kategori
• Ringkasan • Dosis & Aturan pakai • Cara Kerja • Efek Samping • Kegunaan • Peringatan • Kontraindikasi • Hamil & Menyusui Nisagon obat apa?

Nisagon adalah obat berbentuk krim yang digunakan untuk meredakan peradangan pada kulit yang merespon pemberian kortikosteroid, serta untuk mencegah nisagon obat apa mengatasi infeksi sekunder pada area kulit yang meradang tadi. Obat ini mengkombinasikan obat jenis kortikosteroid berupa betamethasone dengan antibiotik neomycin. Betamethasone valerate yang terdapat dalam krim Nisagon merupakan glukokortikoid sintesis yang memiliki efek anti inflamasi serta penekan fungsi normal sistem imun.

Sehingga obat ini dapat meredakan peradangan serta aktivitas sistem imun yang berlebihan atau alergi. Ringkasan Obat Nisagon Kandungan Betamethasone-17-valerate 0.1 %, Neomycin sulphate 0.5 %.

Jenis obat Antibiotik, kortikosteroid Kategori Obat keras Kegunaan Meringankan peradangan pada dermatosis yang responsif terhadap kortikosteroid, serta mengatasi infeksi sekunder yang rentan terhadap pemberian neomycin Konsumen Dewasa dan anak-anak Kehamilan Kategori D (hindari) Produsen Ifars Pharmaceutical Laboratories Harga Rp.

9.000 – 10.000 per tube isi 5 gram Cara Kerja dan Fungsi Obat Nisagon Fungsi Nisagon krim untuk kulit adalah sebagai pereda peradangan, penekan aktivitas sistem imun yang berlebihan serta mencegah dan mengatasi infeksi sekundar dari bakteri yang rentan terhadap neomycin.

Manfaat ini didapat dari kedua bahan aktifnya yang berupa: • Betamethasone valerate, merupakan senyawa glukokortikoid sintetis yang dapat mempengaruhi fosfolipase A2. Fospolipas A2 nisagon obat apa menghambat kerja lipase atau lipokortin yang kemudian juga bepengaruh pada pelepasan asam arakidonat yang berperan dalam pembentukan peradangan.

Betamethasone juga memiliki efek penekan sistem imun sehingga dapat nisagon obat apa meredakan reaksi alergi. • Neomycin sulphate, senyawa antibakteri ini aktif menembus membran sel bakteri dan mampu berikatan dengan reseptor protein spesifik ribosom subunit 30S.

Akibatnya terjadi salah baca pada transkirpsi DNA bakteri dan menyebabkan bakteri mati karena kerusakan sel dan sulit tumbuh. Indikasi dan Kegunaan Nisagon Nisagon digunakan untuk meredakan peradangan dan reaksi alergi pada kulit akibat berbagai kondisi seperti dermatitis dan eksim serta dermatitis yang terkena infeksi sekunder dari jenis bakteri yang rentan terhadap pemberian antibiotik jenis neomycin.

Kontraindikasi Tidak semua orang boleh menggunakan obat ini, penderita yang diketahui memiliki kondisi di bawah ini tidak boleh menggunakan: • Orang dengan riwayat hipersensitivitas/alergi terhadap bahan aktif dari krim ini.

• Tidak boleh diberikan pada kulit yang mengalami rocasea, acne vulgaris dan dermatitis perioral. • Nisagon obat apa infeksi kulit primer akibat virus seperti herpes simpleks atau akibat bakteri dan jamur. • Tidak boleh digunakan pada bagian tubuh yang terlalu luas atau digunakan di sekujur tubuh. • Dermatitis pada anak-anak di bawah umur 1 tahun.

nisagon obat apa

• Tidak boleh diberikan pada wanita hamil, lansia, penderita gangguan fungsi ginjal berat. • Tidak boleh diberikan pada bagian telinga penderita otitis eksterna dengan perforasi membran timpani. Dosis Nisagon dan Aturan Pakai Peringatan! Pastikan dosis yang Anda gunakan sesuai dengan instruksi dokter dengan mempertimbangkan keparahan penyakit, usia, berat badan, dsb. Dosis yang tertera di sini adalah dosis umum. Dosis Nisagon untuk mengatasi peradangan, alergi dan infeksi kulit nisagon obat apa Dosis dewasa: oleskan pada kulit yang meradangan dan terinfeksi, tipis-tipis sebanyak 2 – 3 kali sehari.

• Dosis anak-anak: sama dengan dosis dewasa. Aturan pakai: • Nisagon obat apa obat ini hanya untuk pemakaian luar atau dipermukaan kulit saja, hindari mengenai mukosa mulut atau mata.

• Selalu ikuti anjuran dokter atau petunjuk penggunaan yang tertera pada kemasan sebelum mulai mengonsumsinya. • Gunakanlah antara satu dosis dengan dosis lainnya nisagon obat apa jarak jam yang sama, misalkan dua kali sehari berarti per 12 jam, tiga kali sehari berarti per 8 jam.

Oleh sebab itu, untuk memudahkan usahakan untuk mengaplikasikannya pada jam yang sama setiap hari. Efek Samping Nisagon Nisagon umumnya ditoleransi baik oleh tubuh. Namun demikian, ada efek samping yang perlu diperhatikan. Efek samping Nisagon meliputi: • Sensasi terbakar pada kulit. • Gatal. • Iritasi. • Kulit terasa kering. • Hipertrikosis. • Folikulitis. • Ototoksisitas (gangguan telinga) dan nefrotoksisitas pada penggunaan dosis besar dan jangka waktu lama.

Efek Overdosis Nisagon Belum ada data tentang kejadian overdosis Nisagon. Namun penggunaan dosis tinggi melebihi anjuran dan dalam jangka waktu lama serta pada area kulit yang luas mungkin menyebabkan overdosis. Gejala overdosis Nisagon dapat berupa ototoksisitas dan nefrotoksisitas.

Jika kondisi ini terjadi segera melapor ke dokter Anda. Peringatan dan Perhatian Sebelum dan selama menggunakan obat ini, harap perhatikan hal-hal dibawah ini: • Sampaikan pada dokter atau apoteker Anda jika pernah mengalami reaksi alergi saat menggunakan krim atau salep mengandung betamethasone atau neomycin. • Segera hentikan penggunaan krim ini jika muncul reaksi alergi seperti bengkak pada wajah dan mata. • Hindari mengenai mukosa mata dan mulut serta penggunaan pada area kulit yang luas, terutama pada bayi.

• Durasi pengobatan pada area wajah sebaiknya tidak lebih dari 5 hari dan hindari penggunaan kasa penutup luka. • Hati-hati penggunaan pada ibu hamil dan menyusui.

nisagon obat apa

Kehamilan dan Menyusui Bolehkah Nisagon untuk ibu hamil? Bahan aktif Nisagon berupa neomycin digolongkan dalam obat kategori D untuk ibu hamil. Sementara betamethasone masuk obat kategori C. Obat kategori D berarti terbukti menimbulkan resiko terhadap janin manusia, tetapi besarnya manfaat yang diperoleh jika digunakan pada wanita hamil dapat dipertimbangkan (misalnya jika obat diperlukan untuk mengatasi situasi yang mengancam jiwa atau penyakit serius dimana obat yang lebih aman tidak efektif atau tidak dapat diberikan).

Oleh karena itu penggunaan krim ini untuk ibu hamil sebaiknya dihindari. Bolehkah Nisagon untuk ibu menyusui?

nisagon obat apa

Meskipun hanya untuk penggunaan luar, bahan aktif Nisagon mungkin terserap ke pembuluh darah (penggunaan dosis tinggi), berpengaruh secara sistemik dan mengontaminasi ASI ibu menyusui.

Oleh karena itu penggunaan krim ini selama masa menyusui sebaiknya dihindari. Interaksi Obat Hati-hati saat menggunakan Nisagon bersamaan dengan obat lain.

Interaksi dapat terjadi antara Nisagon dengan obat-obat berikut: • Diuretik (furosemide, echacrynic acid), meningkatkan toksisitas obat ini. • Antikogaulan, menurunkan kemampuan penyembuhan luka. • Obat antihipoglikemia, antihipertensi, penghambat neuromuskular, menurunkan efek obat. 6 referensi • Cek BPOM. Obat dengan Merek Nisagon. Diakses Agustus 2019.

• MIMS Indonesia. Nisagon. Diakses Agustus 2019. • MIMS Indonesia. Neomycin. Diakses Agustus 2019.

nisagon obat apa

• MIMS Indonesia. Betamethasone. Diakses Agustus 2019. • RXList. Neomycin Sulfate. Diakses Agustus 2019. • Cerner Multum. Drugs. 2019.

nisagon obat apa

Betamethasone Topical. Diakses Agustus 2019.

nisagon obat apa

Pada kondisi peradangan kulit yang disertai dengan infeksi, Nisagon dapat menjadi solusi. Obat apa Nisagon? Berikut info lengkapnya. Nisagon Golongan Obat keras (perlu resep dokter) Kategori Antiinfeksi topikal dengan kortikosteroid Digunakan oleh Dewasa dan anak Bentuk obat Krim Nisagon untuk ibu hamil dan menyusui Harus digunakan dengan hati-hati pada ibu hamil dan menyusui.

Pengertian Nisagon Kulit yang meradang dapat menimbulkan ruam serta gatal. Pada kondisi tersebut krim atau salep yang mengandung kortikosteroid dapat membantu meredakan gejalanya. Jika peradangan pada kulit sudah disertai infeksi, mungkin dokter akan meresepkan obat oles yang mengandung kortikosteroid dan antibiotik. Nisagon salah satunya. Obat apakah ini? Nisagon adalah krim yang mengandung betamethasone dan neomycin.

Betamethasone merupakan kortikosteroid nisagon obat apa dapat meredakan nisagon obat apa, bengkak dan gatal. Sementara neomycin merupakan antibiotik untuk melawan infeksi bakteri. Salep Nisagon hanya membantu mengobati infeksi kulit akibat bakteri. Infeksi akibat virus ataupun jamur tidak dapat diatasi dengan salep ini. Penggunaan yang tak perlu atau berlebih bisa menurunkan efektivitasnya.

Keterangan Nisagon • Golongan: Obat keras • Kelas Terapi: Antiinfeksi topikal dengan kortikosteroid • Kandungan: Betamethasone-17-valerate 0.1%, neomycin sulphate 0.5% • Bentuk: Krim • Satuan Penjualan: Tube • Kemasan: Nisagon obat apa @5 gram • Farmasi: Ifars Pharmaceutical Laboratories • Harga Nisagon Cream: Rp8.000 - Rp28.000/tube Artikel Lainnya: Masuki Musim Hujan, Waspada Bahaya Infeksi Jamur Kulit!

Kegunaan Nisagon Kegunaan salep Nisagon adalah untuk: • meringankan peradangan akibat dermatosis • dermatosis yang disertai komplikasi infeksi sekunder Dosis dan Aturan Pakai Nisagon Nisagon termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembelian dan penggunaannya harus berdasarkan resep dokter. Berikut aturan pakai obat Nisagon secara umum. Tujuan: dermatosis Bentuk: krim • Oleskan Nisagon cream di area kulit yang mengalami infeksi sebanyak 2-3 kali sehari.

Cara Menggunakan Nisagon Ikuti petunjuk penggunaan yang sudah dijelaskan oleh dokter atau apoteker. Jangan menggunakan Nisagon melebihi dosis yang dianjurkan.

Pastikan tangan Anda bersih saat mengaplikasikan krim Nisagon. Jangan tutup area kulit yang terinfeksi, kecuali dokter menganjurkan demikian. Nisagon hanya digunakan pada area kulit, jangan sampai tertelan atau terkena mata. Cara Penyimpanan Agar manfaat salep Nisagon tetap optimal, simpan obat ini pada suhu di bawah 30 derajat Celsius.

Jauhkan dari paparan sinar matahari langsung dan jangkauan anak-anak. Efek Samping Nisagon Efek samping yang mungkin terjadi selama menggunakan Nisagon adalah: • rasa seperti terbakar • gatal • iritasi • kulit kering • folikulitis • hipertrikosis • infeksi sekunder • atrofi kulit • miliaria Penggunaan jangka panjang atau dosis yang besar dapat menimbulkan ototoksisitas dan nefrotoksisitas.

Artikel Lainnya: Beragam Tips Diet untuk Melawan Infeksi Jamur Candida Kontraindikasi Hindari penggunaan pada pasien dengan kondisi: • pasien yang memiliki riwayat hipersensitif atau alergi terhadap komposisi dari Nisagon • pasien yang memiliki riwayat penyakit infeksi kulit virus primer (misalnya, herpes simpleks) • penggunaan pada area kulit yang luas • kehamilan • usia lanjut • pasien dengan gangguan ginjal • infeksi kulit karena jamur • infeksi kulit pada anak berusia kurang dari 1 tahun Interaksi Obat Nisagon Apabila Anda sedang menggunakan obat-obatan lainnya, beritahukan kepada dokter.

Peringatan dan Perhatian Selama menggunakan Nisagon, perhatikan hal-hal berikut: • hentikan pengobatan bila terjadi iritasi atau reaksi alergi • hindari penggunaan jangka panjang, terutama pada bayi dan anak • lama terapi pada remaja dan pada wajah maksimal 5 hari dan tidak boleh ditutup rapat dengan kasa pembalut. Kategori Kehamilan Neomycin yang terkandung dalam Nisagon termasuk ke dalam kategori C untuk ibu hamil. Artinya, Nisagon obat apa hanya digunakan jika manfaat yang diperoleh lebih besar daripada nisagon obat apa.

Artikel lainnya: Cara Mengatasi dan Mencegah Infeksi Peritonitis Peringatan Kehamilan Nisagon harus digunakan dengan hati-hati pada ibu hamil. Pastikan berkonsultasi dengan dokter dahulu, ya. Anda bisa bertanya langsung kepada dokter di fitur LiveChat.

Peringatan Menyusui Belum diketahui apakah obat ini dapat masuk ke dalam ASI atau tidak. Konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan obat ini. Penyakit Terkait Nisagon • Dermatosis Rekomendasi Obat Sejenis Nisagon • Betason N • Benoson N • Oviskin N • Bevalex • Tuderm N • Metaskin N (HNS/AYU) Terakhir Diperbaharui: 13 Februari 2022 Diperbaharui: Apt. Maria Dyah Kartika L.S., S.Farm Ditinjau: Apt. Evita Fitriani., S. Farm Referensi: • Medscape. Diakses 2022. Neomycin topical. • Medscape.

Diakses 2022. Betamethasone topical. • MIMS. Diakses 2022. Nisagon. Nisagon
NISAGON CREAM merupakan obat yang digunakan untuk pengobatan penyakit kulit termasuk eksim dan dermatitis. Nisagon mengandung Betamethasone, Betamethasone bekerja dengan cara mencegah dan mengendalikan peradangan (inflamasi) dengan mengendalikan laju sintesis protein, menekan migrasi leukosit polimorfonuklear dan fibroblast, dan membalikkan permeabilitas kapiler dan stabilisasi lisosom.Dalam penggunaan obat ini HARUS SESUAI DENGAN PETUNJUK DOKTER.

Rosasea, akne vulgaris dan dermatitis perioral; Infeksi kulit primer oleh virus (misalnya herpes simpleks), penggunaan pada daerah yang luas, khususnya selama hamil, pada usialanjut, penderita gangguan ginjal; lesi kulit primer karena jamur, bakteri, atau ragi; dermatosis pada anak <1 tahun; pengobatan otitis eksterna dengan perforasi gendang telinga HARUS DENGAN RESEP DOKTER. Hanya untuk pemakaian luar, tidak untuk mata.

Hentikan pengobatan jika terjadi iritasi atau sensitisasi. Hindari penggunaan jangka panjang, terutama pada bayi dan anak. Lama terapi pada remaja dan pada muka maksimal 5 hari dan tidak boleh gunakan pembalut. Hamil, laktasi. Tidak untuk digunakan pada daerah yang luas atau waktu lama Kategori Kehamilan : D
K24KLIK Salam sehat Bapak Abdan, Produk Nisagon dapat digunakan untuk untuk meringankan inflamasi dari dermatosis yang responsif terhadap kortikosteroid bila terjadi komplikasi dengan infeksi sekunder yang disebabkan oleh organisme yang rentan terhadap neomisin.

Produk ini dapat digunakan untuk mengatasi inflamasi pada jerawat yang memerah dan meradang. Konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan produk tersebut.

nisagon obat apa

Demikian yang dapat kami informasikan, semoga bermanfaat. Lihat Komentar Selanjutnya

SALEP JERAWAT AP0TEK PALING AMPUH DAN CEPAT




2022 charcuterie-iller.com