Kawasan asia tenggara adalah pertemuan jalur pegunungan muda sirkum mediterania dan sirkum pasifik. hal ini mengakibatkan kawasan asia tenggara

Wilayah Asia Tenggara adalah pertemuan jalur pegunungan muda Sirkum Mediterania dan Sirkum Pasifik. Hal ini menyebabkan adalah kawasan Asia Tenggara sering terjadi bencana alam tektonisme dan vulkanisme. Penjelasan lebih lanjut akan kakak jabarkan di bawah ini ya… Stay tuned! Halo adik-adik!!! Balik lagi di Brainly. Sekarang kakak akan kembali menjawab pertanyaan dari adik-adik. Nah, untuk kali ini kita akan membahas tentang “Asia Tenggara”.

Let’s get started! Pembahasan PROFIL ASIA TENGGARA Asia Tenggara memilikii luas wilayah sekitar 2.256.781 km² yaitu hanya daratan serta 4.511.167 km² yaitu gabungan daratan beserta perairannya.

Artinya kawasan Asia Tenggara memiliki 5% dari luas kawasan Benua Asia. Asia Tenggara meliputi beberapa negara, yaitu Kamboja, Myanmar, Laos. Indonesia, Thailand, Vietnam, Filipina, Brunei Darussalam, Singapura, Malaysia, dan Timor Leste. Asia Tenggara berada pada 28°LU-11°LS dan 92°BT-141°BT. Batas-batas Asia Tenggara adalah sebagai berikut : 1. RRC, India, dan Bangladesh : Utara. 2. Benua Australia dan Samudera Hindia : Selatan. 3. Papua Nugini dan Samudera Pasifik : Timur.

4. Teluk Benggala, India, Bangladesh, dan Samudera Hindia : Barat. Wilayah Asia Tenggara terdapat diantara dua Benua, yaitu Benua Australia dan Benua Asia serta diantara dua Samudera, yaitu Samudera Pasifik dan Samudera Hindia.

Kawasan Asia Tenggara terbagi menjadi dua bagian utama, yaitu Daratan di Semenanjung (tanjung yang besar) Indocina, yang meliputi Thailand, Myanmar, Kampuchea, Laos, Vietnam, serta Malaysia bagian barat dan Daratan pada Gugusan Kepulauan Melayu (Nusantara), yang meliputi Singapura, Malaysia bagian timur, Filipina, Indonesia, dan Timor Leste.

Wilayah Asia Tenggara adalah pertemuan jalur kawasan asia tenggara adalah pertemuan jalur pegunungan muda sirkum mediterania dan sirkum pasifik. hal ini mengakibatkan kawasan asia tenggara muda Sirkum Mediterania dan Sirkum Pasifik, yang menjadikan kawasan Asia Tenggara mempunyai banyak gunung api.

Hal ini juga menyebabkan wilayah Asia Tenggara menjadi labil hingga kerap kali terjadi bencana alam vulkanisme dan tektonisme. Pelajari Lebih Lanjut Okay adik-adik! Demikianlah jawaban dari kakak, Semoga bisa membantu dan bermanfaat yaa!! Semangat belajarnya adik-adik. Nah untuk menambah dan memperluas pengetahuan adik-adik tentang materi lainnya, kalian bisa buka link di bawah ini : Baca tentang “Asia Tenggara dilalui dua deretan gunung berapi maka daerah ini rawan terjadi” di brainly.co.id/tugas/9722434 Cek juga tentang soal ini “Asia Tenggara yang termasuk satu wilayah dengan Indonesia adalah” di brainly.co.id/tugas/9063760 Baca juga mengenai “Asia Tenggara terletak pada Lintang utara dan Lintang selatan” di brainly.co.id/tugas/9031442 Semoga berhasil dan Jangan lupa jadikan JAWABAN TERBAIK ya!!!

Detail Jawaban Kelas : 9 Pelajaran : IPS Kategori : Bab 9 – Asia Tenggara Kode : 9.10.2009 Kata Kunci : Asia Tenggara, Sirkum Pasifik, Sirkum Mediterania. MENU • Home • Tentang Kami • Profil Kontributor • Kebijakan Privasi • Kontak Kami • Geografi • Geografi Ekonomi • Geografi Fisik • Geografi Kota • Geografi Kependudukan • Geografi Lingkungan • Sumber Daya Alam • Perpetaan • Astronomi • Laut dan Pesisir • Meteorologi • Ekonomi • Kewarganegaraan • Bahasa • Bahasa Indonesia • Sejarah • Pengetahuan Umum • Daftar Isi • Pegunungn Sirkum Pasifik • Proses Terbentuknya Sirkum Pasifik • Gunung-gunung yang termasuk kedalam Sirkum Pasifik • Negara-Negara yang Dilewati oleh Pegunungan Sirkum Pasifik • Pegunungan Sirkum Mediterania • Proses Terbentuknya Sirkum Mediterania • Gunung-gunung yang kawasan asia tenggara adalah pertemuan jalur pegunungan muda sirkum mediterania dan sirkum pasifik.

hal ini mengakibatkan kawasan asia tenggara kedalam Sirkum Mediterania • Negara-Negara yang Dilewati oleh Pegunungan Sirkum Mediterania • Perbedaan Antara Sirkum Pasifik dan Sirkum Mediterania • Pertemuan Antara Sirkum Pasifik dan Sirkum Mediterania • Dampak dari Sirkum Pasifik dan Sirkum Mediterania • Dampak dari Negara ASEAN yang Dilewati oleh Sirkum Pasifik dan Sirkum Mediterania Pegunungn Sirkum Pasifik Pegunungan Sirkum Pasifik atau lebih dikenal sebagai pacific ring of fire adalah sebuah barisan pegunungan yang sangat aktif secara tektonis maupun vulkanis Pegunungan sirkum pasifik adalah barisan pegunungan yang ada di benua Amerika dan Asia.

Barisan pegunungan ini terbentang dari pegunungan Andes di Amerika Selatan, melewati barisan pegunungan Central American Volcanic Arc di Amerika Tengah, hingga ke pegunungan Sierra Madre di Meksiko, dan Rocky di Amerika Utara.

Setelah melewati pegunungan Rocky, barisan sirkum pasifik kemudian melewati kepulauan Aleut dan memasuki kepulauan Jepang. Seperti yang kita ketahui, Jepang merupakan negara yang berbukit-bukit dan bergunung-gunung. Daerah ini memiliki banyak sekali gunung dan gunung api, serta aktivitas tektonik lempeng yang sangat aktif. Setelah melewati Jepang, pegunungan sirkum pasifik juga melewati Filipina yang lagi-lagi merupakan negara bergunung dengan salah satu gunung api besar asia Pinatubo.

Setelah melewati Filipina, sirkum pasifik masuk ke wilayah Indonesia yaitu Sulawesi, Maluku, pulau Halmahera, Papua, dan Selandia Baru. Sirkum pasifik pada akhirnya berakhir di kutub Selatan. Berikut ini adalah rute pegunungan sirkum pasifik secara ringkas Pegunungan Andes – Central American Volcanic Arc mesoamerika – Sierra Madre – Pegunungan Rocky – Kepulauan Aleut – Jepang – Filipina – Sulawesi – Papua – Selandia Baru – Antarktika Nah, sebenarnya, jika kita lihat pada ilustrasi pacific ring of fire atau sirkum pasifik diatas, terdapat busur lain yang menjadi bagian dari sirkum pasifik.

Busur tersebut bergerak dari Filipina ke Sumatera dan bergabung dengan sirkum mediterania hingga akhirnya bertemu lagi di Papua. Namun, secara umum, pegunungan di Sumatera dan Jawa dianggap masuk kedalam sirkum mediterania karena dipengaruhi oleh pergerakan lempeng Indo Australia dan Eurasia, bukan lempeng Pasifik dan Indo-Australia.

Pegunungan sirkum pasifik identik dengan wilayah-wilayah yang memiliki aktivitas tektonik dan fenomena gempa bumi serta letusan gunung api yang tinggi. Proses Terbentuknya Sirkum Pasifik Fenomena subduksi melibatkan lempeng samudera yang menujam kebawah lempeng benua ( USGS) Sirkum pasifik terbentuk karena adanya tektonik lempeng yang menyebabkan terjadinya pergerakan lempeng.

Pegunungan di sirkum pasifik terbentuk karena aksi subduksi lempeng, dimana lempeng samudra menujam dibawah lempeng benua. Subduksi terjadi ketika terjadi tabrakan antara lempeng samudra dan lempeng benua. lempeng samudra yang memiliki berat jenis lebih tinggi dari lempeng benua akan cenderung menghujam kebawah lempeng benua.

Lempeng benua yang terangkat ini kemudian akan mengalami pelipatan, membentuk gunung dan bukit. Sedangkan, lempeng samudra yang ada dibawah cenderung akan meleleh, menjadi magma di kerak bumi bagian dalam atau mantel atas. Fenomena diatas menyebabkan terbentuknya pegunungan lipatan, subduksi juga kerap menyebabkan vulkanisme dan aktivitas tektonis lainnya seperti gempa bumi.

Oleh karena itu, sirkum pasifik juga dikenal sebagai pacific ring of fire. Sebuah daerah dengan aktivitas vulkanik dan tektonik yang sangat tinggi. Pada kasus sirkum pasifik, lempeng yang menyebabkan terjadinya lipatan dan vulkanisme adalah lempeng Nazca, lempeng Pasifik, dan lempeng Indo-Australia. Pada kasus sirkum pasifik, lempeng Eurasia tidak memegang peranan yang besar dalam membentuk barisan-barisan pegunungan yang ada.

Gunung-gunung yang termasuk kedalam Sirkum Pasifik Pegunungan Jayawijaya di Indonesia merupakan salah satu dari pegunungan yang ada pada Sirkum Pasifik Berikut ini adalah beberapa gunung-gunung yang termasuk kedalam pegunungan sirkum pasifik • Gunung Fuji (Jepang) • Gunung Erebus (Antarktika) • Gunung Andes (Peru) • Gunung Pinatubo (Filipina) • Gunung Ojos del Salado • Gunung Lokon • Gunung Ruapehu • Gunung St.Helens • Pegunungan Sierra Madre (Mexico) • Pegunungan Central American Volcanic Arc (Nicaragua, Costa Rica, dan negara amerika tengah lainnya) • Gunung Aconcagua (Amerika Selatan) • Gunung Denali (Alaska) • Pegunungan Rantemario (Indonesia) • Pegunungan Jayawijaya (Indonesia) Jika kita perhatikan, mayoritas gunung-gunung ini adalah gunung api yang aktif atau pernah aktif pada zamannya.

Selain itu, terdapat pula gunung-gunung tinggi yang kerap dianggap sebagai saalah satu dari seven summits yaitu gunung Denali, Aconcagua, dan Puncak Jaya di Jayawijaya.

Negara-Negara yang Dilewati oleh Pegunungan Sirkum Pasifik Jika kita perhatikan peta persebaran Ring of Fire diatas, maka kita dapat menarik kesimpulan bahwa negara-negara ini dilewati oleh pegunungan sirkum mediterania. • Selandia Baru • Indonesia • Filipina • Jepang • Taiwan • Amerika Serikat • Canada • Mexico • Chile • Peru • Ecuador • Costa Rica • Guatemala • Nicaragua Jika kita perhatikan, ternyata ada 2 negara ASEAN yang masuk yaitu Indonesia dan Filipina.

Selain itu, mayoritas negara-negara ini berada di benua Amerika, Asia bagian Timur, ataupun Oseania.

Sirkum mediterania atau kerap disebut sebagai alpide himalayan belt merupakan barisan pegunungan yang membentang dari Eropa-Afrika Utara hingga Asia Tenggara Pegunungan sirkum mediterania adalah barisan pegunungan yang ada di Eropa, Timur Tengah, Asia, dan Afrika Utara.

Pegunungan yang kerap disebut sebagai Kawasan asia tenggara adalah pertemuan jalur pegunungan muda sirkum mediterania dan sirkum pasifik. hal ini mengakibatkan kawasan asia tenggara belt ini merupakan pegunungan muda pula, sama seperti sirkum pasifik. Pegunungan ini membentang dari pegunungan Cantabria di Spanyol, menuju Alps di utara Italia, Dinaric Alps di semenanjung Balkan, hingga pegunungan Crimea di Krimea.

Seluruh pegunungan ini berada di benua Eropa. Barisan pegunungan ini berlanjut ke Timur Tengah atau Asia Kecil dengan pegunungan Caucasus di perbatasan antara Eropa dan Asia, Taurus dan Zagros di Turki, Hindu Kush di Afghanistan, Kun Lun serta Himalaya di India dan China, hingga pegunungan Titiwangsa di semenanjung Malaya dan Bukit Barisan di Indonesia.

Pegunungan sirkum mediterania juga mencakup kawasan Afrika Utara, yaitu di pegunungan Atlas dan Rif. Berikut ini adalah rute pegunungan Sirkum mediterania secara ringkas Cantabria – Alps – Dinaric Alps – Tauros – Zagros – Hindu Kush – Himalaya – Titiwangsa – Bukit Barisan – Pegunungan di Jawa (Jalur Eropa-Asia) llustrasi fenomena kolisi antara lempeng Indo Australia dan Eurasia yang menyebabkan terbentuknya pegunungan Himalaya (USGS) Secara umum, sama dengan pegunungan yang ada di sirkum pasifik, pegunungan yang terdapat di sirkum mediterania juga disebabkan oleh tabrakan antar lempeng.

Namun, di sirkum mediterania, tabrakan umumnya terjadi antar lempeng benua, sehingga terjadi kolisi bukan subduksi. Hal ini menyebabkan gunung-gunung yang terbentuk di sirkum mediterania umumnya berupa gunung biasa, bukan gunung api. Selain itu, karena tidak terjadi subduksi, aktivitas vulkanik dan tektonik yang ada di daerah ini juga jauh lebih rendah dibandingkan dengan sirkum pasifik.

Secara umum, kolisi adalah kondisi ketika tidak ada lempeng yang menghujam dibawah lempeng lainnya. Sehingga, hasil tabrakannya adalah melesak ke atas, dan keduanya melipat ke atas. Karena tidak ada yang menghujam kebawah, maka tidak ada lempeng yang meleleh, sehingga tidak terbentuk magma. Contoh paling baik dari pegunungan yang disebabkan oleh kolisi ini adalah pegunungan Himalaya.

Gunung ini disebabkan oleh lempeng Indo Australia (india) yang menabrak lempeng Eurasia (China/Tibet). Masing-masing merupakan lempeng benua, sehingga tidak terjadi subduksi melainkan kolisi. Gunung Everest di pegunungan Himalaya merupakan gunung tertinggi di dunia dan merupakan bagian dari pegunungan sirkum mediterania Berikut ini adalah gunung-gunung yang termasuk kedalam pegunungan sirkum mediterania • Everest (Tibet) • Pegunungan Atlas (Afrika Utara) • Pegunungan Pyrennes (Prancis, Spanyol) • Pegunungan Alps (Eropa) • Mont Blanc (Swiss, Prancis, Italia) • Pegunungan Tauros (Turki) • Pegunungan Zagros (Turki) • Gunung Elbrus (Caucasus) • Pegunungan Hindu Kush • Pegunungan Titiwangsa (Semenanjung Malaya) • Gunung Etna (Italia) • Gunung Tambora (Indonesia) • Gunung Kelimutu (Indonesia) • Gunung Krakatau (Indonesia) • Gunung Merapi (Indonesia) • Gunung Rinjani (Indonesia) • Gunung Kelud (Indonesia) • Gunung Sinabung (Indonesia) • Gunung Kelimutu (Indonesia) Dari gunung-gunung diatas, terdapat beberapa gunung yang dianggap paling tinggi dan masuk kedalam seven summits.

Beberapa diantaranya adalah gunung Everest, Elbrus, dan Mont Blanc yang dianggap sebagai gunung-gunung tertinggi diwilayahnya.

Negara-Negara yang Dilewati oleh Pegunungan Sirkum Mediterania Jika kita perhatikan peta persebaran Alpide Himalayan Belt diatas, maka kita dapat menarik kesimpulan bahwa negara-negara ini dilewati oleh pegunungan sirkum mediterania. • Spanyol • Maroko • Portugal • Prancis • Italia • Swiss • Austria • Algeria • Yunani • Turki • Makedonia • Russia (bagian selatan, di daerah Caucasus) • Iran • India • Pakistan • Tibet • Myanmar • Indonesia • Thailand Ternyata, cukup banyak ya daerah yang dilewati oleh barisan pegunungan ini.

Bahkan, ada tiga negara ASEAN yang dilewati yaitu Myanmar, Indonesia, dan Thailand. Selain itu, mayoritas negara-negara ini terletak di benua Eropa, Afrika bagian Utara, dan Asia bagian Barat.

Perbedaan Antara Sirkum Pasifik dan Sirkum Mediterania Ilustrasi peta pergerakan lempeng dunia Diatas kita sudah banyak membahas mengenai karakteristik pegunungan sirkum pasifik dan sirkum mediterania. Sebelum membahas mengenai perbedaan, mungkin kita harus merangkum dulu, apa persamaan dari kedua barisan pegunungan tersebut. Berikut ini adalah kesamaan-kesamaan yang ada pada barisan pegunungan sirkum pasifik dan sirkum mediterania • Sama sama merupakan zona yang aktif secara tektonis dan vulkanis • Sama sama merupakan barisan pegunungan muda • Sama sama merupakan barisan pegunungan lipatan • Sama sama disebabkan oleh pergerakan lempeng tektonik Berikut ini adalah perbedaan dari pegunungan sirkum pasifik dan sirkum mediterania • Jalurnya berbeda, sirkum pasifik berawal dari Amerika Selatan dan berakhir di Antarktika sedangkan sirkum mediterania di Spanyol dan berakhir di sekitar Indonesia Timur • Lokasinya berbeda, sirkum pasifik berada di Asia-Amerika sedangkan sirkum mediterania berada di Asia-Eropa • Lempeng yang mempengaruhinya berbeda, sirkum pasifik dipengaruhi lempeng Indo-Australia, Pasifik, dan Eurasia, sedangkan sirkum mediterania dipengaruhi lempeng Afrika, Indo-Australia, dan Eurasia.

• Tingkat vulkanisme dan tektonismenya berbeda, sirkum pasifik jauh lebih aktif secara tektonis dan vulkanis dibandingkan dengan sirkum mediterania. Diduga, hal ini disebabkan karena gerakan lempeng yang lebih aktif, didorong oleh rekahan tengah samudera Jika kita perhatikan diatas, sebenarnya tidak terlalu banyak perbedaan antara pegunungan sirkum pasifik dengan sirkum mediterania.

Yang menjadi pembeda adalah hal-hal spesifik seperti tingkat vulkanisme, lempeng yang mempengaruhi, lokasi, serta jalur pegunungannya. Pertemuan Antara Sirkum Pasifik dan Sirkum Mediterania Ternyata, kedua barisan pegunungan besar ini bertemu di Indonesia teman-teman, lebih tepatnya pada daerah sekitar kepulauan Maluku, laut Banda di Indonesia bagian Timur.

Pada peta diatas, kita dapat melihat zona pertemuannya pada titik pertemuan antara lempeng eurasia, lempeng Indo Australia, dan lempeng Filipina. Dampak dari Sirkum Pasifik dan Sirkum Mediterania Secara umum, dampak dari adanya pegunungan sirkum pasifik dan sirkum mediterania ini mirip dengan dampak-dampak yang disebabkan oleh adanya pegunungan, gunung api, dan pergerakan lempeng tektonik secara umum. • Terbentuknya angin fohn pada daerah leeward pegunungan.

Karena bersifat panas, angin ini dapat menyebabkan kerusakan pada tumbuhan dan mengganggu aktivitas gembala hewan ternak • Kaya akan barang tambang, karena aktivitas tektonik yang tinggi di sekitar barisan pegunungan ini memungkinkan terjadinya pengangkatan barang tambang ke atas permukaan bumi • Tanah menjadi subur terjadi karena abu vulkanik dari gunung-gunung yang ada membawa mineral dan zat hara lainnya yang menyuburkan tanah • Risiko rawan bencana tinggi karena aktivitas vulkanik dan tektonik yang tinggi menyebabkan potensi terjadinya tsunami, gunung meletus, serta gempa bumi yang tinggi dibandingkan daerah-daerah lainnya • Potensi sumber daya energi geotermal yang tinggi karena daerah yang aktif secara vulkanis umumnya memiliki rekahan-rekahan di kerak bumi yang mana magma dapat bergerak naik.

Magma ini dapat dimanfaatkan untuk memanaskan air yang nantinya akan menggerakkan turbin pada pembangkit listrik geotermal.

Oleh karena itu, sebenarnya sebuah negara yang dilewati oleh kedua barisan pegunungan ini mendapatkan banyak manfaat dan juga banyak tantangan. Semuanya bergantung pada bagaimana suatu negara dapat memanfaatkan manfaat-manfaat yang didapatkan serta memitigasi tantangannya. Dampak dari Negara ASEAN yang Dilewati oleh Sirkum Pasifik dan Sirkum Mediterania Seperti yang sudah disebutkan diatas, banyak negara ASEAN dan wilayah Asia Tenggara yang dilewati oleh barisan pegunungan Sirkum Pasifik dan Sirkum Mediterania.

Akibatnya, daerah ini menjadi kawasan yang memiliki aktivitas vulkanisme dan tektonisme yang relatif aktif dibandingkan dengan daerah-daerah disekitarnya.

Hal ini menyebabkan terjadinya banyak bencana alam yang berhubungan dengan kedua jenis tenaga endogen tersebut. Bencana yang ada antara lain adalah letusan gunung api, gempa bumi, dan terkadang tsunami untuk daerah-daerah pesisir. Namun, tentu saja hal ini juga ada dampak positifnya. Dampak positif tersebut antara lain adalah munculnya banyak barang tambang dan tenaga geotermal. Hal ini sangat terlihat di Indonesia yang sangat kaya akan sumber daya alam.

Selain itu, tanah-tanah di daerah ini juga menjadi sangat subur sebagai akibat dari mineral yang dikeluarkan oleh gunung api. Oleh karena itu, negara-negara ASEAN menjadi salah satu lumbung pangan dunia, terutama untuk komoditas padi. Kategori • Astronomi (2) • Bahasa Indonesia (32) • Ekonomi (23) • Geografi (6) • Geografi Ekonomi (16) • Geografi Fisik (21) • Geografi Kependudukan (8) • Geografi Kota (15) • Geografi Lingkungan (9) • Kewarganegaraan (25) • Laut dan Pesisir (4) • Meteorologi (15) • Pengetahuan Umum (89) • Perpetaan (12) • Sejarah (46) • Sumber Daya Alam (5)
★ IPS Tema 8 SD Kelas 6 Kawasan Asia Tenggara adalah pertemuan jalur pegunungan muda Sirkum Mediterania dan Sirkum Pasifik.

Hal ini mengakibatkan kawasan Asia Tenggara …. A. sering terjadi bencana alam vulkanisme dan tektonisme B. merupakan kawasan paling stabil C. sering dilanda badai tropis D.

sering dilanda bencana banjir Pilih jawaban kamu: A B C D E Soal Selanjutnya > Soal / jawaban salah? klik disini untuk mengoreksi melalui kolom komentar Preview soal lainnya: Ujian Semester 1 Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) SD / MI Kelas 6 Negara tetangga yang mempunyai luas terkecil adalah …. a. Singapura b. Thailand c. Laos d. Kamboja Materi Latihan Soal Lainnya: • Ulangan IPA SD Kelas 4 • UTS PAI Semester 2 Genap SMP Kelas 9 • Tema 6 Semester 2 Genap SD Kelas 3 • PAT Bahasa Indonesia Semester 2 Genap SMP Kelas 7 • PAS Akidah Akhlak MI Kelas 2 • Tema 4 SD Kelas 1 • Tema 2 Subtema 2 - SD Kelas 4 • PAS Tema 5 SD Kelas 6 • PPKn Bab 2 SMP Kelas 9 • Tema 2 Subtema 1 SD Kelas 6 Cara Menggunakan : Baca dan cermati soal baik-baik, lalu pilih salah satu jawaban yang kamu anggap benar dengan mengklik / tap pilihan yang tersedia.

Tips : Jika halaman ini selalu menampilkan soal yang sama secara beruntun, maka pastikan kamu mengoreksi soal terlebih dahulu dengan menekan tombol "Koreksi" diatas.

Tentang LatihanSoalOnline.com Latihan Soal Online adalah website yang berisi tentang latihan soal mulai dari soal SD / MI Sederajat, SMP / MTs sederajat, SMA / MA Sederajat hingga umum. Website ini hadir dalam rangka ikut berpartisipasi dalam misi mencerdaskan manusia Indonesia.

Halaman Depan • Hubungi Kami • Kirim Soal • Privacy Policy • • • Sering terjadi bencana alam vulkanisme dan tektonisme • Merupakan kawasan paling stabil • Sering dilanda badai tropis • Sering dilanda bencana banjir • Semua jawaban benar Jawaban: A. Sering terjadi bencana alam vulkanisme dan tektonisme Dilansir dari Encyclopedia Britannica, kawasan asia tenggara adalah pertemuan jalur pegunungan muda sirkum mediterania dan sirkum pasifik.

hal ini mengakibatkan kawasan asia tenggara sering terjadi bencana alam vulkanisme dan tektonisme.
Kawasan Asia Tenggara merupakan pertemuan jalur pegunungan muda Sirkum Pasifik dan Sirkum Mediterania. Hal tersebut menyebabkan kawasan Asia Tenggara .

. a. sering dilanda badai tropis b. merupakan kawasan paling stabil c. sering dilanda bencana banjir d. sering terjadi bencana alam tektonisme dan ulkanisme Kawasan Asia Tenggara merupakan jalur pegunungan muda Sirkum Pasifik dan Sirkum Mediterania. Hal tersebut menyebabkan kawasan Asia Tenggara adalah Sering terjadi bencana alam tektonisme dan vulkanisme (D). Penjelasan lebih lanjut akan kakak jabarkan di bawah ini ya… Stay tuned!

Halo adik-adik!!! Balik lagi di Brainly. Sekarang kakak akan kembali menjawab pertanyaan dari adik-adik. Nah, untuk kali ini kita akan membahas tentang “”. Let’s get started! Pembahasan PROFIL ASIA TENGGARA Asia Tenggara memilikii luas wilayah sekitar 2.256.781 km² yaitu hanya daratan serta 4.511.167 km² yaitu gabungan daratan beserta perairannya. Artinya kawasan Asia Tenggara memiliki 5% dari luas kawasan Benua Asia.

Asia Tenggara meliputi beberapa negara, yaitu Kamboja, Myanmar, Laos. Indonesia, Thailand, Vietnam, Filipina, Brunei Darussalam, Singapura, Malaysia, dan Timor Leste.

Asia Tenggara berada pada 28°LU-11°LS dan 92°BT-141°BT. Batas-batas Asia Tenggara adalah sebagai berikut : 1. RRC, India, dan Bangladesh : Utara.

2. Benua Australia dan Samudera Hindia : Selatan. 3. Papua Nugini dan Samudera Pasifik : Timur. 4. Teluk Benggala, India, Bangladesh, dan Samudera Hindia : Barat.

Wilayah Asia Tenggara terdapat diantara dua Benua, yaitu Benua Australia dan Benua Asia serta diantara dua Samudera, yaitu Samudera Pasifik dan Samudera Hindia. Kawasan Asia Tenggara terbagi menjadi dua bagian utama, yaitu Daratan di Semenanjung (tanjung yang besar) Indocina, yang meliputi Thailand, Myanmar, Kampuchea, Laos, Vietnam, serta Malaysia bagian barat dan Daratan pada Gugusan Kepulauan Melayu (Nusantara), yang meliputi Singapura, Malaysia bagian timur, Filipina, Indonesia, dan Timor Leste.

Wilayah Asia Tenggara adalah pertemuan jalur pegunungan muda Sirkum Mediterania dan Sirkum Pasifik, yang menjadikan kawasan Asia Tenggara mempunyai banyak gunung api.

Hal ini juga menyebabkan wilayah Asia Tenggara menjadi labil hingga kerap kali terjadi bencana alam vulkanisme dan tektonisme. Pelajari Lebih Lanjut Okay adik-adik! Demikianlah jawaban dari kakak, Semoga bisa membantu dan bermanfaat yaa!!

Semangat belajarnya adik-adik. Nah untuk menambah dan memperluas pengetahuan adik-adik tentang materi lainnya, kalian bisa buka link di bawah ini : Baca tentang “Asia Tenggara dilalui dua deretan gunung berapi maka daerah ini rawan terjadi” di brainly.co.id/tugas/9722434 Cek juga tentang soal ini “Asia Tenggara yang termasuk satu wilayah dengan Indonesia adalah” di brainly.co.id/tugas/9063760 Baca juga mengenai “Asia Tenggara terletak pada Lintang utara dan Lintang selatan” di brainly.co.id/tugas/9031442 Semoga berhasil dan Jangan lupa jadikan JAWABAN TERBAIK ya!!!

Detail Jawaban Kelas : 9 Pelajaran : IPS Kategori : Bab 9 – Asia Tenggara Kode : 9.10.2009 Kata Kunci : Asia Tenggara, Sirkum Pasifik, Sirkum Mediterania.
Jakarta - Kawasan Asia Tenggara dilalui dua sirkum (jalur atau rangkaian gunung api), yang dipengaruhi gerak lempeng tektonik.

Ada beberapa negara di Asia Tenggara yang dilalui sirkum Pasifik dan sirkum Mediterania. Sirkum pegunungan terbentuk akibat adanya pergerakan antar lempeng tektonik bumi yang membuat magma bisa menerobos menuju ke luar permukaan bumi sehingga membentuk pulau-pulau dan pegunungan.

Baca juga: Mengenal Tentang Pecahan, Pengertian dan Macamnya Kawasan Asia Tenggara dilalui dua jalur pegunungan besar, yaitu Pegunungan Mediterania yang mencakup wilayah Asia-Eropa dan Pegunungan Pasifik yang mencakup wilayah Asia-Pasifik.

Keduanya adalah rangkaian gunung yang dikenal sebagai ring of fire. Gunung api di bumi tidak bisa muncul sembarangan, hanya bisa muncul di zona yang disebut zona subduksi lempeng. Sirkum Mediterania dan sirkum Pasifik juga memiliki perbedaan tersendiri. Sirkum Mediterania Sirkum Mediterania adalah jalur pegunungan yang membentang dari Benua Eropa (Pegunungan Alpen) menuju ke Italia (Gunung Etna).

Lalu, jalur ini menyambung masuk ke Benua Asia di Pegunungan Himalaya, dan masuk ke Indonesia melalui Sumatera. Sirkum Pegunungan Mediterania terbagi lagi menjadi 2 jalur utama, yaitu busur dalam dan busur luar. Jalur busur dalam bersifat vulkanik aktif.

Jalur ini membentang dari Kep. Andaman yang berada di bagian barat Sumatera, Jawa, Bali, Sumbawa, Lombok, Alor, Flores hingga Laut Banda. Sedangkan jalur luar adalah jalur pegunungan Mediterania yang bersifat non aktif. Di Indonesia, jalur ini membentang dari Nias, Timor, Pulau Buru, serta pulau kecil lain yang berada di sekitarnya.

Jalur Pegunungan dan Negara yang Dilalui Sirkum Mediterania Berikut jalur pegunungan yang dilalui sirkum Mediterania. Ada Gunung Everest, Gunung Elbrus, Gunung Etna, Gunung Sinabung, Gunung Merapi, Gunung Krakatau, Gunung Bromo, Gunung Kelud, Gunung Rinjani, Gunung Kelimutu, dan Gunung Tambora. Ada beberapa negara yang dilalui sirkum Mediterania, yaitu Spanyol, Portugal, Prancis, Italia, Swiss, Austria, Algeria, Yunani, Turki, Makedonia, Rusia bagian selatan, Iran, India, Pakistan, Tibet, Myanmar, Indonesia, dan Thailand.

Ternyata, ada tiga negara Asia Tenggara yang dilewati yaitu Myanmar, Indonesia, dan Thailand. Sirkum Pasifik Sirkum Pasifik adalah jalur pegunungan yang membentang dari Pegunungan Andes di Amerika Selatan, menuju Pegunungan Rocky di Amerika Utara, lalu menuju ke Jepang.

Kemudian negara-negara di Asia Tenggara yang dilalui sirkum Pasifik seperti Filipina, dan Indonesia yang melewati Sulawesi. Di Indonesia, Sirkum Pasifik bercabang menuju ke Pulau Halmahera hingga Papua. Baca juga: Apa Itu Lockdown: Pengertian dan Dampaknya Berbeda dengan Sirkum Mediterania, busur dalam Sirkum Pasifik justru bersifat non vulkanik, sedangkan busur luar Sirkum Pasifik bersifat vulkanik. Sepanjang dua jalur pegunungan ini ada banyak gunung api yang siap meletus dengan intensitas gejala vulkanik.

Jalur Pegunungan dan Negara yang Dilalui Sirkum Pasifik Berikut jalur pegunungan yang dilalui sirkum Pasifik. Ada Gunung Andes, Gunung Ojos del Salado, Gunung St.

Helens, Gunung Fuji, Gunung Lokon, Gunung Pinatubo, Gunung Aconcagua, Gunung Denali, dan Gunung Ruapehu. Ada beberapa negara yang dilewati sirkum Pasifik, yaitu Selandia Baru, Indonesia, Filipina, Jepang, Taiwan, Amerika Serikat, Canada, Mexico, Chile, Peru, Ecuador, Costa Rico, Guatemala, dan Nicaragua.

Jika diperhatikan, ada dua negara di Asia Tenggara yang dilalui sirkum Pasifikyaitu Indonesia dan Filipina. (pal/pal)

Negara-negara Anggota ASEAN




2022 charcuterie-iller.com