Planet dalam tata surya yang tidak memiliki satelit adalah

planet dalam tata surya yang tidak memiliki satelit adalah

• Home • Tentang Kami • Pengertian • artikel ekonomi • Artikel Biologi • Pendidikan kewarganegaraan ( PKN ) • Planet dalam tata surya yang tidak memiliki satelit adalah Agama • sejarah • Bahasa Indonesia • Artikel Sosiologi • Artikel Seni • Kontak Kami • Privacy Policy • Covid-19 Home » Artikel Fisika » Tata Surya » Planet Yang Tidak Memiliki Satelit Adalah?

Ini Jawabannya Dunia ini tidaklah sendiri, ada banyak planet yang ada di luar sana yang belum kita lihat secara kasat mata tetapi berbagai buku, jurnal, artikel dan karya ilmiah lainnya telah menuliskan dengan jelas mereka yang telah berkunjung, melihat melalui teropong dan meneliti dengan dalam. Betapa menakjubkannya alam ini dengan banyaknya planet yang bahkan lebih banyak yang tak mampu dijangkau oleh manusia.

Bumi adalah salah satu planet yang menjadi tempat tinggal manusia dan berada dalam tata surya. Tata surya sendiri adalah kumpulan benda langit termasuk bumi dengan pusatnya adalah matahari.

Setiap planet termasuk bumi mengelilingi matahari termasuk benda langit lainnya, seperti komet dan meteor. Benda langit tersebut mengitari matahari dalam lintasan berbentuk elips atau lonjong. Begitu sistematisnya alam semesta ini sampai lintasan tersebut ternyata berguna agar terjaminnya hukum kekebalan energi berlangsung dengan sempurna. Melalui lintasan itu sehingga tidak ada energi yang hilang saat benda langit mengitari matahari.

Sebagai inti dari tata surya matahari berada dalam galasi bima sakti yang jaraknya dari pusat galaksi sekitar 28.000 tahun cahaya. Sangat jauh untuk bisa kita bayangkan. Setiap benda-benda langit ini mempunyai proses panjang hingga terbentuk sampai saat ini, diperkirakan terbentuk sejak 4,6 miliar tahun yang lalu. Setiap dari planet yang ada di tata surya mempunyai satelit yang mengelilingnya.

Daftar Isi • 1 Apa Yang Dimaksud Satelit? • 2 Planet Yang Tidak Memiliki Satelit Adalah? • 3 Mengapa Merkurius planet dalam tata surya yang tidak memiliki satelit adalah Venus Tidak Memiliki Satelit? • 4 Contoh soal Apa Yang Dimaksud Satelit? Secara umum yang dimaksud dengan Satelit adalah benda langit yang mengorbit benda langit lainnya yang lebih besar. Misalnya saja bulan, adalah satelit alami Bumi. Satelit terbagi atas 2 yaitu satelit alam dan satelit buatan.

Arti satelit alam adalah satelit yang tercipta secara alami karena adanya gaya grativtasi seperti bulan yang mengitari bumi, pluto yang bahkan bukan planet mempunyai lima bulan. Sedangkan jupiter mempunyai 53 satelit bernama dan 26 masih belum diberi nama, sedangkan saturnus mempunyai 82 bulan atau satelit. Selain itu juga terdapat satelit buatan yang diluncurkan untuk membantu manusia seperti satelit cuaca, navigasi, penelitian dan komunikasi.

Tetapi ada juga beberapa planet yang tidak mempunyai satelit yaitu Merkerius dan Venus. Untuk merkerius karena berada paling dekat dengan matahari sehingga gaya gravitasi matahari lebih besar dibandingkan planet merkurius sehingga tidak ada benda planet yang mengorbit ke merkerius. Begitupula dengan Venus yang jaraknya dekat dengan matahari dan pengaruh perubahan rotasi dari planet ini sehingga ada teori yang mengatakan terdapat satelit alami namun terjadi benturan satelit dan pecah menjadi beberapa bagian.

Planet Yang Tidak Memiliki Satelit Adalah? Berdasarkan dari penjelasan diatas maka dapat disimpulkan bahwa planet yang tidak memiliki satelit adalah: Planet yang tidak mempunyai satelit adalah Merkurius dan venus. Mengapa Merkurius dan Venus Tidak Memiliki Satelit? Alasannya karena jaraknya dekat dengan matahari sehingga mempengaruhi gaya grativitasi dan orbit dari benda-benda langit. Contoh soal Planet yang tidak memiliki satelit adalah: • Venus • Mars • Merkurius • Bumi Demikianlah informasi mengenai topik yang berjudul Planet Yang Tidak Memiliki Satelit Adalah.

Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih. Salam berbagi teman-teman. Recent Posts • Pengertian Kewirausahaan Menurut Agama islam Adalah? Ini Jawabannya • Pengertian Slogan, Ciri, Fungsi, Macam-Macam, Contoh, Metode Menulis Slogan & Arti Slogan Menurut Ahli • Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Institusi Pemerintahan • Pengertian Sepak Bola, Teknik, Tujuan, Sejarah & Aturan Permainan Sepak Bola • Karakteristik & 4 Contoh Teks Monolog Singkat Tentang Ibu dan Ayah Teori pembentukkan tata surya sudah beberapa dikeluarkan oleh beberapa ahli.

Saat ini terdapat cabang ilmu astronomi yang khusus mempelajari terbentuknya tata surya yaitu kosmogoni. Berikut ini beberapa teori yang sudah dikemukakan oleh beberapa ahli mengenai pembentukan tata surya. Berikut adalah teori mengenai planet di tata surya yang dikemukakan oleh para ahli : 1. Teori Nebula Laplace dan Kant – Teori pertama yang mengemukakan pembentukan tata surya adalah teori nebula yang dikemukakan oleh imanuel kant pada tahun 1755.

Dalam teori ini kant menjelaskan bahwa tata surya merupakan hasil dari nebula atau kabut yang merupakan paparan dari matahari yang berputar. Namun teori ini memiliki banyak kelemahan karena untuk membuat tata surya sebesar itu seberapa banya kabut dan debu yang dibutuhkan sedangkan matahari sepertinya tidak mungkin menghasilkan debu dan kabut sebanyak itu.

Selain itu setiap planet memiliki karakteristik dan ciri yang berbeda jadi tidak mungkin bila dibentuk dengan debu atau kabut saja. 2. Teori Pasang Surut – Teori ini dipopulerkan oleh Jeffrey dan jeans, menurutnya awal mula tata surya terbentuk karena adanya bintang besar yang melintas tata surya dan kemudian materialnya tertarik oleh bintang-bintang kecil yang saat ini menjadi planet karena adanya gaya gravitasi antar bintang tersebut.

planet dalam tata surya yang tidak memiliki satelit adalah

3. Teori Planetesimal – Teori ini dimukakan oleh moulton dan Thomas chamberlain dimana menurutnya planet tersbentuk karena adanya bintang besar pijar yang melepaskan materialnya sehingga material tersebut ditarik oleh bintang didekatnya yang kemudian menjadi planet saat ini.

4. Teori Bigbang – Teori ini dikemukakan oleh Stephen hawking yang menyebutkan bahwa tata surya awalnya adalah satu kesatuan yang terdapat pada planet sangat besar dan karena suatu hal planet super besar tersebut meledak kemudian material ledakannya menjadi planet dan matahari. Oleh karena itu 8 planet masih terikat dengan matahari karena memang dahulunya merupakan satu kesatuan. Teori ini merupakan yang paling masuk akal.

Bahkan teori ini sebenarnya sudah dijelaskan dalam kitabu suci al-quran sejak ratusan tahun sebelum masehi dan baru dikembangkan secara ilmiah baru-baru ini. Benda-benda langit secara umum dikelompokkan dalam menjadi tiga golongan yaitu: a.

Planet – Sebuah benda langit akan dapat termasuk dalam kategori planet jika memiliki kriteria sebagai berikut: • Benda tersebut mengorbit matahari • Jalur orbitnya dalam mengelilingi matahari tidak dilalui oleh benda langit lain atau bebas hambatan • Bentuk fisik benda tersebut cenderung berbentuk bulat b. Planet kerdil – Sebuah benda langit akan dikatakan sebagai planet kerdil jika memenuhi kriteria sebagai berikut: • Benda tersebut mengorbit matahari • Bentuk fisiknya cenderung bulat • Bukan merupakan satelit dari planet lain • Jalur orbitnya tidak steril dengan benda langit lainnya c.

Benda-benda kecil lainnya di tata surya – Selain planet, matahari, dan satelit ada beberapa benda langit lainnya yang masuk dalam tata surya namun tidak sebagai peran utama antara lainnya yaitu asteroid, komet, objek-objek trans-neptunian dan benda-benda kecil lainnya.

planet dalam tata surya yang tidak memiliki satelit adalah

Dalam sistem tata surya ada beberapa anggota di dalamnya, diantara nya adalah planet di tata surya : Matahari Matahari merupakan salah satu bintang yang jaraknya hampir 150 juta km dalam 1 satuan astronomi. Matahari merupakan bola pijar yang sangat panas dengan suhunya mencapai 6000 derajat pada permukaannya saja dan memiliki bagian bagian matahari.

Matahari merupakan bintang utama dan sebagai ibu dalam tatanan tata surya yang tersusun dari gas helium dan hydrogen. Matahari memberikan banyak manfaat kepada planet-planet lain yang mengelilinginya termasuk bumi. Karena energi dari mataharilah, bumi dapat melakukan pertumbuhan fisis dan fisiologi di dalamnya. Energi yang disalurkan oleh matahari dalam bentuk daya elektomagnetik karena merupakan proses pembentukan dari dalam inti matahari. Matahari juga disebut sebagai bintang karena bisa memancarkan cahanya sendiri bahkan cahaya matahari bisa menyinari dan membuat kehidupan di planet-planet yang mengelilinginya.

Ukuran matahari sendiri sebagai berikut: • Luas permukaan : 4 miliar km • Diameter : 7 miliar km • Volume : 1,4 x 10 pangkat 8 km kubik • Massa : 1,99 x 10 pangkat 30 kg • Massa jenis : 1,42 x 10 pangkat 3 kg per meter kubik Sumber energi yang dihasilkan oleh matahari dibentuk melalui inti dalam matahari dengan reaksi fusi dan reaksi termonuklir. Bahan utama penyusun matahari adalah hydrogen (H) sebesar 70%, Helium (He) sebesar 25% dan unsure lainnya sebesar 5%.

Terbentuknya matahari Matahari disusun dari beberapa lapisan yaitu bagian terdalam inti, fotosfer, kromosfer dan korona. Bagian inti matahari merupakan tempat penggabungan atom H dan H yang kemudian menjadi reaksi fusi sehingga berubah menjadi gas helium dan kemudian menjadi termonuklir.

planet dalam tata surya yang tidak memiliki satelit adalah

Suhu pada inti matahari mencapai 15 juta derajat. Lapisan selanjutnya adalah fotosfer yang memiliki kedalaman 696.000 km dari dalam inti matahari dengan suhunya sebesar 5.800 derajat.

Lapisan fotosfer ini juga disebut sebagai lapisan cahaya karena merupakan bagian yang paling terang dan bisa jelas terlihat dari bumi. Lapisan selanjutnya adalah lapisan kromosfer yang memiliki jarak 696.500 km dari dalam inti bumi dengan suhunya 4.500 dejajat. Lapisan kromosfer merupakan lapisan yang bewarna putih, terang dan pada saat terjadi gerhana matahari akan menampakkan garis lingkaran merah yang mengelilingi bulatan hitam.

Lapisan terluar adalah korona yang memiliki radius 706.000 km dari dalam inti bumi. Lapisan ini memiliki suhu hingga 1 juta derajat celcius. Matahari juga mengalami berbagai gangguan aktivitas yang terjadi di permukaan matahari yang disebabkan karena adanya pergerakan dari dalam inti matahari ke permukaannya.

Beberapa gangguan matahari diantaranya noda planet dalam tata surya yang tidak memiliki satelit adalah, gumpalan fotosfer, lidah api dan komunikasi radio. Gangguan noda matahari disebabkan karena perbedaan suhu di permukaan matahari karena adanya daya magentik yang pada matahari. Gumpalan fotosfer terjadi karena aliran panas dari inti ke permukaan tidak licin hingga menyebabkan penggumpalan.

Sedangkan terjadi lidah api disebabkan karena juluran lava yang ada di dalam matahari bahkan bisa mencapai bumi dalam jarak 13 hingga 26 jam dengan radiasinya 8 jam. Gangguan lainnya adalah gangguan radio hal ini dikarenakan matahari menghasilkan sinar elektromagnetik mulai dari 1 cm hingga 15 cm dan hal ini pula yang menyebabkan adanya suara gemerisik pada frekuensi radio.

Bintang yang bisa dilihat oleh manusia dari bumi pada saat malam hari juga merupakan pembiasan cahaya dari matahari.

Planet Planet seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya merupakan benda langit yang memiliki bentuk bulat dan mengelilingi matahari dengan garis orbit pribadi bebas hambatan karena tidak ada benda langit lainnya yang menghalangi di garis orbit tersebut. Setiap planet di sistem tata surya memiliki karakteristiknya masing-masing yang dipengarungi oleh eksentrinitas, jarak planet dari matahari dan kerapatan planet itu sendiri.

Berikut ini adalah penjelasan berbagai planet di tata surya : 1. Merkurius Planet merkurius merupakan planet yang paling dekat dengan matahari dengan jaraknya kurang lebih 58 x 10 pangkat 6 cahaya dan karenanyalah suhu pada planet ini sangat ekstrim. Di siang hari suhunya bisa mencapai 4270 derajat celcius sedangkan di malam hari bisa mencapai -1700 derajat celcius. Planet merkurius memiliki tingkat eksentrisitas yang cukup besar yaitu berada pada angka 0,206 dengan hal tersebut menyebabkan jarak antara planet merkurius dan matahari bervariasi dengan cukup besar.

Perbedaan jarak terjauh antara planet merkurius dengan matahari (aphelium) adalah 57,9 juta km.

planet dalam tata surya yang tidak memiliki satelit adalah

sedangkan jarak terdekat planet merkurius dengan matahari (pherilium) adalah 22 juta km. planet merkurius tidak memiliki lapisan atmosfer seperti di bumi sehingga langit di merkurius akan bewarna hitam. Kerapatan planet merkurius sebesar 5,43 gram per meter kubik. Permukaan di planet merkurius hampir mirip dengan permukaan bulan hal ini dikarenakan merkurius tidak memiliki atmosfer sehingga sangat sering mengalami benturan dengan benda langit lainnya.

merkurius memiliki waktu revolusi atau waktu mengelilingi matahari hanya dalam waktu 88 hari. Sedangkan masa rotasinya berkisar 59 hari. Massa planet merkurius sebesar 0,52 lebih besar dari masaa bumi dengan diameternya sebesar 4867 km.

2. Venus Planet venus memiliki warna yang cerah dan bila dibumi dianggap sebagai bintang kejora atau menurut orang jawa lintang panjer lor. Hal ini disebabkan karena planet venus jika di malam hari akan menjadi bintang yang paling terang dengan cahanya yang bersinar. Orbit planet venus hampir membentuk lingkaran karena memiliki tingkat eksentitritas sebesar 0,007.

Jarak planet venus dengan matahari sebesar 0,72 satuan astronomi atau 108 x 10 pangkat 6 satuan cahaya. Suhu permukaan venus bisa mencapai 4800 derajat celcius karena merupakan salah satu efek dari gas rumah kaca. Karena sangat terangnya planet ini bahkan beberapa ahli astronomi mengatakan jika anda mengunjungi venus, anda tidak akan bisa melihat bagian tubuh anda karena saking silaunya. Kerapatan planet venus adalah 5,24 gram per meter kubik. Venus juga merupakan planet yang paling dekat dengan bumi oleh karena itu venus dapat terlihat dari bumi lebih jelas dibandingkan dengan planet lainnya yang terdekat.

Venus tidak memiliki satelit seperti planet merkurius. 3. Bumi Planet ketiga dari matahari adalah bumi. Bumi diklaim menjadi satu-satunya planet yang memiliki kehidupan karena bumi memiliki atmosfer yang berfungsi sebagai pelindung dari benda langit lain saat jatuh ke bumi serta membuat keadaan siang dan malam lebih mudah disesuaikan dengan tubuh manusia dan makhluk hidup lainnya di dalamnya. Perbedaan suhu dari siang dan malam tidak terlalu ekstrim hanya pada beberapa daerah saja seperti daerah gurun yang memiliki perbedaan suhu cukup besar antara siang planet dalam tata surya yang tidak memiliki satelit adalah malam namun meskipun demikian perbedaannya planet dalam tata surya yang tidak memiliki satelit adalah sebesar yang dimiliki oleh planet lainnya.

Bumi mengorbit matahari sebagai pusatnya dengan tingkat enksentristas 0,017 dan hal ini membuat jalur orbitnya hampir berbentuk lingkaran namun tidak sempurna. jarak rata-rata bumi ke matahari sebesar 150 juta km menurut satuan astronomi (satuan cahaya). Bumi memiliki kerapatan sebesar 5,52 gram per meter kubiknya. Waktu rotasi bumi selama 23 jam 56 menit atau dibulatkan menjadi 24 jam dan kemudian disebut dengan satu hari oleh para penduduk bumi.

Masa revolusi atau waktu perputaran bumi terhadap matahari selama 365 hari 6 jam 9 menit 10 detik atau dibulatkan menjadi 365,25 hari dan kemudian disebut dengan satu tahun. Satelit di bumi Bumi memiliki satu satelit yang sangat setia dengan bumi bernama bulan. permukaan bulan bergelombang dengan kawah-kawah yang terbentuk dari benturan benda langit seperti meteor, asteroid, komet dan lainnya.

planet bumi selama ini hampir tidak pernah terkena tabrakan dengan benda langit karena bumi memiliki lapisan atmosfer yang salah satu lapisannya disebut dengan lapisan mesosfer.

Mesosfer merupakan lapisan ketiga dari atmosfer yang memiliki suhu udara tinggi sehingga menyebabkan benda langit yang masuk dalam mesosfer akan membuat atom bergesekan dengan benda langit tersebut sehingga membakar dan tidak sampai pada bumi. Mungkin anda pernah mendengar ada beberapa meteor yang jatuh di permukaan bumi, hal ini dikarenakan ukuran benda langit tersebut yang sangat besar sehingga membuat proses pembakaran di lapisan mesosfer tidak selesai dan benda langit tersebut masuk ke dalam bumi.

Jadi, beruntunglah bagi para penduduk bumi yang karena memiliki sistem pertahanan yang sangat ampuh bahkan tidak dimiliki oleh planet lain.

planet dalam tata surya yang tidak memiliki satelit adalah

(baca : fungsi lapisan mesosfer bagi bumi) 4. Mars Planet mars merupakan planet ke empat dari matahari yang memiliki jarak 228 juta km satuan astronomi. Mars memiliki kerapatan sebesar 0,093 dan diameternya sebesar 6.787 km atau setengah dari diameter bumi. Jika dilihat dari bumi, planet mars juga cukup dapat dilihat meskipun tidak seterang planet venus. Planet mars disebut juga sebagai planet merah karena memang permukaannya bewarna merah karena pantulan cahaya dari matahari.

Planet mars memiliki dua satelit yang mengelilingi mars yang bernama phobos dan delmos. Massa planet mars sebesar 0,188 x massa planet bumi. Mars memilki planet dalam tata surya yang tidak memiliki satelit adalah revolusi selama 687 hari sedangkan rotasinya selama 24,6 jam. Para astronot mengklaim bahwa ada kemungkinan terdapat air di planet mars karena sudah ditemukan beberapa bukti ditemukannya aliran sungai dan salju.

Namun jumlahnya berapa belum diketahui dengan pasti. Saat ini para ilmuwan masih meneliti kemungkinan ini karena jika memang terdapat air di planet mars maka akan ada kemungkinan juga bahwa manusia bisa hidup di dalam planet mars karena planet bumi saat ini sudah mengalami kerusakan yang semakin fatal. 5. Jupiter Planet Jupiter merupakan planet terbesar di tata surya dengan diameternya sebesar 139503 km.

jarak planet Jupiter dengan matahari diperkirakan sejauh 5,2 satuan astronomi. Massa planet Jupiter sangat besar yaitu 317,900 x massa bumi. Jupiter membutuhkan waktu selama 9,9 jam untuk melakukan rotasi dan membutuhkan waktu selama 11,9 tahun untuk berevolusi mengelilingi matahari.

Planet Jupiter ini diperkirakan memiliki 16 buah satelit dengan 4 satelit besar yang dinamakan sebagai IO, Europa, Ganymede dan Calisto. Planet Jupiter bila dilihat akan bewarna coklat dengan skema warna yang indah. 6. Saturnus Planet selanjutnya adalah saturnus yang memilki jarak 19,2 satuan astronomi dengan matahari.

Saturnus merupakan planet yang memiliki cincin indah namun cincin tersebut berbentuk miring dari bulatan planet saturnus. Cincin di planet saturnus terbentuk oleh debu dan es yang kemudian membentuk melingkari planet.

Sebuah karya tuhan yang sangat menakjubkan dan mempesona. Selain itu saturnus juga memancarkan cahaya terang dan indah sehingga para astronom yang mampir ke saturnus merasa bagaikan di surga. Saturnus memiliki masa rotasi selama 10,4 jam dan masa revolusinya selama 29,5 tahun.

Berat saturnus mencapai 95,220 x berat bumi dengan diameternya cukup besar yaitu 12000 km. saturnus memiliki 9 satelit yaitu mimas, enceladus, thetys, dionis, rhea, titan, hiperion, lapetus dan phoebe. 7. Uranus Planet selanjutnya dalam tata surya yang cukup besar ukurannya adalah planet Uranus.

Planet Uranus berjarak 2,87 miliyar kilometer dari matahari dengan diameter sebesar 49000 km. berat planet Uranus sebesar 14,55 x massa bumi. Planet Uranus membutuhkan waktu selama 10 jam 49 menit dengan masa revolusinya selama 84 tahun dalam mengelilingi bumi. Planet Uranus juga memiliki cincin sama dengan planet saturnus namun tidak sebesar cincin yang dimiliki oleh saturnus. Uranus memiliki 5 satelit yaitu Miranda, umbriel, ariel, titania dan oberion.

8.

planet dalam tata surya yang tidak memiliki satelit adalah

Neptunus Planet neptunus diklaim sebagai kembaran dari planet Uranus karena memiliki bentuk yang hampir sama begitu pula dengan warnanya. Neptunus memiliki masa rotasi 15,7 jam sedangkan masa revolusinya selama 164,8 tahun, waktu yang sangat lama karena neptunus merupakan planet terjauh dari matahari dibandingkan dengan jenis planet yang berada di dalam sistem tata surya Massanya 17,320 x massa bumi.

Jarak planet neptunus dengan matahari berkisar 30,07 satuan astronomi. Neptunus memiliki 2 satelit yang diberi nama triton dan Nereid.

Pengelompokan Planet Dalam planet tata surya, terdapat beberapa pengelompokan dari berbagai sistem tata surya yang berada di luar angka. Berikut adalah penjelasan pengelompokan planet berdasarkan kategori sebagai berikut : 1. Berdasarkan sifat fisiknya Berdasarkan sifat fisiknya planet dikelompokkan menjadi dua jenis yaitu planet teresterial dan planet jovian. Planet teresterial merupakan planet yang memiliki sifat fisik hampir menyerupai bumi dengan adanya bebatuan berat yang berada di dalamnya, yang termasuk di dalamnya adalah planet merkurius, venus, bumi dan mars.

Planet ini ukurannya memang relatif kecil namun berisi karena faktor pembentuknya yang berat. Sedangkan yang lainnya adalah planet jovian yang memiliki karakteristik seperti planet Jupiter, memiliki bentuk dan ukuran yang sangat besar namun fisiknya tidak terlalu berat seperti yang ada di bumi. Yang termasuk dapal planet jovian adalah Jupiter, saturnus, Uranus dan neptunus. 2. Berdasarkan kedudukan orbitnya terhadap bumi Berdasarkan kedudukannya terhadap orbit bumi, planet di tata surya dikelompokkan menjadi dua kelompok yaitu planet inferior dan planet superior.

Planet inferior merupakan planet yang memiliki garis orbit di antara bumi dan matahari seperti merkurius dan venus. Sedangkan untuk planet superior merupakan planet yang memiliki kedudukan orbit di luar bumi dan matahari seperti mars, Jupiter, saturnus, Uranus dan neptunus.

Jika menggunakan teleskop, anda bisa melihat planet superior karena sangat mungkin melintas di atas bumi namun untuk planet inferior tidak bisa karena tidak akan melintas di atas bumi. 3. Berdasarkan kedudukannya terhadap letak asteroid Di dalam tata surya selain planet juga ada benda langit lainnya seperti asteroid.

Letak asteroid ini berada di antara planet mars dengan planet Jupiter. Jadi berdasarkan kedudukannya terhadap letak sabuk asteroid, planet dikelompokkan menjadi dua jenis yaitu planet inner dan planet outer. Planet inner (dalam) merupakan planet yang berada di dalam antara matahari dan sabuk asteroid seperti merkurius, venus, bumi dan mars sedangkan planet outer (luar) merupakan planet yang letaknya diluar antara matahari dan sabuk asteroid termasuk di dalamnya adalah Jupiter, saturnus, Uranus dan neptunus.
Hampir semua planet di tata surya memiliki pengiring yang disebut dengan satelit.

Satelit tersebut juga mengitari planet induknya karena terperangkap ke dalam medan gravitasinya. Namun tahukah Anda bahwa di tata surya kita ada planet- planet yang tidak memiliki satelit. Planet- planet tersebut antara lain yaitu: • Merkurius Merkurius merupakan planet yang paling dekat dengan matahari.

Planet planet dalam tata surya yang tidak memiliki satelit adalah juga merupakan planet yang paling kecil di tata surya. Seperti yang kita tahu bahwa satelit merupakan sebuah benda yang terjebak di area gravitasi sebuah planet sehingga benda tersebut mengitari planet itu.

Semakin besar ukuran planet biasanya memiliki gravitasi yang semakin besar. Namun dalam hal ini bukanlah ukuran yang menyebabkan Merkurius tidak memiliki satelit, sebab planet kerdil seperti Pluto pun memiliki satelit pengiring sebanyak lima buah.

Alasan mengapa Merkurius tidak memiliki satelit hingga saat ini yang disepakati adalah karena jaraknya yang terlalu dekat dengan matahari. Sehingga hal ini menyebabkan setiap benda yang bertumbukan atau melintasi Merkurius akan tertarik pada gravitasi matahari daripada gravitasi yang dimiliki oleh Merkurius sendiri. • Venus Planet selanjutnya yang tidak memiliki satelit adalah planet Venus.

Planet Venus berada di belakang planet Merkurius atau terdekat kedua dengan matahari. Planet Venus juga merupakan planet yang memiliki arah revolusi yang berlawanan dengan planet lainnya.

Para ilmuwan menyatakan bahwa satelit bisa terbentuk karena sebuah planet mengalami tumbukan dengan objek lainnya yang berukuran besar. Nah material yang pecah ada yang terperangkap dalam gravitasi planet tersebut sehingga menjadi sebuah satelit. Dalam hal ini yang menyebabkan planet Planet dalam tata surya yang tidak memiliki satelit adalah memiliki arah yang berlawanan pun disebabkan karena tumbukan dengan benda lain. Namun karena jaraknya yang terhitung dekat dengan matahari maka tidak ada material yang bisa terperangkap ke dalam gravitasi venus hingga membentuk sebuah satelit.

Material tersebut akan tertarik oleh gravitasi matahari yang mendominasi. Maka dari itulah planet Venus tidak memiliki satelit seperti halnya Merkurius Nah itulah planet- planet yang tidak memiliki satelit, yang mana planet tersebut merupakan planet yang paling dekat dengan matahari. Satelit bisa terbentuk pada awal masa pembentukan planet yang berupa material yang tidak berhasil diskresi oleh planet tersebut sehingga menjadi objek yang terperangkap gravitasi planet tersebut dan mengiringinya.

Namun disisi lain ada pula satelit yang terbentuk karena planet berhasil memperangkap benda langit lainnya seperti asteroid atau komet ke dalam gravitasinya sehingga mengiringi planet tersebut. Nah, dalam kasus ini mengapa Merkurius dan Venus tidak memiliki satelit?

Hal ini karena jarak kedua planet tersebut yang dekat dengan matahari sehingga tidak dapat menangkap objek langit lain ke dalam gravitasinya karena tertarik oleh gravitasi matahari.

Demikianlah informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat. Nama satelit planet Bumi adalah Bulan, Dalam sistem tata surya ada delapan planet yang perlu sobat idschool ketahui. Kedelapan planet tersebut adalah Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Yupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus. Setiap planet memiliki satelitnya masing – masing. Ada planet dengan satu satelit alami dan ada planet yang memiliki satelit lebih dari satu.

Bahkan ada juga planet yang tidak memiliki satelit alami. Melalui halaman ini, sobat idschool dapat mencari tahu apa saja planet dan nama satelitnya. Sebelum mengulas nama – nama satelit planet dalam sistem tata surya, sebaiknya sobat idschool mengetahui pengertian dari planet dan satelit itu sendiri.

Planet adalah benda langit yang mengelilingi bintang (mengorbit bintang) dengan lintasan dan kecepatan tertentu. Sedangkan satelit adalah benda yang mengorbit benda lain dengan periode revolusi dan rotasi tertentu. Table of Contents • Nama Satelit Planet Merkurius • Satelit Venus • Satelit Bumi • Satelit Mars • Satelit Yupiter • Satelit Saturnus • Satelit Uranus • Satelit Neptunus Nama Satelit Planet Merkurius Merkurius adalah planet yang paling dekat dengan matahari.

Planet Merkurius diketahui tidak memiliki satelit. Mengapa planet Merkurius tidak memiliki satelit? Kondisi ini dikarenakan jarak planet Merkurius yang dekat dengan Matahari. Pengaruh gravitasi Matahari yang besar akan mempengaruhi benda langit yang mengitari planet Merkurius.

Sehingga tidak ada benda langit yang dapat mengitari Merkurius dalam waktu yang cukup lama. Hal inilah yang menyebabkan planet Merkurius tidak memiliki satelit alami.

planet dalam tata surya yang tidak memiliki satelit adalah

Satelit Merkurius: – Satelit Venus Sama seperti planet Merkurius, planet Venus juga diketahui tidak Memiliki satelit. Dalam sistem tata surya, planet Venus adalah planet dengan jarak kedua terdekat dari matahari. Alasan yang sama juga berlaku pada planet Venus. Jarak planet Venus dengan matahari yang cukup dekat dapat mempengaruhi benda langit yang mengitari planet Venus. Gravitasi matahari terlalu besar sehingga dapat membuat orbit benda langit di sekitar planet Venus menjadi terganggu.

Sehingga, planet Venus tidak memiliki satelit alami. Satelit Venus: – Satelit Bumi Planet Bumi, planet yang sobat idschool tinggali ini menempati uturan ketiga dari planet – planet dalam sistem tata surya. Bumi diketahui hanya memiliki satu satelit alami yaitu Bulan. Dalam sistem tata surya, bulan merupakan satelit terbesar kelima. Gravitasi bulan berpengaruh terhadap air yang berada di planet Bumi. Adanya bulan sebagai satelit Bumi membuat penghuni bumi dapat mengalami fenomena alam seperti gerhana matahari, gerhana bulan, dan lain sebagainya.

Bulan juga memberikan beberapa manfaat seperti sebagai alat menghitung kalender. Satelit Bumi: Bulan Baca Juga: Akibat Rotasi dan Revolusi Bumi Satelit Mars Nama satelit alami yang dimiliki planet Mars ada dua yaitu Phobos dan Deimos.

Planet Mars mendapatkan satelit alaminya dari menangkap dengan cara menangkap sebuah objek berupa benda langit. Objek atau benda langit yang ditangkap dalam hal ini adalah asteroid atau komet. Benda langit tersebut kemudian terperangkap dalam pengaruh gravitasi planet Mars sehingga menjadi satelit alami Planet Mars.

planet dalam tata surya yang tidak memiliki satelit adalah

Satelit Mars: Phobos, Deimos Satelit Yupiter Planet Yupiter adalah planet dengan urutan kelima dalam sistem tata surya. Yupiter sangat dikenal sebagai planet terbesar.

Sebagai planet terbesar dalam sistem tata surya, planet Yupiter diketahui memiliki 67 satelit. Di antara 67 satelit alami yang dimiliki planet Planet dalam tata surya yang tidak memiliki satelit adalah, ada empat satelit terbesar. Nama empat satelit alami dari planet Yupiter adalah: • Io • Europa • Ganymede • Callisto Selain keempat satelit yang telah disebutkan di atas, nama satelit planet Yupiter di antaranya adalah Amalthea, Himalia, Elara, Pasiphae, Sinope, Carme, Lysithea, Ananke, Leda, Adrastea, Metis, Thebe.

Satelit Yupiter: Io, Europa, Ganymede, Callisto, dan 63 satelit lain. Satelit Saturnus Saturnus sangat dikenal sebagai planet bercincin. Adanya cincin yang mengitari planet Saturnus membuat planet ini terlihat sangat indah.

Planet Saturnus memiliki 62 satelit. Diantaranya banyaknya satelit yang dimiliki planet Saturnus, terdapat satelit dengan nama Titan. Satelit Titan inilah yang merupakan satelit terbesar planet Saturnus. Nama satelit Saturnus: • Titan • Hyperion • Phoebe Selain itu, nama satelit Planet Saturnus lainnya adalah Iapetus, Rhea, Dione, Tethys, Enceladus, Janus, Lapetus, Pandora, Prometheus, Mimas. Satelit Saturnus: Titan, Hyperion, Phoebe, 59 satelit lain. Satelit Uranus Planet Uranus diketahui memiliki 27 satelit alami.

Dua satelit terbesar dari 27 satelit alami yang dimiliki planet Uranus adalah Titania dan Oberon. Kedua satelit tersebut adalah dua satelit alami pertama planet Uranus yang ditemukan. Sedangkan untuk satelit terbesar dari planet Uranus adalah Titania dengan diameter dengan diameter 1.578 km.

Titania juga planet dalam tata surya yang tidak memiliki satelit adalah satelit alami terbesar ke-8 dalam sistem tata surya. 5 nama satelit planet Uranus yang utama adalah: • Titania • Oberon • Miranda • Ariel • Umbriel Satelit Uranus: Titania, Oberon, Miranda, Ariel, Umbriel, dan 22 satelit lain.

Baca Juga: Karakteristik Planet dalam Sistem Tata Surya Satelit Neptunus Dalam sistem tata surya, planet Neptunus menempati urutan terakhir dengan jarak paling jauh dari matahari. Planet Neptunus diketahui memiliki 14 satelit alami. Dari 14 satelit alami yang dimiliki planet Neptunus, Triton adalah satelit alami terbesar dari planet Neptunus. Nama satelit Planet Neptunus: • Triton • Nereid • Thalassa • Despina • Galatea • Proteus • Larissa Satelit Neptunus: Triton, Nereid, Thalassa, Despina, Galatea, Proteus, Larissa, dan 7 satelit lain.

Secara ringkas, planet dan nama satelit planet diberikan seperti pada tabel di bawah.
Sistem tata surya milik kita dinamakan dengan galaksi bima sakti. Secara umum, tata surya terdiri dari matahari, planet, komet dan meteorit dengan matahari sebagai pusat dari tata surya. Sedangkan keberadaan planet, komet, dan meteorit akan tertarik oleh gravitasi matahari dan akan mengorbit untuk mengelilingi matahari. Terbentuknya tata surya sendiri bisa detikers ketahui saat berada di bangku sekolah SMP dan SMA bahwa ada berbagai teori yang tersedia.

Dan salah satu teori yang paling banyak dipercaya adalah tentang awal mula dari galaksi bima sakti yang disebut dengan Teori Nebula. Planet-Planet yang Ada di Dalam Tata Surya Diketahui bahwa dalam sistem tata surya terdapat beberapa planet yang wajib detikers ketahui. Karena planet-planet ini biasanya akan muncul dalam soal-soal IPA. Baik itu bentuknya, unsur-unsurnya, dan masih banyak lagi.

Berikut adalah beberapa planet dalam tata surya perlu detikers ketahui. 1. Merkurius Sesuai dengan urutannya, Merkurius adalah planet pertama sekaligus paling dekat dengan matahari.

Karena jaraknya yang dekat itulah, maka suhu di permukaan planet ini mencapai 430 derajat celcius saat siang hari. Tidak seperti bumi yang memiliki satelit berupa bulan, planet Merkurius tidak memiliki satelit. 2. Venus Planet yang kedua adalah Venus. Di mana Venus adalah nama dari Dewi Cinta pada bangsa Roma.

Karena planet ini letaknya juga tidak jauh dengan matahari, maka suhu di saat siang hari bisa mencapai 471 derajat celcius. Sedangkan untuk ukurannya lebih kecil daripada ukuran bumi. Baca juga: Tahun Kabisat pada Kalender Masehi Terjadi Setiap Berapa Tahun Sekali?

3. Bumi Lalu planet yang ketiga adalah planet tempat detikers semua tinggal dan menjalankan berbagai aktivitas. Planet tersebut adalah planet Bumi. Di dalam planet ini kondisinya lebih seimbang yang membuat makhluk hidup bisa bertahan dan menjalani kehidupan. Bumi memiliki satelit alami yang bernama bulan. 4.

planet dalam tata surya yang tidak memiliki satelit adalah

Mars Planet Mars kerap kali dijuluki sebagai Planet Merah karena memang warnanya yang kelihatan kemerahan. Hal ini tentunya dengan alasan, bahwa ada banyak kandungan debu pasir pada Mars yang membuatnya tampak merah. Planet keempat ini memiliki suhu yang rata-rata sebesar 60 derajat celcius. Bahkan di Mars juga ada gunung yang sangat besar bernama Gunung Olympus Mons.

5. Jupiter Jika Anda yang bertanya planet apa yang paling besar dalam sistem tata surya, maka jawabannya adalah Jupiter. Adanya jupiter karena terbentuk dari gumpalan gas berupa helium dan hidrogen. Bahkan planet ini pun memiliki banyak satelit yang mengelilinginya.

6. Saturnus Planet terbesar kedua setelah Jupiter adalah Saturnus. Detikers pun tidak akan kesulitan untuk mengenali planet ini. Karena Saturnus adalah planet yang memiliki cincin di sekelilingnya. Adanya Saturnus adalah karena terbentuk dari gas helium serta hidrogen.

Sedangkan untuk cincinnya berasal dari bebatuan dan partikel es. 7. Uranus Planet lainnya dalam sistem tata surya adalah Uranus. Uranus menjadi planet yang pertama kali ditemukan dengan menggunakan teleskop.

Jika detikers lihat, planet ini berwarna biru kehijauan. Hal tersebut dikarenakan adanya kandungan berupa gas metana. 8. Neptunus Planet yang terakhir adalah Neptunus. Di mana nama Neptunus sendiri diambil dari nama Dewa Laut Romawi. Sedangkan keberadaan planet Neptunus adalah 80% terbentuk dari air, amonia, dan metana. Zat-zat tersebut mengelilingi inti bebatuan yang kecil. Itulah 8 planet yang ada dalam sistem tata surya. Sebelumnya Pluto masuk dalam tata surya ini.

Namun diketahui bahwa Pluto tidak memenuhi salah satu syarat sebagai planet. Sehingga sampai sekarang hanya diketahui 8 planet saja. Simak Video " Benarkah Ada Alien di 3 Planet Tetangga Bumi?" [Gambas:Video 20detik] (erd/erd)
Awalnya, planet-planet pada tata surya terhitung sembilan buah, yaitu Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Pluto.

Tetapi sekarang hanya terhitung delapan planet di tata surya, karena Pluto tidak termasuk dalam criteria planet. Pluto dikategorikan sebagai planet kerdil (dwarf planet). Menurut para astronom, ada beberapa cara sebuah planet bisa memiliki satelit pengiring.

Pada saat awal pembentukan Tata Surya, planet mengakresi materi untuk bisa memiliki massa yang cukup untuk menjadi sebuah planet. Nah, diyakini kalau satelit itu merupakan materi yang tidak berhasil diakresi oleh si planet, tapi materi tersebut tetap berada dalam pengaruh gravitasi planet yang baru saja terbentuk. PELAJARI: Tipe dari Fauna Bagian Barat, Tengah dan Timur Sebuah planet juga bisa memperoleh satelit dengan menangkap sebuah obyek dalam hal ini asteroid atau komet yang kemudian terperangkap dalam pengaruh gravitasi si planet.

Contohnya adalah satelit Phobos dan Deimos yang adalah asteroid ditangkap Mars. Dan cara planet dalam tata surya yang tidak memiliki satelit adalah sebuah planet bisa memiliki satelit adalah lewat tabrakan antara planet dengan obyek lain, dimana sisa tumbukan yang terjadi kemudian terperangkap dalam gravitasi planet dan mulai mengorbit planet tersebut. DIyakini, lewat tabrakan inilah Bumi bisa memiliki Bulan sebagai satelitnya. Diyakini bahwa Bumi pernah ditabrak oleh sebuah obyek sebesar Mars beberapa milyar tahun lalu.

planet dalam tata surya yang tidak memiliki satelit adalah

Saat terjadi tumbukan ada materi yang kemudian terlontarterperangkap dalam gravitasi Bumi. Materi yang terlontar itu kemudian bergabung dan membentuk obyek yang kemudian kita kenal dengan nama Bulan.

Zona di Merkurius dan Venus dimana satelit bisa memiliki orbit yang stabil selama milyaran tahun sangatlah tipis sehingga sulit bagi keduanya untuk mempertahankan keberadaan satelit dalam jangka waktu lama.

Bahkan untuk bisa menang melawan pengaruh Matahari pun sulit. Singkat cerita, kalau ada satelit di kedua planet ini maka satelit-satelitnya sudah terlebih dulu ditangkap Matahari. PELAJARI: Faktor yang Menyebabkan Kerusakan Hutan Merkurius Merupakan planet dalam dan memiliki jarak paling dekat dengan Matahari yaitu 0,39 SA atau 58 juta km.

Engolasi terbesarnya adalah 28° baik Barat maupun Timur. Berdiameter sebesar 4.878 km. Masa revolusi planet ini adalah 88 hari dan rotasinya 15 jam.Suhu permukaan Merkurius pada siang hari dapat mencapai 350°C dan pada malam hari -170°C.

Massa planet Merkurius paling kecil di antara planet-planet lainnya di tata surya, yaitu 0,06 massa Bumi dan tidak ada lapisan udara yang menyelimutinya.

Merkurius menyeberangi Matahari sebanyak 3 kali dalam setahun. Gravitasi di planet ini tercatat 0,38 kali gravitasi di Bumi. Planet ini tidak mempunyai bulan atau satelit maupun cincin. Merkurius tidak memiliki atmosfer sama sekali, temperaturnya panas, permukaannya kasar dan berkawah.

PELAJARI: Jelaskan Apa yang Dimaksud Dengan Habitat? Venus Sebutan lainnya adalah “bintang kejora” atau “sahara”. Planet ini paling dekat dengan Bumi dengan jarak 0,72 SA atau kira-kira 180 km. Sudut engolasinya sebesar 48°. Diameternya 12.104 km dengan massa 0,82 kali massa Bumi.

Gravitasi Venus sebesar 0,88 kali gravitasi di Bumi. Rotasi planet ini berlawanan dengan Bumi. Lama revolusinya adalah 224,7 hari dengan periode rotasi 243 hari. Temperatur permukaannya sebesar 480°C. Permukaan Venus tertutup oleh awan tebal yang mengandung asam sulfat dan hujannya merupakan cairan paling merusak dalam tata surya. Atmosfer Venus mengandung CO2 dengan tekanan udara 20 kali lipat tekanan udara di Bumi. Planet Venus tidak mempunyai satelit, bulan, mau pun cincin.

INILAH BEBERAPA SATELIT SATURNUS!!!




2022 charcuterie-iller.com